28 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1357

Wujudkan Kepedulian Sosial Perusahaan, Bank Muamalat Bagikan Hewan Kurban

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha 1444 H, manajemen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyerahkan ratusan hewan kurban di 124 titik yang disalurkan melalui 60 kantor cabang Bank Muamalat di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan yang menyerahkan langsung hewan kurban di Kantor Wilayah Kementerian Agama Banten pada Senin, 26 Juni 2023 mengatakan, penyerahan hewan kurban di lokasi yang berbeda-beda merupakan simbol pemerataan distribusi daging kurban. Selain itu, hal ini merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekaligus menunaikan kewajiban sebagai umat Islam.

“Berkurban merupakan bagian dari upaya menjalankan syariat Islam. Sebagai bank pertama murni syariah kami memiliki komitmen untuk tidak hanya berkontribusi kepada umat dalam hal keuangan saja, tetapi juga dalam aktifitas sosial keagamaan seperti pemberian hewan kurban ini,” ujarnya.

Indra menambahkan, pemilihan lokasi penyerahan hewan kurban juga disesuaikan dengan keberadaan kantor cabang di daerah. Hal ini karena pihaknya ingin menjadikan kantor-kantor cabang Bank Muamalat memainkan peran aktif sebagai ujung tombak dalam membangun citra positif perseroan sebagai perusahaan yang peduli terhadap masyarakat.

Sebagai informasi, distribusi hewan kurban dari Bank Muamalat difasilitasi oleh Baitulmaal Muamalat (BMM), lembaga amil zakat nasional yang berafiliasi dengan Bank Muamalat. Pemerataan distribusi merupakan salah satu fokus utama BMM dalam rangka mengirimkan daging kurban ke daerah-daerah yang masuk dalam kategori terluar, miskin, dan terdampak bencana.

Selain melakukan penyediaan dan penyembelihan hewan kurban yang didistribusikan dalam bentuk daging segar, BMM juga melakukan inovasi lainnya yaitu dengan mengolah daging hewan kurban menjadi rendang kaleng. Hal tersebut menjadi salah satu upaya agar distribusi lebih merata. Dengan diolah menjadi rendang kaleng membuat daging kurban lebih mudah untuk dikirimkan ke daerah-daerah di pelosok karena praktis dan awet. Daging hewan kurban yang diolah juga sudah melalui proses standarisasi yang tinggi dan ketat sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang menerima. (rel/ram)

Keterangan foto:

SERAHKAN: Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Indra Falatehan (kedua kanan) didampingi oleh Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat Novi Wardi (kanan) menyerahkan hewan kurban di Kantor Wilayah Kementerian Agama Serang, Banten yang diterima oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Banten Idris Jamroni (kedua kiri) dan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Banten Mashudi (kiri), Senin (26/6).

LG Loves School Dukung Peningkatan Kualitas Ruang Belajar Politeknik Negeri Bandung

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Kembali mewujudnyatakan komitmennya dalam berkontribusi bagi pengembangan pendidikan di tanah air, PT. LG Electronics Indonesia (LG) memberikan dukungan bagi peningkatan kualitas ruang belajar Politeknik Negeri Bandung yang berlokasi di jalan Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kabupaten Bandung Barat. Menjadi bagian dari program LG Loves School, selain merenovasi ruang belajar, LG juga memberikan sejumlah pendingin udara (air conditioner – AC) untuk bangunan komersial yang bakal digunakan menjadi media pembelajaran.

“Dukungan renovasi dan perangkat AC bagi sarana praktek siswa didik melalui LG Loves School ini, kami harap dapat memberi semangat sekaligus meningkatkan wawasan mereka sebagai bekal memasuki dunia kerja nantinya,” ujar Lee, Tae-Jin, President of LG Electronics Indonesia. Lebih lanjut dikatakannya, secara khusus berbagai dukungan ini bakal digunakan bagi mahasiswa jurusan refrigerasi dan tata udara pada Politeknik Negeri Bandung.

LG Loves School sendiri merupakan bagian dari pilar inisiatif sosial perusahaan dibawah nama LG Loves School. Selain LG Loves School yang lebih membidik dukungan bagi pendidikan, program tanggung jawab sosial perusahaan LG Loves Indonesia ini mempunyai dua pilar lain yaitu LG Loves and Cares yang memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan LG Loves Green yang didedikasikan untuk mendukung penciptaan lingkungan yang berkelanjutan.

Bicara lebih detail tentang dukungan program LG Loves School bagi Politeknik Negeri Bandung ini mencakup renovasi tiga ruang belajar LG VRF System Training Center sekaligus praktek mahasiswa. Sementara dukungan perangkat AC komersial yang diberikan yaitu satu unit AC kategori round cassette dan dua unit AC ceiling Concealed Duct. Selain itu pula, LG memberikan sebuah alat kontrol AC khusus bagi bangunan komersial yang memudahkan kendali seluruh AC dalam satu remote control. “Dengan kelengkapan ini, kami berharap dapat lebih memperkaya wawasan mahasiswa dengan gambaran sekaligus praktek langsung dengan produk AC dengan teknologi terkini yang khususnya untuk bangunan komersial,” ujar Edy Sucipto, Department Head of SAC for LG Electronics Indonesia.

Sebagai penyelenggara pendidikan vokasi, Politeknik Negeri Bandung (Polban) sangat membutuhkan kolaborasi dengan, dan dukungan dari, dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, Manajemen Polban berterima kasih dan sangat mengapreasiasi dukungan dari PT LG Electronics Indonesia (LG) dalam bentuk renovasi ruang belajar dan pemberian sejumlah pendingin udara (AC). Melalui program LG Loves School dari LG, Polban, khususnya Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara, dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga mahasiswa mendapatkan bekal kompetensi dan wawasan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja. “Polban berharap kerja sama dan kontribusi dari LG dapat terus berjalan secara berkelanjutan di masa yang akan datang untuk memperkuat dunia pendidikan pada umumnya, khususnya pendidikan vokasi di Indonesia,” ujar Marwansyah, S.E., M.Si., Ph.D., Direktur Politeknik Negeri Bandung.

Politeknik Negeri Bandung sendiri memiliki Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara yang terdiri dari dua program studi. Program Diploma Tiga (D-3) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara. Serta Program Sarjana Terapan (D-4) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Bertindak mewakili Politeknik Negeri Bandung dalam serahterima dukungan ini, Muhammad Arman, Ketua Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung menyambut baik atas penyelenggaraan program LG Loves School ini. “Ini menjadi contoh kuat mewakili kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan yang membuka peluang lebih besar bagi siswa didik untuk menyeimbangkan mata ajar teori dan praktek. Hal yang bakal menjadi bekal lebih kuat untuk menyiapkan mereka memasuki dunia kerja nantinya,” ujar Muhammad Arman.

Dalam kesempatan tersebut, LG juga mengungkap komitmennya untuk terus melanjutkan program LG Loves School secara simultan menyasar kampus dan sekolah di Indonesia. “Meski dikatakan sebuah langkah kecil, namun dengan komitmen besar untuk melakukan dengan berkelanjutan akan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pada akhirnya tenaga kerja Indonesia pada masa mendatang,” ujar Jon, Branch Manager Bandung for LG Electronics Indonesia. (rel/ram)

STIM Sukma Gelar SEDiC, Semangat Menemukan Entrepreneur Muda

SEDiC: Ketua STIM Sukma Medan Dr Wardayani MSi (tengah) menggunting pita pembukaan SEDiC 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SUKMA Entrepreneur Day in Campus (SEDiC) 2023 kembali digelar 23-24 Juni di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Jalan Sakti Lubis Nomor 80 Medan. Kegiatan diawali dengan penyampaian doa dan tari persembahan Melayu Makan Sirih oleh mahasiswa/mahasiswi berprestasi STIM Sukma Medan.

Acara dibuka Dr Wardayani MSi selaku ketua STIM Sukma Medan dengan pengguntingan pita. Acara dihadiri ratusan undangan termasuk perwakilan dari Hotel Grand Mercure Medan yang melakukan MoU dengan STIM Sukma.

Dr Wardayani MSi berharap SEDiC menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang diikuti mahasiswa STIM Sukma Medan. Tidak hanya demi memenuhi nilai saja tetapi terus berlanjut karena kewirausahaan saat ini mendapat perhatian dari pemerintah, swasta, BUMN maupun institusi pendidikan.

Ia menegaskan bahwa STIM Sukma pasti mendukung kewirausahaan mahasiswapreneur sehingga jangan patah semangat ketika menemukan kendala. ”SEDiC 2023 berbeda dari tahun lalu. Tahun ini STIM Sukma memenangkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) untuk program studi maupun institusi,” katanya.

Melalui hibah ini diharapkan STIM Sukma mampu mendorong pengembangan inovasi perguruan tinggi bidang pembelajaran dengan menerapkan kebijakan Kampus Merdeka untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran.

SEDiC 2023, lanjut Wardayani, diselaraskan dengan program dan kegiatan yang telah dirancang dalam proposal hibah PKKM yaitu peningkatan graduate employabilitas diera kompetisi global serta implementasi Sukma berbakti untuk negeri.

Ia juga berharap SEDiC 2023 ini menjadi inkubasi kegiatan pembelajaran mahasiswa diluar kampus terutama terkait dengan kewirausahaan, dan secara kolaboratif terjalin hubungan yang erat antara mitra dengan STIM Sukma.

Rizky Abdillah, ketua acara SEDiC bertema menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship milenial yang kreatif, inovatif dan kreatif yang memiliki manajemen softskill yang mandiri.
Mahasiswa manajemen jurusan pariwisata semester 6 ini melaporkan acar 37 stan bazar dan 136 mahasiswa peserta bazar.

egiatan ini didukung Alfa Midi, Biznet, Smartfren, Hotel Grand Mercure Medan, PT Indofood Fritolay Makmur (Chiki), Natamagazine dan Bank Bukopin Syariah.

Riandani Rezki Prana SEI MSi, penanggung jawab SEDiC 2023 yang juga kepala Pengembangan Bisnis dan Entrepreneur (PB&E) STIM Sukma menyampaikan bahwa SEDiC menjadi sarana bagi mahasiswa mengimplementasi mata kuliah kewirausahaa dan ajang seleksi program hibah PKKM Kewirausahaan dan IKU 2 dan 3.

Digelar dua hari, SEDiC menampilkan bazaar kewirausahaan hasil kreasi kreatif inovatif mahasiswa, perlombaan fun mocktail competition, cosplay contest, singing contest dan tradisional dance competition.

Yan Djuna, praktisi pariwisata dan ekonomi kreatif yang juga Staf Ahli Non Akademik STIM Sukma kepada Sumut Pos, Selasa (27/6) menambahkan bahwa SEDiC menjadi ajang kreativitas kewirausahaan dan seni kaum millenial dalam berkreasi dan berkesenian.

”Juni ini menjadi bulan full of activity kampus STIM Sukma. Bulan dimana STIM Sukma didirikan pada 9 Juni yang dirayakan dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi lingkungan di Kawasan Heritage Kesawan Medan,” katanya. (dmp)

Gojek Gandeng Lembaga dan Organisasi Kredibel untuk Pastikan Kualitas Pelatihan Terbaik bagi Mitra

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk memberikan pelatihan dan pembekalan secara maksimal Gojek mengandeng Lembaga dan Organisasi Kredibel untuk Pastikan Kualitas Pelatihan Terbaik bagi Mitra dalam memberikan pemahaman “Dalam memberikan dan pertahankan kualitas layanan terbaik bagi pelanggan di medan, kita mengadakan Bengkel Belajar Mitra (BBM) dengan menggandeng lembaga dan organisasi yang kredibel untuk memberikan materi pelatihan” ucap Sahli Adrian Fauzi selaku District Head Gojek Medan, kemarin (27/6/23).

Dalam menyampaikan pelatihan Pelayanan Prima, Gojek menggandeng Worldwide Quality Assurance (WQA), yakni lembaga internasional yang selama ini fokus melatih perusahaan-perusahaan nasional di berbagai industri untuk hadirkan layanan yang berkualitas kelas dunia.

Adapun materi pelayanan prima yang disampaikan juga mengacu kepada Tata Tertib Gojek (Tartibjek) bagi mitra driver, termasuk di antaranya cara bersikap/berbicara yang sopan kepada pelanggan, serta cara berperilaku untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama perjalanan. Selain paparan teori, penyampaian materi juga dilakukan dengan metode roleplay agar lebih menarik dan mudah dimengerti oleh para mitra.

Muhammad Aristian, Regional Manager World Quality Assurance Asia Pacific, yang juga sebagai pemateri dari Worldwide Quality Assurance (WQA), menyampaikan berbagai materi bagaimana memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat ataupun customers agar Gojek berbeda dari brand-brand lainnya yang sekarang mulai banyak bermunculan. “Kita ingin Gojek ini ada nilai yang lebih dalam pelayanan dibandingkan dengan yang lainnya. Tidak hanya sekedar senyum sapa saja. Tetapi nantinya kami akan berikan salah satu cara yang mampu menjadi nilai plus dan tersendiri dari Mitra gojek ini dalam melayani masyarakat, yang mungkin belum ada dilakukan oleh brand manapun” ucap Aris.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh Mitra Gojek yang hadir, seperti Iskandaryang mengaku mulai bergabung dari tahun 2017 merasakan amat sangat senang dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut. “Kami dapat pembekalan yang sangat bagus dalam hal pelayanan dan melayani masyarakat. Di sini juga kami bisa mengembangkan diri dalam memberikan pelayanan kedepannya” ucap Iskandar yang merasa sangat terbantu perekonomiannya setelah bergabung menjadi Mitra Gojek.

Selain Iskandar, Siti Nurhasanah yang bergabung dari tahun 2018 ikut juga merasakan hal yang sama. “Ini saya sudah mengikuti yang kedua kalinya. Dan saya sangat senang bisa mendapatkan pembekalan dalam hal pelayanan serta pendidikan terkait kekerasan seksual” terang Siti. Baik Siti maupun Iskandar begitu senang dan berdasarkan pengalaman segalanya dirasakan mereka baik-baik saja dan tidak ada mendapati keluhan yang tidak baik terhadap pelayanan yang selama ini mereka berikan. (ika)

GMKI Gelar Sosialisasi UU TPKS, Saatnya Mahasiswa Lawan Kekerasan Seksual.

Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun menggelar kegiatan seminar online (webinar) tentang partisipasi mahasiswa dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Momentum Mewujudkan Mahasiswa Anti Kekerasan Seksual, pada hari Senin, 26 Juni 2023. Selain Walikota, hadir sebagai Narasumber Kanit PPA Polres Pematang Siantar, Aktivis Perempuan HKBP Erlina Christina Pardede, Akademisi STIE Sultan Agung Dr. Marisi Butarbutar dan Ketua Alumni Kampus Merdeka Gading S. Acara yang dimoderatori Kabid Akspel GMKI, Rezeki Situmeang via Zoomnya dibuka oleh Ketua GMKI Armada Simorangkir.

Pada pemaparannya, Walikota mengaku UU TPKS sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memerangi kekerasan seksual yang meningkat termasuk di kota-kota besar, pihaknya mengaku UU ini harus disosialisasikan agar masyarakat berani melaporkan tindakan kekerasan seksual yang mayoritas menimpa kaum perempuan ini.

“Tentunya yang akan dilakukan Pemko Pematang Siantar adalah sosialisasi ke masyarakat agar berani melaporkan tindakan kekerasan seksual dan tahu hak-hak yang akan didapat oleh korban”, ujar Susanti.

Sementara Berdasarkan data yang diurai Polres Pematang Siantar, sepanjang 2023 ada 25 kasus kekerasan seksual yang ditangani pihaknya dan ada yang dilakukan oleh hubungan sedarah pada sebuah keluarga.

“Kita upayakan semua kasus tersebut memberikan rasa keadilan kepada korban sesuai amanat UU TPKS bukan sekedar memproses hukum pelaku saja”, ujar Kanit PPA Polres Pematang Siantar.

Senada dengan Polres, Aktivis Perempuan HKBP Erlina Pardede menjelaskan ada budaya di keluarga membahas soal seks itu pantang atau tabu sehingga suatu waktu kita menjadi takut dan malu melaporkan kekerasan seksual.

“Kita harus berani membicarakan yang kita alami kepada orang-orang yang kita percaya dan jangan pernah menyalahkan korban karena mereka juga tidak menyangka menjadi korban”, ujar Erlina sembari berharap mahasiswa juga berani membahas isu-isu kekerasan seksual yang menghantui dunia Perguruan Tinggi.

Akademisi STIE Sultan Agung Dr. Marisi Butarbutar menekankan pentingnya menerapkan UU TPKS di kampus untuk mencegah pelecehan antar mahasiswa bahkan oknum dosen dilingkungan Perguruan Tinggi karena pelecehan termasuk 1 dari 3 dosa besar pendidikan.

“Kita ingin ada satgas anti kekerasan seksual di kampus supaya Mahasiswa dan Dosen dapat merasa aman serta membuat prosedur dan sanksi tegas bagi pelaku nakal di kampus agar korban berani melapor sesuai amanat Permendikbud 30 tahun 2021”, ujar Dr. Marisi.

Sementara Ketua Alumni Kampus Merdeka Kota Siantar, Gading S meminta Pemko membuat program rumah aman untuk menampung korban kekerasan seksual yang takut untuk melapor dan meminta Polres agar tidak ada lagi kasus pencabulan yang berujung damai sesuai amanat UU TPKS.

“Regulasinya jelas itu harus dianggarkan UPTD PPA di Pemda agar korban bisa dilindungi fisik dan mentalnya dibangunlah Safe House seperti yang sudah dibuat WCC HKBP, dan Polres juga wajib menangani kasus TPKS sekalipun sudah berdamai”, ujar Gading.

Ia mengingatkan peserta webinar yang umumnya pengguna medsos agar hati-hati memakai medsos karena banyak pelecehan seksual terjadi di medsos sekalipun modusnya suka sama suka.

Diakhir kegiatan diwarnai tanya jawab dari puluhan peserta dan pesan dari Ketua GMKI Armada Simorangkir agar pengguna medsos tidak posting foto terlalu mencolok karena bisa diambil orang untuk akun palsu dengan tujuan eksploitasi seksual.

Tampak kegiatan ditutup dengan foto bersama dan kampanye anti kekerasan seksual. (rel/sih)

Gojek Beri Pembekalan pada Mitra Terkait Kekerasan Seksual

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian kegiatan BBM (Bengkel Belajar Mitra) yang diadakan oleh Gojek. Seluruh Mitra juga dibekali tekait Kekerasan Seksual. Pelatihan Anti-Kekerasan Seksual tersebut difasilitasi oleh organisasi Di Jalan Aman Tanpa Pelecehan (DEMAND), bagian dari Koalisi Ruang Publik Aman.

Anindya Restuviani selaku Program Director DEMAND (Di Jalan Aman Tanpa Pelecehan Seksual) mengungkapkan, “Ini sudah memasuki tahun keempat kami berkolaborasi dengan Gojek untuk mengajak para mitra driver berperan aktif dalam mencegah tindak kekerasan seksual di sekitarnya. Konsistensi Gojek yang terus berupaya untuk menjaga keamanan ekosistemnya dari tindak kekerasan seksual patut diapresiasi. Ini sesuai dengan tujuan bersama Demand dan Gojek dalam menciptakan ruang publik yang aman bagi semua.”

Pada pelatihan tatap muka, mitra driver berkesempatan mengenal apa yang dimaksud dengan kekerasan seksual, jenis kekerasan seksual, serta dampak kekerasan seksual secara mendalam. Mitra juga dilatih untuk mempraktikkan cara membantu korban kekerasan seksual dengan menggunakan metode intervensi saksi (active bystander).

Selain bekerja sama dengan DEMAND, Gojek juga bekerja sama dengan salah satu lembaga non profit lokal yaitu LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Medan. Nantinya selain edukasi sinergi Gojek dengan lembaga ini juga akan dilanjutkan dalam bentuk penyediaan pendampingan baik mitra maupun konsumen yang menjadi korban tindak kekerasan seksual.

Sementara itu Ratna Susianawati, selaku Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang juga hadri dalam kegiatan tersebut, menyatakan apresiasinya untuk inisiatif yang dilakukan oleh Gojek, “Saya menyatakan apresiasi kepada Gojek atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka kekerasan seksual dan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Gojek dengan KemenPPPA yang ditandatangani pada tahun 2020 lalu.

Dengan demikian kegiatan ini bisa bertujuan untuk menjadi bentuk kolaborasi semua pihak dan berbagi peran dalam menciptakan ruang publik yang aman bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya mitra driver yang paham mengenai hal ini maka akan semakin meminimalisir terjadinya kasus kekerasan khususnya kekerasan seksual di ruang publik.”

Langkah edukasi yang Gojek lakukan tidak hanya menyasar mitra driver. Pelatihan berkelanjutan terkait penanganan pelaporan kekerasan seksual juga diberikan bagi Tim Unit Darurat, baik tim yang bertugas menerima laporan melalui tombol darurat, maupun tim yang menangani laporan di lapangan. Informasi lebih lengkap terkait upaya Gojek dalam menciptakan ruang aman dari tindak kekerasan seksual dapat diakses masyarakat luas melalui Pusat Edukasi dan Bantuan gjk.id/lawankekerasanseksual.(ika)

Gojek Kembali Gelar Bengkel Belajar Mitra (BBM) 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek, layanan on-demand terdepan di Asia Tenggara, kembali menggelar rangkaian kegiatan Bengkel Belajar Mitra (BBM) di Kota Medan. Kali ini, BBM hadir dengan dua topik; yakni pelayanan prima dan anti kekerasan seksual. Pelatihan ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas layanan mitra driver sebagai kunci unggul Gojek dalam layanan transportasi online di Indonesia, sekaligus menjadikan mitra driver sebagai agen pelopor dalam menciptakan ruang aman di publik.
Sebelumnya, penelitian dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menemukan bahwa Gojek telah menjadi layanan transportasi online yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Keunggulan ini menurut INDEF, dilandasi oleh keamanan berkendara dari mitra driver Gojek sehingga memberikan rasa aman bagi pengguna layanan transportasi online yang menjadi prioritas dari para pengguna.
Sahli Adrian Fauzi selaku District Head Gojek Medan menyampaikan, “Pelatihan Bengkel Belajar Mitra (BBM) adalah bagian dari rangkaian kegiatan terintegrasi dan berkelanjutan dari Gojek untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu kualitas mitra driver agar selalu menjadi andalan pelanggan dan terbaik di Industri. Kegiatan ini telah konsisten Gojek adakan sejak 2018 di beberapa kota se-Indonesia. Kami percaya dengan kualitas layanan yang prima serta kepedulian mitra-mitra kami untuk menjadi agen pelopor dalam menciptakan ruang aman di publik demi menjadikan Gojek sebagai pilihan utama pelanggan.”
Pelatihan BBM menyasar mitra-mitra yang merupakan perwakilan komunitas, sehingga diharapkan ilmu yang mereka dapat melalui pelatihan ini dapat turut disebarkan kepada mitra-mitra lainnya dengan jangkauan yang lebih luas. Selama ini, BBM telah memberikan pelatihan yang dapat menunjang operasional para mitra dalam melayani pelanggan seperti pelatihan P3K, perawatan kendaraan, keselamatan berkendara, bahasa Inggris, hingga wirausaha dan pengelolaan keuangan.
Selain pelatihan tatap muka melalui BBM, Gojek juga terus menyediakan pelatihan berbasis online yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun melalui fitur Tips Pintar di aplikasi mitra driver. Tingginya antusiasme mitra driver dibuktikan dengan ragam modul Tips Pintar yang telah diakses sebanyak lebih dari 14 juta kali oleh hampir 1 juta mitra driver.
Sahli menambahkan bahwa BBM dan Tips Pintar adalah bagian dari tiga pilar inisiatif Gojek dalam menjadikan mitra driver paling andal dengan kualitas serta perilaku terbaik dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Adapun ketiga pilar tersebut terdiri dari:
1. Pilar Pembelajaran dan Pengembangan (BBM dan Tips Pintar)
2. Pilar Keterlibatan Mitra Driver dan Pelanggan (Forum Kopdar dan Kolom Komentar Pelanggan di Aplikasi)
3. Pilar Apresiasi (Driver Jempolan)
“Selain memberikan pelatihan, penting bagi kami untuk terus melibatkan masukan para mitra driver dan pelanggan untuk mengetahui apa yang butuh dilatih dan diperbaiki. Di samping itu, apresiasi harus diberikan kepada mereka yang berhak mendapatkannya untuk menghargai serta memotivasi mitra untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” jelas Sahli. Acara dan kegiatan berlangsung di Hotel Santika Medan, dengan menghadirkan 75 Mitra Gojek dari 12 komunitas, dengan 50 orang mitra dari roda 2, dan 25 orang mitra roda 4. (ika)

Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi Sambut Baik Keberadaan PWI

AUDENSI: Penjabat Wali Kota Syarmadani saat menerima audensi pengurus PWI Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani, menyambut baik keberadaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kota Tebingtinggi.

“Karena memang kekuatan negara itu tidak hanya 3 pilar (pemerintah, swasta dan rakyat) namun pers menjadi kekuatan berikutnya. Terutama dalam penguatan di internal dan eksternal yang tidak diintimidasi, tidak diintervensi, tidak keberpihakan,” ujar Syarmadani saat menerima audiensi kunjungan silaturahim PWI Tebingtinggi di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Selasa (27/6/2023)

Sejalan dengan keberadaan PWI tersebut, Syarmadani menyampaikan sinergi dan kerjasama yang telah terjalin selama ini, untuk dapat dilanjutkan, tentunya dengan kualitas yang semakin meningkat.

“Uji Kompetensi Wartawan (UKW) meningkatkan kualitas dan menjaga marwah dari wartawan itu sendiri,” ungkap Syarmadani.

Sebelumnya, Ketua PWI Kota Tebingtinggi, Abdullah Sani Hasibuan mengucapkan selamat kepada Bapak Syarmadani sebagai Penjabat Wali Kota Tebingtinggi. Ditambahkan Abdullah Sani, bahwa PWI Tebingtinggi mememiliki keanggotaan sekitar 20 orang.

Diakhir, Abdullah Sani berharap kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat dilanjutkan. Menurutnya, selama ini PWI bersama Pemerintah Kota Tebingtinggi telah menjalin sinergi dan dapat terus dilanjutkan.

Jelasnya, selama ini hubungan Pemko Tebingtinggi melalui Diskominfo dengan PWI selama ini telah terjalin, dalam mendukung program kerja PWI Tebingtinggi setiap tahunnya.

“PWI brharap untuk UKW dapat rutin dilaksanakan, mengingat masih sedikit wartawan yang memiliki UKW,” harap Abdullah Sani.

Turut hadir dalam audensi, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kabidkom Diskominfo Iswan Suhendi, dan Sekretaris PWI Tebingtinggi Ismail Batu Bara serta Bendahara PWI Tebingtinggi Junjungan Saragih. (ian)

Hasyim Minta Warga Manfaatkan Fasilitas Kesehatannya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengajak warga Medan Utara (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan) untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis yang ada di Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati.

Seperti diketahui, Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati tiba di Pelabuhan Belawan tepatnya di Bandar Deli, Senin (26/6/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapal Rumah Sakit Apung yang dilengkap berbagai fasilitas kesehatan modern yang lengkap tersebut dijadwalkan akan beroperasi hingga Rabu (28/6/2023) mendatang.

“Berbagai fasilitas kesehatan ada di Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati. Kepada masyarakat, mari manfaatkan fasilitas kesehatan yang ada disana,” ucap Hasyim kepada Sumut Pos, Selasa (27/6/2023).

Dikatakan Hasyim yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Medan itu, Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati ini merupakan gagasan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri.

Nantinya, kapal tersebut akan melayani perobatan warga, khususnya yang berada di Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli.

“Ini gagasan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarno Putri. Pelayanan akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB,” ujarnya.

Menurut Hasyim, kapal sepanjang 30 meter ini memiliki kondisi yang sangat prima. Kemudian, peralatan yang ada didalamnya juga sudah dilengkapi dengan ruangan operasi kecil, ruang operasi besar, ruang tunggu, ruang pasca operasi, apotek, dan bahkan dilengkapi dengan ambulans yang on board di kapal.

“Untuk itu, masyarakat harus memanfaatkannya dengan memeriksakan kesehatannya secara langsung. Terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit, manfaatkan fasilitas ini untuk berobat. PDI Perjuangan akan tetap menjadi partai wong cilik. Kami akan terus bersama rakyat untuk kesejahteraan Indonesia,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati milik fraksi PDIP bersandar di Pelabuhan Belawan. Bersandarnya kapal rumah sakit apung itu sebagai wujud pengabdian dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tanah air, hingga ke pelosok desa.

“Kapal ini dipersembahkan kepada bangsa dan negara untuk pengabdian memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon saat menyambut kedatangan kapal tersebut.

Rapidin menuturkan, Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati itu akan berada di Pelabuhan Belawan hingga 28 Juni 2023 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara gratis, baik berat maupun ringan.

Masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu membayar, hanya cukup dengan melengkapi identitas diri. “Kapal ini akan memberikan pelayanan kesehatan berat dan ringan kepada masyarakat secara gratis,” tuturnya.

Menurut Rapidin, jika nanti adanya masyarakat atau pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut setelah menjalani perawatan awal di Kapal RS Apung tersebut, maka selanjutnya akan dirujuk ke rumah sakit milik pemerintah.

“Kapal ini juga dirancang untuk masuk ke pelosok-pelosok desa sebagai karya inovatif PDIP sehingga masyarakat yang ada di pulau-pulau terpencil tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai,” terangnya.

Sebelumnya, Rapidin juga menyampaikan bahwa Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati itu dilaunching dan diberangkatkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Dia pun mengucapkan terima kasih atas kedatangan kapal tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Belawan pada khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya. “Ini adalah murni ide ibu Megawati, dan kami mensupport bantuan alat medis dan dokter,” ungkapnya.

Rencananya, setelah dari Belawan, pada 29 Juni nanti, Kapal Rumah Sakit Terapung Laksamana Malahayati akan bertolak ke Banda Aceh untuk misi kemanusiaan.
(map)