Home Blog Page 13575

Kunci Jawaban UN Beredar Lewat SMS

MEDAN-Komunitas Air Mata Guru (KAMG) kembali menemukan kecurangan dalam pelaksanaan UN di Medan serta beberapa daerah lainnya seperti Sibolga, Humbahas, Perbaungan, Binjai Labuhan Batu dan daerah lainnya.

Selain banyaknya ditemukan kunci jawaban oleh sejumlah pengawas dari  murid, tim monitoring yang melakukan investigasi juga menemukan beredarnya kunci jawaban melalui SMS dan lainnya.

“Dalam pelaksanaan UN SMP selama dua hari ini, tim monitoring menemukan banyak kecurangan yang terjadi di Kota Medan, dan daerah lainnya. Setidaknya indikasi kecurangan terlihat ketika para siswa sudah mulai hadir di sekolah sejak pukul 05.00 WIB,”ungkap Ketua Investigasi UN KAMG, Benny Sinaga saat melakukan temu pers di Kantor KAMG, Jalan Sei Merah Medan, Rabu (25/4). Bahkan, bilang Benny, kebocoran soal IPA juga telah beredar melalui pesan singkat dari salah satu siswa SMP di Kota Medan.

Ironisnya, kunci jawaban tersebut beredar sehari sebelum pelaksanaan ujian yakni Selasa malam(24/4) sekitar pukul 23.00 WIB.
“Yang sangat disayangkan ketika kita coba menanyakan kepada siswa siapa yang memberikan kunci jawabannya, mereka tidak mau menyebutkannya,”aku Benny.

Sementara itu pembina KAMG, Resta Lubis menilai, kecurangan UN terjadi karena kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Menurutnya, pelaksanaan UN baik SMA dan SMP cacat hukum karena MA dengan tegas menolak kasasi pemerintah terkait gugatan warga negara pada 2009 lalu.
“Dalam amanat putusan MA, sebelum melaksanakan UN pemerintah harus meningkatkan kualitas guru dan kelengkapan sarana dan prasarana sekolah serta akses lainnya. Selain itu pengadilan memerintahkan pemerintah untuk mengambil langkah kongkret mengatasi gangguan psikologis dan mental peserta didik dalam usia anak akibat penyelenggaraan UN. Serta meninjau kembali sistem pendidikan Nasional,”terangnya. Hanya saja menurut Resta, pemerintah tidak peduli dengan kondisi tersebut, dan lebih mementingkan sebuah kebijakan yang menguntungkan.

“Sehingga untuk mengejar nilai standar dan mencapai 100 persen kelulusan membuat sekolah, siswa dan guru terpaksa melakukan kecurangan untuk bisa lulus. Mungkin bisa disebut dengan istilah Abang Curang Adik Ikut-Ikutan,”ucapnya. (uma)

Sorot Korupsi di Dinkes dan Dishub Sumut

Kantor Kejatisu Dilempar Telur Busuk

MEDAN-Dua gelombang unjuk rasa menggeruduk kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, di Jalan AH Nasution Medan. Kedua gelombang aksi unjukrasa masing-masing menuntut pengusutan dugaan korupsi di instansi pemerintah di Sumatera Utara. Salah satu elemen sempat melakukan aksi pelemparan telur busuk ke halaman kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, yang dijaga aparat kepolisian dan staf korps Adhyaksa tersebut.

Aksi unjukrasa tersebut pertama kali dilakukan dari Forum Mahasiswa Berantas Korupsi (Formabek). Kedatangan massa meminta pertanggunjawaban atas penyelidikan kasus korupsi yang dilakukan Kejatisu di Dinas Kesehatan Sumatera Utara.

“Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melakukan penyelidikan atas penggunaan anggaran tahun 2011 dan 2012 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara,” teriak kordinator aksi, Riki dengan menggunakan pengeras suara di depan pagar besi pintu masuk Kejatisu.
Dalam orasi, Riki mensiyalir bahwa Dinkes Sumut telah melakukan penyimpangan dan penyelewengan anggaran yang dilakukan oknum-oknum pejabat di Dinkes Sumut, pada program perbaikan gizi masyarakat senilai Rp 4,25 miliar.

“Bukan itu saja dugaan penyimpangan juga terjadi Rumah Sakit Kusta Sicanang senilai Rp8 miliar, dengan biaya belanja penguburan Rp17. 250.000 dalam setiap tahun, penyimpangan anggaran pada honor PTT Rp 649.800.000 per tahun,” ujar Riki.

Begitu juga aksi unjukrasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Nusantara (UMN). Massa menuntut agar Kejatisu mengusut dugaan korupsi di Dinas Perhubungan Sumut, bahkan aksi itu diwarnai lemparan telur busuk ke kantor Kejatisu dan membakar ban di depan gerbang masuk kantor tersebut yang dilakukan oleh sekelompok Mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) Alwasliyah Medan, di Jalan AH Nasution Medan.

Massa dalam orasinya mendesak Kejatisu untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Perhubungan Sumut, yang diduga melibatkan Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Rajali SSos dengan total kerugian negara sebesar Rp106.455.000.000.

Sementara, aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (LSM BMB SU) di depan pintu masuk kantor Wali Kota Medan, berakhir ricuh dengan petugas Satpol PP yang mencoba menahan masa masuk ke dalam kantor.

Dalam aksinya, masa meminta kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap segera mencopot Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (Kadis TRTB) Medan dan oknum lainnya yang diduga melakukan konspirasi tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) terhadap pengembang bangunan.

Selain itu masa juga meminta agar membatalkan proyek renovasi rumah dinas Wali Kota Medan, karena dinilai menmghamburkan anggaran sebesar Rp2,55 miliar, yang ditampung dalam APBD 2012 dan dibagi menjadi 3 paket. Sementara masyarakat di kota Medan masih banyak yang membutuhkan dana tersebut.(rud/adl)

Kasat Ngeluh Kekurangan Material Pembuat SIM

Korlantas Polri Sidak Sat Lantas Polresta Medan

MEDAN-Korps Lalulintas Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polresta Medan, di Jalan Adinegoro, Kamis (26/4) siang.

Dalam kunjungan itu,  rombongan dari Mabes Polri melihat langsung pelayanan yang diberikan Sat Lantas Polresta  Medan. Kasubdit Gakum Korlantas Mabes Polri, Kombes Indrajit yang memimpin rombongan sesaat akan meninggalkan Sat Lantas Polresta menuturkan, kedatangan mereka ke Medan dalam rangka penilaian terhadap pelayanan  publik yang dilakukan Sat Lantas, khususnya dalam mekanisme penerbitan SIM (Surat Izin Mengemudi). “Ya, penilaian aja, penilaian pelayanan,” ujarnya.

Indrajit mengatakan, penilaian tak hanya dilakukan di Sat Lantas Polresta Medan. Ia mengatakan, selain di Medan, penilaian juga mereka lakukan di sembilan Sat PAS (Satuan Penerbitan dan Administrasi SIM) di Indonesia. Setelah dilakukan penilaian, hasilnya akan dievaluasi Korlantas Mabes Polri.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol Risya Mustario mengatakan, kedatangan rombongan Mabes Polri tersebut meninjau proses layanan penerbitan SIM di Sat Lantas. Saat Ditanya tentang kekurangan Sat Lantas saat ini, Risya mengatakan, Sat Lantas selama ini sering kesulitan dalam memenuhi kebutuhan material pembuatan SIM. (gus)

Wali Kota Medan Terima Penghargaan K3

Rahudman: Ini Berkat Kerja Keras dan Kerja Sama

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM diberi penghargaan oleh Menakertrans karena telah berhasil melakukan pembinaan K-3 para pekerja di Kota Medan. Hal itu dibuktikan karena ada 42 perusahaan di Kota Medan juga masuk nominasi sebagai perusahaan yang masuk dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki Lembaga Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (LP2K3).

“Keberhasilan ini berkat upaya Pemko Medan dan segenap jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap dunia tenaga kerja di Kota Medan,” Kata Rahudman, Kamis (26/4).

Dia mengatakan, sebelum penghargaan diberikan, tim dari pusat terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Medan.

“Ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak, sampai akhirnya Kota Medan layak menerima penghargaan,” sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, panitia penyerahan penghargaan mengumumkan 21 wali kota/bupati se-Indonesia. Khusus di Sumut, ada satu kota dan dua kabupaten yang memperoleh pengharhaan. Diantaranya Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, Bupati Langkat Ngongesa Sitepu dan Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi.

Sedangkan dari daerah lainnya, dari Jawa Timur, ada Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Pasuruan . Kemudian, Kabupaten Cilegon (Banten), Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Rokan Hulu (Riau), Pekanbaru (Riau), Dumai (Riau), Siak (Riau), Musi Banyuasin (Sumsel), Makassar (Sulsel), Bitung (Sulut), Cirebon (Jabar), Majalengka (Jabar), Bandung (Jabar), Balikpapan (Kaltim), Kutai Timur (Kaltim), dan Bupati Indramayu (Jabar).

Sedangkan 15 gubernur yang menerima penghargaan K3, Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST, kemudian Gubernur Jawa Timur, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) , DI Yogyakarta, Jambi dan Riau.

Dalam sambutannya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar menjelaskan jumlah perusahaan yang meraih penghargaan Zero Accident meningkat sebesar 44,3 persen atau 227 perusahaan dibandingkan 2011 hanya mencapai 512 perusahaan.
Dia menyebutkan, penghargaan K3 diberikan ke-245 perusahaan atas evaluasi hasil audit dari lembaga audit, jumlahnya meningkat 6,7 persen dibandingkan 2011 lalu mencapai 238 perusahaan.

“Pemerintah tidak hanya memberikan penghargaan kepada pemenang, tapi bentuk insentif lainnya agar jumlah perusahaan dan daerah yang peduli keselamatan dan kesehatan kerja dapat meningkat,” ucap peraih bintang Mahaputera itu.

Muhaimin memaparkan, K3 sudah seharusnya menjadi kewajiban dan budaya sehari-hari karena dapat mencegah terulangnya kejadian kecelakaan kerja yang dapat merugikan semua pihak.

“Pelaksanaan K3 tidak lagi dilakukan secara parsial, tapi dilakukan dengan pendekatan sistem di seluruh manajemen, tenaga kerja, kontraktor dan sumber produksi yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan,” ujarnya.

Lebih jauh, dia menyatakan, pemberian penghargaan diharapkan bisa meningkatkan motivasi bagi pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat agar meningkatkan pembinaan dan pelaksanaan K3 demi terwujudnya tekad Indonesia Berbudaya K3 pada 2015. (adl)

Dinsosnaker Rutin Bina Perusahaan

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Kadisosnaker) Kota Medan, Marahusin Lubis mengatakan Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM berhak menerima penghargaan karena telah melakukan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Medan.
Dia membeberkan, tim dari Dinsosnaker sudah turun ke sejumlah perusahaan yang ada di Kota Medan. Pada kesempatan tim mengecek tentang sistem keselamatan kerja di masing-masing perusahaan. Kemudian, sebagian besar perusahaan yang ada di Kota Medan sudah memiliki sertifikat K-3.
Hal lainnya, paparnya Dinsosnaker Kota Medan juga memfasilitasi sejumlah karyawan perusahaan untuk mengikuti ujian dalam pengambilan sertifikat K-3 dari Kementerian Tenaga Kerja. Kegiatan itu digelar dua sampai tiga kali dalam setahun.

Tak cukup sampai disitu, Husin juga menyebutkan, tim dari Dinsosnaker setiap triwulan melakukan peninjauan ke masing-masing perusahaan, guna memastikan tentang sertifikat K-3 serta melakukan pembinaan.

“Setiap tiga bulanan kami tetap survey masing-masing perusahaan untuk kelengkapan K-3. Kemudian, memberikan pembinaan dan pembekalan kepada perusahaan terkait dunia kerja,” paparnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, sesuai UU No. 1/1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3), seluruh dunia kerja lebih  memprioritaskan keselamatan setiap pekerjanya.

“Alhamdulillah di Kota Medan angka kecelakaan kerja sudah turun, karena perusahaan sudah memiliki teknis keselamatan kerja yang baik di Kota Medan,” sebutnya.   Sementara itu, saat disinggung merupakan program rutin yang digelar Kemenakertrans  RI. Dia memaparkan, penghargaan  itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah dalam mendukung upaya sosialisasi K3 tingkat nasional.  (adl)

Nadal Menang Mudah

BARCELONA– Rafael Nadal tidak perlu mengeluarkan keringat terlalu banyak untuk melangkah ke putaran ketiga Barcelona Open. Petenis peringkat dua dunia ini hanya membutuhkan waktu satu jam dan 20 menit untuk menyudahi perlawanan Guillermo Garcia-Lopez dengan skor 6-1 dan 6-2.
Nadal, yang menempati unggulan pertama ini mengatakan kepada wartawan, lutut sebelah kirinya memang sempat kambuh lagi. Cedera itu sama seperti saat Nadal mundur dari turnamen Sony Ericsson Open.

Meski demikian, Nadal mengaku tidak perlu khawatir dengan cedera itu. “Memang lebih baik dari yang saya duga, saya memainkan sebuah pertandingan yang bagus,” ungkap Nadal selepas pertandingan.

“Saya memang membuat beberapa kesalahan, saya merasa nyaman dengan pukulan backhand saya dan saya tampil solid sepanjang pertandingan,” lanjut petenis asal Spanyol tersebut dilansir Reuters, Kamis (26/4).

Pada babak perempat final nanti, Nadal akan berhadapan dengan pemenang antara Pablo Andujar (Spanyol) atau Robert Farah (Kolombia). (net/bbs)

Stoner Abaikan Kecepatan Lorenzo

JEREZ– Keberhasilan Jorge Lorenzo menjuarai MotoGP Qatar memang mengejutkan. Namun, Casey Stoner sama sekali tidak khawatir dengan kecepatan motor Lorenzo.

Di arena MotoGP Qatar yang mana menjadi ajang pertama untuk kelas 1000cc, Lorenzo memang tampil gemilang. Pembalap Yamaha itu berhasil keluar menjadi pemenang mengalahkan Stoner.

“Saya melihat motor Yamaha dan bagaimana kinerja mereka. Saya melihat ada kesamaan kinerja dengan motor Honda. Itu membuat balapan menjadi mudah buat kami, hingga kami semakin dekat dalam meraih poin dan melakukan overtake,” kata Stoner.
“Saya mencoba untuk mempelajari hal yang sama di Honda. Cara Lorenzo membalap sama dengan Pedrosa dan saya menunggangi motor kami. Lorenzo tidak memiliki kecepatan saat tikungan seperti di masa lalu, tapi akselerasinya lebih baik,” sambungnya.

Faktanya, kecepatan motor Honda memang cukup menganggumkan. Kendati demikian, Stoner berharap kru Honda sedikit mempelajari data yang diperlihatkan Yamaha dalam balapan di Qatar, dua pekan lalu dan mencoba memperbaiki sejumlah masalah.

“Kami harus bekerja keras untuk membuat motor lebih baik. Meski motor masih belum sempurna, tapi saya masih berpeluang untuk meraih kemenangan dan anda seharusnya tidak perlu takut, kecuali jaraknya sangat jauh,” jelas Stoner.

“Jika demikian, maka harus takut untuk perebutan gelar juara. Dengan cara kinerja motor untuk sementara ini Honda, Yamaha dan Ducati, maka saya tidak merasa ada perbedaan yang jauh,” tutup pembalap asal Australia itu dilaporkan MCN, Kamis (26/4).

Sementara Manajer tim Wilco Zeelenberg mengaku yakin kalau Lorenzo bisa mencetak hattrick di Sirkuit Jerez. Lorenzo memang sangat mengenal baik Sirkuit Jerez. Selama dua tahun, pembalap asal Spanyol berhasil menjadi pembalap tercepat. Selain itu, performa Lorenzo di lintasan sepanjang 4.423 m itu pada sesi tes juga tidak mengecewakan.

Pada tes resmi MotoGP yang berlangsung Maret kemarin, Lorenzo hanya tertinggal 0.173 detik dari juara bertahan Casey Stoner, yang pada saat itu menguasai sesi tes resmi tersebut. Tim Lorenzo mengaku tidak sabar untuk balapan di Jerez.

“Saya sudah tidak sabar untuk melihat balapan di Jerez, selalu menyenangkan menggelar even di sana dengan begitu banyak penonton,” demikian kata Zeelenberg.

“Lorenzo sudah berhasil menang dua kali beruntun, target kami adalah meraih kemenangan ketiga secara beruntun. Setelah di Qatar, kami percaya diri dengan kemampuan paket motor,” sambung manajer Lorenzo itu.(net/bbs)

Rossi Buat Sejarah ke-200

Akhir pekan ini di GP Spanyol, Valentino Rossi bakal menjadi pebalap ketiga yang masuk jajaran anggota klub 200. Jika melakukan start di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (29/4), maka “The Doctor” membuat sejarah melakukan start ke-200 di kelas premier.

Mantan juara dunia kelas 125 cc dan 250 cc ini melakukan debutnya di kelas 500 cc pada tahun 2000 di Welkom di Afrika Selatan. Sejak itu, pebalap berusia 33 tahun asal Italia tersebut meraih prestasi tujuh kali juara dunia kelas premier, dan mencatat rekor 79 kali naik podium utama.

Tahun ini merupakan musim ke-13 Rossi di kelas premier, dan dia masih menjadi pebalap kelima dengan rekor kemenangan terpanjang. Sayang, sejak meninggalkan Yamaha pada 2010 untuk bergabung dengan Ducati, mantan pebalap Honda ini belum pernah menang lagi.

Kemenangan pertama Rossi di kelas 500 cc terjadi pada tahun 2000, ketika naik podium nomor satu di Donington Park. Sedangkan kemenangan terakhir juara dunia sembilan kali grand prix ini di MotoGP terjadi pada tahun 2010, ketika memenangi GP Malaysia. Artinya, antara kemenangan pertama dan terakhir ada rentang waktu 10 tahun dan 93 hari.

Alex Barros, Phil Read, Giacomo Agostini, dan Loris Capirossi, menjadi pebalap dengan rekor kemenangan terpanjang di kelas premier. Tetapi jika Rossi berhasil meraih kemenangan lagi, maka dia akan membuat sebuah rekor baru untuk hal ini (kemenangan terpanjang). (net/bbs)

Aline Adita Duta Pemberdayaan Perajin Keramik

Perempuan seharusnya bisa menginspirasi sekitarnya. Seperti yang dilakukan para perempuan public figure ini. Mereka adalah Aline Adita, Adinia Wirasti, Ersa Mayori, Maudy Koesnaedi, Ghea Oktarin atau Ghea Idol, dan Olivia Lubis Jansen.

Mereka dipilih oleh Trinaya Media sebagai duta untuk mengemban tugas yang berkaitan dengan bidang budaya, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.  Penyerahan mandat tersebut dilakukan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar di Plaza Senayan, Jakarta, kemarin (25/4).

Aline kebagian tugas untuk melakukan kegiatan pemberdayaan perajin keramik di Jogjakarta. Maudy bertugas melakukan pemberdayaan untuk perajin ikat, Ersa yang seorang ibu mendapat tugas untuk menyosialisasikan lagu anak-anak. Sedangkan Olivia mengajak perempuan muda untuk lebih waspada bahaya kanker serviks, lalu Ghea diminta untuk menyebarkan pesan kepada kaum muda supaya memiliki jiwa wirausaha.

Aline yang ditemui setelah acara menyatakan sangat excited ketika mendapat tugas tersebut. Selama satu tahun dia bakal semakin sering ke Jogjakarta. “Saya akan memberikan motivasi kepada para perajin supaya mereka lebih kreatif,” katanya. Untuk menunjang itu, mantan pacar Chef Juna Rorimpandey tersebut menjadi makin rajin mencari informasi tentang perkembangan industri keramik.

Lalu, Adinia Wirasti mendapat tugas yang sangat sesuai dengan hobinya. Bintang film Ada Apa dengan Cinta” itu sangat suka dengan kegiatan outdoor, terutama diving. Perempuan hitam manis yang akrab disapa Asti itu pun merasa mendapat paket lengkap saat diminta untuk melakukan kegiatan pelestarian taman nasional di Maluku.

Sementara tugas yang harus diemban Ersa ternyata justru dialami sendiri olehnya. Ibu dua anak itu juga bingung ketika anak-anaknya lebih menyukai lagu-lagu dewasa. “Anak saya malah suka lagu Katy Perry yang bukan untuk anak-anak,” ungkapnya.

Ghea pun tak mau kalah. Dia yang dikenal sebagai penyanyi ternyata mulai menekuni bisnis meski masih kecil-kecilan. Dia bersama teman-teman punya bisnis online. “Kami berjualan barang-barang milik artis. Kan banyak penggemar yang ingin memiliki barang-barang idolanya. Saya ingin mengajak anak-anak muda untuk punya jiwa wirausaha. Sebab, keuntungannya banyak banget,” terangnya. (jan/c4/tia/jpnn)

Trauma dengan Mantan-mantannya

Kirana Larasati

Kirana Larasati rupanya masih bermasalah dengan pria. Itu terjadi setelah hubungan asmaranya kandas di tengah jalan. Hatinya benar-benar terluka. Karena itu,  ia belum bisa membuka hatinya untuk lelaki, setidaknya dalam waktu dekat ini.
Karena pengalaman pahitnya tersebut,  wanita kelahiran Jakarta, 29 Agustus 1987 itu, tak mau kenal lagi dengan pria-pria masa lalunya.

“Saya trauma dengan laki-laki di masa lalu saya. Sama mereka semua saya tidak mau kenal lagi, saya bahkan tidak tahu namanya. Kalaupun melihat di jalan saya tidak akan kenal,” ungkap perempuan kelahiran 29 Agustus 1987 itu saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (25/4)

Tidak hanya pria-pria dari masa lalunya saja. Kirana juga tidak mau berhubungan lagi dengan teman-teman perempuannya. “Bagi saya mereka adalah orang lain dan saya tidak mau kenal. Temen cewek aja nggak saya temenin sekarang, apalagi teman cowok, apalagi mantan enggak deh,” tambahnya.
Kirana mengaku kini sangat membatasi diri dan tidak membuka celah sedikit pun untuk siapa pun. Ia merasa sangat nyaman dengan kondisinya yang seperti itu.

“Alasannya karena saya kan sudah bersih, ngapain saya dekat-dekat dengan yang kotor. Selamannya saya akan menutup diri, kecuali yang datang ke saya yang bersih-bersih,” tutupnya. (bbs/net)

Banjir Lumpuhkan Medan-Berastagi

Antrean Kendaraan Mencapai 20 Km

KARO-Jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Medan-Berastagi lumpuh total selama enam jam. Longsor di Kilometer 56 Desa Doulu Kecamatan Berastagi pun menyebabkan antrean kendaraan hingga 20 kilometer. Akibatnya, beberapa warga terpaksa berjalan kaki untuk melintasi kawasan itu.

Longsor di Desa Doulu kali ini cukup besar. Setidaknya, jalinsum yang tertutup material longsoran sepanjang 75 meter. Tidak itu saja, longsor yang terjadi sejak Rabu (25/4) siang pukul 12.30 WIB tersebut memutus arus lalu lintas dua arah tujuan Medan, Berastagi, Dairi, Pakpak Bharat, dan ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Antrean panjang kenderaan pun terlihat dari Green Hill Deliserdang hingga Hotel Grand Mutiara Berastagi atau diperkirakan mencapai 20 kilometer.

Empat alat berat diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi longsoran tanah, kayu, dan bebatuan yang jatuh dari ketinggian 10 meter dari kawasan perbukitan Deleng Barus. Sekitar pukul 18.30 WIB, jalan yang tertutup lonsor mulai dapat dilalui. Kenderaan roda dua, empat, dan lebih melintas dengan perlahan. Aktivitas ini di bawah pengawalan  aparat kepolisian yang bekerjasama dengan TNI.

Pantauan Sumut Pos di lokasi, sebelum proses evakuasi, seribuan penumpang angkutan umum, khususnya antarkabupaten dan provinsi terhenti berjam-jam di tempat kejadian.  Sementara, penumpang tujuan Berastagi-Medan menyambung perjalanan dengan berjalan kaki. “Semoga di depan sana ada kenderaan yang berbalik arah, sehingga dapat melanjutkan perjalanan. Saya buru-buru, berhubung anak saya mau operasi caesar di rumah sakit di Medan,” ujar Beru Sembiring sambil menenteng sandal jepit dan tasnya melintasi kawasan longsoran.

Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut Darwin Purba mengaku sudah mendapat laporan lonsor tersebut sejak siang kemarin. “Longsor terjadi, tepatnya di kawasan dekat pemandian alam air panas Sidebu-debu. Jalan lintas Tanah Karo-Berastagi ke Kota Medan lumpuh total. Tidak bisa bergerak karena longsor menutupi jalan,” katanya, kemarin siang.

Dikatakan Darwin, pihak kepolisian di Polsek Pancur Batu sudah memperingatkan warga atau pengendara dari arah Medan yang hendak ke Berastagi bahwa telah terjadi longsor. “Sejauh ini laporan lengkap dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah belum ada. Tapi tadi dari Dinas Bina Marga Sumut sudah menurunkan alat berat untuk mengorek longsor.

Laporan mengenai transportasi umum masih kita himpun, kerugian pengusaha transportasi umum penumpang masih belum ada laporan ke kita,” ujarnya.
Darwin menjelaskan penumpang diminta untuk berjalan estafet dengan sistem lansir penumpang. “Bus kecil angkut penumpang seperti Sinabung itu, ya, harus estafet.

Penumpang turun dalu, lalu berjalan melewati longsor dan setelah itu dijemput lagi dengan bus atau angkutan lain dan di antar ke lokasi tujuan. Kalau tujuan ke Tanah Karo, ya pakai angkutan dari armada lain atau armada yang sama juga tapi dari pool bus yang di Tanah Karo, begitu sebaliknya,” jelasnya.

Kalau untuk angkutan hasil pertanian, lanjutnya, dari Tanah Karo ke Kota Medan dari laporannya belum ada gangguan. Sebab, hasil pertanian Tanah Karo baru mulai didistribusikan ke Pusat Pasar Kota Medan pada malam hari di atas pukul 23.00 WIB. “Mudah-mudahan sebelum jam itu, pengorekan longsor sudah selesai dilakukan,” cetusnya.

Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP R Sembiring kepada Sumut Pos, melalui telepon selularnya sekitar pukul 21.00 WIB, menyatakan arus lalu lintas mulai berjalan normal seperti biasa. “Kita masih mengatur lalu lintas di TKP agar tidak terjadi kesemerawutan. 81 orang personel Sat Lantas dibantu Polsek Berastagi dan Polres Karo serta unsur TNI masih melakukan pengamanan. Diupayakan kemacetan teratasi sebelum tengah malam, malam ini, sehingga pengguna jalan esok hari tidak terganggu,” ucapnya.

Pengusaha Angkutan Rugi Puluhan Juta
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumut Haposan Siallagan yang dikonfirmasi mengaku ada dua atau tiga perusahaan bus tidak beroperasi karena batal berangkat. Namun, ada juga perusahaan bus yang berangkat, tapi memberi pengertian pada penumpang untuk berjalan estafet saat tiba di lokasi longsor.

“Kerugian sekitar puluhan juta. Tapi ada juga perusahaan angkutan umum yang tetap beroperasi, tapi diberitahukan pada penumpang untuk berjalan estafet di lokasi longsor. Tapi banyak penumpang yang menunda berangkat,” jelasnya.

Kerugian juga dirasakan sektor bisnis lain seperti dunia pariwisata dan komoditi pertanian. “3 grup tamu asal Medan dan luar negeri yang sampai pukul 17.00 WIB terpaksa menunggu di Hill Park Sibolangit karena jalur jalan belum dapat dilalui. Kondisi yang sama juga dipastikan dialami calon tamu lain yang telah maupun belum melakukan reservasi,” terang Ida,  Manajer FO Mickey Holiday & Resort.

Kelesuan di Mickey Holiday terlihat sama dengan pemandangan di hotel lain, semisal Grand Mutiara, Green Garden, Bukit Kubu Hotel, Sinabung Resort Hotel, Sibayak International Hotel, dan Berastagi Cottage.

Selain kerugian di pihak pengelola hotel, nasib serupa tampak di berbagai kawasan wisata antara lain Pemandian Air Panas Bawah Kaki Sibayak, Puncak Bukit Gundaling, dan Pasar Buah Berastagi. Sesuai keterangan penanggung jawab pos retribusi Gundaling, Piala Putera Tarigan, setelah longsoran terjadi, hampir tidak ada tamu yang berkunjung.

Yang terparah, kerugian di sektor perdagangan buah segar di Pasar Buah Berastagi. “Dari pagi kami tidak ada transaksi, kalau biasanya satu satu juta dapatlah. Tapi, kalau macet nanti baru selesai malam, kapan lagi tamunya datang, padahal baru tadi kami pesan tambahan buah “ keluh Beru Sitepu, seorang pedagang di sana.

Di Karo Harga Cabai Turun Drastis
Dampak longsoran juga mengiringi situasi perdagangan sayur mayur di Pajak Sayur, Merek, Berastagi. Beberapa harga komoditas pertanian anjlok cukup signifikan. cabai merah misalnya, dari harga Selasa ( 24/4) per kilogramnya berada di angka Rp17.000/kg, kemarin menjadi Rp13.000/kg. Ini dapat terjadi akibat tidak adanya kenderaan pengangkut sayur mayur berangkat ke Medan.

Longsor ini juga meresahkan pedagang yang ada di Medan. “Kalau seperti ini kejadiannya, akan berpengaruh pada harga sayuran dan buah. Karena sebagian besar pasokan sayuran dan buah pedagang kita berasal dari sana (Berastagi)” ujar Sekretaris Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU) Pusat Pasar, Fajri..

Fajri menambahkan, setiap harinya, transaksi sayuran di pusat pasar bila ditotalkan mencapai ratusan ton. “Selada, kol, bunga kol, dan cabe itu mayoritasnya dari Karo,” ungkapnya.

Longsor yang mengakibatkan putusnya jaan Lintas Medan-Brastagi ini juga diperkirakan akan mengakibatkan kenaikan harga beberapa komoditas di Medan, terutama sayuran. Bahkan, diprediksi mencapai 50 persen. “Kalau awal-awal mungkin sekitar 10 atau 20 persen, tetapi kalau sampai barang kosong bisa mencapai kenaikan harga 50 persen,” tambah Fajri.

Distributor cabe yang juga anggota DPRD Medan, Roma Simare-mare juga sependapat akan ada kenaikan harga cabe nantinya. “Ada kemungkinan seperti itu. Bila petani memutuskan untuk menjual panennya di pasar lokal atau pasar penampungan terdekat, atau menunda pengiriman atau panen. Maka, stok cabe di Medan kosong, ya jelas harga juga akan naik,” tambahnya.

Roma menambahkan, dampak harga yang paling mencolok nantinya akan terjadi antara kota Siantar dan Medan. Dikarenakan, Siantar menjadi jalur alternatif untuk menuju Medan dari Brastagi. “Paling jelas harganya di kota singgahan alternatif. Distributor pasti mengalihkan jalur, dari Seribu Dolok atau via Siantar, dan ini akan menambah biaya,” ungkapnya. (wan/adl/ram/jon/smg)