Home Blog Page 13592

Raidir Pimpin SP PLN Sumut

MEDAN- Ketua DPP Serikat pekerja PLN Rio Supriyanto SH melantik pengurus dewan pimpinan daerah serikat pekerja (DPD-SP) PT PLN Wilayah Sumut periode 2012-2016 yang diketuai Raidir Sigalingging SE, di ruang Astakona PLN Sumut Medan, Jumat (27/4).

Turut menyampaikan sambutan pada acara itu Raidir Sigalingging SE, Asnizar SH mewakili Kadisnaker Sumut, GM PLN Sumut  Ir Krisna Sumbaputra dan Rio Supriyanto.

Adapun sebagai sekretaris Ir H Suparyono, Wakil Ari Ariawan SH, Bendahara Marthalena dan wakil Devi Fitriani.

Pengurus dilengkapi biro-biro, yakni  Biro Pendanaan dengan Ketua Syaiful Lubis dengan anggota Yulizar Wahyudi. Ketua Biro Organisasi Ir Erwan Tanjung. Ketua Biro Litbang Budiman Sinurat. Ketua Biro Advokasi Ir Suwito. Ketua Biro Humas RS Limbong. Ketua biro kesejahteraan Agustini SH dan  Ketua Biro Diklat Ir Suyadi.

Raidir Sigalingging yang terpilih secara aklamasi pada Musda SP PLN Sumut di Berastagi dan terpilih untuk ketiga kalinya mengatakan, serikat pekerja harus siap 24 jam menjaga perusahaan. “Ini merupakan pengorbanan kita bersama. Saat ini 9 DPC di Sumut sampai saat ini tetap solid,” kata Raidir.
Sementara Kadisnaker Sumut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asnizar SH mengatakan, dewasa ini di Indonesia dalam bidang ketahanan kerjaan sering menjadi pokok bahasa seperti pengangguran dan hubungan yudisial serta isu kebebasan berserikat hak azasi manusia, demokratisasi, kesetaraan, percepatan peningkatan kualitas hidup dan lain-lain telah menyebabkan semakin kompleksnya masalah yang timbul dan memerlukan penanganan serta pemecahan masalah segera secara konprehensif.

Perubahan yang bergejolak dan kondisi ketidakpastian yang terus berjalan secara cepat dan tidak menentu telah memaksa birokrasi, praktisi, akademisi dan berbagai profesi lainnya untuk berpacu mengembangkan berbagai strategi perubahan.

Strategi perubahan yang dibuat harus  diikuti dengan kebijakan antisipatif agar selalu mampu menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan baru masyarakat searah dengan perubahan lingkungan strategis yang dialami.

Sejalan dengan perubahan lingkungan tersebut juga sangat berpengaruh di bidang ketenagakerjaan khususnya terhadap pelaksanaan hubungan industrial yang semakin kompleks sehingga membutuhkan peran aktif dari serikat pekerja/ buruh dan pengusaha untuk dapat merespon dan mengantisipasinya sehingga tercipta hubungan industrial harmonis dan ramah investasi sehingga pengangguran dapat diatasi.

“Tujuan dibentuknya serikat pekerja serikat buruh adalah sesuai pasal 4 ayat 1 UU No 21 tahun 2000 tentang serikat pekerja/ buruh adalah memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi pekerja, buruh dan keluarganya,” pungkasnya.(ila)

Semoga Mendapat Tuah…

Serdang Bedagai Tuang Rumah MTQ Ke-33 Sumut

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dibuka Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, HR Agung Laksono, Sabtu malam (28/4) di Lapangan Reflika Sultan Serdang Jalan Lintas Sumatera Perbaungan.

Pembukaan itu ditandai dengan penekanan tombol MTQ oleh HR Agung Laksono didampingi Menteri Agama Surya Dharma Ali, Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi, Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman, Ketua Panitia Drs H Haris Fadillah MSi, dan Sekda Provsu Nurdin Lubis.

Hadir juga dalam acara itu konsulat jenderal negara-negara sahabat seperti Mesir, Al Jazair, Afganistan, Malaysia dan konsulat jenderal lainnya. Tak lupa juga undangan dari Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), unsur Muspida Sumut, Muspida Sergai, kepala daerah di Sumut dan terutama seluruh kafilah dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang atas tamu-tamu yang hadir dalam acara pembukaan MTQ tersebut. Kemeriahan dalam acara pembukaan ini lanjut Erry Nuradi merupakan wujud kekompakan antar seluruh pemuka agama yang ada di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Sergai.

Dalam kesempatan itu Erry Nuradi juga mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Sergai sebagai tuan rumah MTQ ke-33 tingkat Sumut, terlebih usia Sergai masih muda yakni 8 tahun. Kepada seluruh undangan yang hadir dan khususnya kepada seluruh kafilah selama berada di Kabupaten Sergai hendaknya mendapatkan tuah, sesuai dengan moto Kabupaten Sergai ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat’.   Tambah Erry Nuradi dukungan seluruh panitia, unsur muspida dan seluruh komponen terkait menjadi kunci suksesnya acara ini.

Sementara itu Agung Laksono dan Surya Dhrama Ali dalam pidatonya sama-sama mengajak seluruh umat muslim, khususnya di Sumatera Utara untuk sama-sama mengamalkan ajaran Al-Quran. Soalnya Al-Quran merupakan petunjuk bagi umat muslim dan bahkan harus tertanam dalam diri setiap muslim untuk menjadikan Al-Quran sebagai sarana untuk mencari solusi dalam menjalani kehidupan di dunia. Pemahaman utuh terhadap Al-Quran akan memberi kontribusi untuk menciptakan tatanan dunia yang lebih baik.

Ditambahkan Surya Dharma Ali, di Kementerian Pendidikan Agama saat ini sedang menggalakkan Magrib mengaji di setiap masjid atau musalla. Program ini bertujuan untuk  menanamkan kecintaan setiap muslim kepada Al-Quran. Artinya dengan membaca Al-Quran, kemudian memahami artinya dan mengamalkannya perintahnya maka hidup seorang muslim akan semakin baik.

Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho menyampaikan bahwa selama ini meskipun Sumut memiliki banyak etnis dan agama, namun kerukunan antar agama dapat terwujud. Khusus kecintaan masyarakat Sumut terhadap Al-Quran sambung Gatot juga dapat dibanggakan. Ini dibuktikan dengan banyaknya forum-forum keagamaan yang dibentuk.

Tak hanya itu Sumut juga merupakan gudang qori dan qoriah khususnya tingkat nasional dan bahkan internasional. Sebagai contoh pada MTQ nasional di Banten lalu salah satu juaranya adalah putra Labura, Jakfar Hasibuan. Kemudian ada juga qori terbaik Fadlan Hasibuan, dan banyak lagi qori lainnya. Dia berharap ke depan pemenang MTQ tingkat Sumut ini juga nantinya akan menang di tingkat nasional yang berlangsung di Ambon Provinsi Maluku mendatang.

Ketua Panitia Haris Fadillah menjelaskan, MTQ ke- 33 ini diikuti 32 kab/kota, perguruan tinggi negeri, perseroan terbatas perkebunan nusantara dan PT Lonsum. Peserta berjumlah 840 orang, 317 official, serta para penggembira dari 32 kabupaten/kota se-Sumut yang diperkirakan sebesar 15.000 peserta dan undangan.

Pembukaan diawali dengan pelaksanaan pawai ta’aruf dan pawai kendaraan hias. Pawai tersebut diikuti sekitar 10.000 orang terdiri dari kontingen kab/kota, perguruan tinggi pelajar dan ormas dimulai pukul 08.00 WIB. Di sela-sela MTQ itu juga panitia menggelar expo pembangunan Serdang Bedagai 2012 di lokasi pelaksanaan MTQ yang diikuti 170 stan dari Sumut dan luar provinsi. (dra)

Ingin jadi Pelayan Masyarakat

Wali Kota Medan Safari Jumat di Masjid Al Hidayah

Penyerapan aspirasi masyarakat melalui safari Jumat, kembali dilakukan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM. Kali ini, rombongan menyinggahi Masjid Al Hidayah, Jalan Bromo Lingkungan XIII, Kelurahan  Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jumat (27/4).

Kegiatan kali ini, sebagai upaya meningkatkan hubungan silaturahmi antara umaroh (pemimpin, red) dengan masyarakat.
“Membangun komunikasi dengan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat proses pembangunan. Tanpa dukungan dan partisipasi penuh dari masyarakat, semua program pembangunan tak mungkin dapat terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Selain membangun komunikasi, Rahudman berjanji akan terus memperbaiki kinerja aparaturnya sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya ingin seluruh apratur saya menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan sebaliknya. Dalam rangka peningkatan silaturahmi kepada masyarakat sekarang ini, bukan hanya melalui kegiatan safari Jumat, akan tetapi juga dilakukan melalui safari magrib dan safari subuh,” cetusnya.
Tak lupa Rahudman memberikan bantuan kepada nazir Masjid Al Hidayah, H Sam Siregar sebesar Rp30 juta untuk pengembangan Masjid Al Hidayah.
Rahudman juga menyerahkan bantuan sebanyak 50 paket sembako atas partisipasi masyarakat Lingkungan XIII yang diserahkan kepada masyarakat yang kurang mampu di lingkungan tersebut.

Diharapkannya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan masjid sebagai bentuk kepedulian Pemko Medan.
Selain kegiatan sosial, Rahudman juga menyikapi persoalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Medan sebesar 100 persen.

“Akhir-akhir ini, masyarakat ribut di media masa tentang besaran PBB. Hal itu sudah menjadi ketentuan UU No 28 Tahun 2009. Namun, saya sudah perintahkan agar di bentuk tim untuk mengkajinya kembali bersama FE USU. Sedangkan bagi masyarakat yang merasa keberatan besaran PBB agar segera melaporkannya secara tertulis ke Pemko Medan, nanti akan ditinjau langsung oleh petugas,” kata Rahudman didampingi Wakil Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin.

Rahudman juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan keinginan sejumlah oknum yang bermukim di kelas A terkait keberatan dengan kenaikan PBB tersebut. Karenanya, orang nomor satu di Pemko Medan ini kembali menegaskan bahwasannya PBB tidak akan memberatkan masyarakat.

“Perlu saya sampaikan, bahwasannya saya menjadi Wali Kota dan Pak Eldin menjadi Wakil Wali Kota harus bisa bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu apa yang menjadi keluhan masyarakat pasti kita sikapi,” tegasnya.

Karena sebelumnya, kata Rahudman, pihaknya sudah memerintahkan bawahannya untuk segera membentuk tim dan melakukan pemabahasan bekerja sama dengan Falkultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU).

Hal tersebut dilakukan guna menyahuti adanya sejumlah keluhan yang  disampaikan masyarakat terkait terjadinya kenaikan PBB mencapai 100 persen ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Kota Medan Drs Syahrul Harahap MAP, dalam acara seminar publik tentang pengalihan hak dan wewenang Pajak, Bumi dan Bangunan (PBB) sektor pedesaan, perkotaan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjelaskan, BPHTB sudah menjadi pajak daerah mulai 1 Januari 2011, sedangkan PBB sudah menjadi pajak daerah mulai 1 Januari 2012.

“Suatu hal yang dapat kita banggakan terkait pengalihan pajak tersebut, Kota Medan merupakan salah satu kota di Indonesia yang tercepat di dalam pencetakan SPPT PBB, sebab awal Februari SPPT sudah selesai dicetak dan siap untuk di bagikan kepada masyarakat,” ucap Syahrul.
Untuk penanganan BPHTB, lanjut dia, sudah membuat online system dengan instansi terkait yakni Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Bank Sumut sebagai tempat pembayaran online 24 jam.

Namun diakuinya, pengalihan BPHTB dan PBB kepada pemerintah daerah bukan hal yang mudah, banyak kendala dan hambatan-hambatan  yang dihadapi dalam menanganinya. Untuk itu Syahrul berharap dukungan dan partisipasi dari semua pihak, terutama dunia pendidikan se-Kota Medan.
“Terkhusus kami minta kepada pihak USU untuk membantu kami dalam mensosialisasikan  BPHTB dan PBB menjadi pajak daerah adalah amanah Undang-Undang No.28 Tahun 2009 dan bukan merupakan kemauan daerah sendiri ataupun Kota Medan,” harapnya.(adl)

Real Final

Manchester City vs Manchester United

DINI HARI nanti akan menjadi saat paling krusial bagi dua tim yang kini berebut menjadi pemuncak klasemen Premier League, Manchester United dan Manchester City. Betapa tidak, ketika laga musim ini hanya menyisakan tiga laga lagi, kedua tim ini justru harus saling bentrok di Ettihad Stadium. Siapa pun yang menjadi pemenang pertandingan ini, maka peluang untuk menjadi pemuncak klasemen di akhir kompetisi menjadi sangat terbuka.

Itu bisa terjadi karena margin poin di antara keduanya hanya berselisih tiga angka. The Red Devils yang berada di puncak klasemen memiliki poin 83, sementara pesaingnya The Citizens baru mengumpulkan 80 angka. Hanya saja selisih gol yang dimiliki Aguero dkk (87-27) lebih baik dari pada milik Rooney dkk (86-32).

Artinya, jika mampu membawa timnya mengalahkan United, maka Roberto Mancini berpeluang mengantarakan The Citizens meraih gelarnya yang ketiga, setelah sebelumnya tim ini dua kali memenanginya, masing-masing pada tahun 1937 dan 1968.

Namun, jika hanya meraih hasi imbang, apalagi sampai kalah maka Mancio (panggilan akrab Roberto Mancini) harus mengucapkan kata selamat tinggal pada tropi Premier League musim ini.

Memang, sungguh teras njomplang jika membandingkan raihan tropi milik city dan milik The Red Devils yang sejauh ini telah mengumpulkan 19 tropi (terbanyak sepanang sejarah Liga Inggris).

Pada pertemuan pertama di musim ini yang berlangsung di Old Trafford, anak asuh Sir Alex Feruson dipermalukan dengan skor 1-6. Dan itu merupakan rekor kekalahan terbesar yang dialami United atas City, setelah sebelumnya pada tahun 1926 tim Biru Langit itu juga mempermalukan United, juga dengan skor yang sama.

Terlepas dari faktor sejarah pertemuan yang menyelimuti kedua tim, perlu diingat bahwa pada dua pertandingan tersisa setelah laga ini dituntaskan, The Citizens hanya menghadapi dua tim yang di atas kertas dapat dibekuk yakni Newcastle (6/5) dan QPR (13/5).
Benar jika saat Newcastle berada dalam kelompok empat besar klasemen sementara Premier League, namun jangan lupakan jika klub berjuluk The Magpies ini kerap mati gaya setiap kali berhadapan dengan The Citizens. Kali terakhir tim ini mengalahkan The Citizens adalah pada 24 September 2005. Saat itu Magpies yang bertindak sebagai tuan rumah menang 1-0 atas City. Dan itu sudah terjadi tujuh tahun lalu.

Bagaimana dengan United? Tim yang sedang berupaya mengejar tropi ke-20 itu akan menjamu Swansea (5/5) dan bertandang ke markas Sunderland, sepekan berselang (13/5). Ini masalahnya, The Black Cat (julukan Sunderland) meski dalam sepuluh tahun terakhir tak pernah berada di kelompok empat besar, namun tim ini kerap memeri kesulitan bagi United. Buktinya, pada pertemuan musim lalu di Stadium of Light (markas Sunderland), tim tuan rumah mampu memaksakan hasil imbang atas United.

“Jika City menang mereka mungkin berpeluang untuk memenangi gelar juara dari sana. Meskipun mereka harus melawat ke Newcastle, saya pikir mereka tetap memiliki peluang yang besar,” jelas Fergie. “Jika kami yang menang, maka kami akan jadi favorit kuat. Bahkan dengan hasil imbang pun kami tetap favorit untuk memenanginya (tropi Premier League).  Itu tak diragukan lagi. Dua laga terakhir, satu bermain di kandang. Yang pasti, kami tidak akan datang ke City hanya untuk kalah,” tandasnya.

Seakan tak ingin kalah gertak, pelatih Manchester City Roberto Mancini mengatakan bahwa akan sangat membanggakan bila mampu mengantarkan City menjadi juara musim ini.

“Peluang itu (menjadi juara) kini kembali terbuka. Dan itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tak boleh ada kesalahan pada pertandingan nanti, karena itu akan membuat semuanya menjadi sia-sia,” bilang Mancio. Jadi, menurut anda siapa yang akan menjadi pemenang pertandingan ini? (*)

Drainase di Jalan Bakti Sumbat

08126514xxx

Selamat siang Sumut Pos, mohon diteruskan kepada Wali Kota Medan. Drainase di Jalan Bakti, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia sepanjang hampir 800 meter seluruh paritnya tidak mengalir/sumbat. Di saat musim panas saja tinggi air di parit sudah sama dengan jalan, apalagi musim hujan, air menggenangi hampir seluruh Jalan Bakti. Kondisi ini sudah terjadi 3 tahun lebih. Mohon Pemko Medan untuk dapat segera memperbaiki drainase yang sumbat itu, karena kondisi jalan yang baru diaspal belum sampai 6 bulan sudah rusak dan berlubang di beberapa lokasi akibat genangan air. Untuk jangka pendek minimal menugaskan camat atau lurahnya untuk bergotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan parit-parit agar air parit bisa mengalir dengan lancar. Terima kasih kepada Sumut Pos.

Sudah Kami Sampaikan Pada Instansi Terkait

Terima kasih infonya, perihal drainase sudah kami sampaikan pada instansi terkait agar melakukan pemeriksaan lapangan dan mengambil langkah-langkah penanganan apakah kondisi fisik atau volume drainase. Kami memohon seluruh masyarakat tetap menjaga kebersihan serta dapat bergotongroyong minimal di rumah masing-masing termasuk parit agar terbebas dari sampah.

M Reza Hanafi
Camat Medan Helvetia..

Pilih Tevez atau Balotelli

PELATIH Manchester City Roberto Mancini jauh-jauh hari telah mengatakan bahwa dirinya akan menurunkan striker bengal Mario Balotelli saat menjamu Manchester United.

Bisa dimaklumi jika Mncio mengungkapkan hal itu. Pasalnya pada pertemuan pertama di Old Trafford kala City menang 6-1 atas United, Balotelli mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-22 dan 60.

Namun, masihkah Mancio bersikukuh menurunkan Balotelli ketika Carlos Tevez justru tampil menggila bersama Kun Aguero pada tiga pertandingan terakhir menghadapi   West Brom, Norwich, dan Wolves.

Dari tiga pertandingan itu Aguero memborong lima gol, sedangkan Carlitos (pengilan akrtab Carlos tevez) mencetak empat gol.
Di sisi lain, kehadiran Carlitos bakal menggangu konsentrasi punggawa United sebab striker timnas Argentina itu sempat menjadi bagian dari skuad The Red Devils.

Apalagi enam bulan setelah menyeberang ke City, Tevez melakukan selebrasi di dekat bangku pemain cadangan United, saat membantu City menang 2-1 pada laga yang berlangsung  19 Januari 2012.

Selebrasi itu menimbulkan bibit permusuhan di antara kedua tim, sebab pemain paling senior di kubu United Gary Neville melakukan reaksi tak simpatik dengan mengacungkan jari tengahnya kepada Tevez. Artinya Carlos Tevez menjadi bumbu penyedap yang lain dari laga antara City versus United dini hari nanti.(jun)

Pencatat Meteran tak Becus

085276996xxxx

Kepada Pimpinan PLN tolong diperhatikan kinerja pencatat meteran PLN Pukat V Gg.Langsat Lk XI Kelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Tembung yang terkesan makan gaji buta, dimana meteran pada rekening tidak sesuai  yang tertera di meteran atau merugikan pelanggan yang terpaksa harus membayar rekening yang belum terpakai akibat ulah si pencatat meteran yang tidak konsisten. Tolong jangan merugikan kami karena kami bayar pakai uang tunai bukan daun pisang dan tolong ditinjau kembali kesalahan  petugas Anda.

Jawab: Untuk menjawab persoalan ini, kiranya suadara bisa menghubungi call center 123 (menggunakan telepon rumah) atau menghubungi 061-123 (lewat telepon seluler).

Raidir Sigalingging.
Deputi Manager Hukum dan Komunikasi
PT PLN (Persero) Wilayah Sumut

Listrik di Medan Polonia Sering Padam

76988xxx

PLN mematikan lampu di daerah Polonia Medan paling sedikit sekali dalam seminggu, dengan alasan pemeliharaan jaringan. Seharusnya PLN mengumumkan pemeliharaan listrik di surat kabar Medan. Jangan harap lampunya dihidupkan kalau tidak telpon ke 123. Sudah jelas ini tidak sesuai dengan Pasal 29 Undang-Undang No : 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan. Dari: Sri di Polonia

Jawab: Sebelumnya PLN minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini, cuaca di Medan tidak menentu dan sering kami travo listrik (pada tiang listrik) disambar petir, bahkan ada juga kabel tersentuh pohon yang menyebabkan aliran listrik terganggu. Untuk itu kami akan menindaklanjutinya dengan melakukan pengecekan di lapangan. Terimakasih.

Raidir Sigalingging
Deputi Manager Hukum dan Komunikasi
PT PLN (Persero) Wilayah Sumut

Memori 44 Tahun

Manchester City vs Manchester United

MANCHESTER-Begitu hasil pertandingan Premier League pekan lalu membuat selisih angka antara Manchester City dan Manchester United hanya tiga poin, langsung saja memori Mike Summerbee dan Paddy Crerand terbang jauh ke masa 44 tahun silam. Tepatnya ke sebuah akhir pekan yang identik dengan yang akan dilakoni dua klub sekota tersebut dini hari nanti WIB di Stadion Ettihad.

Ketika itu, laga terakhir Divisi I Inggris (berganti menjadi Premier League sejak 1992-1993, Red) musim 1967-1968. Poin City dengan United sama dan berada di posisi pertama-kedua (The Citizens unggul goal average atas The Red Devils).

City harus bertandang ke Newcastle United yang tengah naik daun, sedangkan United menjamu Sunderland yang nyaris terdegradasi. Karena itulah, bursa taruhan mengunggulkan United secara meyakinkan, 20:1.

Tapi, apa yang terjadi? United yang tengah bersiap menghadapi final Piala Champions melawan Benfica terpeleset dan kalah 1-2, sedangkan City menang dramatis 4-3 atas Newcastle. City pun merebut gelar.

Perlu diingat, setelah derby Manchester dini hari nanti di Ettihad, City akan bertandang ke Newcastle, kemudian menjamu QPR. Sedangkan di laga terakhir musim ini, United bakal melawat ke Sunderland setelah menjamu Swansea. Jadi, akankah sejarah 44 tahun silam terulang?
Summerbee yang kala itu membela City jelas berharap demikian. “Yang pasti, fantastis sekali rasanya ketika itu berada di Manchester yang tengah menjadi pusat sepak bola,” katanya sebagaimana dilansir The Independent kemarin.

Adapun Crerand yang menjadi andalan di sektor sayap United saat itu tetap percaya nasib apes United pada 1968 tak akan dialami tim asuhan Sir Alex Ferguson itu musim ini. Sebab, City masih harus melawat ke Newcastle yang tengah berambisi sekali menembus posisi ketiga untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

“Menduduki posisi keempat bisa jadi tak cukup kalau Chelsea juara Liga Champions musim ini. Jadi, bisa Anda bayangkan bakal seperti apa Newcastle,” kata Crerand yang kini bekerja di MUTV itu.

Tapi, sudah pasti keduanya sepakat bahwa derby dini hari nanti WIB bakal punya arti sangat besar untuk memuluskan jalan menuju gelar. Kalau City menang, mereka akan mengambil alih posisi teratas berkat keunggulan selisih gol. Tapi, kalau United yang seri atau menang, Patrice Evra dkk bisa memastikan gelar di hadapan pendukung sendiri pekan depan.

Begitu pentingnya laga tersebut sampai-sampai harga tiket pertandingan melambung berlipat-lipat. Yang termahal mencapai 1.300 poundsterling (sekitar Rp19,4 juta). Saat laga itu, sekitar 600 petugas keamanan bakal dikerahkan.

Total sekitar 400 juta pasang mata di seluruh dunia yang akan menyaksikan duel tersebut. Tak mengherankan bahwa kapten City Vincent Kompany menyebut derby Manchester sebagai laga level klub terbesar di dunia. Cuma sedikit di bawah el clasico antara Real Madrid dan Barcelona yang pada edisi terakhir juga ditonton sekitar 400 juta orang.

“Saya tahu apa arti pertandingan ini bagi para suporter. Kami pernah menjalani laga-laga besar lainnya, tapi kali ini sungguh gila. Ada 400 juta orang yang menyaksikan pertandingan ini,” katanya sebagaimana dilansir The Daily Telegraph. (c4/ttg/jpnn)

Nyaris Kalah

AS ROMA vs Napoli

ROMA– Sempat unggul lebih dulu, akhirnya AS Roma harus puas berbagi satu poin dengan Napoli setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Ollimpico Roma, Minggu (29/4) dini hari WIB. Dua gol Roma dicetak Marquinho dan Fabio Simplicio, sedangkan gol Napoli oleh Camilo Zuniga dan Edinson Cavani.
Di babak pertama, Roma tampil baik dan mampu unggul lewat gol Marquinho jelang turun minum. Namun penampilan Francesco Totti cs mengendur di babak kedua. Alhasil Napoli berbalik unggul lewat dua gol Juan Zuniga dan Edinson Cavani.

Tiga menit jelang laga usai, Fabio Simplico mencetak gol dan menghindarkan Roma dari kekalahan. Kedua tim akhirnya berbagi angka 2-2 hingga laga usai.

Allenatore Roma, Luis Enrique, mengakui timnya tertekan di babak kedua. “Kami sangat baik di babak pertama. Kemudian setelah jeda, kami kesulitan karena permainan mereka yang menekan,” sebut pria asal Spanyol ini di situs resmi Roma.

“Sulit bagi kami untuk tampil dalam keadaan di mana kami tertekan secara psikologis dan gol penyeimbang mereka sedikit membuat kami mengendur.”
Meski demikian, Enrique tak kecewa dengan penampilan dan hasil yang diraih timnya. Ia menyebut hasil imbang sebagai hasil yang adil meski ia menilai Roma layak mendapat kemenangan.

“Secara keseluruhan kami bermain baik dan meski imbang adalah hasil yang adil saya pikir kami pantas mendapat lebih. Kemenangan akan jadi suntikan moral yang luar biasa,” tuturnya.

Sementara Allenatore Napoli, Walter Mazzarri mengungkapkan, anak-anak asuhannya banyak membuang peluang hingga akhirnya harus puas memetik hasil imbang. Menurut Mazzarri, timnya bisa saja memetik kemenangan andai saja tidak banyak membuang peluang. Pernyataan pelatih 50 tahun itu berdasar pada data lansiran Soccernet yang menyebutkan Napoli mampu menghasilkan 14 tendangan ke gawang tapi cuma enam yang tepat sasaran.
“Kami juga memiliki peluang di babak pertama, setelah jeda kami membuat kesalahan yang tidak dapat kami cegah, membuang banyak peluang gol dan di akhir pertandingan kami mendapat hukuman,” jelas Mazzarri seperti dikutip Football Italia.

“Kami membuang peluang, dan bukan yang pertama kalinya itu sudah sering terjadi sepanjang musim ini, seperti kami sudah kehilangan poin sepanjang musim ini berjalan,” tegasnya. (net/bbs)