Home Blog Page 13614

Berangkat Kerja Juga Naik Ontel

Mereka yang Tertarik dengan Sepeda Ontel

Sejak dibentuk pada 2002 lalu, Komunitas Medan Sepeda Antik Club atau biasa disebut Mesac sudah memiliki anggota sekitar 268 orang . Dengan diketuai H.Ngatidjo yang sering disapa dengan Pakde, Komunitas Mesac tetap eksis hingga kini.

Meski sepeda tua dan modelnya yang kuno, bukan berarti anggotanya hanya dari kalangan yang sudah berumur saja. Bahkan, para remaja banyak tertarik dan bergabung dalam komunitas ini.

Sebut saja, Fenny Hedrian, bungsu dari dua bersaudara pasangan Ade Hedrian dan Gek Kua itu, salah satu anggota Mesac yang paling muda. Banyak alasan yang membuat wanita berkulit putih ini tertarik pada sepeda ontel, hingga bergabung dengan Mesac.

“Bergabung dengan Mesac sejak 2011 lalu. Awalnya karena saya suka olahraga pagi di Lapangan Merdeka. Ternyata tiap minggunya, Komunitas Mesac juga kerap mengadakan kegiatan disana. Saya tertarik, lalu mencoba untuk gabung. Memang anggotanya banyak yang sudah berumur. Begitupun, rasa kekeluargaannya sangat kental,” ujarnya.

Beberapa kegiatan yang diadakan, kata Fenny misalnya, touring  bersama Mesac. “Kita juga sering diundang pada acara seperti car free day, wedding, dan masih banyak lagi. Mesac juga pernah touring keliling Stabat Langkat. Dalam setiap kegiatan, kita juga sering mengenakan pakaian jadul, jadi lebih terasa nuansa kunonya,” ungkap Fenny.

Senada dengan Fenny, Lisnar juga mengatakan hal yang sama. “Awalnya saya mikir gimana kalau saat pra wedding menaiki sepeda ontel, pasti terlihat keren. Pas kita olahraga pagi ke Lapangan Merdeka dan melihat banyak sepeda ontel tersusun rapi milik komunitas Mesac, jadi pengen gabung ,”urainya.

Meski begitu, karena sering menaiki sepeda ontel, ledekan dari teman-teman juga kerap diterima. “Kami berdua pergi kemana saja memang naik ontel. Mau ke kantor, pasar, rumah teman, tetap naik ontel. Memang banyak teman yang ngejek. Tapi nggak begitu penting apa yang mereka katakan. Dengan naik ontel, kita lebih sehat, mengurangi polusi udara dan secara tidak langsung menghindari global warming,” timpal Lisnar. (mag-11)

DPR Keder Interpelasi Dahlan

PDIP Malu-malu, Golkar Tarik Dukungan

JAKARTA – Nasib interpelasi terhadap Menteri BUMN Dahlan Iskan dipastikan akan layu sebelum berkembang. Sejumlah politisi Senayan rame-rame menarik dukungan interpelasi, menyusul dikeluarkannya tiga surat keputusan (SK) oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, masing-masing Surat Keputusan bernomor SK-164/MBU/2012, SK-165/MBU/2012, dan SK-166/MBU/2012.

Ketiga keputusan baru itu  meneguhkan Kepmen No 236/2011 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Menteri BUMN kepada para Deputi Kementerian BUMN, Direksi, dan Komisaris Perusahaan BUMN. Kepmen yang mengatur pelimpahan wewenang inilah yang dipermasalahkan  DPR.

’Tiga keputusan yang baru diterbitkan sebagai pedoman bagi Kepmen tentang Pelimpahan Wewenang,” jelas Dahlan. Dia merinci, SK-164/MBU/2012 berisikan Pedoman Penetapan Kewenangan Menteri kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
Selanjutnya SK-165/MBU/2012 tentang Pedoman Penetapan Kewenangan Menteri kepada Dewan Pengawas dan Direksi.

Dan SK-166/MBU/2012  mengatur Penetapan Kewenangan Menteri kepada Pejabat BUMN Eselon I. Jadi, lanjut Dahlan, aturan baru ini dikeluarkan untuk lebih memperjelas dan menghindari adanya perbedaan penafsiran terhadap pendelegasian kewenangan dan/atau pemberian kekuasaan. Dan tidak ada hubungannya dengan upaya meredam interpelasi DPR.

Sekalipun begitu, jurus tiga SK yang dikeluarkan Dahlan  mampu melumpuhkan gerakan sejumlah politisi DPR yang belakangan getol mengusung interpelasi. Sejumlah politisi pun, dengan berbagai argumentasinya menyatakan akan mencabut dukungan interpelasi. “Kepmen 236 direvisi. Interpelasi sementara dipending. Dahlan akan dipanggil komisi VI dulu,” kata inisiator interpelasi Dahlan Iskan, Hendrawan Supratikno, dalam pesan singkat kepada wartawan, Rabu (18/4).

Hendrawan menegaskan, komisi VI DPR akan mempelajari Kepmen yang baru, sebelum akhirnya mengambil sikap lanjutan.
”Tiga keputusan itu disusun sebelum adanya usulan interpelasi DPR, dan dikeluarkan pada 13 April 2012,” timpal Dahlan.

Sebelumnya,  Fraksi Partai Golkar (FPG)  juga menyatakan mencabut dukungan interpelasi, dan justru berbalik mendukung kebijakan Dahlan. Ketua FPG Setya Novanto memuji kebijakan Dahlan, yang selalu ingin bekerja cepat untuk kepentingan rakyat bawah. Ia pun menyatakan dukungan terhadap gerakan Dahlan Iskan dalam membenahi birokrasi di BUMN.

Ario Bimo, salah satu politisi PDIP yang menggagas interpelasi terhadap menteri Dahlan Iskan. Berbeda dengan suara Fraksinya,  Ario Bimo menyatakan maju terus. Pihaknya akan melakukan kajian terhadap revisi yang dibuat Dahlan Iskan. (dri/jpnn)

Pengawal Obama Booking PSK Libatkan Banyak Tentara

SKANDAL memalukan anggota pasukan pengaman Presiden Amerika Serikat atau yang dikenal dengan Secret Service karena membawa masuk beberapa pelacur ke kamar hotel mereka saat bertugas di Cartagena, Kolombia, ternyata juga melibatkan sejumlah tentara. Setelah sebelumnya diberitakan hanya lima orang, ternyata kalangan militer yang terlibat dalam kasus tersebut berjumlah sedikitnya 10 orang.

Seperti dilaporkan AFP Rabu (18/4) yang mengutip seorang pejabat militer AS, saat ini jumlah anggota militer yang sedang menjalani penyelidikan atas kasus yang mencoreng muka AS itu terdiri dari 5 anggota pasukan khusus Angkatan Darat, 2 anggota penjinak bom Angkatan Laut, 2 petugas unit anjing pelacak (K9) Korps Marinir dan 1 orang anggota Angkatan Udara.

Pejabat yang menolak identitasnya diungkap ke publik itu mengatakan, tidak satupun anggota militer yang terlibat dalam kasus tersebut berpangkat perwira. Seorang Kolonel Angkatan Laut AS saat ini masih berada di Cartagena untuk memimpin tim pencari fakta kasus tersebut, sementara para tentara sedang diperiksa secara terpisah di Washington.

Sebelumnya, 11 agen Secret Service  dilaporkan membawa masuk beberapa pelacur ke kamar hotel mereka hari Rabu (11/4) menjelang lawatan Presiden Obama dalam KTT Negara Benua Amerika. Namun salah satu anggota Secret Service disebut menolak membayar jasa salah seorang wanita panggilan itu. (AFP/ara/jpnn)

Mei, 10.000 Mobil Dinas Wajib Pakai Partamax

JAKARTA- Pemerintah akan mengeluarkan larangan pemakaian bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium, baik bagi semua mobil dinas instansi pemerintah maupun mobil operasional badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Larangan itu rencananya diterapkan mulai Mei nanti.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H Legowo menyatakan, pembatasan pemakaian BBM bersubsidi rencananya diterapkan pada Mei nanti untuk semua kendaraan instansi pemerintah, BUMN dan BUMD. “Total jumlah kendaraannya mencapai sekitar 10.000 mobil,” kata dia.

Sebagai tahap awal, pelarangan pemakaian BBM bersubsidi bagi mobil dinas akan diterapkan di wilayah Jabodetabek. Selanjutnya, aturan itu akan diberlakukan bagi mobil instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, di wilayah Jawa dan Bali. (net/jpnn)

Nyaris Dibakar Gara-gara Kaca Spion

Alboin (20), warga Jalan Linggarjati, Medan Perjuangan nyaris dibakar massa karena mencuri kaca spion mobil Toyota Avanza warna hitam BK 9542 YF, milik Freddi (47), warga Jalan Rakyat, Rabu (18/4) petang.

Informasi yang diperolehn  Alboin mencuri kaca spion saat mobil pakir di depan rumah Fredi. Namun saat ehndak menyikat kaca spion, seorang warga yang sedang melintas melihatnya aksi Alboin. Warga tadi pun berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan maling termasuk Freddi yang berada di dalam rumahnya keluar. Alboin berhasil ditangkap dan dihajar warga sekitar.

“Siang itu saya memergoki pelaku ketika sudah membongkar kaca spion sebelah kiri. Kaca spion sudah sempat dilepasnya. Namun saya curiga dengan gerak-geriknya. Ketika saya hampiri, dia langsung melarikan diri. Saya pun langsung berteriak maling,” kata Firman (39), warga yang memergoki Alboin.

Menurutnya, pelaku nyaris dibakar oleh warga. “Saya langsung menyelamatkannya dan membawanya ke Mapolresta Medan,” ujar Firman.Kanit Ranmor Polresta Medan, AKP Ronald Sipayung mengatakan, pelaku masih diperiksa.“Kita akan menelusuri apakah pelaku ini terlibat sindikat pencurian kaca spion,” kata Ronald.(gus)

Toshiba Ambisi Kuasai 25 Persen Pasar TV LED

CIKARANG- PT Toshiba Visual Media Network Indonesia optimistis pasar TV LED di Indonesia tahun ini mengalami pertumbuhan yang signifikan.  Lantaran itu, korporasi yang berbasis di Jepang ini menargetkan penguasaan pasar TV LED nya mencapai 25 persen pada 2012.

Presiden Direktur PT Toshiba Visual Media Network Indonesia  Jun Nishioka mengungkapkan untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya menggenjot penjualan unit TV nya sebesar 1,06 juta unit tahun ini. Performa penjualan TV Toshiba tercatat positif sejak 2010. Dua tahun lalu, Toshiba membukukan penjualan 94 ribu unit TV dengan market share 11 persen.

Angkanya meningkat drastis pada 2011 mencapai 530 ribu unit. Market share Toshiba pun merangsek ke angka 22 persen.  “Tahun ini kami akan mengambil peran yang signifikan melalui strategi local fit, dengan menggenjot sales dari produk power TV di Indonesia,” ungkapnya kemarin (18/4) di sela Toshiba Factory Visit and Business Overview, kemarin (18/4).

Nishioka menyebutkan, potensi pasar TV di Indonesia tahun ini diproyeksi melonjak 173 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan prediksi penjualan mencapai 4,3 juta unit, atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2,5 juta unit. Bahkan, pencapaian pada 2011 tersebut, naik 300 persen jika dikomparasikan dengan penjualan unit TV secara nasional pada 2010, yang hanya menyentuh 852 ribu unit.

Peningkatan permintaan televisi selama tiga tahun terakhir ini, jelas dia, dipicu dari produk TV LED. Produk-produk TV dengan layar datar membombardir dan memperciut peranan TV tabung serta TV LCD. “Gap harga antara TV LCD dan LED semakin tipis. Karena makin murah dan terjangkau, tak heran jika permintaan dari pangsa pasar middle kian besar,” ujarnya.

Pihaknya mencatat, produk TV LED Toshiba dengan ukuran 32 inci diprediksi bakal mendongkrak  performa penjualan.  Pada 2011, penjualan TV LED dengan ukuran 32 inci tumbuh 29 persen dibandingkan 2010. Sementara pada 2012, Nishioka memproyeksi angkanya terus naik sebesar 41 persen.  “Kami juga tingkatkan produksi TV LED mencapai 70 persen dari total kapasitas produksi,” jelasnya. (gal/jpnn)

Dahlan Rampingkan BUMN

JAKARTA- Program rightsizing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus bergulir. Kali ini, pemerintah tengah mematangkan kriteria BUMN mana saja yang akan masuk program tersebut.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, ke depan pemerintah akan fokus mengembangkan BUMN yang memiliki tiga peran. Pertama, pertahanan negara. Ke dua mesin pertumbuhan. Ke tiga, potensi menjadi pemimpin di Asia.

“Kalau BUMN tidak punya (peran) itu, maka akan ditiadakan,” ujarnya kemarin (18/4).  Dahlan menyebut, BUMN yang memiliki peran dalam pertahanan negara diantaranya adalah PT Pindad maupun PT PAL Indonesia yang berfungsi sebagai produsen senjata maupun kapal perang.

“Selain itu, pertahanan negara dalam bentuk energi seperti Pertamina dan PLN,” katanya.  Adapun BUMN yang memiliki peran sebagai mesin pertumbuhan atau engine of growth, diantaranya adalah BUMN pangan, karena selain memproduksi bahan pangan juga ikut mendorong perekonomian di sektor pertanian. “Misalnya Bulog atau Sang Hyang Seri,” sebutnya.

Sedangkan BUMN yang berpotensi unjuk gigi di kancah internasional, atau paling tidak di Asia Tenggara, adalah BUMN-BUMN yang memiliki kinerja mengesankan di industrinya masing-masing. Bagaimana cara perampingan BUMN? Dahlan menyebut, tidak lantas akan melikuidasi banyak BUMN, namun akan ditempuh melalui berbagai skema seperti pembentukan perusahaan induk (holding), merger, akuisisi, konsolidasi, maupun likuidasi.
“Intinya adalah menyederhanakan BUMN,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program rightsizing dimaksudkan untuk membuat jumlah dan skala usaha BUMN dalam komposisi yang tepat (right). Dalam roadmap Kementerian BUMN, strategi holding dijalankan pada BUMN-BUMN dengan kegiatan usaha sejenis, misalnya BUMN perkebunan, BUMN pertanian atau pangan, BUMN Karya, BUMN Farmasi, BUMN pelabuhan, BUMN pengelola bandara, maupun BUMN kehutanan.

Pada 2011 lalu, Kementerian BUMN juga menyusun rencana restrukturisasi dalam program rightsizing BUMN. Selain BUMN yang dipersiapkan pembetukan holdingnya, beberapa BUMN lain disiapkan untuk merger atau konsolidasi, diantaranya PT PPI, PT Sarinah, dan PT Berdikari, lalu Damri dan PPD.

Salah satu program restrukturisasi yang sudah berhasil dijalankan adalah pelimpahan saham PT Bahtera Adi Guna (BAG) dari pemerintah kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sehingga, kini status BAG berubah dari BUMN menjadi anak usaha PLN. (owi/jpnn)

BBM Lebih Irit, Teknologi Kian Canggih

Toyota All New Camry Usung Teknologi Hybrid

MEDAN- PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi meluncurkan All New Camry baru-baru ini di Jakarta, Rabu (4/4) . Di Medan, peluncuran ini kembali dilakukan Rabu (18/4), yang dilakukan Herry Deswanto (Branch Manager Auto 2000 Gatot Subroto), T Martogi Siahaan (Branch Manager Auto 2000 Amplas ), Henrry Liu (Branch Manager Auto 2000 SM Raja), David Tuerah (Branch Manager Auto 2000 Krakatau ) serta Hendra Purnawan (Operator Manager Auto 2000 Sumatera).

Hendra Purnawan, Operator Manager Auto 2000 Sumatera mengatakan, Toyota All New Camry tak hanya hadir dengan desain yang lebih elegan dan berbagai macam fitur kelengkapan serta kemewahan layaknya longue on the whell, tapi kini hadir dengan lebih hijau. Ditambah lagi, pilihan varian hybrid yang melengkapi teknologi baru pada dapur pacu yang semakin canggih sebagai pionir sedan masa depan.

“Sejak hadir di Indonesia tahun 1998, Camry tak hanya dipercaya untuk jadi kendaraan premium para top eksekutif dan pemimpin pemerintah di Indonesia, namun juga mencatatkan penjualan fantastis dan stabil sebagai market leader dengan capaian 73 persen market share hingga Februari 2012,” ujar Hendra.

Sedangkan T Martogi Siahaan, Branch Manager Auto 2000  Amplas mengatakan, All New Camry merupakan mobil generasi terbaru medium sedan, tampil dengan wajah, desain, fitur, dan mesin baru. “Seperti pada varian mesin hybrid,” papar Martogi.

Dikatakan Martogi, dari sisi tampilan, Camry baru didesain dengan sudut-sudut yang lebih tajam. Fitur baru adalah tambahan lampu LED dengan dua proyektor untuk memberikan kesan lebih mewah. Lampu LED ini disematkan pada lampu bagian depan dan belakang.
Dengan mengusung konsep Lounge on the wheel, lanjut Martogi, Toyota menggarap serius bagian kabin Camry baru. Sistem hiburan menggunakan head unit 2 Din yang bisa memainkan audio-video, navigasi dengan 8 premium JBL Green Edge Speakers.

“Untuk penumpang belakang dimanjakan dengan Rear Seat Controller untuk mengatur kenyamanan. Tambahan lainnya adalah Rear Seat Relaxation System dengan pendingin ruangan 3 zona, dua depan dan satu di belakang,” papar Martogi.

Menurut Martogi, yang paling baru adalah pada mesin. Jika sebelumnya Camry menggunakan mesin 2.4 liter dan 3.5 liter, kali ini Camry hanya menggunakan satu varian mesin berkapasitas 2.5 liter.

Kedua model ini ditunjang transisi 6-percepatan sequential.
Selain itu juga ada varian 2.5 HV (Hybrid Vehicle) yang menggunakan transmisi CVT Continous Variable Transmission (CVT). “Perbedaan ketiganya terdapat pada fitur dan baterai hybrid,” kata dia.

Selain itu, sambung Martogi, Toyota All New Camry hadir dengan berbagai fitur kemewahan, yang dibalut teknologi terbaru. Jantung pacunya disokong mesin 2-AR berkapasitas 2.5-liter, dengan performa yang lebih baik serta efisien.

Toyota menyematkan teknologi Hybrid Synergy Drive ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Selain itu, rear seat controller diberikan untuk menambah kenyamanan dari kursi penumpang belakang, agar bisa mengatur rear seat relaxation system yang ditemani 3 Zone Air Conditioner.

“Mesin Hybrid Camry memiliki efisiensi bahan bakar lebih hemat 24 persen dan tenaga meningkat 10 persen dibanding varian pendahulunya Camry 3.5-liter,” ujar Martogi.

Melalui All New Camry, kata Martogi, lengkap dengan berbagai advance feature dan balutan kemewahan, diharapkan tak hanya memberikan kenyamanan bagi penggunanya, tapi juga dengan Hybrid Synergy Drive juga dapat menjaga lingkungan melalui emisi yang lebih bersih dan hemat bahan bakar.

Toyota All New Camry memiliki sentuhan pilihan hingga 7 warna, yakni white pearl, medium silver,  silver metallic, beige metallic, dark grey metallic, attidute black mica, dan true blue sebagai pilihan khusus untuk varian 2.5 HV.

Toyota melepas All New Camry 2.5 HV (Hybrid Vehicle) dengan banderol Rp678.650.000, Camry 2.5 V seharga Rp553.650.000, dan Camry G dengan harga Rp528.300.000 on the road Medan. Buruan pesan sekarang jangan ketinggalan. (ila)

Direksi Pertamina Dirombak

JAKARTA- Restrukturisasi organisasi menyambangi PT Pertamina. Pemerintah selaku pemegang saham merombak jajaran direksi di BUMN energi dengan profitabilitas tertinggi ini.

VP Komunikasi PT Pertamina Mochamad Harun mengatakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan selaku pemegang saham Pertamina memutuskan melakukan pergantian jajaran direksi perseroan melalui surat keputusan No. SK-186/MBU/2012 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Pertamina. “Ada lima direktur baru yang diangkat,” ujarnya kemarin (18/4).

Siapa saja? Harun menyebut, Chrisna Damayanto yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Pengolahan Bidang Operasi Kilang, kini diangkat sebagai Direktur Pengolahan, menggantikan Edi Setianto.

Lalu, Hanung Budya Yuktyanta yang sebelumnya menduduki kursi Presiden Direktur PT Badak NGL (anak usaha Pertamina), kini diangkat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga, menggantikan Djaelani Sutomo.

Kemudian, Evita Maryanti Tagor yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Tugu Pratama Indonesia (anak usaha Pertamina di bidang asuransi), kini diangkat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), menggantikan Rukmi Hadi Hartini.
Adapun Luhur Budi Djatmiko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Pertamina, kini diangkat sebagai Direktur Umum, menggantikan Waluyo.

Selain itu, Dahlan juga menambah satu kursi di jajaran direksi Pertamina, yakni Direktur Gas yang akan diduduki oleh Hari Karyuliarto yang sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary Pertamina.

Sementara itu, di jajaran direksi, posisi direktur utama masih dipegang oleh Karen Agustiawan, lalu Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Risiko M Afdal Bahaudin, Direktur Hulu M Husen, dan Direktur Keuangan Andri T Hidayat.

Menurut Harun, pemberhentian dan pengangkatan direksi tersebut dilakukan oleh menteri BUMN yang juga berperan sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Untuk posisi Corporate Secretary yang masih kosong, sementara akan saya rangkap sampai ada pejabat yang ditunjuk,” ucapnya.(owi/jpnn)

Sosialisasi Kredit SS-1 dan SS-2

Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan menuturkan masyarakat nelayan tak dapat keluar dari garis kemiskinan, jika pemerintah terus-menerus menjalankan kebijakan populis. Hal ini ditandai dengan pemberian bantuan sosial tanpa upaya serius memberdayakan mereka menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

Hal tersebut dikemukakan dalam menjelaskan latar belakang sosialisasi program pemberdayaan masyarakat marginal melalui produk Bank Sumut skim kredit Sumut Sejahtera 1 (SS-1) dan Sumut Sejahtera 2 (SS-2). Kegiatan ini digelar di balai pertemuan TPI Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini.

Dihadapan ratusan nelayan dan istri-istri nelayan, Gus Irawan meyakini kesejahteraan nelayan akan terangkat jika terjadi perubahan pola kebijakan pemberdayaan masyarakat nelayan. Ia yakin masyarakat nelayan akan bisa berubah menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

“Untuk itu, Bank Sumut meluncurkan program pemberdayaan marginal yang tidak hanya sebatas memfasilitasi pembiayaan modal usaha melainkan juga melakukan pendampingan dan bantuan peningkatan kapasitas,” ujarnya.

Untuk istri-istri nelayan, Bank Sumut menyediakan fasilitas pembiayaan modal usaha melalu skim kredit Sumut Sejahtera I (SS-1), dengan plafon berjenjang dari Rp500 ribu dan Rp1 juta sampai Rp5 juta yang khusus disalurkan kepada kaum perempuan secara berkelompok dengan angota 20-30 orang. Bagi istri nelayan yang telah sukses melampaui program SS-1, Bank Sumut juga sudah menyiapkan program lanjutan Sumut Sejahtera 2 (SS-2) dengan plafon Rp5 juta sampai dengan Rp50 juta.

“Kalau program SS-2, tidak hanya diperuntukkan oleh kaum ibu pelaku usaha mikro yang usahanya terus bertumbuh, tapi juga oleh kaum lelaki. Jadi selain istri nelayan, suami juga dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman modal usaha SS-2. Misalnya ingin memiliki satu perahu dengan mesin dompeng yang saat ini perlu modal antara Rp20 juta sampai Rp25 juta,” tambah Gus Irawan.

Gus Irawan menjelaskan, kalau pada program SS-1 kredit diberikan tanpa agunan dan diberikan secara berkelompok, sedangkan di jenjang SS-2 mereka dianggap sudah mandiri sehingga kredit yang diberikan secara perorangan dan dipersyaratkan memakai agunan.

“Tapi jangan khawatir, namanya juga untuk usaha mikro, ya agunannya kita berikan kemudahan. Kemudahan seperti apa? Kalau ibu tak punya surat tanah bersertifikat dari BPN, tanah dengan surat apapun misalnya SK Camat, Lurah, Kepala Desa, Notaris atau grand sultan pun tak masalah. Kalau juga benar-benar tak punya surat tanah, ya cukuplah barang dagangan itu yang jadi jaminan, atau alat-alat produksi yang dibiayai dari kredit,” tuturnya.

“Contoh, ibu mau beli mesin pengolah tempe, ya mesin mesin produksi itu sajalah yang jadi jaminan, mau beli mesin kukur atau beli steling, itu juga cukup jadi jaminan. Tak usah pula mencemaskan biaya akte notaris sebagaimana berlaku pada kredit komersil umumnya, karena program SS-2 membebaskan calon debitur dari beban biaya notaris. Pokoknya, program SS-2 seperti halnya SS-1 memang dipersiapkan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro,” jelasnya lagi.

Guntur, seorang nelayan yang mengikuti dialog dengan Gus Irawan kepada Sumut Pos mengatakan, dirinya sangat tertarik untuk mencoba program SS-2. “Saya tidak punya surat tanah. Tapi kalau kita bisa beli perahu dan mesin dompeng dengan modal pinjaman, dan cukup barang itu saja yang dijadikan agunan, saya jadi sangat berminat mengajukan kredit,” katanya. (saz)