Home Blog Page 13623

Konsumsi Beras Menurun, Ketersedian Beras Meningkat

MEDAN- Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumatera Utara terus menggalakkan program diversifikasi pangan. Hasilnya, tingkat konsumsi beras di Sumatera Utara  dalam beberapa tahun terakhir, mengalami penurunan sekitar 1,89 persen per tahun.

Kepala BKP Sumut Ir Setyo Purwadi, saat menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Sumut, di Ruang Komisi B Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol mengatakan dengan berkurangnya konsumsi beras di masyarakat, maka ketahanan pangan akan terwujud.
“Satu di antara program prioritas kami adalah menurunkan konsumsi beras dan ini upaya peningkatan ketersediaan bahan pangan melalui kebijakan intensifikasi, ekstensifikasi pengembangan cadangan pangan dan diversifikasi bahan pangan,” katanya.

Purwadi menguraikan, konsumsi beras masyarakat Sumut tahun 2009 berkisar 139,50 kilo per kapita per tahun.

Di tahun 2010 mengalami penurunan menjadi 136,85 kilo per kapita per tahun.  Berdasarkan analisis situasi pangan, di tahun 2011 kembali menunjukkan penurunan dengan kisaran 134,24 kilo per kapita per tahun.

Lanjutnya, untuk mendapatkan kembali penurunan konsumsi beras di tahun ini, pihaknya melakukan upaya sosialisasi peningkatan konsumsi bahan pangan non beras serta membangkitkan kearifan lokal di Sumut.

Seperti konsumsi umbi-umbian sebelum makan nasi, dengan sebutan manggadong (memakan ubi-red), kentang, sayuran dan bahan pangan lainnya.
“Tepatnya di tahun 2013, diharapkan pola pangan harapan di Sumut bisa meningkat menjadi 93 dari kondisi tahun 2010 sebesar 78,7. Upaya yang dilakukan antara lain melalui percepatan penganekaragaman konsumsi pangan,” lanjutnya.

Langkah lainnya yang dilakukan BKP Sumut, sambung Purwadi, ketersediaan beras di Sumut juga mengalami peningkatan, yakni dari 2,063 juta ton pada tahun 2010 menjadi 3,085 juta ton pada tahun 2012.

Kondisi ini juga memberi dampak positif pada peningkatan cadangan beras di Sumut dalam upaya mempertahankan surplus beras.(ari)

Memasak Itu Mudah

Demo Masak Sumut Pos Bersama Chef Ranu Visudha

Kehadiran Chef Ranu Visudha di Medan dalam acara Masak Yuk !!! Bersama Sumut Pos mendapat sambutan hangat dari para peserta.  Dengan gayanya yang khas dan kocak,  chef asal Surabaya ini berbagi resep dan tip cara membuat makanan yang praktis hanya dengan menggunakan bahan yang sederhana.

Pada demo masak yang diselenggarakan Sumut Pos di Merica Food Center Millennium Plaza, Jalan Kapten Muslim  Helvetia Medan, Sabtu (14/4)  chef Ranu  mendemokan  beberapa resep masakan. Yakni,  nasi bakar praktis, iga bakar madu sambal mangga muda, ayam goreng crispy, sup singkong sehat dan susu sari kedelai.

‘’Disini kita sharing bagaimana membuat makanan hanya dengan modal sedikit dan bahan yang sederhana hasilnya mampu menggoda siapa saja dan dapat dibisniskan,” kata chef Ranu yang telah mengeluarkan lebih dari 200 resep masakan ini.

Selain itu, bagi para pengunjung yang ingin berbisnis kuliner,  chef Ranu juga berbagi tip. “Kemampuan membuat makanan lezat tidak menjamin keberhasilan dalam usaha kuliner. Karena mengetahui cara membuat makanan dengan mengelola bisnis sama sekali berbeda. Untuk itu, kita harus menguasai keduanya,” terang chef Ranu yang dalam kesempatan ini hadir bersama Maspion Group.

Salah satu menu  praktis  yang disajikan  chef Ranu  adalah membuat sari kedelai dalam tempo 20 menit siap saji dengan menggunakan soya bean milk maker produk Maspion. “Cara membuatnya sangat gampang dan cepat. Sari kedelai, merupakan pilihan para vegetarian atau pelaku diet. Bagi mereka yang ingin diet, susu kedelai bagus karena mengandung lesitin. Susu kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik,” bebernya. Acara ini sendiri didukung oleh Maspion, Plaza Millennium, Merica Food Center Plaza Millennium, Tropical, ForVITA , Sonia FM dan Kecap Sempurna.  (mag -11)

 

 

Sandra Dewi Semangat Jualan Kartu e-Tol

KEMACETAN di jalanan Jakarta, bahkan di pintu-pintu tol, sudah akrab menemani warga ibu kota, termasuk Sandra Dewi. Aktris sekaligus presenter kelahiran Pangkalpinang, Pulau Bangka, 8 Agustus 1983, itu menyatakan, sudah tak terhitung banyaknya waktu yang terbuang ketika harus mengantre di pintu tol.  “Aku paling stres kalau ada kemacetan panjang akibat antrean di pintu tol. Apalagi pas mau buru-buru,” ujarnya.

Karena itu, Sandra mengaku sangat bersemangat ketika diajak Bank Mandiri dan Jasa Marga memasarkan e-toll card yang bisa menjadi solusi mengatasi antrean panjang di pintu tol. “Maka, tadi aku bela-belain bangun pagi. Apalagi, ada Pak Dahlan (Dahlan Iskan, menteri BUMN) juga, jadi tambah semangat,” katanya, lantas tertawa.

Meski bersimbah peluh, dara berpostur setinggi 168 cm dengan berat 48 kg tersebut antusias menawarkan kartu e-tol kepada para pengendara yang melewati gerbang tol Cililitan, Jakarta Timur, kemarin siang. “Ayo, ayo Pak, beli kartunya supaya jalan tolnya lebih lancar,” kata Sandra kepada para pengendara mobil.

Sandra mengakui, sebelumnya dirinya tidak mengetahui adanya e-toll card. “Karena itu, promosi besar-besaran sangat penting,” katanya. (owi/c11/ttg/jpnn)

Telkom Raih Dua Penghargaan Sekaligus

MEDAN- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berhasil meraih dua penghargaan internasional sekaligus. Masing-masing sebagai The Best Environmental Responsibility dan The Best Investor Relations Professional. Penghargaan diberikan oleh Majalah Corporate Governance Asia yang berkedudukan di Hong Kong dalam ajang 2nd Asian Excellence Recognition  Award 2012 di Hong Kong, baru-baru ini.

Menurut Head of Corporate Communication and Affair Telkom Eddy Kurnia, penghargaan bertaraf internasional ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang menunjukkan keberhasilan Telkom dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG).

“Penghargaan dari Majalah Corporate Governance Asia menunjukkan bahwa implementasi GCG di tengah-tengah iklim bisnis yang sangat kompetitif mendapatkan perhatian dan apresiasi dari publik,” kata Eddy Kurnia.

Ditambahkan Eddy Kurnia, sebagai perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki publik, Telkom dituntut memiliki pengelolaan investor berstandar internasional yang menjamin keterbukaan dan transparansi kepada pemegang saham sehingga terbentuk kepercayaan dan dukungan kepada perusahaan dalam mengembangkan bisnis.

Predikat terbaik di Indonesia diberikan berdasarkan survey yang dilakukan media berbasis di Hong Kong itu kepada sekitar 11.000 korporasi dari 14 negara Asia selama kurun waktu Maret-September 2011.

Adapun korporasi yang menjadi responden adalah fund managers, investment funds, serta korporasi-korporasi besar lain di Asia. Kriteria yang menjadi penilaian mencakup aksi-aksi korporasi perusahaan dan kinerja perusahaan dalam satu tahun terakhir.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Agus Murdiyatno selaku VP Investor Relations Telkom yang terpilih sebagai The Best Investor Relations Professional. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen Investor Relations Telkom menjadi yang terbaik dan menyisihkan sekitar 40 korporasi domestik yang hampir seluruhnya berstatus perusahaan terbuka.   Eddy Kurnia mengatakan, perusahaan menyadari tanpa adanya transparansi informasi yang cepat dan akurat dalam setiap proses bisnis, investor sulit mengukur kapabilitas Telkom dalam mengeksekusi rencana bisnis ke depan. (ila)

Petani Keluhkan Harga Kemenyan

PAKPAK BHARAT- Petani kemenyan di Pakpak Bharat mengeluhkan harga yang terlalu rendah. Hal ini disebabkan oleh ulah tengkulak.
Saat ini untuk kemenyan kualitas ekstra Rp120 ribu per kilo. Kemudian kualitas kedua Rp92 ribu per kilo, kualitas ketiga Rp65 ribu per kilo, kualitas keempat Rp40 ribu per kilo dan kualitas terendah Rp25 ribu per kilo.

Ringgas Berutu petani kemenyan di daerah Salak, Senin (16/4) mengatakan rendahnya harga kemenyan ini disebabkan ulah tengkulak. Para tengkulak yang yang mayoritas berasal dari luar daerah Pakpak Bharat itu membuat harga sesuka hati.

Padahal, permintaan pasar semakin meningkat. Hal inilah yang menyebabkan para petani kemenyan semakin menjerit untuk dinaikkan harganya. Lantas kenapa tidak agen lokal saja yang membeli kemenyan petani? Ditanya begitu Ringgas Berutu menjawab agen lokal tidak memiliki modal yang cukup.
“Jika agen lokal ada modal, kemungkinan harga beli kemenyan bisa meningkat,” katanya.

“Saya berharap Pemkab Pakpak Bharat bisa memberikan pinjaman untuk modal usaha, dan membantu petani kemenyan. Saya yakin dengan adanya bantuan modal, petani bisa langsung menjual ke Semarang agar harganya lebih tinggi,” ujarnya.

Rata-rata produksi kemenyan untuk satu wilayah, seperti di Desa Lae Langge Namuseng mencapai 800 kilo per Minggu dengan kualitas terbaik dan kedua.  (mag-14)

Harga Jagung Harus Diawasi

MEDAN- Petani Sumatera Utara meminta pemerintah segera membentuk tim monitoring untuk mengawasi harga jagung dan bantuan bibit jagung yang disalurkan ke petani.

Hal itu ditegaskan Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia (Hipajagin) Sumatera Utara, Jemat Sebayang bersama Ketua Hipajagin Kabupaten Langkat, Agustan Sitepu, Wakil Ketua Hipajagin Kabupaten Karo Sejahtera Ginting, Wakil Ketua Hipajagin Kabupaten Deliserdang, Syahri, baru-baru ini.
Jemat Sebayang mengatakan, pihaknya sudah mengadukan hal ini ke DPRD Sumut, tapi tak ada satupun anggota DPRD Sumut yang menanggapi keluhan para petani jagung tersebut.

Sebayang juga mengatakan, para petani sudah melakukan beberapa komunikasi kepada pemerintah, seperti menyurati pemerintah bahkan melakukan aksi agar segera membentuk tim tersebut. Namun, katanya, hingga kini pemerintah seperti tak merespons dan memperhatikan nasib petani jagung.

“Dikhawatirkan dengan adanya panen raya jagung pada Juli mendatang, maka harga jagung akan anjlok ditambah lagi dengan adanya jagung impor. Ini jelas merugikan para petani. Untuk itu kita meminta agar pemerintah segera membentuk tim tersebut dan menghentikan impor jagung,” tegasnya.

Ketua Hipajagin Kabupaten Langkat, Agustan Sitepu juga mengatakan saat ini harga jagung pipil di tingkat petani berkisar Rp2.500 per kg. Harga ini, sebutnya, belum dirasakan mensejahterakan para petani dan masih dianggap merugikan petani. Menurutnya, harga jagung yang ideal di tingkat petani Rp3.000 per kg dan ini sudah dianggap memberikan keuntungan para petani. (ram)

Agar Pengajuan KPR Diloloskan

Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank belum tentu akan dikabulkan, mengingat bank sangat selektif menyeleksi calon pemohon KPR. Alasannya, agar tidak menanggung kerugian, maka bank menuntut pengguna KPR mengikuti tata cara dan penyiapan dokumen. Agar pengajuan KPR Anda lolos proses seleksi, berikut ini beberapa strategi yang perlu disimak:

Mempersiapkan dokumen

Dokumen pengajuan KPR sangat penting bagi perbankan sebagai langkah awal penilaian seseorang dinyatakan layak atau tidak mendapatkan kredit. Misalnya Anda seorang wiraswasta, maka dokumen yang dipersiapkan adalah:

  • Daftar pemasok jika usahanya bergerak di bidang perdagangan
  • Bukti transfer dengan pelanggan
  • Catatan rekening bank minimum tiga bulan terakhir
  • NPWP
  • Surat izin usaha perdagangan, jika usahanya bergerak di bidang perdagangan
  • Tanda daftar perusahaan (TDP).

Sementara itu, bila Anda seorang profesional atau praktisi, dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • Bukti transaksi dengan pelanggan
  • Catatan rekening bank minimum tiga bulan terakhir
  • NPWP
  • Surat izin praktik beberapa profesi tertentu

Memperbaiki penampilan keuangan

Bank biasanya meminta catatan rekening untuk membuktikan jumlah uang sesuai dengan slip gaji. Apabila mendapatkan gaji secara tunai, segera mungkin memasukkannya ke dalam rekening bank sebelum menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Dari sinilah bank dapat menilai, bahwa Anda sebagai pemohon memiliki penghasilan rutin. Usahakan agar catatan rekening bank menunjukkan adanya pemasukan sekitar tiga bulan terakhir dari penghasilan.

Proporsional saat mencicil

Bank dapat menolak permohonan KPR Anda apabila cicilan hutang mencapai 33% dari penghasilan rutin. Bank dapat menganalisis dan mempunyai cara tersendiri untuk memperkirakan kondisi keuangan pemohon KPR, salah satunya dengan membaca pembayaran tagihan. Karena itu, pertimbangkan hutang Anda lainnya, dan segera dilunasi.

Menjaga kepercayaan bank

Bank adalah partner Anda dalam berinvestasi, sehingga penting artinya untuk menjaga kepercayaan mereka. Sekali Anda melanggar, maka kemungkinan rekam jejak Anda akan menyebar ke bank lainnya.

Untuk menjaga kepercayaan, maka setiap kali jatuh tempo segera bayar cicilan pinjaman Anda. Jangan pernah terlambat, karena keterlambatan akan mempengaruhi penilaian bank. (net)

Parit di Jalan Bilal Tersumbat

082364709xxx

Masalah parit di Jalan Bilal, bagaimana ini Pak wali kota? Sudah bertahun-tahun tidak juga dikerok itu parit, dan kami masyarakat sudah capek dibohongi terus sama anggota Bapak. Buat Pak wali coba juga sekali-sekali terjun ke lokasi di Jalan Bilal Kecamatan Medan Timur yang mana sepanjang Jalan Bilal yang berbatas dengan Medan Barat itu. Namanya parit kalau hujan meluap ke jalan. 1 hal lagi, coba Bapak tegur itu Lurah Medan Timur serta Kepling Lingkungan I Pulo Brayan Darat. Ngertinya cuma uang saja.

Sudah Saya Sampaikan

Parit dimaksud sudah dikeruk mulai Jalan Mustapa sampai ke Krakatau dan dari Jalan Mustapa sampai batas Medan Barat belum dan ini sudah bolak-balik kita usulkan baik dalam Musrembang maupun ke UPT.PU Bina Marga.

Tadi juga saya sampaikan sama Kadis PU Bina Marga di Hotel Dharma Deli Medan, Januari ada yang mau mengeruk paret dan kita sudah surati masyarakat supaya membantu. Itu sudah pernah digotongroyongkan dan hasilnya tidak maksimal. Terima kasih.

Drs Parulian Pasaribu
Camat Medan Timur

Tangkap Judi Kopiyok di Stabat

081269252xxx

Kepada Yth Bapak Kapolda Sumut, Kapolres Stabat Langkat, agar perintahkan anggotanya untuk menangkap perjudian dadu kopiyok besar kecil yang beromset puluhan juta rupiah setiap harinya di Desa Suka Damai Pasar 4.5 Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Terima kasih.

Polda dan Jajarannya Komitmen

Terima kasih informasinya, Polda dan jajarannya tetap komitmen dalam memerangi penyakit masyarakat (judi) dan akan kami teruskan info ini kepada Kapolres untuk dicek kebenarannya dan dilidik.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

Aksi Pemerasan Terhadap Supir Digagalkan

BELAWAN- Seorang pria berinisial, FS yang melakukan dugaan pemerasan kepada supir truk di Jalan Tol Belmera kawasan Kampung Salam, Belawan, Senin (16/4) kemarin ditangkap polisi.

Warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan itu diamankan setelah tertangkap basah oleh petugas saat melakukan pengutipan uang tak resmi terhadap truk yang melintasi kawasan tersebut.

Informasi dihimpun menyebutkan, aksi kejahatan pria pengangguran ini diketahui petugas saat melakukan pengamanan di sekitar pintu tol Belmera (Belawan-Medan dan Tanjung Morawa). Ketika itu petugas Pomal dan Brimob Poldasu melihat tersangka, FS bersama keempat rekannya sedang menyetop dan mengutip uang dari supir truk yang melintasi jalan tol tersebut.

Sadar perbuatannya diketahui petugas, pelaku yang kerap meresahkan pengguna jalan tol itu langsung melarikan diri. Tapi naas FS, petugas yang memburunya akhirnya berhasil menangkapnya. Guna pemeriksaan tersangka berikut barang bukti uang puluhan ribu rupiah diboyong ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

Kepada polisi saat diperiksa tersangka, FS mengaku dalam beraksi dia dan teman-temannya kerap meminta uang Rp10 ribu hingga Rp20 ribu kepada setiap pengemudi truk yang hendak masuk maupun keluar dari jalan tol.

“Aku melakukannya berlima, kami sering mangkal di persimpangan Kampung Salam, Belawan sambil menunggu truk yang akan distop lalu dimintai uangnya,” akunya.(mag-17/smg)