31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1364

Dua Waria Diduga Diperas Oknum Poldasu, LBH Medan Segera Buat Laporan

2 waria dan LBH sedang berdialog ke awak media di LBH Medan jalan Hindu Kota Medan, Jumat (23/6/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua orang waria bernama Deca dan Puri, mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. Pasalnya, keduanya mengaku menjadi korban dugaan pemerasan dan rekayasa kasus yang dilakukan oleh oknum polisi Polda Sumut.

Deca menceritakan kronologis kejadian tersebut. Bermula dirinya mendapat pesanan WhatsApp (WA) dari seorang laki-laki. Dia diminta untuk melayani laki-laki tersebut di sebuah hotel di kawasan Jalan Ringroad, Medan, pada Senin (19/6) lalu.

“Jadi di jam 19.11 WIB, aku dapat WhatsApp, dibilang lu bisa open BO ST katanya, aku bilang bisa. Dia tanya tarif berapa,” ujar Deca di kantor LBH Medan, Jumat (23/6). Dia mengungkapkan, laki-laki yang memakai nama Hans di WA-nya itu meminta dirinya untuk mencarikan lagi satu orang temannya. “Dia nanya teman, aku bilang nggak ada teman. Kalau mau, aku tanya berapa biaya buat aku carikan, lalu aku kasih ke teman aku sebelum,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat itu ia pun menghubungi rekannya bernama Puri. Kemudian, mereka diminta untuk datang ke sebuah hotel di kawasan Jalan Ringroad Medan. “Kami bareng-bareng ke hotel, sempat nunggu lama, lalu kami naik ke lantai tiga kamar nomor 301,” ungkapnya lagi.

Kemudian, lanjutnya, di dalam kamar, ia dan rekannya langsung bertemu dengan laki-laki yang memesannya. 

Di sana, mereka di minta untuk membuka seluruh pakaiannya. Namun, keduanya menolak dan meminta uang panjar kepada laki-laki tersebut.

Kemudian, laki-laki tersebut masuk ke dalam kamar mandi. Tak lama, pintu kamar mereka pun digedor dari arah luar. Setelah pintunya dibuka, ternyata ada sejumlah pria berpakaian preman yang diduga oknum polisi. “Di situ terjadi penggerebekan itu, nggak ada alasan apapun, mereka langsung nangkap kami. Ada sekitar delapan orang,” bebernya.

Ketika itu, kata Deca, dirinya sempat memberontak dan mempertanyakan surat penangkapan terhadap dirinya dan temannya itu. Saat itu, pria yang datang diduga oknum polisi itu melakukan pemeriksaan di kamar.

Tak lama, laki-laki yang memesannya pun keluar dari dalam kamar mandi. Lalu, diduga oknum polisi ini pun melakukan pemeriksaan dan ditemukan sabu dari tangannya.

“Jadi tamu kami itu pura-pura ngeluarin bungkusan, langsung kami dibilang mau makai narkoba di hotel itu. Kami bilang nggak ada niat untuk itu, pembahasan di chat WA juga nggak ada ngebahas itu,” ucapnya.

Dia menuturkan, setelah itu mereka pun dibawa bersama laki-laki yang memesannya. Namun, mereka dibawa secara terpisah menggunakan dua unit mobil. “Kami di bawa, handphone saya ditahan, dia nakut-nakutin aku dia bilang aku kena pasal perdagangan orang,” ujarnya.

Tak lama, mobil yang membawa itu pun tiba di Polda Sumut dan mereka dibawa langsung ke sebuah ruangan di sana. “Sampai di Polda, kami diintrogasi. Mereka memaksa aku buka rekeningku. Kami diperiksa di sana, dingomong gol ini,” bebernya.

Singkat cerita, saat itu terjadi negosiasi antara diduga oknum polisi tersebut dengan Deca dan timbulah kesepakatan bahwa uang damai tersebut Rp50 juta.

“Aku setujui. Katanya gini, kamu bisa siapkan uang cash. Karena nggak ada cash, aku tawarin transfer. Jadi aku transfer lah uang itu sebanyak Rp50 juta melalui BRI atas nama Sugianto,” jelasnya.

Setelah uang itu ditransfer, mereka diminta untuk menandatangani surat perjanjian bahwa tidak akan mempersoalkan permasalahan ini lagi dikemudian hari. Kemudian, setelah itu mereka pun langsung diantarkan menggunakan mobil dan diturunkan ke depan pengadilan agama.

Terkait kejadian itu, Direktur LBH Medan Irvan Syaputra menyampaikan, akan melaporkan dugaan pemerasan dan rekayasa kasus tersebut ke Polda Sumut.

“Artinya Deca ini menjadi korban dugaan pemerasan dan dugaan rekayasa kasus, terlepas dari apa yang mereka kerjakan. LBH Medan menyikapi adanya penegakan hukum yang janggal, apakah ini sering dilakukan dugaannya atau memang ini jadi target, dibuatlah seperti ini diduga mengambil uang,” katanya.

Menurutnya, ini diduga menjadi modus para oknum polisi untuk menjebak dan melakukan pemerasan kepada masyarakat. “Kami sangat mengecam ini dan meminta Polda Sumut untuk mengungkap kasus ini. Kami berencana membuat laporan resmi ke Polda Sumut ke Propam untuk membuat laporan terkait dugaan pemerasan dan rekayasa kasus, ini nggak bisa dibiarkan,” pungkasnya. (man/ila)

Hindari Sengketa Aset Cagar Budaya, Istansi Terkait Lakukan Pendataan Ulang

Foto bersama: Tampak hadir, Kadisporapar Syah­da­ma Yanto, Kadis Dikbud Idam Khalid. sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani meminta kepada istansi terkait untuk kembali melakukan pendataan dan iventarisir ulang terkait aset cagar budaya yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Pendataan ulang ini perlu dilakukan, karena kita mencegah terjadinya sengketa aset dan klaim oleh sepihak yang mengaku memiliki aset cagar budaya di Kota Tebingtinggi,” tegas Pj Wali Kota Tebingtinggi ketika menerima audiensi dari Kerajaan Negeri Padang di gedung Balai Kota Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Jumat (23/6).

Sambung Syarmadani, kaitan dengan aset, nantinya akan ada proses peralihan secara legal dan semakin tegas. Dengan catatan Kerajaan Negeri Padang tidak memberikan mandat peralihan kepada pihak pribadi.

“Kita catat dulu cagar budaya yang jelas tidak ada sengketa. Hal ini semata demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Kota Tebingtinggi,” ujar Syarmadani.

Sebelumnya, Muftih Kerajaan Negeri Padang H Khuzamri Amar menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa syukur bisa beraudiensi dan menjalin silaturahmi dengan Pj Wali Kota. Harapan juga turut disampaikan Khuzamri Amar agar kedepan dapat bersinergi membangun bangsa dan negara dengan berbudaya.

“Karena memang budaya ini sesuatu hal yang sangat mendasar dan ini harus kita tumbuh kembangkan. Dan kami nyatakan siap membantu tugas Bapak Pj Wali Kota di sini, utama dari sisi kebudayaan,” ujarnya.

Khuzamri Amar mengungkapkan, bahwa Kerajaan Negeri Padang memiliki aset sekitar 27 konsensi, termasuk aset yang selama ini dipakai oleh Pemko Tebingtinggi.

“Kedepan, kerjasama berkesinambungan perlu dilakukan antara Pemko Tebingtinggi dan Kerajaan Negeri Padang, karena budaya yang ada di Kota Tebingtinggi perlu dilestarikan dan dijadikan sektor pariwisata untuk mendongkrak sektor perekonomian,” paparnya.(ian/han)

PTPN III Sambut HUT Kota Tebing Tinggi, Serahkan Bantuan Tenda Kerucut ke Wali Kota Tebingtinggi

BANTUAN: Manajer kebun Rambutan, Ihsan Sawal Sinuraya selaku perwakilan Manajemen PTPN III (Persero) menyerahkan tenda kerucut kepada Plt Wali Kota Tebing Tinggi, Drs. Syarmadani, M.Si.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menyambut peringatan Ulang Tahun ke-106 Kota Tebing Tinggi pada 1 Juli 2023 mendatang, PTPN III (Persero) menyerahkan bantuan 3 (tiga) set tenda kerucut/sarnafil kepada Wali Kota Tebing Tinggi melalui Bappeda Kota Tebing Tinggi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer kebun Rambutan, Ihsan Sawal Sinuraya selaku perwakilan Manajemen PTPN III (Persero) dan diterima langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Drs. Syarmadani, M.Si didampingi Kepala Bappeda Kota Tebing Tinggi, Erwin, bertempat di Rumah Dinas Walikota Tebing Tinggi, Jumat (23/6).

Tenda kerucut yang diberikan nantinya akan digunakan sebagai sarana event promosi Produk UMKM pada perayaan Ulang Tahun Kota Tebing Tinggi ke 106 Tahun 1 Juli 2023. Promosi Produk UMKM ini akan diikutsertakan dalam setiap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.

Dalam sambutannya, Syarmadani menyampaikan terima kasih kepada PTPN III (Persero) yang telah memberikan bantuan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Tebing Tinggi. “Ulang tahun kota merupakan momen yang berarti bagi kita semua. Dalam perjalanan perkembangan kota ini, perusahaan-perusahaan lokal telah berperan penting dalam mewujudkan kemajuan kita bersama,” ujar Syarmadani.

Lebih lanjut, Ihsan Sinuraya mewakili SEVP PTPN III (Persero) berharap kegiatan ini menjadi komitmen bersama dalam menjalin hubungan dan komunikasi yang baik antara PTPN III (Persero) dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

“Mohon doa untuk kemajuan dan keberlanjutan PTPN III (Persero), sehingga di tahun mendatang PTPN III (Persero) masih turut berkontribusi membangun dan mengembangkan Kota Tebing Tinggi,” ujar Ihsan.

Ditempat terpisah, Kepala Biro Sekretariat PTPN III (Persero), H. Dhani Diansurya Hasibuan menyampaikan, penyerahan bantuan tenda ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, menggerakkan roda usaha UMKM, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. (ila)

Bendungan DI Tak Berfungsi, Gagal Aliri 4,276 Hektare Sawah Petani

IRIGASI: Bendungan DI yang berada di Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, belum mampu mengaliri sawah para petani di tiga kecamatan - BATARA/SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pembangunan bendungan Daerah Irigasi (DI) yang berada di Desa Araskabu Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, dinilai gagal dan tak berfungsi. Pasalnya, bendungan senilai Rp234 miliar yang bersumber dari APBN tersebut gagal mengairi 4,276 hektare sawah para petani.

Bendungan DI dibangun untuk membendung aliran air yang berasal dari Sungai Belumai dan Sungai Kualanamu. Mesi pembangunannya telah selesai pada tahun 2021, namun belum berfungsi untuk mengisi saluran irigasi beberapa desa yang ada di kecamatan Batang Kuis, Beringin, Pantai Labu.

Sulaiman(56), anggota kelompok tani di Desa Aras Kabu, mengatakan bahwa bendungan DI milik BWSS II PUPR RI adalah proyek gagal. Bendungan itu dibangun dua arah, satu kearah sisi kiri menuju persawahan masyarakat Kecamatan Batang Kuis dan sisi kanan menuju persawahan masyarakat di Kecamatan Beringin, Kecamatan Pantai Labu. Namun bendungan itu juga tak mengaliri persawahan para petani.

“Saluran irigasi yang sudah dibangun itu sekarang sudah semak belukar. Tak ada airnya sejak dibangun tiga tahun lalu. Heran kita ini proyek gagal nampaknya, karena kalau cuma nunggu musim hujan baru bisa berisi air tak perlu dibangun bendungan. Saluran irigasi juga dimana mana banjir,” ucap Sulaiman

Dengan belum adanya air yang mengalir. Sulaiman mangatakan, dirinya belum mengetahui apakah proyek pembangunam bendungan itu, uda selesai atau belum.

“Sayang memang melihatnya tak berfungsi. Dulu waktu pembebasan lahan saja juga sempat bermasalah dengan masyarakat pemilik tanah. Ini mencurigakan, sayang uang negara dihambur hamburkan, “sebutnya.

Disebutkan, proyek pembangunan bendungan ini dikerjakan PT Adhi Minarto, KSO Konsultan PT Metthana dan PT Esconsoil Ensan dengan nilai kontrak Rp 234.232.887.900. Dengam massa kerja dilaksanakan 36 bulan.

Terkait hal ini, Asisten II Pemkab Deliserdang Khoirum Rizal saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa memang hingga saat ini belum ada tanda tanda bendungan irigasi itu akan difungsikan.

“Pemkab Deliserdang belum mendapat informasi pengaktifan bendungan irigasi itu. Karena belum ada nampak tanda tandanya. Namun meski demikian bisa dikordinasikan dengan Dinas SDABMBK Deliserdang, mereka menangani bidang pengelolaan sumberdaya air,” ujar Asisten II Bupati Deliserdang. (btr/han)

Didukung Program TJSL, PLN Gelar Pelatihan PGP Jalur Listrik

Istimewa BERSAMA: Peserta Pelatihan Petugas Ground Patrol (PGP) Jalur Listrik PLN yang digelar di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, diabadikan bersama, Selasa (20/6).

SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat di sekitar proyeknya, PLN UIP SBU secara aktif terus menyerahkan dana bantuan melalui Program TJSL 2023.

Terbaru adalah kegiatan Pelatihan Petugas Ground Patrol (PGP) Jalur Listrik PLN yang digelar di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangberdagai (Sergai) atau persisnya di sekitar lokasi jalur proyek Pembangunan T/L 150 kV Perbaungan-Kualanamu, Selasa (20/6) lalu.

Sejumlah stakeholder dari muspika tampak hadir. Di antaranya Camat Perbaungan M Fahmi, Lurah Batang Terap Anshar, Ketua Kelompok Mandiri Batang Terap Khairul Safwan, perangkat kelurahan, dan seluruh anggota kelompok Mandiri Batang Terap.

Sedangkan perwakilan PLN UIP SBU yang hadir, yakni Asman Perijinan dan Umum Enri Siahaan, TL Keu & Adm Rianto, TL K3L Lisa Fitri, dan Engginer Konstruksi Wardiono.

Merespons kegiatan ini, Camat Perbaungan, M Fahmi mengaku, sangat berterima kasih kepada pihak PLN yang tak lupa akan program sosial di tengah kesibukan dalam pembangunan proyek transmisi listrik.

“Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkan apa yang sudah diberikan PLN. Dan kegiatan ini bisa menjadi modal bagi masyarakat untuk memahami pentingnya listrik bagi masyarakat luas,” ungkap Fahmi.

Ditemui di tempat berbeda, GM PLN UIP SBU, Octavianus Duha mengatakan, pelatihan dari program TJSL PLN ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga/peserta, tentang aturan berkegiatan di bawah jalur transmisi listrik.

“Di samping itu, juga untuk meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kondisi aman di bawah jalur transmisi, menjaga keandalan operasional transmisi PLN, dan pastinya upaya meningkatkan citra positif perusahaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Octavianus mengatakan, ini merupakan program wajib TJSL yang memenuhi kriteria Creating Shared Value (CSV), yakni program pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dan bermanfaat bagi proses bisnis perusahaan sendiri.

Sementara, dalam kegiatan itu turut diisi dengan sosialisasi bahaya listrik oleh Tim K3L Lisa Simorangkir. (ila/saz)

Pemkab Dairi-PT Indoraya Mitra Persada, Jajaki Kerja Sama Demplot Pupuk Cair

Istimewa LIHAT: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Kepala Dinas Pertanian Robot Simanulang, anggota DPRD Dairi Carles Tamba, bersama Manajemen PT Indoraya Mitra Persada, saat melihat pupuk cair hayati yang diproduksi perusahaan, belum lama ini.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi menjajaki kerja sama dengan PT Indoraya Mitra Persada, produsen pupuk cair hayati, yang berkantor di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Adapun kerja sama yang dijajaki, yakni terkait pembuatan demplot pupuk cair.

Pertemuan dalam penjajakan kerja sama ini, dipimpin langsung Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Robot Simanulang, serta anggota DPRD Dairi dari Fraksi Golkar Carles Tamba, baru-baru ini.

Menurut Eddy, pupuk cair yang diproduksi perusahaan tersebut, mampu meningkatkan produksi pertanian, dan produknya sudah dipasarkan hingga ke luar negeri, seperti Jepang, Australia, serta Yordania.

“Untuk itu,saya dan Dinas Pertanian kemarin berkunjung ke sana (Yogyakarta). Di sana kami mendapat penjelasan langsung dari perusahaan PT Indoraya Mitra Persada, bagaimana fungsi pupuk cair hayati organik itu. Kami juga diajak melihat hasil pupuk cairnya,” ungkap Eddy.

Eddy pun berharap, sebelum ada kerja sama dilakukan, lebih dulu demplot atau percontohan pupuk cair harus diteliti, apakah cocok digunakan di Kabupaten Dairi.

“Selanjutnya, jika hasil demplot memuaskan, kerja sama akan dilanjutkan. Kami dan pihak perusahaan sedang memikirkan di mana lokasi demplot yang cocok,” jelasnya.

“Pada prinsipnya, mereka (perusahaan) sangat setuju dibuat demplot di Dairi. Nanti petani akan mendapat pelatihan lebih dulu, bagaimana cara penggunaan pupuk cair hayati ini,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, pihak perusahaan mengajak Pemkab Dairi ke pabrik untuk melihat produksi pupuk cair hayati tersebut.

“Dan menjelaskan mekanisasi pertanian menggunakan pupuk cair hayati yang mereka kembangkan. Semoga penjajakan kerja sama ini berhasil,” harap Eddy. (rud/saz)

KUB bank bjb dengan Bank Bengkulu Telah Memasuki Proses Akhir

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) memastikan kebijakan Bank Indonesia (BI) mempertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 persen tidak berdampak terhadap rencana Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang diinisiasi oleh bank bjb.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, memastikan bank bjb terus mematangkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan Bank Bengkulu yang saat ini telah memasuki proses akhir. Di mana bank bjb saat ini tengah mengurus izin penambahan Bank Bengkulu sebagai anggota KUB ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Untuk KUB sendiri saat ini sedang dalam proses akhir, dimana saat ini bank bjb sedang mengajukan proses pengajuan izin penambahan Bank Bengkulu sebagai tambahan anggota KUB bank bjb ke OJK. Kebijakan mengenai suku bunga acuan sendiri tidak memiliki dampak apa-apa terhadap rencana KUB bank bjb,” kata Widi.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.03/2020, konsolidasi bank pembangunan daerah (BPD) dilakukan guna memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun pada 2024. Proses peleburan bank-bank daerah perlu dilakukan karena masih banyak BPD yang kemampuan permodalannya terbatas, sehingga membatasi kemampuan BPD.

Hingga Desember 2022 lalu, ada 12 BPD yang belum memenuhi modal inti. Antara lain, BPD Bengkulu, BPD Banten, BPD NTB Syariah, BPD Sulawesi Tenggara, BPD Maluku, BPD Sulawesi Utara Gorontalo, BPD Kalimantan Tengah, BPD Jambi, BPD NTT, BPD Kalimantan Selatan, dan BPD DIY.

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan keputusan lembaganya mempertahankan suku bunga acuan konsisten dengan sikap kebijakan moneter. Hal ini untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran 3 persen pada sisa tahun 2023. Untuk itu, BI akan fokus pada penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor dan memitigasi ketidakpastian pasar keuangan global.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21-22 Juni 2022 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen,” kata Perry, Kamis 23 Juni 2023.

Keputusan BI ini mempertimbangkan berbagai faktor di dalam dan luar negeri. Antara lain ketidakpastian perekonomian global yang kembali meningkat dengan kecenderungan risiko pertumbuhan yang melambat dan kebijakan suku bunga moneter di negara maju yang lebih tinggi. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan sebesar 2,7 persen secara tahunan dengan risiko perlambatan terutama di Amerika Serikat dan China.

Sementara di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung permintaan domestik dan kinerja ekspor. Nilai tukar rupiah juga terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh BI. Inflasi menurun ke dalam sasaran tiga persen lebih cepat dari perkiraan pemerintah.

“Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83 persen,” jelas Perry.(*)

Kebijakan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Bantu bank bjb Optimalisasi Penyaluran Kredit

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meyakini keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan Suku Bunga Acuan di angka 5,75 persen sudah dipertimbangan dengan sangat matang.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, meyakini kebijakan Bank Indonesia mempertahankan Suku Bunga Acuan di angka 5,75 persen, merupakan upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi sekaligus membantu industri perbankan.

“Keputusan BI mempertahankan suku bunga tentu sudah mempertimbangkan berbagai hal, terutama untuk mendorong pemulihan ekonomi di tengah mulai terkendalinya inflasi. Kebijakan tersebut di sisi lain membantu perbankan dan juga bank bjb dalam mengelola biaya dana dengan lebih efisien, sehingga penyaluran kredit bisa lebih optimal,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto.

Kredit dan pembiayaan bank bjb hingga Triwulan I tahun 2023 (year on year) mengalami pertumbuhan sebesar 10,8 persen menjadi Rp116,45 triliun pada seluruh segmen kredit baik konsumer ataupun dari segmen bisnis.

Diproyeksikan, pertumbuhan kredit bank bjb secara keseluruhan pada tahun 2023 sebesar 10,4 persen year on year, tumbuh positif meski tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit di tahun lalu. Optimisme bank bjb tersebut antara lain didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi serta relatif terjaganya risiko dalam penyaluran kredit.

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan keputusan lembaganya mempertahankan suku bunga acuan konsisten dengan sikap kebijakan moneter. Keputusan itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juni 2023, yang mana BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) dipertahankan sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Keputusan mempertahankan BI7DRR sebesar 5,75% ini konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023. Fokus kebijakan diarahkan pada penguatan stabilisasi nilai Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan ketidakpastian pasar keuangan global.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21-22 Juni 2022 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen,” kata Perry, Kamis 23 Juni 2023.

Keputusan BI ini mempertimbangkan berbagai faktor di dalam dan luar negeri. Antara lain ketidakpastian perekonomian global yang kembali meningkat dengan kecenderungan risiko pertumbuhan yang melambat dan kebijakan suku bunga moneter di negara maju yang lebih tinggi. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan sebesar 2,7 persen secara tahunan dengan risiko perlambatan terutama di Amerika Serikat dan China.

Sementara di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung permintaan domestik dan kinerja ekspor. Nilai tukar rupiah juga terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh BI. Inflasi menurun ke dalam sasaran tiga persen lebih cepat dari perkiraan pemerintah.

“Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83 persen,” jelas Perry.(*)

Gondang dan Sendratari Martabe Meriahkan Malam Kesenian Tapsel di PRSU

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu memberi penghargaan kepada perusahaan yang mendukung terselenggaranya Malam Kesenian Tapsel yang berlangsung Jumat (23/6/2023) malam di open stage PRSU. (Foto: Dok)

MEDAN , SUMUTPOS – Gondang Tradisional Tapanuli Selatan, Onang-onang, Moccak (Pencak Silat), Sendratari Program Martabe, drama, dan sebagainya memeriahkan malam pagelaran kesenian dan budaya Tapsel di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49 tahun 2023, Jumat (23/6/2023) malam.

Ribuan pengunjung tampak hadir memadati panggung keong open stage, hingga banyak yang tidak kebagian kursi. Para pengunjung datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai warga lokal Tapsel yang sengaja datang naik bus wisata ke PRSU, warga perantauan Tapsel yang menetap di Kota Medan, pengunjung umum PRSU, dan undangan.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu bersama Ketua TP PKK Ny Rosalina Dolly Pasaribu, yang menggunakan busana tenun Sipirok bercorak warna merah, diarak ke panggung dengan langgam Onang-onang khas Tapsel. Selanjutnya, mereka dikenakan bulang adat Tapsel oleh tetua adat.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan para pihak atas terselenggaranya acara Malam Pagaleran Kesenian dan Budaya Tapsel di ajang PRSU. Salahsatunya kepada PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengelola Tambang Emas Martabe, PT NHSE, perbankan, dan perusahaan lainnya di Tapsel.

Dolly menyebutkan, persembahan seni dari putra putri Tapanuli Selatan menunjukkan keragaman suku dan budaya di Tapsel, yang menunjukkan kekayaan budaya Tapsel.

Ia berharap, malam pagelaran seni dan budaya Tapanuli Selatan ini dapat mempererat tali silaturahim di antara warga Tapsel, dan mengobati rasa kerinduan terhadap Bona Pasogit (kampung halaman).

“Kembangkan adat dan budaya yang ada, agar jangan terkikis oleh budaya modern. Cintai seni dan budaya Tapsel yang sangat beragam,” ajak Dolly.

Malam kesenian juga diisi dengan catwalk Putri Pariwisata Tapsel dan para finalis, yang terpilih belum lama ini. “Perlu kami sampaikan Bapak Ibu sekalian, bahwa kita telah mengirimkan putri terbaik kita, Sonia boru Harahap untuk mengikuti ajang Pemilihan Putri Pariwisata Sumut. Alhamdulillah, ia meraih peringkat 7 dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara,” kata Dolly.

Sebelum acara di Open Stage PRSU, pavilyun Tapsel telah diramaikan dengan atraksi tari. Dari pavilyun, Bupati dan rombongan diarak dengan Gondang Tradisional Tapanuli Selatan, Onang-onang serta Moccak (Pencak Silat) menuju Open Stage.

Sanggar Seni Sopo Daganak yang dibina PT Agincourt Resources, ikut mengisi acara bersama tim penari dan musik tradisional Tapsel yang mempersembahkan Tari Surdu-surdu Burangir. Musik meriah dengan kolaborasi musik tradisional dan modern, mengiringi penampilan lagu medley daerah Tapsel, yang dinyanyikan Akhir Lubis, Meli, dan Desmareth.

Adapun sendratari yang dipersembahkan Tim Sanggar Seni Sopo Daganak menampilkan Tari Program Martabe, Drama Program Pemerintah dan PTAR, dan Tari Anak-anak Ni Parsaba, yang menggambarkan dukungan pemerintah serta peran PTAR dalam mendukung perkembangan masayarakat Tapanuli Selatan

Juga tampil Tari Medley (Mandailing/ Angkola, Jawa, Cina, Melayu, Karo, Nias, Minang, Simalungun dan Toba) dari Tim Sanggar Seni Sopo Daganak MC , yang diselingi dengan acara lucky draw.

Malam kesenian Tapsel di panggung utama PRSU ini juga ditayangkan secara live. Sehingga dapat ditonton lewat zoom, YouTube dan Instagram oleh penonton yang tidak bisa hadir langsung ke PRSU di Jl. Gatot Subroto Medan.

Turut hadir pada malam pagelaran tersebut, Ketua DPRD Tapsel, Wakil Bupati Tapsel, Pimpinan PT. Bank Sumut, Pj. Sekda Tapsel, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Tapsel, Ketua DWP Tapsel, Camat se-Tapsel, lurah/kades se-Tapsel, pimpinan perusahaan, ormas Islam, OKP, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Tapsel. (Mea)

Chico Aura Dwi Wardoyo Melayu ke Final Taipei Open 2023

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo lolos ke final Taipei Open 2023 setelah mengalahkan wakil tuan rumah Wang Tzu Wei 21-6 dan 21-18 di Tian-Mu Arena, Taipei, Sabtu (24/6/2023).

Chico yang merupakan unggulan delapan di Taipei Open 2023 unggul cukup jauh atas Tzu Wei hingga 10-3 di awal gim pertama. Sebuah netting menyilang Chico berhasil membuat tunggal putra Indonesia itu unggul 11-4 di interval gim pertama.

Chico unggul di semua lini permainan atas Tzu Wei, mulai dari serangan, pertahanan hingga permainan di depan net pada gim pertama.

Usai interval Chico mampu menjaga performa, sementara Tzu Wei lebih sering melakukan kesalahan. Sebuah drop shot menyilang membuat Chico mampu menutup gim pertama dengan keunggulan 21-6.

Di gim kedua Tzu Wei mampu meningkatkan permainan. Sempat tertinggal 5-9, Tzu Wei sukses mengimbangi permainan Chico hingga berbalik unggul 11-10 saat interval gim kedua.

Chico kembali menemukan permainan terbaik usai interval. Empat poin beruntun diraih pemain 25 tahun itu untuk berbalik unggul 14-11.

Di Final, Chica Aura Dwi Wardoyo akan menghadapi pemain tuan rumah Su Li Yang, pemain non unggulan ini berhasil ke final usai mengalahkan Ng Ka Long Angus yang merupakan unggulan ke-8. (bbs/ram)