31 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 13642

Kapok Foto Topless

Jenny Cortez

Jenny Cortez tak terganggu saat foto-foto seksinya di handphone miliknya yang raib tersebar luas. Ia pun cuek bebek saat foto-foto topless-nya kembali meramaikan dunia maya.

“Keluarga selalu dukung aku. Aku memang agak ceroboh, tapi kemarin, dari 2010 aku belajar buat bikin safety supaya barang-barang pribadiku kayak foto-foto itu nggak kesebar, makanya aku bikin password. Tapi ternyata, nggak ngaruh juga, masih bisa kesebar juga itu foto-fotonya,” ungkap Jenny.
Kejadian tergolong aib itu dianggapnya sebagai musibah. Lebih jelasnya lagi karena maling dan pihak-pihak tak bertanggung jawab lainnya ternyata lebih canggih darinya.

Tak ingin tubuh indahnya dilihat orang banyak lagi, bintang film Air Terjun Pengantin ini kapok berfoto topless. Tapi ia tetap tak jera berfoto seksi.
“Foto-foto topless sih kapok, tapi kalau seksi-seksi biasa sih nggak lah. Aku suka foto terbuka pake ponsel atau kamera pocket. Intinya, cuma buat kepentingan pribadi yang kebuka-kebuka,” ungkapnya.

Jenny pun tak ragu berakting di film terbarunya, Pokun Roxy. Film itu mengangkat cerita tentang fenomena penampakan pocong dan kuntilanak di daerah Roxy, Jakarta Barat, akhir 2011. Ia berperan sebagai wartawan yang seksi.

“Di film ini aku jauh dari kesan vulgar, hanya seksi. Soalnya aku melihat film-film luar, wartawan perempuannya seksi,” terangnya.
Awalnya sang model ini merasa kesulitan berakting sebagai wartawan. Namun lantaran mendapat pengarahan, lambat-laun dia pun bisa menguasai peran tersebut.

“Ini jadi tantangan buat aku, jadi rasanya menyenangkan lah,” tandasnya. (rm/jpnn)

Markus Bakal Didepak

MEDAN- Manajemen PSMS Medan akan menentukan nasib kiper utama Markus Haris Maulana hari ini, Rabu (18/4). Namun begitu, CEO PSMS Medan Idris sudah memberikan sinyal kuat kalau mantan kiper tim nasional tersebut akan didepak dari Ayam Kinantan.

“Markus kan sudah bilang kalau dia sudah tak nyaman lagi di sini (PSMS). Itu kan keinginanya pribadi, kita tak mungkin memaksakan dia bertahan di tim. Tapi agar objektif, saya tetap menunggu hasil rapat manajer tim dan pelatih. Besok (hari ini, Red) sudah akan diputuskan,” kata Idris, Selasa (17/4).
Senada dengan Idris, Manajer PSMS Benny Tomasoa mengatakan, keputusan mendepak atau mempertahankan Markus akan dilputuskan setelah pertemuan tertutup tadi malam. “Pada prinsipnya kita tak menahan atau tak menyuruh dia keluar. Jika memang dia tak bisa memahami kondisi tim, barangkali dia harus pergi. Kita lihat saja nanti, karena belum final,” ujarnya.

Begitu pula caretaker coach PSMS Suharto AD yang sudah siap jika harus kehilangan Markus. “Kalau dia memang tak ingin lagi bersama tim, ya keluar saja. Kita tak akan menahan, kita juga tak akan mengusirnya. Pemain yang sudah tak memiliki motivasi akan sangat membahayakan tim, khususnya bagi pelatih,” ujarnya.

“Karena keputusan menggunakan pemain ada di tangan pelatih. Jika dia tetap di plot dan akhirnya bermain buruk, maka yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah pelatih,” tegas Suharto lagi.

Mengenai kesiapan jelang laga kontra Deltras FC, Suharto sudah menyerahkan kepercayaan kepada Eddy Kurnia untuk menggantikan Markus. “Eddy juga sudah cukup bagus. Untuk sementara kita akan plot Eddy di bawah mistar gawang. Namun, tak menutup kemungkinan jika ada yang lebih bagus akan kita rekrut juga,” kata Suharto.

Namun, pernyataan mengejutkan kembali dilontarkan Markus Haris Maulana. Ia mengaku memang sudah menerima apa yang disampaikan pelatih. “Ya, saya profesional. Apapun keputusan manajemen saya terima. Yang penting selama putaran pertama, saya sudah berjuang menjaga gawang PSMS. Dan ini keputusan menejemen, bukan dari kemauan saya,” katanya.

Ia juga menampik soal melakukan blunder dengan komentarnya di media terkait kesulitan keuangan karena belum gajian. “Lah, sekarang aku salah apa? Wajar dong aku pinjam uang buat bayar kredit mobil juga buat kebutuhan yang lain, itu kan hak pemain. Kalau masalah kualitas di pertandingan, semua bisa lihat sendiri. Wajar kan aku cuma minta hak sebagai pemain,” beber Markus.

Markus juga mengeluhkan mengenai motivasi dari manajemen. “Untuk bonus kepada pemain saat menang atau seri tak ada. Wajar kan, kalau gaji belum turun kita meminjam ntar dipotong gaji. Tapi karena manajemen tak ada, ya aku sendiri usaha cari pinjaman,” ujarnya.

Mengenai hal ini, ia juga tak menyalahkan tim pelatih. “Khusus untuk pelatih. Saya berterima kasih kepada mereka. Karena mereka banyak memberi saran dan ilmu. Buat rekan-rekan pemain, aku mohon maaf, kalau ada salah kata dan laku,” tuturnya.

Pelatih kiper PSMS Sugiar juga mengaku sudah memberi tahu Markus mengenai hal ini. “Saya sudah sampaikan ke dia secara pribadi. Walau saya merasa tidak enak juga. Namun, Markus bisa menerima. Secara umum, kami tidak ingin memaksakan pemain yang sudah tidak nyaman di tim,” katanya. (saz)

Bingung tanpa Julio Cesar

Jelang PSMS vs Bontang FC

MEDAN- Menjamu PSM Makassar diajang LPI di Stadion Teladan Medan, Sabtu (21/4) mendatang, PSMS Medan tampil minus striker asal Argentina Julio Cesar Alcorse dan Jecky Pasarela. Kondisi ini membuat arsitek PSMS Fabio Lopez kebingungan. Pasalnya, ia belum menemukan pemain yang dapat menggantikan posisi Julio.

“Terus terang, kami masih mencari pemain yang sesuai untuk mengisi posisi Julio yang harus absen di pertandingan berikutnya. Kami belum dapat menentukan siapa penggantinya. Kami akan tentukan di masa persiapan ini,” ungkap Fabio Lopez, Senin (16/4).

Selama ini, Julio Cesar menjadi andalan Fabio Lepez sebagai penyerang tengah. Posisinya nyaris tak tergantikan oleh pemain lainnya. Padahal, ada beberapa pemain yang mengisi posisi penyerang, diantaranya Marwin Hanafi, Juanda Mayadi, Nicko Susanto, Heri Swandana bahkan Jecky Pasarela. Hanya Rinaldo yang pernah diplot mengisi posisi Julio, ketika menghadapi Bontang FC di putaran pertama lalu, itupun tidak dapat berbuat banyak dan PSMS kalah 2-0.

Karenanya, Fabio Lopez harus memutar otak guna mewujudkan target tiga poin di kandang sendiri kala menjamu skuad besutan Segrt Petar itu. “Tentu saya sudah punya rencana untuk laga kontra PSM. Tapi, saya juga harus melihat seperti apa kemampuan pemain-pemain yang ada, teknik, fisik mereka sebelum saya memutuskan menurunkan pemain yang mana,” ujarnya.

Dia juga menuturkan, bisa saja, perubahan strategi menjadi senjata PSMS menghadapi Juku Eja. “Bisa saja perubahan strategi kami lakukan, namun semuanya akan dilihat dulu dalam beberapa hari ini,” kata mantan pelatih liga Lithuania FK Banga itu.

Tidak tampilnya Julio Cesar Alcorse kontra PSM Makasar pada Sabtu (21/4) nanti karena akumulasi kartu kuning kala melawan Bontang FC, Sabtu (14/4) lalu. Sedangkan Jecky Pasarela berada di Yogyakarta sejak Senin (16/4) lalu, untuk melakoni seleksi Timnas. Jecky diharapkan bisa kembali ke Medan jelang pertandingan kontra PSM. “Kalau bisa, kami sudah meminta Jecky kembali ke Medan Jumat (20/4) mendatang,” ungkap komisaris PSMS Arif Bargot.(saz)

Tampil All Out

Pro Duta vs Persitara

MEDAN- Laga hidup mati akan tersaji pada bentrok Pro Duta FC Deliserdang dengan Persitara di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Rabu (18/4) sore ini. Kemenangan menjadi harga mati bagi keduanya untuk bisa tetap mengecap aroma persaingan di Piala Indonesia. Di babak ketiga, telah menanti klub Liga Primer Indonesia, Semen Padang.

Hasil 0-0 di leg I di Stadion Tugu Jakarta, pekan sebelumnya, sedikit menguntungkan tuan rumah. Kuda Pegasus, julukan Pro Duta akan melaju dengan kemenangan dengan skor berapapun. Apalagi dukungan dari publik tuan rumah membuat Laakkad dkk akan lebih bersemangat.

Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi pun menginstruksikan skuadnya untuk bermain all out. “Kita tentu mengharapkan hasil yang maksimal. Tentunya untuk itu kemenangan menjadi harga mati. Anak-anak harus main all out,” kata pria yang akrab disapa Beto itu usai latihan, kemarin.

Lagi-lagi masalah cedera pemain memusingkan Beto. Dua pemain andalan Kuda Pegasus, Ghozali Muharram Siregar dan Suyatno masih dibekap cedera. Begitu juga dengan Nur Adli, pemain muda jebolan Medan United yang baru promosi ke tim utama. “Suyatno sudah mulai joging pada latihan tadi pagi (kemarin, Red). Sementara Ghozali masih menjalani pemulihan cedera punggung. Tapi mungkin Jumat (20/4) mendatang sudah bisa latihan. Adli juga belum bisa turun,”  kata Dokter tim, Aan.

Untuk itu Pelatih asal Spanyol itu akan tetap mengusung strategi rotasi pemain. Di bawah mistar, ia akan kembali mempercayakan Oki Rengga menggantikan kiper utama Yudha Hananta. Oki cukup mengesankannya saat menahan Persitara di leg pertama. “Rotasi pemain tetap akan kita lakukan. Kualitas pemain meratajadi tidak perlu khawatir,” kata Beto.

Lini depan, Kuda Pegasus kembali mengandalkan Laakkad. Pengoleksi empat gol musim ini punya kemampuan taktis dalam menyelesaikan peluang. Meskipun daya dobrak sedikit berkurang tanpa Ghozali, Arif Sajali maupun Irvin Museng bisa diandalkan.

Di kubu lawan, Persitara datang dengan lontaran optimisme yang tak kalah tinggi. Perombakan di putaran kedua membuat tim asuhan Zainal Abidin ini lebih percaya diri dengan tambahan amunisi baru. Manajer Persitara, Rizal siap mencuri kemenangan dari lawan. “Kita mau lolos ke babak III dan itu berarti harus menang. Kondisi anak-anak siap. Kita akan main full team. Apalagi dengan tambahan delapan pemain baru,” katanya saat temu pers, kemarin.

Sedikit masalah adalah mandulnya bomber andalan Laskar si Pitung, Tantan. Namun Asisten pelatih Hariman Siregar mengatakan pihaknya sudah berusaha memperbaiki performa Tantan dan para striker lainnya. “Memang itu yang masih menjadi masalah. Tapi itu sudah kita coba perbaiki selama di Medan untuk kendala finishing. Karena kita harus mampu memaksimalkan setiap peluang,” pungkasnya. (mag-18)

SSB Dispora Bungkam Cemara Putra

MU Primier Cup 2012

MEDAN- SSB Dispora Sumut mengawali Kualifikasi Manchester United Premier Cup 2012 dengan maksimal. Di laga perdana, SSB Dispora Sumut sukses membungkam SSB Cemara Putra di Lapangan Lanud Polonia Medan dengan skor 2-0 lewat gol Evan Julio di menit 26 dan 52, Selasa (17/4).

Di awal babak pertama, kedua tim bermain dalam tempo sedang. Memasuki menit akhir babak pertama, SSB Dispora Sumut mulai mampu melancarkan serangan hingga Evan Julio berhasil melesakkan bola ke gawang SSB Cemara Putra di menit 26.

Di babak kedua, Zulfadlin yang bertindak sebagai kapten SSB Dispora Sumut berhasil mengangkat semangat teman-temannya, hingga membuat tim lawan tidak berkutik. Di menit 52, Evan Julio kembali menggetarkan gawang SSB Cemara Putra.

Usai bertanding, Asisten Pelatih SSB Dispora Sumut Iskak didampingi Manajer Heru, mengaku bangga terhadap penampilan timnya di pertandingan perdana itu. “Kami akan bermain lebih baik lagi di pertandingan berikutnya, dan tetap mengutamakan kekompakan,” katanya.

Menurut Iskak, selain kemampuan individu dalam mengolah bola, kekompakan menjadi yang paling utama dalam setiap pertandingan.
“Hal itu juga yang kami terapkan ketika menghadapi lawan, termasuk ketika menjadi juara di Piala Diklat PPLP beberapa waktu lalu,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara di pertandingan lain, SSB Patriot dengan skor 3-0 (W0) atas SSB Sejati Pratama, SSB Mabar Putra bermain imbang 0-0 dengan SSB Mandiri, SSB Generasi Medan menang 1-0 atas SSB Medan Soccer, SSB Kebun Bunga kontra SSB Harapan Bangsa berakhir imbang 1-1.

Sementara SSB Rajawali membungkam SSB Medan Utara 2-0, SSB Sinar Sakti mengalahkan SSB USU Junior 3-1, SSB Asahan Ceria bermain imbang 1-1 dengan SSB Gumarang 1, SSB Karisma menang 1-0 atas Cemara Putra, SSB SP Marendal menang 1-0 atas SSB Medan Utara, SSB Generasi Kosek mengalahkan SSB USU Junior 2-0 serta SSB Asahan menang tipis 1-0 atas SSB Tasbih. (mag-10)

Jenuh Digosipin Cerai

Febby Febiola

Untuk kesekian kalinya, rumah tangga Febby Febiola dan bule asal Prancis, Bruce Nicholas dilanda prahara. Kabarnya, pasangan ini telah bercerai. Belum terbukti memang, tapi Feby dan suaminya sudah jarang tampil berdua. Artis senior ini selalu sendiri datang menghadiri suatu acara.  “Saya nggak tahu dari mana beritanya, hubungan kami baik-baik saja kok,” kilah Febby saat ditemui wartawan, kemarin.

Banyak kabar yang beredar mengenai munculnya isu perceraian Febby dan Bruce. Salah satunya belum ada anak meski keduanya telah nyaris 12 tahun membina rumah tangga. Lagi-lagi, Febby menampik soal tudingan itu.

“Orang punya anak bisa cerai juga, kita nggak bisa menyamaratakan semua orang. Kalau masalahnya anak, nggak juga ya. Namanya juga jalan hidup ya,” ujar artis yang populer lewat sinetron Tersanjung ini.

Makanya Febby tak mau ambil pusing dengan rumor tersebut. Ia merasa sudah kebal dengan berbagai gosip miring seputar rumah tangganya. Maklum, ini bukan pertama kalinya, pernikahan Febby dengan pria bule itu dikabarkan berakhir.

“Setiap orang pasti punya masalah, kalau cerai atau nggak, ya nggak. Saya baik-baik saja, kalau bisa hindari pertikaian, ya hindari. Tapi bukan berarti ada masalah. Gimana cara menghadapinya saja,” tuturnya.

Lain soal, saat ditanya, Febby mengaku pernah mendapat tawaran main esek-esek dari sejumlah pihak. Si pem-booking pun biasanya bersikap halus saat menawarkan berbagai keuntungan.

“Biasanya mereka cerita-cerita dulu, ada si A diajak ke sini, terus dapat ini-itu,” kisahnya.

Ada beberapa artis yang memang mendapatkan tawaran tersebut secara langsung. Namun dilihat dari pengalaman Feby, ia mengaku tak pernah ditawar secara terang-terangan. “Biasanya kalau tawaran begitu mereka lihat-lihat orangnya, dan biasanya secara halus dipancing-pancing dulu, kalau memang rasanya bisa baru ditawarin,” tuturnya.

“Sampai sekarang yang menawarkan secara terang-terangan sih nggak ada, tapi kalau yang menawarkan secara halus sih ada,” lanjutnya.
Mendapat rayuan seperti itu, Feby pun mengaku memilih untuk menghindar. Bahkan, tak jarang ia langsung menolaknya dengan keras. (rm/jpnn)

Bayar 1 Menit Gratis 1 Jam Sehari

MEDAN- Dari Sabang, bahkan di pusat gempa sekali pun di Simeulue, NAD, hingga Bakauheni, Lampung. Termasuk Ridar (Riau Daratan), Kepulaan Riau, Sumatera Barat, hingga di Bengkulu, jangkauan luas XL kokoh berdiri melayani masyarakat di Sumatera, ini membuktikan bahwa XL memang selangkah lebih maju.

Hingga saat ini hampir 6300 BTS terpasang di bumi Sumatera. Utuk semakin mempermudah pelangggan dalam berkomunikasi, rasa terima kasih kepada pelanggan ini di wujudkan pada pekan lalu, dengan diresmikan BTS ke-30 ribu di Pekan Baru yang secara nasional telah berlangsung. Rangkaian acara yang serempak dijalankan di 5 kota, 5 regional, sebagai tanda komitmen PT XL Axiata Tbk, membangun, membantu dan melayani masyarakat.
Untuk itu XL terus berinovasi dengan tujuan melayani pelangan dan calon pelanggan dengan baik. Tarif baru yang dengan program ‘Bayar 1 Menit Gratis 1 Menit’ akan sangat memudahkan pelanggan tetap menghubungi sanak saudara maupun kerabat. Tarif baru ini berlaku bagi pelanggan baru yang mengaktifkan kartu perdana pada 17 April hingga 17 Juni mendatang.

Sebagai rentetan dari komitmen membangun jangkauan yang luas, kualitas yang andal dan kapasitas yang memadai, hari ini XL Sumatera melanjutkan dalam bentuk program dan penawaran yang menarik.

“Langgam Melayu indah mengalun, ribuan BTS telah terbangun. Kami melayani masyarakat Sumatera, mari bersama-sama ikut serta. Saatnya sekarang kami mengajak para calon pelanggan XL untuk merasakannya. Mencoba dan mengalami sendiri jangkauan, kualitas dan kapasitas yang diberikan oleh XL akan dapat membuktikan keandalan jaringan XL,” kata VP West Region – Sumatera, Bambang Parikesit.

Layanan komunikasi suara, sms, hingga layanan data, tetap menjadi prioritas XL. Kemudahan dan kelancaran komunikasi data maupun layanan internet, menjadi focus utama Regional Sumatera. Kebutuhan terhadap layanan data, yang kami sebut sebagai Mobile Data Services, dari waktu ke waktu meningkat dengan pesat. Menjawab kebutuhan ini, XL di Sumatera telah membangun 1100 BTS 3G. (ila)

Mikroskill Tantang Harapan di Semifinal

UMSU Cup 2012

MEDAN- Tim basket putra STMIK Mikroskill dan STIE Harapan memastikan langkahnya ke semifinal turnamen basket UMSU Cup 2012 setelah tampil perkasa di Lapangan Basket UMSU, Selasa (17/4) kemarin. STMIK Mikroskill menaklukkan Unimed 43-29, sementara STIE Harapan mengandaskan UMA 45-32. Keduanya telah mengoleksi dua kemenangan.

Duel ketat tersaji pada bentrok Mikroskill kontra Harapan. Sejak awal Unimed yang menurunkan Riski, Hidayat, Satria, Lazuardy dan Juanda di posisi starting five bertekad bangkit pasca kekalahan dari Harapan, Minggu (17/4) lalu. Tim besutan Indra itu mampu memberikan perlawanan terhadap Mikroskill. Hingga kuarter kedua berakhir, Unimed mampu menjaga defisit lima angka pada skor 17-22.

Di kuarter ketiga, Unimed semakin percaya diri. Dua free throw Risky di awal kuarter dan three point shoot Juanda membuat Unimed menempel dengan hanya tertinggal satu bola. Namun Mikroskill tak tinggal diam dan upaya Hendrik dan Jefri mampu menjaga keunggulan timnya hingga kuarter ketiga berakhir 30-24.

Unimed akhirnya keteteran di kuarter pamungkas. Tiga three point shoot Mikroskill menghentak Unimed. Selisih angka semakin jauh setelah upaya Mikroskill lewat dua kali stealnya semakin meninggalkan Unimed.

Di sisa asanya, Unimed coba mengejar defisit angka lewat lay up Riski dan blok satria yang berujung lemparan tiga angka Juanda. Namun Mikroskill terlalu jauh dengan koleksi 43 angka.(mag-18)

Investor Asal Jambi Lirik Konsorsium TransMedan

MEDAN- Investor asal Jambi melirik Konsorsium Busway TransMedan yang akan beroperasi di Kota Medan sebagai program transportasi massal atau bus rapit transit (BRT) dalam Masterplan Kota Medan. Ketertarikan dikarena melihat potensi minat warga di kota Medan untuk naik busway TransMedan sangat besar.

“Memang sudah ada investor asal Jambi yang mau bergabung dalam konsorsium. Pihak investor sudah menyatakan bersedia memenuhi jumlah bus untuk busway TransMedan di Medan. Berapa yang dibutuhkan di Medan, dia sudah menyanggupinya. Dia melihat ada potensi besar di Medan untuk pengembangan busway kita ini,” kata Kadis Perhubungan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis, Selasa (17/4).

Dikatakan Armansyah yang sering dipanggil bob, ketertarikan investor itu belum ditindaklanjuti karena belum melakukan komunikasi pada pihaknya. Namun secara bertahap, pihaknya juga akan mem-follow up niat dan ketertarikan investor Jambi tersebut untuk busway di Medan.

“Langkah dan komunikasi lanjutan belum ada. Karena bersangkutan juga belum ada melakukan komunikasi pada kita lagi. Tapi kita akan mengupayakan dalam waktu dekat. Investor yang tertarik ini, sudah lebih dulu mengelola busway di Jambi. Karena untuk wilayah Sumatera, masih Bandar Lampung dan Jambi saja sudah memulai busway. Mereka sudah lebih dulu daripada kita di Medan,” tegas Armansyah.

Dijelaskannya, investor ini memiliki perusahaan yang juga menyediakan bus untuk busway di Jambi, bahkan di Bandar Lampung. Namun, yang terpenting saat ini adalah, mendorong minat pengusaha angkutan umum di Kota Medan untuk mau bergabung dengan konsorsium busway TransMedan.
“Yang paling penting saat ini bagaimana pengusaha angkutan umum di Medan seperti KPUM dan Rahayu mau bergabung dengan konsorsium. Artinya, jika sudah bergabung, maka akan ada pengurangan jumlah angkutan yang beroperasi selama ini. Jika busway beroperasi maka satu halte seperti di Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Gatot Subroto akan mengurangi 10 angkot di Medan. Dengan perbandingan satu halte 1 bus untuk busway, maka 10 angkot di Medan harus berkurang secara bertahap. Ini terget kita,” jelasnya.(adl)

Sepuluh Atlet Sumut Berlatih di China

MEDAN-Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut) kembali mengirimkan atletnya “berguru” ke luar negeri.
Tercatat, ada 10 atlet dari cabor atletik, anggar, gulat dan judo diberangkatkan ke Guangzhou, China, menyusul 16 atlet wushu yang telah berangkat terlebih dahulu. Selain itu, dua atlet biliar, juga diberangkatkan untuk berlatih ke Kedah Malaysia.

Keberangkatan para atlet, secara resmi dilepas Ketua Umum KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu dalam suatu acara di Gedung PT Bank Sumut, Senin (16/4).
“Berangkatlah dengan tekad yang bulat. Doa kami menyertai kalian,” kata Gus didampingi Ketua Harian John Ismadi Lubis, Wakil Ketua II Prof Agung Sunarno, Wakil Ketua III Drs M Syahrir, Sekum Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd dan Bidang Luar Negeri Iwan Kwok, Brilian Moktar serta pengurus lainnya.

Pada acara yang juga dihadiri pengurus cabang olahraga, Gus menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kesediaan para atlet mengikuti latihan di luar negeri yang rencananya hingga jelang pelaksanaan PON XVIII September mendatang.

Bahkan seperti disebut Sekum Chairul Azmi, semua ini bagian dari suatu perjuangan. Terbukti, bagi atlet yang beragama Islam, sudah pasti saat Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, tidak berada di tengah-tengah keluarga besarnya.

Namun semua yang dilakoni ini adalah untuk kemajuan dan perkembangan prestasi atlet sendiri.”Keberangkatan kalian memang bagian dari persiapan menghadapi PON XVIII/2012 di Pekanbaru. Tapi sesungguhnya, harapan kami, setelah berguru di luar negeri nanti, bekal yang didapat bukan saja membawa kalian menorehkan prestasi untuk Sumut, tapi juga bangsa dan negara di forum internasional.
Untuk itulah, Gus meminta Denny Zulfendri dan kawan-kawan benar-benar memanfaatkan kesempatan ini.

Dipilihnya China untuk tempat berlatih, tidak terlepas dari prestasi negara itu di bidang olah raga dalam beberapa dekade ini yang terus meningkat, bahkan dunia juga sudah mengakuinya.

“Disiplin atlet China sangat luar biasa. Ini harus mampu kita tiru. Kunci keberhasilan tidak terlepas dari disiplin dan tekad di dada. Seraplah ilmu sebanyak-banyaknya selama berlatih di sana demi kejayaan Sumut di PON mendatang, bahkan kalau bisa di pentas olahraga internasional” katanya.
“Keberhasilan dalam PON nanti hanya satu anak tangga menuju kesuksesan yang lebih tinggi seperti SEA Games, Asian Games dan kejuaraan dunia lainnya,” tambah Gus.

Selanjutnya pada kesempatan itu Gus menyampaikan terimakasih kepada Ketua Umum Pengprov WI Sumut Master Supandi Kusuma yang banyak membantu khususnya merealisasi program latihan para atlet dan pengurus dan pembina olahraga di Guangzhou.

“Master Supandi Kusuma nantinya bahkan turut hadir ke Guangzhou. Sementara yang mendampingi para atlet turut serta Ketua Harian John Ismadi Lubis, Sekum Chairul Azmi dan Bidang Luar Negeri Iwan Kwok,” ujarnya.

Adapun sepuluh atlet yang bertolak berlatih ke Guangzhou yakni; Sumurung Siregar, Heka Mayasari (gulat), Dian Rahmayanti, Zihan Siska (anggar), Zulkarnaen Purba, Mari Yusuf Gulo, Edy Harianto, Nyai Prima (atletik), Deni Zulfendri dan Riky Ramadhani (judo).Mereka berangkat Selasa (17/4) kemarin, sementara dua atlet biliar Jaka Ginting dan Marlando Sihombing baru akan berangkat ke Kedah, Kamis (19/4) besok.(jun)