Home Blog Page 13644

Chris Masih Lahap Menu Fisik

PERTH- Chris John terus mematangkan persiapan sebelum menghadapi Shoji Kimura dari Jepang di Marina Bay Sands, Singapura, pada 5 Mei mendatang.

Lebih dari sebulan terakhir, petinju yang berjuluk The Dragon (sang Naga) itu intensif berlatih di Harry’s Gym, Perth, Australia. Sebagaimana dilansir Boxing Scene, Chris menyatakan bahwa persipannya saat ini mencapai 70 persen.

“Setelah menjalani latihan fisik, fokus saya sekarang adalah aspek teknik. Saya masih menjalani latihan fisik, tapi tidak sekeras pekan pertama. Bisa dikatakan saat ini kondisi saya 70 persen siap,” kata Chris.

Petinju asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang menjadi pemegang gelar superchampion kelas bulu (57,1 kilogram) WBA, itu mengungkapkan bahwa dalam sepekan dirinya menjalani tiga kali latih tanding. Yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat. Selain pada hari itu, dia memaksimalkan latihan fisik.

Petinju kelahiran 14 September 1979 tersebut terus menggelar latihan di Australia sampai dua pekan ke depan sebelum melanjutkan persiapan di Singapura. Dia akan beradaptasi dengan atmosfer dan situasi di Singapura terlebih dahulu sebelum bertanding. “Dengan demikian, saat pertarungan, saya siap 100 persen,” ucap Chris.

Dalam pertarungan 5 Mei, Chris akan mempertahankan sabuk juara untuk kali ke-16 sejak merebutnya pada 2003. Pertarungan itu tidak akan mudah bagi Chris. Sebab, calon lawan memiliki rekor yang tak kalah mentereng.

Shoji, yang saat ini berusia 34 tahun, meraih kemenangan 24 kali (9 KO), 4 kali kalah (sekali KO), dan 2 kali seri. Dia memiliki tinggi 171 sentimeter atau lebih tinggi dua sentimeter dari Chris. “Target saya tentu saja maksimal. Saya ingin menang KO atau TKO,” kata Chris dalam jumpa pers di Pondok Indah Mall 2 Jakarta bulan lalu.

Selain partai Chris John versus Shoji, pada tanggal dan tempat yang sama digeber duel petinju terbaik Indonesia yang lain, Daud Yordan. Petinju yang akrab disapa Cino itu akan berebut titel juara dunia kelas bulu versi IBO dengan petinju Filipina Lorenzo Villanueva.

Daud pun akan menghadapi duel yang tak kalah sengit. Dalam karir tinju profesionalnya, Villanueva belum pernah kalah. Dari 23 pertandingan yang dilakoninya, petinju 26 tahun itu berhasil menang 22 kali. Sebanyak 21 laga di antaranya diakhiri Villanueva dengan menang KO dan satu pertandingan berkesudahan dengan no contest. Dari segi bertanding, Daud lebih berpengalaman. Dia naik ring 31 kali dengan hasil menang 28 kali (22 KO/TKO), kalah dua kali, dan satu laga berakhir dengan no contest.

Berbeda dari Chris yang berlatih di luar negeri, Daud berlatih di kampung halamannya, Kalimantan Barat. Daud direncanakan melakukan latih tanding melawan dua petinju Filipina yang dikondisikan bertipe seperti Villanueva.(ali/jpnn)

Duo LA Digdaya

SAN ANTONIO- Kendati bermain di laga tandang, dua tim asal kota Los Angeles, sukses membawa pulang kemenangan, dan meninggalkan pil pahit bagi lawan-lawannya. LA Lakers lumat San Antonio Spurs, sementara LA Clippers berjaya di Oklahoma City.

LA Lakers yang bermain tanpa bintangnya Kobe Bryant, tetap tampil dominan di tiga kuarter awal. Sementara Spurs hanya mampu memberikan perlawanan yang lebih, di kuarter terakhir.

Lakers selalu menguasai kuarter demi kuarter, meski harus bertandang ke AT&T Center. Di kuarter pertama, Lakers unggul 24-21. Sementara di kuarter kedua dan ketiga, Lakers tetap menjaga supremasinya, 48-43 dan 75-59. Tapi Spurs sempat bangkit, dengan mengumpulkan 25 poin tambahan, sementara Lakers hanya menambah 23 poin.

Akan tetapi, tetap saja Lakers tak terkejar, hingga menutup pertandingan dengan skor 89-84. Andrew Bynum terbilang bermain mengesankan, terlebih dia menggantikan peran Kobe, yang harus melewatkan laga untuk ketiga kalinya dalam musim ini. Bynum mengoleksi 16 poin dan 30 rebound, tapi mengaku kurang puas karena beberapa kali percobaan shooting, selalu kandas. Dari 20 kali percobaan, hanya tujuh kali yang berhasil mencetak poin
“Cukup mengesankan bisa 30 kali rebound, tapi tembakan saya tak terlalu berhasil dan saya sedikit kesal karenanya. Bagi saya, pasti akan selalu teringat pertandingan ini,” tandas Bynum kepada ESPN, Kamis (12/4).

Sementara tim sekota Lakers LA Clippers, juga sukses membawa pulang kemenangan dari kandang Thunder, Chesapeake Energy Arena. Sempat tertinggal dua kuarter awal, tapi di dua kuarter sisa, Clipper berhasil membalikkan kedudukan dan menutup partai dengan kemenangan tipis, 100-98.

Laga ini juga merupakan laga yang emosional bagi power forward Clippers, Blake Griffin. Pasalnya, Oklahoma City merupakan kampung halamannya. Tapi bermain ‘rumah sendiri’, bukan berarati Griffin melenyapkan sikap profesionalitasnya.

“Senang rasanya bisa kembali pulang dan bermain di depan keluarga dan teman-teman saya. Tapi yang terpenting, kami datang untuk menang dan di kota ini, saya merasa sedikit berat untuk bermain, tapi saya bangga dengan cara dan semangat rekan-rekan setim saya,” tuntasnya.(bbs)

Subsidi, Pangkas Angka Putus Sekolah

Tak sedikit jumlah siswa miskin yang akhirnya harus putus sekolah karena kekurangan dana pendidikan, khususnya dari keluarga miskin. Dengan diluncurkannya Subsidi Siswa Miskin (SSM) melalui Kemendikbud, diharapkan angka siswa miskin putus sekolah dapat diminimalisir tiap tahunnya. Seperti apa?n Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Rahmad Sazaly dengan Kepala Disdik Sumut Syaiful Syafri.

Berapa jumlah dana yang bakal dikucurkan untuk SSM?
Melalui Kemendikbud anggaran SSM ini akan dikucurkan lebih kurang Rp40 miliar. Dan jumlah ini dikhususkan untuk wilayah Sumut pada 2012 ini. Sesuai judulnya, SSM ini dimaksudkan untuk meminimalisir angka putus sekolah dari siswa miskin di daerah ini.

Apakah ada perbedaan mekanisme dengan program-program tahun sebelumnya, seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM)?
Mekanisme penyaluran SSM 2012 ini berbeda dengan sebelumnya. Untuk SSM ini, data siswa yang memperoleh SSM langsung dari kabupaten/kota di Sumut. Sehingga Disdik Sumut tidak memiliki jumlah data siswa Sumut yang memperoleh SSM tersebut. Namun, kita harapkan, SSM ini bisa langsung disalurkan kepada siswa yang benar-benar miskin dan data jumlah siswa yang menerima subsidi tersebut secara langsung diberikan pihak kabupaten/kota ke pusat.

Apa peranan Disdik Sumut?
Benar, SSM 2012 ini langsung ditangani pusat dalam hal ini Kemendikbud. Pusat yang langsung berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memperoleh data siswa yang berhak memperoleh SSM itu. Disdik Sumut di sini hanya sebagai pengawas dalam hal pemilihan siswa, apakah siswa yang disarankan ke pusat benar-benar patut mendapatkannya atau tidak.

Dari data 2011 lalu, berapa siswa miskin yang mendapatkan BSM?
Untuk 2011 lalu, jumlah siswa penerima BSM mencapai 121.963 siswa. Dengan jumlah bantuan 360 ribu per siswa per tahun. Sementara untuk 2012 ini, melalui APBN-Perubahan 2012, pemerintah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp2 triliun untuk program SSM ini.
Semula siswa jenjang SD berhak menerima Rp350 ribu, kemudian dinaikkan menjadi Rp450 ribu. Siswa SMP yang semula menerima Rp450 ribu jadi Rp750 ribu. Sedangkan siswa SMA menerima Rp1 juta dari yang semula hanya menerima Rp750 ribu. (*)

RUU PRT Harus Disahkan

MEDAN- Rancangan Undang-undang (RUU) Pekerja Rumah Tangga (PRT) harus segera disahkan. Hal ini terkait tingginya kasus kekerasan fisik, psikis dan ekonomi yang dialami PRT.  Demikian dikatakan Anggota DPD-RI Prof Damayanti, Selasa (10/4), usai mengunjungi dua PRT asal Indramayu Jawa Barat, Khuraini (16) dan Munisa (17) yang mendapat perawatan di lantai 4 ruang 9 RSUD dr Pirngadi Medan.

“RUU PRT harga mati, Kita mendesak agar DPR RI harus segera mensahkan RUU ini. Kalau belum disahkan, kita tidak bisa berbuat lain. Seperti kasus kekerasan yang dialami dua PRT ini, majikan mereka hanya bisa dikenakan pasal mengenai kasus trafiking, itu juga UU nya tidak begitu kuat,” ujarnya.
Menurut Damayanti, setiap tahunnya ada sekitar 70 RUU yang menjadi pembahasan di DPR RI. Namun, pada 2011, hanya 13 RUU saja yang disahkan.
“Sayangnya dalam 13 RUU yang sudah disahkan itu, RUU PRT tidak termasuk yang disahkan. Padahal konsep yang kita buat sudah selesai, ini yang membuat kita kecewa,” terangnya.

Dalam RUU PRT tersebut, katanya, berisi beberapa point diantaranya, PRT tidak boleh bekerja lebih dari 12 jam, harus ada kontrak kerja antara majikan dengan PRT, selain itu, PRT harus mengetahui haknya.

“PRT itu mempunyai hak seperti pekerja biasa. Dengan adanya RUU ini, undang-undang pekerja bisa masuk kedalam rumah tangga, dengan begitu, PRT bisa lebih terlindungi,” urainya.

Pihaknya juga mengharapkan agar aparat penegak hukum dapat lebih sensitif dalam menyelesaikan kasus kekerasan yang dialami PRT. “Bukan itu saja, bahkan kebanyakan masyarakat belum memahami soal RUU PRT ini. Akibatnya kasus kekerasan yang dialami banyak yang mengambang. Harapan kita ke depannya, agar RUU PRT ini segera disahkan karena didalamnya juga terdapat beberapa sanksi,” tambahnya.

Sementara, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut, Zahrin Piliang didampingi Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan, Muslim Harahap mengatakan pihaknya sendiri telah mengkoordinaksikan kasus tersebut dengan jajaran biro PP Pemprovsu. Selain itu, advokasi dan pendampingan akan terus dilakukan hingga kasus itu dapat diselesaikan.

“Kita juga terus bekerjasama dengan Poldasu serta Polresta Medan, selain itu kita sudah mengontak Polres Indramayu. Kita dengar majikan korban telah kabur, kita harap mereka ini menjadi DPO dan pihak kepolisian segera mengusutnya. Bahkan MOU antara Pemprovsu dan Jawa Barat telah ditetapkan agar penanganannya bisa diimplementasikan,” ungkapnya.

Menurutnya, pihak yayasan yang menjadi penyalur tenaga kerja juga harus bertanggungjawab. “Keterangan dari kedua korban, mereka dijanjikan bekerja oleh penyalur tenaga kerja yang mengaku dari Yayasan Sari Bhakti Mandiri. Kita ingin mengetahui keberadaan pihak yayasan agar mereka bertanggungjawab dan dikenai sanksi,” ujarnya.

Kondisi kedua korban sendiri mulai membaik. “Mereka sudah ditangani dengan baik, tapi masih perlu penanganan khusus karena ada luka atau penyakit dalam yang dialami. Soal biaya, akan ditangani oleh Dinas Kesehatan Sumut. Kita juga berharap, agar di Sumut segera dibuat RSPA yaitu Rumah Sosial Perlindungan Anak untuk menampung anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan mereka dalam perlindungan yang aman,” terangnya.

Ditambahkannya, kasus yang dialami kedua korban jelas mengandung unsur trafficking dan eksploitasi anak. Pelaku terancam dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 21/2007 tentang Tindakan Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp500 Juta. “Mereka dianiaya dan tidak digaji selama setahun tiga bulan oleh majikannya. Lalu pada Rabu (5/4) lalu membuat pengaduan ke KPAID Sumut dan langsung kita bawa ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk divisum dan menjalani perawatan,” bebernya. (mag-11)

Kehilangan Kambing

Samira (50), warga Jalan Platina III, Medan Deli kehilangan dua ekor kambing, Kamis (12/4).

Keterangan Samira saat membuat pengaduan di Mapolsekta Labuhan Deli, begitu bangun tidur dirinya melihat ternaknya yang berada di samping rumahnya
Dia terkejut setelah dua ekor kambingnya yang berada dalam satu kandang sudah tidak ada.

Menurut Samira, sekitar pukul 03.00 WIB dia mendengar suara kambingnya, namun karena gelap dan hujan dirinya tidak melihat kondisi di kandang kambingnya.

“Memang aku ada mendengar suara kambing ku tapi ku pikir kambing betinaku yang melahirkan jadi aku nggak melihatnya. Dan pagi-pagi setelah bangun tidur baru aku melihat kambing ku sudah hilang,”terang Samira.

“Kambing itu sudah satu tahun ku pelihara,”ungkap Samira. (ris)

Kemenangan Untuk Fans

ROMA- AS Roma kembali meraih kemenangan setelah pekan lalu menelan kekalahan dari Lecce. Francesco Totti mendedikasikan kemenangan ini untuk fans Roma sebagai sebuah bentuk permintaan maaf.

Akhir pekan lalu I Lupi tampil mengecewakan di kandang Lecce. Buruknya penampilan Daniele De Rossi dkk. membuat mereka harus tertinggal hingga 0-4 dan mengakhiri laga dengan kekalahan 2-4.

Namun tengah pekan ini Roma kembali memetik kemenangan. Menjamu Udinese, Kamis (12/4) dinihari WIB, Giallorossi meraih kemenangan 3-1.
Totti yang mencetak satu dari tiga gol kemenangan Roma ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk seluruh tifosi Roma. Baginya, meraih kemenangan adalah cara yang tepat untuk meminta maaf pada fans atas kekalahan dari Lecce.

“Tiga poin yang didapat hari ini punya makna yang penting karena setelah kekalahan atas Lecce kami harus menunjukkan performa yang bagus dan kami membuktikannya,” sahut Totti pada Roma Channel.

“Kami harus menjalani laga hari ini dengan semangat dan determinasi dari sebuah tim besar,” ungkapnya.

“Kami mendedikasikan kemenangan ini untuk fans kami. Setelah penampilan yang buruk di Lecce, tugas kami adalah untuk menang dan ini adalah cara terbaik untuk meminta maaf,” tutup kapten Roma itu. Kemenangan atas Udinese ini kembali menghidupkan asa Roma untuk finis di zona Liga Champions. Mereka kini naik ke posisi lima dengan 50 poin atau tertinggal empat angka dari Lazio yang ada di posisi tiga. (bbs)

Butuh Poin, tak Cuma Cepat

Grand Prix Tiongkok di Sirkuit Shanghai

Dua balapan perdana di musim Formula 1 2012 berlangsung seru. Belum ada tanda-tanda tim mana yang bakal mendominasi persaingan.
McLaren-Mercedes memasuki dua balapan perdana dengan optimisme tinggi. Lewis Hamilton membuat tim yang bermarkas di Woking, Inggris, itu merajai sesi kualifikasi. Sayang, Hamilton gagal mengakhiri lomba dengan kemenangan saat berlomba di GP Australia dan GP Malaysia yang jedahnya tak sampai sepekan.

Meski Hamilton gagal membawa kemenangan, McLaren masih bisa tersenyum lebar. McLaren membawa satu kemenangan melalui Jenson Button saat jadi yang tercepat di GP Australia. Di klasemen kategori tim, McLaren bertengger di tangga teratas dengan 55 poin.

Namun, McLaren pantas waspada dengan perkembangan yang didapatkan para pesaingnya. Ditambah lagi dengan sulitnya menebak cuaca saat dilangsungkannya GP Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai akhir pekan ini. Seperti yang terjadi di GP Malaysia, optimisme Hamilton dan McLaren tak terkabul seiring kemenangan pembalap Ferrari Fernando Alonso dalam balapan yang dilangsungkan di sirkuit basah.

Direktur Teknis McLaren Paddy Lowe menegaskan timnya tak perlu cemas dengan hasil yang didapat di dua balapan perdana. Menurutnya, tetap menjadi hal fantastis bagi timnya bisa merajai kualifikasi di awal musim ini. Mengawali lomba dari posisi terdepan memberi gambaran sedikit potensi yang bisa dikembangkan timnya.

“Kami meninggalkan dua balapan tersebut dengan sedikit kekecewaan, karena tak mampu mengeksekusi hasil kualifikasi dengan poin lebih banyak,” ujar Lowe.

Menurutnya, tahun ini persaingan tak hanya mengedepankan timnya dan Red Bull-Renault. Buktinya sudah ditunjukkan Ferrari yang mampu mencuri kemenangan dan Sauber-Ferrari yang makin konsisten meraup poin. Untuk itu, menurut Lowe, timnya tak boleh cuma puas saat kualifikasi lalu kehilangan motivasi justru saat balapan di hari Minggu.

“Kami punya beberapa keunggulan, tapi ini adalah sebuah kejuaraan yang panjang dan berat. Anda membutuhkan poin untuk menyempurnakan performa Anda, karena Anda tak bisa mengandalkan kecepatan saja  terjadi hampir di semua sektor,” katanya.

“Kami sangat bersemangat menghadapi GP Tiongkok. Kami tak hanya ingin berada di barisan terdepan saja, tapi juga mentransformasikannya menjadi penampilan yang bagus di hari Minggu,” ungkapnya. (ady/diq/jpnn)

Ngemis untuk Biaya Perpisahan Sekolah

Dinsosker Razia Gepeng dan Anak Jalanan

MEDAN-Sebanyak 41 gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan serta tiga siswa SMA di Kota Medan terjaring razia rutin, yang digelar Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (12/4).

Razia dengan menurunkan petugas Dinsosnaker dibantu petugas 60 petugas Satpol PP menyisir kawasan persimpangan strategis, yang menjadi tempat mangkal gepeng dan anak jalanan seperti di persimpangan Titi Kuning-Jalan Brigjen Katamso, persimpangan Jalan Halat-Jalan Sisingamangaraja, Persimpangan Jalan Krakatau-Jalan Cemara, persimpangan Brayan, persimpangan Glugur by Pass dan persimpangan Jalan Gagak Hitam/Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Asrama. Plt Kadinsosnaker Kota Medan, Marah Husin Lubis SH mengatakan, razia yang digelar merupakan razia rutin agar rencana tahun 2012 Kota Medan steril dari gepeng dan anak punk terwujud.

Menurutnya, gepeng dan anak punk dinilai sangat menganggu arus lalulintas dan estetika kota. Apalagi, kebanyakan dari mereka merupakan orang luar Medan. Dia mengaku, anak-anak punk dan gepeng yang terjaring akan didata selanjutnya mereka akan dilakukan pembinaan dengan diserahkan ke panti di kawasan Binjai.

Arif siswa SMK Negeri 2 Medan mengaku terpaksa mengamen karena harus memenuhi biaya perpisahan sekolah sekitar Rp250.000. Dia mengaku tahu resiko mencari uang di jalanan tapi karena kebutuhan mendesak dia tetap melakoninya agar dapat ikut perpisahan di sekolahnya. (red)

Tong Sampah di Simpanglimun tak Layak Pakai

MEDAN- Tong sampah di Jalan Simpanglimun Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota, tidak layak pakai. Itu terlihat dari kondisi tong sampah yang rusak, dindingnya keropos dan berlubang, sehingga sampah yang masuk ke dalam tong kembali ke luar dan berserakan di jalan.

“Sebenarnya tong sampah ini tidak layak diletakkan di sini, Tapi mau gimana lagi, kalau tidak ada tong sampah, kami harus jauh membuang sampahnya,” ungkap Boy, warga Simpanglimun pada wartawan koran ini, Rabu (11/4).

Boy mengakui bahwa sampah-sampah itu memang diangkut setiap harinya. Hanya saja, sampah yang dibuang masyarakat ke dalam tonk itu kembali keluar dan berserakan di jalan. “Kadang-kadang kami sendiri yang memasukkan kembali sampah yang keluar dari tong itu, merasakan ini jenuh juga, kalau bisa tong itu diganti dengan yang lebih baik lagi,”bilangnya.

Hal sama dikatakan warga lainnya, Wawan. “Kita lihat sama-sama, apakah tong sampah itu layak pakai lagi, atau tidak?” tandasnya.
Menurutnya, tong sampah yang layak pakai adalah kondisi tong sampah yang benar-benar kondisi bak tertutup tidak terbuka sebelah seperti ini.
“Kiranya pihak dinas kebersihan jangan tinggal diam saja, tong sampah yang rusak diperbaiki donk, baru dilettakkan kembali,” ketusnya. (omi)

Pindah Domisili Antar Kecamatan

088261733xxx

Yth Bpk Wali Kota Medan, bagaimana cara mengurus surat pindah domisili antar kecamatan dan apakah dibebani pembuatannya? Terima kasih.

Membawa Surat Pengantar dari Kelurahan Asal

Dapat kami informasikan bahwa mengurus surat pindah domisili antar kecamatan dengan membawa surat pengantar dari lurah ke kantor kecamatan asal. Selanjutnya kantor kecamatan akan mengeluarkan surat pindah untuk kecamatan yang dituju tempat domisili yang baru.
Selanjutnya, warga melapor ke kepala lingkungan yang baru untuk diteruskan ke kelurahan yang akan mengeluarkan surat pengantar ke kecamatan.
Jadi pengurusan perpindahan domisili antar kecamatan dalam satu kota ini tidak perlu sampai ke Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil, cukup sampai di kecamatan. Pengurusan surat pindah domisili antar kecamatan ini tidak dikenakan biaya apapun alian gratis.
Terima kasih.

Darussalam Pohan
Kadis Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Medan