26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 13657

18 Persimpangan Dipasang Traffic Light Berkamera

MEDAN-Pemasangan lampu merah digital (traffic light digital camera) dengan program Area Traffic Control System (ATCS), akan mulai terpasang dan beroperasi di 18 titik persimpangan inti Kota Medan Juni mendatang.

Penggunaan ATCS mengatur secara digital komputerisasi waktu atau timer di lampu merah secara dinamis, sesuai kebutuhan sekaligus dapat mengatur serta mengurai volume kendaraan yang terlalu padat di persimpangan lampu merah.

“Saat ini sedang dalam persiapan tender, kemungkinan pada akhir bulan April atau Mei tahun ini tender sudah selesai. Perangkat sudah bisa terpasang pada bulan Juni mendatang. Kita harapkan bisa tepat waktu, karena seluruhnya bersumber dari APBN melalui Kemenhub RI, dengan pelaksanaan tender di Dinas Perhubungan Provinsi Sumut melalui Satker-nya. Jadi, sama sekali tidak menggunakan APBD Kota Medan untuk pengadaan ini,” kata Kadis Perhubungan Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis.

Dikatakannya, untuk perangkat ATCS yang akan dipasang itu berjumlah 18 unit di setiap 18 persimpangan inti Kota Medan. Dimana, pelaksanaan ATCS di Kota Medan sendiri akan menjadi pilot project untuk traffic light digital di Sumut.

“Kota Medan mendapatkan jatah perangkat ATCS lebih banyak daripada Tangerang dan Bali yang sudah lebih dulu menerapkan program ini dan hanya terpasang sebanyak 8 unit saja. Yang penting saat ini perangkat sudah ada dan bisa terpasang. Untuk penggunaannya ke depan akan lebih dikembangkan lagi, sekaligus dapat mengurai volume padat kendaraan di persimpangan sehingga menghindari macet dan waktu tunggu yang terlalu lama,” ujarnya.
Ditambahkan Iswar, untuk perluasan jaringan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Artinya, paling penting saat ini adalah perangkat dapat terpasang dan digunakan dengan baik sesuai fungsi dan manfaat dari rencana awal.

“Tidak hanya dalam kehidupan dan hukum saja butuh keadilan, traffic light atau lampu merah juga butuh keadilan. Jika di suatu simpang hanya sedikit kendaraan dengan lampu hijau terlalu lama sementara di simpang di depannya volume kendaraan jauh lebih padat. Maka dapat kita percepat di simpang yang sudah berlampu hijau secara dinamis untuk mempercepat waktu jalan lampu hijau di simpang di depannya. Kita bisa mengurai kendaraan padat di lampu merah,” jelasnya.

Dari ATCS ini, lanjutnya, pihaknya juga akan membangun Medan Management Transport System (MMTS) sebagai pusat kendali ATCS yang nantinya dapat mengendalikan dan memantau aktifitas parkir liar penyebab kemacetan di jalanan dan dapat segera diatasi.

“Secara teknis, ATCS ini juga akan memantau parkir di kawasan persimpangan yang menyebabkan jalur macet dan dapat segera diatasi. Jika ada parkir liar juga dapat terdeteksi dengan cepat. Ini salah satu fungsi awal yang kita rencanakan selain pengembangan ATCS untuk manfaat lainnya,” ungkapnya.
Dijelaskannya, 18 titik persimpangan kota Medan yang akan dipasang perangkat ATCS ini antara lain di jalan-jalan inti seperti Jalan Raden Saleh, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan SM Raja, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Sudirman dan Jalan Masjid Raya.
“Dari seputaran jalan ini yang akan kita pasang perangkat ATCS. Bisa saja di satu jalan seperti jalan Imam Bonjol dan Jalan Sudirman itu terpasang dua atau tiga unit ATCS. Yang jelas 18 titik persimpangan ini akan kita pasang sesuai dengan kepadatan volume kendaraannya. Untuk jalan lainnya akan menyusul setelah penerapan ATCS di tahap awal ini,” tegasnya.

Sementara itu, dari perencanaan Master Plan Kota Medan terdapat 37 persimpangan Kota Medan yang akan dipasang perangkat ATCS yang merupakan inti Kota Medan. Persimpangan tersebut antara lain Gatot Subroto-Adam Malik-Kapten Maulana Lubis, Prof m Yamin-Jawa-Irian Barat, S Parman-Gajah Madha-H Zainul Arifin, Suprapto-Multatuli, Merbabu-Sutomo hingga Sutomo-Sutrisno.(adl)

Berantas Pungli di Kampung Kurnia dan Kampung Salam

083197077xxx

Yth Bapak Kapolres Kp3/Kapolsekta Belawan, tolong ditertibkan pungli di Kampung Kurnia sama Kampung Salam. Semakin banyak saja, kami supir motor barang cukup resah. Kami diancam pakai batu, kalau tidak memberi sejumlah uang, kami dilempar.

Saya Sampaikan ke Polsek

Terima kasih atas informasinya, akan saya sampaikan informasi ini kepada Polres untuk ditindaklanjuti.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

UN Jujur dan Berprestasi

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2012 khususnya di Kota Medan diharapkan bisa berjalan lancar dan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Hal ini bertujuan agar diperoleh kualitas siswa yang sesuai dengan harapan. Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan hal tersebut? Berikut petikan wawancara wartawan koran ini Rahmad Sazaly dengan Ketua Dewan Pendidikan Medan Mutsyuhito Solin, Jumat (13/4)

Kejujuran seperti apa yang Anda harapkan dalam pelaksanaan UN ini?
Tentu jujur dalam arti sebenarnya. Tidak berbohong dan tidak menyeleweng. Sebab sikap itu terletak pada diri masing-masing guru dan siswa. Soalnya tidak ada saksi yang melihat dan Tuhan yang mengetahuinya.

Apa sebenarnya makna kejujuran ini?
Penting diterapkan sikap dan perbuatan jujur, karena pada pelaksanaan UN sebelumnya disebut-sebut masih banyak para guru yang mempermudah para siswa dalam mengerjakan soal-soal UN dengan cara memberikan bantuan. Sebaliknya, hal tersebut juga sebenarnya bisa diminimalisir oleh para siswa yang tetap ingin melaksanakan UN dengan jujur.

Lantas apa kaitannya dengan UN berprestasi?
Dengan persentase kelulusan dan nilai UN yang cukup tinggi akan memberikan predikat sendiri kepada daerah tersebut. Karena itu, tentu semua berharap agar para kepala sekolah mampu memberikan persentase kelulusan UN di Kota Medan dengan capaian 100 persen dengan cara meningkatkan pembelajaran khususnya menghadapi UN mendatang.

Apa-apa saja yang harus diikuti dan dipatuhi pihak sekolah agar bisa tercapai UN jujur dan berprestasi itu?
Pihak sekolah harus mematuhi dan menerapkan jadwal yang ada sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Hal-hal kecil itu harus dilihat lagi secara benar dan teliti, jangan lagi masalah jadwal dan pengambilan soal terbengkalai.
Dalam pelaksanaan UN nantinya juga diharapkan siswa tak terkejut dengan kehadiran pihak kepolisian untuk mengawas berjalannya UN secara baik.

Sudah sejauh mana sosialisasi UN yang digelar di Medan?
Dari pengamatan, sosialisasi UN tingkat SMA sudah dilakukan ke 171 sekolah dengan jumlah peserta UN 22.974 siswa, MA diikuti 1.904 siswa dengan 70 sekolah dan delapan sekolah gabungan dan SMK diikuti 16.444 siswa dengan jumlah sekolah 113 dan 126 gabungan. (*)

Parit di Jalan Pasar 3 Tersumbat

085297454xxx

Haloo Bapak Walikota Medan, kami warga Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan dengan alamat Jalan Pasar 3 merasa prihatin karena setiap kali hujan terus sebentar saja kami sudah mengalami kebanjiran. Jadi kami mohon kepada Bapak, agar parit di kiri-kanan dilakukan pengorekan karena sudah tersumbat dan tidak lagi mampu menampung debit air. Tolonglah kami Pak.

Kita Koordinasikan dengan UPT 2 Bina Marga

Kita koordinasikan dengan UPT 2 Bina Marga untuk diupayakan pelaksanaannya segera. Terima kasih.

Rahmat Harahap,
Camat Medan Perjuangan

Sepeda Motor Disikat Pacar Teman Kos

Juhendro (22), mahasiswa Fisip USU kehilangan sepeda motor Honda Mega Pro dengan nomor polisi BK 6760 YAR, di rumah kosnya Jalan Jamin Ginting, Medan, Sabtu (14/3).  Informasi yang dihimpun, pelaku yang diketahui bernama Andi dalam melancarkan aksinya terbilang lihai.

Dimana pelaku terlebih dahulu memacari wanita penghuni rumah kost untuk memperlancar aksinya dan bisa bebas keluar masuk rumah korbannya.
Korban Juhendro mengatakan jika pelaku baru 7 hari dikenalnya, karena menjalin hubungan asmara dengan Sari (22), rekan kost korban. Sejak itu pelaku  menjadi sering masuk ke kos korban dan berhasil mengambil kunci sepeda motornya.

Korban sebelumnya tak menduga jika pelakunya adalah pacar rekan kostnya, namun salah seorang teman kos yang lain mencoba meminjam telepon seluler milik pelaku dan melihat panggilan keluar atas nama Samad. Kemudian oleh korban, mencoba menelepon nomor tersebut dan menyaru sebagai pelaku. Alangkah terkejutnya korban ketika Samad lawan bicaranya langsung mebuka obrolan mengenai sepeda motor Mega Pro miliknya.

“Sabtu kami minta handphone pelaku, jadi kami lihat panggilan keluar dan kami telepon rupanya betul kalau kereta sudah sama penadah namanya Samad orang Tanjungmorawa,” tandasnya.

Pelaku akhirnya tak bisa mengelak dan mengatakan jika memang dirinya pelaku pencurian tersebut. Saat akan diboyong ke Mapolsekta Medan Baru pelaku sempat permisi untuk buang air, namun kesempatan itu digunakannya untuk melarikan diri. Pelaku dikejar penghuni kos dan warga sekitar namun pelaku berhasil kabur ke arah Simpang Pos.

Belakangan pelaku diketahui tinggal di Jalan SM Raja di salah satu penginapan. Korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsekta Medan Baru dengan no STPL 887/IV/2012/SU/POLRESTA MDN/Sek Mdn Baru. Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, AKP Andik Eko membenarkan peristiwa tersebut dan masih dalam proses pengembangan. (wel/smg)

Gepeng, Anjal dan PSK Mau Dibawa ke Mana?

Setelah Dirazia tak Ada Tempat Penampungan

MEDAN-Persoalan gelandangan dan pengemis (gepeng), Anak Jalanan (Anjal) dan Pekerja Seks Komersial (PSK) masih belum bisa teratasi oleh Pemerintah kota (Pemko) Medan. Usut punya usut, penampungan bagi mereka yang telah dirazia ternyata tak ada.

Setidaknya hal ini diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Medan, Mara Husin Lubis.  Diakuinya, penertiban yang dilakukan pihaknya masih sulit dikarenakan belum adanya tempat penampungan bagi gepengn
anjal dan PSK yang terjaring razia.

“Karenanya, kita terus berkoordinasi dengan Komisi B DPRD kota Medan guna mencari solusi dalam penanganan gepeng ini. Apakah dengan mendiskusikan untuk pengadaan panti penampungan atau memberikan modal usaha sekaligus mendampingi mereka sampai dapat muncul kemandirian,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Mara Husin, pihaknya terus gencar melakukan razia terhadap para gepeng yang tersebar di Kota Medan, sehingga kota terbesar ketiga di Indonesia ini terlihat bersih dan asri dari gepeng, anjal dan PSK.

Selain itu, Mara merasa prihatin dengan keberadaan gepeng, anjal dan PSK. Pasalnya, 75 persen dari mereka bukan warga Medan. “Dari seluruh gepeng yang tersebar dan beroperasi di Kota Medan mayoritas berasal dari luar Kota Medan. Banyaknya gepeng yang masuk ke kota Medan karena penghasilan yang didapat lebih besar ketimbang mereka bekerja di tempat asalnya,” kata Mara.

Dari pantauan Sumut Pos, di beberapa persimpangan jalan di Medan memang masih ditemukan gepeng, anjal dan PSK. Tanpa malu-malu dengan menunjukkan kelemahannya, gepeng yang mempunyai penyakit kusta dan cacat di bagian tubuh meminta-minta kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda empat dan dua.

Selain itu, anjal yang hidup berkelompok juga bersaing dengan gepeng untuk mendapat kasihan dari masyarakat. Dengan bermodalkan gitar, para anjal mendatangi pengguna kendaraan untuk dapat diberi imbalan sebagai jasanya mengibur masyarakat dipersimpangan lampu merah.
“Memang kehidupannya kami banyak merugikan orang lain, banyak mengganggu arus lalu lintas maupun keamanan. Tapi, mau bagaimana lagi, kami sudah tidak ada pilihan lain. Kami harus melakukan ini untuk menutupi biaya hidup,” kata seorang anjal yang ditemui Sumut Pos di persimpangan Jalan Ir H Juanda, Minggu (15/4) sore.  (adl)

2013, Pasar Induk Tuntungan Beroperasi

MEDAN- Pasar Induk Tuntungan di Kelurahan Lau Chi, Kecamatan Medan Tuntungan baru beroperasi tahun 2013, karena masih ada proses pembebasan lahan terhadap pembukaan akses jalan masuk dan keluar yang sampai saat ini belum selesai.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengatakan, setelah dilakukan proses pembukaan akses jalan, pihaknya akan melakukan pemasangan lampu jalan agar tidak terjadi kemacetan kendaraan keluar masuk ke lokasi.

“Nah, jalan masukkan tidak menjadi macet. Masak dibuat darurat,” jelasnya.
Namun, Pemko Medan menilai kalau pembangunan Fly Over Simpang Pos paling mendesak untuk segera dibangun pada tahun ini sebelum pengoperasian Pasar Induk Tuntungan.

“Tahun ini, pengoperasian pasar induk Tuntungan belum bisa beroperasi. Tapi untuk tahun depan (2013) dipastikan akan beroperasi, karena pembangunan Fly Over Simpang Pos paling mendesak,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan, Rizal Siregar mengatakan, pembangunan pasar induk buah dan sayuran di Medan Tuntungan diperkirakan akan selesai dan bisa digunakan pada tahun 2013.

Anggota Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong mendukung pembangunan Pasar Induk Tuntungan segera diselesaikan sehingga bisa dipergunakan oleh para pedagang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan, Gunawan Surya Lubis menjelaskan pem bangunan Pasar Induk Tuntungan diperkirakan sudah rampung 70 persen. Konstruksi gedung juga terlihat sudah hampir selesai dan tinggal tahap penyelesaian termasuk jalan akses masuk I, jalur akses masuk II dan jalan jalur akses keluar.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Proyek Jalan Pasar Induk Dinas Bina Marga Medan, Muradi Sofianto menambahkan, pihaknya sedang melakukan tiga sesi pengerjaan. Dari tiga sesi itu dua sesi di antaranya sedang dilaksanakan, sedangkan satu sesi lagi yakni pembebasan lahan masih dalam tahap proses. Informasi yang diperoleh menyebutkan Pemko Medan kembali menyuntik dana sebesar Rp20 miliar dari APBD 2011, dalam rangka pembangunan Pasar Induk di Kelurahan Lau Chi Kecamatan Medan Tuntungan ditambah Rp10 miliar di tahun anggaran 2010.(adl)

Dari Yamaha untuk Pendidikan

Sumbang 28 Unit Sepeda Motor dan Cut Engine

Sejumlah SMK yang menerima bantuan tersebut yakni SMK Negeri 2 Rantau Prapat berupa 4 unit sepedamotor, SMKN 2 Tebingtinggi (4 unit sepedamotor), SMK Putra Jaya Stabat ( 4 unit sepedamotor dan 3 unit cut engine), SMKN 2 Medan (3 unit cut engine), SMK 2 Batubara (3 unit cut engine), SMK 2 Kisaran (3 unit cut engine), dan SMKN I Percut Sei Tuan (4 unit sepedamotor).

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Vice President PT Yamaha Indonesia, Hendri Gani dan diterima oleh kepala sekolah masing-masing.
“Bergulirnya kegiatan ini karena Yamaha melihat SMK memiliki potensi yang sangat besar bagi kemajuan industri di Indonesia termasuk di otomotif. Hal ini mengingat lulusan dari SMK ini telah dibekali dengan ketrampilan dan pengetahuan teknis yang lebih terarah bagi kepentingan industry,” kata Hendri Gani yang didampingi M Siahaan, Hendra Winata, serta Hendri Harta Prawira dari PT Alfa Scorpii.

Sementara itu Kepala SMKN I Percut Sei Tuan, Drs Kasdi mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada PT Alfa Scorpii yang telah memberikan bantuan berupa empat unit sepedamotor kepada sekolah yang dipimpinnya. “Tentu saja bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan murid kami,” katanya.

Service Manajer PT Yamaha Alpha Scorpii, Zainal Arifin SH mengatakan, pemberian bantuan sepeda motor dan cut engine tersebut merupakan kegiatan sebagai bentuk kepedulian Yamaha terhadap dunia pendidikan, dengan menyerahkan cut engine, yakni mesin spedamotor Yamaha jenis matik dan sport yang telah dipotong untuk bahan praktek murid SMK jurusan otomotif di sekolah tersebut.

“Selain mengenalkan Yamaha Safety Riding Sign (YSRS), sekalian kita mengenalkan keunggulan teknologi Yamaha, terutama yang bertipe matic, seperti Mio J, Xeon dan Lexam,” ujar Zainal.

Dipilihnya SMK jurusan otomotif, dikarenakan para muridnya saat usai studi diharapkan sudah siap terjun ke dunia kerja. Karena sejak awal siswa SMK telah mendapatkan basic pengetahuan yang telah diajarkan di sekolah. “Lulusan SMK sudah mengetahui dasar, jadi kita tinggal menyediakan sarana, seperti mesin yang telah terpotong tersebut untuk mereka pelajari,” tutur Zainal. (*)

Perubahan Aturan untuk Antisipasi Kenaikan BBM

Dari Diskusi di Pasca Sarjana Magister Studi Pembangunan USU

MEDAN-Munculnya perbedaan pendapat mengenai pasal 7 ayat 6a perubahan UU No 22/2011, tentang APBN 2012 ditanggapi anggota DPR RI dari Komisi VII,  Jhonny Allen Marbun. Perubahan UU itu hanya sebagai bagian untuk mengantisipasi jika ada kenaikan harga minyak yang lebih tinggi.
Demikian disampaikannya dalam diskusi terbatas tentang formulasi Pasal 7 ayat 6a perubahan UU No 22/2011, tentang APBN 2012 di Pasca Sarjana Magister Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara, akhir pekan kemarin.

Jhonny membeberkan, sesuai amanat konstitusi bahwa dasar hukum perubaan APBN 2012 diatur dalam UU No 22/2011, tentang APBN 2012 pada pasal 42. Di pasal itu ada aturan yang menyebutkan asumsi makro ekonomi yang digunakan dalam penyusunan APBN-P 2012 yakni, pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen atau lebih rendah dari asumsi APBN 2012 sebesar 6,7 persen.

Selanjutnya, inflasi sebesar 6,8 persen, tingkat suku bunga SBN disepakarti 5 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan Rp9 ribu, dan harga minyak diproyeksikan sebesar 105 dolar per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan asumsi APBN 2011 sebesar 90 dolar per barel serta lifting minyak diperkirakan sebesar 930 ribu barel per hari atau lebih rendah dari asumsi APBN 2012 sebesar 950 barel per hari.

Dia menyebutkan, pendapatan negara dalam APBN-P 2012 diperkirakan sebesar Rp1.358,2 triliun, naik sebesar Rp46,8 triliun dibandingkan dengan APBN 2012 sebesar Rp1.311,4 triliun, sementara itu besaran anggaran belanja negara dalam APBN-P 2012 diperkirakan mencapai Rp1.548,3 triliun, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningakatan sebesar Rp112,9 triliun atau 7,86 persen lebih tinggi bila dibandingkan dengan pagu anggaran belanja negara, yang ditetapkan dalam APBN tahun 2012 sebesar Rp1.435,4 triliun.

Sementara itu, Direktur Pasca Sarjana MSP USU, Prof DR HM Arif Nasution MA mengatakan, digelarnya diskusi ini sebagai bagian untuk melihat kegaualan masyarakat dalam melihat pasal 7 ayat 6a. Dari pasal tersebut juga muncul gejolak di civitas akademika bisa langsung mendengarkan apa yang sedang terjadi. “Ini sebagai bagian upaya untuk menciptakan interaksi langsung antara civitas akademika dengan badan anggaran DPR RI,” ujarnya.(ril)

Kejar 10

Arsenal vs Wigan

KEMENANGAN 1-0 yang diraih Wigan Athletic saat menjamu Manchester United pada tengah pekan lalu sungguh mencengangkan. Pasalnya dari 14 pertemuan sebelumnya, kemenangan justru selalu menjadi milik The Red Devils.

Karenanya, meski kemenangan yang diraih tim besutan Roberto Martinez belum mampu menjamin posisi tim itu untuk keluar dari jerat degradasi, namun setidaknya kemenangan tadi mampu membuat mental seluruh punggawa The Lattics kian membubung.

Bermodal kemenangan itu pula The Lattics akan melakoni perjalanan tandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium, dini hari nanti.
“Ini mungkin tugas yang lebih berat. Kami akan melakoni laga tandang menghadapi tim yang memiliki catatan bagus di kandang mereka sendiri,” cetus Roberto Martinez, tactician Wigan.

Memang, dari sembilan kali menjamu Wigan, tuan rumah The Gunners selalu tampil sebagai pemenang. Jadi, tak heran bila kini favoritas The Gunners kian mencuat ke permukaan untuk meraih kemenangan ke sepuluhnya atas Wigan. Penyebabnya, apalagi kalau bukan karena tim ini selalu meraih kemenangan pada sepuluh pertandingan terakhirnya di ajang Premier League .

“Jika anda melihat beberapa penampilan terakhir, permainan mereka nyaris tak tersentuh, baik dalam hal penguasaan bola maupun mencetak gol. Tapi kami tahu jika kami dalam kondisi terbaik dan  kami bisa menghadapi  siapapun,” tandas Martinez.

Beruntung bagi Martinez karena jelang pertandingan ini dirinya bisa menurunkan striker asal Kolombia, Hugo Rodallega yang telah pulih dari cidera lutut.

“Yang jelas kehadirannya akan membuat lini depan kami kian berbahaya. Dia memiliki skil, semangat dan intelejensia yang bisa mendongkrak performa tim,” bilang Martinez lagi.

Sementara itu di tempat terpisah gelandang Arsenal Romas Rosicky mengatakan bahwa timnya saat ini fokus mengejar posisi ketiga agar dapat berlaga di Liga Champions.

Saat ini The Gunners unggul lima angka atas Tottenham Hotspurs yang berada satu strip di bawah mereka. Artinya, jika anak asuh Arsene Wenger meraih kemenangan atas Wigan maka selisih poin di antara keduanya pun kian menjauh.

Rosiky mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kekuatan Wigan yang tiga hari lalu mengalahkan Manchester United. “Kemenangan yang diraih Wigan atas United membuktikan bahwa tim ini menjadi ujian yang berat bagi kami,” kata Rosicky

“Kami harus menampilkan permainan terbaik agar  tak mengalami nasib seperti Manchester United. Ingat, mereka memiliki beberapa pemain yang sangat berbahaya,” tandas Rosicky lagi.

“Mereka terlihat semakin berbahaya karena mereka bertekad keluar dari zona degradasi. Itu yang akan membuat pertandingan ini semakin sulit,” tandas,” Rosicky lagi.

Kesimpulannya, jika The Gunners tak ingin disalip Spurs dari perburuan peringkat ketiga, maka tak ada jalan lain kecuali mengalahkan The Lattics dini hari nanti. (*)