29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 13664

Akses Internet Paling Indonesia

Voucher Flash Unlimited

MEDAN- Investasi dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan purna jual serta inovasi berbagai value added service adalah komitmen Telkomsel untuk membawa masyarakat Indonesia ke dunia broadband. Memberikan akses data yang mudah, terdepan dan terpercaya dengan hadirnya Voucher Flash Unlimited, voucher khusus layanan paket data unlimited.

Head of Telkomsel Area Sumatera, Gilang Prasetya, mengatakan, Internet Paling Indonesia merupakan jawaban Telkomsel akan kebutuhan mobile internet sesuai karakteristik masyarakat Indonesia. Berbagai inovasi akan terus diberikan untuk mendukung kemudahan pelanggan dalam mengakses data di era Beyond Telecomunication.

Sampai saat ini, kata Gilang, Telkomsel telah sukses menggelar layanan broadband di lebih dari 46 kota, dan di tahun 2012 menargetkan untuk menjadikan 100 kota besar di Indonesia sebagai broadband cities. Membawa Indonesia sebagai bagian dari komunitas broadband terdepan di dunia diwujudkan dengan menyediakan bandwith dengan kapasitas gateway internet internasional dan menggelar jaringan 3G terluas berkualitas terbaik melalui lebih dari 9500 Node B atau BTS 3G yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dari Sumatera hingga wilayah Indonesia Timur.

Dari segi inovasi layanan, Voucher Flash Unlimited hadir untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan SimPATI dan KartuAS mengkases internet kapan saja dimana saja. Dengan menggunakan Voucher Flash Unlimited pelanggan langsung dapat mengakses internet tanpa melakukan registrasi terlebih dahulu. Pelanggan dapat menggunakan Voucher Flash Unlimited melalui SMS maupun melalui panggilan ke 888. (sih)

Akses Internet
Paling Indonesia

Sepatu Gladiator Kembali Ngetren

Sepatu yang memiliki berbagai banyak tali ini biasa disebut dengan nama sepatu Gladiator. Panjang tali untuk jenis sepatu ini  bervariasi, ada yang mencapai lutut, ada yang mencapai hingga betis dan juga mencapai mata kaki. Yang paling diminati adalah sepatu atau sendal model Gladiator yang tingginya mencapai mata kaki saja.

Disebut sebagai sepatu dan sendal karena pada umumnya alas kaki ini modelnya terbuka. Baik bagian depan dan belakang. Beberapa tahun yang lalu, jenis alas kaki ini sangat digemari oleh kaum hawa, atau tepatnya pertengahan tahun 2000 an. Dan saat ini kembali menjadi trend. Tidak heran bila Kickers, salah satu produsen yang menggeluarkan sepatu dan sandal ini kembali menggeluarkan model sepatu jenis ini.

Sepatu Gladiator by Kickers ini sudah keluar sejak awal bulan Maret lalu. Terbuat dari bahan plastik elastis pada bagian depan, sehingga membuat pemakainnya lebih nyaman, walau sepatu digunakan dalam waktu yang lama.

Sedangkan bawahannya terbuat dari plastik yang nyaman atau V U, sehingga aman walau digunakan pada alas yang licin. “Kalau bawahannya merupakan ciri khas dari Kickers,’’ujar Siti, karyawan Shoeline yang terletak di Sun Plaza Medan.

Dia  menjelaskan, septu jenis Gladiator ini, selain memberikan kesan santai dan sporty juga akan memberikan kesan seksi. Karena pada umumnya, penggunaan sepatu ini akan dipadu padankan dengan pakaian  mini.

Seperti rok atau celana pendek. Di Shoeline, harga sepatu ini berkisar Rp400 ribuan, dengan beragam warna pilihan.  “Ada beberapa pilihan warna  mulai dari putih, coklat, merah maroon, dan hitam,’’ujar Siti. (ram)

Benahi Infrastruktur Pemukiman

Dinas Tarukim, Kebersihan dan Pertamanan

Terwujudnya infrastruktur berwawasan lingkungan pemukiman yang tertata rapi, nyaman, bersih dan indah serta pemanfaatan ruang terbuka hijau, merupakan visi Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Serdang Bedagai.

Sebagai instansi di bawah naungan Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dan Wakilnya Ir H Soekirman, Dinas Tarukim, Kebersihan dan Pertamaan menjabarkan visinya itu melalui misi yang sudah dibuat. Setiap tahun dengan anggaran yang ada,  Dinas Tarukim, Kebersihan dan Pertamanan yang dipimpin oleh H Herman Sitorus SH, MSP ini terus melakukan pembangunan.

Hal ini kata Herman dimulai dengan penataan tata ruang daerah khususnya di Sei Rampah sebagai ibu kota Kabupaten Sergai. Penataan ini ditandai dengan pembangunan jalan setapak, saluran drainase yang permanen, dan berbagai pembangunan pedesaan yang menyentuh kepentingan masyarakat. Bahkan ada juga di suatu daerah yang membuat infrastruktur baru disamping memperbaiki infrastruktur yang sudah ada.

Selain itu, dari sisi pertamanannya sambung Herman, dinas yang dipimpinnya juga membangun dan merawat taman-taman kota serta mengiasinya dengan lampu gemerlap sehingga tercipta suasana nyaman dan indah. Salah satu contoh adalah mengiasi gapura Sei Ular dengan berbagai hiasan lampu, kemudian ada juga gapura Firdus sebagai pintu masuk menuju ibu kota Kabupaten Serdang Bedagai.

Tak hanya gapura sambung Herman, taman-taman kota semisal taman segi tiga  perbaungan, taman kota galuh dan lain sebagainya juga turut menjadi perhatian Dinas Tarukim, Kebersihan dan Pertamanan. Namun yang tak kalah pentingnya lagi adalah menciptakan suasana bersih sehingga tercipta lingkungan sehat di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan dua Tempat Penampungan Sampah (TPA) serta fasilitas kebersihan semisal kontainer sampah, bak sampah, becak sampah dan lain sebagainya paling tidak bisa menciptakan suasana bersih dan bebas dari sampah yang dapat menyebabkan penyakit bagi warga Sergai.

Herman menambahkan selain penataan wilayah, Dinas Tarukim, Kebersihan dan Pertamanan juga  turut melakukan penataan bangunan perkantoran. Tahun 2011 saja, mereka sudah membangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Sergai, pembangunan PAUD, mes dan lain sebagainya. Kemudian yang sedang berjalan lagi adalah mendesain pembangunan kantor Polres Serdang Bedagai, pembangunan fasilitas MTQ, dan lain sebagainya. Herman berharap dengan misi yang sudah dibangun ini, akan tercapai visi yang diinginkan sehingga Sergai memiliki nilai lebih di bandingkan daerah otonom yang lain khususnya yang berada di Sumatera Utara. (dra)

Suami Tak Sabar Tunggu Album Baru

Bunga Citra Lestari

Sudah empat tahun ini Bunga Citra Lestari belum mengeluarkan album baru. Sebenarnya karya perempuan yang akrab disapa BCL ini sudah banyak ditunggu. Tidak hanya oleh penggemar, tapi juga oleh suaminya, Ashraf Sinclair.

Proses pembuatan album ketiganya memang cukup lama. Beberapa waktu lalu dia sempat mengucap bahwa album anyar itu akan dirilis Maret. Tapi, hingga sekarang belum terjadi juga. “Saya menunggu banget album baru istri saya. Kapan sih keluarnya” Sebab, saya juga penggemar dia. Saya adalah orang pertama yang selalu menunggu karya-karyanya,” ungkap Ashraf saat ditemui di Rasuna Epicentrum, Jakarta, Selasa malam (10/4).

Mendengar komentar suami seperti itu, BCL yang malam itu mengenakan bustier hitam dipadu celana merah menyahut, “Ah, kalau dia mah sebenarnya sudah tahu bocorannya (kapan album dirilis). Tunggu aja ya.”

Pasangan ini memang selalu tampil hangat. Di beberapa kesempatan pasangan yang menikah pada 8 November 2008 ini sering terlihat berdua. Kadang juga bertiga bareng buah cinta mereka, Noah. Padahal, baik BCL maupun Ashraf sama-sama sibuk. “Sesibuk apa pun harus ada waktulah buat berduaan,” tutur penyanyi yang baru mengeluarkan single berjudul Wajahmu Ingatkanku ini.

Lalu adakah rencana mereka untuk segera menambah momongan” Ashraf menyatakan tidak masalah. Menurut dia, tambah buah hati memang bukan rencana dalam waktu dekat. Tapi, kalau diberi karunia itu, dia akan senang. Justru BCL yang masih agak bimbang.

Waktu hamil anak pertama, berat badan bintang film Saus Kacang ini memang naik sampai 25 kilogram. Sekarang beratnya sudah mendekati normal. Selain harus menjaga makan dan olahraga, dia mengikuti treatment khusus untuk menurunkan berat badan. (jan/c2/na/jpnn)

Sadis Kali Kau Bunuh Anakku…

Rekonstruksi Penganiyaan dan Pembakaran di Kutalimbaru

MEDAN-Satuan Reskrim Polresta Medan merekonstruksi penganiayaan diiringi pembakaran yang menewaskan Ricardo Jefferson Sitorus (26) dan Christian Marko Siregar (25), warga Jalan Perkutut Gang Gereja, Helvetia, di Kampung Merdeka, Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Minggu (26/2) lalu.

Rekontruksi dilakukan di halaman Mapolresta Medan dengan 24 adegan. Tersangka pelaku masing-masing diperagakan langsung oleh Erwin Tarigan, Edi Suranta Ginting dan Syukur Sembiring. Sedangkan korban diperagakan oleh petugas Sat Reskrim Polresta Medan.

Ricardo Jefferson  Sitorus (26) dan Christian Marko Siregar (25) bersama rekan Briptu Albert, Bambang Irwanto dan Moses Purba menumpang mobil Kijang Innova hitam dengan nomor plat polisi BK 1020 HK.

Saat di perjalanan kelimanya dihubungi Koptu Suroso melalui telpon selularnya. Kemudian kedua korban bersama rekan-rekannya bertemu di sebuah warung Belut Ijo di kawasan Pancur Batu.

Di warung itu mereka mengatur strategi penangkapan bandara togel di lokasi kejadian  bernama Kelana. Usai menyantap makanan, kemudian mereka meluncur untuk melakukan penangkapan. Mereka menghubungi Kelana dan mengajak bertemu di kolam di kawasan Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru.
Setelah bertemu dengan Kelana, Bambang Irwanto langsung memanggil Kelana, namun Kelana lari dan berteriak mengatakan korban dan kawan-kawannya pencuri. Wara pun beramai-ramai menganiaya dan membakar Ricardo Jefferson Sitorus dan Christian Marko Siregar beserta mobilnya. Untungnya, teman-temannya yang lain berhasil kabur.

Rekontruksi disaksikan oleh Kasi Pidum Lubukpakam, Maria Makdalena Sembiring, keluarga korban dan keluarga para pelaku.
Ibunda Ricardo Jefferson Sitorus, Posmaria Sibarani (49), sempat memaki pelaku dan hendak memukul pelaku namun dihadang oleh petugas.
“Sadis kali kau bunuh anak ku,” kata Posmaria.

Posmaria Sibarani mengatakan, yang menghubungi anaknya dan teman-temannya Koptu Edi Suroso lah yang merencanakan semuanya.
“Aku yakin dalang intlektualnya adalah Koptu Suroso yang merencanakan semua ini,” katanya.

Dirinya juga kecewa kepada tim penyidik yang tidak menghadirkan Koptu Edi Suroso dalam rekontruksi ini.
“Mana dia (Koptu Suroso, Red) tidak dihadirkan,” ucapnya.

Menurutnya, Kopto Edi Suroso sudah beberapa kali datang ke rumahnya, terakhir kali malam Natal (25/12) tahun yang lalu. Koptu Soruso sempat pulang ke rumah meminjam mantel hujan, karena malam itu hujan.

“Aku tidak tahu apa tujuan kedatangannya dan aku tidak ada curiga karena banyak teman-temannya yang datang ke rumah,” ungkapnya.
Menurutnya, Briptu Albert dan Marko Siregar juga merupakan teman anaknya sewaktu di bangku SMP, sehingga keduanya sering ke rumah.
Dirinya mengharapkan kepada pihak penegak hukum untuk memproses kasus ini dengan seadil-adilnya.
Rekontruksi dipimpin langsung oleh Kanit Ranmor Sat Reskrim Polresta Medan AKP Ronald Sipayung.
“Rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas,”ujarnya. (gus)

Adele Penyanyi Muda Terkaya

Album ‘21’ Adele memang menjadi album terlaris sepanjang masa. Berkat album yang berisikan kisah tentang patah hatinya itu, Adele dinobatkan menjadi salah satu penyanyi muda terkaya.

Di usia 23 tahun, Adele berpenghasilan Rp 292 miliar dan meningkat Rp 204 miliar hanya dalam satu tahun dari album ‘21’. Penyanyi asal Inggris itu menduduki daftar musisi Inggris terkaya di Sunday Times Rich.

Album ‘21’ terjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia.  Pelantun ‘Someone Like You’ itu pun akhirnya mendapatkan banyak penghargaan atas albumnya tersebut.

Tapi, tidak hanya Adele penyanyi muda yang berpenghasilan miliaran. Jessie J juga termasuk dalam daftar penyanyi muda terkaya dengan pendapatan Rp 73 miliar.

Album pertama Jessie J ‘Who You Are’ terjual hampir satu juta kopi. Bahkan kini pelantun ‘Price Tag’ itu menjadi salah satu pelatih vokal di program TV ‘The Voice’.

Adela yang bernama lengkap Adele Laurie Blue Adkins,  lahir di Inggris pada tanggal 5 Mei 1988. Dia telah malang melintang di dunia musik sejak usianya masih 19 tahun.

Adele lahir dan diasuh oleh seorang ibu yang melahirkannya di usia yang relatif muda. Ibunya sendiri adalah seorang single parent yang bekerja sebagai pembuat barang mebel. Namun demikian, ibu Adele sangat mendukung bakat bermusik putrinya.

Pada usia 16 tahun, Adele mulai menulis lagu berjudul Hometown Glory. Lagu tersebut menjadi rekaman pertama  sekaligus mengantarnya menjadi musisi ternama. Awalnya, minat bermusiknya sangat dipengaruhi oleh Spice Girls, namun seiring usia, dia bergeser le arah R&B akibat pengaruh Aaliyah, Destiny’s Child dan Mary J Blige. (bbs/net)

Pemko Bentuk PPID Kota Medan

Sejak Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 dikeluarkan, lembaga publik harus dapat memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk mewujudkan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.

“PPID ini nantinya bertugas memberikan informasi tentang berbagai hal di bidang pembangunan, pemerintahan juga bidang social kemasyarakatan. Jadi, nantinya informasi itu akan disampaikan kepada masyarakat dengan prosedur misalnya melalui Kabag Humas Pemko Medan, sehingga nantinya, informasi yang disampaikan ke masyarakat jadi satu pintu dan disebarkan melalui media massa agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap, usai menunjuk PPID Pemko Medan, Kamis (12/4).

Setelah PPID Pemko Medan ini dibentuk, diperlukan sosialisasikan kepada seluruh PNS di jajaran Pemko Medan.

“PNS itu harus memahaminya dengan jelas, sama halnya dengan PPID ini nanti apa saja yang akan dikelolanya. Saya berharap dalam bekerja ini kita harus saling mengawasi. Tidak hanya atasan saja yang bisa mengawasi bawahan, tapi juga bawahan bisa memberikan saran kepada atasan,” ujarnya.
Kadis Infokom Medan Zulkifli Sitepu mengatakan, sesuai UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, masyarakat berhak mendapatkan informasi dan dokumentasi dari badan publik atau instansi public, terutama di Pemko.

“Cuma saja ada memang pengecualiaan yang memang itu tidak perlu diberikan kepada masyarakat kalau memang informasi itu dianggap menyangkut rahasia negara, hak intelektual orang lain,” tuturnya seraya menambahkan PPID.

Sesuai pasal 13 dalam UU tesebut tertuang, menyatakan untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan tepat maka Pemko harus menunjuk pejabat pengelola informasi dan dokumentasi.

“Selain itu juga harus membuat dan mengembangkan sistem penyediaan layanan informasi secara cepat, mudah dan wajar sesuai dengan petunjuk teknis standar layanan informasi public yang berlaku secara nasional,” terangnya.
Tujuan dibentuknya PPID Kota Medan ini, terangnya untuk menjamin hak warga negera mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik program kebijakan publik, proses dan alasan pengambilan suatu keputusan publik.
Selain itu untuk meningkatkan peran aktif masyarakat, mendorong partisipasi masyarakat, meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan badan publik, pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam SK Wali Kota Medan tentang penunjukkan PPID Pemko Medan ini yang menjadi pesertanya adalah Wali Kota Medan sebagai pengarah, Wakil Wali Kota Medan sebagai pengarah, Sekda Kota Medan sebagai penanggungjawab, sementara Kadis Kominfo Kota Medan sebagai Koordinator.
Selain itu dalam PPID ini juga ada Kabid Komunikasi media cetak dan elektronik sebagai Sekretaris, Sekretaris Inspektorat Badan dan Dinas, Kabag tata usaha RSU daerah dan Satpol PP, Kabag Humasy dan Protokol Sekwan, Sekretaris Korpri, Kasubbag tata usaha kantor juga Sekretaris kecamatan. (saz)

Sediakan Informasi Cepat dan Murah

Penetapan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di jajaran Pemko Medan diharapkan mempermudah masyarakat Kota Medan mendapatkan segala informasi baik mengenai bidang pembangunan, pemerintahan juga bidang sosial kemasyarakatan.

Menurut pengamat komunikasi Iskandar Zulkarnain, pembentukan PPID ini untuk menjawab UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang lembaga publik harus dapat memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Kita minta Pemprov Sumut membentuk badan serupa,” ujarnya, Kamis (12/4).

Ia berpendapat, Sumut dan Kota Medan sebenarnya sudah tertinggal dibandingkan daerah/kota lain.

“Berbagai kota besar di Indonesia sudah lebih dulu menerapkan hal ini. Namun, dengan dibentuknya PPID ini, kita harap tugas yang mereka emban dalam menyediakan informasi yang cepat dan tepat kepada masyarakat luas dapat dilakukan dengan baik,” kata Zulkarnain.

“Jadi saat ini, jika ada masyarakat yang membutuhkan informasi tentang apa saja, misalnya mengenai APBD Kota Medan, dan informasi tersebut terlalu lama baru diterima atau sama sekali tak dipampangkan, maka masyarakat berhak menuntut,” tambahnya.

Ia juga menuturkan, dengan terbentuknya PPID ini merupakan pernyataan kesiapan pemerintah daerah, dalam hal ini Pemko Medan, untuk merealisasikan UU No 14/2008.

“Ini bentuk pengejawantahan UU tentang informasi publik. Jadi pemerintah wajib menyediakan informasi yang cepat, tepat sekaligus murah,” jelas Zulkarnain.

Bagi Zulkarnain, pembentukan PPID ini merupakan hal yang cukup positif.

“Namun, tak semua informasi pula yang bisa dikonsumsi masyarakat. Masyarakat juga harus tau haknya dalam mengakses berbagai informasi. Untuk informasi dengan label ‘rahasia negara’ tentu tak akan disediakan, termasuk informasi yang sedang dalam penyelidikan Polri,” paparnya lagi.
Zulkarnain mengharapkan, dengan PPID ini masyarakat tak hanya sekadar mendapat informasi tapi juga disediakan dengan kemasan yang tepat dan akurat se kaligus cepat dan murah. (saz)

Madonna Penjualan MDNA Merosot

Album ke-12 Madonna, MDNA, sepertinya, terus mendatangkan masalah. Sebelumnya, penyanyi berumur 53 tahun itu dicibir karena judulnya sangat mencerminkan ekstasi (bernama kimia MDMA). Kali ini catatan penjualannya di chart juga terus menurun dari minggu ke minggu.
MDNA bisa jadi album pertama dalam sejarah yang meraih predikat berlawanan dalam waktu berdekatan. Materi itu mencatatkan prestasi gemilang yang menempati peringkat pertama saat debut rilis. Bahkan, Guy Oseary, manajer Madonna, menyebut itu merupakan momen kebangkitan sang diva.
Tapi, harapan tersebut terus tergerus dalam hitungan minggu. Penjualan MDNA terjun bebas hingga mencapai 88 persen. Kalau semua angka penjualan sudah masuk, MDNA bakal turun. Dari 359 ribu kopi di pekan pertama menjadi hanya laku 46 ribu kopi di pekan kedua,” ungkap Roger Friedman, analis musik CNN.

Lantas, apa penyebab penjualan MDNA terus menurun? Forbes menilai, strategi bundling penjualan album dengan tiket konserlah yang menjadi penyebab. Masalahnya, konser Madonna sudah mendekati sold out. Tidak ada orang yang mau membeli tiket konser yang sewaktu-waktu bisa ditutup, lanjut Friedman.

MDNA saat ini juga tidak mempromosikan single terbaru. Langkah itu menurunkan popularitas dan angka penjualan. Kali terakhir Madonna merilis single adalah Girl Gone Wild pada 2 Maret 2012. Sebelum itu, track pertama yang dikeluarkan Madonna adalah Give Me All Your Luvin (featuring Nicki Minaj dan M.I.A) pada 3 Februari 2012.

Madonna bukan yang pertama menerapkan strategi penjualan bundling album plus tiket konser. Bon Jovi dan Tom Petty pernah melakukan trik itu. Bedanya, dua penyanyi tersebut sukses dan mengorbitkan albumnya ke puncak tangga lagu. (kkn/c10/na/jpnn)

Tetangga Gaduh Lagi

MANCHESTER- Persaingan menuju gelar Liga Primer Inggris memanas lagi. Duo Manchester sebagai aktor utama persaingan itu kembali gaduh. Di pekan 32, Manchester City bangkit dari tiga hasil buruk dengan membungkam Wes Bromich Albion empat gol tanpa balas. Di saat bersamaan, Manchester United takluk 0-1 dari tim papan bawah Wigan Athletic. 

Pada pekan 31, United digdaya karena unggul delapan angka dari klub tetangganya itu. Saat itu United menjamu QPR dan menang 2-0. Sedangkan The Citizen meski melawat ke Emirates Stadium meladeni Arsenal dan kalah 1-0. Dan usai pekan 32 City sukses memangkas jarak jadi hanya lima angka saja. Persaingan pun kembali terbuka meski pada kenyataanya Roberto Mancini mengaku sudah tak ada harapan untuk timnya.

“United adalah tim fantastis, dan saya tidak berpikir mereka bisa kehilangan lima poin,” kata Mancini di The Sun kemarin.
“Lima angka itu terlalu banyak bagi kami. United punya semangat luar biasa,” lanjut Orang Italia itu.

Pun begitu, Mancini berusaha meningkatkan kepercayaan diri skuadnya. “Setidaknya sejak 50 tahun belakangan, ini merupakan musim paling istimewa bagi City. Dan saya kepada semua pemain atas capaian ini,” lanjut mantan pelatih Inter Milan itu.

Lalu apa kata Sir Alex Ferguson? Dilansir The Sun Bos Manchester United asal Skotlandia itu masih percaya timnya bakal angkat trofi.
“Kami berlari kencang menuju posisi puncak. Poin dan selisih gol dengan Manchester City cukup bagus. Kami tak akan runtuh dan akan kembali mengambil alih kompetisi,” kata pria berusia 70 tahun itu.

Pada laga itu, Fergie-sapaan akrabnya juga memuji Wigan. Menurutnya klub berjuluk The Latics itu memang layak menang dari timnya. “Game cukup buruk termasuk kinerja wasit Phil Dowd. Tapi Wigan memang layak mendapatkan hasilnya,” beber Fergie lagi.

Bagi Wigan, kemenangan ini tentu saja bagai air di gurun pasir. 14 laga tanpa kemenangan dilalui sebelumnya. Dan suntikan tiga angka cukup membawa Wigan keluar dari posisi tiga bawah.

“Bisa anda bayangkan arti dan hasil kemenangan ini dari klub sebesar United. Itu sangat berharga bagi kami karena ini adalah kali pertama kami melakukannya,” kata Bos The Latics Roberto Martinez.

Pada laga itu, Wigan sukses mengamankan poin penuh berkat gol semata wayang  Shaun Maloney menit 50.
Sementara gol-gol Manchester City ke gawang West Brom dicetak Sergio Aguero pada menit 6 dan 54. Dua gol sisa dikemas Carlos Tevez menit 61 dan David Silva menit 64.

“Kami layak kalah karena kami memang tak bisa berbuat apa-apa. Gol cepat yang terjadi membuat mental tim runtuh. Meskipun di babak kedua kami punya peluang, tapi kami tak menghasilkan apa-apa,” kata Arsitek West Brom Roy Hogdson menyoal laga itu. (ful)

Cacingan Pada Anak Jangan Anggap Sepele

Pencegahan terhadap risiko cacingan pada anak sering kali terlupakan. Padahal masalah cacingan tidak dapat dianggap sepele karena bisa mengganggu proses perkembangan anak, mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, kecerdasan dan produktifitas penderitanya. Dampak terburuk  bisa menyebabkan anemia berat.

“Prevalensi cacingan di Indonesia pada umumnya masih sangat tinggi, terutama pada golongan penduduk kurang mampu,”kata Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumut, Sukarni, Selasa (10/4) di ruang kerjanya.

Menurutnya berdasarkan hasil survey yang dilakukan Dinas Kesehatan Sumut pada 2011 di beberapa Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten/Kota, dari 1358 jumlah sampel ada 381 anak yang positif terinfeksi cacing gelang, 225 terinfeksi cacing cambuk dan 18 anak yang terinfeksi cacing tambang.

“Karena keterbatasan dana, jadi kita hanya melakukan survey di beberapa sekolah saja. Tapi kita lebih fokus pada anak-anak di Sekolah Dasar. Kalau prevalensinya di atas 50 persen, kita akan melakukan pengobatan massal hingga 2 kali setahun. Tapi jika prevalensinya 25-50 persen, maka pengobatan massal hanya sekali setahun saja,” jelasnya.

Pola hidup yang tidak bersih dan sehat, menyebabkan anak menjadi cacingan. “Cacing masuk ke tubuh anak melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing. Cacing perut memilih tinggal di usus kecil karena banyaknya makanan yang ada di dalamnya. Selain itu da juga yang hidup di lambung,” urainya.

Gejala anak-anak yang menderita cacingan diantaranya terlihat lesu dan lemas yang diakibatkan kurang darah (anemia), nyeri di perut, berat badan rendah karena kekurangan gizi, batuk yang biasanya proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama, bahkan tidak sedikit penderita tidak kunjung sembuh.

Bagi orangtua,  perlu mengetahui gejala  cacingan dalam rangka pencegahan dini. “Penting  mengetahui gejala  cacingan  sebagai pertolongan kepada anak agar cacing tidak terlalu lama bersarang,’’ujar Sukarni .  (mag-11)