Home Blog Page 13668

Sewindu

Oleh: Ramadhan Batubara
Redaktur Pelaksana Sumut Pos

Riza Fauzi warga Pantonlabu, Aceh Utara, sewindu yang lalu nyaris tak bisa berkata. Riza yang saat itu masih menjadi mahasiswa Teknik Geodesi UGM Jogjakarta terdiam mendengar kabar. Banda Aceh hancur lebur akibat gempa dan tsunami. Ya, saat itu 26 Desember 2004.

Kampung Riza di Pantonlabu berjarak kurang lebih tujuh jam perjalanan dari ibu kota Nanggroe Aceh Darussalam itu, namun bukan berarti dia tidak panik. Di Kutaraja – nama lain Banda Aceh – ada pujaan hatinya. Seorang mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah. Dan, sang kekasih tinggal di kawasan Darussalam yang jelas-jelas dikabarkan hancur.

Sekian waktu berjalan, sang kekasih juga tak memberi kabar. Riza terus mencari tahu, tapi kekasihnya itu bak ditelan bumi.

Hingga setelah beberapa pekan terlewati, Riza mendapat kabar. Kekasihnya itu terlihat di sebuah penampungan pengungsi yang ada di Banda Aceh. Seorang kerabat melihat kekasihnya itu duduk di depan tenda sambil memeluk boneka. Riza langsung pulang ke Aceh.

Selang sebulan, Riza kembali lagi ke Jogja. Meski tak berhasil menemukan, tapi dia yakin kekasihnya itu masih hidup. Dia menyerah mencari tapi tidak menyerah untuk menanti kabar. “Boneka yang dipeluknya itu, boneka yang kukasih,” kata Riza saat itu pada saya, matanya terlihat berkaca.
Sayang, ketika saya dan Riza berpisah empat tahun lalu, kekasihnya itu juga belum ditemukan.

Kini, setelah delapan tahun berlalu, gempa hebat kembali menghajar Aceh. Saya hubungi Riza, tetapi telepon selulernya tidak aktif. Saya mencari tahu kabarnya dari sekian kawan, juga nihil. Setahu saya, tempo hari dia telah diterima sebagai pegawai Negeri Sipil di Jakarta.

Begitulah, dua gempa hebat dan disusul sekian gempa lainnya yang terjadi kemarin langsung membangkitkan memori saya pada bencana 2004 lalu. Masih terbayang dalam ingatan saya bagaimana warga yang berlari, menaiki gedung, hingga berlindung di masjid. Belum lagi, korban yang mencapai ratusan ribu nyawa. Bayangkan, ratusan ribu nyawa!

Mungkin perasaan saya dirasakan sebagian besar warga di Medan. Setidaknya, saya melihat kepanikan yang luar biasa. Mereka yang ada di mal, hotel, gedung pemerintahan, dan gedung lainnya berhamburan. Wajar kalau ada gempa orang keluar gedung atau rumah, tapi suasana kemarin memang cukup berbeda.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun langsung buka suara. Dia yang melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengungkapkan kelegaannya karena kejadian tersebut tidak seperti 2004 lalu. “Situasinya terkendali, under control,” katanya.

Kenyataannya, warga Medan tetap saja panik. Memori 2004 memang masih terjaga baik di kepala. Pun, kisah yang dialami Riza tadi bagi saya. Dan, semua itu bagi saya adalah hal baik. Setidaknya, kejadian ini menyadarkan warga dan pemerintah kota kalau jalan untuk selamat adalah sesuatu yang penting. Tangga darurat atau pintu darurat di setiap gedung adalah mutlak. Itu saja. (*)

Berkat Tendangan Maut Muntari

VERONA- AC Milan sementara menguasai puncak klasemen usai menang 1-0 atas Chievo Verona. Gol kemenangan Rossoneri dicetak Sulley Muntari.
Dalam laga yang dihelat di Marc Antonio Bentegodi, Rabu (11/4) dinihari WIB, Muntari mencetak gol di menit ketujuh dan bertahan hingga laga usai.

Dengan raihan tiga poin ini Milan sementara berada di pucuk Seri A dengan 67 poin dari 32 laganya, unggul dua angka dari Juventus yang baru bertanding Kamis dinihari WIB nanti melawan Lazio. Sementara itu Chievo tertahan di urutan ke-9 dengan 42 poin.

Baru tujuh menit laga berjalan Milan sudah unggul. Dari sebuah serangan balik, bola mendarat di kaki Muntari dan usai 1-2 kali sentuhan, Muntari melepaskan sepakan kaki kiri keras dari jarak jauh dan menembus pojok kanan gawang Chievo.

Empat menit setelahnya Sergio Pellisier mengancam gawang Christian Abbiati lewat sebuah sepakan dari jarak 30 yard tapi masih melayang tipis di atas mistar.

Di menit 25 Abbiati kembali mendapat ancaman dari Chievo dan kali ini Alberto Paloschi melepaskan sepakan dari jarak dekat, tapi masih bisa ditepis oleh Abbiati.

Giliran Robinho yang punya peluang di menit 36. Meliuk-liuk di pertahanan Chievo, kemudian striker Brasil itu melepaskan sepakan keras yang masih terhadang kaki Stefan Sorrentino.

Lagi-lagi kiper 33 tahun itu jadi penyelamat gawang Milan lewat sebuah save di menit 42 atas tembakan Pellissier di dalam kotak penalti.

Semenit sebelum turun minum Chievo nyaris saja membuat gol penyama kedudukan lewat kesempatan emas Luca Rigoni. Rigoni yang mendapat bola di kotak penalti melepaskan sepakan tapi sayang masih menyamping di sisi kiri gawang Abbiati.

Lima menit setelah restart tembakan keras Pellisier dari luar kotak penalti masih bisa terhadang kaki Abbiati dan selamatlah gawang Milan dari kebobolan.

Setelahnya Chievo berupaya mencetak gol dengan terus menggempur pertahanan Milan, sementara tim tamu sesekali melancarkan serangan balik. Di menit 75 Milan melalu Ibra mengancam gawang Chievo. Tapi tembakan melengkungnya masih tak menemui sasaran.

Hingga pertandingan berakhir skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Milan dan mereka sementara menduduki puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Juventus.

Di tempat terpisah Kiper Chievo Stefano Sorrentino mengakui tendangan Sulley Muntari yang membobol gawangnya hampir mustahil dihentikan.(bbs)
“Tendangan yang dilepaskannya sangat keras,” ujar mantan kiper Torino tersebut. “Bola itu melesat dari kakinya ke gawang dalam waktu yang sangat singkat,” sambungnya.

Sorrentino sebenarnya tidak banyak ‘bekerja’ dalam laga di Marc’Antonio Bentegodi itu, karena Rossoneri hanya melepaskan lima tembakan, yang dua di antaranya mengarah ke gawangnya. Melihat kenyataan tersebut, ditambah dengan 13 peluang yang diciptakan timnya, Sorrentino merasa kekalahan 0-1 seharusnya tidak sampai terjadi.

“Sangat mengecewakan karena kami gagal mendapatkan setidaknya satu poin,” imbuhnya. “Kami bermain hebat, tapi kalah oleh gol yang tercipta dari tembakan pertama Milan di laga itu,” pungksnya. (bbs)

Kejar Poin

Bologna v Cagliari

BOLOGNA- Berada di posisi aman zona degradasi, Bologna dan Cagliari sama-sama ingin menambah poin dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Renato Dall’Arca, Jumat (13/4) WIB. Dengan kemenangan 3-1 atas Lazio di Roma beberapa waktu lalu menjadi modal untuk menghadapi Cagliari.

Dalam pertandingan itu Bologna meraih dua poin dari empat pertandingan mereka. Namun demikian, Bologna juga sempat kalah atas Palermo dengan skor 1-3 di kandang musim ini sebelum mereka kemudian bermain imbang 0-0 di Serie B Italia.

Pelatih Bologna Stefano Pioli mengatakan meskipun posisi mereka dalam keadaan aman, tapi kemenangan harus diraih. Ini bertujuan untuk menambah poin di klasemen sementara Liga Italia. Selain itu saat ini Stefano juga dipusingkan dengan beberapa pemainnya yang akan absen semisal Marco Di Vaio, Jose Angel Crespo, Federico Casarini, Mikael Antonsson dan Rene Khrin. Mereka semua tidak dimainkan saat menghadapi Cagliari dikarenakan mengalami cedera.

Sementara itu Cagliari juga termasuk tim kuat. Soalnya saat bermain dengan Inter Milan, Cagliari bisa menyamakan skor 2-2. Pelatih Cagliari Massimo Ficcadenti memuji karakter timnya yang tetap soal dalam setiap pertandingan.

Namun, pasca kartu merah yang diterima pemain andalannya Mauricio Pinilla, beberapa mental pemain juga agak lemah. Tapi hal itu tidak membuat semangat Cagliari menjadi kendor, melainkan membangun mental pemain yang baik dalam bermain.

Dalam pertandingan ini meskipun pemain andalannya Daniele Dessena, Rui Sampaio dan Sebastian Eriksson tidak dimainkan karena cedera, namun Cagliari optimis bisa menang saat menghadapi tuan rumah. Saat ini Bologan berada di posisi ke 14 klasemen sementara Liga Italia dengan poin 37, sementara Cagliari berada di posisi ke 12 dengan perolehan poin 38. (bbs)

480 Hari Tanpa Kekalahan

Andrea Pirlo mencatatkan sebuah prestasi hebat bersama Juventus, yaitu belum pernah tersentuh kekalahan sejak 18 Desember 2010.

Gelandang veteran yang direkrut La Vecchia Signora dari AC Milan musim panas kemarin itu terakhir kali merasakan kekalahan 480 hari lalu ketika Rossoneri ditaklukkan AS Roma 0-1 di San Siro.

Pencetak gol dalam laga tersebut adalah Marco Borriello, yang kini menjadi rekan setim Pirlo di Juventus Arena. Laga Milan-Roma itu diwasiti oleh Antonio Damato, wasit yang akan memimpin duel Juve-Lazio.

Juventus, yang belum terkalahkan di Serie A musim ini, terakhir kali tunduk dari lawannya adalah saat kalah 0-1 di kandang Parma pada 15 Mei 2011 silam.(bbs)

Pimpinan KPK dan Mabes Polri Dijadwalkan Jadi Pembicara

KPKPos dan Polri Watch Gelar Seminar Pencegahan Korupsi

MEDAN- Unsur Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan tampil menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara, di Balai Citra Hotel Tiara, Medan , Sabtu (14/4).

Seminar yang selenggarakan Surat Kabar Mingguan KPKPos dan Polri Watch ini juga akan menghadirkan pembicara lainnya dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Indonesia Corruption Watch (ICW), dan Dr Eggi Sudjana SH Msi dari unsur advokat.

Ketua Panitia Seminar, Khomaidi Hambali didampingi Sekretaris Arie Nurwanto mengatakan, Plt Gubernur Sumatera Utara bersama Kapolda Sumatera Utara dan Kajati Sumatera Utara diharapkan hadir untuk memberikan kata sambutan di acara pembukaan seminar nantinya.

Seminar ini mengundang ratusan peserta dari unsur pemerintahan dan lembaga negara, pimpinan perguruan tinggi, partai politik, LSM, mahasiswa, dan pers.

“Sekitar 300-an undangan sudah kita sebar untuk seminar yang akan dimoderatori  advokat kondang, Dr Hinca Panjaitan ini, termasuk undangan kepada para bupati/wali kota, Kapolres, dan Kajari di Sumatera Utara,” sebut Khomaidi, Selasa (10/4).

Sementara itu Pimpinan Umum KPKPos Iskandar ST didampingi Ketua Lembaga Pemantau Kinerja Polri Polri Watch Ikhwaluddin Simatupang menjelaskan dasar pemikiran diadakannya seminar ini karena korupsi merupakan sebuah kejahatan yang memiliki dampak luar biasa terhadap segala tatanan kehidupan baik berbangsa dan bernegara maupun hidup dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Bangsa Indonesia adalah salah satu bangsa dengan tingkat korupsi yang sangat tinggi. Dan sampai detik ini bangsa Indonesia belum juga mampu keluar dari lingkaran setan kejahatan korupsi. Budaya korupsi begitu menggurita di semua sendi kehidupan masyarakat terlebih di dalam pemerintahan,” bebernya.

Pemberantasan korupsi juga berjalan sangat lamban bahkan terkesan jalan di tempat. Tidak ada perubahan signifikan terhadap penurunan angka korupsi, justru yang terjadi angka korupsi semakin bertambah.

Atas keadaan-keadaan ini maka upaya pencegahan tindak pidana korupsi menjadi sangat signifikan dan relevan untuk selalu didiskusikan. Dibutuhkan inventarisasi faktor penyebab tindak pidana korupsi dan apa upaya untuk meniadakan faktor penyebab korupsi tersebut.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan dapat menemukan metode pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat aparatur negara dan meningkatkan sosial kontrol mayarakat dan aparatur negara dalam setiap kebijakan pengelolaan keuangan negara atau daerah.

Lewat seminar ini juga diharapkan tumbuh kesadaran semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah tindak pidana korupsi, terutama para aparatur negara lebih termotivasi untuk mengontrol kinerjanya dari tindakan-tindakan yang mengarah pada tindak pidana korupsi. (ari)

Luis Enrique Enggan Mundur

Luis Enrique tidak akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih AS Roma. Soalnya hingga saat ini dia masih masih merasa mendapatkan kepercayaan para pemain.

Giallorossi dipermalukan tim papan bawah Lecce 4-2 akhir pekan kemarin, dan menyulut spekulasi jika pelatih asal Spanyol itu bakal mundur, namun Luis Enrique dengan tegas membantahnya.

“Para pemain masih mengikuti saya sebagaimana sebelumnya. Saat di mana saya paham jika mereka tak lagi bersama saya, maka Anda tak akan melihat saya ada di sini lagi,” ucapnya.

“Saya tak tertarik dengan kisah tentang pengunduran diri saya ini. Saya tak akan mundur jadi kalian bisa berhenti berhenti menanyakannya,” ungkapnya.
“Kalian di media ingin menciptakan perang antara saya dan direktur klub, tapi tak tertarik dengannya. Saat dibutuhkan pembicaraan dengan direktur, saya akan melakukannya secara pribadi. Saya hanya memikirkan membenahi tim,” bebernya.

“Saya tak malu dengan apapun. Saya bangga dengan pemain saya atas cara mereka berlatih dan juga atas kekecewaan yang saya lihat di wajah mereka ketika kalah dalam sebuah pertandingan,” tegas eks pelatih Barcelona B itu.

“Tak seorang pun bisa mengatakan tim ini tak bakal melakukan hal penting di masa depan. Semua pemain saya tampil baik, mereka tumbuh dan dalam waktu dua atau tiga tahun mereka akan tampil baik dengan siapapun pelatihnya,” ujarnya. (bbs)

Bulls Seruduk Knicks

CHICAGO – Memastikan satu tiket play-off, tak menjadikan permainan Chicago Bulls, lembek kala menjamu New York Knicks di United Center. Sementara, Philadelphia 76ers akhirnya menutup paceklik keterpurukan dengan mengalahkan New Jersey Nets.

Bulls yang bermain tanpa bintangnya, Derrick Rose, yang terkena cedera engkel kanan, tak kehabisan amunisi mumpuni untuk terus menggempur ring milik Knicks. Tapi, Bulls sempat dibikin bertekuk lutut di kuarter pertama, dengan kekalahan 22-25.

Tapi, tanduk Bulls baru mulai unjuk kemampuan di kuarter kedua. Knicks dibuat kocar-kacir dan merebut kuarter kedua, dengan skor 47-35. Hingga akhirnya ditutup kuarter keempat, Bulls menunaikan targetnya untuk bertahan di puncak klasemen wilayah Timur, dengan kemenangan 98-86.

Richard Hamilton dan Luo Deng, menjadi bintang Bulls, pagi ini (malam waktu setempat). Hamilton mengoleksi 20 poin, sementara Luo Deng mendulang 19 poin dan 10 rebound. Sedangkan di pihak Knicks, nampak Carmelo Anthony menjadi satu-satunya ‘New Yorker’ yang bisa membuat Bulls kesulitan dengan raihan 29 poin.

Beralih ke Prudential Center – kandang Nets, tak disangka 76ers mampu merebut kemenangan di markas lawan. 76ers juga akhirnya menghentikan catatan minor mereka di empat pertandingan terakhir.

76ers yang membawa serta pilar mereka – Kris Humphries, sempat mengimbangi tuan rumah di 25 menit pertama. Bahkan skor keduanya hingga kuarter pertama berakhir, berhenti di titik 20-20.

Tapi keadaan yang berbeda jauh, terjadi di kuarter kedua. Dengan fantastis, 76ers mempermalukan si empunya stadion, dengan menutup 25 menit kedua dengan skor 52-43. Hingga kuarter ketiga dan keempat, Nets gagal untuk menyalip perolehan angka 76ers, hingga akhirnya, pertandingan ditutup dengan angka 107-88 untuk kemenangan tim tamu. (bbs/jpnn)

Jadi Istri Bohongan

Jennifer Aniston

Dari seorang pelacur,  Jennifer Aniston harus menjadi istri bohongan. Ini merupakan  tantangan untuk peran terbarunya di film berjudul ‘We’re the Millers’. Ia harus memerankan seorang pelacur yang tiba-tiba diminta untuk menjadi istri bohong-bohongan. Wah, seperti apa ceritanya?

‘We’re the Millers’ bercerita tentang seorang pria yang merasa hidupnya tak berarti, dan berusaha untuk keluar dari bisnis kotornya. Namun ia harus melakukan satu pekerjaan terakhir sebagai biaya kehidupannya nanti.

Jen yang di film itu berperan sebagai pelacur, harus menjadi istri bohongan untuk menyelundupkan 635 kilogram ganja melewati perbatasan Meksiko.

Film produksi Line Cinemas itu juga menampilkan Jason Sudekis sebagai aktor utama. Jason dan Jennifer sebelumnya pernah satu produksi di film drama komedi ‘Horrible Bosses’ pada 2011 lalu. Namun hingga saat ini keduanya belum secara resmi menerima tawaran peran tersebut.

‘We’re the Millers’ akan disutradarai oleh Rawson Thurber yang terkenal lewat “Dodgeball: A True Underdog Story”. Sementara penulisan skenario akan dilakukan oleh Bob Fisher dan Stever Faver. (bbs/net)

Amiruddin: Kenapa Harus Minta Maaf?

DPC Demokrat Pertimbangkan Sanksi untuk Kasus di Polonia

MEDAN-Ketua DPRD Medan Amiruddin mengaku heran atas pernyataan serikat pekerja  PT Angkasa Pura (AP) II yang meminta dia meminta maaf langsung. Pasalnya, petugas sekuriti tersebut sudah meminta maaf kepadanya.

“Jadi kenapa mereka minta saya yang minta maaf,” kata Amiruddin, kemarin.
Yang pasti, lanjut Amiruddin, dia tidak akan memperpanjang kasus ini namun dia tidak bersedia merinci langkah apa yang akan dilakukannya untuk menyelesaikan persoalan ini.

Bahkan ketika ditanyakan apakah dia akan meminta maaf langsung kepada petugas sekuriti atau manajemen AP II secara langsung, dia enggan menjawabnya. “Sudahlah itu,” ujarnya sambil berlalu meninggalkan wartawan.

Sementara itu, meski belum bisa memastikan apakah Ketua DPRD Medan, Amiruddin bersalah karena menampar atau menunjang security Bandara Polonia Medan. Tindakan seperti itu, tidak mencerminkan sebagai kader Partai Demokrat.

Sekretaris DPC Demokrat, Bangun Tampubolon secara gamblang menjelaskan seorang kader Demokrat harus cerdas, bersih dan santun. “Jadi kalau ada tindakan selain dari ketentuan tadi, maka itu bukan sikap dan ciri seorang kader partai Demokrat,” ucap Bangun melalui telepon selularnya.

Untuk membuktikan hal ini, sambungnya, pihaknya terlebih dahulu meminta Amiruddin memberikan penjelasan secara detail peristiwa tersebut. “Dan itu akan kita lakukan paling lambat besok (hari ini, Red),” bebernya.

Lanjutnya, pihaknya juga akan memanggil korban pemukulan.”Dan jika memungkinkan, maka kita akan meminta rekaman CCTV, guna memastikan siapa yang bersalah dalam persoalan ini. Baru kemudian diambil kesimpulan,” tegas Bangun.

Dijelaskannya, pihaknya juga akan mempertimbangkan jenis sanksi kepada Amiruddin, jika memang ketua DPRD Medan itu bersalah. “Namun jenis sangsinya masih bergantung pada tingkat kesalahan yang dilakukan Amiruddin,” ujarnya.

Diakuinya, selama ini terlalu banyak persoalan menimpa Amiruddin. Dan bahkan selaku sekretaris Partai, dirinya tak menampik kalau akibat kesalahan Amiruddin itu, banyak anggota DPRD Medan bahkan dari fraksi Demokrat sendiri yang mengajukan permintaan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Amiruddin.

“Memang sangat banyak permasalah menimpa Amiruddin. Dan kini semuanya sudah jadi pembicaraan di tingkat DPP Demokrat. Namun kita masih belum mengetahui, apa jenis sangsi yang bakal diterima Amiruddin,” jelasnya.

Masih terkait persoalan ini, ketua Badan Kehormatan DPRD Medan, Roma Parulian Simaremare menyatakan, kalau pihaknya belum bisa melakukan tindakan apa-apa, sebelum ada laporan resmi dari korban pemukulan Amiruddin. “Sesuai dengan tatatertib DPRD Medan, kita baru bisa mengambil tindakan. Jika ada laporan dari masyarakat yang sekaitan dengan tindakan seorang anggota DPRD Medan,” ungkapnya.

Pihak Serikat Karyawan AP II Bandara Polonia Medan berjanji akan berikan bukti rekaman CCTV ke Dewan Kehormatan DPRD Kota Medan jika Amiruddin tidak meminta maaf juga. Selain itu, hari ini mereka juga akan melakukan rapat tertutup dengan managemen PT AP II Bandara Polonia Medan.(adl/jon)

Gading Dewasa dan Menyenangkan

Gisel

Beribu pujian keluar dari mulut Gisel ‘Idol’ kepada kekasih barunya, Gading Marten. Setelah mengaku sangat bahagia berpacaran, Gisel juga menilai Gading dewasa dan menyenangkan.

“Dia baik, dewasa dan menyenangkan. Nomor satu yang paling penting adalah seiman,” tuturnya Rabu (11/4)
Kemarin, Gisel mendapat kejutan dari Gading saat keduanya berada di ‘Inbox SCTV’. Jebolan Indonesian Idol itu ‘ditembak’ di atas panggung di depan ratusan penonton.

“Iya kemarin diberi kejutan sama Gading. Menjajaki status yang lebih serius lagi dari sebelumnya,” ujarnya.
Kehadiran Gading diakuinya sangat berpengaruh terhadap pekerjaannya. “Sekarang tambah semangat, diantara kesibukanku ada dia di tengah-tengah,” akunya.

Gisella Anastasia  mengaku tidak jatuh cinta pada pandangan pertama kepada
Gading Marten. “Awalnnya ketemu juga enggak ada percikan cinta, paling tatapan mata aja,” ujar Gisel. Tapi, hati Gisel mulai berubah setelah putra aktor senior Roy Marten itu menjadikan suasana romantis pada kebersamaan mereka. “Awalnya, spontan banget.

Pulang kerja bareng, dia habis nemenin aku. Pas di depan rumah, tapi di dalam mobil, memang kurang romantis sih, tapi enggak apa-apa, dia bikin suasananya jadi romantis,” cerita Gisel tanpa membeberkan seperti apa suasana romantis itu.  (bbs/net)