Home Blog Page 13723

Kekalahan yang tak Terjelaskan

QPR vs Liverpool

LONDON – Sempat leading dua gol di babak kedua dari tuan rumah Queens Park Rangers, Liverpool tak kuasa mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 3-2. sebuah kekalahan yang menurut Kenny Dalglish tak bisa dijelaskan.

“Saya tidak mempunyai jawaban dari semua ini,” ucap Dalglish seolah tak percaya dengan kekalahan timnya. “Apa lagi yang saya bisa katakan? Kami harus segera menemukan jawabannya dan memastikan jika kami bisa belajar dari ini semua,” sambungnya.

“Saya tidak merasa jika semua pemain kami melihat QPR bangkit. Hanya sedikit dari kami yang memikirkan kemungkinan itu setelah meraih laga semi final (Piala FA),” tambah Dalglish.

Berlaga di Loftus Road, Kamis (22/3) dini hari WIB, Liverpool sesungguhnya tampil menekan dan menciptakan beberapa peluang bikin gol di babak pertama. Meski harus menunggu hingga babak kedua, The Reds akhirnya memimpin 2-0 lewat gol Sebastian Coates dan Dirk Kuyt.

Namun di luar dugaan, QPR mampu membalikkan keadaan dengan mencetak gol balasan. Dalam selang 13 menit terakhir pertandingan tuan rumah berhasil tiga kali merobek gawang Pepe Reina, lewat tandukan Shaun Derry, Djibril Cisse dan  Jamie Mackie. QPR pun mengemas tiga angka, namun posisi di peringkat 17 tak beranjak. Sama halnya dengan Liverpool yang tetap berada di posisi tujuh.

Sementara itu, Tottenham Hotspur juga gagal menang ketika menjamu Stoke City yang berakhir imbang 1-1.  Spurs tertinggal lebih dulu melalui gol Cameron Jerome di pertengahan babak kedua. Skor baru sama kuat di periode injury time, saat Van der Vaart menanduk bola ke dalam gawang.
Hasil ini tersebut melanjutkan catatan tidak pernah menang The Lilywhites dalam empat pertandingan terakhirnya di Premier League. Spurs kini tergusur dari posisi tiga yang kini ditempati oleh Arsenal berkat kemenangan tipis atas Everton.

“Kami masih bisa finis di atas Arsenal. Arsenal bisa berpikir ini sudah berakhir. Ini belum berakhir. Jalan masih panjang,” cetus Redknapp usai pertandingan yang dikutip Soccernet. (bbs)

Pegawai Dinas Pendidikan Tebing Terjaring Razia Mesum

TEBINGTINGGI- Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Deli Serdang tepatnya di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Sibiru-Biru, Amiruddin Barus (47) dan pasangan mesumnya Nurbaidah (29) warga Desa Bangun Sari Tanjung Morawa, ditangkap petugas saat razia mesum, Kamis (22/3).

Pasangan yang mengaku sudah bertunangan ini, diamankan petugas dari salah satu kamar Hotel Safari Jalan Gatot Subroto, Kota Tebingtinggi.
Pengakuan Amiruddin Barus dan pasangan selingkuhnya Nurbaidah, mereka telah menjalin hubungan asmara selama tiga tahun. Nurbaidah mengaku sudah menjanda dengan satu orang anak, sementara Amiruddin mengaku lajang.

“Kami baru pulang dari Kota Parapat, karena keletihan jadi menginap di hotel. Kami akan melangsungkan pernikahan tahun depan, jadikan nggak ada salahnya kalau kami berdua menginap di hotel,” kata Nurbaidah sembari menutupi wajahnya.

Sementara pasangan mesum lain yang ditangkap petugas yaitu Ferianto (50) warga Desa Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai dengan kondisi cacat kaki ditangkap bersama pasangannya mesumnya Yusnizar (35) penduduk Jalan Bakti, Kota Tebingtinggi di Losmen Deli di Jalan Sudirman, Kota Tebingtinggi.

Salmah (30) warga Simpang Limau Manis, Kota Rantau Parapat ditangkap di Losmen Deli, sedangkan pasangan mesumnya Fendi (32) warga Kota Tebingtinggi berhasil kabur ketika hendak dinaikkan ke dalam mobil.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djajadi melalui Kasubag Humas AKP Ngemat Surbakti didampingi Kanit V Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tebingtinggi mengatakan, razia ini untuk menundaklanjuti banyaknya laporan warga ke Polres Tebingtinggi karena kasus perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencabulan serta perbuatan asusila para remaja yang dilakukan di hotel-hotel kelas melati di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

“Dengan razia ini diharapkan lapaoran warga atas kasus tersebut berkurang. Setelah dipanggil keluarga mereka dan membuat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatannya, keempat pasangan mesum diperbolehkan pulang,” jelas Ngemat Surbakti.(mag-3)

Efek Mind Game Guardiola

Villarreal vs Real Madrid

VILLARREAL- Di saat rival utamanya Barcelona menang terus, Real Madrid malah menunjukkan performa melempem. Di dua laga terakhir, Madrid main imbang termasuk melawan Villarreal dini hari kemarin.

Banyak pihak menilai Madrid mulai panik dikejar Barcelona. Secara tak langsung efek menyerahnya Pep Guardiola untuk mengejar laju Madrid, juga diyakini berpengaruh. Ya, beberapa waktu belakangan, Guardiola tampak coba memainkan mind game dengan selalu merendah soal gelar juara. Guardiola berulang kali menegaskan bakal sulit mengejar gelar juara musim ini karena Madrid bermain bagus.

Tapi apa yang terjadi, Madrid malah kehilangan empat angka dari dua laga. Pertama ditahan imbang 1-1 sama Malaga, lalu Villarreal. Alhasil, jarak poin yang sempat di angka 10, kini terkikis menjadi hanya enam saja.

“Kami harus berbenah di banyak area. Hari ini kami kebobolan dari bola mati lagi tapi kami masih memimpin dan kami mesti terus bekerja keras,” tegas pemain bertahan Madrid Marcelo di Reuters.

Ia juga menepis anggapan kalau hasil-hasil seri muncul karena Madrid tengah ketar-ketir dikejar Barca yang selalu meraih kemenangan di enam partai terakhirnya di Liga, di mana dua di antaranya dicapai Los Cules dengan mencetak lima gol—5-1 atas Valencia dan 5-3 atas Granada.
“Kami tidak gugup. Tim manapun akan ingin berada di situasi kami dengan keunggulan enam poin,” tegas Marcelo.

Pada laga di Estadio El Madrigal, itu Madrid memimpin terlebih dulu lewat gol Cristiano Ronaldo pada menit 61. Namun, keunggulan itu sirna setelah Marcos Senna bikin gol balasan pada menit 83.

Pertandingan memanas setelah kedudukan jadi imbang. Walhasil Madrid mesti menyudahi laga dengan 9 pemain setelah Sergio Ramos dan Mesut Oezil diacungi kartu merah oleh wasit.

Pada laga itu, Arsitek Madrid Jose Mourinho juga diusir dari pinggir lapangan karena terlalu keras mengkritik wasit. Parahnya, asistennya Rui Faria juga diusir wasit 15 menit sebelumnya. (bbs)

El Che Ditekuk Juru Kunci

VALENCIA – El-Che-julukan Valencia gagal memanfaatkan penampilan di kandang melawan tim juru kunci Real Zaragoza. Padahal Zaragoza hanya diperkuat sembilan pemain karena dua pemainnya diberi kartu merah. Dan Valencia pun menyerang satu-dua.

Merumput di Estadio Mestalla, Kamis (22/3) dini hari WIB, Valencia sudah memimpin atas tamunya pada menit sembilan, lewat Pablo Hernandez usai menerima umpan dari Roberto Soldado. Sedang dalam keadaan tertinggal Zaragoza justru harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima oleh Pablo Alvarez pada menit 21.

Akan tetapi, sembilan menit kemudian Zaragoza sukses menyamakan skor dari titik putih yang diberikan usai pelanggaran Angel Dealbert terhadap Aranda. Apono yang jadi algojo bikin skor jadi 1-1.

Di pertengahan babak kedua, Zaragoza berbalik memimpin. Dari serangan balik Angel Lafita memberikan bola kepada Apono yang tembakannya tidak bisa dihalau kiper.

Dua menit sebelum bubaran, Zaragoza mesti bermain dengan 9 pemain setelah Franco Zuculini menerima kartu kuning kedua atas pelanggaran kerasnya. Tetapi skor 2-1 untuk kemenangan Zaragoza tak berubah.

Hasil itu membuat Valencia kini tertahan di raihan angka 47 hasil dari 28 pertandingan, untuk duduk di posisi tiga atau zona terakhir lolos langsung ke Liga Champions. Sementara Zaragoza masih berkutat di posisi terbawah klasemen La Liga Primera dengan 22 angka.

Di saat bersamaan, pesaing utama Valencia untuk merebut peringkat tiga, Levante justru meraih kemenangan meyakinkan 1-3 atas Real Sociedad.
Tuan rumah memimpin lebih dulu di menit enam melalui tembakan keras Carlos Vela dari luar kotak penalti. Keunggulan hanya bertahan lima menit karena kemudian Levante bisa menyamakan skor.

Gol penyama kedudukan dari tim tamu itu berawal dari pelanggaran dari Inigo Martinez kepada Nabil El Zhar. Barkero yang mengeksusi penalti sukses melaksanakannya dan bikin skor jadi 1-1.

Pada menit 45 Levante berbalik unggul. Menerima bola dari Farinos, Arouna Kone membuat Levante kini memimpin 2-1. Pada menit 57 Sociedad harus bermain minus satu pemain setelah Gorka Elustondo menerima kartu kuning kedua.

Unggul jumlah pemain, Levante pun kemudian menutup kemenangan lewat gol Xavi Torres pada menit-menit akhir pertandingan, yang bikin skor jadi 3-1 untuk Levante.

Hasil tersebut tidak mengubah posisi Levante di peringkat empat klasemen. Tetapi dengan poin 44 hasil dari 28 pertandingan, Levante kini tinggal berjarak tiga angka dari Valencia yang ada di posisi tiga. (bbs)

The Gunners Rebut Peringkat 3

LIVERPOOL- Arsenal sukses menggeser posisi Tottenham Hotspurs dari peringkat tiga klasemen sementara, pasca menang tipis 0-1 dari Everton.
Sundulan Thomas Vermaelen di menit kedelapan menjadi satu-satunya gol yang tercipta di Goodison Park dini hari kemarin. Ini merupakan kemenangan keenam beruntun yang dibukukan Arsenal di Liga Inggris.

Setelah gol tersebut Everton belum menyerah mengejar ketertinggalannya. The Toffees sempat mencetak gol lewat Royson Drenthe di menit 31 namun gol dianulir lantaran si pemain dianggap berada dalam posisi offside.

Tim tuan rumah terus meningkat pasca turun minum. Akan tetapi, Robin van Persie dkk. menunjukkan ketangguhannya dalam membendung serangan lawan sehingga mampu mempertahankan keunggulan sampai laga berakhir.

Berkat hasil ini Arsenal berhasil naik ke peringkat ketiga klasemen dengan nilai 55 sekaligus menggusur rival se-kotanya, Tottenham Hotspur yang di saat yang bersaaman cuma bermain seri dengan Stoke City.

“Kami punya start yang brilian tapi perlahan Everton mampu kembali ke pertandingan 0 kami bisa merasakannya dalam 15 menit terakhir di babak pertama,” sahut Wenger di Soccernet.

“Di babak kedua, kami hampir sepenuhnya bertahan. Kami mulai mencetak peluang lagi di 15 menit terakhir, tapi Everton lah yang menguasai permainan. Kami ulet, fokus dan menunjukkan hasrat bertahan yang hebat – pertahanan kami bermain sangat baik pada malam ini.”

“Anda harus melihat sisai lain kami yang orang-orang pada umumnya tidak mengetahui tapi ini cuma satu-satunya cara untuk mendapatkan hasil di laga ini. Kami bertahan dengan baik dalam umpan-umpan silang – sesuatu yang pukan poin terkuat kami dan secara keseluruhan kami tidak pernah panik,” pungkas Wenger. (net)

Layak Menantang Juventus

Napoli vs Siena

NAPLES- Napoli melangkah ke Final Coppa Italia usai mengandaskan Seina 2-0 di San Paolo dini hari kemarin. Napoli sudah ditunggu Juventus di final.
Di semi final leg pertama lalu, Il Partenopei kandas 2-1. Mereka mampu bangkit di kandang sendiri sehingga agregat menjadi 3-2.

Sejak awal Napoli memang menarget final. Maka itu skema terbaik pun langsung dipasang pelatih Walter Mazzarri, yakni menurunkan trio mautnya Marek Hamsik, Ezequiel Lavezzi dan Edinson Cavani di lini depan.

Dengan permainan menyerang yang diperagakan sejak awal, kubu Il Partenopei hanya membutuhkan waktu 11 menit untuk membuka keunggulan. Tendangan bebas Lavezzi melahirkan kemelut di muka gawang, hingga membuat Simone Vergassola secara tak sengaja menceploskan bola ke gawang sendiri.

Unggul 1-0, Napoli yang masih membutuhkan satu gol lagi, makin gencar melakukan tekanan. Serangan demi serangan pun terus lancarkan ke jantung pertahanan skuad The Robur -julukan Siena.

Hasil positif pun kembali didapat Napoli pada menit ke-31. Berawal dari serangan balik cepat, Cavani membawa timnya di atas angin setelah memaksimalkan umpan Marek Hamsik lewat sundulan mematikan yang tak mampu dibendung kiper Zeljko Brkic. Kedudukan 2-0 atau agregat 3-2 untuk Napoli bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Napoli masih terus berupaya untuk mencetak gol demi mengamankan kemenangan. Sementara di lain kubu, Siena juga terus berupaya mencetak gol balasan meski tidak diperkuat sejumlah pemain kuncinya seperti bomber andalan Emanuele Calaio yang dibekap cedera. Tapi hingga laga usai tak ada lagi gol tercipta.

Bagi Napoli, keberhasilan melaju ke final merupakan yang pertama sejak 15 tahun terakhir.

Edison Cavani menjelaskan pihaknya akan menjadikan final Coppa Italia sebagai buruan berikutnya, mengingat mereka sudah gugur di Liga Champion.
“Kami sangat senang, itu merupakan tujuan kami di awal musim,” ucap pemain internasional Uruguay, seperti dilansir Goal, Kamis (22/03/2012)
“Ini bukan Liga Champions, tapi apa yang sudah terjadi dan sekarang harus terus seperti ini,” lanjutnya. (bbs)

Don Carlo Akhirnya Kalah

PARIS- Arsitek PSG Carlo Ancelotti mengalami kekalahan pertama ketika pimpinan klasemen kompetisi Liga Prancis (Ligue 1) itu kandas 1-3 saat menjamu Olympique Lyon pada perempat final kompetisi Piala Prancis, Kamis (22/03) kemarin.

Sebelumnya PSG, belum terkalahkan sejak Ancelotti menggantikan Antoine Kombouare, Desember lalu.

Memimpin pertandingan melalui tendangan penalti Nene, tetapi Lyon membalas sebelum turun minum melalui Kim Kallstrom dan Lisandro Lopez, sebelum mengakhiri laga lewat tambahan angka melalui tendangan penalti Bafetimbi Gomis pada menit akhir.

Lyon akan berkunjung ke GFCO Ajaccio pada pertandingan semi final, setelah tim divisi tiga itu mengalahkan 0-1 Montpellier. Stade Rennes, yang menang 3-1 melawan 10 pemain Valenciennes awal laga Rabu, akan bertandang ke rumah tim divisi tiga Quevilly yang maju ke putaran empat besar setelah melibas Olympique Marseille 3-2 pada perpanjangan waktu, Rabu (21/03).

“Pertandingan kami amat hebat pada babak pertama. Tetapi kami kandas lagi pada babak kedua karena Paris bermain amat kuat. Tapi kami bermain disiplin, sehingga dapat mempecundangi lawan. Saya angkat topi bagi para pemain,” kata pelatih Lyon Remi Garde kepada France 3.

PSG lebih dulu unggul pada menit ke-19 ketika tuan rumah dihadiahi tendangan penalti setelah Samuel Umtiti memegang bola. Pemain Brasil Nene menendang dari titik putih tetapi Lyon dengan cepat bangkit kembali dan Kim Kallstrom menendang dari jarak 25 -meter mengarah ke pojok atas gawang sehingga angka menjadi sama 1-1 ketika pertandingan berlangsung 25 menit.

Lyon memimpin enam menit sebelum turun minum ketika Lisandro memanfaatkan umpan panjang dari Kalltstrom sehingga angka timnya bertambah lewat tendangan jarak dekat itu.

Striker Prancis Gomis membuat angka timnya menjadi semakin jauh dari jangkauan lawan, setelah menendang dari titik putih, akibat Michel Bastos dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Christophe Jallet. (net)

Bayern Bikin Final Ideal

MOENCHENGLADBACH – Borussia Dortmund dan Bayern Munchen benar-benar mendominasi persaingan gelar pentas sepak bola Jerman musim ini. Tidak hanya terlibat rivalitas di Bundesliga, kedua klub raksasa itu akan bentrok di final DFB Pokal di Olympiastadion, Berlin (20/5) mendatang.

Kedua tim pun lolos ke final dengan susah payah. Jika Dortmund butuh babak tambahan waktu untuk menyingkirkan klub kasta kedua Gruether Fuerth 1-0 (20/3), Bayern malah harus melalui adu penalti di kandang Borussia Moenchengladbach kemarin.

FC Hollywood -sebutan Bayern- akhirnya melenggang setelah menang 4-2. Kiper Bayern yang juga kiper nomor satu timnas Jerman, Manuel Neuer, tampil gemilang setelah menggagalkan algojo keempat Gladbach, Havard Nordtveit. Sebelumnya, tendangan algojo ketiga tuan rumah, Dante Alighieri, melambung.

“Penampilan Manuel Neuer luar biasa hingga adu penalti,” kata der trainer Bayern Jupp Heynckes kepada AFP. (dns/jpnn)

KONI Sumut Pertahankan Tim Sepak Bola dan Futsal

Pemain Bisa Diganti jika Meninggal Dunia atau Ada Surat Pengunduran Diri

MEDAN-Pupus sudah mimpi kepengurusan PSSI Sumut versi Darwin Syamsul yang ingin mengambil alih sekaligus merombak tim sepak bola dan tim futsal yang akan berlaga pada PON XVIII mendatang.

Ini terkait dengan kebijakan KONI Sumut yang ingin mempertahankan tim sepak bola dan tim futsal yang telah terbentuk sejak 25 Juni 2010 itu.
Ketua Harian KONI Sumut, John Lubis kemarin mengatakan pihaknya sebenarnya tak ingin ikut campur dalam pusaran permasalahan yang ada di tubuh PSSI Sumut sekarang ini. Namun mengingat ini berkaitan dengan penyelenggaraan PON XVIII, maka KONI Sumut tak ingin masalah yang terjadi itu mengganggu persiapan para atlet.

“Tim PON ini kan kita yang menjalankan dan mendanainya. Semua cabang sudah kita daftarkan atletnya. Ada dua tahap yakni lewat jalur entry by number dan selanjutnya entry by name. Nah, saat ini baru tahap entry by number. Jadi dengan tim yang sudah cukup lama dibentuk dan digembleng kita akan pertahankan tim itu,” ujarnya, Rabu (21/3) kemarin menanggapi kabar adanya upaya merombak skuad yang sudah ada.

Menurut John Lubis, para pemain yang didaftarkan tentu tidak bisa diganggu gugat. Kecuali memang ada beberapa hal yang membuat atlet tersebut tidak bisa turun bertanding. “Sebenarnya dari peraturannya pemain yang sudah didaftarkan sudah mutlak. Jika kita mau menggantinya bisa-bisa saja tapi alasannya harus kuat. Cedera misalnya. Tapi sebenarnya peraturannya sangat ketat untuk itu bahwa atlet baru bisa diganti jika dia meninggal dunia. Artinya perjuangan atlet meloloskan tim ke PON itu harus dihargai,” tambah John.

Hal itu sebenarnya diberlakukan agar Pengprov-pengprov cabang olahraga tidak seenaknya mengganti atlet. “Peraturan itu gunanya untuk menghempang adanya kebijakan Pengprov soal suka atau tidak suka. Jadi kalau pun memang atlet tersebut akan diganti dengan yang lain harus dilampirkan surat pengunduran diri dari atlet yang bersangkutan,” tambahnya.

Lebih lanjut menurut John pihaknya tak ingin terlibat dalam konflik yang ada. “Kita tidak ingin ikut kemelut antara pengurus PSSI Sumut dengan pihak lain. Memang sampai saat ini KONI Sumut belum merekomendasikan PSSI Sumut dibawah kepemimpinan Darwin. Masalah PSSI Sumut itu masih masuk dalam Badan Arbitrase Nasional Indonesia. Jika nantinya mereka diakui, maka KONI Sumut siap mendukung. Tapi jika tidak, maka mereka jangan memaksakan kehendak,” pungkas Jhon Lubis. (mag-18/jun)

Warga Tioghoa Gelar Kejuaran Catur Gajah

LUBUK PAKAM-Warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Lubuk Pakam akan mengelar kejuaran catur gajah laupa Xiang Qi Cup IV yang bertempat di Car Park Panitia Laupa Club Jalan T.Fahruddin Lubuk Pakam, Sabtu (24/3) – Selasa (3/4) mendatang.

Untuk pelaksanan kegiatan kejuaran itu, unsur panitia kejuaran melakukan audensi ke Camat Lubuk Pakam, Drs.Citra Efendy Capah M.SP, Jum’at (16/3) lalu. hadir pada audensi itu, Ketua Panitia Pelaksana Laupa Xioang Qi Cup IV, Kok Siong didampingi Hasan Halim dan Kok Fen  selaku Komisi Pertandingan dan Bendahara.

Bahkan dalam laporannya, kejuaraan kali ini akan diikuti sekira 60 peserta dari berbagai kecamatan di Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana panitia membagi dua katagori peserta Senior (A) dan Junior (B).

Seperti kegiatan sebelumnya panitia telah menyiapkan hadiah berupa Tropy, Tabanas dan souvenir  untuk Senior dan Junior.Kejuaraan itu direncanakan akan dihadiri oleh KONI Deli Serdang, Ketua Percasi DS, Pengurus Xiang Qi Profinsi Sumut dan Wasit Internasional Xiang Qi.
Kok Fen selaku Bendahara Panitia dalam kesempatan yang sama menyatakan, kalau pihaknya bertekad untuk menggelar kejuaraan ini untuk melestarikan olah raga tradisionil ini juga menyentuh pada masyarakat umum dan pelajar. Kemudian untuk menjauhkan regenerasi dari ancaman bahaya narkoba dan bentuk kenakalan kriminal lainnya.

Disebutkan, selain warga keturunan keturunan tionghoa, Kejuaraan Xiang Qi (Catur Gajah) diikuti oleh warga pribumi.”Pada kejuaraan Tiongkok Xiang Qi (RRC) Tahun 2010, Laupa Club telah mengirim dutanya  Muhamad Ali (Angik) warga Indonesia asli,” Kok Fen.(btr)