Home Blog Page 13745

Pasca Polisikan Hotman Meriam Bellina Tenangkan Diri

Meriam Bellina sepertinya hendak menarik diri dulu semenjak melaporkan teman istimewanya, pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya. Bintang film ‘Get Merried 3’ itu langsung meninggalkan Jakarta menuju Bandung usai membuat laporan itu.

“Ibunya nggak ada, sudah dari semalam ke Bandung,” ujar seorang penjaga rumah Meriam  Kamis (29/3)
Rumah Meriam yang terletak di Komplek Permata Puri I, Cimanggis, Depok, Jawa Barat tampak lengang. Rumah itu tampak sepi aktivitas. Penjaga rumah pun tak mengetahui kapan Meriam akan kembali ke kediamannya itu. “Nggak tahu kapan baliknya,” tutur pria paruh baya itu.
Meriam melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan dan perbuatan tak menyenangkan. Dalam laporan tersebut, Meriam mengaku dianiaya pada 10 April 2009 tepat hari ulang tahun Meriam ke-44.
Pelaporan Meriam Bellina ini membuat publik terhenyak.

Meriam mengaku ditampar, dicekik hingga dipukul. Meriam pun mengalami luka yang cukup serius akibat penganiayaan yang dilakukan Hotman pada April 2009 silam. Ada dugaan bahwa Hotman dan Meriam memang kerap bertengkar di kediaman milik Meriam di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun saat dikonfirmasi ke pihak Meriam, ia mengaku tak tahu hal tersebut.

“Nggak tahu kalau soal itu. Saya nggak ikut campur urusan Ibu,” kata Juaiy, asisten rumah tangga Meriam saat ditemui Kamis (29/3). Senada dengan Juaiy, pihak keamanan rumah Meriam pun mengaku juga tak mengetahui adanya pertengkaran.
Predikat pengacara handal yang melekat pada diri Hotman Paris tak menggetarkan tekad Meriam Bellina untuk melaporkannya atas tudingan penganiyayaan. Meriam pun menegaskan laporannya itu tidak main-main.

Kuasa hukum Meriam, Dwi Ria Latifa menjelaskan, dengan adanya penyataan resmi dari pihak Polda Metro Jaya, Meriam benar-benar serius melaporkan Hotman.

“Pokoknya gini aja ya saya sampaikan, seperti kemarin yang dijelakan oleh Kabid Humas Polisi saya pikir itu pernyataan yang secara resmi disampaikan pihak Polda,” tuturnya.

Mendengar tudingan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan, Hotman pun seperti santai menanggapinya. Ia menuturkan bahwa dirinya bukan sosok laki-laki yang sekejam dituduhkan. “Aku manusia yang nggak kejam,” ungkapnya. (bbs/net)

Berambisi jadi Sutradara

Lily Collins

Di usianya yang masih terbilang muda, aktris cantik Lily Collins ternyata memiliki beberapa ambisi. Sukses menata karier sebagai seorang aktris, putri penyanyi Phil Collins itu berharap bisa menjadi seorang penulis skenario dan sutradara.

“Akhir-akhir ini saya mulai menulis skenario karena saya senang menulis untuk koran serta majalah dan saya selalu menganggapnya berbeda dibanding skenario. Namun sejatinya sebuah cerita bisa diungkapkan dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu saya ingin menulis skenario suatu saat,” ujar Collins. Mengenai keinginannya menjadi seorang sutradara, aktris berusia 23 tahun ini memang tertarik dengan hal-hal yang terkait di belakang layar. “Saya selalu mengajukan pertanyaan kepada kru karena hal itu menarik bagi saya dan saya akan sangat senang untuk menyutradarai,” ucapnya. Collins yang berperan sebagai putri salju dalam film ‘Mirror, Mirror’ itu juga mengaku ambisinya di dunia akting tidak ‘terorganisir’ dengan baik lantaran terlalu banyak genre film yang ia ingin coba.

Film terbaru Lily Collins segera tayang. Film berjudul Snow White ini rencananya akan dirilis tanggal 30 Maret.. Lily yang sejak kecil jatuh cinta dengan dunia dongeng lengkap dengan kerajaan dan putri, senang sekali bisa berperan sebagai Putri salju di film ini.  Selain sosok putri, dongeng juga mengingatkan kita sama pangeran tampan yang udah pasti pernah jadi bagian dalam khayalan kita. Daan, Lily punya tips yang bisa kita pratekan selama menunggu pangeran alias cowok idaman kita datang.

“Aku punya saran untuk semua cewek yang sedang menunggu prince charming kalian masing-masing. Kita wajib jadi cewek yang berani mencoba hal baru. Coba deh kegiatan baru yang bikin kita jadi lebih kreatif. If you’re open to meeting new people and new adventures, then love will come along,” ucap Lily. (bbs/net)

Bolos Sekolah, Anak Dirantai ke Tiang Listrik

HANOI- Marah dan kecewa dirasakan pria Kamboja ini, ketika mendapati putranya bolos sekolah untuk bermain games di warnet. Saking marahnya, pria berumur 40 tahun tersebut merantai leher anaknya ke tiang listrik.

Hampir dua jam sang anak dihukum dengan cara seperti itu. Penderitaannya baru berakhir setelah para tetangga melaporkan kejadian di Kota Battambang, Kamboja Utara ke polisi. Polisi datang dengan membawa seorang tukang kunci untuk membebaskan anak laki-laki berumur 13 tahun itu.

“Si ayah sangat marah karena dia menemukan putranya di warnet, bukannya di sekolah. Dia pun merantainya di depan umum supaya orang-orang melihat, sebagai pelajaran untuknya,” kata Wakil Kepala Kepolisian Battambang, Cheth Vanny, kepada kantor berita AFP, Kamis (29/3).
Menurut Vanny, anak tersebut juga sempat dipukuli ayahnya.

Sang ayah, Sok Thoeun kabur dari lokasi setelah para tetangga melaporkan insiden yang terjadi Selasa (2/3) lalu. Dia kini diburu polisi atas tuduhan penyiksaan anak.

“Dia masih buron,” kata Vanny.(net/jpnn)

Harga Tiket Konser Super Junior

Setelah memberikan kabar resmi mengenai kedatangan boyband Super Junior di Jakarta minggu lalu, pihak promotor, Showmaxx Entertainment pun mengumumkan secara detail tentang konser bertajuk Super Junior World Tour Super Show4 in Jakarta.

Konser sendiri akan dihelat di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta pada tanggal 28-29 April 2009 nanti. “Ini beneran kalau mereka akan hadir disini. Akhirnya berhasil membawa Super Show 4 ke Jakarta, setelah bisa dibilang berdarah-darah kami berusaha. Terimakasih atas bantuan semuanya, juga fans Suju, ELF,” ucap Sherwin dari Showmaxx Entertainment di Electica Citos, Cilandak, Jakarta Selatan (29/3). Sedangkan tiket, oleh pihak promotor telah diklasifikasi menjadi 5 kelas, yaitu Super Box and Super Fest (free standing)-1,7 juta, Junior VIP Seat (numbered seating)-1,4 juta, Super VIP Seat (numbered seating)-2 juta, Super Sky Seat (numbered seating)-1 juta, dan Junior Sky Seat (free seating)-500 juta.

Tiket akan dijual pada tanggal 7 April 2012 di Twin Plaza Hotel, Slipi, Jakarta dalam dua tahapan sesuai dengan tanggal show Super Junior yang 2 hari tersebut. Penjualan untuk show hari pertama (28/4) akan dimulai dari jam 8 pagi sampai selesai. Sedangkan untuk hari kedua (29/4) akan dimulai dari pukul 1.30 siang.

‘’Kita udah siap jualan dan penjualan hanya akan berlangsung satu hari. Jadi kita lakukan penjualan offline selling khusus untuk Jabodetabek. Untuk fans di daerah kita telah alokasikan dan distribusikan melalui pihak dan partner resmi yang ditunjuk,” kata Sherwin.

Pembatasan tiket juga akan diberlakukan untuk konser Super Show4 dari boyband yang diawakli oleh LeeTeuk, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryewook, Kyuhyun tersebut. Oleh promotor, tiap orang hanya berhak mendapatkan maksimal 4 tiket. (bbs/net)

Saling Ejek Lalu Berakhir Salam Hangat

Dari Nobar Milanisti Medan dan FCBI Medan

Drawing Perempatfinal Liga Champions 2012 akhirnya kembali mempertemukan Barcelona dan AC Milan. Bentrok sebelumnya terjadi di penyisihan grup.

DONI HERMAWAN-MEDAN

Sua keduanya berarti reuni dua fans klub yang tergabung dalam Fans Club Barcelona Indonesia (FCBI) Regional Medan dan Milanisti Indonesia Sezione Medan pada gelaran nonton bareng, Kamis (29/3) dini hari kemarin di Warung Ayah Medan.

Sama seperti pertemuan Milan dan Barca di pentas pertarungan klub Eropa itu tahun ini, tiga kali pula kedua fans club itu terlibat nobar. Suasana Warung Ayah, venue nobar pun mendadak ramai dan riuh dipenuh suporter kedua kubu. Dengan jersey andalan klub masing-masing bahkan beberapa fans Milanisti mewarnai wajahnya dengan logo atau warna merah hitam khas Rossoneri. Kubu Milanisti di kiri dan FCBI Medan menempatkan diri di sisi kanan layar lebar.

Saling mengusung ambisi melihat klubnya menang membuat gelaran nobar ini terasa menegangkan dan dalam suasana panas. Selain beradu chants (nyanyian-red) kedua kubu juga kerap terlibat dalam perang argumen. Tentu saja dalam upaya membela klub kesayangan masing-masing.
Sejak kick off, terlihat di layar lebar Barcelona yang bertindak sebagai tim tamu seperti biasa menerapkan permainan atraktif dan mengepung pertahanan Milan. Kubu FCBI Medan pun bersorak sorai bak di atas angin karena yakin gol tinggal menunggu waktu. Sementara kubu Milanisti sedari awal jantungnya terus berdebar-debar penuh kecemasan berharap Nesta cs mampu mempertahankan gawang Abbiati tetap perawan. Lantas mereka berteriak penuh kelegaan, ketika upaya Messi cs luput.

Seperti kejadian di menit 15, striker El Barca, Alexis Sanchez terjatuh di kotak enam belas. Sontak kubu FCBI Medan serentak meminta wasit menjatuhkan vonis penalti. Namun kontras dengan asa mereka, wasit Jonas Eriksson yang memimpin laga tak melihat itu sebagai pelanggaran. Gantian kubu Milanisti Medan bersorak sembari melayangkan cibiran kepada kubu FCBI Medan. “Diving itu. Memang Barca ini suka kali minta tolong ma wasit,” cibir salah seorang fans Milan.

Namun fans Barca juga tak kalah sengit membalas. “Striker Milan mana ya? Oh sudah pada jadi bek,” balas salah seorang fans Barca yang disambut tawa rekan-rekannya. Begitupun meski menyajikan suasana yang panas, kedua kubu tetap menganggap itu hal yang biasa di setiap kali nobar antar fans club. Laga akhirnya mencatatkan hasil imbang tanpa gol di leg pertama. Keduanya pun kembali mencair dengan saling bersalaman usai laga.
“Ini hasil yang adil. Apalagi beberapa pemain Milan cedera seperti Thiago Silva dan Nesta. Tapi kami yakin Milan bisa menang di leg berikutnya dan Milanisti bakal berpesta,” kata Ketua Milanisti Sezione Medan, Syaiful Amri Sambas.

Sementara fans Barcelona juga tidak kecewa dengan hasilimbang ini. Pekan depan giliran FCBI Medan yang menggelar nobar sebagai tuan rumah. “Kami yakin Barcelona akan menang di leg kedua nanti. Menang besar dan nobar nanti kami tuan rumahnya,” pungkas Ketua FCBI regional Medan, Hafazh. (*)

Polisi dan Puluhan Mahasiswa HMI Saling Dorong

BINJAI- Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus berlanjut. Kini, puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Binjai menggelar aksi di bundaran Tugu Kota Binjai, Kamis (29/3).

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa itu sambil membawa poster yang bertuliskan beragam kritikan untuk Presiden SBY dan Boedino. Pemerintahan SBY dan Boediono dianggap gagal dalam memimpin negara ini.

Aksi yang semula berlangsung damai, tiba-tiba saja akses lalu lintas di Jalan T Amir Hamzah menjadi macat. Saat itulah, petugas polisi yang menertibkan lalu lintas terlibat saling dorong dengan puluhan mahasiswa.

Polisi mendorong mahasiswa karena aksi yang dilakukan itu membuat arus lalulintas menjadi macat. Tak senang ditertibkan, puluhan mahasiswa HMI sempat bersitegang dengan Kapolres Binjai.

Mahasiswa akhirnya diberikan kesempatan untuk menyampaikan sikap sambil mengelilingi Bundara Tugu itu, Ketua Cabang HMI Binjai, Khairani meminta, pemerintah menyelesaikan kasus korupsi yang ada, agar dapat menutupi pengeluaran negara, pemerintah diminta untuk segera meyelesaikan setiap kasus nasional demi mewujudkan kestabilan nasional, dan mengecam tindakan represif aparat dalam menangani aksi penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Setelah menyampaikan pernyataan sikap tersebut, puluhan HMI itupun langsung membubarkan diri. Selanjutnya, akses jalan kembali normal seperti biasa.

“Kami mengecam sikap Polres Binjai yang tidak mengeluarkan izin untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Padahal, untuk menyampaikan aspirasi diatur Undang-undang. Sehingga kami menilai, Kapolres Binjai tak patuh UU,” tegasnya.

Kapolres Binjai, AKBP Musa Tampubolon membenarkan, aksi puluhan HMI itu tidak memiliki izin.
“Kami tidak keluarkan izinnya karena tempat aksi unjuk rasa dilakukan, tepat di akses jalan utama. Lihat sendirilah, lalulintas macet. Kalau dalam aksi itu mereka anarkis, lebih memudahkan kita untuk menindaknya,” sebutnya. (dan)

Kader BM PAN Desak DPP Copot Zulkifli Husein

MEDAN-  Ratusan kader Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) di Sumatera Utara, Kamis (29/3) berunjukrasa di kantor DPW BM PAN Sumut, Jalan Krakatau Medan. Massa berasal dari kubu Anang Anas Azhar dan ‘Coki’ Iskandar  Sakty Batubara, DPD BM PAN dan DPC BM PAN se Kota Medan mendesak Ketua DPW BM PAN Sumut, Zulkifli Husein lengser dari jabatannya.

Amatan wartawan, puluhan kader BM PAN menyatakan kekecewaannya, sekaitan penundaan Muyawarah Wilayah (Muswil) ke IV BM PAN Sumut di Parapat, tanggal 1 April 2012, tanpa alasan yang jelas. Sejumlah DPD BM PAN, yang hadir dalam unjukrasa tersebut, Ketua DPD BM PAN Asahan Banda Harahap, Ketua DPD BM PAN Deliserdang M Sabri SSos, Sekretaris DPD BM PAN Kota Medan Ihwa Azwir, Sekretaris DPD BM PAN Langkat Ruslan, Ketua DPD BM PAN Karo Bali Ukur Ginting dan puluhan pengurus dan kader DPC BM PAN Kota Medan.

Kader BM PAN menilai, Zukifli Husein yang kini menjabat sebagai anggota Fraksi PAN di DPRD Sumut, tidak mampu memimpin BM PAN Sumut, sebab sikap yang ditunjukkannya  justru plin-plan dalam menakhodai BM PAN di Sumut. Sebagai bukti, Muswil ke IV BM PAN terus diulur-ulur, untuk memenangkan satu kandidat yang didukungnya.

Menurut pengunjukrasa, pelaksanaan Muswil ke IV yang sudah tertunda-tunda sampai sembilan kali penundaan, merupakan pembodohan bagi kader BM PAN di Sumut. Ini menunjukkan bahwa BM PAN Sumut, di bawah kepemimpinan Zulkifli Husein sangat lemah.

“Kita melihat Zulkifli Husein, tidak dapat berbuat banyak. Oleh karenanya, kita meminta Zulkifli Husein lengser dan mundur dari jabatannya, jika tidak mampu menggelar Muswil. DPP BM PAN harus mengambil alih,” kata M Sabri SSos Ketua DPD BM PAN Deliserdang.

Kader BM PAN Sumut tersebut diterima Ketua SC Muswil Wempy Saragih, dan Sekretaris SC Muswil Husni Hamid Lubis. Saat menerima kader BM PAN, Wempy berjanji menyampaikannya kepada DPW BM PAN Sumut. Sementara Zulkifli Husein  dan Ketua OC Muswil BM PAN Sumut, H Hendra Cipta,  tidak bersedia menemui pengunjukrasa. (ade)

Rekonstruksi Suami Tewas Ditikam, Istri Histeris

LUBUK PAKAM- Akibat kesalah paham saat hendak bertabrakan, Sayuti (46) warga Dusun I Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Deliserdang  tewas setelah tikam oleh Abdi  Tarigan (26) warga Dusun I Desa Limau Mungkur Kecamatan STM Hilir di jalan Desa Tadukan Raga.
Hal itu terungkap saat digelarnya rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Sayuti di Lapangan Sepak Bola, Mapolres Deliserdang, Kamis  (29/3). Rekontruksi yang dilakukan ada 12 adegan dan disaksikan langsung istri korban, Risna.

Saat digelarnya rekonstruksi itu, secara tiba-tiba Risna histris sambil berteriak dan menjerit memaki pelaku. “Biadab benar kau Abdi, tega benar kau habisi nyawa suamiku,” katanya sebari berteriak histris.

Pembunuhan itu terjadi atas kesalahpahaman. Kasus itu bermula dari, Alex (25) warga Dusun I Tungkusan Desa Tadukan Raga merupakan adik ipar korban. Ketika itu, mengendaraiu becak motor, tapi dari arah berlawanan, Abdi mengendarai sepedamotor Yamaha Zupiter Z BK 6466 AAS, sehingga nyaris tabrakan dan menimbulkan perdebatan.

Mendengar suara ribut, Sayuti langsung mendatangi keduanya, tapi perdebatan tak berhenti malah semakin panas. Kemudian dilerai, tapi Abdi Tarigan tak senang. Saat itulah, Abdi langsung mencabut pisau dipinggangnya dan mengancam akan membunuh jika ada yang mendekat.

Abdi  yang dikuasai luapan emosi langsung mengejar Alex dan melukai pinggul sebelah kiri Alex.  Kemudian Abdi mencoba kabur, dia menabrak sepedamotor warga yang parkir di pinggir jalan dan terjatuh.  Mengetahui terjatuh, Sayuti mendatanginya. Tapi, Abdi langsung menikam bagian dada sebelah kiri Sayuti. Setelah itu, Abdi kabur ke rumah warga milik Sabar Sinaga untuk menyelamatkan diri. Sedangkan warga lainnya mengejar Abdi dan mengepung rumah Sabar Sinaga.

Ternyata, Sayuti terlalu banyak mengeluarkan darah, sebagian warga lainnya langsung membawanya ke Klinik Nazwa di Jalan Desa Tadukan Raga. Karena luka tusukan semakin parah, Sayuti dirujuk ke RSU Keluarga di Pasar XIV Jalan Limau Mungkur – Tanjung Morawa. Namun, ajal sudah menjemputnya dalam perjalanan.

Mengetahui Sayuti tewas, sekira 500 ratusan warga mengepung mulai marah dan mengepung Sabar Sinaga yang merupakan persembunyian tersangka. Kediaman Sabar Sinaga mulai dirusak agar tersanga keluar. Bahkan pemilik rumah tidak kuat menahan amarah warga agar tidak merusak rumahnya.  Akibat perbuatannya, Abdi dijerat polisi dengan pasal 338 Jo pasal 351  ayat (2) dan (3). (btr)

Hakim PN Medan Enggan Mogok Sidang

MEDAN- Seruan aksi mogok sidang yang dilakukan hakim se-Indonesia untuk menuntut kenaikan tunjangan hakim, ternyata tak digubris oleh Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Usulan mogok sidang itu diserukan seorang hakim PN Aceh Tamiang untuk menuntut pemerintah agar menaikkan tunjangan gaji hakim, karena selama 11 tahun ini tak pernah dinaikkan oleh pemerintah.

“Masalah menyampaikan aspirasi oleh hakim untuk meminta kenaikan tunjungan hakim, itu sah-sah saja. Itu bagian dari hak. Tapi, menuntut kenaikan tunjangan jangan sampai melakukan aksi mogok untuk bersidang,” ujar Humas PN Medan Johny Sitohang SH MH, kepada wartawan Kamis (29/3) di PN Medan. Jonny menyampaikan, hakim di PN Medan, tidak berpengaruh ajakan untuk melakukan aksi mogok bersidang.

“Kami disini (hakim PN Medan, Red) tidak berpengaruh dengan ajakan itu. Kami sudah serahkan saja kepada Mahkamah Agung (MA) untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah untuk usulan kenaikan tunjangan,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyatakan di Kota Medan para hakim tetap melakukan aktivitas seperti biasa. (rud)

Siapkan Rp18 Miliar untuk Melahirkan

Jessica Simpson

Kelahiran putri Jessica Simpson sudah semakin dekat, sehingga penyanyi 31 tahun ini semakin getol mempersiapkan segalanya. Bahkan, dia dikabarkan telah mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk proses kelahiran nanti.

Kekasih Eric Johnson ini dilaporkan telah menghabiskan setidaknya $1 Juta (lebih dari Rp18 Miliar) hanya untuk keamanan. Semua itu dilakukan karena Jessica ingin semuanya berjalan dengan baik.

Tidak hanya sampai di situ, penyanyi yang juga berprofesi sebagai desainer ini juga telah menyewa hampir seluruh bagian sebuah rumah sakit dengan biaya sekitar $500.000 (Rp 4,57 Miliar).

“Dia mengubah bangsal rumah sakit jadi Fort Knox. Jika teman atau keluarga ingin mengunjunginya, maka mereka harus lebih dulu melalui sejumlah checkpoint!” ungkap salah satu sumber.

“Dia takut ada penculikan. Kepala security-nya baru saja menggelar rapat untuk keluarga agar mereka semua paham aturannya!” imbuhnya. Pasangan Jessica dan Eric sendiri dikabarkan telah memberikan nama Maxwell untuk anaknya. Namun nama itu hanya nama panggilan, sedangkan nama aslinya baru akan diumumkan kemudian.

Sebelumnya,  Jessica Simpson yang tengah hamil tua terlihat media sedang bermain di bawah hujan bersama tunangannya, mantan pemain NFL Eric Johnson di Los Angeles, Minggu lalu.

Mereka terihat bermain hujan setelah makan siang. Saat itu, Simpson mengenakan gaun maxi yang terlihat chic. Padahal Simpson sedang hamil 8 bulan, tapi ia tampak tidak peduli dan asyik berhujan-hujanan ria bersama Johnson.  Perutnya yang terlihat sangat besar itu sebelumnya juga memunculkan pertanyaan apakah ia tengah menanti anak kembar.

“Tidak, saya tidak hamil kembar, hanya saja air ketuban saya memang cukup banyak jadi perut terlihat sangat besar seperti hamil kembar,” ucapnya (bbs/net)