28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 13758

Nadal Lumat Tsonga

RAFAEL Nadal harus kerja keras untuk mendapatkan satu tiket ke babak semi final. Akhirnya, Nadal berhasil menyudahi perlawanan Jo-Wilfried Tsonga dengan skor 6-2, 5-7 dan 6-4.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Miami, Kamis (29/3), Nadal begitu mendominasi jalannya pertandingan pada set pertama. Petenis asal Spanyol itu langsung memimpin dengan skor 5-1, sebelum menutup set pertama lewat kemenangan 6-2.

Tsonga tidak tinggal diam di set kedua. Meski sempat tertinggal 2-4, tapi petenis asal Prancis itu mampu bangkit dan menyamakan skor menjadi 4-4. Bahkan, Tsonga mampu berbalik unggul dengan skor 7-5.

Hasil itu sempat memberikan rasa percaya diri kepada Tsonga. Dia terus memberikan perlawanan kepada Nadal hingga skor 4-4. Tapi, perlawanan Tsonga sepertinya hanya sampai disitu saja.

Pada game berikutnya, Nadal berhasil mematahkan servis Tsonga untuk unggul dengan skor 5-4. Akhirnya, petenis asal Spanyol itu menutup pertandingan ini dengan kemenangan 6-4, sekaligus melaju ke babak semi final. Pada babak empat besar nanti, Nadal akan berhadapan dengan Andy Murray. Petenis asal Skotlandia itu berhasil lolos setelah mengalahkan Janko Tipsarevic. (bbs/jpnn)

Sipir Pemukul Brimob Diserahkan ke Polisi

MEDAN-Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Depkumham) Sumut, Baldwin Simatupang berjanji akan menindak tegas anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap anggota Brimob, yang menjadi warga binaan Rutan Klas I-A Tanjung Gusta Medan.

“Kasus ini akan kita serahkan kepada Polresta Medan. Karena kasus ini bukan hanya persoalan internal lembaga saja, akan tetapi menyangkut penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini,” tegas Baldwin Simatupang. Baldwin juga mengancam akan memberikan sanksi tegas pada anggotanya berupa pemecatan dan penurunan pangkat, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 53.

“ Kita tunggu saja dulu proses hukum yang dilakukan penyidik dan peradilan,” beber Simatupang.

Baldwin juga tidak membenarkan perbuatan yang dilakukan anggotanya melakukan pemukulan. Yang namanya warga binaan itu bukan dipukul tapi dibina dengan menasehati. Ditanya apakah hanya karena korban menolak mengikuti apel pagi maka dipukuli, Badlwin membantahnya.

“Bukan hanya tak mau mengikuti apel tapi ada kata-kata dari korban yang memancing emosi sipir,” ucapnya.

Baldwin menyatakan jika sipir terbukti melanggar hukum silahkan ditindak. Namun dirinya tidak bisa menjamin kejadian serupa tak terulang lagi.
“Ini sulit karena sifatnya personal. Tapi kalau memberi komando untuk tidak melakukan hal ini sudah jauh-jauh hari saya lakukan. Rutan dan lapas harus aman karena dua ribuan lebih orang penghuninya,” tutup Badlwin.(rud)

Lagi, Bayi tanpa Anus Masuk Pirngadi

MEDAN-Bayi berkelamin laki-laki tanpa anus berusia satu hari dirujuk ke RSU dr Pirngadi Medan, Rabu (28/3) pagi. Anak pertama pasangan Nazli (28) dan Raisa (24), warga Jalan Ayahnda, Gang Agenda, Medan Baru, itu langsung menjalani pemeriksaan intensif di ruang foto, tepatnya di Ruang Radiologi 2, Lantai II RSU Pirngadi Medan.

Amatan Sumut Pos di Ruang Radiologi 2, Lantai II RSU Pirngadi, bayi ditangani dua orang dokter dan satu perawat serta petugas radiologi. Dr Thomas yang menangani bayi mengaku, kasus seperti itu terjadi karena pada saat usia kandungan si ibu berusia 3 bulan kurang memberikan asupan gizi asam folat.
Orangtua bayi, Nazli mengatakan, tak menyangka anaknya akan lahir dengan kondisi tanpa anus. Nazli menuturkan, anaknya itu lahir normal di salah satu klinik tak jauh dari rumahnnya. Dan sampai saaat ini istrinya masih berada di klinik karena kondisinya belum fit betul.

“Anak saya ini lahir normal dengan berat 3,3 kg,” bebernya. Nazli mengaku, anak pertamanya ini lahir Selasa (27/3) pukul 21.00 WIB. Diterangkannya, dirinya juga sangat mengharapkan anaknya ini bisa normal kembali.

Mengenai langkah selanjutnya apakah akan dioperasi, dirinya mengaku belum bisa memutuskan hal tersebut karena masih menunggu keputusan keluarga dan menunggu sang istri normal.

Nazli juga mengaku, dirinya tak ada mempunyai firasat buruk terkait kelahiran anak pertamanya itu dan sangat mengharapkan bantuan orang yang sudi memberikan bantuan. (jon)

Buah Terbaik Untuk Bayi

Ada banyak sekali buah untuk makanan bayi, tapi hanya ada beberapa yang terbaik, berikut adalah 3 buah yang paling cocok digunakan sebagai makanan bayi anda :

Alpukat

Buah ini Sering disebut sebagai salah satu makanan yang paling sempurna dari alam karena mereka dikatakan mengandung segala sesuatu yang dibutuhkan seseorang untuk bertahan hidup. Cobalah gunakan  buah alpukat sebagai makanan pertama bayi bukan sereal olaha.

Alpukat adalah buah untuk makanan bayi yang sangat bermanfaat. Alpukat dapat ditawarkan pada pada si bayi ketika berumur 4 – 6 bulan. Bayi memerlukan karbohidrat, dan lemak serta protein untuk pertumbuhan selama tahun pertama dan bahkan ke tahun kedua. Ya, Alpukat memang penuh lemak! Tapi jangan khawatir tentang kandungan lemak dari buah alpukat, bayi TIDAK harus “rendah lemak”. Bayi memerlukan lemak dalam makanan mereka untuk  pertumbuhan dan perkembangan .

Pisang

Pisang sering mengandung banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan si bayi. Salah satu komponen gizi yang paling penting dari Pisang adalah potasium dan serat. Pisang juga tinggi vitamin B6, vitamin C dan Vitamin B2. Harap diingat bahwa usia yang dianjurkan untuk mulai memperkenalkan pisang sebagai makanan bayi adalah antara 4-6 bulan.

Makanan ini memiliki cita rasa yang manis yang akan disukai oleh setiap bayi. Sistem pencernaan bayi pun dapat dengan mudah memprosesnya. Penyajiannya sangat mudah dah higienis, hanya ambil sebuah pisang, lalu kupas kulitnya.

Apel

Mungkin banyak sekali orang yang ragu-ragu untuk menggunakan apel sebagai buah untuk makanan bayi mereka, Padahal apel merupakan salah satu pilihan yang terbaik seorang bayi. Buah ini mudah dalam penyajiannya, mudah dicerna dan penuh nutrisi. Apel juga sangat fleksibel dan dapat ditambahkan ke hampir semua resep bayi yang anda temukan.

Anda dapat mencampur apel dengan sereal, sayuran purees, resep biskuit, resep kue, dalam yogurt dan dicampur dengan buah-buahan lainnya. Jika anda bisa mencampurakan apel dengan makanan bayi yang lain seperti biskuit, yogurt, serela, dan lain-lain, maka akan menjadi sebuah makanan bayi yang mendekati kata “sempurna” untuk bayi Anda. (bbs/net)

Delapan Kapal Patroli Disiagakan

Delapan unit kapal patroli dikerahkan Direktorat Polisi Perairan Polda Sumut, untuk mengantisipasi aksi penyelundupan BBM (bahan bakar minyak) lewat perairan dan gejolak sosial yang muncul akibat kenaikkan harga BBM.

Kedelapan kapal patrol tersebut kini telah ditempatkan di lima titik rawan di sekitar perairan Sumatera. “Kapal-kapal patroli kita sudah ditempatkan di lima titik rawan penyelundupan BBM diantaranya di perairan Kuala Belawan, Kuala Tanjung, Batubara, Pantai Cermin dan perairan Tanjung Balai Asahan,” kata Kasubdit Penegak Hukum (Gakkum) Dirpolair Polda Sumut, AKBP Burhanuddin Desky, Selasa (27/3) siang.

Desky menambahkan, terkait rencana pemerintah pusat menaikan harga BBM, pihak kepolisian perairan saat ini juga melakukan antisipasi terjadi gejolak sosial seperti aksi demo yang kemungkinan bisa terjadi dikawasan perairan.

“Selain penempatan armada patrol di perairan, kita juga telah melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga nelayan. Termasuk berkoordinasi dengan Ketua HNSI Medan, Zulfahri untuk mengantisipasi unjuk rasa nelayan di laut,” ungkapnya.

Mobil Dinas TNI pun Disandera

Aksi massa menolak BBM juga merebak  di berbagai daerah di Sumatera Utara. Di Siantar, massa malah menyandera mobil dinas TNI.
Adalah Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen (UHN) Siantar yang menyandera truk TNI 8520-I, kemarin. Aksi ini digelar setelah massa berhasil memblokir Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur.

Situasi sempat panas, ketika supir truk 8520-I yang mengenakan seragam TNI mencoba menerobos hadangan. Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara intel TNI dan puluhan Polri melawan mahasiswa. TNI dan Polri berusaha melepaskan mobil tersebut dari penyanderaan mahasiswa. Selama 30 menit, adu otot terjadi, hingga mobil TNI 8520-I berhasil lepas dari sanderaan mahasiswa.

Di Binjai, Ketua DPRD Binjai turut menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat. “Secara pribadi, saya setuju dengan penolakan kenaikan harga BBM ini,” ujar Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba, saat menerima masa Hanura, di gedung DPRD Binjai.
Terpisah, Polres Tebingtinggi mempersiapkan kekuatan penuh dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebanyak 50 personel untuk menjaga dan mengawal aksi unjuk rasa yang gagal dilaksanakan. (mag-17/osi/mua/dan/mag-3/smg)

Forum Anak Yatim Tolak Kenaikan BBM

MEDAN- Sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Utara yang tergabung dalam Forum Peduli Anak Yatim Indonesia Sumatera Utara (FPAYSU)  menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini berkaitan dengan adanya kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM pada 1 April mendatang.

Penolakan kenaikan harga BBM tertuang dalam penyataan sikap FPAYSU yang dibacakan  Ketua FPAYSU Drs H Daudyah Munthe,MM  didampingi H.Jhony Sembiring ,SH (Sekretaris) dihalaman Mesjid Agung Jl. Diponegoro Medan, kemarin.

Dalam pernyataan sikapnya, FPAYSU memaparkan bahwa banyak akibat dan dampak buruk kebijakan pemerintah yang sangat tidak populis ini.  “Rakyat tengah mengalami kesulitan  ekonomi saat ini, malah ditambah lagi dengan adanya kenaikan harga BBM yang berakibat naikknya harga kebutuhan pokok lainnya,” kata Daudysah yang didampingi pengurus FPAYSU lainnya, diantaranya;  H.Asli Chan Chaniago, Drs h Rahmad Hasibuan (Penasehat) dan  H Subandi,SH,H.M Subandi (Wakil Bendahara)  serta  H Donal Sidabalok (Bid.Dana dan Keuangan dan Bidang HUmas, Drs H Jumiran Abdi.

Disebutkan Daudsyah, Pemerintah harusnya menyadari bahwa  kebijakan itu  akan jelas-jelas menyengsarakan rakyat ditengah himpitan ekonomi yang semakin sulit ini.”Bukan kita berseberangan dengan kebijakan pemerintah, tetapi kenaikan ini jelas-jelas bukan jalan keluar dari permasalahan bangsa yang tengah membelit negeri ini.

Menurut Ketua FPAYSU, Drs H Daudsyah Munthe,MM, adalah sebagai negara kepulauan dan mempunyai masyarakat yang majemuk, yang sebenarnya alamnya kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya manusia, dan kaya budaya.Tetapi akibat krisis global dunia,  masyarakat kita mau tidak mau mendapat imbasnya.

Namun, menaikkan harga BBM bukan jawaban untuk mengatasi persoalkan lain yang lebih besar.

Ada 8 poin yang tertulis dalam pernyataan sikap FPAYSU sebagai  solusi koknrit kepada pemerintah  untuk menghemat anggaran tanpa menaikkan harga BBM diantaranya; agar pemerintah mengefesiensikan semua APBN dan APBD Provinsi dan Kabupaten Kota.
Selanjutnya,  pemerintah tidak melakukan pembangunan kantor pemerintah yang baru (gedung baru), meniadakan program kegiatan rehabilitasi kantor- kantor pemerintah dan rumah dinas.Selain itu, tidak melakukan pembelian kenderaan  mobil  dinas baru, tidak melakukan Perjalanan dinas ke luar negeri dan luar provinsi.

Hal yang harus dilakukan adalah menekan dan mengefesiensikan pemakaian dana rutin, melakukan pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan dan penggunaan anggaran Negara dan daerah. Yang perlu diperhatikan, para pejabat pemerintah baik itu (Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif ) serta keluarganya menunjukkan sikap kesederhanaan dalam kegiatan sehari-hari.
Terakhir, penegakan supremasi hukum  harus dilaksanakan dan menjadi niat dan tekad kita bersama antara Masyarakat dan Pemerintah , ujar  Daudsyah lagi.

Pihaknya mengingatkan, solusi diatas harus disikapi dengan sungguh-sungguh sebagai salahsatu solusi, dimana disadari,  dampak terberat naiknya harga BBM bakal dirasakan masyarakat  Sumatera Utara khususnya  dengan melambungnya harga barang, lesunya dunia usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PPP di DPR-RI Drs H Hasrul Azwar MM menegaskan fraksinya memahami pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak(BBM). “Kami dari Fraksi PPP memahami rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujar Hasrul pada wartawan, usai meninjau pelaksanaan tryout untuk anak SD, Selasa (29/3) di Yayasan Pendidikan Islam(YPI) Plus Khairul Imam di Jalan Suka Teguh Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Ketika ditanya wartawan, apakah memahami berarti mendukung kenaikan harga BBM, Hasrul tidak menjawab dengan gamblang.
“Yang jelas PPP memahami kenaikan harga BBM tersebut, alasannya karena melonjak harga minyak dunia yakni 180 dollar per barel yang tentunya akan memberatkan APBN,” ujar Hasrul kembali.(ila/rud)

Perusahaan Jerman Ikut Bangun PLTGU Sicanang

Akhir 2014 Siap Alirkan Listrik ke Masyarakat

MEDAN-PT Cahaya Sakti dan Ferrostaal Jerman mengikat kontrak untuk membangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Sicanang, Belawan. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti Ground Breaking akhir 2011 lalu, di mana PT Cahaya Sakti secara serius terus berbenah agar Pembangunan PLTGU dapat segera dimulai sehingga masyarakat luas dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dengan tersedianya listrik.

Demikian disampaikan Chairman PT Cahaya Sakti Edison Sinaga didampingi Dirut Erasmus Sinaga, Komisaris Agus Susanto, Henry Yogiaman, Denny Marthin, Direktur Endra, dan General Manager Nelson Panjaitan, setiba dari Lisbon, Portugal,  Selasa (27/3).

Dia mengatakan, berbekal komitmen akan kualitas PLTGU yang akan dibangun ke depan, PT Cahaya Sakti  memilih Ferrostaal, sebuah Grup Kontraktor ternama dunia yang berkantor pusat di Jerman untuk bekerjasama dalam pembangunan proyek tersebut.

“Makanya pada 16 Maret 2012 lalu, PT Cahaya Sakti dan Ferrostaal melakukan penandatanganan kontrak pembangunan PLTGU Cahaya Sakti Sicanang, Belawan, Sumut. PLTGU ini berkapasitas 450 MW akan terlaksana dan siap mengalirkan listriknya akhir 2014,” paparnya.

Acara penandatanganan kontrak proyek tahap pertama itu sendiri berlangsung di Lisbon, Portugal.  “Sehari sebelumnya, rombongan PT Cahaya Sakti dan partner lokalnya dari Indonesia juga berkesempatan meninjau salah satu PLTGU yang dibangun oleh Ferrostaal di Ribatejo, Portugal.  PLTGU ini berkapasitas 1200 MW dan menjadi referensi acuan mengingat tingkat efisiensi dan produktivitasnya yang tinggi,” ucapnya.

Viability study yang komprehensif untuk mega proyek ini pun sudah diselesaikan sebelumnya oleh Ferrostaal. “Adapun kontrak yang sudah ditandatangani mencakup tahap pertama proyek ini. Juga pengembangan yang lebih jauh dengan memasukkan Basic dan Detail Engineering. Kontrak tersebut kemudian akan diubah menjadi kontrak full turnkey. Konsep ini memberi keleluasaan bagi PT Cahaya Sakti agar segenap kemampuannya  mendapatkan jadwal waktu yang meliputi kesepakatan gas awal untuk keperluan commissioning di PLTGU itu awal 2014 mendatang,” katanya.
Dalam kesempatan itu, PT Cahaya Sakti dan Ferrostaal juga menandatangani NOI (Notice of Intent) untuk merealisasikan proyek kedua PLTG Tarakan berbasis turnkey. Proyek yang berlokasi di Pulau Tarakan  ini meliputi ekspansi pengembangan kapasitas yang sudah ada dan penggantian fasilitas eksisting seperti Turbin, Switchyard, gedung dan fasilitas lainnya. (*/jul)

Giliran TNI-Polri Blokir Jalan ke Bandara Polonia

Guna menghindari aksi anarkis yang terjadi Senin sore lalu, pihak TNI dan Polri memblokir (menutup) Jalan Imam Bonjol Medan menuju pintu gerbang Polonia Medan.  Hal ini dilakukan mencegah kembali terjadi aksi anarkis yang merusak fasilitas umum yang ada di sekitar bandara dan Petronas yang rawan menjadi sasaran massa aksi.

Tidak tanggung-tanggung, persiapan aparat tampak lengkap. Buktinya terlihat mobil pengangkut kawat berduri, anjing pelacak, personel lengkap dengan alat anti hura-hura, dan water canon. Pengamanan pun bergeser 100 meter dari lokasin bentrok Senin lalu. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol R Heru Prakoso Heru menjelaskan, digeserkan lokasi aksi dari lokasi tersebut karena banyak fasilitas umum. “Di situ ada SPBU yang rawan terbakar, makanya kita geser tempat untuk aksinya,” ujarnya.

Akibatnya sejumlah ruas jalan yang ditutup diahlikan ke ruas jalan lainnya. Misalnya, Jalan Imam Bonjol yang ditutup petugas dialihkan ke Jalan Juanda Medan, Jalan Mustang, dan Jalan Avros Medan. Penutupan jalan ini membuat penumpang yang hendak memasuki Bandara Polonia Medan harus berjalan kaki sambil menenteng tas besar.

Amatan Sumut Pos, kemarin pagi, penutupan akses utama ke bandara dengan pengamanan empat lapis. Lapis pertama kawat berduri dan personel dari Sat Samapta dan personel Pamobvit, lapis kedua personel Sat Brimob Polda Sumut, lapis ketiga personel TNI AD dan lapis terakhir personel TNI AU. Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus usai mengikuti rapat tertutup di VIP mengatakan, personel TNI dalam hal tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “TNI tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam pengamanan di dalam dan luar Bandara Polonia Medan. Jumlah personel tetap ada penambahan sesuai dengan penyesuaian,” sebutnya.

Sementara itu, GM Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Kolonel PNB Bram Bharoto mengatakan, akses menuju dan keluar dari Bandara Polonia Medan  menggunakan akses dari Jalan Mustang simpang Jalan Perhubungan. “Jika pendemo ada yang melakukan aksi hari dan menutup akses tersebut, maka penumpang kita alihkan dari akses ketiga, masuk dan keluar dari Kompleks Perumahan Angkasa Puri yang tembus ke Jalan Mongonsidi melaluis Jalan Polonia Medan,” sebutnya.

Hal senada juga diucapkan Staff Duty Manager OIC Bandara Polonia Medan, Djamal dan Andi Mulyono. “Jika akses ketiga juga ditutup, kita tetap mempunyai akses keempat tapi itu masih rahasia,” tegasnya.

Kemarin, rapat tertutup di VIP bandara dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu A Sastro, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, Pangkosek Hanudnas III Medan TNI AU Kolonel (Pnb) Yuyu S, Danlanud Medan Kolonel (Pnb) A Rasyid, GM Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan Kolonel (Pnb) Bram Bharoto, Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang, dan  Perwakilan Pemprov Sumut.

Jadi Ajang Foto-foto

Sementara itu, di sisi lain di Bandara Polonia, petugas dari TNI-Polri yang bertugas malah jadi tontonan warga sekitar. Bahkan, pengguna jalan ada yang khusus berhenti untuk melihat persiapan dan penjaga dilakukan oleh pihak keamanan ini.

Uniknya lagi, warga tidak segan-segan foto bersama di dekat barisan petugas TNI-Polri yang standby di lokasi dengan menggunakan kamera ponsel. “Iya bang, habis keren deh petugas ini dengan atribut perlengkapnya, fotonya bisa jadi untuk profil di FB,” ujar salah seorang siswa SMA di lokasi.
Tak hanya itu, beberapa penumpang yang baru tiba di Bandara Polonia tak ketinggalan ikut foto-foto bersama petugas anti huru hara “Untuk kenang-kenangan saja, bahwa saya pernah ke Medan, habis keren berfoto dengan mereka,” kata Rosa, seorang penumpang yang hendak bertolak ke Batam. (jon/gus)

Pedagang di Jalan Asia Minta Sampah Diangkut

MEDAN-  Pedagang di Jalan Asia Raya Indah  Kecamatan Medan Areameminta kepada pemerintah setempat untuk mengangkut sampah tiga kali dalam sehari di sekitar lokasi dagangan mereka.

Menurut mereka, selama ini sampah-sampah itu hanya diangkut sekali dalam sehari, yakni pada pukul 07.00 WIB. Dampaknya, sampah menumpuk dan menganggu para pedagang yang bekerja hingga malam hari. “Kalau ditanya, kita sangat resah dengan bau sampah yang berada di dekat jualan kita, namun, mau bagaimana lagi. kita terpaksa harus menahan baunya. Begiu juga dirasakan pembeli kami,” kata Aleh, salah seorang pedagang di Jalan Asia Raya Indah itu kepada wartawan koran ini, Selasa (27/3).

Menurutnya tumpukan sampah yang berada di tong itu  sebenarnya bukan hanya buangan warga yang tinggal di Jalan Asia ini saja, warga lainnya juga membuang sampah di tong itu. “Saya selalu melihat warga lain mencampakkan sampah dengan sembarangan di dalam tong itu,”bilangnya.

Iwan warga lainnya juga mengatakan hal sama, Menurutnya ada baiknya tumpukan sampah tersebut diangkut tiga kali dalam sehari. Sehingga, bau atau pun kotoran yang timbul dari sampah tidak berdampak kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Jalan Asia.

“ Bila sampah diangkut tiga kali sehari, bau sampah tidak akan tercium lagi, pembeli pun bisa enak melahap makanan dagangan kami,” ucap pedagang mekanan ini. (omi)

Bazar PKS di Lapangan Benteng Medan

Tampilkan Busana Tradisional Sumut dan Makan Gratis

MEDAN- Festival makanan dan busana tradisional Sumatera Utara (Sumut), meriahkan bazar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lapangan Benteng, Medan. Bazar yang berlangsung dari tangal 25-30 Maret 2012 ini dihadiri banyak elemen masyarakat Sumatera Utara.

Beberapa acara menarik lainnya, juga diikuti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprovsu seperti festival makanan tradisional Sumut.
“Dalam festival, para pengunjung diberikan waktu untuk mencicipi beberapa jenis makanan khas daerah yang ada di Sumut seperti Cimpa yang berasal dari Tanahkaro. Kemudian juga ada arsik ikan mas khas batak dan juga bubur pedas khas makanan Melayu,” kata Jiank Tampanz, pelaksana kegiatan yang dipercayakan Disbudpar Sumut, kemarin.

Menurutnya, seluruh makanan tersebut dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung bazar. Selain itu juga, ada cooking demo dari makanan tradisional yang akan diperagakan oleh chef dari salah satu hotel bintang lima di kota Medan.

“Selain makanan, festival busana tradisional juga ikut memeriahkan acara ini. Pada festival akan menampilkan para model cewek dan cowok yang akan memamerkan busana tradisional dari pakaian adat Batak, Melayu, Padang dan daerah lainnya dari Sumatera Utara,” ucapnya lagi.
Dijelaskannya, kegiatan yang melibatkan para designer asal Sumut. “Nantinya juga ada talkshow antara MC yang dipandu Reza Pardomuan dengan para designer, karena akan ada pencampuran gaya etnik dengan modern, sehingga diharapkan pakaian adat tidak ditinggalkan dan akhirnya punah dimakan zaman akibat ketingalan zaman,” ucapnya.

Diharapkannya, acara yang berlangsung selama 6 hari itu dapat membangkitkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum muda. “Jadi, diharapkan dapat melestarikan kebudayaan sebagai warisan nenek moyang dan juga kuliner Sumut yang merupakan objek wisata potensial untuk menarik para wisatawan asing maupun mancanegara,” pungkasnya.(adl)