26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 13759

Plt Gubsu Berjanji di Depan Elemen Buruh

Upah Minimum Dihitung Ulang

MEDAN-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, berjanji akan menghitung ulang (merevisi) Upah Minimum Provinsi (UMP). Bahkan, revisi tersebut selambat-lambatnya satu bulan setelah ketetapan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April mendatang.
“Mudah-mudahan ada keajaiban sehingga BBM tidak perlu naik. Kalaupun naik, UMP pasti direvisi,” ujar Gatot, Senin (26/3) lalu.

Kalimat Gatot ini kembali ditegaskannya kemarin. “Kami sudah menyaksikan dua hari ini demonstrasi yang dilakukan elemen masyarakat. Kepada para pendemo saya tetap menyatakan, tidak bisa menolak dan tidak menerima. Pemprovsu posisinya bersikap netral,” ucap Gatot, Selasa (27/3), usai bertemu dengan perwakilan pengunjuk rasa di Kantor Gubsu.

Dia menyebutkan, dalam demonstrasi yang dilakukan masyarakat, Pemprovsu tetap menyahuti aspirasi ini massa. Bahkan, Pemprovsu sudah menyampaikan aspirasi massa yang bersifat tuntutan kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Menteri Tenaga Kerja (Menaker) dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), serta diteruskan ke beberapa menteri dan seterusnya ke Presiden RI.

Soal kenaikan harga, memang belum diputuskan. Pasalnya, pembahasan kenaikan harga BBM subsidi ditunda hingga Kamis (29/3) atau paling lambat Jumat (30/3) mendatang. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso beralasan pimpinan DPR belum menerima surat dari Badan Anggaran DPR untuk menjadwalkan pembahasan kenaikan BBM bersubsidi tersebut.

Priyo mengatakan, fraksi-fraksi di Badan Anggaran DPR belum mencapai keputusan bulat mengenai kenaikan harga BBM subsidi tersebut. Dia mengatakan, sembilan fraksi Badan Anggaran DPR masih memiliki opsi yang berbeda terhadap kebijakan pemerintah ini.

Priyo menyebut Badan Anggaran baru mengkerucutkan dua opsi. Opsi pertama adalah subsidi energi sejumlah Rp225 triliun dengan catatan bahwa pasal 7 ayat 6 APBN 2011 dicabut dan kenaikan harga BBM bersubsidi menjadi bisa disesuaikan.

Sedangkan, opsi kedua adalah pemberian subsidi mencapai Rp 266 triliun dengan catatan pasal 7 ayat 6 tidak diubah. “Yang artinya adalah tidak boleh ada kenaikan BBM,” imbuh Priyo, Selasa (27/3).

Sebelumnya, janji merivisi UMP, Gatot ucapkan di depan massa Komite Aksi Pekerja/Buruh Sumatera Utara (KAP-BSU) yang datang sekitar pukul 11.30 WIB, Senin (29/3) lalu ke Kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan. Tepatnya sebelum aksi ‘pendudukan’ Bandara Polonia.

Senin lalu,  massa memang mendesak agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk mengambil sikap, menolak atau menerima kebijakan pemerintah menaikan harga BBM. Massa juga meminta agar Pemprovsu merevisi Surat Keputusan (SK) No.188.44/988/KPTS/2011 tanggal 17 November 2011 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sebesar Rp1.200.000. Massa meminta, kenaikan UMP yang dinginkan menjadi sebesar Rp1.500.000.
Massa KAP-SBSU sempat akan menerobos Kantor Gubsu, jika Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho tidak bersedia menemui mereka. Akhirnya, dengan didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Nurdin Lubis, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprovsu lainnya bersedia menemui para buruh.

Dengan menaiki mobil polisi, Gatot menegaskan, pihaknya akan menyampaikan tuntutan massa ke pusat dengan menggunakan kop surat Pemprovsu. “Saya tugaskan, Assisten Pemerintahan dan Sekda untuk mengantarkan surat tuntutan ini. Kalau surat ini tidak dengan kop surat Pemprovsu, tidak akan diterima. Makanya, seperti tuntutan-tuntutan lain, surat ini akan dibuat kop surat Pemprovsu untuk disampaikan ke pusat,” jawabnya.
Lebih lanjut, Gatot mengajak 10 perwakilan aksi massa untuk berdiskusi. Diskusi pun dilangsungkan di Gedung Lama Kantor Gubsu. Pada kesempatan itu, Gatot berjanji, akan merevisi besaran upah minimum provinsi (UMP), jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM pada 1 April 2012. Revisi akan dilakukan selambat-lambatnya satu bulan setelah ketetapan tersebut. “Revisi UMP pasti akan dilakukan tapi semua ada prosedurnya. Besarannya akan disesuaikan dengan dampak akibat kenaikan BBM. Yang pasti kami menyiapkan langkah untuk itu (merevisi UMP),” katanya di hadapan seluruh buruh dan pekerja.

Massa yang terdiri dari sepuluh elemen pekerja/buruh antara lain KSBSI, FSPMI, DPC F-SP-LEM KSPSI Kota Medan, PPMI, SBRI, KBI, FNPBI, Sejati, Repdem, dan Sakti juga menuntut penghapusan sistem buruh kontrak (outsourcing) dan menolak kebijakan politik upah buruh murah. Semua tuntutan itu disampaikan pekerja/buruh dalam bentuk surat rekomendasi yang harus ditandatangani oleh gubernur sebagai pemimpin wilayah ini.
Kembali, Gatot mengatakan, seluruh tuntutan itu akan disampaikannya ke pemerintah pusat secepat mungkin. Asisten Pemerintahan Pemprovsu Hasiolan Silaen yang akan dikirimkan ke Jakarta membawa surat tuntutan tersebut. Dia juga mempersilahkan salah seorang perwakilan dari buruh dan pekerja untuk turut serta menyampaikan surat tersebut langsung ke pemerintah pusat.

“Kami siap untuk meneruskan ini. Bahkan surat akan kami sampaikan lebih resmi menggunakan surat pengantar dari Pemprovsu. Diharapkan pemerintah pusat bisa mendengar keluhan seluruh buruh dan pekerja di Sumut,” ucapnya.

Sebagai pemerintah, kata dia, pihaknya tidak bisa memutuskan apapun terhadap tuntutan seluruh buruh dan pekerja karena mereka hanya perpanjangan tangan pemerintah pusat. Namun dia akan berusaha semaksimal mungkin meminimalisir dampak dari kenaikan harga BBM.  “Seperti merevisi UMP, akan kami upayakan,” ujarnya.

Panglima Komite Aksi Pekerja/Buruh Sumatera Utara (KAPBSU), Indra Syafi’i mengatakan apabila Gubsu tidak bisa memenuhi tuntutan buruh maka mereka akan melakukan unjuk rasa dengan massa lebih banyak lagi. “Kami minta Gubsu paham dengan kondisi di dalam negeri dengan mendukung buruh dan pekerja menolak kenaikan harga BBM. Kalau tidak, aksi akan terus dilanjutkan dengan massa lebih banyak,” katanya disambut teriakan dari seluruh peserta demo. (bbs/ril/ari)

Aksi Peduli XL di Pantai Tanjungtinggi

Ingatkah Anda dengan bagian dari adegan dalam film Laskar Pelangi? Film fenomenal yang sukses menyedot jutaan penonton di Indonesia ini juga menggambarkan keindahan alam pulau Belitung.

Salah satu lokasi syuting pengambilan gambar film ini dilakukan di pantai Tanjungtinggi.

Sebuah pantai eksotis dengan hamparan pasir putih, warna air laut yang jernih, tampak hijau kebiru- biruan, deburan ombak yang bersahabat dan bertabur dengan batu granit besar mulai dari ukuran beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik lebih besar dari sebuah bangunan sebesar rumah.
Bentuk dari batu-batu besar itu juga unik, sebagian membentuk celah atau gua, yang dapat dilalui atau digunakan berteduh selama hujan. Batu-batu itu tersusun sama lain membentuk obyek pemandangan yang menarik. Sayang keindahan pemandangan ini sedikit terganggu dengan coretan coretan atau tulisan pada batu oleh ulah tangan jahil/iseng.

Akhir pekan kemarin, Minggu (25/3) tim Sales XL Belitung bersama dengan dealer XL melakukan aksi peduli dengan membersihkan coretan/tulisan pada batu granit di Pantai Tanjungtinggi, Belitung. Sampah dan kotoran yang bertebaran di sepanjang atau sekitar pantai juga tidak luput dibersihkan dalam kegiatan ini.

Diharapkan kesadaran pengunjung terhadap kebersihan pantai dan lingkungan akan meningkat, tidak membuang sampah bukan pada tempatnya. Kebersihan lingkungan juga akan meningkatan kesehatan masyarakat.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan pemasangan atau branding XL oleh team promo XL di warung warung makan dekat lokasi pantai wisata ini.
Terkait dengan kegiatan ini, Regional Sales Operation Manager XL Bangka Belitung Darwing mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial, khususnya terhadap lokasi wisata yang ada di pulau Belitung. Sedangkan lokasinya sengaja dipilih pantai wisata Tanjung Tinggi, selain pernah menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi, pantai ini adalah salah satu andalan atau ikon wisata di Belitung dengan menawarkan keistimewaan tersendiri dan panorama yang menawan.

“Tentunya aksi positif semacam ini nantinya akan kami jadikan sebagai kegiatan reguler di tempat atau lokasi wisata yang lain di Bumi Laskar Pelangi”,” katanya. (ila)

Sehari, Transaksi Tunai Turun Rp200 Miliar

Efek Demo Tolak BBM NAIK di Medan

Aksi demo yang terjadi pada Senin (26/3) lalu memberikan dampak dalam perekonomian di Medan. Dari data Bank Indonesia Medan, terjadi penurunan dalam transaksi tunai di perbankan lebih dari 15 persen dibandingkan hari biasanya.

Pada Senin kemarin, transaksi tunai di perbankan Medan hanya Rp400 miliar, sedangkan pada Kamis (22/3) lalu, transaksi tunai mencapai Rp600 miliar.
“Ada penurunan dalam transaksi tunai di perbankan, apalagi bank yang dilewati oleh pendemo,” ujar Manajer Sistem Pembayaran Bank Indonesia Medan, Kahfi Zulkarnaen.

Penurunan transaksi hingga Rp200 M ini, menurutnya merupakan hal yang biasa, walau bisa dikatakan cukup tidak biasa juga. “Perbankan selalu berkembang sesuai dengan situasi dan kondisi dari suatu daerah. Jadi penurunan ini bisa dikatakan biasa, bisa juga tidak biasa,” ungkap Kahfi.
‘Tidak biasa’ dalam hal ini, menurut Kahfi karena pekan lalu ada libur panjang selama 3 hari. “Kalau Senin biasanya bank akan sibuk karena hari kerja pertama setelah libur,” ungkapnya.

Pada aksi demo Senin lalu, walau terkesan tutup, sejatinya operasional bank di Medan masih berjalan. “Hanya tidak terbuka. Pihak bank meminta kepada nasabah untuk mencari kantor cabang pembantu yang tidak dilewati demo,” ungkap Kahfi. Sementara untuk RTGS (Real Time Gross Settlement) masih berjalan normal, bahkan pada Selasa (27/3) kemarin, tercatat mencapai Rp2,7 triliun.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Hervian Tahier, bila ini berlangsung sesuai dengan isu yang berkembang, dipastikan Medan dan Sumut akan mengalami penurunan ekonomi hingga 20 persen. “Kalau demonya berjalan 1 minggu, dan seperti (Senin) ini yang menimbulkan ketakutan bagi masyarakat, bisa mengalami kerugian lebih dari Rp1 triliun,” ungkap Hervian.

Menurutnya, kerugian tersebut terjadi bila titik ekonomi seperti bandara, pelabuhan, buruh, petani, dan sopir angkot berhenti bekerja. “Ini akan menjadi multi player effect, semua sektor akan kena, terutama dalam distribusi barang yang akan terganggu,” tambahnya.

Hervian menjelaskan, pintu masuk barang ada dipelabuhan dan bandara. Sedangkan yang bekerja untuk menyalurkan produk tersebut adalah sopir, dan yang mengerjakan produk tersebut adalah buruh. Jadi, bila distributor yang terganggu, maka bisa dipastikan kebutuhan masyarakat juga akan terganggu.
Aksi demo yang terjadi juga menimbulkan ketakutan bagi sebagian warga, sehingga mereka memilih untuk tetap berada di rumah dibandingkan beraktivitas di luar rumah. Hal ini membuat sebagian pusat pembelanjaan menjadi sepi. Padahal 80 persen peredaran uang itu ada di pasar modern (pusat pembelanjaan) dan sisanya ada di pasar tradisional.

Menurut Pengamat Ekonomi dari Unimed, M Ishak, peredaran uang secara tunai tidak akan terganggu, bila demo tidak mengganggu pasar tradisional. Tetapi bila sudah menimbulkan ketakutan pada masyarakat, dipastikan pusat pembelanjaan akan sepi, sehingga transaksi jual beli tidak ada. Padahal kebutuhan masyarakat di Pusat Pasar mencapai 100 persen, sedangkan dipasar tradisional hanya 80 persen. “Karena itu, bila demo ini terus membuat masyarakat takut, jelas akan menganggu perekonomian. Jangankan pembeli, pedagang di pusat pembelanjaan juga tidak mau meninggalkan rumah, karena takut. Padahal seluruh kebutuhan masyarakat ada di pusat pembelanjaan. Tapi, kalau pasar tradisional yang diganggu, kebutuhan masyarakat kecil yang akan terganggu. Sudah kecil diganggu pula,” tambah Ishak. (ram)

Persiapkan Mental Menuju Miss Indonesia

Kastria Soldiana Elizabeth

Wanita cantik ini memiliki berbagai prestasi dalam dunia model. Salah satunya, terpilih menjadi Brand Ambassador Natur 2011 dan berkesempatan menimba ilmu di Look Modelling School and Public Speaking Tantowi Yahya. Tidak puas terhadap apa yang diraihnya, Kastria Soldiana Elizabeth Hutagaol, terus mengikuti berbagai audisi pemilihan bakat.

Sebelum berangkat ke Jakarta untuk melaksanakan tugasnya sebagai Brand Ambassador Natur 2011, Ria – sapaan akrab Kastria,  mencoba audisi pencarian Miss Indonesia 2012 untuk finalis dari Sumut. Tepat seminggu yang lalu, melalui telepon, Ria dikabari oleh panitia Miss Indonesia bahwa dirinya berkesempatan mewakili Sumut dalam ajang kecantikan tersebut. “Rasanya senang banget saat dikabari oleh panitia. Bahkan sampai loncat-loncat saat mengetahui kabar gembira ini,” ungkap gadis yang memiliki tinggi 168 cm ini.

Ria sebelumnya juga sempat lolos sebagai reporter disalah satu TV Swasta. Tetapi hal tersebut ditolaknya karena takut tidak mampu menjalani tugasnya untuk mencari berita. “Menjadi reporter bukanlah hal yang mudah, karena itu saat mengetahui lolos dan akan dikontrak selama 6 bulan, dengan berat hati, harus ditolak,” ungkap Ria yang merupakan tamatan dari Politekhnik Negeri Medan Jurusan Tekhnik Konversi Energi ini.

Rencananya, 14 April, Ria akan mengikuti masa karantina pemilihan Miss Indonesia 2012 selama 2 minggu. Karena itu, berbagai persiapan sudah dilakukan Kastria untuk memantapkan jalannya nanti. Salah satunya dengan mempelajari berbagai hal tentang Sumut, mulai dari budayanya hingga daerah pariwisatanya. “Ria juga belajar menyanyi dan menari, karena ini penting dalam penilaian nanti.” tambah Ria.

Selain seni, penguasaan dalam olahraga merupakan salah satu nilai pendukung dalam penilaian Miss Indonesia, seperti renang dan voli. Karena itu, ia  juga sudah mempersiapkan diri dengan mulai belajar tentang olahraga renang dan juga voli.

Disamping itu, persiapan yang tak kalah penting adalah persiapan mental dan hati. “Harus siap mental dan hati, karena ini sebuah kompetisi yang positif. Jadi saya mau hasilnya juga positif untuk saya,” tambah Ria.

Gadis yang memiliki berat 55 kg ini pun memohon dukungan olah masyarakat Sumut melalui SMS. “Semoga masyarakt Sumut bersedia dukung Ria, dalam pemilihan ini melalui SMS,” tambahnya. (ram)

Tiga Anak di Medan Deli Disengat Tomcat

Tak Bisa ke Rumah Sakit, Obati Pakai Salep China

Tomcat ternyata tak hanya menyerang masyarakat di Pulau Jawa. Serangga itu kini merambah ke Kota Medan. Buktinya, sekeluarga di Lingkungan X Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, Selasa (27/3) siang dikabarkan menjadi korban sengatan serangga berbisa tersebut.

Temuan tomcat diketahui setelah seorang korbannya, Diki Syahputra (32) melaporkannya ke Kantor Lurah setempat. Kepada Sumut Pos, Diki mengatakan temuan serangga itu diketahui setelah anak pertamanya, Putri Nova Rizki (7), mengeluhkan luka yang timbul pada bagian lengannya. Tak hanya putri pertamanya, putra keduanya M.Alfarizi (4) juga mengeluhkan gejala penyakit serupa kepada dirinya.

“Awalnya anakku itu merasa perih dan gatal-gatal pada bagian tangannya, saat kulihat lukanya memerah. Lalu diobati pakai minyak sama istriku,” cerita ayah tiga anak itu.

Menurut pria yang keseharian bekerja sebagai sopir truk di pelabuhan Belawan itu, tadinya ia dan istri Sri Hartati tak menyangka kalau luka ditubuh putrinya merupakan sengatan tomcat. Dia baru menyadari setelah berselang tiga hari kemudian.

“Aku baru tahu pas anakku paling kecil, Cahya Ningrum, juga mengalami gejala penyakit serupa. Dan, saat itu tak sengaja aku melihat binatang (tomcat) seperti di televisi berjalan di dinding rumahku,” ujarnya.

Merasa penasaran, Diki lantas menangkap hewan berbisa tersebut dengan menggunakan plastik. “Sekarang tomcatnya sudah dibawa Kepling ke kantor kelurahan,” ucap pria yang bermukim tak jauh dari areal persawahan ini.

Disebutkannya, ketiga anaknya yang menderita luka akibat sengatan tomcat kini hanya menjalani perawatan di rumah. Dirinya mengaku tidak memiliki biaya cukup untuk membawa anaknya ke rumah sakit untuk dirawat.

“Kami hanya mengobati lukanya pakai obat salep buatan China yang dibeli di apotek, soalnya kalau dibawa ke rumah sakit mau berapa lagi biayanya,” tuturnya.

Begitupun, dia mengharapkan agar dinas terkait melakukan peninjauan guna mengecek dan membasmi hama tomcat sebelum merambah ke pemukiman warga lainnya.

“Kalau dapat di areal ini dilakukan penyemprotan hama, supaya tak ada lagi korban. Karena di sini merupakan kawasan persawahan,” pintanya.
Sebelumnya, soal penyebaran tomcat, Prof Dr Sumali Wiryowidagdo Apt, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami, Departemen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) sudah buka suara. Menurut Sumali, pola penyebaran bukan berantai berdasarkan kedekatan dengan Surabaya. Melainkan, bisa terjadi di mana pun yang terdapat tanaman yang menjadi makanan idola serangga tomcat itu.

“Seperti serangan ulat bulu dulu itu, di daerah mana pun, jenis tanaman yang dihinggapi sama,” ujar Sumali.

Hanya saja, Sumali mengaku tidak tahu jenis tanaman apa yang menjadi sasaran tomcat, serangga berwarna hitam orange itu. Yang pasti, lanjutnya, serangga itu habitat awalnya di kawasan-kawasan pertanian, pinggir-pinggir sungai, dan daerah berawa.

Karena sudah sulit menemukan makanan di habitatnya, Tomcat hijrah ke pemukiman-pemukiman penduduk, mulai dari desa dekat kawasan pertanian, hingga masuk ke kawasan perkotaan. Sebenarnya, kata Sumali, Tomcat bukan menyerang manusia. “Hanya karena jumlahnya banyak, ada yang hinggap di tubuh manusia,” ujarnya.

Bagaimana cara mengatasi jika ada Tomcat hinggap di tubuh manusia? “Jangan dipukul. Tapi cukup diusir dengan cara halus sehingga dia tidak merasa terganggu. Kalau merasa terganggu dia mengeluarkan semacam enzim yang bisa menyebabkan kerusakan kulit, panas dan melepuh,” sarannya. Sedang kalau dipukul, otomatis tubuhnya pecah dan enzimnya menempel di kulit.

Jika sudah telanjur kena cairan Tomcat bagaimana? Sumali mengatakan, cepat-cepat saja bagian kulit yang kena cairan itu disiram dengan air dan jangan digosok. “Kalau bisa kasih insektisida alami yakni minyak serai,” ujarnya. Minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. (mag-17/sam)

Tas Tembikar, Simpel dan Natural

Bagi sebagian wanita, tas merupakan aksesoris wajib. Dengan berbagai perlengkapan yang harus dibawanya, tidak heran bila tas menjadi pelengkap yang harus dibawa kemanapun wanita itu pergi.

Model dan trend tas pun terus berkembang sesuai dengan kebutuhan wanita. Dan untuk saat ini, model tas dengan tema budaya makin digemari oleh wanita muda. Seperti tas dengan bercorak tikar, yang terbuat dari pandan dan tembikar.

Bentuknya yang mungil dan warna natural yang tersedia, tas dari bahan alam ini sangat diminati oleh wanita yang memiliki gaya eksotik dan natural. Selain itu, bahan, model, dan corak dari tas ini bisa digunakan dalam berbagai kesempatan. Baik formal, maupun santai.

“Kalau yang terbuat dari bahan alami kan bisa masuk kemana saja. Batik misalnya, bisa kita gunakan untuk kesempatan formal maupun informal,” ujar Leli, salah satu pengrajin tas tembikar saat ditemui pada stan Kabupaten Karo di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Menurutnya, tas dari bahan tembikar ini kini digemari wanita. “Penyaluran kita sudah sampai ke pusat pembelanjaan modern. Karena itu, kita bilang memang ini lagi trend di kalangan wanita,” tambah Leli.

Merawat tas ini, sambungnya juga cukup mudah. Hanya tinggal dibersihkan dengan kain basah untuk menghilangkan debu yang ada di tas. “Mudah merawatnya, tinggal dilap dengan kain basah, tidak perlu dijemur,” tambah Leli.

Harga pasaran tas dengan corak ini juga cukup terjangkau, tidak lebih dari Rp100 ribu per unitnya. Kelebihan lain dari tas ini, adalah pada warnanya yang lebih soft (lembut) dan berbagai ukuran. “Ada warna, tetapi tidak mencolok seperti pada umumnya. Jadi, bagi wanita lebih nyaman memakainya,” tutup Leli.

Karena tas ini lebih dikosentrasikan untuk fashion, jadi usahakan jangan terlalu meletakkan terlalu banyak barang pada tas. ‘’Seadanya saja, atau dengan kata lain, tas jangan terlalu berat isinya. Kalau terlalu berat, tas bisa cepat rusak,” tutupnya. (ram)

Selamatkan WNI, Heli Taiwan Jatuh ke Laut

TAIPEI- Gara-gara hendak menyelamatkan seorang anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia, lima anggota Angkatan Udara Taiwan dilaporkan hilang setelah helikopter yang mereka tumpangi jatuh ke laut. Helikopter jenis s70-C tersebut masuk ke dalam air, sekira 129,64 kilometer sebelah tenggara Pulau Lanyu. Pulau tersebut tidak jauh dari wilayah Taitung.

“Helikopter itu ditumpangi enam awak saat jatuh ke laut,” kata Kementerian Pertahanan Taiwan seperti dikutip AFP, Selasa (27/3).
Sepertinya helikopter ini bermaksud untuk menyelamatkan seorang pelaut Indonesia yang diketahui sakit di atas kapal tempatnya bekerja.
Hingga kini pihak militer masih terus melakukan pencarian dari helikopter yang hendak melakukan penyelamatan yang gagal tersebut. Masih belum jelas apa yang menyebabkan helikopter nahas itu jatuh ke laut.

Tidak diketahui bagaimana nasib dari pelaut Indonesia tersebut. Sementara regu penyelamat berhasil menyelamatkan satu orang dari kru helikopter, tetapi sisanya hingga kini masih dilaporkan hilang. (net)

Bantuan Langsung Hanya 6 Bulan

JAKARTA- Belum usai polemik kenaikan harga BBM dengan kompensasi pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BSLM), pemerintah malah meralat waktu pemberian bantuan tersebut. BLSM bagi rakyat miskin yang tadinya akan diberikan selama sembilan bulan, ternyata hanya akan dikucurkan dalam waktu enam bulan.

“BLSM-nya kemungkinan tidak sembilan bulan, tapi hanya enam bulan,” jelas Menkokesra Agung Laksono di Hotel Sahid Jakarta, kemarin (27/3).
Menurut rencana, kata dia, BLSM sebesar Rp150 ribu akan diberikan kepada 180 juta rumah tangga setiap bulannya sampai enam bulan. Agung berkilah, dengan pemberian BLSM selama enam bulan, diperkirakan kehidupan perekonomian masyarakat miskin sudah kembali stabil. Politikus Partai Golkar itu melanjutkan, karena hanya akan diberikan enam bulan, maka kelebihan BLSM yang tidak jadi disalurkan akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur.

“Saya kira memang sudah bisa stabil enam bulan. Tapi memang kalau diturunkan dari sembilan bulan ke enam bulan maka kelebihan itu dikembalikan lagi untuk membangun infrastruktur, seperti infrastruktur gas,” lanjutnya.

Terkait protes kenaikan harga BBM yang makin marak melalui sejumlah demo besar-besaran, Agung hanya menanggapi dengan diplomatis. Menurut dia, pemerintah tidak melarang masyarakat yang ingin berdemo. Dia hanya berharap aspirasi melalui demo tersebut disampaikan dengan baik. Agung menambahkan, pengurangan subsidi BBM yang berdampak pada kenaikan harga BBM memang harus dilakukan.

“Karena untuk mengurangi beban subsidi akibat kenaikan harga (minyak) internasional. Tetapi pada saat bersamaan pemerintah mengalokasikan semacam kompensasi. Dalam rangka penurunan subsidi ini akibatnya memang harga bahan bakar naik, selanjutnya bisa menimbulkan kenaikan sembako, nah guna mengurangi beban masyarakat maka ada kompensasi antara lain BLSM,” imbuh dia.

Sebelumnya, pemerintah telah menyepakati pemberian BLSM akan disalurkan selama sembilan bulan. “BSLM tersebut akan dikucurkan bertepatan dengan mulai berlakunya kenaikan BBM pada 1 April mendatang. BLSM tersebut akan diberikan setiap bulan selama sembilan bulan, mulai dari bulan April hingga Desember mendatang. Namun karena diralat, BLSM tersebut hanya akan diberikan hingga bulan September. Bantuan tersebut hanya diperuntukkan bagi penduduk Indonesia yang tergolong miskin, hampir miskin dan sangat miskin. Selain itu, penerima BSLM juga berasal dari berbagai sektor seperti nelayan dan buruh tani yang berpenghasilan rendah. (ken/jpnn)

Semua Jenis Kampus Boleh Cetak Doktor

JAKARTA- Pemerintah mulai menemukan cara mengatasi minimnya populasi dosen bergelar doktor. Dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Tinggi (Dikti), diatur semua jenis perguruan tinggi (PT) boleh menjalankan program S3 untuk mencetak doktor.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, selama ini PT yang boleh menjalankan program S3 hanya yang berjenis universitas dan institut saja. “Dalam RUU ini (Dikti, red) sekolah tinggi dan politeknik juga boleh menjalankan program doktor,” tutur menteri asal Surabaya itu, Selasa (27/3). Dua jenis PT ini, keragaman disiplin ilmunya lebih sedikit dibandingkan dengan universitas atau institut.

Dengan adanya perkembangan ini, Nuh menjelaskan kelangkaan dosen bergelar doktor di Indonesia bisa teratasi. Saat ini, jumlah dosen yang ada di Indonesia mencapai 165.331 orang. Dari jumlah tersebut, dosen  yang bergelar doktor hanya berkisar 14.542 orang atau sekitar 8,7 persen. Dengan semakin luasnya akses meraih gelar doktor, Nuh mengatakan target persentase dosen doktor bisa naik jadi 15 persen.

Menurutnya, kebijakan memuka luas akses meraih gelar doktor ini menimbulkan beberapa konsekuensi. Diantaranya adalah, Kemendikbud juga harus memperlanjar kelanjutan studi mahasiswa dari program S1 ke S2. Jika akses mahasiswa dari program S1 ke S2 masih seret, maka akses S3 yang dibuka luas tadi bakal percuma.

Untuk itu, Nuh mengatakan Kemendikbud sedang merancang beasiswa untuk lulusan S1 yang berprestasi dan berniat melanjutkan studi ke S2. “Kan tidak bisa ujuk-ujuk (tiba-tiba, red) studi S3, harus tetap melewati jenjang yang sudah ada,” katanya.(wan/jpnn)

Lima Makanan ‘Haram’ Disimpan di Kulkas

Kulkas berfungsi sebagai lemari penyimpanan agar makanan lebih awet. Pemahaman inilah yang seringkali membuat banyak orang sembarangan memasukkan semua jenis sayuran dan buah ke dalamnya.

Padahal, tak semua buah dan sayur tersimpan baik di dalam kulkas. Beberapa justru memiliki karakter yang mudah rusak ketika bersentuhan dengan suhu dingin. Berikut lima jenis buah dan sayuran yang sebaiknya disimpan di luar kulkas, seperti dikutip Shine.

Tomat
Tomat sebenarnya masuk kategori buah, meski mungkin karakternya lebih dekat dengan sayuran. Jika Anda pernah menanamnya, mungkin Anda jadi tahu bahwa tomat menyukai udara panas dan membenci dingin. Kulkas bukan tempat ideal untuk menyimpan tomat.

Menyimpannya di kulkas  akan membuat tomat kisut. Dalam kondisi ini mungkin masih cukup baik untuk dimasak, tapi sama sekali tak nikmat dikonsumsi langsung sebagai makanan segar. Sebaiknya simpan di meja dapur kering yang terlindung dari paparan langsung sinar matahari.

Kemangi

Seperti tomat, kemangi juga tidak menyukai paparan dingin. Menyimpannya terlalu lama di dalam lemari pendingin hanya akan membuatnya layu sebelum waktunya. Setelah membeli seikat kemangi, sebaiknya letakkan di dalam wadah atau cangkir berisi air, seperti ketika menata bunga di vas.
Pastikan mengganti airnya setiap hari. Biarkan gagang kemangi terendam air. Sementara tutup bagian daun dengan plastik berlubang ventilasi untuk menjaga kelembabannya.

Kentang

Karakter kentang sangat menyukai suhu sejuk, bukan dingin. Paling ideal menyimpannya pada suhu sekitar 10 derajat Celsius. Menyimpan kentang di kulkas akan mengonversi zat pati menjadi gula lebih cepat, sehingga berpotensi memengaruhi rasa, dan teksturnya.
Sebaiknya, simpan kentang di dalam laci meja dapur dengan terlebih dahulu membungkusnya dengan kantong kertas.

Bawang

Hindari menyimpannya di tempat lembab seperti kulkas. Menyimpan bawang di dalam kulkas akan merusak lapisan kulit tipis yang melindungi permukaannya.

Sebaiknya simpan di tempat kering dengan sirkulasi udara yang baik.

Avokad
Penyimpanan di lemari pendingin hanya akan memperlambat proses pematangan. Menyimpan avokad di dalam kulkas hanya disarankan untuk yang sudah sangat matang.

Pisang

Jika buah pisang disimpan dalam lemari es atau kulas, kulit pisang akan segera dipenuhi bercak hitam hingga tak indah lagi saat disuguhkan. Sehingga penyimpanan pisang yang tepat adalah pada suhu ruang.  (bbs/net)