Home Blog Page 13765

Mantan Wadir Narkoba Poldasu Dicopot, Dikurung dan Nonjob

MEDAN-Mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut AKBP Apriyanto Basuki Rahmat dinyatakan telah melanggar disiplin kepolisian karena masuk ke Club D’Core Paramount Medan dan melakukan razia ilegal.
Keputusan ini keluar setelah majelis hakim Sidang Disiplin Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut menggelar sidang tertutup, Rabu (14/3).

Dalam putusannya, pimpinan sidang Kombes Pol Cahyo Prawoto menyatakan, Apriyanto terbukti bersalah melanggar disiplin dan kode etik anggota Polri dengan masuk ke klub malam D’Core Paramount tanpa surat penugasan resmi untuk melakukan razia narkoba.

Atas perbuatannya, Apriyanto dijatuhi empat sanksi yakni pencopotan jabatan, penahanan badan selama 14 hari di ruang khusus di Mapolda Sumut, penundaan kenaikan pangkat selama setahun dan penempatan tugas tanpa jabatann
“Dari hasil pemeriksaan dalam sidang etik profesi, yang bersangkutan dinyatakan melanggar disiplin profesi,” ujar Cahyo, usai sidang.

Menurut Cahyo, pihaknya akan menggelar sidang terpisah terkait dugaan keterlibatan AKBP Apriyanto dalam kasus penyalahgunaan narkotika.
“Sidang yang sudah dilakukan adalah sidang pelanggaran disiplin Polri. Tentang dugaan terlibat narkoba, nanti ada sidang terpisah,” tambah Cahyo.

Pencopotan jabatan sebagai Wadir Reserse Narkoba sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari lalu, seiring dengan mencuatnya dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam kasus narkoba.

Pemeriksaan terhadap AKBP Apriyanto dilakukan menyusul penangkapan dua tersangka pemilik narkoba yang dilakukan petugas Dit Narkoba Polda Sumut saat menggelar razia di ruang Cellow 3, Club D’Core, Jalan Merak Jingga, Medan, Minggu (13/2) sekitar pukul 00.30 WIB lalu.

Dari dua tersangka itu, yakni DJ, laki-laki berusia 35 tahun, dan SA, perempuan berusia 25 tahun, disita delapan butir pil jenis happy five. Dari pengembangan, kemudian ditangkap lagi seorang tersangka AH, lelaki berusia 29 tahun.
Belakangan dalam pemeriksaan, ketiga tersangka menyatakan barang haram tersebut merupakan pesanan Apriyanto yang kedua kalinya. (net/bbs)

Memperluas Ilmu di Mahkamah Konstitusi

Field Trip Mahasiswa Magister Ilmu Hukum PPs UMA

Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Medan Area (PPs UMA) Dr Mirza Nasution SH MHum dan Sekretaris Prodi Magister Ilmu Hukum PPs UMA Dr Marlina SH MHum memimpin rombongan mahasiswa Magister Ilmu Hukum PPs UMA ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta pada 8-10 Maret 2012.

Sedangkan mahasiswa Magister Ilmu Hukum PPs UMA yang ikut dalam field trip ke MK yakni Yusti Fadini, Helda, Nova Rismaina, Mery Dona Pasaribu, Mery Dona Pasaribu, Bambang G Hutabarat, Jamakita Purba dan Thomson Hutasoit.

Para mahasiswa Magister Ilmu Hukum PPs UMA yang ke MK ini, ada berprofesi sebagai hakim, polisi, pegawai, birokrat  pemerintahan dan dosen yang tengah melanjutkan jenjang pendidikan Strata-2 di UMA. Kunjungan perdana rombongan Magister Ilmu Hukum PPs UMA antara lain bertemu dengan Ketua MK Prof Mahfud MD, Kepala Panitera MK Kasianur Sidahuruk dan Kepala Humas MK Poniman.

‘’Ini merupakan kunjungan field trip dan studi banding ke MK yang dilaksanakan selama tiga hari. Kita bawa mahasiswa pada suatu praktik kuliah termauk penelusuran literatur di Perpustakaan MK yang memiliki koleksi yang representatif dalam bidang kajian-kajian hukum,’’ ucap Mirza di kampus PPs UMA Jalan Sei Serayu, Rabu (14/3).

Ia menyebut dalam kunjungan ini mahasiswa ditunjukan bagaimana kondisi peradilan MK yang menangani kasus-kasus sengketa uji materi terhadap suatu aturan perundang-undangan. ‘’Disini mahasiswa UMA diajak mengikuti model perkuliahan yang lebih dinamis. Sebab pasar menuntut pendidikan yang link and match sesuai dengan pasar, perkembangan zaman dan penguatan pendidikan Ilmu Hukum,’’ katanya.

Mirza mengatakan, kunjungan ke MK akan dilaksanakan rutin sehingga diharapkan dapat memperluas ilmu dan praktik mahasiswa Magister Ilmu Hukum PPs UMA. ‘’Kunjungan berikutnya ke MK akan semakin banyak mahasiswa yang dilibatkan. Bahkan MK menawarkan adanya susunan kunjungan yang dipersiapkan lebih baik dengan melibatkan mahasiswa S1 dan S2 sekaligusnya. Kita ditawarkan menimba ilmu dan praktik lebih sebulan dimana akomodasi apartemen, makan dan bus antar jemput akan ditanggung MK,’’ terangnya.

Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum PPs UMA juga menerangkan, MK sebagai suatu lembaga peradilan yang tidak memiliki perwakilan di provinsi maupun kabupaten/kota. ‘’Karenanya MK banyak melaksanakan kemitraan dengan perguruan tinggi di daerah,’’ imbuh Mirza yang saat ke MK memberikan plakat UMA kepada pimpinan MK di Jakarta. (*)

Silaturahmi Menguatkan Keberhasilan Anggota

Ir H Chaidir Ritonga MM Bersama Alumni Imatapsel Bogor di Pantai Cermin

Keluarga besar Alumni Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan (Imatapsel) Bogor menggelar reuni di Pantai Cermin, Serdangbedagai, Minggu (11/3). Reuni mempersiapkan organisasi wadah alumni Imatapsel Bogor ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Makan bersama dan hiburan keyboard semakin menambah kekompakan para mahasiswa asal Tapsel yang berburu ilmu pengetahuan di Bogor termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB). Pertemuan perdana ini dihadiri alumni Imatapsel angkatan tertua; tahun 1978, yakni Ali Rintop Siregar yang kini sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang.

Ali Rintop Siregar yang pernah menjadi Kepala BPN Asahan pun secara aklamasi dipercayai memimpin wadah silaturahmi Ikatan Alumni Imatapsel yang memperkokoh keberhasilan para anggota dalam meniti karir baik politik, birokrasi, pendidikan, wirausaha dan profesi lain.

Hadir juga Ir H Chaidir Ritonga MM (Wakil Ketua DPRD Sumut), Prof Dr H Zulkarnain Lubis (Rektor UISU), Bahri Effendi Dongaran, Rakmad Simbolon, Sri Enny, Salbiah, Evi Sahfitri Nasution, Syahrida, Makruf Siregar, Masrida Lubis, Aulia R Hasibuan dan sejumlah alumni mahasiswa Imatapsel yang pernah kuliah di Bogor.

Silaturahim makin terasa penting di tengah zaman yang terus berubah sehingga tidak ada pangkat dan jabatan yang abadi. Karenanya, silaturahmi alumni Imatapsel Bogor ini mengusung tema Strengthening Each Other dimana para alumni saling menguatkan dan mendukung.

Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga anggota Imatapsel Bogor, Ir H Chaidir Ritonga MM mengutarakan, semua alumni Imatapsel memberikan testimoni terhadap dua hal. ‘’Pertama ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Almarhum Prof Andi Hakim Nasution yang berjasa secara afirmatif memberikan kesempatan kepada anak-anak daerah belajar di IPB termasuk dari Rapsel,’’ katanya.

Testomoni kedua, lanjut Chaidir, berbagai cerita suka duka, lucu, penuh perjuangan dan keharuan berangkat dari Tapsel menuju Bogor untuk belajar. ‘’Pertemuan alumni Imatapsel Bogor pertama kali ini makin terasa bermakna dan bernas,’’ ucapnya.

Berbagai hal serius juga dikaji para alumni Imatapsel dalam silaturahmi tersebut. Menurut Prof Dr H Zulkarnain Lubis, alumi Imatapsel akan terus memberi kontribusi bagi daerah asal Tapsel sekitarnya maupun mahasiswa Imatapsel yang sedang kuliah di Bogor terutama dari kalangan kurang mampu dalam bidang ekonomi.

‘’Organisasi ini dapat digunakan apa saja untuk para anggotanya termasuk dalam hal kepentingan politik, bisnis dan kekeluargaan, sehingga alumni Imatapsel Bogor yang bekerja dalam berbagai profesi bisa saling menguatkan satu sama lain,’’ kata Zulkarnain.

Pertemuan alumni Imatapsel akan rutin diadakan di mana pertemuan berikut diadakan Mei 2012 di Hotel JW Marriot dengan tuan rumah Ir H Chaidir Ritonga MM, Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga Ketua Perhimpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). (*/dmp)

Nasabah Bank Syariah Mandiri Dirampok

Uang Rp54 Juta Dibawa Kabur

MEDAN-Nasabah Bank  Syariah Mandiri, Eddy Saputra (29) dirampok saat turun dari mobilnya di depan bank Jalan Thamrin Medan Area, Rabu (14/3) siang pukul 13.45 WIB.
Keterangan yang dihimpun, siang itu warga Kapten Jumhana Medan itu turun dari mobil sambil membawa bungkusan plastik berwarna hitam berisi uang Rp54 juta dan 2 unit IPad.

Tiba-tiba dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio hitam datang dari arah Thamrin Plaza menghampiri korban. Kemudian pelaku merampas plastik yang dipegang Eddy dan kabur. Korban langsung berteriak minta tolong, namun di lokasi sepi karena hujan deras sehingga pelaku berhasil melarikan diri Menurut saksi seorang juru parkir, Cerdas Sihombing mengatakan saat itu dirinya sedang melakukan aktifitas sehari-harinya mengatur keluar masuk kendaraan di pinggir jalan. Dia mendengar seorang pria menjerit meminta tolong, kemudian dirinya mendekati asal suara itu ternyata suara korban perampokan “Dia (korban) sempat menjerit rampok, tapi pelaku langsung kabur begitu saja,” ujar Cerdas.

Keejadian itu sudah dilaporkan ke Polsekta Medan Area. Petugas Polsekta Medan Area langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Kapolsek Medan Area Kompol SW Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Jonser Banjarnahor mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Dirinya menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, ciri-ciri tersangka yang dibonceng menggunakan baju berwarna hijau celana ponggol bebadan tinggi sementara yang mengemudi belum diketahui persis cirinya namun menggunakan helm berwarna putih.

Petugas kepolisian pun sudah menyita dan melakukan pemeriksaan CCTV yang ada disekitar bank tersebut.
“Kita sudah melihat dari CCTV ciri-ciri sementara pelaku,” pungkasnya.(gus)

Mendagri Puas Lihat e-KTP Medan

Melihat Proses Rekam Data di Medan Helvetia

Pelaksanaan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Medan hingga 8 Maret 2012 sudah mencapai 979.561 warga atau setara 67 persen. Namun, targetnya hingga akhir April 2012, harus terekam 1,780 juta e-KTP di Kota Medan.

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM melaporkan langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi dan Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST saat mengunjungi pelayanan rekam e-KTP di kantor Camat Medan Helvetia di Jalan Beringin X, Medan, Senin (12/3).

Rahudman menyebutkan, rekam data penduduk e-KTP di Kota Medan sudah mencapai 979.561 warga, artinya ada tersisa sekitar 800 ribu lagi yang belum direkam datanya. “Mudah-mudahan bisa selesai April mendatang,” ujarnya dihadapan Mendagri dan Plt Gubsu.

Sebelum menyampaikan angka-angka itu, dia membeberkan langkah-langkah yang sudah dilakukan untuk mempercepat program e-KTP dengan menggunakan bantuan 79 set alat. Ke depan akan ditambah menjadi 93 set alat, sehingga seluruh target perekaman wajib KTP bisa tercapai pada April mendatang.

“Alat yang dibantu kami manfaatkan sepenuhnya, dan kami maksimalkan penggunaannya. Intinya kami tetap mempercepat pelaksanaan rekam data penduduk,” ujarnya.

Mendengar itu, Gamawan mengaku puas. Alasannya, meski baru mencapai 67 persen dari target, namun itu sudah bagus mengingat jumlah penduduk Medan cukup banyak, dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Saya tak marah, meski 67 persen, kan penduduknya banyak. Mudah-mudahan yang 33 persen bisa dikejar hingga April mendatang,” ujarnya.
Secara simbolis, Gamawan menyerahkan e-KTP yang sudah jadi kepada tujuh warga yang mewakili dari setiap kelurahan yang sudah selesai di Kecamatan Medan Helvetia. Ditargetkan, akhir Desember 2012 seluruh e-KTP akan diserahkan khususnya kepada daerah yang sudah selesai melakukan perekaman data sebanyak 100 persen.

“Hingga akhir Desember 2012 akan diserahkan seluruh KTP yang sudah selesai khususnya kepada daerah yang sudah berhasil merekam data semua wajib KTP. Hingga April 2012 ditargetkan perekaman data sudah dilakukan oleh 67 juta wajib KTP. Dari data yang saya peroleh dua hari lalu, sudah 48 juta wajib KTP berhasil melakukan perekaman data,” cetusnya.

Mantan Gubernur Sumatera Barat itu menyatakan, secara nasional 172 juta wajib KTP harus berhasil melakukan perekaman data hingga akhir Desember 2012. Jika tidak, dirinya menegaskan akan mengundurkan diri.
“Walaupun ada yang mengatakan penegasan pengunduran diri saya dianggap emosional, tidak tepat dan sombong, tapi saya tetap tegas akan mengundurkan diri bila program ini tidak tercapai sesuai target,” ujarnya.

Gamawan mengharapkan seluruh pihak termasuk masyarakat mendukung program kependudukan dengan empat pengamanan yakni nama, foto, finger dan iris ini bisa selesai tepat waktu sehingga bisa menjadi satu alat untuk berbagai keperluan, termasuk mengantisipasi tindak kriminal dengan adanya alat pengaman sidik jari.
Lebih lanjut, dia menyebutkan, apabila ada kabupaten/kota yang kesulitan dengan alat, dia meminta untuk mengupayakan sendiri dengan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

“Seperti Wali Kota Medan, kalau memang kesulitan dengan alat, usahakan sendiri dengan menggunakan APBD agar program berjalan sesuai target,” ujarnya. (adl)

Terkait Larangan 19 Jabatan Bagi Orang Asing

Disnakertrans Belum Temukan Ekspatriat Jadi Personalia

MEDAN- Ada 19 jabatan di bagian personalia yang dilarang ditempati oleh tenaga kerja asing, atau lebih dikenal dengan istilah ekspatriat.

Pelarangan itu berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kepmenakertrans) No. 40 Tahun 2012 tentang jabatan-jabatan tertentu yang dilarang diduduki tenaga kerja asing.
Bagaimana pelaksanaan Kepmenakertrans tersebut di Sumut?

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sumut, Bobt Sihombing, Rabu (14/3), mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan ekspatriat-ekspatriat yang bekerja di Sumut di bagian personalia “Kami belum menemukannya,” sebut Bobt Sihobing kepada wartawan di Medan.

Dijelaskannya, kendati ada aturan itu, namun dalam hal ini kewenangan Disnakertrans Sumut memiliki keterbatasan dalam penentuan dan penetapan tenaga kerja asing yang dianggap melanggar.
Karena sesuai dengan sektor ketenagakerjaan, pihaknya hanya terfokus pada posisi personalia atau Human Resources Development (HRD).

Sementara itu, untuk jabatan lainnya misalnya, penasehat tenaga kerja, pembimbing atau konseling, sedangkan manajer hubungan, bukan kewenangan Disnakertrans dalam penetapannya. Mengenai jabatan itu, kata Bobt, diserahkan ke masing-masing sektor usaha yang memiliki tenaga kerja asing, seperti sektor perkebunan. Maka dari itu, Dinas Perkebunan yang menetapkan siapa saja ekspatriat memenuhi dan yang tidak memenuhi syarat. Begitu halnya dengan bidang kesehatan, pendidikan, industri dan sebagainya.

Guna mengetahui total keseluruhan ekspatriat yang dinilai tidak sesuai jabatan dan posisinya di perusahaan, dijelaskannya, baru bisa diketahui setelah para ekspatriat tersebut memperpanjang izin bekerjanya. Perpanjangan izin baru akan dilakukan setahun sekali.

Justru, menurutnya, total keseluruhan tenaga kerja asing di Sumut, mengalami pengurangan dalam setahun terakhir, dimana di 2010 lalu, ekspatriat di Sumut mencapai 326 orang. Sedangkan saat ini hanya tinggal 223 orang.
“Mungkin karena investasi dari asing menurun selama 2011 lalu,” duganya.
Sebagian besar tenaga kerja asing di Sumut didominasi warga negara Malaysia yaitu 84 orang. Umumnya bekerja di perkebunan sawit dan industri. (ari)

Anang Bertemu KD Apa Komentar Ashanty?

Mantan pasangan suami istri, Anang dan Krisdayanti (KD) kembali dipertemukan dalam sebuah acara music Rabu pagi  (14/3). Ketika ditanya mengenai pertemuan mereka, Anang menyatakan, hal itu tidak direncanakan sebelumnya.

Pertemuan itu merupakan peristiwa langka semenjak keduanya memutuskan bercerai November 2009 lalu.
Menurut Anang, momen tersebut lantas dimanfaatkannya sebagai ajang silaturahmi. Perasaannya biasa saja. Tidak seperti ketika mereka masih saling cinta.

“Tadi kan pertemuannya nggak direncanakan, silaturahmi saja. Berpikiran baik. Nggak ada rasa apa-apa,” ujar Anang. Diakuinya tidak ada pembicaraan apapun ketika bertemu bekas istrinya.  “Nggak ngobrol apa-apa,” ucapnya. Bapak beranak dua itu, juga enggan membicarakan pertemuannya dengan Krisdayanti. Bahkan, ia sungkan mengomentari kualitas suara Krisdayanti, yang juga menyanyi dalam acara  itu. “Jangan ke arah situ pertanyaannya,” elaknya.  Kekasih Anang, Ashanty, yang juga hadir di acara tersebut juga tampak santai mengomentari pertemuan dengan Krisdayanti.

Ashanty yang resmi dilamar Anang pada 25 Februari lalu itu justru mengaku sempat berbincang dengan Krisdayanti.
“Biasa saja, nggak cemburu. Itu kan spontanitas. Nggak ada yang bagaimana-bagaimana. Tadi sempat ngobrol tentang anaknya,” kata Ashanty. Dalam acara musik yang disiarkan secara langsung pagi ini, Krisdayanti tampil membawakan lagu berjudul ‘Pernah Denganmu’. Menurut Krisdayanti, lagu karya Bebi Romeo itu bukan terinspirasi dari kisah hidupnya.

Anang dan Krisdayanti menikah pada Agustus 1996 lalu. Dari pernikahannya tersebut mereka dikaruniai dua orang anak, Aurel dan Azriel. Rumahtangga mereka tidak bertahan lama karena acapkali dilanda prahara. Pada November 2009 mereka memutuskan bercerai. (bbs/net)

Tahun Ini, Target Laba PTPN2 Rp47,7 Miliar

MEDAN- Ditengah meningkatnya konflik lahan di PT Perkebunan Nusantara 2 (PTPN2), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tetap komit meningkatkan pendapatannya.
Tahun ini, PTPN 2 menargetkan laba perusahaanya sebesar Rp47,7 miliar. Target tersebut lebih tinggi dibanding target tahun lalu, sebesar Rp31,45 miliar.

Berdasarkan realisasi laba tahun 2011 tersebut, target laba tahun 2012 ini, dinilai masih lebih rendah.
“Namun demikian, keuntungan ini bukanlah target utama kami, mengingat perlu pengembangan usaha yang lebih baik, sehingga kehadiran PTPN 2 ini tetap eksis dan memberi kontribusi bagi negara,” kata Direktur Utama (Dirut) PTPN2 Bhatara Moeda Nasution, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Sumut di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (13/3).

Diuraikannya, sejak tahun 2007 lalu, PTPN2 sudah meraih laba. Hanya saja besaran laba tersebut masih  berfluktuasi setiap tahun.
Di tahun 2007, PTPN2 meraih profit sebesar Rp48,28 miliar. Di 2008, mengalami penurunan dan hanya mendapat laba sebesar Rp21,17 miliar. 2009 mendapat laba Rp12,64 miliar, sedangkan 2010 sebesar Rp19,06 miliar.

Dijelaskannya, untuk mencapai laba di 2012 tersebut, PTPN2 berupaya meningkatkan penjualan sejumlah komoditas yang dikelola. Diantaranya, menargetkan penjualan kelapa sawit mencapai Rp1,38 triliun, target ini lebih tinggi dibanding realisasi penjualan 2011 senilai Rp1,25 triliun.

Kemudian penjualan dari produk tebu, ditargetkan mencapai Rp432,69 miliar, 2011 realisasinya senilai Rp323,35 miliar. Kemudian dua komoditas lainnya, masing-msing karet dan tembakau penjualannya masing-msing ditargetkan Rp28,27 miliar dan Rp48,20 miliar.

Bhatara juga menerangkan, PTPN2 juga mengalokasikan Rp1 miliar dana dalam program Coorporate Social Responsibility (CSR). CSR dimaksud antara lain untuk bencana alam, pendidikan pelatihan, peningkatan kesehatan, pasar murah, prasarana dan sarana umum, sarana ibadah dan pelestarian alam. Namun, katanya, dana tersebut bukan berasal dari pembagian laba, mengingat akumulasi kerugian PTPN2 masih lebih besar dibandingkan akumulasi keuntungan.

“Sehingga laba yang ada tidak bisa kami bagikan untuk CSR, namun CSR ini tetap kami laksanakan dengan memasukkannya sebagai biaya pokok,” ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris Komisi B DPRD Sumut, Muhammad Nuh dalam kesimpulan rapat tersebut mengatakan, kinerja PTPN2 masih perlu ditingkatkan.

“Masih perlu dilakukan peningkatan agar keberadaan PTPN2 bisa memberi kontribusi yang lebih baik bagi negara, khususnya masyarakat Sumut. Karena itu, kami memberikan catatan agar pengembangan usaha tetap dilakukan dengan tetap memperhatikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar M Nuh, sebelum menutup rapat tersebut.(ari)

Fokus Mancio

Man City v Sporting

MANCHESTER-Tim berperingkat kedua English Premier League (EPL) Manchester City tertinggal satu angka dari Manchester United dalam perburuan titel juara Liga Inggris. Walau begitu, Roberto Mancini tetap menolak mengorbankan Liga Europa demi sukses di kompetisi lokal.

Akibat kekalahan 0-1 dari Swansea City, City tergusur dari singgasananya oleh MU yang di laga lainnya justru menang 2-0 dari West Bromwich. Satu poin menjadi pembeda kedua tim di papan klasemen.

Dengan sisa 11 pertandingan menuju akhir kompetisi, City punya jadwal yang lebih berat ketimbang The Red Devils karena masih harus bertemu dengan beberapa tim kuat sementara di kubu United hanya City saja tim tangguh yang akan dilawan mereka.

Sergio Aguero dkk. mesti menjamu Chelsea lalu melawat ke markas Arsenal sebelum berhadapan dengan United di Etihad, laga yang diyakini akan menentukan siapa juara musim ini. Di sisi lain, City, meski kalah 0-1 di markas Sporting Lisbon masih punya kans lolos ke perempatfinal mengingat leg II akan dihelat di markas sendiri, 15 Maret.

Melihat situasi ini fans City dikabarkan ingin agar Mancini mengorbankan Liga Europa demi berkonsentrasi merebut titel juara Premier League. Namun, Mancini tak sepakat karena klub berkomitmen untuk menjuarai keduanya.

“Titel (Liga Primer) masih panjang, tapi jelas, untuk sekarang, kepercayaan diri United lebih baik. Tapi apa yang penting adalah hasil akhirnya, dan itu yang kami inginkan,” tegas Mancini di Mirror Football.
Sementara itu gelandang senior City Nigel De Jong mengaku yakin jika timnya mampu meraih sukses di ajang Europa League.

City untuk sementara tertinggal 1-0 dari Sporting di babak 16 Besar Liga Eropa. Gol tunggal Xandao membuat klub asal Portugal itu punya keuntungan saat bermain di City pada leg kedua.

“Itu bukan penampilan terbaik kami, kami seperti kekurangan energi.  Kami beruntung turnamen ini berformat dua pertandingan sehingga masih ada kesempatan kedua bagi kami,” ucap pemain asal Belanda ini pada media. “Saya rasa kami bisa membalas kekalahan sekaligus membalikkan keadaan,” pungkasnya.

Terpisah, pelatih Sporting Ricardo Pinto Sa mengatakan bahwa pertemuan di City of Manchester dini hari nanti akan menjadi ajang pembuktian bagi timnya jika kemenangan pada leg pertama lalu adalah hal yang pantas.
“Sebagai pelatih, saya menaruh hormat terhadap apa yang dilakukan pemain, sebab saya pun pernah melakukannya.

Karenanya saya berharap seluruh pemain kembali menampilkan permainan terbaiknya,” harap Sa Pinto.
“Kami tak menginginkan hasil imbang karena kemenangan di markas lawan akan lebih berkesan. Apalagi  Manchester City adalah salah satu tim besar di Inggris. Itu hasil yang fabntastis,” tandas Sa Pinto lagi. (bbs/jpnn)

City Diganggu Barca

DI TENGAH konsentrasi yang sedang dibangun untuk menghadapi Sporting, tim raksasa Spanyol Barcelona justru meruntuhkan konsentrasi itu lewat statemen mereka yang menginginkan tiga pemain pilar Manchester City.

Saat ini City kian terpuruk karena selain kalah dari Swansea, posisi mereka di puncak klasemen direbut oleh Manchester United. Kondisi semangat para pemain kian memburuk setelah hasil tersebut. Hal ini berujung pada kemungkinan hengkangnya beberapa pemain pada akhir musim ini.
Pemain bertahan City, Aleksandar Kolarov menjadi salah satu pemain yang bisa saja pindah ke klub lain nantinya.

Barcelona sendiri bersiap mengajukan penawaran senilai 12 juta poundsterling terhadap Kolarov.
Berikutnya Josep Guardiola juga berencana memberikan penawaran terhadap bintang City lainnya yaitu Sergio Aguero dan David Silva. (net/jpnn)