Home Blog Page 13777

Sikap Demokrat Terhadap Kader yang Korup

Oleh:
Jonson BS Rajagukguk SSos SE MAP

Kader partai Demokrat menjadi berita utama semua media massa beberapa hari belakangan ini. Kesaksian Mindo Rosaline Manullang bukan hal yang mengejutkan kita semua. Sejak awal masyarakat sebenarnya sudah tahu siapa dalang dibalik semua persoalan kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games Hambalang di Sumatera Selatan. Ini hanya menguatkan dan mengatakan kepada kita bahwa banyak kader partai Demokrat yang terlibat dalam kasus korupsi di Wsima Atlet Palembang tersebut, proyek PLN, dan masih banyak yang belum terdeteksi lagi.

Bahkan kita mendengar istilah ketua besar, bos besar, apel malang yang merupakan kata sandi tingkat tinggi untuk mengatur proyek yang ada di Departemen dan instansi negara lainnya untuk mengeruk uang negara secara kasar. Kita tidak tahu, apa motif penggasakan uang negara dengan cara permainan yang sangat rapi ini. Kita hanya berasumsi, korupsi lahir dari praktik penggunaan kekuasaan yang salah. Korupsi lahir karena kekuasaan mendukung, dan partai Demokrat membutuhkan amunisi menghadapi pemilu 2014 yang semakin dekat.

Hanya saja, apakah dengan alasan menggunakan dana menghadapi Pemilu 2014 Partai Demokrat harus kehilangan ruh dan fungsi utamanya sebagai parpol pemenang pemilu yang dimenangkan oleh suara rakyat secara langsung? Idealnya, sebagai parpol yang dipercaya rakyat dalam pemilu secara langsung, Demokrat perlu memberikan pendidikan politik yang baik kepada rakyat demi terbangunnya pondasi politik yang punya basis nilai dan ideologi di negara ini. Ini tidak, Demokrat justru mendorong secara tidak langsung kepada kader parpol untuk mencari amunisi dan gizi politik menghadapi Pemilu 2014. Adanya sokongan kekuasaan membuat banyak kader partai politik dari Demokrat melakukan berbagai manuver yang sangat licin untuk memuluskan proyek kepada para koleganya yang bisa diajakan untuk kompromi. Sekalipun petinggi partai Demokrat selalu menyangkal hal ini.

Keterlibatan kadernya dalam proyek bermasalah merupakan bukti bahwa Partai Demokrat gagal mengemban amanah untuk memberantas korupsi. Masyarakat pun tahu persis, tidak mungkin kadernya senekat itu jika tidak mendapat sokongan kekuasaan, ketiban kadernya sial dan terperangkap hukum partai lepas tangan dengan berpura-pura memproses kadernya melalui sandiwara hukum. Sandiwara yang hanya menjadi tontonan rakyat sebagai akrobat politik yang sangat tidak mendidik, sangat tidak elegan, membuat rakyat hanya menghela nafas melihat politisi di negara kita yang tidak punya cita-cita, nilai, dan ideologi sedikit pun.

Kondisi ini diketahui oleh rakyat, dan rakyat sudah sangat apatis sehingga mereka membenarkan itu sebagai hal yang wajar dalam dunia politik negara kita. Inilah yang sangat berbahaya ke depan. Apa jadinya sebuah negara jika apatisme masyarakat semakin tinggi? Semua kader parpol tentu harus punya visi yang sama, demokrasi adalah persoalan bagaimana menegakkan kedaulatan rakyat dengan cara mensejahterakan rakyat sebagai amanat UUD 1945.
Tontonan politik yang tidak mendidik ini pun menjadi potensi ancaman bagi hibrida demokrasi di negara ini. Konsep politik menjadi kabur karena tidak punya muatan pendidikan politik yang bagus bagi rakyat. Berbicara politik di negara kita di tingkat masyarakat awam berarti berbicara mengenai manipulasi, ketidakjujuran, saling sikut, uang masuk, saling sikut, saling tekel, semuanya bermuara pada makna yang super negatif.

Di mata masyarakat politik selalu memakan korban dan penuh dengan jurus kotor yang penting tujuannya bisa tercapai. Apakah politik memang seperti itu?

Sudah terlalu lelah kita menjelaskan bahwa politik itu tidak kotor, politik bukan arena tipu menipu, dan politik bukan sarana untuk melakukan tindakan manipulasi. Politik dan politisi harus dibedakan dengan jelas.

Politik secara konsep bukan untuk menipu dan koruptor. Memang watak koruptif politisi kita sangat kental, bahkan tidak pernah lepas dari isu korupsi. Masalah inilah yang dilihat masyarakat sehingga persepsi mengenai politik kembali menjadi salah. Politik secara konsep harus berakhir pada penciptaan keadilan dan kesejahteraan yang riil bagi rakyat. Politik bermuara pada bagaimana menciptakan sebuah tatanan yang bagus dan bernilai bagi rakyat. Maka politik adalah tempat para kaum moralis, dan inilah yang dikemukakan oleh Aristoteles ribuan tahun yang lalu.

Bagaimana seharusnya Partai Demokrat menghadapi kadernya yang banyak terlibat dalam korupsi kekuasaan? Mulai dari Mohammad Nazarudin, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan masih banyak kader lainnya yang belum terdeteksi oleh publik.

Partai Demokrat sebagai parpol pemenang pemilu tentu harus bertindak tegas kepada kader yang melakukan korupsi melalui jualan kekuasaan sebagai partai penguasa. Inilah momentum yang paling tepat bagi Partai Demokrat kalau ingin masih dipilih oleh rakyat. Partai Demokrat tidak usah merasa malu memproses kadernya melalui hukum yang tegak. Menggiring kader yang bermasalah ke hukum tentu bukan mempermalukan diri sendiri.

Justru masyarakat akan semakin simpati kepada parpol pemenang pemilu ini. Masyarakat saat ini sudah muak dan prihatin melihat politisi kita yang kian lama makin tidak bermoral. Bicara mengenai kepentingan rakyat, rakyat terus dieksploitasi, kenyataannya mereka banyak yang terlibat kasus korupsi. Kader parpol banyak yang mengatur proyek di DPR. Proses legislasi anggaran dimanfaatkan untuk meluluskan apa yang menjadi proyek mereka. Mereka melakukan persekongkolan dengan pengusaha, eksekutif dalam meloloskan proyek melalui lobi dan suap. Uang dimuka kembali menjadi lagu lama dalam memuluskan niatan yang sarat dengan perilaku korup ini.

Seperti pepatah mengatakan, sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Berkat kerja keras pegiat antikorupsi, masyarakat, akademisi, LSM segala bentuk korupsi ini tercium oleh publik dan menjadi masalah nasional. Lucunya lagi, Partai Demokrat justru sibuk mempersiapkan agenda untuk perlindungan diri dengan manajemen penyangkalan yang dilakukan oleh mereka. Kader Partai Demokrat melakukan proteksi dengan berbagai dalil, tidak mendukung dan mendorong proses hukum agar kadernya di sidang melalui pengadilan. Padahal, sebagai partai pemenang pemilu yang dipercaya rakyat, Partai Demokrat harus di depan dalam misi pemberantasan korupsi.

Misi pemberantasan korupsi ini mulai hilang karena banyak kader parpol yang bermasalah. Kita tidak tahu, mengapa partai Demokrat yang dipercaya oleh rakyat justru melibatkan diri dalam berbagai kasus korupsi yang melanda negara ini. Apakah memang parpol tidak tahu kadernya banyak terlibat korupsi? Apakah kader seberani itu melakukan tindakan korup jika tidak didukung oleh kekuasaan? Logika yang paling sederhana adalah, tidak mungkin anggota berani macam-macam kalau tidak didukung oleh pimpinan.

Pimpinan yang tegas akan membuat anggotanya takut melakukan hal yang bertentangan dengan hukum. Semoga partai Demokrat mendorong proses hukum pada kadernya sebagai bagian dari pendidikan hukum dan politik di negeri ini, bahwa semua warga negara sama di depan hukum. Jika tidak, partai Demokrat bisa ditinggalkan oleh rakyat pada pemilu 2014. merebut hati rakyat bukan dengan iklan dan pencitraan, tetapi dengan kinerja dan prestasi yang berhubungan dengan kesejahteraan rakyat.(*)

Penulis adalahDosen STIE -STMIK IBBI Medan dan Direktur Eksekutif ELSANEK

Kemenangan Pertama

Inter Milan vs Marseille

MILAN- Kekalahan ditelan Inter Milan pada leg I babak 16 besar Liga Champions kontra Olympique Marseille. Nerazzurri pulang dari markas klub Prancis tersebut dengan kekalahan 0-1.

Tak ayal, kini Inter punya tugas membalikkan kedudukan tersebut saat ganti menjamu Marseille di partai leg II di Giuseppe Meazza, Rabu (14/3)  dinihari WIB, guna mengamankan tiket ke perempatfinal.

Padahal, saat ini Inter Milan tak punya catatan kandang yang cukup bagus. Dari lima laga kandang terakhir di Liga Champions, Reuters mencatat Javier Zanetti cs sudah empat kali menuai kekalahan. Padahal sebelum rentetan buruk itu, Inter melaju mantap dengan tujuh kemenangan kandang beruntun.
Musim ini saja, dari tiga laga kandang di fase grup Inter sudah dua kali kalah, yakni 0-1 dari Trabzonspor dan 1-2 dari CSKA Moskow.

Namun demikian, Inter tak lantas pesimistis. Berharap dukungan dari Internisti di Meazza, seluruh punggawa Inter  Milan yakin lolos ke babak delapan besar.

“Kami yakin bisa membalikkan kedudukan. Kami bermain sangat baik di leg I dan tak pantas kalah. Kami yakin kami bisa menang dengan bantuan suporter kami,” tegas Diego Milito, striker Inter Milan di situs resmi Inter.

Sah-sah saja jika Milito memiliki optimisme yang membuncah seperti itu. Pasalnya, dua hari lalu  La Benneamata meraih kemenangan pertama mereka dalam sepuluh laga terakhir saat menghadapi saat menghadapi Chievo di Verona.

Performa Javier Zanneti dkk memang sedang angin-anginan sepeninggal Jose Mourinho. Di tangan pelatih Claudio Ranieri rapor Inter bisa dianggap merah. Bagaimana tidak, di kompetisi domestik mereka sudah kalah 11 kali dan tercecer di posisi 7 klasemen.

Nah, keadaan inilah yang  coba dimanfaatkan Marseille untuk merebut tiket babak perempat final. Terlebih Marseille, juga punya modal bagus. Mereka bertandang ke kota Milan dengan bekal kemenangan 1-0 di Stade Velodrome tiga minggu lalu. Pastinya mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mempertahankan keunggulan itu, atau bahkan menambahnya selama 90 menit laga dini hari nanti.

Hanya saja, menghadapi Inter Milan di depan pendukung sendiri seharusnya bukan hal mudah bagi Marseille, meski dalam 16 laga terakhir mereka belum tersentuh kekalahan. Soalnya laga mungkin harus dijalani tanpa beberapa pemain pilar.

Sebut saja Mathieu Valbuena dan Alou Diarra yang didera kelelahan, atau Morgan Amalfitano dan Loic Remy yang juga berkutat dengan masalah fisik. Ada juga Andre Ayew yang baru pulih dari cedera bahu. Namun pemain-pemain ini memiliki peluang yang cukup untuk bisa tampil.
Ada pun Inter harus kehilangan Cristian Chivu karena skors, Andrea Ranocchia dan gelandang Ricardo Alvarez karena cedera.
Sebagai refrensi, sejauh ini Inter Milan dan Marseille telah bertemu sebanyak tiga kali. Dari ketiga pertemuan itu, seluruhnya dimenangkan oleh Marseille. Artinya, jika dini hari nanti Inter menundukkan Marseille, maka itu adalah kemenangan pertama mereka atas wakil dari Prancis tadi. (bbs/jpnn)

Masih Bersaing di Liga

KAPTEN Bayern Munchen Philipp Lahm, menegaskan jika timnya masih akan fight mengejar pimpinan klasemen sementara Bundesliga Borussia Dortmund, hingga akhir musim.

Kepercayaan diri meningkat pasca Munchen membantai Hoffenheim 7-1 di Allianz Arena akhir pekan lalu. Di saat bersamaan, Dortmund imbang tanpa gol melawan Augsburg.

Wajar jika Lahm merasa yakin timnya bisa bersaing karena jarak antara kedua tim hanya lima angka.  “Dengan hasil itu (Lawan Hoffenheim), semua pihak berkata bawah laga itu menakjubkan. Kami akan segera kembali memimpin klasemen dengan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” kata Lahm di Soccerway.

Menyikapi laga itu, Lahm merasa timnya memang layak menang besar. “Di babak pertama kami menang 5-0, dan itu membuat lawan kami menyadari bahwa kami akan bangkit,” lanjutnya. “Intinya kami masih menebar ancaman kepada Dortmund hingga musim ini berakhir,” pungkasnya.
Kemenangan ini pula yang membuat kubu Munchen makin pede ketika akan menjamu Basel. (ful)

Lagi-lagi Bryant-Bynum

LOS ANGELES-Kerja keras Kobe Bryant dan Andre Bynum di ujung pertandingan, sukses membawa LA Lakers meraih kemenangan atas rival abadi mereka, Boston Celtics, 97-94 di Staples Center, Minggu atau Senin  (12/2) dini hari WIB.

Bryant pada malam itu sukses mencetak 26 poin dan 7 assist, sedangkan Bynum sendiri mengumpulkan 20 poin dan 11 rebound.
Kuarter pertama jadi milik Lakers setelah juara NBA 16 kali tersebut menutup kuarter ini dengan 24-12.

Lagi-lagi Cetics harus tunduk dikuarter berikutnya, walau Rajon Rondo dengan fantastis memasukan tembakan tiga angka di buzzer beater, Celtics tetap harus tertinggal 44-42.

Pascajeda pertandingan pun berlangsung ketat, kedua tim silih berganti dalam memimpin perolehan skor pertandingan. Akan tetapi lay up Matt Barnes menutup kuarter ketiga untuk keunggulan tuan rumah 72-70.

Di kuarter terakhir, Lakers yang sempat teringgal 89-94 di sisa 02.41 menit, berhasil bangkit. Diawali oleh fadeaway jump shot Bryant, Lakers kembali mendekatkan keadaan menjadi 93-94 lewat kerja keras Bynum di bawah ring memanfaatkan assist Bryant.

Bryant pun seketika membalikkan keadaan menjadi 95-94 di sisa 41.7 detik lewat jump shot-nya. Seakan tak mau ketinggalan dengan Bryant, Bynum kembali memecah pertahanan Celtics yang digalang Kevin Garnett. Pasukan Mike Brown pun memperbesar keunggulan menjadi 97-94.
Celtics mencoba membalas setelah itu, tapi ketangguhan pertahanan yang diterapkan Mike Brown membuat tamunya tersebut gagal memperpanjang nafas dipertandingan ini. Celtics pun takluk 97-94. (net/jpnn)

Phelps Dekati Waktu Terbaik

COLUMBUS-Perenang AS, Michael Phelps mencatat waktu tercepat kedua di dunia untuk tahun ini saat mengikuti 100 meter gaya bebas di Columbus Grand Prix, Minggu.

Phelps mencatat waktu 48.49 dertik, lebih lambat dari catatan waktu Perenang Australia, James Magnusson (48.05) pada Januari lalu. Di ajang
Columbus Grand Prix ini Phelps meraih tiga emas dari 100 meter gaya bebas, 200 meter bebas dan 200 meter gaya kupu-kupu. “Saya ingin berenang dengan baik di nomor 100 meter dan melihat posisi saqat ini,” kata Phelsp. “Saya bisa membandingkan  posisi saat ini dibandingkan empat tahun lalu menjelang Olimpiade London,” kata Phelps.

Phelps telah meraih 14 medali emas Olimpiade dengan delapan di antaranya diraih di Beijing pada 2008. Ia mengungguli perenang Brasil, Nicolas Oliveira (49.37) sereta Darian Townsend (Afrika Selatan) yang mecatat 49.47 detik. (net/jpnn)

Sudahi Paceklik

Liverpool vs Everton

LIVERPOOL- Penampilan Liverpool pasca jadi juara Carling Cup angin-anginan. Bahkan bisa dibilang parah karena mereka mencatat tiga kekalahan beruntun. Menjamu Everton di Derby Merseyside edisi 217, pasukan Kenny Dalglish mesti segera mengerem catatan buruk itu.

Bagi klub sekelas Liverpool, tiga kali kalah beruntun adalah masalah besar. Dalam kurun waktu 10 tahun, mereka bahkan hanya sekali kalah hingga empat kali berturut. Tentu saja hal itu tak boleh terjadi. Musim 2002-2003, Liverpool pernah sampai empat kali kalah beruntun di liga.

Jika Everton yang sedang sumringah lantaran baru menang atas Tottenham dan baru saja merayakan 10 tahun masa kerja David Moyes, bisa menyandung rival sekotanya itu, maka Liverpool dalam bahaya. Jika itu terjadi, bisa jadi berita besar di Inggris dan akan berpengaruh kepada karir Dalglish di balik kemudi strategi The Reds.

“Kami butuh reaksi bagus saat melawan Everton. Pertandingan ini besar dan kami berharap hasil fantastis di Anfield,” kata kapten tim, Steven Gerrard di situs resmi klub yang dilansir Goal.

“Kami akan mencoba memberikan hasil terbaik bagi penggemar. Memang penampilan kami sedikit buruk akhir-akhir ini, tapi kami akan kembali memberi senyum di wajah para fans,” lanjutnya.

Satu yang pasti, ini merupakan laga tunda yang digelar di pertengahan pekan. Tentu bukan perkara mudah karena dalam hitungan tiga hari kedua tim akan kembali bertanding. Everton akan ditantang Sunderland, sementara Liverpool akan menantang Stoke.

Liverpool kin berada di posisi tujuh dengan 39 poin beda dua poin saja dari Everton yang duduk di peringkat sembilan. Jika sukses menang, posisi Liverpool tentu saja harus direlakan kepada Everton. Tentu hal tabu memberi posisi terbaik kepada rival sekota.

Kubu tamu lebih senang dan percaya diri menghadapi Everton. Kepemimpinan 10 tahun Moyes di Everton plus hadiah kemenangan atas Tottenham di laga seremoni 10 tahun itu, membuat Jelavic dkk makin yakin bisa merepotkan tuan rumah.

Manajer David Moyes merayakan 10 tahun memimpin di Goodison Park dalam gaya dengan kemenangan kandang 1-0 atas tim urutan ketiga Tottenham.
Catatan tandang Everton juga lumayan musim ini dengan empat menang dan empat imbang. Itu bermakna sesuatu bagi The Reds pastinya. (ful)

Asmirandah Pilih Bersolo

Kesibukan di sinetron tidak membuat Asmirandah berhenti menekuni dunia musik. Setelah beberapa kali berduet, kini perempuan yang akrab disapa Andah itu nyanyi sendiri. Sebelumnya Andah berduet dengan band Robin Hood membawakan lagu ‘Salahkah Kita. Setelah itu ia menggaet sang mantan pacar Dude Herlino untuk bernyanyi bersama di lagu ‘Bunga-bunga Cinta’. Tapi kini Andah memilih solo dulu.

Tak hanya bernyanyi, Andah juga menciptakan lagunya sendiri. Lagu bertajuk ‘Aku Jatuh Hati’ menjadi bukti Andah memang sudah sejak dulu mencintai dunia musik dan ingin menyelesaikan kewajiban.

Single baru yang diluncurkan Andah ini sepertinya hanya sebuah bentuk dari kontrak yang harus ia selesaikan. Andah pun tak tahu apakah nanti ia akan terus menggeluti dunia tarik suara. Walau begitu Andah tetap akan menciptakan lagu, tapi dinyanyikan orang lain.

“Karena aku nggak mau ganti profesi. Profesi aku kan bukan penyanyi, sebagai pemain. Cuma ke depannya kita kan nggak tahu seperti apa,” jelasnya. Karir  wanita multi talenta  kelahiran Jakarta 5 Oktober 1989 ini mulai melejit saat membintangi sinetron Inikah Rasanya? dan Cinta SMU 2. Setelah itu gadis ini membintangi beberapa sinetron seperti Kawin Gantung, Arti Cinta,. Maha Cinta, Maha Kasih 2 dan Kau Masih Kekasihku. (bbs/net)

Mancini: Masih Ada Waktu, Musim Masih Panjang

Manchester United ke Puncak setelah Enam Bulan

PERBURUAN gelar Premier League musim ini makin memanas di pekan ke-28. Manchester City kehilangan status sebagai pemuncak klasemen menyusul kekalahan 0-1 dari Swansea City di Stadion Liberty. Gol kemenangan Swansea dicetak Luke Moore tujuh menit sebelum bubaran.

Kekalahan dari Swansea membuat City harus merelakan puncak klasemen direbut Manchester United yang mengalahkan West Bromwich Albion dua gol tanpa balas di Old Trafford di saat bersamaan. Wayne Rooney memborong gol United, masing-masing pada menit ke-36 dan penalti di menit ke-71.
Dengan hasil berbeda tersebut, United menyalip City dengan selisih satu angka (67-66). Kali terakhir Setan Merah -sebutan United- memuncaki klasemen dan memiliki gap angka dengan rival sekotanya tersebut adalah di pekan kelima alias lebih dari enam bulan lalu!

Bagi City, tergusur dari puncak klasemen bisa menjadi pukulan berat yang meruntuhkan motivasi tim untuk memenangi gelar pertamanya di era Premier League. City memang akan bermain home saat menjamu United (30/4) yang disebut pelatih mereka, Roberto Mancini, sebagai laga penentu gelar.
Namun, itu dengan catatan City juga tidak tersandung di laga lainnya. Sebab, sisa pertandingan The Citizens -sebutan City- lumayan terjal.  Mereka masih harus menjamu Chelsea pekan depan (21/3) dan melawat ke Emirates, kandang Arsenal (8/4). Bandingkan dengan United yang kecuali City, tidak akan berhadapan dengan klub yang kini menghuni tujuh besar klasemen.

Kekalahan City tadi malam sekaligus memaksa Mancini merevisi targetnya. Sehari sebelum away ke Swansea, Mancini mengatakan apabila City berambisi menyapu bersih sebelas laga (33 angka) sehingga finis dengan 99 angka.

Sebagai catatan, rekor poin terbanyak di Premier League dibukukan Chelsea pada musim 2004-2005 dengan 95 angka. “Saya bukan ahli matematika, tapi apabila kami meraih 99 angka, Anda tidak perlu bertanya siapa yang akan juara,” kata pelatih asal Italia tersebut kepada The Guardian. “Musim masih panjang dan situasi berubah setiap pekannya. Penting buat kami untuk tetap kompak. Tapi hasil ini tidak mengubah apapun,” tegas Mancini.
Di pihak lain, sekalipun sukses menyalip City, pelatih United Sir Alex Ferguson menyatakan apabila perjuangan memburu gelar liga ke-20 baru saja dimulai. “Kami harus terus memelihara konsistensi. Performa kami di liga memang dalam tren positif sejak kekalahan di Newcastle (0-3, 4/1, Red),” tutur Ferguson kepada Sky Sport.

Demi fokus memburu gelar liga, Ferguson memberi sinyal akan melepas Europa League. Terlebih, kans United bertahan memang tipis setelah kalah 2-3 dari Athletic Bilbao di leg pertama babak 16 besar (8/3). Jadi, jangan heran apabila United tampil inferior.  (dns/bas/jpnn)

Wali Kota Medan Luncurkan Mesin CNC Buatan SMKN 2 Medan

Dikirim ke Aceh dan Pekanbaru

Mesin CNC atau mesin bubut hasil rakitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Medan, diluncurkan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, untuk dikirim ke beberapa daerah sebagai bahan praktik, akhir pekan lalu.  Sejumlah daerah yang bakal dikirimi mesin CNC itu, diantaranya, Aceh, Pekanbaru juga wilayah Sumut, dengan total sebanyak 32 unit.

Mesin CNC ini akan kita  kirim ke Pekanbaru, Aceh juga ke beberapa sekolah di Sumut. Kita ingin nantinya produktivitas siswa dapat bekerja sama dengan industri dan ini bisa menjadi percontohan. Tentunya, keuntungan dari perusahaan ini bisa menjadi bisnis dan bagi kita kerja sama nanti akan dapat meningkatkan sumber daya manusia bagi lulusan SMK,” kata Rahudman Harahap, saat meluncurkan mesin CNC hasil rakitan siswa SMK Negeri 2 Medan.

Disebutkan Rahudman, kalau lulusan SMK memiliki skil yang baik dalam penguasaan teknologi, bisa dibayangkan ke depan lulusan SMK di Medan khusus yang jurusan otomotif sudah mampu merakit kendaraan sendiri dan mampu memperbaiki kendaraan jika ada kerusakan.

Dalam sambutannya, Rahudman mengatakan, sekolah kejuruan memang merupakan sekolah yang mempunyai bidang khusus yang harus mampu mempersiapkan peserta didik menjadi manusia yang produktif dan bekerja mandiri sesuai dengan bidang keahlian dimilikinya.

“Lulusan SMK dituntut untuk menguasai skil serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sehingga dapat berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan dalam masyarakat,” ujar Rahudman.

Dikatakan Rahudman, perakitan mesin CNC Miling dan CNV Lathe ini merupakan satu sinergitas antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Perakitan ini kita lakukan bekerja sama dengan pihak industri yakni PT Focus Toolsindo dan PT Kawan Lama Sejahtera sebagai penyedia komponennya,” cetus Rahudman sembari mengharapkan ke depan akan semakin banyak lagi inovasi dari siswa SMK yang bisa membanggakan kota Medan.

Dijelaskannya, SMKN 2 menjadi SMK percontohan dibidang tehnologi, yang saat ini telah mampu merakit kompenen guna membubut dan mengepres, tidak saja SMKN 2  menjadi percontohan, tentunya juga sekolah SMK lainnya diharapkan  bisa bersaing, dan ini adalah suatu alat kompetetif peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan.

Lanjutnya, aprisiasi setinggi-tinggi patut diberikan kepada siswa SMKN-2 Medan dan guru pembimbing karena telah  mampu mengukir prestasi merakit bahan kompenen bubut dan pres dengan cara menggunakan sistem komputerisasi dan telah menghasilkan komponen  rakitan sebanyak 40 sampai 50 set, dan ini nantinya akan segera didistribusikan ke daerah Aceh, Riau untuk kebutuhan praktik siswa SMK yang ada di sana.

“Saya memberikan apresiasi kepada para siswa SMKN-2 Medan beserta guru pembimbing yang telah mampu merakit kompenen alat bubut dan mengepres, dengan sistem komputerisasi, dan kita melihat hasilnya akan dididistribusikan ke daerah untuk bahan praktik,” tandas Rahudman.(adl)

Harus Lebih Bervariasi

Kepala Dinas Pendidikan Medan, Rajab Lubis mengatakan, untuk mendorong kreativitas siswa, hal pertama yang akan dilakukan adalah mendorong siswa untuk memproduksi alat lainnya yang lebih bervariasi. Kemudian yang akan dipikirkan adalah bagaimana nilai jual dari alat yang telah diproduksi sehingga bisa menguntungkan bagi siswa juga pihak sekolah.

“Kita inginkan ke depan siswa kita punya peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kompetensinya sebagai tenaga yang ahli dibidangnya,” kata Rajab.
Sementara untuk mendukung kreativitas siswa tersebut, Rajab mengatakan, Disdik Medan akan menginventarisir alat-alat yang dibutuhkan siswa sehingga siswa bisa lebih kreatif. “Kita akan membuat daftar alat-alat apa saja yang dibutuhkan siswa dan itu akan kita tindak lanjuti dalam rapat SKPD sehingga nanti bisa mendorong siswa untuk lebih berkreativitas,” jelasnya.

Dikatakannya, selama ini siswa SMKN-2 selalu mewakili Sumatera Utara mengikuti lomba kompetensi siswa tingkat nasional. “Apa yang telah kita raih ini, akan terus dikembangkan dan kita berupaya sebisa mungkin mengerjakan dan mengembangkan produk yang dibuat,” tambahnya.
Untuk otomotif, Dinas PU telah meminta merancang mesin babat, saat ini protipe sedang dikerjakan.

“Nanti setelah selesai akan kita beri tahukan, karena dari PU sendiri meminta kami membuat inovasi bagaimana merancangnya karena bahan-bahannya dari barang bekas, menjadi rancangan baru yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rajab.

Menurutnya, hasil rakitan komponen siswa SMKN 2 ini, hanya didistribusikan sebagai alat praktikum di sekolah saja. “Bila ada industri yang ingin merakitnya silahkan saja, tetapi untuk tahap ini, rakitan yang dikirim hanya alat praktik disekolah sebanyak 25 sekolah,” tandasnya.(adl)

Tumbuhkan Kreativitas Siswa dan Guru

Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Medan, Sukardi mengatakan, dengan adanya mesin CNC ini, tentunya dapat dijadikan satu mesin untuk menciptakan komponen mesin lainnya. “Tentunya hal ini bisa menumbuhkan kreativitas siswa dan guru untuk menghasilkan alat-alat baru,” terang Sukardi.

Dikatakan Sukardi, siswa SMK Negeri 2 Medan selain sudah merampungkan mesin CNC, saat ini juga sedang merancang untuk membuat mesin bubut dari alat-alat yang tak terpakai lagi. “Ke depan kita akan merancang berbagai mesin yang baru baik yang kecil maupun yang besar,” ujar Sukardi.

Sukardi menyebutkan, sebanyak 32 unit mesin CNC yang sudah berhasil dibuat oleh siswa SMK Negeri 2 Medan ini, akan dikirim ke Aceh sebanyak 5 unit, Riau 4 unit, sisanya di Sumut, mulai dari Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Simalungun, Siantar, Asahan, Tobasa, Humbang Hasundutan, Samosir dan Padang Lawas. “Alat yang kita kirim itu untuk alat praktik siswa lainnya di sekolah,” terangnya.

Untuk mendukung inovasi dan kreativitas siswa, pihaknya membutuhkan alat-alat lain seperti untuk konstruksi, dibutuhkan mesin ketam, alat belah juga alat potong.

“Kita memang banyak membutuhkan alat lainnya, juga seperti di jurusan listrik dan otomotif. Nanti kami akan berupaya mendiskusikannya kepada Wali Kota Medan agar kiranya Pemko Medan dapat membantu menyediakan alat-alat yang kami butuhkan, karena kalau alat lengkap pasti akan semakin membuat semangat belajar dan semangat mengajar bagi guru,” pungkas Sukardi.(adl)

Sebastien Loeb Raih Gelar Keenam di Reli Meksiko

MEXICO-Juara dunia, Sebastien Loeb, yang mengendarai Citroen, memenangi gelar Reli Meksiko keenamnya berturut-turut pada Minggu waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Pereli Prancis ini menyelesaikan balap dengan keunggulan 42,4 detik dari rekan setimnya, Mirko Hirvonen dari Finlandia, untuk memperpanjang posisinya di puncak kejuaraan setelah tiga putaran. Loeb, juara dunia delapan kali, menorehkan kemenangan ke 69 sepanjang karirnya, dan memimpin Citroen untuk pertama kalinya meraih dua gelar pada semusim. Pereli Norwegia, Petter Solberg, merebut peringkat ketiga dengan mobil Ford-nya, setelah rekan setimnya, Jari-Matti Latvala, terpaksa mengundurkan diri.

Latvala berada di peringkat ketiga secara keseluruhan ketika mobil Ford Fiestanya terguling di etape Guanajuatito, pada Minggu.
Ia tertatih-tatih untuk menyelesaikan lomba, namun tidak dapat meneruskan ke etape selanjutnya akibat kerusakan yang menimpa mobilnya.
Loeb merebut posisi pimpinan lomba pada Jumat, dan tidak pernah melepaskannya. (net/jpnn)