25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13777

Berusaha Menolong Adik, Kakak Hanyut Tenggelam

BINJAI- Bemaksud hendak menolong adiknya, Tiara (11), warga Jalan Raimuna III, Kelurahan Berngam, Binjai Kota, malah hanyut terseret arus Sungai Bingai, Minggu (25/3) sore pukul 16.30 WIB. Hingga kemarin malam, jenazah bocah malang itu belum ditemukan.

Kejadian tersebut berawal ketika Tiara dan adiknya Teguh (6), beserta empat temannya sedang mandi-mandi di Sungai Bingai. Sedang asyik mandi, entah bagaimana Teguh terbawa arus hingga ke tengah sungai. Melihat itu, spontan Tiara berusaha menolong adiknya.

Namun naas, bukan menolong, Tiara malah terbawa arus. Melihat kejadian itu, seorang teman mereka bernama Aji berusaha menolong keduanya. Namun sayang, Aji hanya mampu menggapai tangan Teguh. Sementara, korban langsung tenggalam terbawa arus dan menghilang.

Tanpa pikir panjang lagi, kelima bocah ini langsung mengabari Bulek korban, Sri Amelia yang setiap hari menjaga korban dan adiknya. Sri yang mendapat kabar itu langsung berlari ke sungai tempat hanyutnya korban. Warga yang mengetahui kejadian itu juga beramai-ramai mendatangi lokasikejadian.
Tak lama berselang, petugas Polsek Binjai Kota tiba di lokasi. Dibantu warga, pencarian korban pun dilakukan. Hingga azan Maghrib, korban belum juga ditemukan dan pencarian pun terpaksa dihentikan.

Menurut Sri Amelia, sebelum korban dan adiknya pergi ke suangai, mereka sempat mengganti pakaian. “Waktu mereka ganti baju, sempat saya tanya. Mau ke mana kalian? Mau ke sungai ya? Tapi mereka tidak mengakuinya,” kata Sri dengan berlinangan air mata.

Menurut Sri, mereka tinggal di Berngam belum sampai sebulan. Sebelumnya, mereka tinggal di Aceh. “Mereka ini baru pindah ke Binjai, bapaknya kerja di Koramil Namu Ukur, sementara ibunya jualan beras di Aceh. Memang orang ini selalu saya larang kalau mau ke sungai. Tapi hari ini, mereka tidak mengaku saat saya tanya. Selama tinggal di sini, baru kali inilah mereka mandi di sungai,” terang Sri.

Kapolsek Binjai Kota Kompol J Harahap di lokasi kejadian membenarkan kalau korban hanyut setelah berusaha menolong adiknya. “Iya, korban hanyut karena ingin menolong adiknya. Pencarian terhadap korban akan terus dilakukan, sampai korban berhasil kita temukan,” ujar Kompol J Harahap. (dan)

Bikin Layanan Kedubes Keliling

KIEV- Fans asing di Euro 2012 semestinya tidak keleleran. Itu apabila mereka benar-benar memanfaatkan keberadaan jasa layanan berupa mobil kedutaan besar (kedubes) keliling. Hanya, layanan itu masih tersedia khusus untuk fans Eropa.

Mobil kedubes keliling itu tidak hanya semata hanya membantu melayani urusan administrasi fans. Tapi, juga membantu kepentingan dan kebutuhan fans mengenai transportasi, akomodasi, atau hal-hal lainnya melalui informasi yang akurat, tepat waktu, dan terpercaya.

Mobil kedubes keliling merupakan proyek kolanorasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Ukraina dan beberapa kedutaan besar beberapa negara Eropa. “Selain kedubes keliling, di setiap venue Euro juga akan ada sekretariat FSE,” kata Serhiy Hlushchenko, wakil kepala Kementerian Pemuda dan Olahraga Ukraina, dalam sesi konferensi pers di Kiev kemarin.

“Kami ingin meralat imej bahwa kedubes memiliki peran paling belakang dalam Euro 2012. Ukraina harus menjadi tuan rumah yang baik untuk fans karena fans yang datang tidak hanya ratusan atau ribuan, melainkan puluhan ribu,” sambungnya.

Dalam konferensi pers tersebut, FSE juga memilih mantan gelandang internasional Jerman dekade 1990-an, Thomas Hassler, sebagai salah satu koordinator. “Kami senang figur seperti dia (Hassler) memiliki kepedulian tinggi terhadap fans,” kata ketua koordinator kedubes fans di Ukraina, Olha Mykhaylychenko. (dns/jpnn)

Pegawai PPL Tewas Mengapung di Sungai

Pakpak Bharat- Rijaldi Sahta Solin (33), petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Desa Kuta Saga, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Lae Kombih, Desa Tanjung Meriah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU-Jehe), Sabtu (24/3) siang pukul 12.00 WIB. Jenazah Rijaldi pertama kali ditemukan seorang warga, Lamat Bancin (40), ketika memancing di sungai. Saat ditemukan, jenazah Rijaldi masih mengenakan pakaian dinas PNS.

Menurut informasi, korban telah menghilang semenjak Rabu (21/3) pagi pukul 10.00 WIB. Semula, seorang rekan korban melihat sepeda motor milik korban tersandar di didinding jembatan sungai dalam keadaan mesin masih menyala. Namun anehnya, korban tak kelihatan di lokasi. Merasa curiga, rekan korban memberitahukan kepada istri korban, Sarinah Banurea (32).

Saat dihubungi nomor ponselnya, ternyat tidak aktif. Khawatir terjadi apa-apa terhadap suaminya, Sarinah kemudian melaporkannya ke Polsek Sukaramai. Mendapat laporan itu, pihak kepolisian kemudian turun ke lokasi penemuan sepeda motor korban dan mendapati sepeda motor dalam kondisi menyala. Sedangkan tas dan HP milik korban tergeletak tak jauh dari sepeda motor itu.

Sarinah menuturkan, selama ini tidak ada masalah di dalam rumah tangga mereka. Dia juga mengatakan, korban adalah suami yang saleh dan ramah. Bahkan menurutnya, pada Rabu (21/3) pagi pukul 8.00 WIB, korban masih sempat mentransfer uang senilai Rp60 juta ke rekening Sarinah di BRI Sidikalang, Kabupaten Dairi. Menurutnya, peristiwa naas itu terjadi setelah korban pulang dari bank dan hendak ke kantornya di Salak, Kabupaten Pakpak Bharat.(mag-14)

Aripay Daftar Ketua BM PAN Sumut

MEDAN- Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sumatera Utara, Aripay Tambunan SE mencalonkan diri sebagai Ketua Formatur sekaligus sebagai Ketua DPW BM PAN Sumut. Pencalonan Aripay Tambunan, didukung 25 pengurus DPD BM PAN dari 28 pengurus DPD BM se Sumut yang memiliki hak suara.

Demikian dikatakan Ketua Tim Pemenangan Aripay Tambunan, Ahmad Fauzan saat mendampingi penyerahan berkas calon di Sekretariat DPW PAN Sumut, Jalan Gunung Krakatau Medan, akhir pekan lalu.

Berkas adminitrasi diserahkan Aripay Tambunan kepada Ketua Pengarah Wempi Saragih, Sekretaris Husni Hamid Lubis SE, Ketua Pelaksana Hendra Cipta, dan Bendahara Panitia Zulkifli Harahap.

Kepada wartawan, Wempi Saragih mengatakan, Aripay  merupakan kandidat pertama yang mencalonkan diri, menjelang pelaksanaan Muswil DPW BM PAN Sumut yang akan berlangsung pada 1 April di Kota Parapat.

Dijelaskan, peserta Muswil yang memiliki hak suara berjumlah sekira 380 orang. “Jika ditemukan suara ganda atau dualisme kepengurusan maka akan dilakukan ferivikasi,” jelas Wempi.

Aripay Tambunan kepada wartawan mengatakan, salah satu misinya jika terpilih, akan mengembangkan sayap organisasi salahsatunya membentuk Satuan Pelajar (Satpel) dan Satuan Mahasiswa (Satma) BM PAN , sebagai perpanjagan tangan untuk perekrutan dan melakukan pendidikan politik kepada pemilih pemula.(ari)

Selingkuh, Bu Guru dan Pak Kades Digerebek Warga

KOTA BATU- Oknum Kepala Desa Perkebunan Aek Pamingke, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Hendri Pohan digerebek ratusan warga ketika menginap di rumah guru honorer SMK Dwiguna Kota Batu, Jumiati (30), Jumat (23/3) malam pukul 23.00 WIB.

Sewaktu digerebek, Hendri Pohan sempat bersembunyi di bawah kolong tempat tidur kamar Jumiati. Sementara Jumiati yang hanya memakai kain sarung tampa memakai baju, dipaksa warga ke luar dari dalam kamarnya. Oleh warga, keduanya diboyong ke Polsek Kota Batu.

Kepala Dusun Pasar Panogoran Dayal Manan (45) mengatakan, sebenarnya warga sudah lama mencium skandal perselingkuhan Hendri dengan Jumiati yang telah ditinggal berbulan-bulan oleh suaminya yang bekerja sebagai kontraktor di Pekanbaru.

Kecurigaan warga ini karena sejak dua bulan terakhir, warga sering melihat Hendri dan Jumiati berciuman di depan pintu rumah saat Hendri hendak pulang. Warga pun berniat menjebak mereka.

Setelah lebih tiga minggu melakukan pengintaian, akhirnya warga memergoki Hendri datang ke rumah Jumiati.

Warga tidak langsung melakukan penggerebekan, namun menunggu sampai keadaan dianggap pas. Sekitar pukul 23.00 WIB warga melihat pintu rumah Jumiati terbuka lebar, sementara dari dalam rumah suara televisi terdengar kuat. Namun Jumiati dan Hendri tidak terlihat di teras mau pun ruang tamu.
Warga yang curiga lalu mengintai ke dalam rumah. Kemudian beberapa warga menghubungi kepala dusun dan mengumpulkan warga lainnya, lalu beramai-ramai mendatangi rumah Jumiati.

Ratusan warga yang sudah berada di depan rumah lalu memanggil Hendri dan Jumiati. Namun mereka tak mau keluar. Lalu warga masuk ke kamar Jumiati. Saat itu, warga melihat Jumiati hanya memakai kain sarung tanpa memakai baju. Jumiati dipaksa ke luar dari kamarnya. Kemudian warga memeriksa isi kamar Jumiati. Di bawah tempat tidur, warga menemukan Hendri sedang bersembunyi.

Untung saja saat bersamaan petugas Polsek Kota Batu tiba di rumah Jumiati. Emosi warga yang hendak memukuli Hendri akhirnya tak kesampaian. Oleh petugas Hendri diboyong ke polsek untuk dimintai keterangan.

Sementara Jumiati diarak warga ke rumah orangtuanya di Dusun Bangun Sari yang berjarak 2 km dari Dusun Pasar Panigoran. Kedatangan Jumiati yang diarak warga membuat orangtua Jumiati heran. Apa lagi saat diarak warga Jumiati dalam keadaan tidak memakai baju dan hanya memakai kain sarung saja.

Kondisi ini memuat orangtua Jumiati shock. Apa lagi setelah warga memberitahukan kejadian yang membuat warga mengarak Jumiati ke rumah orangtuanya.

Pantauan METRO di Polsek Kota Batu, Hendri hanya bisa tertunduk saat ditanyai petugas terkait penangkapan dirinya. (put/smg)

Kapoldasu Siap Mendukung Aksi Damai

Doa Kapoldasu Jelang Kenaikan BBM

MEDAN- Aksi unjuk rasa menjelang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) 1 April mendatang mendapat dukungan dari Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH, asalkan berjalan damai. “Saya berharap dalam berunjuk rasa menjelang kenikan BBM bisa berjalan dengan damai, artinya setiap utusan dari kelompok unjuk rasa bisa duduk bersama dengan anggota DPR, kepolisian dan Muspida untuk melahirkan satu kesepakatan untuk disampaikan ke pusat, kata Kapoldasu kepada wartawan, Minggu (25/3).

Kapoldasu beserta jajarannya kini menggelar hajatan dan doa agar dalam pelaksanaa unjuk rasa menjelang kenaikan BBM bisa berjalan dengan damai dan tanpa berbau anarkis. “Prinsipnya kami kepolisian siap melayani masa pengunjuk rasa secara damai dan humanis,” tuturnya.
Untuk memenuhi harapan itu, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro SH senantiasa menjalin silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat.  Baik itu pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, agama, OKP dan lainnya. Tujuannya demi terjaganya keamanan, ketentraman dan kedamaian di Indonesia khususnya Sumatera Utara.

“Kita berharap agar unjuk rasa masa menolak kenaikan harga BBM berjalan dengan damai, hingga kantibmas tetap terjaga di Sumatera Utara. Prinsipnya Poldasu mendukung aksi unjuk rasa damai,” sambung Direktur Bimbingan Masyarakat (Binmas) Poldasu, Kombes Hery Subiansauri mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Satro, yang ditemui usai salat Jumat di Masjid Agung, Medan kemarin.

Sebelumnya, Kapoldasu dan Dir Bimas Poldasu menggelar doa bersama dengan tokoh agama dan masyarakat agar unjuk rasa kenaikan BBM di Sumut berjalan dengan damai. Acara mendapat sambutan positif dari kalangan tokoh agama dan masyarakat di Sumut. Selain itu juga, Dir Bimas Poldasu memanggil sejumlah anak yatim di kediamannya. Mereka berdoa agar Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH diberi kekuatan oleh Allah Swt dalam memimpin keamanan di Sumut, apalagi menjelang kenaikan BBM.

Sebelumnya, Kapoldasu usai salat Jumat menyantuni fakir miskin yang mengerumuninya di Masjid Agung Medan. Fakir miskin dan anak yatim piatu itu dikumpulkan lalu menyedekahinya satu persatu. Kapoldasu tak sungkan berkomunikasi dengan mereka sambil merangkul dan memegang satu persatu anak-anak tersebut. “Kita lihat saja saat ini, anak belasan tahun yang seharusnya bermain dan belajar, malah mereka dituntut mencari uang, untuk makan saja mereka tak sanggup, gimana bila Sumatera Utara ini rusuh, hingga mengakibatkan lumpuh perekonomian, investor lari. Lapangan kerja tidak ada, pabrik tutup. Mungkin yang saat ini kita melihat cuma belasan orang yang meminta  bisa menjadi puluhan anak-anak   peminta-minta di sini,” tutur Wisjnu.(*)

Deli Swimming Pool Bakal Jadi Tempat Berenang Favorit

Wali Kota Medan Tinjau Deli Swimming Pool

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap menginginkan sarana dan prasarana kolam Deli yang sudah berganti nama menjadi Deli Swimming Pool di Jalan Sutomo Ujung, Medan itu dapat berkembang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Rahudman disela-sela peninjauan Deli Swimming Pool kepada Direktur PD Pembangunan Harmen Ginting, Rabu (22/3) siang, usai membuka kejuaraan karate terbuka memperebutkan piala Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap di Gelanggang Remaja.

Selain melihat kondisi bangunan dan kolam renang, Rahudman yang didampingi Sekda kota Medan Ir Syaiful Bahri juga melihat pengerjaan sumur bor yang nantinya digunakan sebagai penunjang fasilitas kolam renang itu.

“Harus diakui sarana dan prasarana yang ada belum sepenuhnya dapat mengimbangi kolam renang yang ada di Kota Medan. Sehingga, memerlukan peningkatan segera mungkin,” ucapnya.

Sedangkan kepada seluruh jajaran direksi perusahaan, ia mengimbau agar terus bekerja keras, sehingga dapat mengembalikan fungsi kolam renang sebagai fasilitas olahraga rekreasi yang menarik bagi masyarakat.

“Kolam renang Deli ini mempunyai sejarah panjang yang dalam perkembangannya mengalami fluktuasi. Dengan melakukan berbagai langkah dan terobosan baru serta membuat inovasi  dapat menjadikan fasilitasnya menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Rahudman mengatakan, kolam Renang Deli yang sudah dilaunchingnya menjadi Deli Swimming Pool sekaligus penandatanganan prasasti logo, Sabtu (18/2) lalu, dapat memberikan kesan menyenangkan, sekaligus dapat menjadi salah satu sarana berrekreasi favorit pilihan masyarakat dengan biaya yang terjangkau.

“Dengan hadirnya logo ini, diharapkan dapat membangun identitas yang semakin baik sebagai citra dari unit usaha yang dikelola. Daya tarik identitas ini mudah-mudahan dapat mencerminkan fasiiltas dan pelayanan yang diberikan, sekaligus sebagai media promosi dan strategi perusahaan dimasa datang,” pintanya.

Menurutnya, sebagai bagian fasilitas kota kolam renang Deli tentunya membutuhkan citra  yang baik.

“Bisa diangkat  menjadi kolam renang favorit, untuk itu perlu penanganan fasilitas. Kepada Direksi, kolam renang Deli ini agar terus dibenahi, terutama masalah di dalam. Sehingga anak-anak sekolah bisa diarahkan masuk kolam ini, apakah itu latihan renang dan sebagainya, juga keluarga dan umum tentunya,” jelasnya.

Direktur PD Pembangunan Harmen Ginting menambahkan, sejak diamanahkan sebagai pimpinan PD Pembangunan Kota Medan, ia berusaha melakukan upaya dengan memberikan sentuhan perubahan, lingkungan dan opini pada public terhadap keberadaan dan kehadiran kolam renang Deli Kota Medan.
Dilaporkannya, sebagai asset Kota Medan yang telah memberikan manfaat kepada warga, sebagai sarana hiburan warga yang strategis dan terjangkau, kedepannya juga kolam Renang Deli ini akan merencanakan penambahan fasilitas kolam prestasi yang sesuai standarisasi nasional agar dapat dimanfaatkan sebagai saranaolahraga bagi atlit dan lomba renang, maupun polo air yang akan digalakkan.

“Jadi tidak hanya sepak bola atau futsal saja yang kita kembangkan dan galakkan, tetapi juga olehraga polo air dan renag pun kita galakkan semoga semakin bergairah dan digemari masyarakat,” tegas Harmen.

Menurutnya, disisi yang lain, juga  akan  dibangun wisma atlit yang berkapasitas 70 kamar dan dukung menjadi ruang yang dapat dijadikan pertemuan juga acara-acara umum, dan sebagai pendukung kolam renang Deli tersebut.(adl)

Kans Munchen Juara Masih Terbuka

MUNCHEN- Bayern Munchen berhasil memangkas jaraknya dengan pimpinan klasemen sementara Borussia Dortmund. Kemenangan 2-1 dari Hannover 96 di Allianz Arena memastikan hal itu.

Toni Kroos dan Mario Gomez memberikan keunggulan bagi Bayern terlebih dahulu. Sementara gol balasan Hannover dibuat oleh Didier Yo Konan di menit 74.

Presiden Bayern, Uli Hoeness, yakin jika timnya itu bakal keluar sebagai juara di akhir musim. Hoeness menyebut, kemenangan atas Hannover bakal menumbuhkan keyakinan dalam diri pemain-pemain Bayern, dan itu bakal berguna untuk menjaga persaingan dengan Dortmund.

“Kemenangan atas tim kuat seperti Hannover bakal menjadi penanda dan akan memberikan efek samping,” ujarnya seperti dilansir AFP.
Di sisi lain, Hoeness juga yakin jika Bayern bakal memenangi perlombaan dengan Dortmund. Syaratnya, asal Die Roten bisa tampil konsisten dan meraih kemenangan atas Shinji Kagawa dkk. di Signal Iduna Park pada 11 April mendatang.

“Saya yakin kami akan menjadi juara Liga Jerman jika kami menang di Dortmund, tidak peduli apa yang terjadi sebelum atau setelahnya.” “Ketika kami bermain di Dortmund nanti, maka itu akan jadi momen penentuan,” tegasnya. Sebagai catatan, pada pertemuan perdana dengan Dortmund musim ini, Bayern takluk 0-1. Musim ini, baru Hertha Berlin yang berhasil menaklukkan tim arahan Juergen Klopp itu di Bundesliga. (bbs)

Danny Garcia Jinakkan Eric Morales

HOUSTON – Danny Garcia sukses mengambil sabuk juara WBC kelas super ringan dari tangan petinju Meksiko Erik Morales dalam pertarungan yang digelar Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (25/3) pagi WIB.

Morales harus mengakui keunggulan Garcia setelah kalah mutlak dalam perhitungan angka dalam duel 12 ronde tersebut. Ketiga juri memberikan kemenangan kepada Garcia dengan skor, 117-110, 116-112 dan 118-109.

Petinju keturunan Puerto Rico dan Amerika Serikat itu sendiri memang terlihat tampil lebih dominan dalam pertarungan tersebut. Kemenangan ini juga membuat catatan bertanding Garcia masih bersih alias tak pernah menderita kekalahan atau draw (23-0, 14 KOs).

Sementara itu, kekalahan Morales membuat petinju veteran berusia 35 tahun itu kini memiliki rekor bertanding (52-8, 36 KOs). Morales sendiri sebelumnya merebut gelar WBC super ringan yang kala itu lowong, setelah menang KO dari Pablo Cesar Cano di ronde kesepuluh pada September tahun lalu.
Namun, kini Morales harus kehilangan sabuk gelarnya itu usai dikalahkan oleh Garcia, yang disebut-sebut sebagai petinju muda dengan potensi segudang untuk menaklukkan kelas super ringan.

Garcia sendiri lahir di Philadelphia dan saat ini baru berusia 24 tahun. Dia dinilai bakal bisa menjadi salah satu petinju yang disegani di masa depan dengan kecepatannya. (bbs/jpnn)

Kali Ini Milik Alonso

SEPANG-Setelah sempat dihentikan akibat hujan deras, balapan F1 GP Malaysia menyajikan pertarungan seru antara Fernando Alonso dan Sergio Perez. Alonso akhirnya keluar sebagai pemenang.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (25/3), balapan dihentikan di lap kesembilan setelah hujan deras membuat trek dipenuhi genangan air. Ketika itu, Lewis Hamilton masih memimpin jalannya balapan dengan Jenson Button ada di urutan kedua.

Namun, selepas balapan dimulai kembali, nasib baik tidak menimpa kedua pebalap McLaren itu. Button mengalami masalah dengan sayap depan mobilnya setelah menyenggol mobil Narain Karthikeyan dan akhirnya merosot ke posisi belasan. Sedangkan Hamilton kesulitan mengejar Perez dan Alonso setelah masuk pit.

Akhirnya, jadilah Sepang mempertontonkan pertarungan antara Alonso dan Perez. Alonso sempat memimpin hingga 7,7 detik, tetapi Perez berulang kali menipiskan selisih waktu, hingga akhirnya tinggal berjarak 1,05 detik.

Sial bagi Perez, mobilnya melebar di lap ke-50 dan akhirnya kejadian tersebut membuat selisihnya dengan Alonso melebar lagi, kali ini menjadi 4 detik. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Alonso untuk memenangi lomba.

Nasib sial dialami oleh Sebastian Vettel. Juara dunia tahun lalu itu mengalami pecah ban di lap ke-48 dan akhirnya harus masuk pit. Dari yang tadinya berada di urutan empat, posisinya merosot ke urutan 12. Vettel akhirnya mengakhiri balapan di urutan 11. Perez akhirnya finis di urutan kedua dengan diikuti oleh Hamilton di urutan ketiga.  (bbs/jpnn)