25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 13776

Menuju Pilgubsu 2013

Oleh:
Januari Sihotang

Tak terasa, masa jabatan Gatot Pujo Nugroho (Plt Gubsu) akan berakhir 2013 mendatang. Sumatera Utara pun mulai bersiap memilih nakhodanya lima tahun ke depan. Jika mengikuti tahapan yang direncanakan KPU Sumut, pemilihan Sumut 1 dan Sumut 2 tersebut akan dihelat pada 7 Maret 2013 untuk putaran pertama dan 1 Mei 2013 jika terjadi putaran kedua. Pemilihan gubernur (pilgub) kali ini menjadi yang kedua setelah 2008 lalu.  Saat itu, rakyat di provinsi berpenduduk 13 juta jiwa ini untuk pertama kalinya memilih gubernur dan wakil gubernur melalui proses demokrasi yang berlangsung lancar dan damai.

Dengan semangat UU Nomor 32 Tahun 2004, pilkada langsung diyakini memberikan dampak yang signifikan terhadap pencapaian keseimbangan tata pemerintahan di tingkat provinsi, yang pada gilirannya berimplikasi terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik. Dengan demikian, cita-cita nasional mewujudkan masyarakat sejahtera, adil dan makmur bisa tercapai.

Kendati akhir-akhir ini pelaksanaan pilgub langsung kerap menjadi perdebatan -bahkan dalam RUU Perubahan UU 32/2004 menjadi permasalahan serius -akibat berbagai faktor, namun penulis tetap yakin bahwa pilgub langsung masih yang terbaik.

Terutama bila dibandingkan dengan pemilihan oleh DPRD maupun pengangkatan oleh presiden yang dijadikan alternatif. Adapun konflik yang sering muncul usai pilkada tak lebih hanya merupakan ekses dari pelaksanaan pilkada yang masih kurang transparan, akuntabel dan profesional. Sedangkan menyoal pilgub yang dianggap berbiayai mahal sesungguhnya bisa diantisipasi melalui perubahan regulasi.

Menurut laporan riset LAN (2007) tentang analisis dan evaluasi pelaksanaan pilkada langsung penyelenggaraan pilkada belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan yang diharapkan akibat implementasi di lapangan masih menyisakan sejumlah persoalan mendasar.

LAN telah memetakan secara lengkap permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pilkada berdasarkan penelitian di beberapa daerah yang pernah konflik pascapilkada, semisal Provinsi Gorontalo dan Banten, Kabupaten Muaro Jambi, Bekasi, Kulon Progo dan Tuban, serta Kota Batam dan Salatiga. Beberapa aspek yang menjadi permasalahan mendasar di antaranya aspek kelembagaan, tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaannya.

Masalah yang berkaitan dengan aspek kelembagaan meliputi netralitas dan profesionalisme KPUD. Hal ini bisa terjadi antara lain karena sulitnya penyelenggara pilkada, terutama komisioner KPUD mempertahankan integritas pribadinya terhadap incumbent serta sulitnya tercipta sinergi antara Komisioner KPUD dan sekretariat KPUD di dalam penyelenggaraan pilkada. Beberapa masalah juga menyangkut independensi Panitia Pengawas Pilkada (Panwas). Di sisi lain, hal ini diperparah lagi dengan peraturan perundang-undangan masih belum memberikan ruang gerak yang cukup bagi Panwas untuk melakukan pengawasan dan menangani pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.

Dalam tahapan persiapan, sempitnya waktu yang tersedia yaitu hanya sekitar empat bulan untuk menyelesaikan verifikasi calon, pemutakhiran daftar pemilih tetap, serta masalah-masalah yang harus diselesaikan terkait proses lelang pengadaan barang dan jasa telah mempersulit KPUD mengoptimalkan hasil kerjanya. Sedangkan dalam tahapan pelaksanaan ditemui masalah pelanggaran kampanye, logistik pilkada, kecurangan dalam penghitungan suara, dan permasalahan politik uang (money politics).

Selain itu, pilkada langsung juga masih didominasi kelompok elitis tertentu melalui oligarki politik, sehingga proses demokratisasi yang sejatinya menjadi tujuan utama pilkada masih semu.

Partisipasi masyarakat pun lebih bersifat dimobilisasi dengan adanya money politic. Sedangkan maraknya konflik-konflik horizontal yang mengarah kepada anarkisme disinyalir terjadi akibat amburadulnya tata peraturan penyelenggaraan serta munculnya berbagai manipulasi dan kecurangan.

Potensi Konflik

Jika menganalisisnya lebih lanjut, penulis dapat mengidentifikasi lima bentuk konflik yang berpotensi terjadi dalam pilkada yaitu pertama, konflik administrasi yang bersumber dari diskriminasi dalam penetapan calon kepala daerah oleh KPUD, terutama dalam proses verifikasi.

Kedua, konflik internal partai akibat calon dari arus bawah tidak direstui oleh partai pusat dan sebaliknya. Ketiga, konflik elite politik dan KPUD akibat seringnya KPUD gamang dalam memberikan tindakan bagi calon kepala daerah yang bermasalah. Keempat, konflik antara massa dengan KPUD. Hal ini biasanya terjadi saat massa/pendukung tidak menerima calonnya tidak lulus verifikasi oleh KPUD. Kelima, konflik antar massa pendukung akibat ketidakmauan mereka menerima kekalahan. Konflik lebih tragis dari konflik-konflik sebelumnya.

Beragam konflik yang pernah terjadi dalam pilkada-pilkada sebelumnya tentu menjadi pelajaran berharga sekaligus antisipasi bagi segenap rakyat Sumut, terutama KPUD Sumut sebagai penyelenggara demi pelaksanaan Pilgubsu 2013 yang jujur, adil, bebas, rahasia, dan damai.

Partisipasi segenap lapisan masyarakat juga sangat perlu melalui keterlibatan rakyat secara langsung dalam memilih kepala daerahnya. Dengan demikian, diharapkan kehidupan demokrasi di Sumut dapat terwujud. Melalui mekanisme pemilihan seperti itu pula, penataan dan pengelolaan pemerintahan daerah dapat berjalan lebih baik serta sesuai dengan aspirasi dan kepentingan rakyat.

Sebagai pemegang kedaulatan, maka rakyat Sumut harus sadar bahwa pemimpin daerah yang dipilihnya dapat membawa perubahan kepada kehidupan rakyat yang lebih baik di daerah ini dalam segala aspek kehidupan. Dan kepala daerah berkualitas hanya mampu didapatkan dari proses pilkada yang berkualitas juga. Semoga.(*)

Penulis adalah alumnus Departemen Hukum Tata Negara FH-USU Medan, kini mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) UGM Yogyakarta.

Manfaatkan Momen

Manchester United vs Fulham

LAGI-lagi Manchester City menunjukkan inkonsistensi permainandi ajang Premier League. Itu setelah, kemarin (25/3) hanya bermain imbang 1-1 melawan tim semenjana Stoke City.

Tak ayal, meski hasil itu mampu mendongkel posisi Meanchester United dari puncak klasemen, namun semuanya masih bisa berubah jika dini hari nanti The Red Devils menumbangkan tamunya yang menempati peringkat ke-13 Fulham.

Artinya, memiliki satu pertandingan lebih banyak ternyata memberi keuntungan bagi The Red Devils untuk memaksimalkan seluruh laga tersisa. Terlebih konsentrasi mereka kini bisa fokus di ajang Premier League, setelah sebelumnya terdepak dari Champions League dan Europa League.
“Kami berada dalam posisi yang kami inginkan. Kami ingin bisa berada di puncak klasemen. Tapi akan lebih penting lagi jika kami bisa bertahan di posisi atas sampai akhir kompetisi,” ujar Rio Ferdinand, bek senior Manchester United.

Ya, dengan delapan pertandingan tersisa, tak heran bila The Citizens dan The Red Devils beranggapan seluruhnya adalah partai final.  “Saat ini, jika kami bisa memenangi semua laga sampai akhir musim, kami akan menjadi juaranya. Itulah yang kami upayakan,” tandas Ferdinand.
Sah-sah saja jika Rio Ferdinand mengungkapkan optimismenya. Pasalnya, sejak kalah dari Athletic Bilbao di ajang Europa League, tim asuhan Sir Aex Ferguson justru berpesta gol ke gawang Wolves, dua hari setelahnya.

“Sayangnya, kondisi Nani tak terlalu bagus untuk pertandingan besok (hari ini, Red). Kami akan melihat kondisi terakhirnya. Jika memungkinkan untuk diturunkan, maka tak ada alas an kami menempatkannya di bench,” bilang Alex Ferguson, tactician Manchester United.

Fergie pantas menyesali absennya Nani, sebab sebelumnya dia telah kehilangan beberapa pemain pilar seprti Phil Jones, Michael Owen, Anderson, Nemanja Vidic dan Darren Fletcher.

Sesungguhnya masalah cedera juga dialami tim tamu Fulham. Hampir dapat dipastikan jika dini hari nanti tactician Fulham Martin Jol bakal kehilangan Steven Sidwell, Orlanda Sa dan Zdenek Grygera.

“Tanpa mereka, jelas ini menjadi pertandingan yang berat. Menghadapi tim raksasa penuh ambisi, seharusnya kita turun dengan kekuatan penuh. Namun begitu, saya berharap ada keajaiban pada pertandingan besok (hari ini, Red),” bilang Martin Jol, tactician Fulham .

Hanya saja, pantaskah Martin Jol mengharapkan keajaiban jika pada musim lalu saja mereka dua kali dipermak The Red Devils. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, The Cottagers takluk dengan skor 0-2. Selanjutnya saat bertindak sebagai tuan rumah kembali menelan kekalahan. Kali ini justru dengan skor yang lebih besar lagi, yakni lima gol tanpa balas.

Namuan kemungkinan untuk membuat kejutan tetap terbuka. Bahkan The Cottagers pernah melakukannya pada 25 Oktober 2003. Saat itu Manchester United yang berstatus juara bertahan Premier League dan sedang bersaing dengan Arsenal di musim 2003-2004, takluk 1-3 atas Fulham.
Kondisi ini menguntungkan posisi Arsenal, hingga akhirnya klub berjuluk The Gunnres itu tampil sebaga juara. Pertanyaanya akankah peristiwa ini terulang lagi, sehingga The Cottagers memberi peluang kepada pesaing Manchester United di perburuan gelar musim ini (Manchester City), seperti yang dilakukannya pada musim 2003-2004 lalu? (*)

Hijaukan Kawasan Mariendal

Bhinneka Tunggal Ika Bersama Dinas Kehutanan Sumut Tanam Seribu Pohon

Sebagai upaya melestarikan lingkungan, kelompok masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Bhinneka Tunggal Ika bersama Dinas Kehutanan Sumut menggelar penghijauan di Desa Mariendal-I, Kecamatan Patumbak, Minggu (25/3).

Penghijauan seribu pohon ini dihadiri Kepala Bidang Penguasaan Hutan (Kabid PH) Dinas Kehutanan Sumut Ir H Erpi Hasibuan MSi, Kepala Desa Mariendal-I Kustomo, Ketua Bhinneka Tunggal Ika Tunggal Sofyanto, Sekretaris Bhinneka Tunggal Ika M Idris, pengurus dan anggota Bhinneka Tunggal Ika.

‘’Penghijauan sebagai peran aktif masyarakat dalam melestarikan lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah. Lokasi penghijauan meliputi Mariendal Pasar VII, lapangan sepakbola Pasar VII, Jalan Mekatani, Jalan Kedondong,’’ kata Ketua Bhinneka Tunggal Ika, Tunggal Sofyanto.

Ia menjelaskan jumlah tanaman yang ditanam mencapai seribu pohon dengan jenis tanaman yakni mahoni, batok-batok, ketapang dan dur-duri.
‘’Bhinneka Tunggal Ika memiliki banyak berperan diantaranya mempererat masyarakat Mariendal-I, menjaga keamanan bersama, gotong – royong, menjaga kebersihan lingkungan dan juga melaksanakan penghijauan,’’ rincinya.

Selain itu, Ketua Bhinneka Tunggal Ika menambahkan, lembaga yang telah berusia dua tahun dengan anggota 400 orang juga berperan menghadapi tanggap bencana baik materil maupun tenaga.

Atas partisipasi masyarakat ini, Kabid PH Dinas Kehutanan Sumut Ir H Erpi Hasibuan MSi memberi apresiasi positif. Menurut Erpi, bibit disiapkan Dinas Kehutanan Sumut melalui Kabid RHL Dinas Kehutanan Sumut Ir Didim Ilyas MSi. ‘’Kita sambut baik program yang dilaksanakan Paguyuban Bhinneka Tunggal Ika,’’ imbuhnya.

Kabid PH Dinas Kehutanan Sumut ini menyebutkan program penghijauan yang dilaksanakan Dinas Kehutanan Sumut bersama masyarakat Sumut telah melampaui target. ‘’Pencapaian penghijauan Sumut sesuai penjelasan Kepala Dinas Kehutanan Sumut Ir JB Siringo-ringgo telah over target diatas 37 juta pohon. Kita harap yang sudah ditanam dapat terus dipelihara pertumbuhannya. Dengan menanam berarti ada rezeki,’’ kata Erpi.

Dukungan serupa juga diungkapkan Kepala Desa Mariendal-I Kustomo. Ia memberi penghargaan atas kiprah Bhinneka Tunggal Ika yang mendukung program Go Green Mariendal-I. Sebelumnya ada juga penamanam yang dilaksanakan kelompok masyarakat di Pasar IV Mariendal-I dan lokasi lain.
‘’Kita sampaikan terima kasih atas kepedulian masyarakat yang diharapkan memberi manfaat bagi generasi penerus bangsa. Kita juga menyampaikan terima kasih buat Dinas Kehutanan Sumut,’’ ucapnya. (*)

Messi dan CR7 Saingan Rekor

Mega bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo agaknya tidak mau kalah dengan performa gemilang rivalnya, Lionel Messi. Tiga hari setelah Messi resmi menjadi top scorer sepanjang massa Barcelona, Ronaldo mencatatkan rekor yang tak kalah fantastis.

CR7 -julukan Ronaldo- menjadi pemain tercepat di Liga Spanyol yang membukukan lebih dari 100 gol. Dua golnya ke gawang Real Sociedad untuk melengkapi kemenangan Madrid 5-1 di Santiago Bernabeu kemarin (25/3), membuat Ronaldo mengalahkan rekor legenda Madrid Ferenc Puskas.
Ronaldo hanya membutuhkan 92 partai di La Liga untuk mencetak 100 gol. Gol keduanya ke gawang Sociedad membuat Ronaldo saat ini total mencetak 101 gol. Puskas yang bermain untuk Madrid pada era 1960-an membutuhkan 105 laga untuk mencetak golnya yang ke-100.

Pemain asal Portugal berusia 27 tahun itu memang menjadi monster gol bagi Madrid. Sampai sejauh ini, dia sudah mencetak 45 gol di semua kompetisi.
Pencapaian gemilang mantan pemain Manchester United itu memang selalu dibayangi oleh performa Messi yang juga luar biasa. Setelah memecahkan rekor Cesar Rodriguez sebagai leading scorer Barcelona yang bertahan 57 tahun, Messi juga membukukan rekor hebat di Liga Champions. Pemain Argentina itu menjadi orang pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan di kancah Eropa.

Ronaldo dan Messi saat ini bersaing ketat untuk memburu gelar El Pichichi alias pencetak gol terbanyak liga. Keduanya masing-masing mencetak 35 gol dalam 29 pertandingan. Enam laga terakhir, akan menjadi duel akbar bagi kedunya untuk memecahkan rekor 40 gol yang diciptakan Ronaldo musim lalu.
Sayangnya baik Ronaldo atau pelatih Jose Mourinho bahkan asistennya Aitor Karanka tidak menghadiri sesi konferensi pers. Mereka masih kecewa karena partai melawan Villareal Rabu (21/3) lalu.

“Partai melawan Villareal sangat aneh dan selesai dengan tensi yang amat tinggi. Hari ini (kemarin, Red) kami bermain dengan performa yang baik terutama pada babak pertama. Ini berita bagus,” kata Direktur Madrid Emilio Butragueno. (nur/jpnn)

Usai Diperkosa, Motor Dibawa Kabur

Mulut Dilakban Lalu Dibuang ke Perkebunan Sawit

LUBUK PAKAM- Kasus perampokan berkedok petugas semakin marak terjadi. Seperti dialami Andri (25), warga Dusun I Desa Dagang Kerawang, Kecamatan Tanjungmorawa dan AZM (21), warga Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa. Keduanya sempat disekap, kemudian dibuang di perkebunan sawit. Bahkan, AZM sempat diperkosa.

Informasi yang dihimpun, Andri dan AZM merupakan bersahabat, berencana hendak menonton konser di Lapangan Segitiga Lubuk Pakam, Sabtu (24/3) malam. Keduanya mengendarai sepedamotor Mio BK 5162 MAC menuju Lubukpakam. Ternyata, konser yang dimaksud bukan Hari Sabtu, melainkan Minggu (25/3) malam.

Karena tak jadi nonton konser, lantas keduanya bekeliling kota Lubukpakam, kemudian berhenti di belakang Stadion Baharoeddin Siregar, yang berada di Desa Jati Sari, Lubukpakam, sekira pukul 22.00 WIB. Tujuannya hanya duduk-duduk saja. Tapi baru beberapa menit berhenti, empat pria turun dari mobil Avanza warna silver dan mendatangi keduanya serta mengaku polisi yang sedang razia.

Keempat pria berambut cepak itu lantas meminta KTP serta STNK sepedamotor korban. Setelah itu, Andri dan AZM dipaksa masuk ke mobil dengan alasan hendak dibawa ke ke Mapolres Deliserdang. Sedang sepedamotornya dibawa dua pria lainnya.

Di dalam mobil, dua orang dari empat pria itu langsung melakban mulut Andri dan AZM. Sedang kedua tangannya dilakban ke belakang. Keduanya bukan dibawa ke Mapolres DeliSerdang, malah dibawa ke seputaran perkebunan sawit di Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Setiba di lokasi perkebunan sawit itu, korban dipaksa keluar dari mobil, lalu kepala Andri dipukul dengan gagang senjata api hingga mengalami luka robek, sedang bajunya langsung dirobeki dengan pisau sangkur hingga nyaris bugil. Kemudian pakaian yang dikenakan AZM dibuka dengan paksa menggunakan pisau sangkur hingga bugil.

Kemudian secara bergilir dua orang dari empat pria ini memperkosa AZM di areal perkebunan sawit itu. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, dengan keadaan bugil, Andri dan AZM ditinggal pergi di areal perkebunan sawit itu.

Kemudian, keduanya minta tolong kepada warga setempat. Kepada warga, Andri dan AZM mengkui telah dirampok serta diperkosa. Warga yang mengetahui hal itu, memberikan pertolongan dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Dolok Masihul. Lantas, Minggu (25/3) paginya, keduanya disarankan membuat laporan ke Mapolres Deliserdang. Dengan membawa barang bukti berupa sebuah sarung sangkur milik seorang tersangka yang tertinggal. Sedangkan AZM divisum di RSUD Deliserdang, Lubukpakam.

Kapolres Deliserdang ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Anggoro Wicaksono SiK membenarkan adanya pengaduan itu. Kini pihaknya mengadakan penyelidikan terkait pengaduan korban.

Sementara, perampokan bermodus aparat kepolisian sedang melakukan razia juga terjadi di Kota Tebingtinggi. Zulkifli (22), warga Jalan Karya Jaya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, yang merupakan karyawan SPBU menjadi korban perampokan. Peristiwa ini dialaminya pada Minggu (25/3) dini hari pukul 01.30 WIB.

Kala itu, dia dihampiri sekelompok pemuda dituduh mengantongi sabu-sabu. Lantas, mereka memaksa Zulkifli menyerahkan sepeda motor Ninja yang dikendarainya. Karena Zuilkifli tetap ngotot tak mau menyerahkan sepeda motornya, akhirnya kepalanya dipukul lima kali dengan benda tumpul dari arah belakang. Akibatnya, dia tersungkur dan langsung ditodongkan senjata api.

Tak sampai di situ, Zulkifli pun kembali dipukul bertubi-tubi, hingga dia berpura-pura pingsan. “Kemudian pelaku memasukan aku ke dalam mobil dengan tangan diikat tali plastik, mata ditutup dan mulut dibalut lakban,” terangnya.

Zulkifli ternyata di bawa ke kawasan perekebunan sawit milik PT Adolina, Kecamatan Perbaungan, yang sepi. Di sana, mereka langsung menurunkan korban yang telah dilucuti pakainnya hingga bugil.(btr/mag-3)

Gol Indah Crouch Tahan Laju City

STOKE – Manchester City harus puas pulang dari Stadion Britannia dengan tambahan satu angka saja, setelah dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tuan rumah Stoke City.

Stoke bersorak lebih dulu di Stadion Britannia, Minggu (25/3) dini hari WIB, setelah tembakan indah Peter Crouch berhasil melewati penjagaan Joe Hart pada menit 59.

City lantas bisa menyamakan kedudukan melalui gol Yaya Toure ketika pertandingan memasuki menit ke-76. Pertandingan pun berakhir 1-1.
Tambahan satu angka membuat City kini mengoleksi 70 poin. Jumlah itu setara dengan Manchester United, tetapi City berhak duduk di pucuk klasemen menggantikan MU berkat keunggulan produktivitas gol. Tapi jika United menang atas Fulham, maka singgasana bakal direbut kembali oleh United.
Usai mencetak gol indah ke gawang Manchester City, Peter Crouch menyatakan harapannya agar dipanggil kembali oleh Timnas Inggris untuk Piala Eropa 2012 mendatang.

Gol itu lahir dengan cantik, melalui sepakan voli jarak jauh Crouch yang kemudian melambung tinggi sebelum kemudian menukik tajam ke dalam gawang Joe Hart yang tak kuasa menahannya.

“Dalam situasi bola mati, kami bertahan dengan amat baik dan butuh gol luar biasa dari Peter Crouch untuk bikin mereka unggul. Segera setelah bolanya meninggalkan kaki kirinya, si kulit bundar sudah masuk gawang,” puji Asisten Manajer City David Platt di BBC.
“Itu mungkin gol terbaik yang pernah aku cetak. Aku selalu suka melakukan voli tapi biasanya tidak melaju seperti itu. Setiap hari dalam latihan aku berlatih tendangan voli dan ketika bola jatuh, aku langsung menendangnya,” ucapnya.

“Aku tahu ketika aku teken kontrak dengan Stoke (musim panas lalu—red) bahwa jika aku rutin tampil dan bikin gol maka aku akan punya kans bermain untuk Inggris. Ada persaingan ketat di depan, aku harap aku bisa dapat kesempatan,” Harap Crouch. (bbs)

Konser Andra and The Backbone Ricuh

BINJAI- Penampilan menghibur Andra And The Backbone di Lapangan Merdeka Kota Binjai berubah menjadi kacau, Sabtu (24/3). Penonton yang memadati lapangan tersebut saling lempar botol air mineral serta saling pukul.

Melihat situasi tak kondusif, petugas kepolisian yang berjaga dengan sigap membubarkan perkelahian itu. Sehingga, tidak ada korban luka-luka. Bahkan, petugas kepolisian berhasil mengamankan dua orang penonton yang melakukan aksi perkelahian tersebut.

“Orang yang main lempar itu kampungan ya. Jangan begitulah. Bagi yang sudah bosan keluar saja, masih banyak yang ingin menonton dan bersenang-senang,” tegas vokalis Andra and The Backbone sambil melihat penonton yang melakukan aksi saling lempar tersebut.

Meski begitu, grub band papan atas itu tetap melanjutkan aksinya. Bahkan, ribuan masa terus berjingkrak saat grub band ini membawakan lagu terbaiknya.
Usai penampilan apik Andra and The Backbone, konser ditutup dengan penampilan DJ wanita. Sekira pukul 23.00 WIB, acara tersebut selesai dan ribuan masa yang tumpah di Lapangan Merdeka Binjai, langsung meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polres Binjai H Hasibuan mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi bakal terjadinya kericuhan dalam konser tersebut. Karenanya, pihaknya mengerahkan 120 personel untuk mengamankan jalannya konser tersebut. (dan)

Sopir Tersedak, Avanza Terbalik

Sergai – Kecelakaan terjadi di Jalinsum Medan-Tebingtinggi, Minggu (25/3) sore pukul 15.00 WIB.

Satu unit mobil Avanza BK 1687 GZ terbalik di KM 64-65 tepatnya di Dusun IV, Desa Pon, Kec Sei Bamban, Sergai. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Tiga penumpang dalam mobil itu yakni Junaidi (50), warga Jalan Sisingamangaraja Medan, beserta istrinya Rohima (45) dan keponakannya Atun (20), selamat tanpa terluka.

Menurut Junaidi, dirinya dari Kuala Tanjung, Batubara bermaksud pulang ke Medan. Sesampai di lokasi dia bermaksud minum air mineral  dan tersedak. Akibatnya mobil lepas kendali dan berusaha banting stir ke kiri, namun apes menimpa sisi kiri terdapat parit yang dalam langsung terperosok hingga terbalik.

“Kondisi kita tidak dalam keadaan kencang sekitar 50 KM per jam, namun ketika masuk parit mobi langsung terbalik, beruntung keluarga saya selamat,” terang Junaidi.

Petugas Lantas Polres Sergai yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi mobil, walau tidak ada korban jiwa namun peristiwa tersebut sempat memacetkan arus lalulintas sepanjang 2 Kilometer (mag-16)

Silva Jadi Tumbal

KEMENANGAN AC Milan atas AS Roma membawa tumbal. Defender utama asal Brasil Thiago Silva menderita cedera otot pahan kanan dan harus ditarik keluar pada menit ke-10. Besar kemungkinan, Silva akan absen saat Milan bertandang ke markas Barcelona Rabu mendatang (28/3).

Hal tersebut stok lini belakang Milan semakin terbatas. Sebelumnya, pemain veteran Alessandro Nesta juga tidak fit karena cedera kambuhan. Kalau Silva tidak bisa bermain, besar kemungkinan Milan akan menurunkan duet Daniele Bonera dan Philippe Mexes di jantung pertahanan sejak awal.

Allenatore Milan Massimiliano Allegri tidak menyesali keputusannya memainkan Silva. Sebab melawan Roma merupakan fase krusial bagi timnya dalam perjalanan untuk mempertahankan gelar.

“Laga melawan Roma amat penting dan fundamental. Kami tidak ingin berjudi dengan bermain seadanya,” ucap Allegri seperti dilansir Reuters.
“Saya mengambil resiko untuk menurunkan Silva. Problem cederanya mungkin serius. Kalau dilihat rasanya mustahil dia bisa bermain Rabu mendatang,” imbuhnya.

Zlatan Ibrahimovic mengatakan sangat prihatin dengan kondisi yang menerjang timnya. Pemain asal Swedia itu juga khawatir karena punggungnya belum pulih benar. Namun, melawan Roma dia “dipaksa” berlaga selama 90 menit karena keterbatasan stok lini depan. “Saya merasa bersimpati pada cedera yang menghantam Thiago (Silva, Red). Saya berharap cedera itu tidak parah seperti kelihatannya. Sebab saat ini kami menghadapi momen yang teramat penting. Kami butuh kontribusi maksimal dari tiap pemain untuk mendapatkan hasil terbaik,” tegasnya. (nur/jpnn)

Berikutnya Barca

AC Milanvs AS Roma

MILAN – AC Milan tak menunggu lama untuk bangkit setelah disingkirkan Juventus pada semi final Coppa Italia tengah pekan lalu. Sang juara bertahan melumat AS Roma dengan skor 2-1 pada lanjutan Serie A di San Siro kemarin (25/3).

Dengan kemenangan itu Milan masih kukuh sebagai capolista, unggul tujuh poin atas Juventus. Namun Juve bisa memangkas jarak menjadi empat angka andaikata berhasil mengalahkan Inter Milan dalam laga dini hari tadi.

Kekhawatiran bahwa konsentrasi Milan terpecah ternyata tidak terbukti. Anak asuhan Massimiliano Allegri itu tetap menurunkan komposisi terbaik walau empat hari kemudian akan bertandang ke Camp Nou, markas Barcelona pada leg pertama babak perempat final Liga Champions.

Superstar Milan Zlatan Ibrahimovic yang diprediksi tidak akan bermain seratus persen karena terkena demam ternyata bermain gemilang. Striker 30 tahun itu mencetak dua gol kemenangan Milan pada menit 53 melalui penalti serta di menit ke-83. Padahal Roma lebih dulu unggul satu menit sebelum turun minum lewat striker Pablo Daniel Osvaldo.

“Beberapa hari yang lalu saya mengalami hari yang buruk. Namun adrenaline di lapangan membuat saya bangkit. Saya kira ini merupakan musim terbaik dalam karir saya,” ucap Ibra seperti dilansir Goal.

“Saya merasa sangat baik. Baik fisik maupun mental. Saya juga bermain hampir turun dalam tiap laga. Normal untuk merasa lelah. Tetapi perasaan saya amat bagus,” imbuhnya.

“Melawan Barcelona akan menjadi partai yang sangat hebat, partai berat. Barcelona adalah tim terbaik di dunia. Mereka favorit. Kami bermain nothing to lose saja,” tegas Ibra.

Pelatih Roma Luis Enrique mengakui bahwa kekalahan timnya ditentukan oleh penampilan gemilang Ibra. Mantan pelatih tim Barcelona B itu menegaskan bertarung melawan pemimpin klasmen dan juara bertahan seperti Milan tidak pernah mudah.

“Itu game yang hebat. Saya tidak puas dengan penampilan pada babak pertama. Namun Milan menang karena Ibra bermain hebat di babak kedua. Dia sangat sulit untuk dijaga, padahal defender kami sudah bermain dengan amat baik,” kata Enrique. (nur/jpnn)