29 C
Medan
Wednesday, February 4, 2026
Home Blog Page 13807

Indonesia Beli Sembilan Pesawat Airbus Military

JAKARTA- TNI Angkatan Udara segera mempunyai pesawat militer baru berjenis Airbus. Kontrak ditandatangani oleh Direktur PT Dirgantara Indonesia (DI) Dr Budi Santoso dengan President and CEO Airbus Military Domingo Urena Raso pada acara Singapore Air Show, kemarin (15/02).
Turut menyaksikan penandatanganan itu Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono serta sejumlah anggota Komisi I DPR. “Pesawat akan diberi nama CN-295,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen Hartin Asrind pada Jawa Pos (grup Sumut Pos), kemarin (15/2).

Kontrak senilai USD 325 juta (Rp2,9 triliun) untuk sembilan pesawat itu juga mencakup juga penyediaan suku cadang dan pelatihan dengan skema pembayaran menggunakan kredit ekspor. Nantinya pesawat CN-295 akan dioperasikan oleh TNI AU untuk kepentingan militer, logistik, kemanusiaan dan misi evakuasi medis.

Selain itu, pesawat ukuran menengah taktis ini memiliki pula kemampuan yang fleksibel bagi kebutuhan personel, pasukan, angkutan alat berat, evakuasi medis. Juga, tugas-tugas komunikasi serta logistik.

Pesawat CN-295 juga dapat dikonfigurasikan dalam versi khusus yang dipersenjatai sekaligus untuk kepentingan pengawasan daratan, SAR, patroli perairan, anti kapal selam atau peringatan dini udara.(rdl/ttg/jpnn)

Penjara Terbakar, 272 Napi Tewas

TEGUCIGALPA- Hingga Selasa (14/2) tengah malam (Rabu (15/2), pukul 11.00 WIB), ratusan orang berkumpul dan menangis di depan Penjara Comayagua, Honduras. Di tengah kepanikan dan sisa-sisa api yang melalap bui berpenghuni 851 tahanan tersebut, mereka meneriakkan nama-nama saudara, kerabat, atau sahabat yang belum diketahui nasibnya.

Penjara yang berjarak 140 kilometer sebelah utara ibu kota Tegucigalpa tersebut terbakar pada Selasa menjelang tengah malam pukul 23.00 waktu setempat. Belum diketahui pasti penyebabnya. Tapi, seperti dilansir CNN, ada dua dugaan: karena korsleting listrik atau memang dibakar oleh tahanan. Dugaan kedua itu muncul karena sebelum kebakaran, dikabarkan ada kerusuhan antarnapi.

“Ada 35 narapidana yang dilarikan ke rumah sakit terdekat dan beberapa yang lain ke rumah sakit di Tegucigalpa. Sedikitnya, 275 napi tewas,” kata Jose Turcios, juru bicara Penjara Comayagua seperti dilansir CNN.

Menurut Turcios, setidaknya lima blok dalam penjara itu “lebih dari separo jumlah total blok” terlalap api. Namun, dia tidak menyebut berapa tahanan yang berhasil lari. Juga, seberapa banyak fasilitas tahanan yang rusak atau terlalap api.

Padahal, jumlahnya diperkirakan banyak. Seorang tahanan yang terluka dan mengaku bernama Alex mengatakan, kebakaran itu terjadi saat para tahanan tidur. Mereka yang terlebih dulu melihat api langsung berteriak untuk membangunkan yang lain.

Banyaknya korban, karena para sipir yang memegang kunci tidak diketahui persisnya berada di mana. Bisa jadi juga, mereka mengalami kesulitan masuk karena kacau-balaunya keadaan.  (c1/ttg/jpnn)

Truk Berisi Ganja Seberat 2,1 Ton Diamankan

LHOKSUKON- Satu truk mengangkut narkotika jenis ganja seberat 2,1 ton diamankan. Penangkapan kenderaan berplat BK 8395 OQ ini berlangsung di Jalan Negara, Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (15/2) pagi pukul 07.45 WIB.

Kini barang bukti bersama dua tersangka  Selamat P (46), warga Desa Sangkaran Bhakti, Blambangan, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung dan Hendri Decky Ambadar (23), warga Desa Bakalan, Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah diamankan ke Mapolres Aceh Utara, untuk menjalani pemeriksaan.

Dari keterangan diperoleh, truk pembawa barang haram itu bergerak dari Banda Aceh menuju Medan. Persis di Desa Alue Buket, lalu dihentikan petugas Sat Lantas yang sedang mengatur arus lalulintas. Namun setelah turun dari mobilnya, kedua tersangka langsung kabur untuk menyelamatkan diri. Berkat pengejaran secara intensif, mereka berhasil diamankan.

“Karena kecurigaan kami, lalu diperiksa isi muatan truk. Ternyata ada 52 karung besar berisi 2.137 bal ganja. Muatan ganja seberat sekitar 2,1 ton ganja kering yang sudah dipres dan dibungkus dengan lakban kuning,” kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Farid BE.

“Tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain di luar Aceh maupun di Aceh sendiri. Kita akan melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan ini dan mengungkap tersangka lain,” paparnya.

Sementara tersangka Slamat yang ditanyai wartawan mengaku tak tahu kalau yang dibawanya adalah ganja. Pasalnya, saat perjanjian di awal, dia akan membawa barang kelontong dari Medan ke Banda Aceh. (agt/smg)

Ucapkan Ultah Istri Lewat Doa

Muhammad Nazaruddin

Tak banyak yang dapat dilakukan Muhammad Nazaruddin untuk memperingati ulang tahun istrinya Neneng Sri Wahyuni yang buronan kasus korupsi pembangunan PLTS Kemenakertrans. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini mengaku hanya memanjatkan doa dari dalam Rutan Cipinang untuk istrinya tercinta.

“Sudah saya ucapkan tadi lewat doa. Waktu solat subuh,” kata Nazaruddin sembari tersenyum usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/2).

Berdasarkan data di situs interpol yang merujuk pada paspor, Neneng lahir pada 15 Februari 1982. Tepat di ulang tahunnya kali ini Neneng genap berusia 30 tahun.(net/jpnn)

Jadi Calo CPNS, Raup Puluhan Juta Rupiah

Kepala Registrasi Lapas Gadungan Dibekuk

MEDAN- Pelaku penipuan yang mengaku sebagai Kepala Seksi Registrasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjunggusta, Patri Harahap alias Jefri Sianipar (30) warga Pematang Siantar, diringkus korbannya sendiri, Rabu (15/2) siang. Jefri diringkus setelah dijebak oleh kuasa hukum korbannya, Feri Antoni Surbakti SH MH untuk bertemu di doorsmeer mobil Jalan T Amir Hamzah untuk melakukan transaksi.

“Saya mendapat laporan dari seorang ibu yang katanya ditipu oleh oknum yang mengaku Kepala Registrasi Lapas. Jadi, saya tadi minta ibu itu menlepon pelaku dan meminta dia datang ke mari,” jelas Feri Antoni, pengacara yang berkantor di Jalan Gatot Subroto ini.

Berselang 30 menit kemudian, oknum Kepala Registrasi Lapas gadungan itu datang dengan mengendarai mobil xenia. Setelah berbincang-bincang, lantas Feri langsung membekuk Jefri dan menggiringnya ke Mapolsek Helvetia.

Di Mapolsekta Helvetia, Jefri mengaku sudah empat bulan menjalankan aksinya dengan menyaru sebagai Kepala Seksi Registrasi Lapas Tanjunggusta. Kepada calon korbannya, Jefri mengaku bisa memuluskan seseorang untuk menjadi PNS di Lapas Tanjunggusta.

Bermodalkan seragam lengkap yang ia beli dari UD Bandung di kawasan Tomang Elok dan ID Card palsu yang di tempahnya di kawasan Jalan Iskandar Muda seharga Rp30 ribu, pelaku mampu meyakinkan korbannya dan menipu korbannya sehingga tertarik memakai jasanya untuk menjadi PNS di Departemen Kementrian Hukum dan HAM.

Jefri juga mengaku sudah menyusun rencana penipuan ini saat dia masih menjadi narapidana di LP Siborong-borong atas kasus penipuan. “Aku sudah atur rencana penipuan ini saat masih mendekam di Lapas Siborong-borong,” terang pria yang mengaku besar di Panti Asuhan Siantar ini.

Dari aksinya, Jefri mengaku sudah meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah. “Dari empat orang korban aku minta Rp5 juta sampai Rp20 juta uang mukanya. Kubilang untuk biaya buat ID card Departemen Hukum dan HAM Medan,” terangnya lagi.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia AKP Ade Chandra saat ditemui mengaku telah mengamankan oknum Kepala Registrasi Lapas Tanjunggusta gadungan. “Namun kita masih menunggu korbannya membuat laporan, biar bisa kita proses,” ucap Ade.(gus)

Perkokoh Nilai Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa

MEDAN- Ketua Pengurus Wilayah Laskar Ampera Arif Rachman Hakim Sumut HM Tahjuddin Nur SK mengajak generasi muda untuk memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam diri masing-masing sebagai jati diri bangsa. Hal ini disampaikan Tahjuddin didampingi sejumlah Pengurus Wilayah Laskar Ampera Arif Rachman Hakim Sumut saat berkunjung ke kantor redaksi Harian Sumut Pos, Graha Pena Jalan SM Raja Medan, Rabu (15/2). Mereka diterima dua Wakil Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Hirzan dan Herdiansyah.

Tahjuddin yang juga Wakil Sekretaris Partai Golkar Sumut ini mengungkapkan, organisasi yang baru dipimpinnya selama dua bulan ini bertekad menjadi wadah penyampai hati nurani masyarakat Sumut termasuk mencari solusi atas maraknya kasus-kasus tanah yang belum tuntas di Sumut. ‘’Kami ini milik masyarakat Sumut,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, saat pelantikan kepengurusan di Hotel Madani telah dilaksanakan dialog nasional membahas permasalahan tanah yang juga dihadiri anggota Komisi II DPR RI Chairuman Harahap.

Berkaitan dengan kepengurusan baru Pengurus Wilayah Laskar Ampera Arif Rachman Hakim Sumut, Tahjuddin menerangkan, saat ini 30 persen merupakan pelaku sejarah angkatan 66 sedangkan selebihnya generasi muda penerus angkatan 66. ‘’Organisasi ini independen meski pengurus ada yang yang menjadi kader partai politik,’’ katanya menyikapi apresiasi Laskar Ampera Arif Rachman Hakim Sumut menghadapi Pilgubsu 2013.
Dalam kesempatan ini, Tahjuddin memberi apresiasi kepada Sumut Pos yang menjadi koran terbaik se-Sumatera. (dmp)

Penjaga Malam Diikat, Puluhan Juta Lewong

Perampok Bobol Brankas PT CBB

LABUHAN- Aksi perampokan di wilayah hukum Polsekta Medan Labuhan kian mengganas. Setelah sebelumnya terjadi di sebuah gudang industri, kini giliran PT CBB di Jalan Pasar Nippon Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, dirampok tiga pria bersenjata tajam, Rabu (15/2) dini hari. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai puluhan jutaan rupiah dari dalam brankas milik perusahaan.

Perampokan dilakukan tiga pria bersenjata tajam (sajam) jenis parang panjang itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Dalam aksinya, pelaku lebih dulu melumpuhkan dan menyekap petugas penjaga malam, Husin (40). Kedua tangan dan kaki warga Pasar Melati, Tanjungsari, Kecamatan Medan Tuntungan ini diikat dengan seutas tali oleh pelaku.

Setelah itu, pelaku menerobos masuk ke ruangan perusahaan dan mengambil uang dari berangkas senilai Rp6 juta. Usai mengambil uang tersebut, ketiga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi peti kemas itu.

Husin, ketika ditanyai menyebutkan, pagi dini hari itu dia tengah duduk di pos penjagaan. Tiba-tiba, tiga pria tak dikenal, dua diantaranya menggunakan sebo melompat pagar setinggi 2 meter. “Aku sempat terkejut begitu ada orang masuk ke gudang. Saat itu aku sempat nanya ke pelaku, kalian ini siapa? Tapi aku langsung ditendang hingga terjatuh. Dan terus tangan dan kakiku diikat,” ungkapnya.

Dalam keadaan terikat, Husin berusaha melepaskan tali yang mengikatnya. “Pagi itu juga aku menghubungi pemilik perusahaan, lalu diteruskan ke polisi,” ucapnya.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi mengaku sedang melakukan penyelidikan.(mag-17)

Polres Karo Periksa Kelengkapan Senpi

KARO- Untuk meminimalisir tindakan negatif personel yang memiliki senjata api (senpi) di jajaran Polres Karo, Waka Polres Tanah Karo, Kompol D Aruan menggelar pemeriksaan kelengkapan senjata seluruh personel di halaman Mapolres Karo, Rabu (15/2).

Menurut Waka Polres Tanah Karo Kompol D Aruan, pemeriksaan senjata api ini merupakan bagian dari kegiatan berkala per tiga bulan sekali. Hal ini dilakukan agar personel polisi yang memiliki senpi tidak menyalah gunakan fungsi tugasnya.

“Ini merupakan arahan Kapolres, agar senpi dan perlengkapannya (peluru, Red), serta surat ijin diperiksa secara detail. Cuma petugas yang lulus test psikologilah yang dapat membawa senjata api. Dari gelar rutin ini diharapkan  seluruh anggota tidak ada yang menyalah gunakan fungsi senjata,” ujarnya singkat.(wan)

Empat Rekanan Bakal Susul Arjoni Munir

MEDAN- Setelah menahan mantan Kadispora Pemprov Sumut Arjoni Munir pada Senin (30/1) lalu, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut bakal menambah empat calon tersangka baru. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso, Rabu (15/2).

“Kumungkinan dalam waktu dekat ini Akan ada calon tersangka lainnya, diperkirakan ada empat orang. Sepertinya dari pihak rekanan,” ujar Heru. Saat ditanya identitas keempat orang tersebut, Heru tak mau membeberkannya.

Sementara mengenai berkas tersangka Arjoni Munir, kata Heru, dalam waktu dekat akan dikirim penyidik ke Kejaksaan.

Berkas Arjoni Munir yang terbelit kasus korupsi pengerjaan 11 paket proyek kegiatan pemeliharaan rutin atau berkala gedung kantor dan asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jalan Sekolah Pembangunan Medan Sunggal Tahun Anggaran 2008 tersebut akan dikirim paling lambat pekan ini.(mag-5)

Pulang Urus e-KTP, Warga Belawan Dibacok

BELAWAN- Aksi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) di kawasan Belawan kian meningkat. Dalam empat hari terakhir, telah terjadi tiga kasus kekerasan dengan senjta tajam.

Rabu (15/2) sore, tindak kejahatan serupa kembali terulang. Kali ini korbannya Salman alias Martel (29), warga Lorong Kenanga Lingkungan 27, Kelurahan Belawan I, Medan Belawan. Dia dibacok dua pria bersepeda motor di depan Lorong Pahlawan Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.
Sore itu, Salman baru saja pulang dari kantor camat usai mengurus KTP elektonik. Di tengah jalan, tiba-tiba dia dihadang oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor.

Tanpa banyak tanya, pelaku langsung membacokkan senjata tajam ke perut korban hingga terkapar bersimba darah. Puas menganiayaa korbannya, pelaku yang diduga juga pernah melakukan kejahatan serupa terhadap Khaidir (21), warga Lorong Melati, Belawan itu langsung melarikan diri.(mag-17)