Home Blog Page 13821

Dukung Timnas dengan Topless

BERUNTUNG rasanya bagi Tim Rugby Wales mempunyai pendukung seperti Imogen Thomas. Model bertubuh aduhai ini memberikan dukungan kepada timnas negaranya yang sedang bertanding melawan Italia dengan cara yang unik.

Melalui akun Twitter miliknya, Imogen memberikan dukungan dengan memposting “Cmon boys!! #cymruamyth” disertai link menuju foto seksi dirinya. Mantan Miss Wales yang pernah ketahuan berselingkuh dengan Ryan Giggs ini memposting foto dirinya dengan tulisan “Cmon Wales” di dada mulusnya tanpa mengenakan atasan apapun.

Dan karuan saja foto topless Imogen sungguh menginspirasi Timnas Rugby Wales yang pada kesempatan itu berhasil menggasak Italia dengan skor telak 24-3 di Millenium Stadium. Imogen yang senang melihat tim kesayangannya berhasil meraih kemenangan lantas kembali berkicau pada akun Twitternya: “Well done boys! Grandslam here we come!” (net/jpnn)

Bertahan meski Ada Pertumpahan Darah

Perubuhan Warung di Sisingamangaraja Buah Konflik UISU Pimpinan Sariani dan Helmi (3/Habis)

Konflik UISU pimpinan Sariani dan Helmi terus membuka luka. Pemuda setempat yang diberi kepercayaan oleh Kubu Helmi kini merasa terkhianati. Ujung-ujungnya, Rusdi sang penyewa lahan menjadi korban.

Zulkifli-Adlansyah, Medan

”Kami tetap akan mempertahankan lahan yang sudah kami sewa dari pihak yayasan UISU, walau harus ada pertumpahan darah. Jangan mentang-mentang ada investor yang melirik lahannya, kami yang sudah membayar sewa tidak diperhatikan,” kata Rusdi saat disambangi Sumut Pos belum lama ini.

Kekecawaan lelaki berusia 38 tahun ini memang sudah sampai diujung. Bagaimana tidak, Rusdi telah menyewa lahan tersebut secara legal. Dia menyewa melalui penyewa pertama bernama Bu Haji yang diwakilkan oleh anaknya Muhfti SE sebesar Rp16 juta di atas kwitansi yang ditandatangani. Kemudian, Rusdi juga membayar uang sewa kepada pengelola lahan yang merupakan pemuda setempat (PS) bernama Edy sebesar Rp10 juta di atas kwitansi dengan materai.

“Dalam perjanjiannya, Bu Haji yang diwakilkan anaknya si Muhfti menjamin kalau tak ada sengketa di lahan ini dengan pihak lain. Sedangkan PS yang ditunjuk pihak yayasan sebagai koordinator yayasan UISU akan terus memperjuangkan uang sewa kami yang sudah diterimanya untuk dikembalikan,” ujarnya yang ditemani istrinya, Elvita Agustina dengan sedih.

Naas, setelah sebulan, pihak Kecamatan Medan Kota dan Kelurahan Teladan Barat yang dituding sebagai aksi pesanan dari pihak yayasan UISU membongkar paksa warung dengan mencari-cari kesalahan. “Memang janjinya lahan ini tidak boleh diberikan lagi kepada orang lain. Tetapi, alasan pembongkaran yang dilakukan hanya mencari kesalahan para pemilik warung lainnya yang diduga menyediakan arena judi, lokasi maksiat dan travel. Itu sudah tidak masuk akal, kalau memang kami menyediakan itu, pasti masyarakat sekitar sudah protes,” jelasnya lagi dengan kesal.

Tak pelak hal ini sangat merugikan Rusdi. Apalagi, dia telah merehab warung yang disewanya itu dan menghabiskan dana Rp40 juta. “Sebelum pembongkaran, saya ada dipanggil oleh Camat Medan Kota, Parlindungan ke kantornya. Dia menyarankan akan mengganti rugi seluruh bangunan yang sudah dibangun sebelum dibongkarnya dengan membayar Rp20 juta. Kalau hanya segitu, tidak sesuai dengan modal yang sudah saya keluarkan,” terang Rusdi.

Dalam pertemuan itu, Rusdi mengatakan akan hengkang jika ganti ruginya pas. “Saya kembali menyarankan untuk ditambah menjadi Rp40 juta walau itupun sudah rugi sedikit, kami bukan mau bertahan atau menguasai tanah ini. Kami hanya meminta keadilan saja karena kami sudah dirugikan,” tegasnya.

Rusdi tambah kecewa karena pihak kecamatan dan kelurahan terkesan tidak membela warga, tapi malah berpihak ke yayasan. “Penjelasan kami tidak diterimanya dan menyarankan kami keluar dari ruangannya kalau tidak mau menerima uang ganti rugi sebesar Rp20 juta yang diberikannya,” jelas Rusdi.

Sedangkan untuk pemilik warung lainnya, tambahnya, sudah menerima uang yang diberikan oleh camat sebesar Rp20 juta. “Kalau pedagang lainnya, sudah tidak mempertahankan lahan yang sudah disewanya. Karena mereka sudah menerima uang yang diberikan Camat. Kalau menurut saya pedagang lainnya tidak rugi karena mereka sudah lama berjaualan di sini dan sewanya pun sudah hampir habis. Sementara saya, baru memulai sewa dan belum ada menuai hasil sudah ditindas,” jelasnya.

Pengakuan Rusdi, dia telah bertemu dengan pihak yayasan UISU yang diwakili sang ketua Helmi Nasution dan Iwan Bahrum Jamil. Dalam pertemuan itu, Rusdi disalahkan karena menyewa lahan dengan orang yang tak tepat. “PS sudah tidak ditunjuk lagi sebagai kordinator yayasan,” ungkap mengulangi kalimat Helmi dan Iwan.

Pernyataan ini tak pelak membuat PS berang. Mereka merasa dikhianati. Bagaimana tidak, PS-lah yang membantu Helmi cs merebut UISU dari kubu Sariani beberapa tahun silam. “Mereka lupa, mereka telah memandatkan kepada kami untuk mengelolah tanah itu. Jika tak percaya tanyakan saja Bang Iwan (Iwan Bahrum Jamil, Red),” jelas Edy, sang koordinator pengelolah lahan yang berada di samping Fakultas Pertanian UISU itu.

Edy makin geram karena pihak yayasan yang dipimpin Helmi seakan buang badan. Padahal, pihak yayasan seperti Iwan Bahrum Jamil dan Haris Bahrum Jamil menikmati uang sewa tersebut. Sebagai pengelola pun, menurut Edy, PS tidak bisa sesuka hati. “Tapi, kami ada kesepakatan dengan dengan Bang Iwan (Iwan Bahrum Jamil, Red) dan uangnya juga sebagian kami serahkan ke dia. Jadi kami tidak menyewakan tanah sesuka kami,” ujar Edy.

Dengan dasar percaya dengan yang dikatakan pihak yayasan itulah mereka (PS) berani menyewakan lahan tersebut. “Itu dia, bayangkan saja hal itu. Rusdi menyewa pada kami (pemuda setempat, Red) yang diketahuinya sebagai pengelolah lahan itu karena telah ditunjuk pihak yayasan. Nah, setelah jalan, eh malah yayasan yang menggusur secara sepihak tanpa melibatkan kami,” geram Edy.

Karena itu, pemuda setempat terus memperjuangkan apa yang diusahakan Rusdi. Ini semata demi rasa kemanusiaan yang mereka miliki. “Bang Rusdi harus mendapat ganti rugi jika memang harus hengkang dari tanah itu!” tegas Edy. (*)

SSB Sinar Baru Terbentuk

HAMPARAN PERMATA- SSB Sinar Baru yang bermarkas di Dusun XVIII Harjosari Pasar III Kecamatan Hamparan Permata akan mendaftarkan diri ke Pengcab PSSI-Sumut.

“Setelah susunan kepengurusan rampung, kami akan mengajukan pembentukan SSB Sinar Baru ini ke Pengcab PSSI-Sumut,” tutur Riswanto salah satu pendiri SSB Sinar Baru kepada wartawan di sela-sela latihan.

Dia menambahkan, SSB Sinar Baru sudah melakukan proses latihan rutin tiga kali dalam seminggu sejak Januari lalu.
SSB Sinar Baru bertujuan untuk menjauhkan anak-anak dari perilaku menyimpang. “Saya dan orangtua yang lain melihat kebanyakan anak-anak tidak mempunyai kegiatan setelah pulang sekolah, dan menghabiskan waktunya untuk bermain-main,” katanya.

Selain Riswanto, SSB Sinar Baru juga dibentuk bersama orangtua siswa yang lain, diantaranya Karim dan Suryono. Untuk urusan pelatih, sementara SSB ini masih dilatih Misrin yang diperbantukan dari SSB lain.

Seperti SSB pada umumnya, SSB Sinar Baru mendidik siswa dari kelahiran 1997 hingga 2000. Kemudian siswa yang mendaftar sejauh ini sebanyak 35 orang.
“Kami juga akan memberikan tembusan ke pemerintah setempat tentang pembenttukan SSB Sinar Baru ini,” katanya mengakhiri. (mag-10)

Pembalap Yamaha Makin Pede

MEDAN-Boleh jadi Apmansyah Tanjung selaku manajer tim Yamaha Yamalube Alfa Scorpii NHK 3Di Yonkjaya TDR AHRS Medan tersenyum bangga, ketika melihat hasil akhir Kejurda Yamaha Corsa RPM G Speed Promo Road Race 2012 Seri III yang berlangsung, di Sirkuit Buatan seputaran Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (11/3) lalu.

Bagaimana tidak, dari 6 kelas kejurda yang dilombakan berhasil memenangi tiga kelas bergengsi yakni MP1 (bebek 4 tak tune up 125 cc Terbuka) dan MP2 (bebek 4 tak tune up 110 cc terbuka) melalui Agung Febri Ramadhani, serta MP4 (bebek 4 tak tune up 110 cc pemula) lewat M Irvansyah Lubis. Bukan itu saja, rider binaan PT Alfa Scorpii ini juga mendominasi lima besar kelas lainnya.

“Hasil kejurda kali ini cukup memuaskan, dengan tiga podium tertinggi di enam kelas. Hasil ini sekaligus menambah kepercayaan diri para pembalap sebelum terjun mengikuti seri II region I kejurnas Motoprix yang akan dilangsungkan di Aceh Utara, Minggu depan,” kata Apmansyah Tanjung di Medan, Senin (12/3) .

Apa yang diraih pembalap Agung Febri sudah bisa diprediksikan dari sebelum race day. Pasalnya dari mulai sesi latihan bebas sampai babak penyisihan, Agung Febri penuh percaya diri menjadi yang terbaik. “Seri ini dapat setingan mesin yang pas, makanya tenaga motor bisa maksimal,” kata pembalap yang menggeber Jupiter Z ini. Agung Febri Ramadhan yang turun di kelas seeded (para juara) memang tampil memukau. (jun)

Ayam Kinantan Jangan Kalah

MEDAN- Banyak rekor yang dihasilkan anak-anak PSMS setelah ditangani pelatih sementara Suharto AD. Dengan sisa dua pertandingan jelang paruh musim, PSMS kini bertengger di posisi 12 klasemen sementara ISL, dengan raihan 17 poin.

Yang paling diharapkan dari Suharto saat ini adalah anak-anak PSMS bisa menyelesaikan dengan baik paruh musim dengan mengoleksi poin penuh di dua laga sisa. Meladeni PSPS Pekanbaru (26/3) dan Persija Jakarta (30/3) di Stadion Teladan, sebaiknya Suharto jangan tergelincir. Pengalaman sebelumnya saat di tangani Raja Isa, membuat pelatih asal Malaysia itu didepak.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin. Dengan dukungan penuh dari masyarakat Medan, akan memberikan kekuatan dan semangat tersendiri. Dan satu prinsip yang terus saya pegang, yakni tim sekuat apa pun pasti ada kelemahannya. Dan di Stadion Teladan tak ada yang tak bisa kita kalahkan,” tegasnya, Selasa (13/3).

Mengilas balik, usai dipecundangi Persegres Gresik 0-1 di Stadion Teladan 2 Februari lalu, pelatih kepala PSMS terdahulu Raja Isa langsung diputuskan manajemen untuk didepak. Maklum, di tangan Raja Isa, PSMS terus berkutat di papan bawah klasemen. Ditambah kekalahan dengan Persegres, membuat masyarakat Medan murka.

Dari delapan pertandingan di bawah asuhannya, PSMS hanya bisa menghasilkan tujuh poin dari sekali menang dan draw empat kali. Sisanya PSMS harus menderita kekalahan. Tentu yang paling tak bisa diterima pendukung PSMS dan masyarakat Medan adalah kekalahan di Stadion Teladan. Hal itu menjadi kesalahan fatal baginya sebagai arsitek tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Karir Raja Isa di PSMS dipastikan hanya sampai pertandingan kedelapan itu. Sisanya ditangani Suharto yang notabene sebelumnya adalah asisten pelatih. Memang tak dinyana, dengan tangan dingin Suharto kini PSMS sudah menjadi momok bagi tim lawan, baik di kandang maupun pada laga tandang.
Dengan racikan 4-4-2, Suharto seolah membangkitkan PSMS dari keterpurukan. Pertandingan perdana di tangannya, menjadi kemenangan terbesar pertama bagi PSMS. Anak-anak asuhannya berhasil membantai Persiba Balikpapan di Stadion Teladan dengan skor 4-1 pada 6 Februari lalu.

Hasil tersebut menjadi awal anak-anak PSMS meraih kemenangan demi kemenangan. Puncaknya, PSMS bisa mempecundangi Deltras FC Sidoarjo di Stadion Gelora Delta 3 Maret lalu dengan skor tipis 0-1. Atas kemenangan ini, untuk pertama kalinya pula PSMS bertengger di jajaran tim 10 besar terbaik ISL.

Namun, bermain total membuat banyak pemain inti dibekap cedera dan akumulasi kartu kuning. Alhasil, pada pertandingan berikutnya melawat ke Stadion Barnabas Youwe kandang Persidafon FC Dafonsoro, 7 Maret lalu, membuat PSMS bermain pincang. PSMS membukukan rekor kekalahan terbesar pertamanya yakni 4-1.

Namun, jika direkap, prestasi Suharto masih jauh lebih baik dari Raja Isa. Dari tujuh pertandingan yang dikawalnya, PSMS bisa meraih tiga kemenangan, sekali seri dan kalah tiga kali.

“Hasil yang kita capai saat ini tak terlepas dari dukungan masyarakat Medan. Itu selalu jadi semangat awal sebelum anak-anak turun dan tampil baik di lapangan,” tandas Suharto.(saz)

Bebas Galau 30 Jam

Bonus Layanan Data dari Kartu As

MEDAN- Kartu As kini menghadirkan promo terbaru “Bebas Galau 30 Jam”, promo khusus yang diperuntukkan bagi pengguna Kartu As untuk mendapatkan gratis nelpon 300 menit yang berlaku hingga 30 jam dan bonus ribuan SMS dan gratis data hingga 3Mb.

Promo ini berlaku mulai 1 Maret 2012 dan dapat diperoleh cukup dengan mengakses menu *100# dan pilih “GRATIS Nelpon 30 Jam”, atau langsung mengakses menu *100*30#.

Promo ini dapat dinikmati setelah pelanggan Kartu As melakukan panggilan ke sesama pelanggan TELKOMSEL mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.59 WIB dengan akumulasi pemakaian pulsa antara Rp500 hingga Rp2.000 diwilayah Sumatera atau sesuai zona lokasi pelanggan.

Setelah melewati batas pemakaian pulsa, pelanggan akan mendapatkan total gratis 300 menit nelpon yang berlaku selama 30 jam, dengan pembagian 200 menit untuk pukul 00.00 WIb hingga 23.59 WIB dan 100 menit untuk pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB di keesokan harinya.

Selain gratis nelpon, pelanggan juga dapat menikmati gratis SMS ke semua operator dengan mengirimkan 1 hingga 10 SMS sesuai zona lokasi pelanggan.
Setelah melewati batas pengiriman SMS, pelanggan akan mendapatkan gratis ribuan SMS untuk pukul 00.00 WIB hingga 16.59 WIB dan gratis ratusan SMS mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.59 WIB.

Pelanggan juga dapat menikmati gratis 100kb tiap hari, dan akan mendapatkan  bonus data (sosial networking) sebesar 3Mb setelah menggunakan akses data sebesar Rp2.000 atau 400 kB dengan tarif Rp5/kB hingga pukul 17.00 WIB.

Head of Telkomsel Area Sumatera, Gilang Prasetya, mengatakan, kartu As selalu memberikan solusi komunikasi murah bagi pengguna seluler, sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan kartu As dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pelanggan dalam berkomunikasi dan berinteraksi menggunakan layanan data.

Paket kartu As terbaru ini, kata Gilang, dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sebagai pengguna kartu As agar dapat menikmati berbagai pilihan paket murah untuk komunikasi sehari-hari. Paket  ini juga semakin melengkapi berbagai paket yang kini sudah ada dan tetap dapat dinikmati oleh pelanggan kartu As sesuai dengan kebutuhannya.

Selain gratis nelpon 30 jam, gratis ribuan SMS dan gratis data, pelanggan kartu As juga tetap bisa menikmati promo paket murah kartu As lainnya melalui akses *100#. Ragam bonus terus diberikan kartu As kepada pelanggan setianya, tidak sebatas pada layanan tapi juga apresiasi lainnya. (sih)

Mendagri Datang, Dana Pemilu Aceh Dikeluhkan

BANDA ACEH- Pemilukada serentak di 17 kabupaten/kota di Aceh akan digelar 9 April mendatang. Secara umum, persiapan sudah cukup matang. Hanya saja, untuk Pemilukada di Kabupaten Aceh Besar, masih ada keluhan soal dana.

Asisten I Pemkab Aceh Besar Abubakar HS, di hadapan Mendagri Gamawan Fauzi yang mengunjungi Pos Pemilukada Damai Aceh Besar, Selasa (13/3), menyebutkan, dari Rp34 miliar dana yang dibutuhkan, baru bisa cair Rp26 miliar dari APBD. “Kekurangannya belum tertampung,” ujar Abubakar HS.
Menanggapi hal itu, Kapuspen Kemendagri Reydonnyzar Moenek kepada wartawan menjelaskan, sebenarnya sudah ada Permendagri Nomor 57 Tahun 2010 yang bisa menjadi landasan hukum bagi pengeluaran dana daerah untuk Pemilukada. “Tidak ada alasan bagi pemda untuk tidak menganggarkan dana Pemilukada. Pengeluaran untuk Pemilukada boleh dilakukan sebelum pengesahan Perda APBD. Yang penting nanti dimunculkan di Perubahan APBD,” ujar Reydonnyzar Moenek .

Gamawan datang ke Pos Pemilukada Damai Aceh Besar, disambut antusias warga. Bahkan, sejumlah aktivis mahasiswa menyerahkan kaos bertuliskan “Pemilukada Damai”, kepada Gamawan. “Saya merasa bahagia. Harapan saya, pemilukada berlangsung damai, jujur, dan adil,” ujarnya.
Usai di Aceh Besar, Gamawan ke Pos Pemilukada Damai Kota Banda Aceh. Di sana Gamawan ikut membutuhkan tanda tangan di spanduk untuk komitmen pemilukada damai. Rencananya, Rabu (14/3), deklarasi pemilukada damai digelar di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh.

Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan menyebutkan, untuk pengamanan akan didatangkan 750 personil Brimob dari Kelapa Dua.(sam)

Abraham Dianggap Arogan

Belasan Penyidik Protes Ketua KPK

JAKARTA- Internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergolak. Sekitar 15 penyidik berlatar perwira menengah kepolisian memprotes kepemimpinan Ketua KPK Abraham Samad yang dianggap arogan dalam penanganan kasus korupsi.

Hal tersebut terungkap saat belasan penyidik mendatangi ruang pimpinan KPK di lantai III gedung KPK, Senin (12/3). Mereka mempertanyakan alasan pimpinan KPK mengembalikan secara mendadak dua rekannya sesama penyidik ke Mabes Polri. “Para penyidik itu memang sudah lama tidak cocok dengan ketua (KPK),” kata seorang sumber di KPK kepada Jawa Pos kemarin (13/2).

Sumber yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan itu, kegelisahan para penyidik terhadap Abraham sudah terjadi sejak sekitar sebulan lalu.
Dia lantas menceritakan awal dari perseteruan antara penyidik dengan orang nomor satu di KPK itu berawal dari keputusan Abraham yang mengumumkan status Angelina Sondakh sebagai tersangka kasus suap wisma atlet SEA Games, awal Februari 2012. “Dia (Abraham) menetapkan itu (Angie sebagai tersangka) tanpa melalui proses ekspos penetapan tersangka terlebih dulu,” katanya.

Nah, saat Abraham mengumumkan Angie tersangka itulah beberapa penyidik yang menangani kasus wisma atlet pun dibikin geger.
Mereka lantas ramai-ramai mendatangi Abraham dan meminta penjelasannya. Terjadilah diskusi sengit antara penyidik dengan Abraham. Ternyata bos komisi antikorupsi itu tersinggung dan marah besar dengan tingkah laku anak buahnya yang dianggap membangkang.

Diam-diam Abraham tercium melakukan upaya untuk mengembalikan beberapa penyidik yang dianggap membangkang itu ke instansi asalnya. Mabes Polri. Bahkan yang menjadi incaran Abraham, bukan hanya penyidik kasus wisma atlet, tapi penyidik yang menangani kasus suap cek perjalanan untuk pemenangan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI).

Saat mengumumkan Miranda tersangka, Abraham memang tanpa didampingi pimpinan KPK yang lain. Abraham juga disebut-sebut pihak yang paling ngotot menetapkan Miranda sebagai tersangka.

Sementara itu, sumber lain di KPK juga menerangkan, Bambang dan Busyro sebenarnya juga merasa tersinggung penetapan Angie sebagai tersangka yang dianggap dilakukan Abraham secara sepihak. “Waktu penetapan (tersangka), Pak Bambang ada di Rusia. Padahal, sebelum berangkat ke Rusia, tidak ada keputusan antara untuk menetapkan tersangka baru,” kata sumber itu.

Sedangkan Busyro yang saat itu berada di Jakarta dengan tegas mengatakan dirinya tidak setuju dengan penetapan Angie sebagai tersangka. Hal itu karena perkara tersebut butuh gelar perkara lanjutan. Karenanya, Busyro tidak ikut bersama Abraham dalam konferensi pers mengumumkan Angie sebagai tersangka.

Juru bicara KPK Johan Budi membantah adanya perselisihan yang sengit antara penyidik dengan Ketua KPK. Namun, kata dia, kunjungan penyidik ke ruang pimpinan KPK merupakan hal yang lumrah. “Tapi, kalau keperluannya untuk protes saya tidak tahu,” kata dia.
Meski begitu, Johan mengakui, ada dua penyidik yang ditarik dari KPK ke institusi awal. Lebih lanjut dia menerangkan, ada beberapa hal yang mengapa seorang penyidik harus kembali ke Mabes Polri.

Pertama, karena kontrak selama empat tahun antara penyidik dengan KPK sudah habis dan tidak diperpanjang lagi. Selanjutnya, KPK sengaja mengembalikan penyidik ke Mabes Polri dengan beberapa alasan. Dan yang terakhir, Mabes Polri sebagai institusi awal menarik personilnya yang bertugas di KPK.(kuh/agm/jpnn)

Kapal Feri Tabrakan, 31 Tewas dan 100 Hilang

DHAKA- Musibah kecelakaan kapal penyeberangan sungai (feri) di wilayah Bangladesh merenggut sedikitnya 31 jiwa, Selasa pagi (13/3) waktu setempat. Korban jiwa diperkirakan terus bertambah. Pasalnya, bersamaan dengan tenggelamnya feri tersebut, lebih dari 100 penumpang juga dinyatakan hilang.
Sebelum tenggelam, kapal MV Shariatpur-1 yang sedang melintas di Sungai Meghna, 40 kilometer sebelah tenggara Dhaka, ibu kota Bangladesh, itu ditabrak kapal lain yang membawa kargo. Saat insiden terjadi, feri itu ditumpangi sekitar 200 orang.

Kepala polisi setempat Mohammad Shahabuddin Khan menyatakan, sekitar 35 orang berhasil diselamatkan. Sementara itu, tim penyelamat menemukan 31 jenazah dari feri yang tenggelam. Di antara para korban tewas, terdapat seorang ibu muda yang sedang memeluk bayinya.
“Jumlah korban tewas sepertinya bisa bertambah karena dikhawatirkan banyak penumpang terjebak dalam kapal,” ungkap Khan. “Kita akan mendapat gambaran yang lebih baik tentang para korban ketika kapal tersebut dievakuasi dari dalam air,” lanjutnya.

Ratusan orang, termasuk keluarga para korban, agak putus asa saat berupaya mengetahui nasib kerabat mereka.  Mereka pun berkerumun di pinggir Sungai Meghna selama operasi penyelamatan dan evakuasi jenazah berlangsung.(ap/cak/dwi/jpnn)

PP Karo Targetkan Bentuk 50 Persen PR

KARO-Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Tanahkaro menargetkan akan membentuk 50 persen kepengurusan di tingkat ranting di Kabupaten Tanahkaro. Hal ini merupakan prioritas utama dalam konsolidasi organisasi yang kini gencar digelorakan.

Pernyataan ini dikemukakan Ketua MPC PP Tanahkaro, Drs Joy Harlim Sinuhaji (Nonink) dalam sambutannya saat pelantikan Pengurus Ranting (PR) II Pemuda Pancasila, Kelurahan Tambaklau Mulgab I, Sabtu (10/3) di Jalan Trimurti, Berastagi.

Dalam upaya itu   lanjut Nonink, pihaknya sudah menerbitkan surat kepada seluruh pimpinan anak cabang PP yang ada, agar sesegera mungkin menggelar konsolidasi ke bawah demi penataan kepengurusan di tingkat ranting.

“Tidak ada tolelir bagi pengurus PAC yang dalam waktu enam bulan setelah keluarnya surat, tidak mampu melakukan upaya pembentukan dan penataan 50 persen  kepengurusan ranting di wilayahnya. Jika itu terjadi MPC Pemuda Pancasila akan melakukan langkah langkah organisasi “ kata Nonink tegas.
Sementara itu menyahuti tuntutan dan amanat organisasi, PAC Pemuda Pancasila Berastagi, menindaklanjuti dengan secara berkelanjutan menggelar pendirian dan pelantikan pengurus ranting, baik di desa maupun kelurahan yang ada di kota Berastagi.

Ketua PAC PP Berastagi, Edward Nala Bangun, ST  dalam kesempatan yang sama pada pelantikan Pengurus Ran ting II Pemuda Pancasila Kelurahan Tambaklau Mulgab I  mengatakan, ke depannya akan  senantiasa merespon secara bijak kebijakan pimpinanan.

Apalagi sebagai wajah Pemuda Pancasila di Karo, PAC Berastagi memandang kebijakan yang dikeluarkan MPC PP Karo sangatlah tepat demi terciptanya organisasi yang sehat dan mantap.

Dalam pelantikan kemarin, PAC PP Berastagi resmi menyerahkan pataka organisasi kepada ketua Ranting II Pemuda Pancasila Tambaklau Mulgab I Basita Ginting, didampingi Sekretaris Budianto Ginting dan Bendahara Jony/A Dau dan jajaran pengurus lainnya yang akan bekerja untuk 5 tahun kedepan. (wan)