24 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 13851

Sabu-sabu Hilang di Ruang Sidang

MEDAN-Sebanyak 0,1 gram sabu-sabu yang dijadikan barang bukti dalam persidangan perkara narkotika tiba-tiba hilang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (7/2).

Sebelumnya barang bukti itu diajukan ke majelis hakim yang diketuai Marlianis. Barang bukti itu diketahui sidang perkara yang sama namun berkas terpisah dengan tiga terdakwa.

Tak tahu persis penyebab dan dimana hilangnya. Hanya saja, sidang perkara ini sempat pindah dari Ruang Cakra VI ke Ruang Kartika. Saat proses persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teddy terlihat gugup dan mencari-cari barang bukti. Akibatnya barang bukti tersebut tidak bisa ditunjukkan ke majelis hakim

“Inilah susahnya sidang split (berkas terpisah). Aku juga tidak tahu gimana ini,” jelas Teddy, usai sidang di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan.
Dia juga mengelak ketika ditanya nama terdakwa. Teddy memohon untuk tidak memberitakan kejadian ini. “Tolonglah jangan dibuat. Macam nggak kedan aja kita,” tambahnya.

Humas PN Medan, Achmad Guntur mengatakan, barang bukti tersebut harus ditunjukkan dalam persidangan. Masalah barang bukti itu tanggung jawab JPU.
“Jaksa yang memegang barang bukti. Itu harus dilihatkan dalam persidangan. Tanya saja sama jaksa. Itu tanggung jawabnya,” ucap Guntur.(rud)

Propam Periksa Personel Brimob

Bentrok di Perbatasan Sumut-Riau

MEDAN- Propam Polda Sumut memeriksa personel Brimob yang berjaga di kawasan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI), terkait bentrok masyarakat Desa Batang Kumuh dengan karyawan perusahaan perkebunan itu.

“Pemeriksaan ini dilakukan guna meminta keterangan penjelasan, kenapa bisa  terjadi penembakan. Dan kenapa bisa mengenai beberapa orang. Kita ingin menyelidiki apakah tindakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur atau tidak,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso, Selasa (7/2).
Heru menerangkan, berdasarkan penyelidikan dan keterangan saksi,  Brimob telah melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan bentrok tersebut.

Sementara itu di Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) telah meminta keterangan dari PT MAI dan diharap segera bisa mengetahui latar belakang penyebab bentrokan itu.

Kapolres Tapsel AKBP Subandriya saat dikonfirmasi via ponselnya mengaku sedang mengadakan mediasi antara kedua belah pihak. “Saya lagi diperbatasan, ini sedang ada mediasi antara warga dan PT MAI,” kata Subandriya  singkat.

Sementara, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Iwan Prasojo hanya mengatakan sedang akan merapatkan terkait kerusuhan yang terjadi diperbatasan Sumut-Riau tersebut. “Inilah mau dirapatkan,” kata Iwan kepada Sumut Pos.

Berselang beberapa jam, Kabid Humas Poldasu Heru Prakoso kembali menghubungi wartawan koran ini dan menjelaskan kalau mediasi antara PT MAI dengan masyarakat belum ada titik temu.(mag-5)

Dideadline Tuntaskan e-KTP Akhir April

Baru Terlayani 33,53 Persen

MEDAN-Pemko Medan berupaya untuk memaksimalkan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tuntas akhir April 2012n
sesuai dengan deadline yang diberikan pemerintah pusat.

“Saat ini kita memang sedang melakukan percepatan untuk pelayanan e-KTP karena pemerintah pusat sudah memberikan batas waktu akhir pelayanan e-KTP itu tanggal 30 April. Makanya saat ini kita berupaya untuk memaksimalkan pelayanannya,” kata Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, usai melakukan evaluasi e-KTP di Medan, Selasa (7/2) siang.

Dikatakan Syaiful, kendala yang dihadapi Pemko Medan dalam melayani e-KTP adalah minimnya alat, sebab dari 148 unit alat e-KTP yang dijanjikan oleh pemerintah pusat, hingga saat ini baru terealisasi 93 unit.

“Itupun yang bisa digunakan hanya 80 unit. Sedangkan 13 unit alatnya rusak dan tidak bisa digunakan. Inilah salah satu kendala bagi kita untuk mempercepat proses pelayanan e-KTP di Medan,” jelas Syaiful.

Menurut Syaiful, Pemko Medan berupaya untuk mengatasinya dengan mengoptimalkan alat yang ada. “Kita sudah meminta komitmen dari masing-masing camat untuk mengoptimalkan dan melakukan inisiatif untuk mempercepat proses pelayanan e-KTP di lingkungannya. Kalau ada satu kecamatan yang sudah selesai, maka alat yang ada di kecamatan itu akan kita kirim ke kecamatan yang lain. Itulah yang dapat kita lakukan untuk mempercepat proses pelayanan ini,” ujarnya.

Syaiful berharap agar camat kembali mendata warganya dan menjelaskan warga yang didata apakah memang benar masih berada di lingkungan tersebut atau sudah pindah.

“Kita minta camat untuk mendata kalau ditemukan ada terdaftar warga wajib KTP, tapi ternyata dia sudah tidak  berada di situ, maka harus segera dibuat keterangan pindahnya sehingga jelas dan jangan lagi ke depan ada ketidakjelasan data warga. Sehingga kita bisa mengetahui berapa lagi warga yang belum terlayani,” kata Syaiful.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan, Darussalam Pohan mengatakan hingga tanggal 5 Februari 2012, data warga Medan yang sudah terlayani e-KTP sebanyak 727.668 dari masyarakat wajib e-KTP 2.170.400 atau 33,53 persen.
Darussalam mengatakan pihaknya saat ini berupaya untuk memaksimalkan pelayanan dengan peralatan yang ada agar bisa menuntaskannya tanggal 30 April mendatang.

“Saat ini kita terus berupaya untuk memaksimalkan pelayanan, memang rata-rata saat ini masih di bawah 50 persen yang sudah terlayani,” kata Darussalam.

Dikatakan Darussalam untuk kecamatan yang saat ini sudah hampir 50 persen melayani e-KTP adalah kecamatan Medan Barat yakni dari wajib KTP 85,918 yang sudah dilayani 44,59 persen atau 38,312 orang. Medan Tuntungan wajib KTP 77,358 yang dilayani 47,90 atau 37,051 orang dan Medan Maimun, wajib KTP 54,354 yang terlayani 45,91 atau 24,955.

Dijelaskan Darussalam, kendala lambatnya proses pelayanan e-KTP karena minimnya alat yang ada.
“Saat ini yang bisa dioperasikan alatnya hanya 80 unit. Ke depan kita maksimalkan lagi dan kita akan melakukan pendataan di kecamatan untuk menjelaskan data warga yang selama ini tidak jelas. Jadi, kalau ada data warga yang tidak jelas akan kita konfirmasi ke pusat, jika ternyata ganda maka akan kita hapus dari database,” terang Darussalam.(adl)

Stadion Sepi, Pejabat CAF dan Tim Pantai Gading dapat Fasilitas Istimewa

Karut Marut Penyelenggaraan Piala Afrika 2012

Pentas Piala Afrika sudah memasuki fase semifinal.  Gabon dan Guinea Equatorial yang bertindak sebagai tuan rumah bersama gagal melaju ke fase ini.  Kegagalan tersebut seolah melengkapi buruknya persiapan dan pelayanan dua negara tersebut selama
menjadi host.

GABON dan Guinea Equatorial sebetulnya sudah paham konsekuensi yang harus di tanggung sebagai tuan rumah sebuah turnamen akbar.  Tentu, mereka harus menyediakan akomodasi dan infrastruktur lainnya bagi tim kontestan. Mereka juga harus bersikap hangat kepada suporter tim tamu.
Syarat-syarat itu memang bisa dipenuhi dua host tersebut.  Tapi, itu terbatas bagi tim-tim besar.  Di Malabo misalnya.  Ibu kota Guinea Equatorial tersebut merupakan tempat berkumpul sekaligus berlangsungnya laga di grup B seperti Pantai Gading, Sudan, Angola dan Burkina Faso.

Tapi, fasilitas yang diterima empat kontestan tadi tidak sama.  Pantai Gading mendapat perlakuan dan fasilitas yang lebih istimewa.  Di mana, Didier Drogba dkk menginap di hotel bintang lima yang dilengkapi lapangan golf dan kolam renang pribadi.

Akses Pantai Gading untuk menuju stadion atau tempat latihan juga sangat mudah. Sebab, ada enam jalur yang bisa dilalui rombongan tim Pantai Gading jika ingin bertanding atau berangkat latihan.  Sebaliknya, Sudan hanya ditempatkan di hotel bintang tiga yang langit-langitnya sangat rendah. Hotel tersebut berada di area pemukiman yang padat dan bising.

Selain tim besar, tuan rumah juga sangat memanjakan pejabat-pejabat Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Buat para pejabat ini, tuan rumah harus menyewa pesawat Royal Air Maroc.  Seorang relawan Piala Afrika 2012 sempat melihat pesawat Boeing 737 tersebut hanya ditumpangi beberapa orang, yang semuanya adalah petinggi CAF.

Suporter negara kontestan ikut menyuarakan keluhannya. Mereka kecewa karena Gabon dan Guinea Equatorial belum siap menyambut kehadiran ribuan tamu dari negara lain.  CAF pun dikecam.  Pasalnya, mereka tak belajar dari penyelenggaraan even-even sebelumnya saat Burkina Faso (1998), Mali (2002), Ghana (2008) dan Angola (2010) menjadi tuan rumah.  Negara-negara tadi tak siap menampung luberan suporter dari negara lain.

Nah, kondisi serupa terjadi di Piala Afrika tahun ini.  Karena sulitnya transportasi serta tempat penginapan, suporter non tuan rumah pun enggan datang memberi dukungan saat timnya bertanding.  Apalagi, visa untuk memasuki negara tuan rumah susah diperoleh. Mahalnya harga tiket juga menjadi alasan penonton malas ke stadion.  Tak ada perincian berapa harga resmi tiket masuk pertandingan.  Namun, menurut media setempat, tiket termurah laga di Guinea Equatorial harganya setara dengan penghasilan satu minggu warga lokal.

Dari fakta-fakta tadi, bisa dipahami kenapa selain laga tuan rumah stadion selalu sepi penonton.  Ketika Pantai Gading menaklukkan Angola di Malabo, penonton yang hadir tak sampai seribu.  Duel Zambia versus Sudan di perempat final lebih ironis lagi.  Laga yang berlangsung di Bata tersebut hanya ditonton 500 suporter.

“Fakta ini sangat menyakitkan. Tapi, saya pikir itu juga karena prestasi tim nasional kita. Orang lebih senang menyimpan uang untuk menyaksikan laga Guinea Equatorial ketimbang laga lain,” papar Ruslan Obiang, Ketua Komite Lokal Piala Afrika di Guinea Equatorial kepada Reuters. (ren/bas/jpnn)

Masukkan 10 Lamaran, Berharap Ada yang Menerima

Ribuan Pencari Kerja Penuhi Pendopo USU

MEDAN-Jobs DB.com Campus Hiring bekerjama sama dengan Pusat Ketenaga Kerjaaa (PJK) USU, memberikan kesempatan besar bagi para tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan tamatan Perguruan Tinggi (PT) untuk mendapatkan peluang kerja.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo USU itu bertujuan sebagai pemenuhan tenaga kerja yang dibutuhkan perusahan besar di Kota Medan.
“Kegiatan untuk ketiga kalinya ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja. Sedikitnya 38 perusahaan di Kota Medan turut berpartisipasi dalam penyediaan tempat bagi calon pelamar yang teridiri dari para lulusan perguruan tinggi dan SMA sederajat,”terang Jessica, Event Coordinator Prestice Organizer, Selasa (27/2).

Menurut Jessica perusahaan yang terlibat sangat variatif baik dari bidang training, retail, banking finance, dan beragam perusahaan lainnya.
Masih menurut Jesica, para peserta hanya dikenakan biaya Rp20 ribu untuk membeli tiket masuk dan memiliki kesempatan yang cukup besar untuk memberikan lamaran ke beberapa perusahaan yang diinginkan.

Untuk kesempatan, sambungnya, para calon pelamar memiliki kesempatan yang cukup besar untuk diterima oleh perusahaan yang membutuhkan tamatan lulusan perguruan tinggi mengingat sasaran yang ditujukan yakni kampus USU.

“Ini langsung permintaan perusahaan yang membutuhkan calon tenaga kerja yang fresh great. Untuk prioritas biasanya mahasiswa lulusan akhir, alumni dan tidak menutup kemungkinan bagi tamatan SMA,”ucapnya.

Menurutnya, datang langsung ke Jobs DB.Com memberikan kesempatan kepada calon pelamar dibandingkan melalui online.
Selain mudah dalam mengantarkan lamaran para calon pelamar juga mendapatkan kesempatan langsung menemui HRD perusahaan untuk mendapatkan company profile perusahaan.

Acara yang akan digelar selama tiga hari terhitung sejak Selasa (7/2) dan berakhir Kamis (9/2), mendapatkan antusias yang cukup tinggi dari para calon pelamar.

“Hari pertama ini setidaknya ada seribu lebih calon pelamar yang datang kemari untuk mengantarkan lamaran. Untuk proses selanjutnya para calon pelamar akan dilanjuti diperusahaan masing-masing,”ujarnya.

Cici (24), seorang peserta saat ditemui mengaku sangat senang dengan adanya wadah penyediaan lapangan kerja yang hadir di USU.
Tamatan Fakulas Pertanian USU ini mengaku telah memberikan lamaran kesepuluh perusahaan yang tersedia dalam acara tersebut.
“Hari ini saya sudah mengantarkan lamaran sedikitnya ke sepuluh perusaahaan, semoga aja ada yang diterima, Bang,”ucapnya sembari tersenyum. (uma)

Kucing Masuk Lapangan

Liverpool vs Tottenham
LIVERPOOL- Laga Liverpool versus Tottenham Hotspur di Anfield kemarin boleh dibilang tidak memunculkan bintang lapangan menyusul skor akhir adalah imbang tanpa gol.

Bintang lapangan justru adalah kemunculan seekor kucing saat laga memasuki menit ke-11.

Entah dari mana asalnya, kucing berwarna abu-abu putih itu langsung berlari menuju kotak penalti Tottenham.

Kiper Tottenham Brad Friedel hanya tersenyum memandangi si kucing yang sempat lama berhenti di depan gawangnya.

Anehnya, kucing tersebut diperlakukan lebih manusiawi dari penonton yang biasanya nekat masuk ke lapangan. Tidak ada satupun petugas lapangan yang berusaha mengejar untuk menangkap atau mengusir kucing itu keluar dari lapangan. Mereka hanya menunggu kucing itu keluar dari belakang gawang Tottenham.

Gara-gara kemunculan kucing itu, pertandingan terhenti selama tiga menit. Yang juga terganggu adalah fans Liverpool. Yel-yel dari Liverpudlians sebutan fans Liverpool yang semula attack..attack..(serang, serang) spontan berubah menjadi a cat a cat (kucing-kucing).

Selain menjadi bintang lapangan, kucing di Anfield itu juga menjadi bintang dadakan di internet. Akun Twitter si kucing, @AnfieldCat, mampu menarik 17.368 followers. Sedangkan pengunjung video kucing tersebut di YouTube menembus 25 ribu hanya dalam 12 jam.
“Hanya dalam tiga menit, lari saya melebihi semua pemain bahkan Stewart Downing (winger Liverpool, Red) sekalipun,” demikian tweet si kucing sebagaimana dilansir Associated Press.

Invasi kucing ke lapangan sudah berlangsung dua kali dalam dua hari terakhir di kancah liga elite Eropa. Sebelumnya (5/2), muncul seekor kucing hitam di tengah pertandingan Barcelona kontra Real Soaciedad di Nou Camp dalam ajang Liga Primera. (dns/jpnn)

Jangan Fokus ke United

Manchester City tengah bersaing dengan Manchester United dalam perebutan gelar juara Liga Premier. Kiper City, Joe Hart berharap agar timnya tak terlalu terfokus kepada United.

City telah menjadi kekuatan baru Liga Premier musim ini. Klub besutan Roberto Mancini ini telah menjadi tim unggulan untuk memenangkan kompetisi sepak bola Inggris.

Kini The Citizen telah unggul dua poin atas The Red Devils di klasemen sementara. Meski begitu, Hart ingin agar timnya lebih fokus ke pertandingan mereka sendiri daripada memusingkan United.

“Tuhan tahu bahwa kami hanya dapat berkonsentrasi kepada diri kami sendiri,” ujar pemain berusia 24 tahun tersebut.
“Saya rasa kami tidak tahu kemampuan mereka dan saya yakin hal sebaliknya juga berlaku,” ungkapnya. “Kami memiliki lebih banyak  hal untuk dipikirkan daripada mengkhawatirkan Manchester United,” sambungnya.

“Akan ada pertandingan besar melawan Aston Villa yang harus kami jalani,” katanya. Tim manapun yang terlibat dalam perebutan gelar juara akan melakukan apa yang harus mereka lakukan. “Saya yakin mereka tak peduli dengan yang sedang terjadi di tim lain,” pungkasnya. (net/jpnn)

Maling Main Bola

Sukoco alias Eko (27) ditangkap polisi ketika main bola di lapangan Jalan Pasar III Tuasan, Kecamatan Medan Timur, Selasa (7/2) sore. Pasalnya, warga Jalan Pasar III, Gang Surip, Medan Perjuangan itu disangka mencuri bersama temannya Frengky Siregar di rumah Tjun Ek (41), di Jalan Pasar III No 175-C Medan Perjuangan.

Keterangan yang dihimpun, Eko bersama temannya beraksi 14 Desember 2011 dini hari yang lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah berhasil mencongkel jendela rumah korban di lantai II keduanya masuk ke dalam rumah dan menggondol 1 laptop, 2 PS Sony, 1 handphone yang diperkirakan mencapai Rp11 juta. Namun, saat hendak keluar dari rumah korbannya aksi keduanya dipergoki oleh penghuni rumah. Naas, saat hendak melarikan diri, tersangka Eko terjatuh dari lantai II, namun berhasil kabur, sedangkan barang-barang hasil curian dibawa kabur oleh tersangka Frengky. Selanjutnya, korban Tjuk En langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Timur.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas Polsekta Medan Timur akhirnya meringkus tersangka, ketika sedang asyik bermain sepak bola di tanah lapang Jalan Pasar III. Saat menjalani pemeriksaan, tersangka Eko mengaku mencuri di rumah Tjuk En sedangkan barang-barang hasil curian disimpan oleh temannya di rumahnya.

“Barang-barang hasil curian sebagian sudah dikembalikan oleh keluarga saya, namun sebagian lagi telah rusak,” kata Eko yang mengaku baru beberapa hari berhenti sebagai sopir truk.

Tersangka Eko menyebutkan, barang-barang hasil curian tersebut dikembalikan kepada korban karena dirinya kenal dengan keluarga korban.
“Saya tidak tahu kalau rumah yang jadi sasaran kami ternyata rumah Tjuk En, karena aku hanya menunggu di luar rumah di lantai II,” tutur Eko.

Kapolsekta Medan Timur, Kompol Patar Silalahi melalui Kanit Reskrim AKP Ridwan menjelaskan, meski tersangka Eko telah mengembalikan barang-barang hasil curian  kepada korbannya namun masih ada barang hasil curian yang belum dikembalikan. Sedangkan 1 lagi  tersangka masih diburon. (gus)

Rekor Kobe Ternoda

Philadelphia – Kobe Bryant membuat rekor pribadi baru saat LA Lakers menghadapi Philadelphia Sixers. Sayang, Lakers harus kalah 90-95 dari Sixers.
Dalam pertandingan yang dihelat di Wells Fargo Center, Selasa (7/2) siang WIB, Lakers sudah sempat unggul 24-21 di kuarter pertama. Di kuarter kedua pun Lakers tetap mendominasi laga dan sukses menutup paruh pertama laga dengan unggul 50-46.

Tapi di kuarter ketiga penampilan anak asuh Mike Brown itu menurun dan Sixers memanfaatkan dengan baik untuk mencetak 24 angka berbanding 19 milik lakers. Tuan rumah berbalik unggul tipis 70-69.

Di kuarter terakhir Sixers tak memberi kesempatan Lakers untuk bangkit kembali dan menyudahi laga dengan keunggulan 95-90.
Pada pertandingan itu Kobe membuat pencapaian baru dalam kariernya yakni melewati eks rekan setimnya, Shaquille O’Neal, dalam soal perolehan poin terbanyak dalam sejarah NBA. Kobe kini duduk di posisi kelima.

Dua puluh delapan poin yang dihasilkan Kobe di laga ini membuatnya kini sudah mengumpulkan 28.601 selama berkiprah di NBA. Ia jadi pebasket NBA yang masih aktif dengan jumlah torehan poin tertinggi.

Karrem Abdul-Jabbar masih memimpin dengan 38.887 poin. Disusul Karl Malone (36.928), Michael Jordan (32.292) dan Wilt Chamberlain (31.419).
Tapi tampil sebagai top performer di laga itu dari kubu Lakers adalah Andrew Bynum dengan 20 poin, 20 rebound dan tiga assist. Di kubu Sixers ada Louis Williams dengan 24 poin, dua rebound dan empat assist.

Sementara itu San Antonio Spurs sukses mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor 89-84 sekaligus memperpanjang rekor selalu menang di lima laga terakhirnya. Tampil sebagai top performer adalah Tim Duncan dengan 19 poin, 17 rebound dan tiga assist. (bbs/jpnn)

Aoki Yakin Suzuki Kembali

TOKYO-Belum genap tiga bulan setelah pengumuman mundur Suzuki dari MotoGP sampai setidaknya musim 2014, sebuah kabar mencuat kalau tim itu bisa saja balik ke lintasan MotoGP lebih cepat dari rencana.

Pada pertengahan November 2011 lalu, Suzuki mengumumkan pengunduran dirinya dari lintasan MotoGP. Suzuki juga mencanangkan kembali ke MotoGP pada musim 2014.

Akan tetapi, bukan tak mungkin Suzuki bisa comeback lebih cepat ke MotoGP, yakni pada musim 2013. Boleh jadi Suzuki belum akan melaju satu musim penuh melainkan melalui wild card di beberapa seri saja.

Indikasi itu diungkapkan oleh pebalap uji veteran Jepang Nobuatsu Aoki yang mengaku baru-baru ini sudah melakukan pengujian terhadap proyek baru berupa motor 1.000cc di lintasan uji Ryuyo, Jepang.

“Suzuki tak pernah berhenti mengerjakan proyek 1.000cc dan aku sudah mengendarai motornya pekan lalu. Aku tak bisa bilang banyak hal tapi jika motornya oke dan ada anggarannya maka bisa saja mereka membalap musim depan,” aku Aoki di MCN.

Terlepas dari indikasi tersebut Suzuki memang cukup serius bisa kembali lagi ke MotoGP menyusul pengumuman mundur November lalu, sebuah keputusan yang diambil karena pengaruh krisis ekonomi global.

“Paul (Denning, bos tim Suzuki MotoGP) sudah bilang kepada saya kalau mereka memang bertekad memiliki motor untuk 2014 dan jika mereka bergabung lagi, mereka akan disambut dengan baik,” ujar bos Dorna Carmelo Ezpeleta. (net/jpnn)