Home Blog Page 13868

Medan Perjuangan Gelar MTQ

MEDAN- Kecamatan Medan Perjuangan menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Alfalah Jalan Ibrahim Umar, Sabtu (18/2) pukul 20.00 WIB. Dalam peringatan milad Nabi Muhammad Saw tersebut dirangkai dengan acara pelantikan pengurus Forum Silaturahim Kenaziran Masjid (FSKM) Kecamatan Medan Perjuangan serta perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Camat Medan Perjuangan, Rakhmat Harahap S.SSTP, Kamis (23/2) mengatakan sebelum menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan pelantikan FSKM pihak kecamatan sebelumnya melakukan audensi dengan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di Pendopo Rumah Dinasnya di Jalan Sudirman No 35 Medan, Sabtu (15/2) kemarin. Dalam audensi itu dihaidiri camat, lurah, Kepala KUA dan MUI se-Kecamatan Medan Perjuangan serta Penasehat FSKM Enda Mora Lubis (anggota DPRD Sumut). Sebelumnya mereka juga menggelar salat Jumat berjemaah.

“Saat itu bapak Wali Kota Medan sangat mengapresiasi pembentukkan forum tersebut yang bertujuan untuk memakmurkan masjid dan jemaah,” ucap Rakhmat.

Disamping itu juga, kata Rakhmat, bapak Wali Kota Medan berjanji akan membantu sepenuhnya kegiatan FSKM serta memfasilitasi agar FSKM dibentuk di setiap kecamatan Kota Medan. Bila FSKM se-Kecamatan Kota sudah terbentuk di seluruh kecamatan di Medan harapannya nanti dapat membantu program kerja Pemko Medan untuk menghijaukan masjid dengan bantuan 1000 bibit pohon yang ditanam di setiap masjid dan kuburan. “Ini guna mendukung program Medan Go Green,” imbuh Rakhmat.

Dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad yang digelar Kecamatan Medan Perjuangan Sekda Kota Medan, Ir H Syaiful Bahri Lubis serta Asisten Kesos H Musadad MSi hadir. Mereka menyampaikan arahannya berupa dukungan dan apresiasi atas kegiatan yang telah dilakukan Kecamatan Medan Perjuangan.
Sementara untuk acara MTQ dilanjutkan, Minggu (19/2) di dua lokasi masjid yakni Masjid Thaharah dan Masjid Taqwa di Jalan Pelita III Kelurahan Sidorame Barat I. Dalam acara MTQ itu, pihak kecamatan memperlombakan adzan yang diiikuti 32 peserta, lomba busana muslim diikuti 32 peserta, lomba kaligrafi diikuti 32 peserta, lomba stand bazaar 9 kelurahan dan lomba pawai ta’aruf sebanyak 900 peserta dari 9 Kelurahan di Kecamatan Medan Perjuangan. (omi)

Harlah ke-86 NU Sumut di Paluta

MEDAN-Memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-86 tahun PWNU Sumut akan melaksanakan pertemuan silaturahim ulama/tokoh NU ke-2 dan bahtsul masail ke-4 di Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta)  tanggal 25 Februari 2012.

Kegiatan silaturahim ini merupakan lanjutan sebelumnya yang dilaksanakan tahun 2011, dan kali ini khusus mengundang nahdliyyin dari unsur ulama, tokoh NU, pimpinan pesantren dan keturunannya. Sedangkan forum Bahtsul Masail sebelumnya dilaksanakan di Berastagi, Purbabaru, dan Lubukpakam tahun 2011 yang membahas masalah keagamaan aktual.

Ketua PWNU Sumut Drs H Ashari Tambunan menyampaikan bahwa dua kegiatan ini bertujuan untuk memperteguh kedudukan ulama sebagai bagian utama dan tidak terpisahkan dari NU secara historis, kultural dan religius.

Tambunan juga berharap kiranya ulama dalam kegiatan ini menyatukan visi dan misinya sebagai lokomotif dakwah Islam yang rahmatanlil’alamin di tengah maraknya gerakan dakwah Islam yang menyimpang dari nilai Islam ahlussunnah wal-jama’ah. “Saya yakin para ulama di Sumut ini sangat peka dan peduli terhadap bentuk penyimpangan ajaran Islam,”, tambahnya.

Ketua PW LBM NU Sumut Drs KH Asnan Ritonga dan Sekretaris Abrar M Dawud Faza, MA dalam siaran persnya menyebutkan bahwa peserta berasal dari 10 kabupaten/kota, yaitu Labuhanbatu, Labura, Labusel, Paluta, Palas, Tapsel, Sidimpuan, Madina, Tapteng, Sibolga, dan diperkirakan berjumlah 200 orang. (*/ton/smg)

Gunakan Bibit Unggul, Penuhi Target 10 Juta Ton Produksi Padi

Dari Kunjungan Kerja Plt Gubsu ke PT Sang Hyang Seri Tanjung Morawa

TANJUNG MORAWA- Untuk meningkatkan produktivitas dan produksi gabah petani, diharapkan untuk menggunakan benih padi unggul dan bermutu. Hal itu dikemukakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu, Gatot Pujo Nugroho saat  kunjungan kerja ke PT Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional (KR) IV, Jalan Medan – Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Kamis (23/2).

Hal tersebut menurutnya, tidak saja menguntungkan petani namun juga penting dalam mewujudkan target surplus beras pemerintah pusat sebanyak 10 juta ton pada tahun 2014.

“Kalau produktivitas dan produksi padi meningkat, maka target produksi beras kita sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat untuk Sumut sebesar 10 juta ton pada 2014 bisa terwujud,” kata Gatot kepada wartawan.

Menurut Gatot, pencapaian target produksi 10 juta ton hanya bisa dicapai bila sarana produksi tanaman (saprotan) seperti benih dan pupuk, terpenuhi dengan baik. Begitu juga dengan teknologi atau penanganan sistem pertaniannya harus benar-benar diperhatikan.

“Karena perawatan dari penggunaan benih unggul berbeda dengan benih biasa, sehingga harus diperhatikan mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga penataan air. Kalau penangannya sudah baik, maka hasil yang diperoleh jauh lebih baik. Potensi benih unggul antara 7-8 ton per hektar bahkan bisa lebih,” kata Gatot.

Dari kunjungan tersebut, Gatot memperoleh masukan, PT SHS selaku produsen benih unggul milik BUMN, untuk tahun ini memproduksi benih padi unggul sebanyak 15 ribu ton. Sementara kebutuhan benih padi Sumut mencapai 20 ribu ton.

“Ada selisih antara produksi dengan kebutuhan dan itu menandakan bahwa masih terbuka peluang bagi pengusaha untuk menjalin kemitraan dengan PT SHS KR IV dalam memproduksi benih unggul. Peluang ini jangan disia-siakan,” kata Gatot.

GM PT SHS KR IV M Yedi Firmanto mengatakan, produksi benih padi sebanyak 15 ribu ton tersebut merupakan benih padi non hibrida, sementara benih padi hibrida yang mereka produksi untuk tahun ini sebanyak 1.500 ton. Kemudian, benih jagung komposit sekitar 1.000 ton, benih kedelai sekitar 3 ribu ton dan benih jagung hibrida  sekitar 2 ribu ton.

“Inilah total benih yang diproduksi PT Sang Hyang Seri Kantor Regional IV di tahun 2012 ini. Dari pengalamaman sebelumnya, kebutuhan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan benih bagi petani yang berada di wilayah kerja kami yang meliputi, Sumut, Aceh, Riau dan Sumatera Barat,” jelas Yedi.
Yedi juga menyayangkan rendahnya penggunaan benih unggul di kalangan petani, yakni rata-rata berkisar antara 35-45 persen. Ini disebabkan oleh daya beli petani yang masih rendah serta rendahnya pemahaman petani akan pentingnya teknologi pertanian yang salah satunya adalah penggunaan benih unggul.

“Petani kita masih suka menggunakan benih dari tanaman padi yang sudah dipanennya. Padahal, untuk benih hibrida penggunaan benihnya hanya untuk sekali tanam saja. Kalau masih tetap dipakai hasilnya justru akan menurun. Inilah kelemahan di petani kita,” kata Yedi.

Sementara, Manager Cabang Deliserdang Tikwan Siregar menambahkan, dari total produksi benih yang dihasilkan PT SHS KR IV tersebut, cabang Deliserdang menyumbangkan sekitar 4 ribu ton benih padi, sekitar 7 ratus ton benih kedelai, 100 ton benih jagung hibrida dan 100 ton benih jagung komposit.  “Untuk kekurangan benih jagung akan disuplai dari kantor regional lain atau dari outsourcing,” jelasnya.

Untuk harga benih padi, menurut Tikwan, Rp8 ribu per kg dan harga ini belum mengalami kenaikan sejak tahun 2011.
“Kalau varietas benih padi yang kita hasilkan ada ciherang, mekonga, cibogo, situbagendit, inpari 4 dan inpari 13,” ujarnya.(ari)

Gelar Perkara Ijazah Palsu Wali Kota Siantar Batal

MEDAN- Rencana gelar perkara kasus dugaan ijazah palsu  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hulman Sitorus, yang rencananya dilaksanakan Rabu (22/2), batal digelar.

“Penyidik terpaksa menunda, memang rencananya kemarin, namun penyidik masih memerlukan tambahan keterangan pihak Dinas Pendidikan,” ujar Kasubbid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan saat ditemui Sumut Pos, Kamis (23/2).
Kata Nainggolan, keterangan dari penyidik yang menangani kasus ijazah Wali Kota Siantar  dari  26 Juli 2011, akan digelar kembali pada Kamis (1/3) pekan depan.

“Setelah mengambil keterangan dari instansi pendidikan, direncanakan kita lakukan kembali gelar perkaranya,” terang  Nainggolan.
Sementara, Kasubdit II/Hardah Tahbang AKBP Rudi Rifani membenarkan pembatalan itu. “Kita masih perlu tambahan keterangan. Rencannya Kepala Dinas Pendidikan Sumut akan kita undang untuk dimintai keterangan  sebagai saksi  ahli,” ujar  Rudi.

Rudi yang ditemui Sumut Pos di ruang kerjanya belum mau menjelaskan hasil penyelidikan sementara atas kasus dugaan ijazah palsu Walikota Siantar. “Tunggu saja gelar perkaranya. Kalau sudah digelar baru jelas,” kata Rudi.

Sebelumnya, Kabid Humas Poldasu Komisaris Besar (Kombes) Pol Raden Heru Prakoso mengatakan, pemeriksaan kasus dugaan ijazah palsu Walikota Siantar yang dilimpahkan Mabes Polri sesuai surat TR Nomor  B/9707/Ops/VII/2011/. (mag-5)

Linsanity Bius Sharapova dan Eva Longoria

PEBASKET NBA yang bermain di New Yor Knicks, Jeremy Lin tengah menjadi perbincangan hangat. Nama Lin ternyata sampai juga ke telinga petenis cantik Rusia, Maria Sharapova.

Petenis peringkat dua dunia itu sedang berada di New York untuk menyaksikan sebuah peragaan busana. Selain itu, ia juga akan bertanding di New York di turnamen BNP Paribas.

Ketika ditanya apakah ia mengetahui tentang Jeremy Lin, ia mengaku mengenalnya lewat surat kabar yang memang memajang Lin sebagai halaman depan.

“Saya hadir di sebuah acara peragaan busana. Sayang, ia (Lin) tidak bisa hadir di sini. Saya melihat halaman depan koran Anda di pinggir jalan. Apa yang dicapai Lin sungguh luar biasa. Saya yakin ia sedang menikmati masa-masa ini. Menjadi atlet dan bermain di Madison Square Garden adalah hal yang menyenangkan,” ujar Sharapova seperti dilansir NY Post.

Bukan hanya di mata Sharapova Lin dinilai hebat. Di mata para artis Hollywood pun Lin ternyata juga sohor. Ya kini wabah ‘Linsanity’ mampu menembus dinding selebriti Hollywood.

Salah satu yang terkagum-kagum dengan Lin adalah Eva Longoria. Mantan istri Tony Parker ini, yang juga pemain NBA bersama San Antonio Spurs, hadir di Madison Square Garden untuk menyaksikan aksi Lin. Seperti dilansir Justjared.com, Longoria hadir di pertandingan.

Knicks kontra Dallas Mavericks, 19 Februari lalu. Tak sia-sia, Knicks mampu mengandaskan Mavericks dengan skor 104-97.
Selain Longoria, beberapa selebritis yang hadir untuk menyaksikan aksi Lin adalah Kevin Costner, Seth Meyers, Spike Lee dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. (net/jpnn)

Lin Ditunggu King James

NEW YORK – New York Knicks sukses meraih kemenangan kesembilannya dari 11 partai terakhir dengan mengalahkan Atlanta Hawks 99-82. Dalam laga itu, Jeremy Lin mencatat 17 poin dan sembilan assist.

Lin bersama small forward cadangan Knicks Steve Novak menjadi  pengumpul angka terbanyak Knicks. Dalam laga di Madison Square Garden pada Kamis (23/2) siang WIB tersebut, Novak juga mencetak 17 angka. Bintang Knicks lainnya Carmelo Anthony menambah dengan 15 angka.
Di kuarter keempat pelatih Knicks Mike D’Antoni memilih untuk mengistirahatkan Lin setelah timnya unggul 78-56. Lin baru masuk kembali ke lapangan saat waktu tinggal 5 menit 13 detik lagi.

Point guard Jeff Teague menjadi pencetak angka terbanyak Hawks dengan 18 poin. Hawks sendiri tampil tanpa guard All-Star mereka Joe Johnson yang cedera lutut kiri saat kalah dari Chicago Bulls pada Senin 20  Februari lalu.

Akibat cederanya tersebut, Johnson pun harus absen di laga All-Star pada Minggu 26 Februari mendatang di Orlando dan posisinya di All-Star kini digantikan oleh point guard Boston Celtics Rajon Rondo.

Dengan kemenangan ini, Knicks semakin nyaman berada di zona playoff dan bertengger di posisi ketujuh Wilayah Timur dengan rekor 17-17.
Sementara Hawks persis satu tingkat di atasnya dengan menempati posisi  keenam Wilayah Timur berkat rekor 19-14.
Laga Knicks selanjutnya adalah menghadapi Miami Heat pada Jumat 24 Februari pagi WIB esok di AmericanAirlines Arena. Heat sendiri menang dalam tujuh laga terakhir mereka dan memiliki rekor terbaik di NBA dengan 26-7.

Megabintang Heat LeBron James menyebut laga ini sebagai salah satu laga yang akan paling banyak disaksikan dalam waktu yang lama, terutama setelah apa yang Jeremy Lin lakukan pada sebulan terakhir. (bbs/jpnn)

Azarenka Cedera, Stosur Berpeluang

DUBAI – Peluang Samantha Stosur untuk menambah gelar juara di turnamen Dubai Tenis Championship semakin terbuka. Pasalnya, sejumlah petenis unggulan mundur dari turnamen ini.

Ya, sudah sekitar lima bulan Stosur tidak menambah gelar juara. Terakhir, petenis asal Australia itu menjadi juara di turnamen tenis Australian Open. Kini, kesempatan untuk menambah gelar juara terbuka lebar.

Apalagi, Stosur baru saja memastikan diri menembus babak perempat final setelah mengalahkan Lucie Safarova. Kendati demikian, petenis asal Australia itu harus bekerja keras untuk mengalahkan Safarova 6-1 6-7 (7/5) 6-1.

“Saya tidak merasa melakukan banyak kesalahan pada set kedua dan saya berpikir bermain cukup bagus. Saya melakukan servis dengan baik dan di set ketiga, saya mengambil kesempatan untuk mematahkan servis lawan,” kata Stosur dilansir AFP, Kamis (23/2). Dengan mundurnya sejumlah petenis unggulan seperti Li Na, Petra

Kvitova, Vera Zvonareva dan terakhir Victoria Azarenka karena cedera, maka langkah Stosur untuk meraih gelar juara memang sedikit lebih muda. Selanjutnya, Stosur akan berhadapan dengan Jelena Jankovic. (net/jpnn)

Pemko Medan Beli Lahan Situs Kota China

Penelitian Terkendala Akibat Tanah Milik Warga

Kondisi situs Kota China di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan belum dikelola, bahkan bisa disebut kondisinya terabaikan. Padahal di lokasi itu sudah berdiri museum dan banyak arkeologi internasional melakukan penelitian di lokasi tersebut.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengakui, Kota Medan memiliki nilai sejarah cukup tinggi. Kondisinya selama ini memang  terabaikan dan kurang diperhatikan. Padahal, situs tersebut sudah tercatat di arkeologi internasional. Bahkan, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan wisata sejarah.

“Ini situs yang sudah terabaikan. Pemerintah kurang memberikan perhatian. Bagaimana langkah kita di mata arkeolog dunia, kalau sempat bangun jalan di atas situs peninggalan sejarah ini,” katanya saat melakukan peninjauan langsung ke situs Kota China, Kamis (23/2).
Rahudman mengaku, sudah lama mendengar situs Kota China ini, dan menurutnya merupakan kawasan yang luar biasa serta memiliki nilai sejarah tinggi. “Situs Kota China sudah tercatat dalam arkeolog internasional. Buktinya, ada peneliti dari arkeolog Prancis yang sedang di sini menjelaskan bagaimana kehidupan 800 tahun lalu,” terangnya.

“Pemko Medan memiliki rencana untuk mengembangkannya. Kami melihat tadi penggalian seluas 300 meter di tengah-tengah pemukiman warga. Ke depan, kami akan melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sehingga warga bersedia memberikan lahannya untuk dilakukan penelitian jejak arkeolog,” sambungnya.

Dia menjelaskan, selama ini Pemko Medan sudah membangun jalan setapak dan jalan-jalan di kawasan tersebut. Sehingga infrastrukturnya sudah relatif baik dan dapat mendatangkan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.
“Sekarang ini tinggal promosi, harus ada langkah-langkah Pemko Medan untuk turut bertanggung jawab menjadi situs Kota China sebagai objek penelitian, dan mengenalkan kawasan ini menjadi wisata sejarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, kawasan seluas 25 hektar di situs Kota China akan dibebaskan. Adapun hal pertama yang dilakukan  Pemko Medan, yakni survey lapangan.

“Kami survey dulu nanti, setelah itu barulah ditampung, karena ini peninggalan sejarah dan kami tidak bisa main-main. Kedua, menungu bagaimana langkah-langkah yang akan dilakukan. Sedangkan untuk yang ketiga, Pemko Medan akan melakukan sosialisasi terhadap kawasan ini dengan melakukan lounching tentang situs China. Jadi yang ketiga ini akan segera dilakukan secepatnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rahudman mengapresiasikan penelitian-penelitian sejarah yang sudah dilakukan oleh peneliti, baik dari Pusat Ilmu-ilmu Sosial dan Sejarah (PUSSIS) Unimed maupun peneliti dari Prancis, Daniel Perret.

“Kami mengapresiasi penelitian arkeolog yang sudah dilakukan para peneliti lokal maupun peneliti luar negeri di kawasan situs Kota China ini. Saya akan menyurati secara resmi dan meminta kepada Pemerintah Perancis, agar peneliti asal Perancis, Daniel Perret dapat melanjutkan penelitiannya terhadap situs Kota China,” jelasnya.

Seorang warga di sekitar situs Kota China, Payah Pasir, Asari (48) mengaku sehari-hari bekerja sebagai petani. Di wilayah itu, diketahuinya sejak dulu warga payah pasir banyak menemukan barang-barang antik. “Aku saja,  kalau  mencangkul pasti temukan serpihan keramik,” sebutnya.
Sementara itu, dia menyatakan, untuk nama daerah situs Kota China di Payah Pasir sendiri sudah lama. Di lokasi tersebut memang tidak ada keturuan etnis Tionghoa, namun nama Kota China sudah lama melekat.

“Bisa saja karena peninggalananya, sejak saya lahir namanya memang Kota China,” ujarnya.(adl)

Penting Diteliti

Peneliti asal Prancis, Daniel Perret  mengaku sudah melakukan penelitian dan penggalian jejak arkeolog di kawasan situs Kota China selama tiga bulan. Penelitian itu merupakan tahap awal untuk memastikan situs tersebut adalah situ Kota China.
“Di sini kami melakukan eskavasi untuk tiga kotak. Dari tiga kotak yang digali ditemukan artefak dan keyakinan ke kami untuk melanjutkan penelitian di situs Kota China. Bagi saya, seorang sejarawan, situs ini sangat penting. Bukan hanya untuk mengungkap sejarah Sumut tapi sejarah Asia Tenggara pada umumnya,” ujarnya.

Dia memaparkan, selama ini pihaknya sudah meneliti situs Barus, situs Sipahutung di Padang Lawas. Tapi, berbeda dengan situs Kota China ini, perlu terus dilakukan penelitian. Karena semakin lama, sejarah Sumut akan semakin didasari dengan data-data yang kuat yang berasal dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan.

“Yang jelas,  pertama kawasannya sudah jelas dulu ada permukiman kuno di sini. Ini bisa dilihat dari jumlah artefak, jumlah permukiman padat. Kedua merupakan sesuatu yang istimewa, bahan organik seperti tulang, kayu, kerang masih ada dan masih utuh dan ini sesuatu yang istimewa di situs kuno, kesempatan untuk membuat penelitian lebih lanjut,” katanya.

Daniel menambahkan, penelitian yang dilakukan masih dalam tahap awal, sehingga belum masuk ke tahapan analisis.
“Selama tiga minggu sudah melakukan penggalian bersama Pusat Penelitian Pengembangan Arkeolog Nasional dan Balai Arkeolog Medan, tapi masih tahap tinjauan awal. Hasil penelitian masih sekitar 100 meter, dan kita membutuhkan penelitian 1.000 meter. Tahun depan kami akan berupaya kembali melakukan penelitian di sini,” sebutnya.

Dia menamabahkan, dari hasil penelitian awal yang dilakukannya, boleh dikatakan di situs Kota China ini merupakan hunian yang lebih awal dari daerah lainnya, diperkirakan hunian ini sudah ada sejak abad ke-11 dan awal abad 14.

“Semakin banyak melakukan penggalian, mudah-mudahan menemukan indikasi yang lebih awal. Padang Lawas dan di Barus itu penghunian diperkirakan abad ke 9, bisa jadi di situs Kota China lebih di awal, tapi hingga sekarang memang belum ada menemukan bukti kalau di sini ada kerajaan. Adanya candi dan prasasti di sana, yang jelas ini tempat pemukiman kuno,” terangnya.

Daniel menyatakan, untuk luas situs Kota China ini diperkirakan seluas 25 hektar yang dimulai dari kawasan Danau Siombak di utara hingga ke Gang Kaming di Selatan.

“Dari hasil survey kami di permukaan tanah dan dari pecahan keramik serta tembikar yang ditemukan di sini, luas situs ini sekitar 25 hektar,” sebutnya yang mengaku sudah 20 tahun tinggal di Sumut.(adl)

Pindahkan Penjual Guci Belawan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Busral Manan mengatakan lokasi ditemukannya benda-benda, yang diperkirakan pada peradaban China  abad 11 di Kelurahan Payah Pasir, dijadikan situs arkeologi oleh Pemko Medan.
“Dengan adanya penemuan benda-benda peninggalan sejarah, yang nilainya tingi akan membuat masyarakat tahu, di Paya Pasir ini pernah ada peradaban China yang maju dahulunya,” ujarnya.

Menurut Busral, Pemko Medan akan melakukan pembebasan lahan terhadap tanah masyarakat sesuai dengan perintah Wali Kota Medan. Hal itu tentunya dapat memudahkan peneliti melakukan penggalian.

“Saya memberikan apresiasi kepada Daniel (arkeolog asal Prancis) yang  menggali kekayaan sejarah di Kota Medan. Selain itu, dalam waktu dekat Pemko Medan akan melakukan lounching situs Kota China, sehingga semua masyarakat tahu wilayah situs Kota China ini,” sebutnya.

Selain itu, paparnya untuk mendukung pariwisata penjual guci dan barang antik di Belawan akan dipindahkan ke lokasi situs Kota China.
Tujuannya, perpindahan tersebut sebagai lokasi penjualan barang antik akan membantu dalam mensosialisasikan tentang keberadaan situs Kota China.(adl)

Atasi Tekanan

LAOS vs Indonesia U-21

BERAKAS- Timnas U-21 bakal melakoni laga perdana di ajang Piala Hassanal Bolkiah grup A, nanti sore (24/2). Tim Merah Putih bertekad meraih poin penuh saat meladeni timnas U-21 Laos di Berakas track and field, Berakas, Brunei Darussalam.

Pelatih timnas U-21 Widodo Cahyono Putro menegaskan bahwa kemenangan menjadi syarat penting meretas jalan lolos ke babak berikutnya. Karena itu, dia menekankan untuk bermaain menyerang dan terus memberikan tekanan.

“Kami sudah mematangkan strategi untuk bisa meraih kemenangan. Selanjutnya, bergantung anak-anak bisa mengatasi tekanan di laga perdana dan menjalankan strategi itu,” katanya saat dihubungi oleh Jawa Pos (grup Sumut Pos), melalui pesan singkat, tadi malam (23/2).

Saat ini, lanjut Widodo, dirinya sedang mengkondisikan agar pemainnya benar-benar bisa enjoy menjalani laga perdana. Dia ingin Andik Vermansyah dkk tak terlalu terbebani karena memang secara jam terbang para penggawa Garuda Muda masih minim.

Pelatih asal Gresik tersebut sedikit khawatir anak didiknya kalah dari sisi pengalaman karena Laos memiliki pemain yang lebih banyak jam terbang. Sebab, lima pemain Laos sebelumnya telah terjun di ajang SEA Games XXVI/2011 silam.

“Kami harus imbangi dengan skill dan kerjasama tim yang lebih baik. Lawan memiliki pemain yang berpengalaman lebih banyak,” tuturnya.
“Intinya kami cuma ingin menampilkan yang terbaik. Kalau kita bicara peluang dan menarget lolos sampai final tapi kenyataanya tidak bagaimana?,” tambah Widodo saat didesak mengenai peluang timnya untuk bisa melaju ke final.

Sayang, saat ditanya mengenai komposisi pemain yang akan diturunkan, Widodo enggan menjawab. Namun, sebelum berangkat, Dia menegaskan sudah mencoba menurunkan tim inti seperti yang biasa dimainkan dalam beberapa uji coba terakhir.

Di sisi lain, Andik sebagai satu-satunya pemain yang memiliki pengalaman Internasional lebih banyak di timnas U-21 sudah mewanti-wanti rekannya. Baginya, hasil positif di laga perdana akan membangkitkan semangat dan kepercayaan diri.

Menejer  Timnas U 21 Hasrul Azwar  mengaku optimis timnya bisa menang melawan Loas. “Saya sudah memberikan motivasi kepada tim agar  bermain baik. Bahkan saat technical meeting pun saya mendampingi mereka,” kata Hasrul yang mengaku saat ini sedang di Brunai  Darussalam.  (aam/jpnn)

Gyuri KARA Operasi Pita Suara

Salah seorang member  girlband KARA, Gyuri baru saja menjalani operasi untuk menghilangkan polip yang terdapat di pita suaranya. Banyak orang khawatir dengan keadaan penyanyi bersuara merdu tersebut.

Mengetahui banyak penggemar khawatir, Gyuri pun menulis di twitter bahwa kini keadaannya sudah membaik. “Semuanya, operasi tersebut berjalan lancar. Karena obat bius, aku tidur seharian kemarin, sehingga tidak bisa meninggalkan pesan. Aku akan berusaha sembuh secepatnya sehingga kalian bisa kembali mendengarkan suaraku. Terima kasih karena meng-khawatirkanku,” tulisnya.

Meski mengidap polip dan nodul di pita suara, sebelumnya Gyuri menunda operasi demi berpartisipasi dalam musical 200 Pouds Beauty. Selain itu ia juga sempat tampil dalam show perdana konser KARASIA.

Pesan yang ia tulis di twitter tersebut sedikit mengobati rasa khawatir fans. Selain itu, pada bulan April mendatang KARA bakal bertolak ke Jepang untuk kembali tampil di seri konser KARASIA. (net/kpl)