26 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 13869

Tidak Ada Jarak Antara Staf dengan Pimpinan

Senam Pagi Rutin Bersama Wali Kota Medan

Wali Kota Medan Drs H Raudman Harahap MM mengungkapkan bahwa semua PNS yang ada di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang jumlahnya sekitar 20.000 orang, termasuk dirinya merupakan satu kesatuan.

“Saya tidak akan bisa berbuat apa-apa di Kota Medan ini tanpa dukungan kita semua, termasuk staf sekecil apapun, tenaga karyawan apapun. Dia merupakan bagian yang ikut mensukseskan pembangunan di Kota Medan,” kata Rahudaman usai menggelar senam kesegaran Jasmani bersama dengan para pegawai Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan Kantor Arsip, di depan halaman Kantor Dinas Bina Marga Kota Medan, Jumat (3/2) pagi.

Dia mengatakan, sebagai pemimpin di Kota Medan dirinya tidak pernah menyepelekan siapapun. Buktinya, senam pagi ini digelar dengan suasana akrab dan sebagai bagian untuk tetap mempererat tali silaturahim diantara sesama staf dan Wali Kota Medan.

“Justru karena itu dengan kehadiran Wali Kota Medan dalam pelaksanaan senam pagi bersama ini adalah untuk membangun silaturahim dengan kita-kita semua. Bila terus ditumbuhkan rasa kasih sayang diantara kita,  baik terhadap pimpinan dan bawahan, maka sinergitas akan mampu terbangun dalam meningkatkan kinerja pada 2012,” ujarnya.

Rahudman menyebutkan, Pemko Medan sudah bertekad pada tahun 2012 harus lebih baik dari tahun 2011. Untuk mewujudkannya, perlu dipupuk dan kebersamaan dipelihara.
“Saya tidak ingin ada pejabat saya mulai dari eselon atas  sampai bawahan ada tekanan di dalam melaksanakan tugas, tapi kita semua harus bekerja, bertanggung jawab. Ini yang perlu dilakukan supaya kita bisa sehat,” cetusnya.

Menurut dia kegiatan senam pagi merupakan kegiatan rutin setiap instansi yang dilakukan dengan berkeliling setiap Jumat. “Ka melakukannya berkeliling setiap Jumat, kegiatan ini untuk membangun silaturahim dengan staf Pemko Medan sehingga terbangun harmonisasi, tidak ada jarak antara staf dengan pimpinan, kita lakukan komunikasi,” ungkapnya.

Untuk itu, Rahudman meminta kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  harus tahu terhadap bawahan, harus bisa melihat apa yang menjadi masalah,  “Kita tidak ingin anak kita tertekan dalam melaksanakan tugas, harus bisa bekerja dengan tenang dan nyaman,” katanya.
Kondisi tersebut, paparnya perlu ditanamkan kepada para pejabat kita termasuk kepada staf untuk selalu ikhlas dalam melaksanakan tugas,.

Akhirnya Wali Kota Medan berharap kepada semua jajaran baik staf maupun pimpianan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, bila ada hal sekecil apapun yang terjadi di lingkungan kerja masing-masing segera cari jalan keluarnya, jangan dibiarkan dan dipermasalahkan, dengan begitu nantinya kita bisa bangun kinerja yang solid di dalam melaksanakan tugas. (adl)

Bekerja Hari Ini Hanya untuk Makan Sehari

Melihat Aktivitas ‘Buruh Pelor’ di Pelabuhan Belawan

Menjadi buruh liar atau sering disebut ‘buruh pelor’ merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tidak ada yang bisa diharapkan untuk hari esok. Bekerja hari ini hasilnya hanya untuk dimakan sehari.

Suasana di Pelabuhan Belawan tampak hiruk pikuk. Sejumlah buruh bongkar muat saling bergantian memikul dan menarik barang dari kapal yang akan dipindahkan ke truk pengangkut barang. Dengan bermandikan keringat, B Simatupang (40), seorang buruh liar di Pelabuhan Belawan, juga terlihat sibuk melakukan aktivitas bongkar muat barang di areal dermaga pelabuhan itu.

Meski bermandikan keringar, namun tak banyak bayaran yang diterima pria berkulit gelap ini dalam menjalankan pekerjaannya itu. “Kalaupun besok masih ada nafas, belum tentu juga bisa dapat uang. Bekerja sehari untuk dimakan sehari,” kata B Simatupang kepada wartawan Sumut Pos.

Menurut bapak tiga anak ini, sebelum melakukan pekerjaannya itu, biasanya dia melakukan kesepakatan dulu dengan buruh bongkar muat yang terdaftar di Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan. Pasalnya, yang boleh mengerjakan bongkar muat barang di pelabuhan itu adalah buruh yang terdaftar.

“Tadi, karena buruh yang terdaftar itu tak sempat mengerjakannya, maka pekerjaan ini diserahkan kepadaku, dengan kesepakatan, upah kerja dibagi dua,” ungkap warga Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan ini.

Menurutnya, resiko kecelakaan kerja sebagai buruh pelor sangat tinggi. Bahkan, kecelakaan kerja terhadap buruh ‘pelor’ di pelabuhan sudah pernah terjadi. Ketika itu seorang temannya terjatuh dari kapal hingga mengakibatkan nyawa melayang.
“Ya beginilah suasana kerja di pelabuhan, kalaupun ada terjadi kecelakaan kerja pada saat aku bekerja itu ditanggung sendiri. Lain kalau buruh yang terdaftar sebagai anggota koperasi, mereka pastinya sudah mengantongi Jamsostek,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, aktivitas buruh bongkar muat di pelabuhan ini tak hanya berlangsung dari pagi hingga sore hari, tapi bisa juga hingga malam hari tergantung jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal.
“Kalau sandarnya malam, terpaksa kerjanya dari malam sampai pagi. Kalaupun ada razia dari petugas di pelabuhan, kami langsung bersembunyi,” terangnya.

Sementara Ketua Primer Koperasi (Primkop) TKBM ‘Upaya Karya’ Pelabuhan Belawan, Tombang Hutabarat kepada Sumut Pos mengatakan, pihak koperasi telah mengeluarkan larangan kepada anggota melalui surat keputusan (SK) yang juga ditembuskan ke Administrator Pelabuhan Utama Belawan.

“SK yang melarang buruh liar untuk melakukan kegiatan di pelabuhan sudah dibuat, dan diketahui oleh Adpel serta aparat penegak hukum di pelabuhan. Kalaulah sampai saat ini masih ada aktivitas buruh-buruh liar, itu kita serahkan ke aparat kepolisian untuk melakukan penertiban,” ungkapnya.

Tombang, juga menyebutkan beberapa waktu lalu anggota Komisi B DPRD Kota Medan juga pernah mempertanyakan persoalan tersebut, dan meminta pihak koperasi agar melegalkan para buruh-buruh liar dengan merekrutnya menjadi anggota.
“Kita menolak permintaan itu, karena jumlah buruh yang masih produktif dan teregistrasi di koperasi masih banyak, mencapai 2.800 orang dari jumlah keseluruhan 3.400 orang,” jelasnya.(*)

Debut Carrizo

Cesena v Catania

Kiper Catania Juan Pablo Carrizo dituntut untuk bermain baik di ajang Serie A saat menghadapi Cesena, Sabtu (4/2).
Soalnya kiper asal Argentina ini baru dipinjam dari Lazio untuk memperkuat Catania.

Oleh karenannya, Carrizo tidak sabar lagi untuk menghadapi Cesena dan membawa nilai baik kepada Catania.
“Saya tidak memberikan yang terbaik bagi Lazio karena alasan pribadi,” kata Carrizo. “Tapi sekarang saya telah diberi kesempatan lain untuk memulai kembali karir saya dan saya ingin membuat yang terbaik ,” sambungnya.

Catania belum pernah menang di laga Serie A. Buktinya saat berhadapan dengan Lecce mereka kalah dengan skor 0-1 pada 26 November lalu.

Selain itu Catania ditahan imbang 1-1 dengan Parma akhir pekan lalu, hasil yang memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka untuk empat pertandingan.

Pelatih Catania Vincenzo Montella mengatakan pihaknya sudah memiliki persiapan matang sebelum bertanding di Siena. Sementara itu Cesena saat ini dalam situasi penuh sukacita setelah memegang Napoli untuk hasil tanpa gol di Naples pada hari Rabu lalu. (net/jpnn)

Perekat Komunikasi

Kegiatan senam rutin setiap Jumat merupakan kegiatan yang sudah dijadwalkan dalam program Pemko Medan. Senam yang digelar ini sangat positif untuk merekatkan komunikasi antar sesama staf Pemko Medan dan staf dengan pimpinannya.

Demikian disampaikan  Camat Medan Polonia, Ody Dodi. Menurut dia,  seluruh jajaran instansi di Pemko Medan harus melaksanakannya, termasuk pihak kecamatan. Khusus untuk kecamatan Medan Polonia sudah disusun kepanitiaannya tingga menunggu jadwal dari kesediaan Wali Kota Medan.

“Kegiatan senam rutin jumat sudah berjalan di seluruh SKPD Pemko Medan. Untuk Kecamatan sudah dijadwalkan tapi belum kita laksanakan. Jadi kecamatan menunggu giliran untuk senam bersama pak Wali,” kata Ody.

Dikatakannya, kegiatan senam menjalin komunikasi dengan para stafnya sehingga membuat kesan tidak ada jarak antara pimpinan dengan bawahan.
“Selain meningkatkan kesehatan, senam kesegaran jasmani ini dilakukan sebagai ajang menjalin silaturahmi diantara pejabat dengan pegawaai serta pegawai dengan pegawai,” ucapnya.

Menurut Ody, kegiatan senam  terus ditingkatkan. Tidak hanya di lingkungan kesekretarian tapi di setiap kecamatan. Pada pelaksanaannya dilakukan bersama lurah, kepala lingkungan dan masyarakat.
“Ini sudah menjadi imbauan wali kota kepada seluruh pimpinan SKPD agar membuat kegiatan senam seperti ini di lingkungan unitnya masing-masing, sampai ke Kecamatan,” sebutnya. (adl)

Membangun Jiwa Korps

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemko Medan, Budi Hariono mengatakan kegiatan senam merupakan untuk membangun jiwa korps dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Pak Wali, memberikan apresiasi atas kehadiran seluruh pejabat struktural dan staf dari instansi terkait saat senam bersama ini. Kegiatan senam pagi bersama adalah satu program Pemko Medan untuk meningkatkan hubungan silahturahim dengan seluruh stafnya, dan kegiatan ini akan berkelanjutan secara bergiliran,” katanya.

Menurut Budi, dalam kegiatan senam sekaligus untuk berdiskusi tentang berbagai hal program kerja. “Tidak boleh ada batas harus ada keterbukaan, apabila ada hal-hal yang perlu disampaikan pada saat-saat seperti inilah bisa berdiskusi berbagai hal tentang program kerja yang akan kita laksanakan,” cetusnya.

Dijelaskannya, apabila kebersamaan dan koordinasi yang baik dibangun seluruh pekerjaan yang beratnya tantangan yang dihadapi di tahun 2012 dapat dijalani dan dilalui dengan baik.

“Senam kebugaran jasmani bermakna ganda, sebagai wujud menyehatkan fisik dan mengimplementasikan serta menjabarkan program kerja Pemko Medan pada tahun 2012. Selain itu terwujudnya saling keakraban diantara staf dan kepala instansi,” jelasnya. (adl)

PT KAI Setujui Tuntutan Pedagang

SERGAI- Ratusan pedagang asongan akhirnya bisa bernafas lega, setelah Jumat (3/2) sore, Deputy Vice PT KAI Divre I Sumut/NAD, Yosef Ibrahim, menerima tuntutan pedagang asongan yang masih bertahan di stasiun KA Perbaungan.

Bersama Wakil Bupati Sergai H Soekirman, kedua belah pihak bernegosiasi yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Dalam negosiasi itu, akhirnya pihak PT KAI Divre I Sumut/NAD, menyetujui usulan pedagang asongan yakni tetap diperbolehkan berjualan seperti biasa di Kereta Api ekonomi Putra Deli dan Siantar Ekspres, dengan harga tiket Rp6.500 pulang pergi dengan jumlah 45 pedagang di setiap kereta Api.

Sebaliknya, pedagang diharapkan bisa menjaga ketertiban, keamanan di dalam KA, serta ikut menjaga aset PT KAI Sumut dan uji coba kesepakatan selama dua bulan ke depan terhitung Sabtu (4/2).

Ratusan pedagang yang telah menanti di stasiun KA Perbaungan, histeris gembira mendengar keputusan disampaikan langsung oleh H Soekirman dan Deputy Vice PT KAI Divre I Sumut/NAD, Yosep Ibrahim, diatas pentas yang sengaja dibuat oleh para pedagang asongan.

Negosiasi diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pihak Ikatan Pedagang Asongan (IPA) Perbaungan dengan PT KAI Divre I Sumut/NAD diketahui Wabup dan Kapolres Sergai. (mag-16)

Awas Kejutan, The Elephants

Pantai Gading v Equatorial Guinea

MALABO- Pantai Gading boleh saja melalui fase grup Piala Afrika 2012 dengan hasil sempurna. Dari tiga laga di grup B, The Elephants -julukan Pantai Gading- menang terus bahkan gawang kiper Boubacar Barry masih perawan alias belum pernah kebobolan.

Nah, catatan mulus Pantai Gading itu bakal mendapat ujian berat di perempat final. Itu mengingat Didier Drogba cs harus menghadapi salah satu tuan rumah, Equatorial Guinea di Nuevo Estadio de Malabo dini hari nanti (siaran langsung RCTI mulai pukul 01.30 WIB).
Dibandingkan Pantai Gading, Equatorial Guinea memang kalah dari materi pemain maupun jam terbang.
Meski begitu, bermain di depan publik sendiri memberi motivasi berlipat bagi Equatorial Guinea yang notabene berstatus debutan tersebut. Belum lagi iming-iming bonus besar dari pihak pemerintah.

“Ketika Anda bermain sebagai favorit, maka tantangannya lebih berat. Kesalahan besar apabila kami menganggap lawan sebagai tim lemah. Kami banyak belajar ketika menghadapi Sudan (Pantai Gading hanya menang 1-0 dalam laga pertamanya di Piala Afrika 2012, 22/1, Red),” kata pelatih Pantai Gading Francois Zahoui kepada ESPN.

“Sepak bola tidak hanya sekadar teknik, melainkan ada pula kondisi fisik, taktik, dan mental bertanding. Equatorial Guinea juga layak diwaspadai karena mereka memiliki pemain depan yang cepat,” sambungnya.
Salah satu pemain Equatorial Guinea yang bisa merepotkan Pantai Gading adalah Javier Balboa. Pemain kelahiran Madrid 26 tahun lalu itu merupakan alumnus akademi Real Madrid serta dua tahun (2006-2008) menghuni skuad utama klub berjuluk Los Merengues tersebut.

Nzalang Nacional – julukan Pantai Gading – juga kembali turun full team setelah defender Lawrence Doe bebas dari skors.
“Kami bukannya tidak bisa mengalahkan Pantai Gading meski mereka skuad bertabur bintang. Kami tetap memiliki peluang. Hanya, saya lebih berharap bertemu mereka di final,” kata Balboa.

Di sisi lain, laga Pantai Gading versus Equatorial Guinea bakal didahului mengheningkan cipta sebelum kickoff. Itu sebagai wujud belasungkawa atas tragedi meninggalnya 74 fans di Mesir. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) juga mengumumkan, hal serupa juga dilangsungkan di tiga laga perempat final lainnya, termasuk Zambia kontra Sudan dini hari nanti.
“Sepak bola Afrika tengah berkabung,” kata Presiden CAF Issa Hayatou di situs resmi organisasi.(dns/jpnn)

Dibobol Maling Rp50 Juta Raib

TEBING TINGGI- Showroom Honda milik PT Sagita Mulai Laras di Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi dibobol kawanan maling, Jumat (3/2).

Akibat kejadian pencurian tersebut, PT Sagita Mulia menderita kerugian sebesar Rp50 juta, karena kehilangan uang kontan dan sejumlah barang-barang berharga berupa ratusan buah telepon seluler (HP) yang akan dijadikan sebagai hadiah bagi kostumer sepeda motor.

Melihat kejadian itu, pihak korban membuat laporan ke Mapolres Tebingtinggi dan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dengan memeriksa beberapa saksi  dan melakukan sidik jari di lokasi kejadian. Pihak kepolisian saat ini belum bisa menangkap pelakunya dan masih melakukan peyelidikan.

Menurut saksi mata, Hendrik, saat masuk ke dalam show room melihat kondisi barang-barang di dalam laci pekerja dan manajer sudah berserakan.

Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Sagita Mulia Laras, Sukandi (37) mengatakan, pihaknya hanya menempatkan dua petugas jaga malam khusus di luar gedung sedangkan di dalam gedung tidak ada.

Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Ngemat Surbakti, yang turun langsung ke lokasi kejadian mengatakan, pelaku lebih dari dua orang, mereka masuk dengan merusak seng. (mag-3)

Lindegaard Absen Panjang

MANCHESTER- Kiper yang mulai mendapatkan kepercayaan Sir Alex Ferguson, Anders Lindegard, bakal absen setidaknya empat pekan ke depan. Mau tak mau, kini United hanya punya De Gea dan Ben Amos. Mau pilih mana Sir?

Tentu saja yang berpeluang adalah David De Dea. Kiper belia kelahiran Spanyol ini memang masih mengecewakan. Tapi, Ben Amos pun masih diragukan jika diturunkan di laga besar, mengingat pengalamannya juga masih minim. Apalagi besok United harus bertandang ke markas Chelsea.

“De Gea harus bisa fit karena Lindegard harus absen minimal empat pekan. Tapi bisa saja Lindegaard aben hingga enam pekan. Ligamen pergelangan kakinya cedera,” kata Fergie di Goal.

Lindegaard sejauh ini dipercaya 11 kali diturunkan sebagai starter dan hanya empat kali kebobolan. Sementara De Gea sudah 28 kali kebobolan dari 20 penampilannya. Publik Inggris menilai, De Gea masih gagap dan sering gemetar main di Liga Inggris. (ful)

Memasyarakatkan Olahraga

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Medan, Hanas Hasibuan menjelaskan di tahun 2012, Pemko Medan berupaya membuat program mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga salah satunya melaksanakan car free day tahun 2012.

Pemko Medan berharap masyarakat bersama-sama bersilaturahim dan berolahraga “Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, Hanas Hasibuan berencana menggelar car free day bersama Wali Kota Medan, dan Wakil Wali Kota Medan di lokasi yang sudah ditentukan seperti di  Jalan Sudirman Medan, Minggu (29/1) lalu. Tahun 2012 car free day dimulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB di ruas Jalan Sudirman-Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol Medan,” katanya.

Dia mengatakan, acara yang akan dihadiri 3.500 masyarakat Kota Medan, dari pelajar SMP, SMA, SMK Negeri dan swasta, serta dari jajaran dinas dan pegawai, pemerintah kecamatan, lurah kepling, unsur organisasi pemuda, KONI dan pengcab di kecamatan.
“Diperhitungkan 3500 massa akan hadir. Acara ini didukung sponsor di Kota Medan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, akan diisi senam pagi dengan lima orang instruktur, sepeda santai, fixie show dari USU, skate board, atraksi BMX, dan juga ada lucky draw dan band yang sengaja disiapkan untuk hiburan warga Kota Medan.
“Kalau kita sudah menunjukkan satu tekad kebersamaan maka akan lebih mudah melaksanakan pembangunan. Kota Medan menjadi kota metropolitan yang berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahtera,” katanya.

Wali Kota Medan melalui Kadispora mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat kiranya dapat hadir pada car free day sambil bererobic bergembira dengan hiburan band dan juga bisa bersama Wali Kota Medan.

“Kita meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu dengan kegiatan car free day, karena kegiatan tersebut merupakan dari masyarakat untuk masyarakat, dan mensosialisasikan olahraga dan hidup bersih,” bebernya. (adl)