24 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 13879

James Cetak 40 Poin, Heat Tetap Kalah

MILWAUKEE- LeBron James berhasil mencetak 40 poin, capaian tertingginya di musim ini. Namun demikian, hal itu tidak mampu membawa Miami Heat meraih kemenangan di kandang Milwaukee Bucks.

Dalam pertandingan di Bradley Center, Milwaukee yang berakhir Kamis (2/2) siang WIB, Heat dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 97-105. Hasil ini membuat Heat gagal balas dendam atas kekalahan di kandang sendiri dari Bucks 82-91, bulan lalu.

Dengan tambahan delapan rebound dan lima assist, James terpilih sebagai penampil terbaik Heat. Sementara dari tim pemenang muncul Brandon Jennings yang membukukan 31 poin, empat rebound dan delapan assist.

Pada 12 menit pertama, Heat tampak menjanjikan. Sebanyak 40 poin diraup dan hanya kemasukan 23 poin saja.

Sayangnya, Heat justru hanya ‘panas’ di awal saja. Di tiga kuarter berikutnya mereka malah menurun dan berkebalikan dengan Bucks yang semakin meningkat.

Bucks baru dapat membalikkan keadaan di kuarter empat. Tembakan dua angka Jennings mengubah skor 81-79 untuk keunggulan Bucks dan sampai pertandingan berakhir Heat tidak mampu mengejar perolehan nilai tuan rumah.

Sementara itu, nasib buruk juga dialami oleh sang juara bertahan. Bermain di depan publik sendiri, Dallas Mavericks justru ditundukkan oleh Oklahoma City Thunder dengan skor 86-95.

Motor utama Mavs, Dirk Nowitzki ‘melempem’ dengan hanya mencetak delapan angka dan sembilan rebound dalam penampilan selama 38 menit di atas lapangan. Pemain cadangan, Jason Terry justru tampil bersinar dengan 25 poin, satu rebound dan tiga assist.
Usai tertinggal terus di dua kuarter awal 49-52, Thunder berhasil comeback. Raihan 22 poin dan 24 poin Thunder di sisa kuarter sukses mengantarkan mereka kepada kemenangan.(net/jpnn)

Disambar Api Saat Mengisi Minyak Kompor

Basauli br Sijabat (40), warga Jalan Sering, Medan Perjuangan harus menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU
dr Pirngadi Medan, Kamis (2/2) pagi. Pasalnya, Basauli br Sijabat tersambar api kompor saat sedang mengisi minyak ke dalam kompor dalam posisi hidup.
Suliani Sijabat (30), adik Basauli mengaku, akibat kejadian itu kakaknya mengalami luka bakar.

Disebutkannya, kakaknya sempat dibawa  warga ke  klinik terdekat. Namun, karena peralatan dan luka nya cukup serius terpaksa harus dirujuk ke RSU Pirngadi Medan.

Basauli mengalami luka bakar 40 persen pada wajah, dada, tangan dan lengan.
“Luka bakarnya sekitar 40 persen korban harus dipindahkan ke ruang ICU untuk perawatan ekstra,” jelas seorang petugas medis. (jon)

Gelar Kontes Miss Coffee, Promosikan Kopi ke Dunia

Melongok Perkembangan Bisnis Kopi Indonesia

Banyak cara yang dilakukan untuk mempromosikan produk unggulan Indonesia ke belahan dunia. Salah satunya melalui ajang Miss Coffee yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.

Melalui pemilihan Miss Coffee Indonesia 2012 dan satu rangkaian dengan kegiatan Miss Coffee International, Indonesia sebagai penggagas sekaligus tuan rumah ajang international. Pada momen kali ini tak kurang dari 26 negara akan ambil bagian.

”Keberadaan dan peran Miss Coffee dapat menjadi salah satu stimulan bagi berbagai pihak, terutama bagi kalangan muda untuk lebih mencintai produk dalam negeri,” jelas Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Pranoto Soenarto, Rabu (1/2).

Kontes Miss Coffee Indonesia diawali dengan seleksi di 30 provinsi dan kota, mulai Februari hingga Mei 2012. Tiap provinsi atau kota akan diwakili satu pemenang yang sekaligus menjadi duta daerah. Wakil-wakil yang terpilih akan mengikuti karantina pada 31 Mei 2012 hingga 6 Juni 2012.
Malam Grand Final Miss Coffee Indonesia 2012 akan digelar 6 Juni 2012. Pemenang Miss Coffee Indonesia 2012 akan disertakan pada ajang Miss Coffee International 2012 pada Oktober mendatang di Bali.

Miss Coffee dapat mengenalkan berbagai macam kopi Indonesia baik kopi dari dataran tinggi Gayo, kopi dataran tinggi Danau Toba, Java Kopi dari sekitar Bondowoso yang berbeda dengan kopi Arabika dari Tana Toraja dan Manggarai. Inisiasi ajang Miss Coffee ini dari Asosiasi Duta Indonesia (ADI) yang didukung berbagai pihak, termasuk AEKI.

Ketua Penyelenggara Miss Coffee Indonesia, Kuntari Sapta Nirwindar menjelaskan, pemilihan Miss Coffee ini bertujuan untuk mempromosikan kopi Indonesia yang terkenal dengan keragamaan dan kekayaan varian dan cita rasa. Selain itu juga ingin menjadikan kopi Indonesia lebih dicintai di negerinya sendiri juga digemari luar negeri.

”Kalau kopi Indonesia dicintai oleh negerinya, maka petani kopi akan terangkat martabatnya,” kata Kuntari. (nel/jpnn)

Terjungkal di Kandang

PSMS VS Persegres

MEDAN- PSMS harus mengakui keunggulan tim tamu Persegres Gresik dengan skor 0-1, pada lanjutan kompetisi ISL. Bermain di hadapan fans fanatiknya, PSMS tak mampu menampilkan performa terbaik di Stadion Teladan, Kamis (2/2) malam.

Padahal sebelumnya pelatih PSMS Raja Isa menargetkan kemenangan dalam empat laga yang bakal dilakoni anak-anak asuhannya itu. Menanggapi ini, eks pelatih Persipura Jayapura itu mengatakan, kekalahan tersebut merupakan tanggung jawabnya.

“Saya bertanggung jawab penuh atas kekalahan PSMS di Stadion Teladan. Hasil ini memang sangat buruk bagi masyarakat Kota Medan,” ungkapnya usai laga.

Menurutnya, dalam laga kali ini untuk memenangi pertandingan merupakan sebuah keharusan. “Tapi mungkin sudah saatnya PSMS kalah. Namun, saya sama sekali tak menyalahkan pemain, saya tetap membela mereka. Karena mereka sudah bertanding dengan maksimal,” tuturnya.

Mengenai keputusan wasit yang memang sangat banyak merugikan kedua tim, pelatih berkebangsaan Malaysia ini tak mau berkomentar. “Kita semua melihat jalannya pertandingan. Jadi saya tak perlu memberikan komentar lagi,” ujar Raja Isa.

Raja Isa juga menuturkan, sedikitnya ada 12 peluang yang didapat skuadnya selama jalannya pertandingan. Namun, lagi-lagi penyelesaian memang belum dimaksimalkan.

“Ini akan selalu menjadi permasalahan bagi kita saat melawan tim yang dipenuhi pemain-pemain berpengalaman. Seharusnya kita bisa tetap fokus, konsentrasi selama jalannya pertandingan. Ketenangan juga merupakan faktor penting, yang bisa menjaga untuk tetap bermain bagus,” katanya.
Sementara pelatih Persegres Freddy Mulli mengatakan, kesalahan PSMS berada pada ketenangan para pemain saat dalam tekanan. “Mereka harusnya bisa bermain lebih tenang, sabar dan tak terburu-buru, seperti yang kami lakukan. Kami menunggu dengan sabar saat yang tepat untuk bersama-sama melakukan serangan. Ditambah factor skill individu yang mendukung,” ujarnya.

Pelatih yang juga sempat mengarsiteki PSMS ini juga menjelaskan, awalnya mereka memang tak memiliki target untuk menang di Stadion Teladan. “Seperti pernyataan kemain, target kita hanya seri. Yang penting pemain bisa memperlihatkan permainan bagus,” kata Freddy.
Sedikit banyak, Freddy juga menyesalkan keputusan-keputusan wasit yang kerap memicu emosi pemain. “Seharusnya hal itu tak perlu dilakukan. Ya, jadi begini hasilnya, jadi tak enak,” jelaskan.

Pertandingan ini juga menurut Freddy bukanlah pertandingan tandang baginya. Karena ia merasa Medan merupakan kampungnya. “Saya merasa di sini. Dan saya memang orang Medan, saya merasa ini bukan partai tandang bagi saya,” ujarnya.

Sementara itu, gelandang Persegres Gustavo Chena yang mencetak gol bagi timnya pada menit ke-51, mengaku sedih atas kekalahan PSMS. “Saya ingin menangis atas kekalahan PSMS. Di sisi lain saya senang tim saya menang. Saya minta maaf,” tuturnya. (saz)

Peluncuran Ferrari Lewat Internet

Tak cuma pertandingan sepakbola Liga Italia yang terhambat gara-gara badai salju. Rencana Ferrari melakukan ujicoba pertama pada mobil barunya terancam tertunda gara-gara permukaan lintasan tertutup salju.

Ferrari rencananya akan meluncurkan mobil terbarunya Jumat (3/2) pagi waktu Italia di Maranello. Setelahnya, tim tersebut menjadwalkan melakukan ujicoba pertamanya yang sekaligus untuk pengambilan gambar pembuatan film untuk kegiatan promosi tim tersebut. Namun badai salju yang menerpa banyak wilayah Italia dalam beberapa hari terakhir membuat rencana tersebut terancam batal. Sirkuit Fiorano yang jadi tempat tes The Prancing Horse saat ini masih tertutup salju tebal.

Pihak Ferrari melalui situs resminya mengumumkan kalau peluncuran mobil masih akan dilanjutkan. Namun tak ada konfirmasi soal rencana ujicoba tunggangan baru Fenando Alonso dan Felipe Massa tersebut.

“Sekarang sepertinya sulit di sini untuk meneruskan rencana membuat film promosi yang melibatkan mobil di lintasan Fiorano. Bahkan jika saljunya berhenti, sulit membayangkan lintasannya bisa bersih dari salju yang justru terus meninggi,” demikian pernyataan resmi Ferrari seperti diberitakan Autosport.

Sepanjang akhir pekan ini kondisi tersebut diprediksi juga masih akan terus terjadi.
Sebagai gantinya, Ferrari akan melakukan peluncuran mobil secara online melalui internet dan dapat diakses melalui situs resmi mereka di www.ferrarif1.com

“Saljunya masih turun dengan deras di sini di Maranello. Karenanya, seremoni peluncuran mobil F1 terbaru dibatalkan. Gambar-gambar, wawancara dan analisa teknis akan tersedia besok di www.ferrarif1. com,” demikian pernyataan resmi Ferrari melalui akun twitternya. (net/jpnn)

Benget Persiapkan Diri Menuju PON

MEDAN- Atlet tinju Sumatera Utara, Benget Simorangkir menargetkan medali emas di kelas 75 kg dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- XVIII, Pekanbaru, Riau.

Oleh karenanya, saat ini atlet yang pernah meraih medali emas pada ajang  Kualifikasi PON ke-II itu melakukan latihan secara intensif di Sasana Tinju KIM.
Dijelaskan Benget, rangkaian latihan meliputi latihan fisik dengan lari di Stadion Atletik Unimed. Kemudian, mengikuti latihan teknik dasar tinju seperti pukulan sekuat-kuatnya.

“Latihan pukulan ini bertujuan untuk menguatkan otot tangan. Sehingga, dalam bertanding pukulan yang diarahkan pada bagian muka dapat merobohkan lawan dengan cepat,” katanya.

Pria kelahiran Medan 16 April 1979 ini, melanjutkan awalnya dia belajar latihan teknik dasar tinju dari Sasana Tinju KIM Jalan Yos Sudarso Medan.
“Selain itu, pelatuh saya Saladin Zuri selalu mengingatkan saya untuk fokus melakukan teknik pukulan,” terangnya.

Benget menambahkan lawan yang paling berat dihadapi saat PON nantinya adalah atlet Pulau Jawa. Pasalnya, banyak petinju asal daerah tersebut mempunyai kemampuan yang baik serta jam terbang yang banyak.(omi)

Kenaikan BBM Belum Pasti

JAKARTA- Kementerian Keuangan lebih memilih melakukan pembatasan BBM subsidi pada bulan April 2012 secara perlahan. Soalnya, dengan dimulainya pembatasan tersebut tahun ini, maka pemerintah akan memiliki skema pengaturan permanen untuk BBM bersubsidi.
Demikian disampaikan Plt Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/2).

Sikap BKF ini memang berbeda dengan sikap Kementerian ESDM yang masih membuka diri untuk menjajaki opsi kenaikan harga BBM dengan mengurangi subsidi BBM di 2012.

“Kita ngomong penghematan sekarang, tapi ke depan penghematan tidak berhenti, maka wajar ada kesalahan. Tapi tahun depan, kebocorannya makin kecil, maka lama-lama kita punya penghematan yang permanen,” jelasnya.

Bambang menilai, penghematan BBM bersubsidi ini lebih baik dibandingkan dengan kenaikan harga BBM tersebut, karena kenaikan harga BBM hanya menaikkan pengeluaran masyarakat. Sementara untuk kuota BBM tetap akan meningkat.

“Pokoknya kita bisa memanage BBM bersubsidi lebih bagus daripada cuma harga, karena kalau soal harga masyarakat tetap saja beli, bedanya uang pemerintah tidak lebih berat, tapi orang tetap beli dan volumenya akan melewati yang kita perkirakan seperti 2011,” bebernya.
Jika dalam pembahasan pembatasan BBM bersubsidi timbul opsi baru untuk mengembangkan Bahan Bakar Gas (BBG), lanjut Bambang, hal itu bisa dijadikan opsi jangka panjang yang tetap perlu dilakukan guna mengurangi penggunaan BBM.

“Pemikiran gas kan untuk mengakomodir pemilik mobil yang mungkin tidak bisa beli, maka muncul faktor gas. Kalau baru muncul bulan Januari maka semua tidak siap kan, tapi jangan sampai faktor tambahan ini menggagalkan semuanya. Yang namanya gas dalam jangka panjang harus dilakukan tanpa memperhatikan ada atau tidaknya subsidi. Menurut saya, harus langsung dipindah ke gas tidak usah peduli harga premium, makanya terkesan dadakan, karena kebijakan lama tidak segera dilakukan,” tandasnya.

Sementara itu, Kementerian ESDM saat ini sedang melakukan kajian untuk mengurangi subsidi pada harga jual BBM   subsidi.
Menurut Menteri ESDM Jero Wacik di Kantor Kepresidenan, Kamis (2/2), program pembatasan BBM subsidi akan dilakukan secara bertahap. Sebab, infrastruktur pendukungnya belum siap.

“Muncullah opsi satu lagi, diturunkan subsidinya. Kalau membuat premium Rp8.200 per liter, sekarang dijual Rp4.500, subsidi Rp3.700. Ini yang akan diturunkan, apakah Rp500, Rp1.000 atau Rp1.500. Bahasa rakyatnya, naik sedikit,” katanya.

Wacik berharap, masyarakat tidak perlu resah dengan pengurangan subsidi atau kenaikan harga BBM. Apalagi saat ini, dana subsidi untuk energi mencapai Rp250 triliun. Angka ini berpotensi masih akan bertambah sehingga perlu dilakukan pengaturan.
“Masyarakat tidak usah terlalu gelisah. Sehingga (subsidi) mengalir ke tempat yang benar,” jelasnya.

Kajian kenaikan harga BBM subsidi, katanya, diharapkan akan cepat diselesaikan pemerintah sebelum 1 April 2012. Namun bukan berarti subsidi BBM akan dihilangkan sama sekali.

“Makin cepat makin baik. Mestinya sebelum April sudah putus,” ujarnya.

Terpisah, Ekonom dan Komisaris Independen Bank Permata, Tony Prasetiantono, menilai,  pemerintah sangat lamban merespons kebocoran anggaran subsidi BBM yang terus naik. Harusnya, kenaikan harga BBM segera dilakukan, jika langkah ini terjadi tahun lalu relatif lebih aman.
Pemerintah tahun lalu ragu-ragu, dan nyaris tidak ada aksi untuk mengamankan anggaran subsidi. “Ini berarti ada potensi kehilangan anggaran Rp150 triliun,” tuturnya.

Bagi Tony, ada dua opsi yang bisa dipilih pemerintah dalam mengamankan anggaran subsidi BBM yang makin gendut. Pertama, naikkan  BBM Rp1.000. “Naikkan saja Rp1.000,” cetusnya.(net/jpnn)

Jadwal Kompetisi Satu Hari Tiga Pertandingan

LUBUK PAKAM- Komite pertandingan PSSI pusat menyusun jadwal pertandingan kompetisi PSSI Devisi Satu Grup Dua Liga Indonesia 2011-2012 tidak sesuai dengan keadaan di lapangan. Apalagi ada dalam satu hari, tiga kali pertandingan.

“Jadwal ini terlalu rapat, dikhawatirkan para pemain tidak mempunyai waktu yang cukup untuk istirahat. Oleh karena itu, kita akan rembukkan dengan tim peserta, agar ada perubahan jadwal,” bilang Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan, Judiman, ketika ditemui di Stadion Baharoeddin Siregar, Kamis (2/2).

Lanjut Judiman, pihaknya mendapat fax jadwal pertadingan dari PSSI pusat, kemudian setelah diteliti ternyata, ada jadwal pertadingan yang digelar tiga kali dalam sehari.

Tak hanya itu, jadwal pertandingan juga terlalu dekat, antara pertandingan satu dengan pertandingan lainnya.

Terkait hal ini, Panpel berencana akan membawa permasalahan tersebut dalam acara meeting yang digelar Sabtu (4/2) mendatang. Nantinya Panpel tetap menyodorkan jadwal yang diberikan PSSI, kemudian beberapa draf jadwal lain akan disodorkan kepada peserta meeting.
“Waktu yang ditetapkan PSSI dalam menggelar pertandingan akan dipatuhi. Yang diajukan hanya perubahan jadwal pertadingan, karena dalam satu hari ada tiga pertandingan digelar,” jelasnya.

Nantinya bila semua tim peserta sepakat ada perubahan jadwal pertandingan itu, maka perubahan itu akan dibuat berita acaranya, kemudian difexmail ke PSSI pusat.

Sebelumnya, PSSI mengeluarkan jadwal pertandingan mulai 5 Februari hingga 3 Maret. Tim yang masuk grup II, Madina Medan Jaya, PSSA, PSPP, Medan United, Poslab dan PSDS. Kompetisi PSSI Devisi Satu Liga Indonesia 2011-2012 kali ini, menggunakan sistem home kompetisi yang bertempat di Stadion Baharoeddin Siregar. (btr)

Terdakwa Dimaki dan Dilempar di Dalam Sel

Sidang Pembunuh Teller BRI Syariah Ditunda

MEDAN-Sidang lanjutan pembunuhan teller BRI Syariah Jalan S Parman Medan, Sri Wahyuni Simangunsong kembali ditunda majelis hakim PN Medan, Muhammad SH, Kamis (2/2).

Penyebabnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pardomuan Siburian SH tidak bisa menghadirkan tiga orang saksi di antarnya, Indra (pemilik rumah tempat para terdakwa menitipkan mobil) dan dua orang anggota polisi.

Mendengarkan keterangan JPU, majelis hakim memberi tenggang waktu satu minggu untuk meminta JPU menghadirkan saksi.
Sementara itu pengawalan ketat masih terus dilakukan oleh polisi terhadap para terdakwa. Terdakwa Eva Lestari yang berada di dalam ruangan sel sementara wanita PN Medan terus dimaki-maki keluarga almarhumah Sri Wahyuni Simangunsong.

“Hai pembunuh nampakkan dirimu. Bilang sama pengacaramu, kau minta izin keluar agar kita main (berkelahi). Berani kau kita main satu per satu,” ujar wanita berjilbab merah di depan pintu besi sel sementara wanita.

Terdakwa Eva Lestari hanya bersembunyi di sudut ruangan sel. Tapi, wanita itu terus mencaci maki terdakwa.

“Enak saja kau bunuh keponakanku. Dasar kau tak berprikemanusiaan. Keponakanku itu kau bunuh saat dia puasa. Kau enak-enak makan di depannya. Ingat kau ya, kau punya anak. Dasar kau pengecut,” ujar wanita  yang mengaku keluarga almarhumah Sri Wahyuni Simangunsong.

Bukan itu saja, keluarga almarhumah Sri Wahyuni Simangunsong yang tidak puas sidang ditunda, juga memaki-maki terdakwa dan menyiram terdakwa dengan air. Bahkan, ada yang berusaha melempar benda pada terdakwa dari balik jeruji besi luar tahanan sementara.

Kapolsekta Medan Baru, Kompol Dony Alexander langsung menegur ibu-ibu yang berusaha melempar terdakwa.  (rud)

Pegulat Sumut Masuk TC

MEDAN- Lima atlet gulat Sumut yang lolos Pra-PON, Oktober 2011 lalu sedang menjalani TC (Training Camp) yang dimulai  November tahun 2011 hingga Juni 2012 di Gedung Gulat Jalan Teladan Medan.

“Mulai Juli rencananya kelima atlet gulat Sumut ini mengikuti TC di Asrama Haji Medan,” ucap Asmara Dharma, Pelatih Gulat Sumut.
Asmara menambahkan, kelima atlet yang lolos seleksi itu adalah Putri di kelas 50 kg yang menempati peringkat tiga, Marwana di kelas 96 kg peringkat tujuh, Andre Tampubolon di kelas 60 kg peringkat lima dan Abdul Chodir di kelas 50 kg peringkat tiga. Kemudian Sumurung Siregar di kelas 84 kg yang lolos tanpa syarat.

“Mereka akan tetap latihan rutin tiga kali dalam seminggu sebelum menjalani TC,” tuturnya.
TC tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektifitas latihan sekaligus melatih fisik. Sumurung mengaku sudah siap bertanding dan mengikuti TC. (mag-10)