30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1388

Bupati Sergai Apresiasi Baksos Operasi Mata Katarak Lions Club

NGOBROL: Bupati Sergai H. Darma Wijaya ngobrol dengan warga yang baru operasi mata katarak. fadly/sumut pos.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya mengapresiasi bakti sosial operasi katarak gratis yang dilakukan Lions Club Distrik Medan hingga Tebing Tinggi di Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman, Minggu (18/6).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, saya sangat mengapresiasi apap yang dilakukan Lions Club ini. Kalau di rumah sakit swasta biayanya bisa mencapai 8 juta lebih. Tapi, hari ini gratis,” ucapnya didampingi Gubernur Distrik Lions Club 307-A2 Maria Simamora.

Ia juga berterimakasih kepada para donatur serta jajaran Forkopimda yang turut mendukung bakti sosial tersebut. “Kami sangat mendukung kalau Lions Club terus mengadakan baksos sosial di Sergai. Kami doakan semoga para donatur lancar rezekinya agar bisa terus berbagi tanpa memandang ras, suku, agama dan golongan,” tambahnya sembari berpesan kepada para pasien untuk tetap mengikuti instruksi dokter usai menjalani operasi.

Orang nomor satu di Tanah Bertuah Negeri Beradat itupun turut menyapa para pasien yang telah dilakukan operasi. Kepada Wiwik, sapaan akrab Darma Wijaya, Saini (62) warga Sei Rampah mengaku sangat berterimakasih berkat baksos oleh Lions Club tersebut.

“Alhamdulillah ada yang gratis. Mudah-mudahan penglihatan saya bisa kembali membaik,” ucapnya.

Senada dengan Darma, Maria Simamora turut berterimakasih kepada jajaran Pemkab Sergai terutama RSUD Sultan Sulaiman yang telah memfasilitasi tempat untuk bakti sosial.

“Terimakasih Pak Bupati, Pak Direktur Rumah Sakit, serta jajaran lainnya yang telah memberikan kami fasilitas di RS ini. Semoga semuanya lancar,” katanya.

Terkait fasilitas, dr Newi mengaku fasilitas yang terdapat di RSUD Sultan Sulaiman sangat mumpuni. “Fasilitasnya mantep. Alatnya canggih-canggih. Terimakasih lah sudah dikasih kami pakai sarana disini,” kata dokter yang tergabung dalam Pusat Pelayanan Masyarakat Lions Indonesia (PPMLI) yang turun dalam baksos tersebut.

Usai meninjau bakti sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Bupati Darma Wijaya juga mengecek sejumlah pembangunan, di antaranya bangunan foodcourt, gedung Satpol PP, drainase di Pematang Ganjang yang sedang dibangun tembok penahan tanah.

“Mantap lah dibikin batu gini, biar lancar alirannya,” kata salah seorang warga.

Tak sampai disitu, ia juga mengecek pengerjaan infrastruktur ruas Jalan Tanah Tinggi Dusun IV Gardu Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah.

Dikatakan Darma, lanjutan pengerjaan ini dilakukan sepanjang 448×3 meter dengan menggunakan dana APBD. “Gak cuma disini, di tempat lain juga sedang dibagusi jalan-jalan rusak yang sudah masuk daftar,” ucapnya. (fad/han)

HUT ke-77 Bhayangkara Polres Simalungun Bakti Sosial ke Rumah Ibadah

ANGKAT SAMPAH: Suasana bakti sosial dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara yang dilakukan Polres Simalungun di Masjid As Syuhada, Simpang Serapuh, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela.

SIMALUNGUN, SMUTPOS.CO – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara, personel Polres Simalungun melaksanakan kegiatan bakti sosial membersihkan rumah ibadah, Sabtu (17/6) lalu.

Bakti sosial ini digelar di Masjid As Syuhada, Simpang Serapuh, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, dan di Gereja HKBP Rogate Bangun 17, Simpang Bahjambi, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela.

Bakti sosial dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara yang mengusung tema, ‘Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju’ ini, dipimpin langsung Wa­kapolres Simalungun Kompol Efianto, didampingi Kasat Lantas Polres Simalungun AKP M Haris S.

Turut hadir Kapolsek Bangun AKP L Gultom, Kasiwas Polres Simalungun, Kasikeu Polres Simalungun, para perwira dan brigadir, serta ASN Polres Simalungun, Camat Gunung Malela, Pangulu Nagori, serta masyarakat Nagori Serapuh dan Nagori Senio.

Sebelum melaksanakan kegiatan di rumah ibadah, Wakapolres Simalungun memberikan pengarahan kepada para personel Polres Simalungun, kemudian dilanjutkan membagi jadi 2 kelompok bagian untuk bakti sosial di Masjid Suhada dan Gereja HKBP Rogate Bangun 17.

Usai kegiatan, Wakapolres Simalungun Kompol Efianto, dan para personel Polres Simalungun beserta Camat Gunung Malela dan para pangulu, serta masyarakat Nagori Serapuh dan Senio, melaksanakan sarapan bersama. Usai dari Masjid As Syuhada,Efianto pun melanjutkan pengecekan di Gereja HKBP Rogate Bangun 17, dan turut serta mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut. (mag-7/saz)

Ditresnarkoba Polda Sumut Ungkap Kasus Peredaran 267 Kilogram Ganja

DIAMANKAN: Dua pelaku diduga pembawa narkotika jenis ganja seberat 267 kilogram, berhasil diamankan Ditresnarkoba Polda Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja seberat 267 kilogram di Jalan Kabanjahe-Merek, Bandar Tongging, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, pada 7 Juni 2023 lalu, sekira pukul 17.00 WIB.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan 2 pelaku asal Aceh, yakni Sapuan I alias I (22), warga Dusun Paya Jeget Desa Paya Jeget, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dan S (29) warga Desa Jempa, Kota Bahagia, Kabupaten Abdya, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, didampingi Diresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi di Kota Medan, Sabtu (17/6) lalu.

Hadi menjelaskan, awalnya petugas menerima informasi tentang adanya upaya pengiriman narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Kota Medan. Selanjutnya tim bergerak melakukan lidik sesuai informasi yang diterima menuju Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kemudian, sekira pukul 15.30 WIB, tim tiba di Jalan Kabanjahe-Merek, Bandar Tongging, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo.

“Saat itu terlihat melintas mobil yang dicurigai sesuai ciri-ciri yang didapat. Yakni mobil Toyota Rush warna putih dengan Nopol BK 1132 NAW. Selanjutnya tim mengikuti dan menghentikan kendaran tersebut di Jalan Lintas Kabanjahe-Merek, Karo,” ungkap Hadi.

Namun, sambung Hadi, saat diminta agar turun dari kendaraannya, kedua pelaku mencoba melarikan diri dengan menabrak mobil petugas yang ada di belakang dan di depan. Selanjutnya, petugas melakukan pengejaran terhadap 2 pelaku dan berhasil diamankan di perkebunan masyarakat.

“Lalu tim bersama-sama dengan pelaku melakukan pemeriksaan terhadap mobil pelaku dengan disaksikan oleh kepala desa setempat dan beberapa masyarakat sekitar,” tuturnya.

Setelah diperiksa, lanjutnya, ditemukan dari dalam mobil 7 goni besar dan 10 goni plastik kecil putih, yang diduga berisikan narkotika jenis ganja. “Ketika dipertanyakan kepada keduanya mereka mengaku berinisial SI dan S, lalu mereka mengaku hanya disuruh oleh seseorang bernama J (lidik) untuk mengantarkan barang tersebut ke Medan,” ujar Hadi.

Hadi pun menjelaskan, tim mengamankan barang bukti yang ditemukan di dalam mobil pelaku berupa 17 karung goni, dengan perincian 7 goni besar dan 10 goni kecil, yang diduga berisikan narkotika jenis ganja. Dengan berat keseluruhan setelah dilakukan penimbangan langsung di dekat tempat kejadian perkara (TKP) penangkapan dan disaksikan oleh kepala desa dan masyarakat, sedikitnya 267.000 gram (267 kilogram), satu unit Mobil Toyota Rush warna putih dengan nopol BK 1132 NAW, satu unit handphone android warna putih dengan nomor 082267827606, satu unit handphone merek Sony warna hitam dengan tidak ada SIMcard, dan satu unit handphone merek Nokia warna hitam dengan nomor 081367990785.

“Selanjutnya tim membawa kedua pelaku beserta barang bukti tersebut menuju Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna dilakukan pemeriksaan,” pungkas Hadi. (dwi/saz)

Beralih Fungsi dan Bebas Beroperasi, Bekas Diskotek Jadi Barak Penadahan Barang Hasil Curian

ALIH FUNGSI: Diskotek Titanic Frog yang sekarang beralih fungsi menjadi barak penadah barang hasil curian.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bekas Diskotek Titanic Frog (TF) di areal HGU PTPN 2 Binjai Timur, dijadikan barak penadahan barang hasil curian, yang bebas beroperasi menampung segala jenis barang, terutama besi. Namun, keberadaan tempat ilegal di wilayah hukum Polres Binjai ini, tidak pernah dilakukan penindakan.

Disebut masuk wilayah hukum Polsek Binjai Timur Resort Binjai, lantaran tim gabungan Polrestabes Medan pun tak pernah melakukan penindakan, ketika menyisir barak narkoba dan judi di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Sebab, barak penadahan dan barak judi maupun narkoba yang dikelola DPO penyerangan polisi berinisial ST ini, jaraknya ha­nya sekitar 200 meter.

Pemilik barak penadahan barang hasil curian ini, disebut-sebut Ucok Ginting alias UG, dan masih terus beroperasi. Buktinya, terdakwa Heri Anda alias Titut bersama Ragil (belum ditangkap) usai mencuri 3 batang besi tower milik Fery Hendrawan Sembiring di Jalan Kedondong Nomor 1, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat, Jumat (17/5) lalu, langsung membawa hasil curiannya ke barak UG.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Paulus Meliala, 3 batang besi tower yang dicuri terdakwa diangkat dengan menggunakan becak bermotor menuju bekas diskotek tersebut. Setibanya di sana, besi hasil curian dijual kepada seorang pria bernama Ucok seharga Rp150 ribu.

Namun, Ucok yang menerima hasil curian tidak ditangkap oleh penyidik kepolisian, dan hanya ditetapkan sebagai DPO saja. Disebut-sebut Ucok merupakan pemilik barak penadahan tersebut. Tidak ditangkapnya Ucok, diduga mengalir sejumlah uang sebagai upeti kepada oknum kepolisian. Alhasil, Ucok bebas beroperasi tanpa diciduk oleh polisi.

Bahkan, di tempat Ucok, bukan saja hanya menerima barang hasil curian. Bagi pecandu narkotika, barang yang dibawa diduga dapat langsung ditukar jadi sabu-sabu dan dipakai di tempat tersebut.

“Sidang kemarin sudah digelar dengan agenda dakwaan, pada Selasa (13/6) lalu. Dan Selasa (20/6) nanti (besok, red), sidang kembali dilanjutkan dengan agenda mendengar keterangan saksi,” ungkap Paulus ketika dikonfirmasi, Minggu (18/6).

Perbuatan terdakwa merugikan korban senilai Rp60 juta. Korban sudah kehilangan tiang besi seba­nyak 70 batang. Terdakwa didakwa pasal 363 ayat (1) ke-3 dan 4 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ted/saz)

Usbat Ganjar Sumut Edukasi Masyarakat Serdang Begadai Tentang Salat Khusyu

Usbat Ganjar Sumut saat mengedukasi masyarakat Kabupaten Sergai tentang salat dengan khusyu di Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (18/6).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) mengedukasi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tentang salat dengan khusyu di Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (18/6).

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar untuk Sergai, Bima Wardani Damanik mengatakan salat khusyu merupakan aspek penting dalam ibadah bagi umat Islam.

Dengan adanya pelatihan ini, Usbat Ganjar berkomitmen untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjalankan salat dengan hati yang tunduk dan penuh khusyu kepada Allah SWT.

“Pelatihan untuk menggapai salat yang khusyu, yang mana ini sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah,” kata Bima

Bima menuturkan masyarakat mendapatkan pemahaman tentang pengertian salat khusyu, pentingnya memfokuskan pikiran dan hati pada ibadah, serta cara-cara untuk mengatasi gangguan dan distraksi yang dapat menghalangi konsentrasi selama beribadah.

“Pemateri menyampaikan bagaimana kita menjadi orang-orang yang beruntung ketika melaksanakan salat dengan baik, karena khusyu itu sangat penting dalam ibadah, sehingga salat kita tidak menjadi amal yang sia-sia,” ujar Bima.

Pendukung Ganjar Pranowo itu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan edukasi serupa untuk membantu umat Islam dalam meningkatkan ibadah mereka.

Melalui pemahaman yang mendalam dan praktik yang konsisten, Bima berharap dapat memperkuat ikatan spiritual masyarakat dan membantu mereka mencapai salat khusyu.

Ustad M Iqbal menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Dia menyampaikan agar salat khusyu maka salatnya harus diperbaiki. Memperbaiki salat itu diantaranya dari bacaan salat hingga gerakan salat.

Iqbal menyatakan, salat khusyu banyak manfaatnya. Sebab dalam islam, orang yang memperbaiki salatnya maka Allah SWT akan memperabiki hidupnya.

Dalam acara, masyarakat Kabupaten Serdang Begadai merespons dengan antusias terhadap kegiatan ini. Peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang hadir dengan semangat yang tinggi untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang salat khusyu.

Saat kegiata para peserta bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman tentang upaya mereka dalam meningkatkan kualitas salat mereka.

Ketua Perwiritan Al Barokah, Supratiwi mengaku terinspirasi dan berterima kasih atas upaya yang dilakukan oleh Usbat Ganjar dalam memberikan edukasi yang bermanfaat.

Dia berharap kegiatan semacam itu akan terus berlanjut dan mencapai lebih banyak masyarakat di wilayah tersebut.

“Acaranya bagus, menambah ilmu dalam beribadah sehari-hari. Kami akan mempraktekkan apa yang sudah diajarkan ini,” tutur Supratiwi.

Di sela sela kegiatan Usbat Ganjar Sumut dan masyarakat turut mendoakan agar Indonesia lebih maju dan sejahtera, serta Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. (rel/tri)

Pentingnya Penanganan PTM, Warga Medan Diminta Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map)

Wisuda PAUD Gendis di Medan Polonia, Usung Tema Keberagaman Budaya

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis saat menggelar prosesi wisuda bertema 'Keberagaman Budaya', Sabtu, (17/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis, menggelar prosesi wisuda bertema ‘Keberagaman Budaya’, Sabtu (17/6).

Untuk menyelaraskan dengan tema, para balita siswa siswi PAUD Gendis yang berada di Jalan Teratai, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia dalam wisuda tersebut mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik di Indonesia.

Selain mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik yang ada, para siswa maupun siswi PAUD Gendis menampilkan kebolehannya dalam menari tor-tor, tarian jawa serta etnik lainnya.

Bahkan, acara wisuda tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi oleh para peserta wisuda.

Bunda PAUD Kecamatan Medan Polonia, Tjahyati Muhzi yang hadir bersama wakil Ketua TP-PKK setempat Syafrina Renaldi dan Bunda PAUD Kelurahan Sarieejo, Endang Lestari dan sekeretaris PKK Irawati sangat mengapresiasi dan memuji 40 siswa dan siswi yang diwisuda telah menunjukkan kebolehannya.

“Siswa dan siswi yang belajar di PAUD Gendis terlihat sudah pada pintar dan menunjukkan prestasinya lewat pagelaran tari dan pembacaan puisi dalam wisuda ini,” katanya.

Dengan begitu, kata  Tjahyati Muhzi, para siswa dan siswi PAUD Gendis sudah memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Sementara itu, Kepala PAUD Gendis, Marni dalam kesempatan itu mengaku bersyukur dengan terlaksananya wisuda terseut.

“Alhamdulillah. Meski dilaksanakan secara sederhana, namun acara ini sangat berkesan bagi para siswa maupun orangtuanya yang hadir,” kata Marni.

Lebih lanjut Marni menjelaskan, PAUD yang diasuhnya telah berdiri sejak tahun 2006.

“Nah, terhitung sejak berdiri, artinya PAUD Gendis menggelar wisuda yang ke 17 hari ini,” jelas Marni.

Kedepan, kata Marni, para siswa dan siswi PAUD Gendis yang diasuhnya semakin berani menunjukkan kreativitasnya di depan umum.

“Kedepannya, diharapakan seluruh siswa dan siswiPAUD Gendis dapat menjadi anak-anak yang berprestasi,” pungkas Marni.

Sementara itu, salahsatu orangtua siswa Novita Niflyani mengucapkan terimakasih kepada para guru pengajar, karena telah membimbing siswa siswi dengan sabar, karena menurutnya tidak mudah untuk bisa mengajarkan anak-anak usia dini.

“Kami selaku orangtua murid, mengucapkan ribuan terimakasih karena selama dua tahun telah membimbing anak kami, memberikan pengetahuan dan mengajarkan untuk percaya diri dan berani tampil dihadapan orang banyak, hal ini terbukti saat perpisahan wisuda yang dilaksanakan, anak kami percaya diri tampil diatas panggung untuk membaca puisi yang berjudul Guruku. Alhamdulillah tahun ini anak kami Almahyra Ar Rasyid bisa duduk dibangku Sekolah Dasar, Insyaah Allah semua ilmu yang diberikan di Paud Gendis dapat menjadi acuan dan motivasi dirinya di Sekolah Dasar nantinya” tutup wanita yang akrab disapa Novi ini.(rel/tri)

Edriansyah Rendy Minta Warga Medan Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

SOSIALISASI: Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map/ila)