30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1389

Pentingnya Penanganan PTM, Warga Medan Diminta Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map)

Wisuda PAUD Gendis di Medan Polonia, Usung Tema Keberagaman Budaya

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis saat menggelar prosesi wisuda bertema 'Keberagaman Budaya', Sabtu, (17/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis, menggelar prosesi wisuda bertema ‘Keberagaman Budaya’, Sabtu (17/6).

Untuk menyelaraskan dengan tema, para balita siswa siswi PAUD Gendis yang berada di Jalan Teratai, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia dalam wisuda tersebut mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik di Indonesia.

Selain mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik yang ada, para siswa maupun siswi PAUD Gendis menampilkan kebolehannya dalam menari tor-tor, tarian jawa serta etnik lainnya.

Bahkan, acara wisuda tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi oleh para peserta wisuda.

Bunda PAUD Kecamatan Medan Polonia, Tjahyati Muhzi yang hadir bersama wakil Ketua TP-PKK setempat Syafrina Renaldi dan Bunda PAUD Kelurahan Sarieejo, Endang Lestari dan sekeretaris PKK Irawati sangat mengapresiasi dan memuji 40 siswa dan siswi yang diwisuda telah menunjukkan kebolehannya.

“Siswa dan siswi yang belajar di PAUD Gendis terlihat sudah pada pintar dan menunjukkan prestasinya lewat pagelaran tari dan pembacaan puisi dalam wisuda ini,” katanya.

Dengan begitu, kata  Tjahyati Muhzi, para siswa dan siswi PAUD Gendis sudah memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Sementara itu, Kepala PAUD Gendis, Marni dalam kesempatan itu mengaku bersyukur dengan terlaksananya wisuda terseut.

“Alhamdulillah. Meski dilaksanakan secara sederhana, namun acara ini sangat berkesan bagi para siswa maupun orangtuanya yang hadir,” kata Marni.

Lebih lanjut Marni menjelaskan, PAUD yang diasuhnya telah berdiri sejak tahun 2006.

“Nah, terhitung sejak berdiri, artinya PAUD Gendis menggelar wisuda yang ke 17 hari ini,” jelas Marni.

Kedepan, kata Marni, para siswa dan siswi PAUD Gendis yang diasuhnya semakin berani menunjukkan kreativitasnya di depan umum.

“Kedepannya, diharapakan seluruh siswa dan siswiPAUD Gendis dapat menjadi anak-anak yang berprestasi,” pungkas Marni.

Sementara itu, salahsatu orangtua siswa Novita Niflyani mengucapkan terimakasih kepada para guru pengajar, karena telah membimbing siswa siswi dengan sabar, karena menurutnya tidak mudah untuk bisa mengajarkan anak-anak usia dini.

“Kami selaku orangtua murid, mengucapkan ribuan terimakasih karena selama dua tahun telah membimbing anak kami, memberikan pengetahuan dan mengajarkan untuk percaya diri dan berani tampil dihadapan orang banyak, hal ini terbukti saat perpisahan wisuda yang dilaksanakan, anak kami percaya diri tampil diatas panggung untuk membaca puisi yang berjudul Guruku. Alhamdulillah tahun ini anak kami Almahyra Ar Rasyid bisa duduk dibangku Sekolah Dasar, Insyaah Allah semua ilmu yang diberikan di Paud Gendis dapat menjadi acuan dan motivasi dirinya di Sekolah Dasar nantinya” tutup wanita yang akrab disapa Novi ini.(rel/tri)

Edriansyah Rendy Minta Warga Medan Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

SOSIALISASI: Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map/ila)

SDABMBK Medan Diminta Masifkan Penagihan Uang Proyek Lampu Pocong

LAMPU POCONG: Lampu pocong berjajar di salah kawasan inti Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski batas waktu pengembalian uang tinggal 18 hari, 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu jalan atau yang akrab disebut lampu pocong belum juga menyelesaikan pengembalian uang tersebut. Hingga Senin (19/6/2023), total uang yang telah dikembalikan baru Rp2,8 miliar.

“Kemarin kan Rp2,1 miliar, ini sudah ada penambahan menjadi Rp2,8 Miliar. Semua uang yang dikembalikan itu merupakan dari 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan,” ucap Willy, Senin (19/6/2023).

Dijelaskan Willy, saat ini pihaknya juga masih terus melakukan penagihan secara masif kepada seluruh perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu.

“Yang jelas semua perusahaan sudah ada melakukan pembayaran, meski dengan dicicil. Kita juga terus berkomunikasi degan semua perusahaan itu untuk segera melakukan pengembalian,” ujarnya.

Saat disinggung bagaimana sikap Dinas SDABMBK bila sampai waktu yang ditentukan, yakni 7 Juli 2023 perusahaan-perusahaan itu tidak juga mengembalikan uang, Willy mengaku bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Medan terlebih dahulu.

“Untuk teknisnya kita akan menunggu dari Inspektrorat dahulu, apakah akan ada perpanjangan waktu untuk pembayaran atau langsung dilaporkan ke Kejari Medan,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Kota Medan Sulaiman Harahap saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya masih menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan. “Kita tunggu saja sampai batas waktu yang ditentukan ya,” jawabnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan Rudiawan Sitorus mengaku bahwa dirinya yakin Pemko Medan akan bisa merealisasikan apa yang telah dikatakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.  “Kita yakin pengembalian uang itu akan segera terealisasi,” katanya.

Meski begitu, Politisi PKS ini tetap meminta Dinas SDABMBK agar sigap dan bergerak cepat (gercep) dalam menyahuti keinginan Wali Kota Medan tersebut.

“Kita harap SDABMBK untuk segera mengumpulkan pimpinan 7 perusahan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu dan mencari solusi yang terbaik. Semua masyarakat Kota Medan tentu berharap uang sebesar 21 Milyar yang dikeluarkan dari APBD Kota Medan itu bisa dikembalikan dan dimanfaatkan untuk pembangunan,” pungkasnya. (map)

The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan Jalin Kemitraan Strategis dengan Grab Indonesia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengumumkan kemitraanstrategisnya dengan Grab Indonesia, salah satu perusahaan jasa transportasi yang menyediakanlayanan berbasis mobile di Indonesia.

Kerjasama yang berlangsung mulai bulan Juni hinggaSeptember 2023 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan transportasi yang optimal danmemberikan pelayanan eksklusif kepada para tamu yang menginap di The Reiz Suites, ARTOTELCurated – Medan.

Melalui kemitraan ini, tamu The Reiz Suites akan menikmati keuntungan dalammenggunakanlayananGrab yaitu potongan tarif khusus yaitu diskon 90% bagi yang memesan Grab Car maupun GrabBikedengan tujuan dari dan ke The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan.

Terdapat dua tipekodepromo berbeda yang bisa digunakan yaitu REIZSUITESGRAB untuk pengguna lamadanREIZSUITESGRABNEW untuk pengguna baru aplikasi Grab. Kode promo ini berlakuterhitungsejak tanggal 15 Juni 2023 hingga 15 September 2023 mendatang.

Anton Subiyakto, General Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medanmengatakan“jasa transportasi online sudah menjadi moda transportasi yang banyak dipilih oleh masyarakat kota, termasuk di Kota Medan, tentunya salah satu yang menjadi pilihan adalah Grab.

Dengan terjalinnyakerjasama ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman menginap yang lengkapdanmenyenangkan bagi para tamu kami.” (rel)

BSI Kumpulkan Lebih dari 5.000 Sampah Botol Plastik di Jogja Marathon 2023

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mengajak masyarakat untuk mengumpulkan 5.056 sampah botol plastik di ajang Jogja Marathon yang berlangsung pada 18 Juni 2023. BSI berhasil mengurangi 348.392 gram emisi jejak karbon lewat kampanye “zero waste” di Jogja Marathon.

Program ini merupakan kerja sama BSI dengan Plasticpay dimana masyarakat bisa berpartisipasi dengan cara menukarkan botol plastik dengan saldo tabungan. Transaksi tersebut dilakukan melalui BSI Mobile, yang mana masyarakat bisa langsung membuka rekening BSI untuk dapat melakukan transaksi tersebut.

Khusus di ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, reverse vending machine sampah plastik tersebut ditempatkan di 3 titik, yaitu Kantor BSI KC Sudirman, Pendopo Royal Ambarukmo dan Area Candi Prambanan hingga 18 Juni 2023.

Untuk nasabah BSI, yang menukarkan botol di Mesin RVM BSI akan mendapatkan 1.000 point/botol untuk 100 botol pertama/hari, yang bisa di reedem ke rekening BSI, sedangkan botol plastik berikutnya akan dihargai Rp 56. Sementara untuk non nasabah akan mendapatkan Rp 56/botol.

Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Gunawan Arif Hartoyo mengatakan melalui ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, BSI mengajak semua pihak untuk semakin peduli pada lingkungan, dimana salah satunya adalah mengurangi sampah plastik. “Alhamdulillah, program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sehingga kami berhasil mengumpulkan 5,056 botol sampah plastik atau setara dengan 80.26kg botol plastik. Dengan ini, kami ikut berparisipasi untuk mengurangi 348.392 gram emisi jejak karbon dan menyelamatkan 1,27m2 lahan,” kata Gunawan di Yogyakarta.

BSI memasang 50 titik Reverse Vending Machine di tahun 2022-2023 dengan target pengurangan jejak karbon sebesar 21 Ton CO2.

Berdasarkan pernyataan Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Dr. Ir. Siti Nurbaya, apabila tidak ada tindakan yang berarti, dan tanpa adanya intervensi, maka menurut UNEP jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat hampir tiga kali lipat yaitu dari sekitar 9-14 juta ton per tahun pada tahun 2016 menjadi 23-37 juta ton per tahun pada tahun 2040.

Atas dasar keprihatinan tersebut, tambah Gunawan, BSI akan terus berkomitmen dan ikhtiar untuk bersama-sama bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Indonesia. Apalagi sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai bahkan membutuhkan waktu 50-100 tahun sampai benar-benar terurai.

“Ke depan, perseroan akan terus mendukung dan berpartisipasi dalam usaha-usaha pemerintah mewujudkan target “zero waste, zero emission” di tahun 2030, serta mewujudkan program ekonomi hijau guna menjaga ekonomi berkelanjutan yang pro People, Planet, dan Profit (3P). Kami berharap, kehadiran BSI akan memberikan manfaat tidak hanya untuk kemajuan ekonomi, tetapi juga untuk masyarakat dan alam sekitar,” pungkas Gunawan.(rel)