25 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 13914

Citilink Raih Budgies and Travel Awards

JAKARTA: Citilink, Unit Usaha Strategis (SBU) dari PT Garuda Indonesia, Tbk, untuk jasa penerbangan berbiaya murah (LCC), berhasil memenangkan penghargaan untuk  kategori Best Overall Marketing Campaign di ajang The Budgies and Travel Awards.

The Budgies and Travel Awards adalah ajang penghargaan tahunan yang diberikan bagi para pemimpin, inovator, divisi kreatif dan para perintis dalam industri penerbangan Low Cost Carrier (LCC) yaitu, industri penerbangan berbiaya rendah di seluruh Asia Pasifik.

Penghargaan ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi baik kepada perorangan, tim dan juga perusahaan maskapai penerbangan yang telah menunjukkan performa untuk mencapai kesuksesan dalam industri Low Cost Carrier (LCC) saat ini.

Sejak Agustus 2011, Citilink telah memulai strategi peremajaan merek dagang (brand rejuvenation) dengan tujuan meningkatkan citra dan pelayanan prima kelas dunia, sehingga Citilink  bisa menjadi salah satu maskapai penerbangan terkemuka di Indonesia.

Ternyata, kerja keras Citilink ini berbuah manis, terbukti dengan berbagai penghargaan yang diraihnya setelah melakukan peremajaan merek dagang itu. Salah satunya adalah pada 11 November 2011 lalu, Citilink mendapatkan award sebagai Indonesia Leading Low Cost Airlines 2011/2012 dari Indonesia Tour & Tourism Award (ITTA) yang dipilih oleh publik secara online.

Sebenarnya di ajang The Budgies and Travel Award 2012, CIitilink menjadi finalis untuk 3 kategori yaitu, Budgies and Travel Awards 2012 – Best Overall Marketing Campaign, Budgies and Travel Awards 2012 – Best Print Advertisement dan Budgies and Travel Awards 2012 – Best Social Media.

Pengumuman pemenang The Budgies and Travel Awards 2012 dilakukan 9 Februari 2012 lalu di Marina Bay Sand, Singapore yang diadakan bersamaan dengan Low Cost Airlines World Conference yang diadakan di tempat yang sama pada 8-10 Februari 2012.

Pemenang penghargaan The Budgies and Travel Awards 2012 dipilih melalui mekanisme polling di antara rekan-rekan industri penerbangan dan juga melalui penilaian komite penghargaan yang terdiri dari para pakar industri penerbangan.

Citilink memang telah menjalankan sejumlah kampanye yang sukses sejak peremajaan merek dagang ini diluncurkan. Salah satunya adalah kampanye pemasaran promo tarif murah Rp79.000 untuk semua tujuan.

Citilink berhasil menjual hampir 50.000 kursi dalam waktu kurang dari 6 hari, padahal kampanye pemasaran ini rencananya diadakan selama 14 hari. Ini dapat diakui sebagai prestasi luar biasa dalam peluncuran ulang brand identity  baru dengan dominasi warna hijau yang lebih segar dan mengusung tema go green.

Dua minggu lalu, sebagai bagian pemisahaan Citilink dari Garuda Indonesia, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil mengeluarkan izin operasi (SIUAU/NB) untuk PT Citilink Indonesia. Surat izin ini memungkinkan Citilink beroperasi secara terpisah dari Garuda Indonesia dan menjalankan perluasan usaha serta berpartisipasi secara aktif dalam pasar nasional sebagai Penerbangan Berbiaya Murah kelas dunia milik Grup Garuda Indonesia.(rel/sih)

Promo Album Baru, Big Bang Tour Dunia

Boyband pelantun ‘Love Song’ Big Bang kembali tahun ini dengan album kelima. Promo album kelima ‘Alive’ ditambah tur dunia, jadwal Big Bang pun telah full booked sampai akhir tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan sang rapper TOP dalam sebuah interview dengan majalah High Cut. Ia menyatakan 2012 akan menjadi tahun yang sangat sibuk bagi Big Bang.

“Kami punya jadwal tur dunia dan seluruh jadwal sudah penuh sepanjang tahun ini. Kami akan sangat sibuk,” ujar TOP Rabu (15/2).
Selain album kelima dan tur dunia, TOP juga menyatakan Big Bang masih punya beberapa kejutan lain untuk tahun 2012 ini. Sayang, ia belum mau mengungkapkannya.

“Kami masih punya beberapa kejutan dan berita bahagia yang belum bisa diungkapkan saat ini,” ucapnya berahasia. (ast/mmu/dtc)

BlackBerry 10 Hadir dengan Tampilan Baru

Screenshot sistem operasi BlackBerry 10 yang akan dirilis akhir tahun 2012 telah beredar di internet. Malah, Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry tampaknya kecolongan.

Menurut situs teknologi Crackberry yang pertama menyebarkan bocoran gambar tampilan BlackBerry 10 (BB 10) tersebut, Screenshot BB 10 ini berasal dari dokumen setebal 14 halaman yang disiapkan oleh salah satu mitra eksternal RIM yang mengurusi biro iklan untuk BlackBerry 10.

Yang menarik dari bocoran tampilan tersebut, terlihat RIM menggunakan antar muka BB 10 mirip dengan antar muka BlackBerry PlayBook.
Bedanya, RIM membuat tiga ikon baru untuk menjadi tombol menu virtual (kapasitif), yaitu tombol telepon, pencarian, dan kamera. Perubahan tombol menu ini terkesan mengikuti metode yang dipakai di antarmuka Apple iOS.

Fitur baru lain yang terlihat dari screenshot itu adalah adanya dukungan widget yang terletak di homescreen. Ada empat widget yang terdapat di tampilan muka BlackBerry 10, yaitu cuaca, telepon, musik, dan peta.

Uniknya, ikon-ikon di BlackBerry 10 akan menunjukkan isi di dalamnya. Misalnya, ikon picture menunjukkan foto dari album yang bisa dilihat secara thumbnail, sedangkan ikon clock bisa menampilkan alarm berikutnya yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bocoran gambar lainnya menunjukkan, adanya universal inbox, sama seperti di BlackBerry PlayBook 2.0. Layar panggilan juga memiliki tampilan baru yang lebih ramping. Selain itu, tampilan video chat dan panggilan video (video call) juga dipermudah dengan menggunakan kamera depan.
Dengan kehadiran tampilan antar muka BlackBerry 10 ini, setidaknya akan membuat RIM bisa sedikit unjuk diri di tengah persaingan dengan rival-rivalnya. BlackBerry 10 ini juga dikabarkan, akan ditampilkan di ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, akhir bulan ini. (net/jpnn)

Pemko Siapkan Anggaran Hidran

Pemadam Kebakaran Suplai Air dari Kantor

MEDAN- Wali Kota Medan Rahudman Harahap siap menyediakan anggaran untuk hidran di Kota Medan, sebagai pendukung mengantisipasi peristiwa kebakaran yang belakangan ini sering terjadi.

“Kalau memang Pemko Medan yang harus menyediakan anggaran untuk itu, tidak ada masalah. Karena semua itu diperlukan untuk bisa bertindak cepat dalam mengantisipasi kebakaran,” kata Rahudman.

di sela-sela acara pameran otomotif, di Jalan Kapten Maulana Lubis, Rabu (15/2) siang.

Menurutnya, PDAM Tirtanadi punya kewajiban dengan Wali Kota Medan karena salah satu watertres di kawasan Belawan dikelola oleh PDAM Tirtanadi. Untuk itu, Rahudman meminta agar titik hydrant yang ada di Kota Medan harus dapat berfungsi dengan baik.

“Jangan ada titik hydrant yang tersumbat, semua harus berjalan dengan bagus. Memang selama ini masih banyak hydrant di Kota Medan yang rusak, namun kemarin PDAM Tirtanadi sudah memperbaikinya,” jelasnya.

Dikatakannya, Pemko Medan sudah melalukan kordinasi dengan PDAM Tirtanadi untuk memperbaiki hydrant yang tidak berfungsi.
“Sekarang masih ada yang tidak berfungsi dengan baik, tapi sedang dikordinasikan dengan PDAM Tirtanadi agar semua  hydrant difugsikan kembali,” ucapnya.

Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K), Marihot Tampubolon mengatakan hydrant yang ada di Medan ini masih sangat minim mengakibatkan petugas pemadam sulit untuk mendapatkan akses air, sehingga kalau terjadi kebakaran, petugas kebakaran terpaksa harus kembali ke kantor P2K untuk menyuplai air.

“Hydrant yang ada di Medan itu hanya 30 persen yang bagus. Kondisi ini jelas sangat menyulitkan bagi kita untuk mengantisipasi kebakaran. Kalau hydrant tidak tersedia dengan baik di daerah lokasi kebakaran, maka akses air terpaksa kita ambil kembali dari kantor dan itu memakan waktu, dan terkadang mengakibatkan api yang sudah mereda kembali membesar, inilah yang sering kami alami,” kata Marihot.

Marihot sangat mengharapkan agar PDAM Tirtanadi dapat melakukan perawatan hydrant secara berkala, dengan begitu maka akan sangat memudahkan petugas pemadam kebakaran dalam mengantisipasi kebakaran membesar.

Sebelumnya, Kepala Bidang Publikasi PDAM Tirtanadi Medan, Jumirin menjelaskan dari 150 jumlah hydrant di Medan yang berfungsi dengan baik hanya 91 unit.

“Hydrant kita memang hanya 150, yang aktif 91 unit. Kita berupaya untuk melakukan pengadaannya tapi terganjal kepada anggaran sebab untuk pengadaan hydrant ini membutuhkan biaya yang banyak,” kata Jumirin.Berdasarkan data dari PDAM Tirtanadi ketersediaan hydrant di Medan sebanyak 91 itu ada di Medan Denai 8 unit, di Medan Kota 25 unit, Delitua sebanyak 6 unit, Sei Agul sebanyak 4 unit, Belawan 1 unit. Amplas sebanyak 2 unit. Selain itu di kawasan Diski sebanyak 11 unit, Sunggal sebanyak 8 unit, Tuasan 5 unit, Cemara sebanyak 6 unit, HM Yamin sebanyak 5 unit, Padang Bulan 6 unit dan di kawasan Medan Labuhan sebanyak 4 unit.

Dijelaskan Jumirin, untuk melakukan pengadaan satu unit hydrant membutuhkan biaya hingga Rp43 juta. “Satu unit hydrant itu harganya Rp9,5 juta tapi untuk satu set yang lengkap bisa mencapai Rp43 juta. Selama ini kita juga terus melakukan perawatan setiap bulannya. Dan sering mengganti gate valve atau tutup yang biayanya juga tinggi sekitar Rp1 juta per satu gate valve,” terang Jumirin.

Jumirin mengatakan, kalau gate valve tidak diganti, maka akan terjadi kebocoran yang merugikan bagi PDAM. “Selama ini kita terus melakukan monitor terhadap hydrant yang ada di Medan, kalau gate valve nya rusak maka kita ganti, perawatan tetap kita lakukan,” kata Jumirin.
Disinggung soal minimnya hydrant yang tersedia hanya 150 dan bahkan yang aktif hanya 91 unit, Jumirin menyebutkan untuk pengadaan hydrant memang pihaknya masih terganjal kepada anggaran yang ada. (adl)

Denada Melepas Masa Lajang

Ingin Buru-buru Hamil

Pasangan Denada Tambunan (33) & Jerry Aurum telah resmi menikah di Bali, Rabu (15/2) pagi. Tiga adat yang berbeda yakni Jawa, Islam dan Cina memakai acara pernikahan tersebut.

“Kalau kemarin pakai adat Jawa, kalau tadi Islam, nah nanti pakai adat Cina,” ungkap Emilia Contesa, ibunda Denada.
Di acara itu, Denada juga akan mendapat angpao dari para keluarga. Namun, ternyata ada permintaan khusus dari pelantun ‘Kujelang Hari’ itu.
“Lucu banget, Dena maunya setiap orang yang ngasih angpao harus angka sembilan. Saya juga nggak tahu kenapa, padahal dulu Dena sukanya angka delapan,” ujarnya.

Pernikahan keduanya memang tertutup bagi awak media. Bahkan, acara tersebut diketahui ketika Jerry memajang foto pernikahannya di Twitter.
“Ladies n gentlemen, may we present you.. Mr. & Mrs. Jerry Aurum ;)” tulis Jerry dalam akunnya.
Setelah menikah, pemilik nama asli Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu ingin buru-buru hamil dan menimang buah cintanya dengan sang suami, Jerry Aurum.

Tidak hanya Denada yang ingin segera punya anak. Sang ibunda Emilia Contessa juga sudah tidak sabar untuk menggendong cucu.
“Saya sudah bilang sama dia, bulan depan harus isi atau bulan depannya lagi, jangan ditunda-tunda. Dan dia juga bilang, iya, Ma sudah nggak sabar mau buru-buru hamil’,” ujar Emilia.

Tak tanggung-tanggung Denada siap punya anak banyak. Ia ingin memiliki keluarga yang ramai. “Maunya banyak, katanya biar ramai,” jelas Emilia bahagia. (yla/mmu/dtc)

Bekas Taman Ria Layak Jadi Gedung Baru DPRD

Polemik pemindahan gedung baru DPRD Medan belum juga tuntas. Kenapa? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Adlansyah Nasution dengan Sekretaris Fraksi Partai Damai Sejahtera (F-PDS) DPRD Medan, Budiman Panjaitan.

Dimana lokasi yang cocok untuk gedung baru?

Yang sangat cocok lahan eks Taman Ria yang merupakan milik Pemko Medan.

Apa pendapat Anda soal rehab?
Jika wacana itu terwujud maka hal tersebut dapat semakin mengefisiensikan penggunaan anggaran. Artinya, anggaran untuk pindah dan sewa kantor sementara DPRD Medan dapat tersimpan. Sebab, selama proses pembangunan gedung baru berlangsung di eks lahan Taman Ria aktifitas DPRD Medan masih bisa dilaksanakan di kantor yang sekarang. Jadi, efesiensi anggaran dan waktu pun dapat dilakukan.

Apa keuntungan bagi Pemko Medan?
Jika kantor baru DPRD Medan di lahan eks Taman Ria, maka hal ini tentu juga akan semakin menambah aset Pemko Medan. Dimana kantor lama DPRD Medan bisa dijadikan untuk kantor lain dan kantor baru DPRD Medan menjadi aset baru. Artinya, ada upaya penambahan aset. Bukan malah sebaliknya ada upaya untuk pelepasan atau menjual aset.

Apa yang Anda lakukan?
Anggota DPRD Medan akan berkordinasi dulu dengan pimpinan dewan dan pimpinan alat kelengkapan dewan serta pihak-pihak terkait. Secara pribadi, saya menilai sebuah wacana yang bagus.(*)

Kerasukan, Siswi PKL di PN Medan Pingsan

MEDAN-Ruang Bidang Perdata pengurusan akta kelahiran mendadak heboh. Pasalnya, seorang siswi SMK swasta APIPSU, Tika (17) yang sedang melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) tiba-tiba kerasukan Rabu (15/2).

Tika yang saat itu sedang melaksanakan PKL di ruangan perdata tiba-tiba saja jatuh dan tidak sadarkan diri dibarengi kerasukan.
Berdasarkan informasi yang didapat dari salah seorang staf di bidang Perdata PN Medan, sebelum kejadian Tika terlihat sibuk membantu pengurusan surat-surat akte kelahiran milik masyarakat. Namun tiba-tiba Tika  mendadak pingsan dan berteriak.

Kejadian itu membuat seluruh staf pegawai dan masyarakat di PN Medan menjadi kaget. Beberapa staf Pengadilan Negeri Medan langsung memberikan pertolongan pada Tika.

“Kami juga kurang tahu dia kenapa. Tiba-tiba dia jatuh pingsan. Terus dia teriak-teriak,” jelas rekan korban yang juga siswi PKL yang terlihat sibuk membantu rekannya yang kerasukan.

Berdasarkan keterangan, Tika melihat makhluk halus di ruang perdata PN Medan, sehingga tiba-tiba syok dan langsung jatuh pingsan.
“Tadi katanya dia melihat roh halus. Makanya dia langsung pingsan,” terang seorang staf pengadilan.
Setelah hampir satu jam mengalami kerasukan, akhirnya Tika berhasil sadar berkat bantuan dari beberapa staf yang melakukan pertolongan.(rud)

Syahrini, Kekasih Jauh di Seberang Lautan

Syahrini akhirnya buka suara mengenai hubungan asmaranya. Penyanyi sensasional itu mengaku saat ini sudah punya pacar. Dia tinggal jauh di seberang lautan. Wah, siapa?

Pelantun ‘Kau yang Memilih Aku’ itu masih malu-malu membeberkan identitas sang kekasih. Ia hanya membenarkan bahwa dirinya kini sudah punya kekasih.

“Yang pasti jauh di seberang lautan,” ujarnya penuh teka-teki saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/2).
“Dia wiraswasta, yang jelas lebih dari apa yang saya inginkan,” tambahnya tanpa memperjelas teka-teki sebelumnya.
Wanita asal Sukabumi itu menegaskan, hubungannya dengan sang kekasih berjalan serius. Ketika ditanya kapan akan menikah, Syahrini menjawab dengan diplomatis.

“Doakan saja semoga dilancarkan, amin. Semoga jodohnya memang tahun ini,” doanya. (fk/mmu/dtc)

Digigit Anjing Kakek

Rian Marbun (12), warga Jalan Gurila Medan harus menjalani perawatan intensif di instalasi gawat darurat (IGD) RSU dr Pirngadi Medan, Selasa (14/2) sore 17.00n WIB. Pasalnya, Rian digigit anjing milik kakeknya.

Pengakuan orangtua Rian, Tumbur Marbun, orangtuanya baru saja membeli anjing dari daerah Tembung. Ayahnya lupa mengikatnya. Rian yang sedang melintas dari depan rumah kakeknya tiba-tiba saja menerkam Rian dan menggigitnya.

Spontan saja Rian berteriak. Untung dia berhasil mengusir anjing milik ayahnya itu. Selanjutnya Rian pun dibawa ke RSU dr Pirngadi Medan.
“Padahal sudah kami suruh supaya diikat. Jika sudah begini mau dibilang apa lagi,” kata Tumbur.

Tumbur mengaku tak tahu apakah anjing yang baru dibeli bapaknya itu sudah disuntik rabies atau belum.
Rian mengalami luka robek di pipi sebelah kiri dan terpaksa dijahit. (jon)

Kami tak Tahan Kutipan Naik 100 Persen

Puluhan Pedagang Helvetia Mengamuk

MEDAN-Puluhan pedagang Pasar Helvetia yang berjualan berada di Jalan Dahlia Raya, Medan Helvetia mengamuk di pasar tradisional tersebut, Rabu (15/2). Mereka menolak kenaikan kutipan uang jaga malam yang dinaikkan oleh pihak pengelola keamanan.

Pedagang sempat adu mulut  dengan petugas pengutipan retribusi jaga malam.  Seorang pedagang Riris br Simanjuntak kepada Sumut Pos mengatakan mereka tidak terima dengan kenaikan retribusi jaga malam dari Rp1.000 per malam menjadi Rp4.000 per malam. Apalagi kenaikan itu terkesan tiba-tiba dan tanpa adanya pemberitahuan yang jelas. Ririsw mengaku hal itu memberatkan pedagang mengingat situasi pasar sepi. “Kami pedagang tidak dikasih tahu, tiba-tiba naik saja uang jaga malam, seharusnya dimusyawarahkan dulu,” kata Riris.

Pengakuan Riris pengutipan retribusi yang dilakukan oleh petugas kerap dibarengi ancaman,  “Orang itu mengutip sambil ngancam, katanya kalo nggak dibayar kami disuruh pindah atau barang tidak aman,” terang pedagang pakaian itu.

Sementara perwakilan pedagang Pasar Helvetia Medan juga mengadukan nasibnya ke anggota DPRD Medan, Rabu (15/2) siang.
Direktur Perusahaan Daerah Medan, Benny Sihotang mengatakan kalau kenaikan kutipan retribusi itu memang benar. “ Benar itu, seperti diketahui tarif pembayaran ke PLN sudah naik. Sudah berapa lama naik tapi belum dinaikkan retribusi ke pedagang, kenaikan retribusi itu sesuai dengan  tarif PLN,” kata Benny.(adl/gus)