31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13926

Ratusan Petani Demo Kantor Bupati

SERGAI- Sedikitnya 300 warga Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, mendatangi kantor DPRD, Pemkab Sergai dan BPN Sergai untuk mengadukan nasib mereka, Rabu (29/2).

Kedatangan ratusan petani yang tergabung dalam kelompok Tani Bandar Rejo Bersatu itu, menuntut penyelesaian konflik tanah seluas 254,33 hektar yang dinilai telah dirampas dengan paksa dan intimindasi oleh pihak PTPN4 Pabatu pada masa lalu.

Di halaman gedung DPRD Sergai Jalan Negara Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, pimpinan aksi Wendy Hutabarat (37) dalam orasinya mengatakan, kedatangan mereka bermaksud mengajak anggota DPRD Sergai mendukung perjuangan rakyat untuk bersama-sama memfasilitasi pertemuan dengan pihak Pemkab Sergai terkait persoalan tanah dimaksud, karena sejak lima tahun perjuangan mereka, Pemkab Sergei tak pernah merspon tuntutan warga.
“Yang kami tuntut adalah hak kami dan hak orangtua kami, bukan untuk kekayaan, namun tidak lebih hanya untuk sejengkal perut dan tempat tinggal, tidak lebih dari itu,” ketus Wendy.

Sementara, rombongan pengunjuk rasa yang disambut Pimpinan DPRD Sergai diwakili Ir Loso dan beberapa anggota DPRD Sergai mengatakan, DPRD Sergai pada dasarnya siap untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memperjuangkannya, khususnya warga Desa Naga Kesiangan dalam menuntut haknya dan hal ini telah menjadi pembahasan ditingkat Pimpinan DPRD Sergai.

“Namun harus kita sadari bersama, kasus pertanahan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yang saat ini sepertinya telinga mereka telah tuli sehingga tidak mendengar permasalahan ini,” tegas Loso.

Setelah itu, ratusan pengunjuk rasa juga berdemonstrasi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pengunjukrasa  berjarak kaki sekitar 300 meter dari gedung dewan menuju BPN dengan pengawalan ketat Polres dan Satpol PP Sergai.

Sesampainya di depan kantor BPN Sergai, ratusan anggota kelompok Tani Bandar Rejo, kembali menggelar orasi mendesak pihak BPN untuk meninjau ulang dan mencabut SK HGU No.20/BPN RI/2007 yang terindikasi telah terjadi perampasan tanah yang disahkan oleh hukum.
Kemudian aksi mereka berakhir di halaman kantor Bupati Sergai dengan membacakan tujuh tuntutan Kelompok Tani Bandar Rejo yang dibacakan Koordinator Aksi Wendy Hutabarat, diantaranya, menuntut pertanggung jawaban Pembak Sergai melalui Camat Tebing Tinggi, M Faisal Hasrymi pada tahunn 2005 yang telah mengeluarkan SK camat terhadap tanah bekas kampung Bandar Rejo.

Mendesak Pemkab Sergai, BPN, DPRD, agar segera mendistribusikan tenah bekas kampung Bandar Rejo seluas 254,33 Ha, yang dulunya sudah menjadi objek Landrifrom dan dibagikan kepada masyarakat Desa Naga Kesiangan yang tergabung dalam kelompok.
Dan menuntut Pemkab Sergai agar proaktif terhadap tanah sengketa, begitu juga menuntut aparat hukum menghentikan kriminalisasi terhadap petani.
Pengunjuk rasa membubarkan diri setelah ada kesepakatan mediasi antara Pemkab Sergai dengan perwakilan Kelompok Tani Bandar Rejo Bersatu pada hari ini, Kamis (1/3) di kantor Pemkab Sergai. (mag-16)

Ibu Hamil Kritis Terbakar

PAKPAK BHARAT- Nanto Br Tumangger (21) warga Dusun Rube Haji, Desa Siempat Rube, Kecamatan Siempat Rube, kritis setelah sekujur tubuhnya terbakar, Sabtu (25/2) malam.

Akibat luka bakar yang dideritanya, Nanto dilarikan ke RSUD Salak, Senin (27/2).

Kejadian ini bermula saat Nanto hendak menyalakan lampun lentera di kamar tidurnya sekira pukul 20.00 WIB. Saat hendak membakar lampu tersebut, tiba-tiba api menyambar dan membakar seluruh isi kamar dan tubuh korban. Diduga, minyak lampu tersebut merupakan minyak oplosan, sehingga begitu cepat menyambar ke seluruh ruangan.

“Lama kami menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar keperluan sehari-hari, tapi tidak pernah meledak seperti ini. Saya curiga minyak tanah ini mengandung bensin karena baunya sangat menyengat menyerupai bensin,” ungkap Gunneng Manik (27) suami korban saat ditemui Sumut Pos, Rabu (29/2).

Gunneng berharap, pihak berwajib dapat mengungkap kebenaran dugaan minyak tanah oplosan yang beredar di Kabupaten Pakpak Bharat agar tidak menelan korban lain. (mag-14)

p s s a

Megan Fox Kesakitan Hapus Tatto

Megan Fox merasakan kesakitan saat tato bergambar Marylin Monroe di lengan kanannya dihapus. Itu jauh lebih menyakitkan daripada ketika membuat tatto.

Megan (25) yang terkenal sebagai akrtis Transformer itu telah mulai membuat tatto ketika usianya baru 19. Namun setelah menikah dengan Brian Austin Green, Megan mulai berubah pikiran dan mulai menghapus beberapa tato di tubuhnya.

Megan mengatakan banyak teman yang sebelumnya mengingatkan dia sebelum membuat tato tersebut.. “Saya keras kepala dan berpikir bahwa saya akan menyukainya selamanya. Atau bahwa akan seperti buku dalam hidup saya, semua hal yang saya cintai ketika saya masih muda. Ini bukan cara yang benar sama sekali,” sambung Megan.

Ia menghapus tatto di lengan kananannya dan ia merasakan sakit yang luar biasa. “Ini benar-benar sakit, sangat buruk. Saya tidak bisa menjelaskan ilmu pasti bagi Anda, tetapi ketika laser tinta itu terkena pada kulit Anda, itu seperti meledak dan terlihat seperti biji kecil popcorn bermunculan,” cerita Megan.

“Ini traumatis dan itu sangat menyakitkan. Mereka tidak bisa mati rasa itu cukup untuk membuat rasa sakit pergi,” lanjut Megan
Dan kesakitan itu sepertinya masih akan terus dirasakan Megan, karena ia masih memiliki delapan tatto di tubuh lainnya, yakni di perut dan tulang rusuk. (inc)

Li Ka-shing, Taipan Super Kaya Hongkong

Travel Tour Hongkong-Macau (2)

Oleh: DAME AMBARITA
Pemimpin Redaksi Sumut Pos

Pagi pukul 7 hari kedua tour di Hongkong. Udara dingin dan terasa segar. Maklum, temperatur udara sekitar 13º celsius. Meski kurang tidur, seluruh peserta penuh energi. Usai sarapan di hotel, semua sibuk berberes koper dan mengangkutnya ke bagasi bus. Tak lupa foto-foto dulu.

Naik bus pariwisata, dengan sopir di sebelah kanan seperti di Indonesia, Eling memandu tamunya mengitari Hongkong. Kata Eling, tak seperti di Indonesia yang taipannya lumayan bejibun, orang super kaya di Hongkong ternyata hanya satu yang paling terkenal. Namanya Li Ka-shing. Jumlah kekayaannya diperkirakan lebih dari 22 miliar USD. Dialah raja di antara sekitar 40 konglomerat di kota bekas koloni Inggris itu.

Taipan itu pemilik puluhan gedung pencakar langit di Hongkong, termasuk di Shenzhen dan Guangzhou. Orang China bahkan cukup hormat padanya karena dinilai sebagai salah satu orang yang ikut memajukan Shenzhen dan Guangzhou dengan cara menanamkan investasi di sana.

Li Ka-shing diketahui memulai bisnis dengan sederhana. Ia lahir pada 13 Juni 1928, di kota pesisir timur Chiu Chow, China. Setelah keluarganya melarikan diri di zaman perang, ayah Li meninggal dunia. Kondisi itu memaksa Li menjadi tulang punggung keluarga saat usia 12 tahun.

Li Ka Shing meninggalkan sekolah untuk bekerja di pabrik plastik guna mencukupi kebutuhan keluarganya. Ia juga sering bekerja 16 jam per hari.
Kerja keras Li Ka Shing terbayar ketika ia memulai bisnis industri plastik sendiri, perusahaan manufaktur yang diberi nama “Cheung Kong Industries”. Perusahaan ini tumbuh pesat, berkembang menjadi real estate, dan akhirnya terdaftar di Hong Kong Stock Exchange pada 1972. Cheung Kong (perusahaan Holding) terus tumbuh melalui akuisisi perusahaan besar seperti “Hutchison Whampoa Limited” dan “Hongkong Electric Holdings Limited”.
Perusahaan induknya tersebar lebih dari 40 negara di bidang penyediaan listrik, real estate, ritel, pengiriman terminal peti kemas, dan investasi besar. Nilai bisnis Li jika dihitung menguasai 10 persen Hongkong Stock Exchange. Saat ini, Li Ka-shing termasuk 10 besar orang terkaya di dunia.

Sambil berkisah mengenai sang taipan, Eling membawa peserta tour ke sejumlah lokasi asyik untuk foto-foto. Termasuk ke patung Bunga Bauhinia Raksasa yang dilapis emas (Golden Bauhina). Lapangan tempat patung bunga ini sering disebut sebagai Golden Bauhinia Square.

Patung ini didirikan untuk memperingati penyerahan kawasan Hongkong dari Koloni Inggris ke negara Republik Rakyat China (RRC) pada Juni 1997. Sebagai bentuk hadiah dari pemerintah pusat RRC ke Hongkong dibangunlah patung “Forever Blooming Bauhinia” yang dilapisi emas asli.

Di sini ada kisah lucu. Ada seorang pemuda yang sejak dari hotel kami pikir asisten tour guide. Soalnya, dia sibuk mengingatkan, ‘Hati-hati tasnya ya… awas copet”. Peserta pun jadi ekstra hati-hati.

Di Golden Bauhinia Square, si pemuda sibuk mengarahkan peserta untuk foto bersama, dilanjutkan foto sendiri-sendiri atau berdua. “Wah, barangkali itu bagian dari servis biro travel di Hongkong,” pikir para peserta.

Saat makan siang di restoran, si pemuda datang bergabung dan membagi-bagikan piringan keramik kecil yang tengahnya ditempeli foto masing-masing peserta, berikut satu lembaran album Hongkong dengan tambahan satu foto bersama peserta tour.

Sambil memuji-muji: “Cantik-cantik… Ganteng-ganteng”, peserta tour terang saja menerima souvenir itu dengan senang hati. Usai membagi-bagi, berikutnya si pemuda menyebutkan angka: 200 Dolar Hongkong (setara dengan Rp236 ribu) per souvenir.

Semua terkesima. Dengan berat hati, dimulai dari seorang ibu paruh baya, biaya yang diminta tadi terpaksa dibayar. Usai makan, gerutuan pun mengemuka. “Tau begini, mending tak usah,” kata yang satu. Yang lain bilang, “sebenarnya harga itu masih bisa ditawar. Cuma karena sudah ada yang bayar duluan, terpaksa yang lain ikut.” Yang lain ngomel: “Dia suruh awak hati-hati ama copet… ternyata dia sendiri copetnya.”
Hahahaha… seluruh peserta ngakak. Akhirnya, kisah itu menjadi bahan guyon sepanjang tour.

Di Hongkong, peserta dibawa tour ke museum Madam Tussaud, Peak Tower, toko perhiasan, dan sejumlah tempat lainnya. Sayang, Ngongping 360 Cable Car alias kereta gantung tidak termasuk dalam paket tour.

Kota Hongkong terkenal sebagai kota yang membebaskan seluruh pajak untuk barang masuk ke negeri mereka. Karenanya harga barang bermerek akan lebih murah dibanding di Indonesia. Itulah mengapa Hongkong terkenal sebagai kota belanja. Tetapi karena sewa toko di sana cukup mahal, tetap saja harga-harga sebenarnya tidaklah murah.

Selama tour, peserta harus memberi air mineral sendiri di mini swayalan. Harganya 9 Dolar Hongkong atau sekitar 10.620 ukuran 250 ml. Hongkong adalah negeri yang tidak memiliki sumber air tawar. Untuk memenuhi kebutuhan air tawar, mereka membeli dari Cina. Alhasil, air cukup mahal di Hongkong.

Sore harinya, peserta dibawa keluar Hongkong menuju Shenzhen. Bus berganti, tour guide pun berganti. (*)

Berpeluang ke Divisi Utama

PSSA vs PSDS

KISARAN- PSSA Asahan menggilas PSDS Deliserdang dengan skor 3-1 dalam lanjutan kompetisi Divisi I Liga Indonesia grup II putaran ke-II Rabu, (29/2) di Stadion Mutiara Kisaran.

PSSA Asahan yang turun dengan starting line pemain terbaiknya, tidak sedikit pun memberi harapan kepada tim traktor kuning- julukan  PSDS. Dengan demikian PSDS tak berdaya dan merelakan PSSA Asahan melangkah menuju babak selanjutnya untuk menapak Divisi Utama PSSI.
Sejak kick off ditiupkan wasit Bambang Sayamsudar dari Pengprov Bandung, tim Traktor Kuning mencoba coba mengubah gaya bermain agresif dipadukan dengan kombinasi bola-bola panjang menusuk jantung pertahanan bawah PSSA Asahan yang dikoordinir  M Roni Syaputra, Sarmiko, Agung Prsetyo dan Hardiantono.

Ritme permainan tim Traktor Kuning ini mengubah gaya permainan PSSA Asahan yan selama ini bermain cepat dan ngotot serta pantang menyerah lewat permainan dream teamnya terbawa rending gaya Traktor Kuning, sehingga tusukan-tusukan tajam trisula penyerang PSSA Asahan yang diperankan Sapri Koto dan Bambang Hardianto hilang sama sekali.

Melihat hal ini pelatih PSSA Asahan Rudy Saari, langsung memberikan intruksi keras kepada anak didiknya. Kemudian barulah irama permainan PSSA Asahan kembali pulih dan bermain ngotot dengan sentuhan satu dari kaki kekaki mengalir dengan deras serta tajam menusuk areal jantung pertahanan bawah Traktor  Kuning.

Hasilnya pada menit (38) Sapri Koto penyerang lincah bertubuh legam ini mengoyak jala Traktor Kuning hasil umpan manis dari tendangan kornel yang dikoversikan menjadi gol.

Keunggulan 1-0, membuat nafsu menambah perbendaharaan gol PSSA Asahan semangkin besar dan deras. Serangan-serangan mematikan terus dibangun. Rajinnya gelandang serang PSSA Asahan Aidun Sastra Utami mengalirkan bola ke bomber mereka membuat lini belakang tim Traktor Kuning limbung. Hasilnya lewat serangan yang dibina dari sayap kanan pertahanan bawah Traktor Kuning, Bambang Hardiantono striker  subur PSSA Asahan ini jelang in juri time  babak pertama berakhir  kembali mengoyak jala Traktor Kuning dengan tending first time.

Kedudukan 2-0 tidak bertahan lama setelah wasit yang memimpin pertandingan meniupkan pluit panjang tanda berakhirnya paruh pertama.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semangkin tinggi, tim Traktor Kuning yang harus menang dalam pertandingan terakhirdengan PSS Asahan, coba menekan lini bawah PSSA Asahan dengan serangan-serangan mematikan. Lewat lapangan tengah untuk membongkar pertahanan bawah PSSA Asahan yang terkenal alot dan berlapis-lapis bagaikan baja beton ini.

Perjuangan tim Traktor Kuning akhirnya membuahkan hasil manis, lewat pemain lincah Vicky Yulizar setelah dengan aksi yang piawai melewati beberapa pemain bawah PSSA Asahan, dengan tidak membuang waktu menyambut bola datar kesudut kanan penjaga gawang PSSA Asahan yang dikawal Abdul Rohim, sehingga mengubah keadaan di papar  skor menjadi 2-1.

Gol balasan tim Traktor Kuning ini memicu anak-anak PSSA Asahan bermain kesetanan. Strategi yang dibangun lewat umpan-umpan matang membuat serangan-serangan PSSA Asahan semangkin hidup dan ganas menyatorni  lini bawah tim Traktor Kuning.
PSSA Asahan yang unggul jumlah pemain terus melancarkan serangan-serangan mendadak dan mematikan ke jantung pertahanan bawah Traktor Kuning. Hasilnya perbendaharaan gol PSSA Asahan kembali terukir lewat kaki Bambang Hardiantono penyerang subur PSSA Asahan ini di menit (79). Skor berubah menjadi 3-1.

Traktor Kuning patah arang melakukan balasan, namun semua serangan yang dibangun ini kandas dilini bawah PSSA Asahan yang bermain taktis dengan sapu bersih. Sampai pluit panjang ditiupkan wasit kedudukan di papan skor tidak mengubah keadaan tetap untuk keunggulan PSSA Asahan  3-1. Dengan demikian PSSA Asahan melangkah menuju babak selanjutnya untuk menapak Divisi Utama PSSI. (rel/smg)

Yang Haram Selama Euro 2012

DILARANG merokok selama Euro 2012 berlangsung. Kebijakan itu dikeluarkan UEFA serta didukung WHO (organisasi kesehatan dunia) dan WHF (organisasi jantung sehat dunia). Jadi, haram ada asap rokok di lokasi-lokasi pelaksanaan Euro 2012.

Intinya, area Euro 2012 sama dengan area bebas rokok. Jadi, semua fans bisa menikmati suasana bebas asap rokok di stadion dan fan zone. Selain bebas rokok, ada beberapa aturan lain yang harus dipatuhi di area Euro 2012.

No Smoking Area
Mereka yang merokok akan diminta keluar dari area Euro 2012. Kalu iklan dan promosi rokok, sudah pasti tidak bakal ada.

Bebas Senjata
Karena keamanan sudah dijaga, maka dilarang membawa senjata. Baik itu senjata api, senjata tajam, ataupun semprotan merica.

Anti Minuman Keras
Guna mencegah fans yang mabuk-mabukan dan mengacau di area Euro 2012, minuman keras dilarang. Minuman berenergi juga dilarang.

Kembang Api Dilarang
Silakan merayakan kemenangan tim yang Anda dukung, tetapi dilarang membawa kembang api, mercon, dan bom asap.

Dilarang SARA
Di area iklan dan sponsor, dilarang menempatkan pesan yang bernada politik dan propaganda agama atau ras. (ham/jpnn)

Peluang Menang Lebih Besar

Menjelang Laga Away Kontra Deltras

MEDAN- Usai dipecundangi 2-1 oleh Persela Lamongan di Satdion Surajaya, Selasa (28/2) sore, PSMS tak mau berlarut-larut dalam penyesalan. Pasalnya, pada 3 Maret mendatang, tim berjuluk Ayam Kinantan akan bertolak ke Sidoarjo Jawa Timur menghadapi Deltras FC.

Berbekal video pertandingan Deltras FC, tim besutan Suharto AD berbenah dengan mengintensifkan latihan mulai pagi dan sore (1/3) ini. “Kali ini kita akan berupaya menang. Dengan track record Deltras FC hingga pekan ke-13, kita punya peluang lebih besar untuk menang kali ini,” ungkapnya, Rabu (29/2).

Namun, laga  away ke-6 bagi PSMS ini, kembali harus minus seorang pemain intinya yakni Zulkarnain.  Ia terkena akumulasi saat pertandingan di Stadion Teladan kontra Persiram Raja Ampat pada 16 Februari lalu dan waktu menjamu Sriwijaya FC  20 Februari lalu.

Namun, ia juga mengaku tak mau gegabah. “Laga ini, kita minus Zulkarnain, dan bisa saja motivasi mereka lebih besar dan meningkat saat melawan kita. Tentunya tak ada tim yang mau kalah di kandang kan? Tapi saat ini kita sudah miliki video rekaman pertandingan, dan kita sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan skuad Deltras FC,” kata pelatih berkepala plontos ini.

“Besok (Hari ini, Red) kita akan terapkan latihan hasil video rekaman pertandingan yang sudah kita pelajari. Kita bakal lakukan simulasi lini per lini,” tambahnya.

Menurutnya, tim berjuluk The Lobster ini dipenuhi pemain dengan kemampuan sama. “Skill individu mereka rata, tak ada pemain yang begitu menonjol. Jadi tak ada pengkhususan penjagaan sejumlah pemain lawan. Kita akan lakukan pressure di semua sektor,” ujar Suharto.

Menanggapi kekalahan bentrok Persela, Selasa (28/2) lalu, Suharto mengaku finishing touch dari striker masih sangat amburadul. “Masih perlu pembenahan di lini depan. Kita juga akan perbaiki ball position di lini tengah agar bisa memberikan kontribusi dan asupan bola ke lini depan. Koordinasi pemain di lini belakang juga akan kita usahakan lebih rapi nantinya,” paparnya.

Menghadapi Deltras FC, kans menang anak-anak Medan memang lebih besar. Pasalnya, dari 13 pertandingan yang dilakoni, tim besutan Jorg Peter Steinebrunner ini baru menang tiga kali. Deltras FC menang saat dijamu PSPS Pekan Baru dengan skor 0-1, membantau Pelita Jaya dengan skor 2-0 dan menekuk Persela Lamongan dengan hasil akhir 1-0. Sisanya, Deltras FC seri dua kali dan delapan kali kalah. Hasilnya, Deltras FC kini menduduki peringkat 17 klasemen sementara ISL dengan mengoleksi 11 poin.(saz)

Basket Putri Gelar Seleksi

MEDAN-  Tim basket putri Sumut semakin serius mempersiapkan diri menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Seleksi pemain masih menjadi agenda tim besutan Samuel ini untuk mempersiapkan tim secara utuh. 19 pemain akan saling bersaing merebut tempat di skuad.
Para pemain yang tengah mengikuti seleksi antara lain Stefany Yolanda, Elfiani Jingga, Raisa Gabriella Kweman, Widalicin Januari, Annisaqira, Tia Septiana, Nadra, Mariana, Shirley Tantono, Amira Nasution, Widiawati, Tri Rahayu, Melissa, Angeline, Vivian Kosasih, Mira, Cherine Yudistira dan lainnya.

Samuel kepada Sumut Pos, Rabu (29/2) kemarin, membenarkan proses seleksi yang masih akan terus dilakukan hingga nantinya dia benar-benar mendapatkan pemain sesuai harapan.

“Ya benar kita masih melakukan seleksi berjalan. Sampai kapannya belum dipastikan tapi mungkin hingga mendekati PON  September nanti,” ujarnya.
Namun proses seleksi belum bisa berjalan mulus. Pasalnya dari 19 pemain yang dipanggil seleksi belum semuanya yang bisa hadir bergabung. Sebut saja Mariana dan Shirley yang saat ini tidak berada di Medan.

“Kendalanya pemain yang mengikuti latihan belum bisa seluruhnya hadir. Itu sedikit menghambat kita dalam penyampaian materi latihan. Susah memang menyesuaikan waktu mereka karena kebanyakan kuliah dan bekerja. Bahkan beberapa pemain seperti Mariana dan Shirley belum bisa bergabung karena kuliah di Jawa,” ujarnya.

Senada, Asisten Pelatih tim basket putri Sumut, Sunny mengatakan ketidakhadiran beberapa pemain karena aktivitas di luar Medan membuat pihaknya belum bisa menggelar latihan secara rutin.

“Kita latihan tidak setiap hari karena kita sesuaikan dengan aktivitas mereka yang bekerja dan kuliah. Mungkin Maret nanti kita baru gelar latihan setiap hari,” ujarnya.

Mengenai ketidakhadiran itu, pihaknya tetap berpikiran positif. “Saya pikir mereka juga berlatih intens di Jakarta. Seperti Mariana yang saat ini memperkuat Tomang Sakti yang akan berlaga di WNBL. Jadi kita positif saja,” ujarnya.

Kembali soal seleksi, menurut Sunny, pihaknya akan mencari 15 pemain yang nantinya akan kembali disusutkan menjadi 12 pemain sesuai kuota KONI Sumut. “KONI Sumut biasanya menetapkan 12 pemain. Tapi jumlah itu sangat riskan apalagi nanti ada yang cedera. Jadi kemungkinan 15 pemain sampai nanti berangkat,” lanjut Pelatih tim putri Sutomo 1 itu. (mag-18)

Lika-liku Inggris

LONDON- Pasca ditinggal Fabio Capello, masa depan Timnas Inggris di Euro 2012 jadi perbincangan menarik. Sejumlah media masa Eropa ramai-ramai membahas masalah tim berjuluk Tiga Singa itu.

Apalagi ketika FA memutuskan tak langsung mencari pengganti Fabio Capello secara permanen. Sejauh ini masih Stuart Pearce-arsitek Inggris U-21- yang dinaikkan pangkatnya menukangi tim senior.

FA menegaskan jika mereka juga belum melakukan pembicaraan dengan calon manajer Inggris yang baru.

Padahal sejumlah nama bermunculan untuk jadi suksesor Capello. Sebut saja  Harry Redknapp, Roy Hodgson, Stuart Pearce, Guus Hiddink, hingga Jose Mourinho.

“Tidak perlu buru-buru untuk mencarinya karena kami punya sedikit waktu sebelum musim berakhir,” ujar Direktur Pembangunan Sepak Bola FA, Sir Trevor Brooking yang diserahi tanggungjawab untuk mencari pengganti Capello bersama Ketua FA David Bernstein, Sekjen FA Alex Horne, dan managing director Club England Adrian Bevington.

“Siapapun yang memimpin mereka di musim panas, kami punya pemain yang berkualitas yang mampu cepat bersatu, jadi mari kita lihat bagaimana kami menjalaninya,” tegasnya pada Sky Sports News.
Sementara gelandang Inggris, James Milner, mengakui persiapan timnas Inggris menuju Piala Eropa 2012 sedikit banyak terganggu pasca pengunduran diri Fabio Capello.

Menurut Milner yang telah mengemas 26 caps bersama The Three Lions tersebut, mundurnya Capello terjadi pada ‘waktu yang kurang ideal’.
Namun mantan pemain Leeds United dan Aston Villa tersebut mengungkapkan bahwa seluruh pemain Inggris tetap berupaya maksimal untuk memberi yang terbaik bersama pelatih sementara, Stuart Pearce.

“Itulah sepak bola. Segala sesuatunya bisa saja terjadi. Saya yakin FA telah membuat keputusan yang tepat,” kata Milner.

“Setiap pelatih tentu berbeda. Siapa pun nantinya yang melatih timnas Inggris, pasti berbeda dengan Fabio Capello. Tergantung cara pemain untuk beradaptasi,” katanya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada Capello. Dia memberi saya debut timnas Inggris hingga saya bisa tampil sebanyak sekarang. Saya juga banyak belajar dari Capello,” pungkas gelandang Manchester City itu.

Komentar lain lagi datang dari Micah Richards. Bek Manchester City itu yakin pengunduran diri Fabio Capello akan memberi manfaat untuk Inggris karena manajer asal Italia itu dulu selalu pilih kasih dan punya pemain ‘favorit’ di masa lalu.

Semasa timnas dibesut Capello, bek berusia 23 tahun itu tak pernah mendapat kesempatan tampil – hanya sekali tampil itu pun sebagai pemain pengganti, dan Richards tak pernah mengerti alasan manajer asal Italia itu mengacuhkan dirinya.

“Saya tak mendapat kesempatan di masa Capello. Saya tak tahu alasannya. Apakah saya pernah mendapat penjelasan? Tidak. Saya selalu bertanya tapi tak pernah dijawab,” katanya pada The Sun. (bbs/jpnn)

Permata Berakhir Imbang

Generasi Kosek vs Hamparan

DELISERDANG- Turnamen AMPI Cup-1 2012 memasuki hari ke empat. Laga antara SSB Generasi Kosek kontra SSB Hamparan Permata di Lapangan Martubung Jalan Rawe Deliserdang, Rabu (29/2) berlangsung imbang dengan skor 1-1.

Gol semata wayang Hamparan Permata tercipta lewat sundulan Tomi pada babak pertama. Sedangkan gol milik SSB Generasi Kosek diciptakan M Idris di babak kedua.

Di  awal babak pertama permainan berlangsung gencar,  keduanya saling serang.

Secara keseluruhan serangan SSB Hamparan Permata besutan Ananta itu boleh dikatakan lebih banyak tercipta dan hampir mengecoh setiap lini SSB Generasi Kosek.

Di akhir babak pertama M Iqbal penjaga gawang Generasi Kosek hampir terkecoh oleh tendangan penalti yang dilakukan Tomi, striker SSB Hamparan Permata.

Namun eksekusi itu tidak memberikan arti apa-apa setelah Iqbal berhasil menangkap bola. Akhirnya dari semua usaha kedua kubu pada babak pertama itu berakhir dengan skor 1-0 dengan kemenangan SSB Hamparan Permata.

Kemudian di babak kedua, yang ditandai dengan kick off  SSB  Generasi Kosek serasa tidak mau tinggal diam dengan situasi yang baru dialaminya.
Dengan sigap Sumitro, Pelatih Generasi Kosek memberikan motivasi dari pinggir lapangan. Sehingga membuat siswa SSB Generasi Kosek itu hampir menjebol gawang lawan. Namun usaha itu malah menghasilkan tendangan sudut, dan lagi-lagi  SSB Geberasi Kosek belum membuahkan hasil.
Akhirnya di  pertengahan babak kedua, SSB Generasi Kosek dapat menjebol gawang Hamparan Permata yang dilakukan M  Idris. Hingga pluit dibunyikan skor  sama 1-1. (mag-10)