28 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 13947

Keluarga Belum Datang, Polisi Sulit Ungkap Identitas Korban

Terkait Penemuan Mayat Wanita Hamil di Perkebunan Tebu

BINJAI-Mayat wanita hamil yang ditemukan membusuk di perkebunan tebu Kampung Lama, Tanjung Anom, Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Minggu (15/1) lalu belum juga terungkap. Hingga kini, belum satu pun masyarakat berkunjung untuk memastikan mayat yang diduga korban pembunuhan itu keluarga mereka.

Pihak kepolisian Polres Binjai dan Polsek Tandam, yang sudah membuat dua tim untuk mencari tahu siapa keluarga korban, juga masih kebingunan. Sehingga, mayat wanita itu sampai saat ini masih misterius.

Kapolsek Tandam, AKP Zakaria, saat dikonfirmasi, Jumat (20/1) malam, kepada Sumut Pos mengatakan, kalau pihaknya masih terus berupaya mencari tahu siapa korban, serta keluarganya.

“Sejauh ini proses pencarian identitas korban masih kabur. Sebab, seperti yang saya katakan sejak awal, korban ketika ditemukan dengan kondisi yang sudah tidak dapat dikenali lagi,” ujar AKP Zakaria via selulernya.

Lebih jauh dikatakan AKP Zakaria, untuk mencari tahu siapa korban dan keluarganya, ia sudah menyebarkan nomor HP miliknya kepada Camat Hamparan Perak dan Camat Binjai.

“Meski sudah saya serahkan nomor HP, tapi sampai saat ini saya belum ada mendapat telepon dari kedua camat itu, karena tidak ada warga yang kehilangan anggota keluarga,” ungkapnya.

Meski sulit mencari tahu identitas korban serta keluarganya, namun, AKP Zakaria tidak dapat memastikan, kalau mayat itu warga yang tinggal jauh dari Binjai. “Sebelum ada fakta, kita tidak bisa menduga kalau mayat itu warga luar, yang jelas kita tetap berupaya semaksimal mungkin mencari tahu siapa keluarganya, karena ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita,” bilang AKP Zakaria.

AKP Zakaria enggan menanggapi menggunakan tenaga para normal untuk mencari titik terang mayat wanita tak dikenal itu. “Kalau masalah itu, sudah sulit untuk menjelaskannya. Pokoknya, anggota saya terus bekerja serta berusaha mengungkap kasus ini.

Ya sudahlah, kami juga minta bantuan informasi dan do’anya agar kasus ini secepatnya terungkap,” ujar AKP Zakaria mengakhiri.

Informasi yang dihimpun Sumut Pos, Jumat (20/1) malam, dua tim kepolisian yang dibentuk untuk mencari tahu identitas korban, dikabarkan telah mendapat jalan baru. Dimana, mereka mendapat kabar, kalau dua orang wanita yang bekerja di sebuah kafe yang terletak di sekitar Tandam, dikabarkan tidak pulang sejak leberan lalu.

Kini, tim sedang melakukan penyelidikan, guna memastikan, apakah dua orang wanita yang dikabarkan hilang itu, ada kaitannya dengan mayat wanita yang ditemukan di perkebunan tebu tersebut atau tidak. (dan)

Manohara: Oknum Iseng Hancurkan Artis

MARAKNYA peredaran foto syur diyakini Manohara sebagai alat iseng oknum untuk merusak citra dan nama baik sang artis. Ini dialaminya sendiri saat foto dugemnya bareng ibunda di Bali tersebar, tahun lalu.

“Ya nggak hanya waktu foto aku. Tapi juga teman-teman artis. Itu hanya rekayasa orang jahil buat hancurkan nama baik sang artis,” tegasnya.

Mantan istri Pangeran Kelantan Teuku Fachri ini merasa foto-foto syur apa pun itu hak sang artis. Tapi terkadang ada pihak yang berani mengeksploitasi demi kepentingan sepihak.

“Bikin begitu kan juga human rights.

Tapi emang terkadang ada orang iseng, yang nyebar. Maybe, biar dapat fee atau memuaskan keinginannya,” ujarnya.

Dampak foto-foto syur itu bisa menghancurkan mental sang artis. Makanya, Manohara mengajak rekan-rekannya selektif sebelum menerima tawaran pose terbuka.

“Buatnya mudah tapi efeknya terkadang parah. Apalagi dikomentari orang banyak. Bisa hancurkan mental juga.

Aku ingatkan teman-teman, don’t too much difoto kayak gitu. Kecuali siap ke depannya,” ujarnya.• Manohara mengajak masyarakat tidak lantas reaktif saat foto-foto syur artis beredar. Diteliti dulu foto itu asli atau rekayasa. Sebelum bisa dibuktikan, artis jangan dicaci maki.

“That’s real or faked. Just like my case, kalau itu aku jelaskan, ada bagian tubuh mama yang diedit,” terangnya.

Bintang sinetron Supergirl ini pasrah saat beberapa foto dan video miripnya beredar luas.

Dia tak berminat membongkar penyebar fotonya, karena nanti akan hilang sendiri beritanya. “Namanya juga dunia gosip,” cetusnya. (ins/jpnn)

PSMS Lebih Percaya Diri

AREMA vs PSMS

MEDAN- Hasil seri skuad PSMS Medan saat melawan Persiwa Wamena dan Persipura, menjadi motivasi tersendiri bagi anak asuh Raja Isa ini melawan skuad Arema, di Stadion Kanjuruhan, sore ini (22/1).

Menurut pelatih PSMS Raja Isa, usai menahan imbang dua tim besar dari daerah Timur Indonesia sebelumnya, anak-anak tim berjuluk Ayam Kinantan ini terlihat lebih percaya diri untuk memenangi laga ke tujuh mereka.

“Meski kita melakoni partai away, pemain sangat percaya diri bisa mencuri poin di Stadion Kanjuruhan Malang besok (Hari ini, Red),” ungkapnya, Sabtu (21/1).

Menurut pelatih asal Malaysia ini, dengan percaya diri pemain yang semakin meningkat, bukan satu hal mustahil PSMS bisa meraih poin maksimal di luar kandang. “Peluang kita meraih poin dari Arema sangat besar. Namun, walau kita optimis, tetap saja kita tidak boleh anggap remeh terhadap Arema. Mereka merupakan satu tim terbaik di Indonesia,” tuturnya.

Raja Isa mengaku senang bisa bertandang melawan Singo Edan, julukan Arema. “Arema merupakan tim besar di Indonesia. Dan mereka selalu didukung suporter fanatiknya.

Pertandingan melawan tim-tim berpengalaman sangat dibutuhkan PSMS. Meski pemain-pemain kita masih minim pengalaman, kita tetap bertekad bisa mengimbangi permainan Arema. Dan kita akan memberikan kejutan,” tukasnya.

Eks pelatih Persipura ini juga menuturkan, kondisi skuad PSMS sangat bertolak belakang dengan skuad Arema.

“Mereka memiliki banyak alternatif pemain untuk diturunkan dalam menyempurnakan strategi dan taktik. Seperti Seme Patrick, Khusnul Yuli, Firmansyah juga Marcio Souza. Dan pastinya mereka juga ingin memperbaiki peringkat.

Ini yang harus kita waspadai,” ujarnya.

“Kita sudah beberapa kali bertemu dengan tim besar. Kami siap, apa pun formasi atau strategi yang bakal diterapkan Arema. Termasuk juga mengantisipasi tendangan bebas Marcio, karena jika tendangan bebasnya gagal terus, ia akan frustasi,” tutur mantan pelatih Persiram itu.

Sementara itu, Skuad Arema juga memiliki spirit tanding tersendiri kala menjamu tamunya. Dengan spirit itu, tim yang sampai tujuh laga belum pernah menang itu yakin PSMS Medan akan menjadi korban perdananya. Arema juga punya misi segera beranjak dari zona degradasi yang masih melilitnya.

Sampai kini, Arema ISL masih nangkring di peringkat ke 17 klasemen sementara, dengan mengemas poin 2, hasil dari dua seri dan lima kekalahan.

Arema masih tertinggal empat poin dari tim peringkat ke 15, zona aman degradasi Persidafon Dafonsoro yang sudah mengemas 6 poin. Jika mampu meraih poin absolut, Arema ISL bisa mereduksi jarak dengan Persidafon.

Peluang Arema ISL untuk meraih kemenangan cukup terbuka. Dari sisi materi pemain, Arema bisa dibilang tidak kalah dengan PSMS.

Memang, PSMS punya satu nama top yang dalam beberapa tahun belakangan menjadi penjaga gawang utama timnas Indonesia, Markus Haris Maulana. Namun di luar nama Markus, tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya diperkuat materimateri lokal seperti Zulkarnain hingga Novi Hendrawan.

“Bagaimanapun, kita menganggap kekuatan klub-klub ISL cukup merata,” kata Kuncoro, asisten pelatih Arema.(saz/muf/abm/jpnn)

9 Ranting Pramuka Deliserdang Ikuti Gita 2012

BATANG KUIS – Sebanyak 800 peserta mengikuti lomba Kegiatan Terpadu (Gita Padu) Pramuka 2012 yang digelar di Desa Sidodadi Kecamatan Batang Kuis, Jumat-Minggu (20-22/1) Peserta berasal dari anggota pramuka siaga, penggalang, penegak dan pembina.

Mereka mewakili sembilan kecamatan di Kabupaten Deliserdang.

Panitia pelaksana Gita Padu 2012 Edi Suprianto yang menjabat sebagai Kepala Harian Kwartir Ranting Batang Kuis mengatatakan tujuan di gelarnya Gita Padu 2012 untuk mangatahui peserta didik selama berlatih di pangkalannya masing masing.

Kegiatan Gita Padu ini juga akan menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan gerakan pramuka serta menjadikan anggota pramuka lebih mandiri, peduli, bertanggung jawab terhadap diripribadi, keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Selain itu Gita Padu Ini sebagai wahana dalam menjalin persaudaraan sesame anggota gerakan pramuka.

Kata Edi Suprianto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis, dalam ajang Gita Padu ini banyak jenis cabang yang di perlombakan. Untuk siaga lomba dwi dharma dan dwi satya berupa water games, guki estafet dan puzzel.

Untuk penggalang pangkalan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada lomba ketangkasan barisberbaris, lomba tata upacara, pionering hafalan UUD 1945, tari kreasi daerah, hasta karya, water games, salat jenazah, dan lomba memasak.

Untuk penegak lomba tata upacara beruapa baris-berbaris, volk vong, bilal jenazah,dan lomba memasak.

Hadir dalam acara pembukaan Gita Padu 2012 Kepala Mabiran Batang Kuis yang juga Camat Batang Kuis T.M.Zaki Aufa S.Sos, Danramil 05 Batang Kuis, Kapten Inf M Sirait, Wakapolsek Batang Kuis AKP Sudarsono, Pengurus Kwarcab Kabupaten Deliserdang, 10 Kepala Desa se Kecamatan Batang Kuis serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Batang Kuis.

Kepala Mabiran Batang Kuis T M Zaki Aufa S.Sos menyampaikan rasa bangganya karena pramuka Batang Kuis pada tahun 2012 ini meraih juara 1 se-Kabupaten Deli Serdang, Wakil Kecamatan Batang Kuis akan mengikuti lomba tingkat cabang pada raimuna daerah tingakat Sumatra Utara nanti.

“Tahun 2011 Kecamatan Batang Kuis mengirimkan utusannya pada Jambore Nasional di Teluk Gelam Sumatera Selatan dengan mengirim utusannya sebanyak 15 orang peserta dan 4 orang pembina.,” terangnya. (ari)

Sayang Ngetop Karena Gosip Aneh

Nerra ‘Tangga’

AGAR tetap eksis di dunia hiburan bukan perkara mudah. Namun, personel grup Tangga ini merasa jualan sensasi bukan lah jalan aman untuk ngetop khususnya di dunia tarik suara. “Gue nggak banget lah jualan sensasi. Itu kayak jalan pintas. Gue kurang suka sama artis yang gede banget sensasinya dari pada karyanya,” kata Nerra.

Gadis kelahiran Jakarta, 2 Januari 1985 ini yakin jualan sensasi akan mubazir jika karya sang artis tidak diapresiasi. Apalagi bila gosip semula hot perlahan dingin, artis model begitu sulit lagi eksis.

“Sayang dong, lo punya karya bagus, tapi ngetopnya cuma garagara gosipnya yang aneh-aneh. Lo capek-capek berkarya tapi karya lu gak dilihat orang,” katanya.

Baginya tak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan. Semua harus merangkak dari bawah. Apalagi untuk artis yang dunianya begitu “gemerlap”. Filosofi ini dicamkan betul Nerra dan personel lain di Tangga. Mereka selalu update jualan karya.

“Kita terus mengembangkan kemampuan bermusik. Terus berlatih.

Terus berkarya. Orang kan pengen selalu lebih bagus, bisa mendengar dan menikmati musik kita,” terangnya.

Namun semua pilihan berpaling ke pribadi masing-masing. Nerra tak mau menyalahkan si artis yang jualan sensasi lewat foto dan pose syur. Kalau pun sensasi itu membesar, tetap harus diiringi performance yang sepadan dari sang artis. “Aware pada diri sendiri. Kalau kita bidangnya nyanyi, kita harus bisa nyanyi,” ucapnya.

Saat ini banyak bermunculan musisi yang jualan sensasi. Sebut saja boyband dan girlband. Mereka nyatanya cukup digemari. Apa merasa tersaingi? “Kalau memang kita punya bakat dan punya karya lebih bagus, bukan masalah kan,” tuturnya bijak. (bcg/jpnn)

Pegawai Honorer RSU Pirngadi Keluhkan Gaji

MEDAN- Tenaga honorer RSU dr Pirngadi Medan, keluhkan gaji yang masih di bawah standar upah minimum kota (UMK).

PSMS Gagal Latihan Tambahan

RENCANA PSMS melakukan latihan persiapan di Stadion Gajayana Malang, malam ini batal digelar. Pasalnya, tidak mendapat izin dari pihak panitia pelaksana. Sekretaris tim PSMS Heru Prawono mengatakan, tidak diizinkannya PSMS melakukan latihan ujicoba karena tidak ada izin dari panpel Persema. Alasannya, jika menggunakan stadion malam, lampu penerangan yang dipakai bakal menimbulkan cost yang cukup besar bagi panpel. Menariknya, pelatih PSMS Fabio Lopez sudah menyampaikan rencana tersebut sejak Kamis (18/1).

Tapi, pihak tuan rumah akhirnya menyatakan hal sama.

“Ya, saya sudah sampaikan kemungkinan pembatalan tersebut kepada pelatih. Dia paham kondisinya, dia senyum menanggapinya,” ujar Heru, Sabtu (21/1).

Pembatalan itu ditanggapi wajar oleh Fabio Lopez. Menurutnya wajar, jika tuan rumah mendapat porsi fasilitas latihan lebih baik dibanding tim tamu.

“Wajar mereka dapat fasilitas latihan lebih baik. Jadi tidak masalah saya rasa,” katanya.

Dia juga menyatakan, tidak masalah jika skuad besutannya harus berlatih di waktu yang lain.

“Tidak masalah, kita bisa saja latihan di waktu berbeda. Lagipula sebelumnya tim sudah tahu stadion itu. Kalau sudah begini, mau bagaimana?” terang pelatih asal Italia itu.

Di sisi lain, skuad PSMS terus menggeber latihan fisik dan teknik yang biasa dilakukan sebelum pertandingan. (saz)

Perketat Aturan Sensor Internet

Poppy Bunga

HATI Poppy hancur saat pose adegan mandinya dalam film Pemburu Hantu The Movie, beredar luas, Februari 2010. Ia tak menyangka, lekuk tubuhnya bisa dinikmati orang banyak.

“Awalnya aku nggak mau buka suara soal foto panasku itu. Tapi sudah terjadi, namanya juga lagi nahas. Seharusnya yang nyebarin minta izin dulu dong. Nggak seenaknya sebarin, sembarangan,” ketusnya.

Foto syur jelas bikin keluarga besarnya shock. Meski sang manajer telah mengklarifikasi kepada mamanya, Poppy tetap tak kuasa menahan malu.

“Foto seseksi apa pun, aku nggak pernah memperlihatkan dadaku. Mami sih nggak masalah. Malah bilang (ke manejer), coba deh temuin langsung dan hibur hatinya, dia stres nangis terus,” tuturnya.

Atas pengalamannya itu, Poppy tak setuju kalau peredaran foto hot dinilai sengaja dilakukan artis untuk mendongkrak pamor.

“Aku pernah alami nasib sama kayak mereka. Aku yakin mereka nggak bakal buka suara soal foto-foto aksi panasnya, apalagi tersebar di internet. Biasa itu buatan orang iseng yang punya akses tapi gatal nyebarin. Kalau udah jadi artis mah sudah terkenal, nggak perlu cara kayak begitu,” ucapnya.

Mantan pacar presenter Mandala Shoji itu bilang, sudah semestinya sang artis mencari siapa penyebar foto itu.

Lalu tangkap tangan dan serahkan ke pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau perlu ada tuntutan hukum.

Biar kita nggak khawatir kalau ada tawaran foto seksi atau main film agak sensual. Kan kalau ada adegan terbuka, suka parno sendiri,” tegasnya.

Poppy pun setuju kalau ada pengetatan regulasi publikasi foto syur di media khususnya internet. Baginya, sebagai public figure, artis memang harus tampilkan sisi baik pada publik. Tapi di sisi lain, artis pun kadang perlu aktualisasi diri lewat peran yang menantang.

“Mau foto topless bahkan blue film sekali pun nggak baik bagi masyarakat.

Tapi nggak selamanya kita akting sopan terus, perlu tantangan. Kita butuh peran itu,” ujarnya. (ins/jpnn)

Persema Mogok Latihan

MALANG- Keinginan manajemen Persema agar timnya bisa meraih poin maksimal saat menjamu PSMS Medan Senin besok (23/1) terganjal. Sejak kemarin (21/1), semua pemain Laskar Ken Arok – julukan Persema – justru mogok latihan.

Padahal, sesuai agenda, seharusnya kemarin mereka mengikuti latihan pagi dan sore. Latihan pagi digelar di Lapangan Abdulrachman Saleh pada pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Sedangkan latihan malam digelar di Stadion Gajayana pada pukul 19.00 sampai 20.00.

Tanda-anda pemain akan mogok latihan terlihat sejak pagi. Semua pemain sudah berkumpul di mes Persema Jalan Mojopahit mulai pukul 07.00. Namun, mereka hanya dudukduduk di sekitar mes. Mereka enggan naik ke dalam bus yang akan mengantarkan mereka ke Lapangan Abdulrahman Saleh di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Mereka mogok latihan karena gaji Januari yang seharusnya diterima pada tanggal 15 lalu hingga kini masih belum cair. Aksi mogok itu terus berlanjut sampai malam hari.

Jadwal latihan malam di Stadion Gajayana urung dilakukan. Padahal latihan malam digelar pelatih Persema Slave Radovski agar pemainnya bisa beradaptasi.

Sebab laga Persema versus PSMS akan digelar malam hari di Stadion Gajayana. Seorang pemain lokal mengungkapkan bahwa manajemen berjanji untuk menyelesaikan gaji mereka Senin lalu (16/1).

“Janji itu mereka ucapakan sebelum laga Bontang FC (15/1). Tapi kenyataannya hingga kini (kemarin), gaji juga belum dibayar,” katanya. Pemain yang cukup senior di Persema itu sangat berharap manajemen tidak ingkar janji.

“Kami sudah bekerja keras membela Persema. Tapi kelihatannya manajemen tidak menghargai kami,” tambahnya.

Keluhan telatnya gaji juga diucapkan para pemain asing Persema. Di tim ini ada empat pemain asing. Mereka adalah Guy Bertrand Ngon Mamoun, Emile Bertrand Mbamba, Dennis Kacanovs, dan Naum Sekulovski.

Mereka juga tampak bergerombol dengan para pemain lokal menuntut hak yang sama.

Mereka meminta agar pengurus Persema bersikap profesional. Karena tim yang dibela mereka juga tim profesional. Menurut para pemain asing, selama ini mereka sudah bekerja secara profesional. “Kami di Persema adalah satu tim. Jika pamain lokal mogok, kami juga harus ikut. Karena di tim ini tidak ada perbedaan antara pemain lokal mapun asing,” ucap salah satu pemain asing yang minta namanya dirahasiakan.

(yon/fir/ruk/jpnn)

Anggota Polri Boleh Bantah Atasan

Irjen Saud Usman Nasution

RAPAT pimpinan Polri akhir pekan ini menghasilkan keputusan penting. Salah satunya, ada komitmen bersama di internal Korps Bhayangkara tentang hubungan atasan dan bawahan. Komandan di lingkungan Polri kini boleh dibantah oleh anak buah.

Komitmen itu merupakan poin ke empat dari sepuluh poin yang ditandatangani Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Bunyi lengkapnya, mengakomodasi hak dan kewajiban bawahan, untuk berani menyampaikan penolakan terhadap perintah atasan yang bertentangan dengan norma dan ketentuan yang berlaku. “Jadi, penolakan boleh tapi syaratnya kan jelas, ada perintah yang bertentangan dengan norma dan ketentuan,” ujar Kadivhumas Polri Irjen Saud Usman Nasution kemarin.

Hal ini membuka ruang bagi anggota untuk tetap bertindak sesuai aturan.

“Tidak ada lagi istilah komandan selalu benar dan harus ditaati membabi buta,” tambahnya.

Komitmen ini berlaku bagi ribuan anggota Polri mulai level Mabes hingga Polsek. “Komandan atau atasan juga tidak boleh arogan dan mengakomodasi penolakan dengan empati,” kata Saud. Poin untuk komandan ada pada komitmen kesembilan.

Secara terpisah, komitmen ini dinilai sebagai terobosan penting bagi kepolisian. “Tinggal berani tidak anggota di lapangan melakukannya,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta Sanusi Pane kemarin.

(rdl/jpnn)