27 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 14001

Penerimaan Siswa Baru Sistem Online

Bakal Antre, Calon Siswa Bisa Pilih 3 Sekolah Favorit

MEDAN-Sistem penerimaan siswa baru (PSB) 2012 di Kota Medan memberlakukan sistem online dan tes  prediksi.
“Disdik Medan sudah mempunyai sistem de ngan rancangan sendiri seperti Batam dan Banjarmasin,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis, Kamis (13/1).
Dijelaskannya, sitem online dilakukan agar seluruh siswa yang tinggal di pinggiran Kota Medan bisa masuk sekolah favorit di Kota Medan de ngan tiga pilihan sekolahnya.

“Kalau untuk sistemnya para siswa akan mengantre,” ujarnya.
Sedangkan cara kedua, test prediksi menentukan siswa tersebut masuk ke jurusan mana.“Jadi hasil nilai UN ha nya modal untuk melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Bagaimana dengan pembentukan Pansus PSB 2011, Rajab mejelaskan kalau pansus yang sudah disetujui DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna lanjutan belum terbentuk.

Menurutnya, untuk kasus kelas gelap biarkan anak-anak belajar dan jangan dihentikan karena mereka tidak tahu menahu. Sedangkan untuk orangtua yang anaknya menjadi korban segera bertaubat.

Seperti diketahui, dalam rapat pembentukan [ansus PSB 16 anggota DPRD Medan mendukung pembentukan pansus PSB,  6 anggota DPRD menolak dan satu absen. Sebelumnya, rapat pengambilan keputusan yang dihadiri lebih dari separuh anggota DPRD Kota Medan tersebut  sempat berjalan alot dan sempat diwarnai adu argumen antara sejumlah fraksi.

Fraksi Partai Demokrat (FPD) menolak pembentukan pansus, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) dan Fraksi Medan Bersatu meminta permasalahan PSB dipansuskan, sementara itu dua fraksi diantaranya Fraksi Partai Damai Sejahtera dan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)  mendukung pembentukan pansus dengan catatan wali kota terlebih dahulu memberikan penjelasan soal permasalahan PSB yang menjadi opsi DPRD Medan.

Ketua Fraksi Demokrat, Herri Zulkarnain Hutajulu MSi menolak pembentukan pansus PSB karena akan mengganggu psikologis guru dan siswa di sekolah, terlebih permasalahan PSB dinilai sudah tuntas dengan dicopotnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri oleh Wali Kota Medan. (adl)

Lusa, Seperempat Dana BOS Cair

MEDAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sumut sebesar Rp 394 miliar, sudah dapat dicairkan di Bank Sumut daerah, lusa (16/1). Dan selanjutnya akan disalurkan ke setiap rekening masing-masing sekolah yang mendapatkannya.

Pencairan itu merupakan pencairan tahap pertama sebesar seperempat persen dari total dana BOS yang diterima Sumut sebesar Rp1,577 triliun dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Untuk tahap pertama, seperempat dari total Rp1,5 triliun yang kita terima,” ungkap Sekdaprovsu, Nurdin Lubis kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (13/1).

Sebelumnya, Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Mahmud Sagala mengatakan, per 9 Januari 2012 dana BOS telah disalurkan ke Bank Sumut Dan Setiap sekolah yang mendapatkannya, diperkenankan mengambil anggarannya sejak 16 Januari 2012 di perwakilan Bank Sumut di masing-masing daerah.

Untuk sekolah yang terletaknya di daerah terpencil, diberi kemudahan dengan bisa mengambil atau mencairkannya melalui Bank BRI. Hal itu dikarenakan, Bank Sumut belum mampu menjangkau wilayah di Sumut yang terletak hingga ke pelosok diantaranya, Labuhan Batu, Kepulauan Nias dan dan daerah-daerah lainnya.

“Ada seribuan sekolah yang terletak dipelosok. Jadi penyalurannya bisa dari BRI cabang terdekat,” ujar Mahmud.
Karena Bank Sumut belum mampu menjangkau daerah-daerah terpencil, Sekda Provsu Nurdin Lubis mengingatkan, Bank Sumut untuk lebih mempersiapkan diri guna menjangkau sekolah di daerah terpencil. Untuk mengantisipasinya, Pemprovsu juga sudah bekerjasama dengan kabupaten/kota melalui dinas pendidikan terkait untuk mengantisipasinya.

Ada 354.359 Siswa di Medan yang Dapat
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan M Rajab Lubis mengatakan,  siswa di Medan yang terdata pada 2012 dan berhak menerima dana BOS sebanyak 354.359 SD dan SMP baik negeri maupun swasta.
Jumlah tersebut terbagi kepada 248.625 siswa SD dari 784 sekolah swasta dan negeri, serta 105.734 siswa SMP 334 negeri dan swasta di Medan.

“Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, maka penyaluran BOS tahap pertama dilakukan minggu kedua atau sekitar tanggal 9 sampai 16 Januari 2012. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini penyalurannya dilakukan oleh Dinas Pendidikan Sumut langsung ke rekening sekolah,”ungkap Rajab saat dikonfirmasi, Jumat (13/1).
Sekretaris Disdik Sumut Bahaudin Manik mengatakan, total dana BOS yang akan disalurkan tahun ini sebesar Rp1,5 triliun dan akan dibagi dalam empat triwulan, atau setiap tiga bulan sekali disalurkan.

Dirinya meminta kepada seluruh sekolah dalam menyalurkan dana BOS itu harus sesuai dengan 13 item kebutuhan yang telah ditentukan, seperti proses pendaftaran murid baru, membeli kebutuhan habis pakai dan lain sebagainya.
“Begitupun sekolah dapat mengklasifikasi kebutuhan mana yang paling mendesak dari item yang telah ditentukan. Kepada seluruh elemen masyarakat juga sangat dibutuhkan peran aktifnya dalam melakukan pengawasan sehingga proses pencairan bisa terlaksana secara maksimal,” katanya.

Dalam proses penyalurannya, Disdik Sumut juga akan terus memonitor setiap proses yang dilaksanakan, seperti pengumpulan nomor rekening sekolah, sosialisasi, perifikasi data, pembuatan naskah hibah, pembentukan tim pemantau berdasarkan SK Gubernur Sumut.
Sebelumnya dana BOS untuk tingkatan SD mencapai Rp397.000 untuk kawasan kabupaten dan Rp400.000 kota, maka tahun 2012 bertambah menjadi Rp580.000.    Begitu juga dengan siswa SMP, dari Rp 570.000 utuk kabupaten dan Rp 575.000 untuk kota maka meningkat menjadi Rp 710.000.

“Hal ini juga menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah untuk mensukseskan Program Wajib Belajar 9 tahun dan diimbangi dengan perluasan akses ke seluruh daerah,” katanya.(uma/ari)

Turnamen Jeda Dua Hari

SETELAH menggelar empat laga masing-masing dua laga di setiap pool, Inalum Cup 2012 jeda sementara Sabtu dan Minggu ini. Laga akan kembali digelar Senin (16/1) yang akan mempertandingkan PTPN 3 versus PON Sumut.
Laga jeda sementara karena rangkaian HUT ke-36 PT Inalum juga akan mempertandingan turnamen golf yang diikuti sejumlah Muspida di Kota Medan dan Kabupaten Batu Bara.

Selain menggelar turnamen sepak bola, golf, juga digelar turnamen bola voli yang sudah berakhir awal Januari lalu. Di samping kegiatan olahraga, berbagai kegiatan sosial juga digelar untuk memeriahkan HUT PT Inalum.

Di antaranya adalah donor darah, donasi sosial, peduli kesehatan warga sekitar dan beberapa program lainnya. “Memang rangkaian acaranya cukup banyak yang sudah digelar mulai November tahun lalu,” kata Ketua Panitia Moranta Simanjuntak. (ful)

Mesra Sama Suami Nafa

Sheila Marcia 

Tampil di layar kaca, Sheila Marcia tiba-tiba kembali bikin heboh. Ini terkait foto-foto syurnya yang beredar di internet.  Foto-foto ini dipublikasikan dalam account twitter dengan nama Neen_martha. Dalam foto tersebut, Sheila berada di sebuah kamar mandi. Ia bergaya di atas wastafel dan hanya mengenakan kaos abu-abu tanpa lengan. Sheila tak bercelana dalam!

Selain itu, ada juga gambar yang memperlihatkan bintang film Hantu Jeruk Purut ini mencium pipi pria misterius. Ada juga foto di mana Sheila sedang menggendong bayi bersama pria yang mirip dengan Zach Lee, suami Nafa Urbach.

Saat ditanya apakah wanita dalam foto tersebut adalah Sheila Marcia, Dian, asistennya mengaku belum melihat foto tersebut.
“Saya nggak tahu ya soal foto-foto itu. Lagian saya sedang tidak bersama Sheila. Sudah ya,” katanya, kemarin.

Ibunda Sheila, Maria Joseph tak kaget dengan beredarnya foto-foto nakal anaknya. Tapi ia memilih untuk tak menanggapi hal tersebut.     “Tante co comment soal foto itu,” ungkapnya.
Maria menilai foto-foto sengaja diedarkan orang yang membenci Sheila.
“Itu haters, mereka itu kasihan banget ya. Mereka mengotori hatinya sendiri,” ujarnya kesal.

Sekadar informasi, sebelumnya, artis belia yang sedang hamil anak kedua ini juga sempat menghebohkan dengan foto-foto nakal versi lain. Pada saat itu, Sheila tidak membantah soal foto-foto tersebut. Tetapi, ia tak mau masalah foto itu dibesar-besarkan. Ia menganggap hal itu sebagai masa lalunya.(net/rm/jpnn)

Pencuri Ban Mobil Kabid Humas Poldasu Belum Tertangkap

MEDAN-Hingga Jumat (13/1), tersangka pelaku pencuri empat ban mobil Toyota Avanza BK 1111 RR milik Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, masih berkeliaran. Sementara mobil tersebut masih terparkir di depan rumahnya Komplek Perumahan Taman Johor Indah Permai Blok VIII No16, Kecamatan Medan Johor.

Kemarin, Kabid Humas Polda Sumut, Raden Heru Prakoso enggan memberikan komentar. “Sebentar ya,” kata Heru kepada wartawan sambil buru-buru masuk ke dalam ruangannya Sekadar mengingatkan, kawanan pencuri menyikat empat ban mobil Toyota Avanza BK 1111 RR milik Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakosos, di depan rumahnya Komplek Perumahan Taman Johor Indah Permai Blok VIII No16, Kecamatan Medan Johor, Kamis (12/1) dini hari.

Keterangan yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, saat Heru akan menyalakan mesin mobil yang biasa digunakan istrinya, sebelum berangkat ke kantornya di Mapolda Sumut Jalan Medan-Tanjung Morawa km 5,5 Medan.

Begitu hendak menghidupakn mesin, Heru melihat empat ban mobil berwarna silver yang terparkir di pinggir jalan depan rumahnya sudah tidak ada lagi. Mobil tersebut diganjal pelaku dengan menggunakan batu batako. Heru kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsekta Delitua. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.
Setelah berhasil menggondol ban kawanan yang diperkirakan lebih dari dua orang itu langsung keluar dari Komplek Johor Permai Indah Satu menuju Jalan Karya Wisata.

Warga yang saat itu sedang melintas hendak pulang ke rumahnya yang tak jauh dari kediaman Kombes Pol Raden Heru Prakoso, sempat melihat pelaku berperawakan tinggi besar dan tegap membawa mobil Avanza warna silver. (mag-5)

Aksi Menawan Warsianto

KEGAGALAN TGM bikin gol ke gawang Inalum FC tak hanya dikarenakan solidnya pertahanan tuan rumah. Kepiawaian penjaga gawang Warsianto di bawah mistar turut mempengaruhi kokohnya pertahanan Inalum.

Sejak awal laga, Warsianto memang berulang kali melakukan aksi ciamik. Bola-bola atas yang sulit dijangkau karena postur tubuh Warsianto cukup mungil, bisa diamankan dengan baik. Bola-bola silang juga gampang saja ditangkapnya.

Koordinasi dengan pertahanan juga dilakoni dengan baik. Hal itulah yang lantas meningkatkan kepercayaan diri pemain Inalum.
Aksi-aksinya dalam menghalau dan menangkap bola pun menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang memadati Lapangan Tanjung Gading. Dukungan tuan rumah selalu mengalir jika Warsianto menguasai bola. Apalagi dia kerap menguasai bola dengan gayanya yang selalu menjatuhkan diri ke tanah. Hal itu ternyata mengundang senyum para penonton.

Ipung pun menilai aksi Warsianto menawan dan layak disebut sebagai pemain terbaik pada laga melawan TGM. “Anak-anak sudah melakukan tugasnya dengan baik. Semua main bagus, namun saya rasa yang paling bagus di laga itu adalah Warsianto,” pujinya.

Beberapa kali serangan TGM memang berhasil dipatahkannya. Itu yang membuat kepercayaan diri anak-anak terjaga,” sambungnya.
Pihak TGM juga mengakui aksi barisan rapat pertahanan Inalum. “Kami menguasai jalannya laga di babak kedua, tapi kami gagal menciptakan gol. Barisan pertahanan Inalum cukup kuat,” kata Sabda pelatih TGM. (ful)

Sudah Gratis, Ngurus Izin Usaha Cukup Tiga Hari

MEDAN-Terhitung sejak Januari 2012, Pemko Medan tidak akan memungut biaya retribusi untuk tiga izin usaha yakni surat izin usaha perdagangan (SIUP), surat izin usaha industri dan tanda daftar perusahaan (TDP). Kebijakan ini sesuai dengan penerapan aturan tentang pajak daerah dan retribusi daerah serta upaya untuk merangsang investasi di Medan agar semakin meningkat.

“Dari sebelas pengurusan izin yang kita layani, sekarang tiga izin usaha tidak lagi dipungut biaya,” kata Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Medan, Wirya Alrahman, Kamis (12/1).

Dikatakannya, dengan adanya kebijakan tersebut tentunya pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan juga akan berkurang.
Wirya menambahkan, pelayanan pengurusan izin saat ini semakin transparan. Untuk pengurusan SIUP hanya lima hari bahkan kalau pemohon langsung yang mengajukan hanya tiga hari Untuk pengurusan izin usaha  industri diproses selama tujuh hari dan untuk TDP diproses selama tiga hari.
“Sepanjang tahun 2011 pengurusan izin yang kita layani sebanyak 17.905,” kata Wirya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyebutkan, kalau kebijakan tersebut untuk memberikan insentif bagi pengusaha dan harus terus didorong.
Pemko Medan juga segera menggagas rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang fasilitas kemudahan dan insentif penanaman modal daerah.

“Tahun depan kita akan menggagas ranperda tentang fasilitas kemudahan dan insentif penanaman modal daerah. Itu kita lakukan agar Kota Medan bisa lebih banyak menarik investasi langsung,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Medan, Zulkarnain.
Dikatakannya, dengan ranperda itu diharapkan kiblat investasi tahun 2012 harus lebih banyak ke Medan, baik dari sektor primer seperti perdagangan dan industri, sektor sekunder high teknologi ataupun sektor tertier yakni jasa dan keuangan.

Dalam ranperda, sambung Zulkarnain, akan dilakukan peningkatan pelayanan perizinan. Untuk menunjang hal itu juga akan dilakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi terutama terhadap jenis-jenis perizinan tertentu untuk kemudahan persyaratan perizinan.
“Kita ingin ke depan persetujuan prinsip lebih dimudahkan sehingga pembangunan investasi bisa lebih cepat,” terangnya.

Selain itu, dalam ranperda ini juga diatur insentif serta pertimbangan-pertimbangan seperti penundaan pajak retribusi tertentu yang tidak mengganggu target dari PAD.  “Keterbukaan investasi sangat perlu untuk didukung  secara luas oleh masyarakat. Sebab, jika investasi aman maka akan dapat meningkatkan ketenagakerjaan,” terangnya.(adl)

Kans Melaju

Man United Vs Bolton

MANCHESTER-Tuan rumah Manchester United diperkirakan bakal meraih kemenangan mudah saat menjamu Bolton Wanderers di Stadion Old Trafford, malam ini.

Semua data dan fakta berpihak kepada The Red Devils. Buktinya, saat kedua tim terakhir kali bertemu pada 10 September 2011, Wayne Rooney dkk  mempermalukan tuan rumah Bolton dengan skor 5-0.

Kadigdayaan anak asuh Sir Alex Ferguson semakin tak terbantahkan jika melihat fakta bahwa sudah satu dekade lamanya Bolton tak mampu meraih kemenangan di Stadion Old Trafford. Terakhir kali Bolton menang di  sana pada 11 September 2002. Saat itu tim tamu menang dengan skor 0-1.
Selain faktor di atas, The Red Devils pun kini sedang terlecut motivasinya pasca takluk 0-3 ketika bertandang ke markas Newcaste United, akhir pekan lalu.

“Kami ingin menebus kekalahan atas Newcastle karena kekalahan itu membuat kami harus bersaing juga dengan Spurs. Ini tak pernah kami perkirakan sebelumnya,” bilang Sir Alex Ferguson, tactician Manchester United.
Tekad yang diusung Fergie untuk meraih poin atas Bolton nanti mengesampingkan kemungkinan cedera pemain yang dialami timnya. Betap tidak, pada perkembangan terakhir beberapa pemain pilar The Red Devils justru sedang mengalami kendala kebugaran. Sebut saja nama-nama seperti duet centre back Nemandja Vidic dan Rio Ferdinand. Belum lagi cedera yang dialami Fabio, Tom Cleverley dan Darren Fletcher.

Berbeda dengan Bolton, jika tuan rumah ingin fokus pada persaingan di puncak klasemen dengan Manchester City, tidak demikian halnya dengan Bolton yang kini berkutat di papan bawah Premier League.
Tim yang kini dibesut Owen Coyle itu kini hanya menempati peringkat ke-18 dengan poin 16, atau unggul satu angka dari Wigan Athletic yang menempati peringkat ke-19 dan unggul dua angka dari Blackburn yang berada di dasar klasemen.

Hanya saja, menatap laga ini mentalitas seluruh punggawa The Trotters sedang membuncah setelah pada akhir pekan lalu mencuri kemenangan 2-1 di kandang Everton.

“Kami sadar jika lawan yang kami hadapi besok (hari ini, Red) sama sekali berbeda dengan dua lawan terakhir yang kami hadapi. Kali ini kami menghadapi salah satu tim terbesar di Eropa. Tapi kami tak takut. Kami akan berusaha membuat kejutan dengan mengalahkan mereka,” tekad Owen. (jun)

Curi Helm demi Pacar

Pengorbanan Ali kepada pacarnya patut diacungi jempol. Tapi, caranya yang salah. Soalnya, pria berusia 30 tahun warga Jalan Sempurna Medan Kota itu nekat mencuri helm dari sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dan menjualnya, uangnya untuk membawa pacarnya jalan-jalan.

Hal itu terkuak di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (12/1), di Ruang Cakra V. Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum, Nurlila SH menyebutkan, 4 Oktober 2011n silam, terdakwa bersama seorang temannya, Gunawan Chaniago (DPO) melintas di Jalan Brigjen Zein Hamid.

Di jalan itu terdakwa melihat sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dengan helm yang menggantung di kaca spion. Kemudian keduanya berhenti dan terdakwa mendekati sepeda motor milik Herianto.
Warga sekitar yang curiga melihat gerak-gerik terdakwa langsung mengamatinya. Terdakwa langsung menggasak helm jenis LTD warna cokelat. Warga yang tadinya mengintai terdakwa kemudian berteriak. Naas, teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar.

Terdakwa yang sudah kalang kabut kemudian mencampakkan helm yang telah dicurinya didekat sepeda motor milik korban dan kemudian berlari ke arah temannya yang sudah menunggu.
Belum sampai ke arah temannya, terdakwa sudah dihadang warga dan mendapati hadiah bogem mentah. Sementara temannya berhasil kabur.

Saat ditanyakan Hakim, Suhartanto SH, terdakwa nekat mencuri helm untuk mencari uang agar bisa mengajak jalan-jalan pacarnya. Diterangkan pria berambut ikal itu, setelah berhasil mencuri helm, dia berencana menjualnya di tempat penjualan helm bekas di kawasan Jalan Ring Road atau Gagak Hitam dengan harga Rp100 ribu.
Terdakwa melanggar Pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 2 tahun penjara. Majelis Hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda tuntutan. (rud)

Gol Untuk Publik Inalum

Ricky Silaban

SALAH satu pencetak gol tuan rumah adalah Ricky Silaban. Ricky merupakan produk asli binaan Inalum FC yang merupakan putra daerah. Pemain kelahiran Tanjung Gading 23 Juni 1992 itu mencetak gol dengan aksi menghibur.
Memanfaatkan umpang silang rekannya Joko Syahputra dari sisi kiri pertahanan Inalum, Ricky berlari ke mulut gawang. Saat bola datang dia awalnya hendak melakukan heading, namun bola lebih rendah. Tak habis akal, bola dicipnya dengan tumitnya dan berbuah gol.

Gol itu tentu saja disambut gembira publik tuan rumah. Selain aksinya yang ciamik, gol tercipta dari kaki salah satu talenta terbaik yang dimiliki Inalum FC.
Usai laga, Ricky bilang gol itu merupakan hadiah dari timnya bagi pendukung setia Inalum FC. “Gol untuk penonton yang telah mendukung kami,” katanya.

Soal proses gol itu, Ricky menilai hal itu bisa tercipta dari kerjasama semua pemain. “Semua pemain berjasa dalam menciptakan peluang dan gol. Rekan-rekan juga bermain baik sehingga gol saya itu bisa tercipta,” tambahnya.

Di laga selanjutnya, Ricky berharap bisa kembali mencetak gol. Namun target utama yang akan diembannya adalah membawa timnya menang. “Semua striker ingin mencetak gol, tapi yang paling penting adalah kemenangan tim. Kalau ada peluang saya tentu saja tak akan menyiakan peluang mencetak gol lagi,” pungkasnya. (ful)