23.9 C
Medan
Wednesday, January 21, 2026
Home Blog Page 14032

Balotelli Manusia Aneh

PELATIH Manchester City, Roberto Mancini menilai pemain andalannya di lini depan,
Mario Balotelli sebagai manusia aneh. Pemain Italia itu dianggapnya hebat namun tak sadar dengan kemampuan yang dimiliki.

Maka itu, Roberto Mancini mengakui kadang sulit untuk memahami pemainnya itu. Balotelli sempat membuat beberapa perkara selama berlaga di Inggris. Kasus insiden kembang api, penunggakkan tiket parkir, dan pertengkaran di sesi latihan sempat mewarnai kehidupan Balotelli. Meski begitu, Mancini berharap mantan pemain Inter Milan tersebut dapat mengembangkan talentanya.
“Saya memberitahu kepadanya, selalu kamu, Mario, karena tiap ada masalah, Anda selalu terlibat di dalamnya,” ujar Mancini.

“Dia bilang, ‘Tuan, itu bukan salah saya’. Saya katakan kepadanya, ‘Tidak, saya rasa itu salah saya’. Dia lalu berkata, ‘Tidak, itu bukan salah Anda namun saya saat itu tertidur ketika hal itu terjadi’,” jelas Mancini yang juga asal Italia itu.

“Dia adalah pria yang aneh. Pria yang baik, pria yang ramah, namun saya tidak mengerti dia. Rasanya seperti saya memerlukan penerjemah khusus hanya untuk Mario,” tambahnya.

“Dia adalah pemain yang menakjubkan namun dia tidak mengerti kekuatannya, apa yang dapat ia capai sebagai seorang pemain. Mungkin dia perlu waktu lagi,” pungkas Mancini. (net/jpnn)

6 Ambulans untuk Warga Medan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM Menyerahkan 6 Unit Mobil pelayanan kesehatan berupa 2 unit mobil emergency dan 4 unit mobil ambulans, saat apel bersama di halaman Dinas Kesehatan Kota Medan Jalan Rotan, Medan Baru, Jumat (6/1) pagi.

“Dengan bantuan ini diharapkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan terus meningkatkan pelayanan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan begitu, upaya percepatan pembangunan di bidang kesehatan akan dirasakan langsung masyarakat,” kata Rahudman usai apel.

Ke empat unit mobil ambulans itu, diserahkan Rahudman didampingi Kadis Kesehatan Dr Edwin Effendi kepada Puskesmas Petisah, Puskesmas Glugur Darat, Puskesmas Binjai dan Puskesmas Sunggal. Sedangkan dua unit mobil emergency diserahkan orang nomor satu di Pemko Medan kepada Tim Emergency Pemko Medan.

“Penyerahan ke enam unit mobil ini dimaksudkan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta kepada semua petugas kita mulai dari dokter, kepala puskesmas dan perawat agar terus meningkatkan upaya peningkatan pelayan kepada masyarakat dengan cara membangun koordinasi dengan semua institusi baik itu kecamatan, lembaga-lembaga kesehatan serta  posyandu,” ujar Rahudman.

Untuk itu, lanjut Rahudman, meminta kepada institusi kesehatan supaya menghilangkan sikap keangkuhan dan bekerja dengan penuh keikhlasan serta selalu bersyukur atas apa yang telah diperoleh saat ini, terutama dalam melayani warga miskin yang jumlahnya ratusan ribu. Termasuk penyaluran kartu kesehatan seperti Jamkesmas maupun JPKMS.

“Tentu tidak semua terlayani sampai saat ini, pasti ada kendala-kendala yang dihadapi. Itulah tugas kita. Dengan demikian, tahun 2012 ini semua kendala-kendala itu bisa diatasi sehingga masyarakat terlayani dengan baik di bidang kesehatan,” jelasnya.

Selanjutnya, Rahudman akan terus mendorong Puskesmas untuk lebih meningkatkan dan menyentuh masyarakat, terutama masyarakat yang paling bawah. Begitu juga dalam upaya revitalisasi posyandu, Puskesmas dan Puskemas pembantu serta tenaga kesehatan lainnya, diharapkan yang melakukan pembinaan.

“Khusus penanganan gizi buruk seperti yang telah dicanangkan di Medan Labuhan, bukan berarti harus membangun gedung tetapi di setiap Puskesmas sudah harus disiapkan satu ruang khusus untuk melayani anti pemulihan gizi buruk yang akan ditangani khusus pihak Puskesmas,” cetusnya.

Terkait dengan tenaga dokter di Puskesmas, tambah Rahudman, pihaknya meminta kepada Kadis Kesehatan untuk melakukan rotasi  Sehingga ada penyegaran khususnya tenaga dokter.
Sejauh ini, sebutnya, jumlah tenaga dokter yang dimiliki Pemko Medan telah memadai, tinggal memberdayakannya saja sehingga terjadi perimbangan.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Dr Edwin Effendi menjelaskan, apel bersama ini digelar sebagai pengantar kegiatan awal tahun 2012. Kehadiran Wali Kota sekaligus memberikan arahan dan bimbingan diharapkan mampu memberi  spirit dalam membangun jajaran kesehatan dalam upaya percepatan pembangunan di bidang kesehatan 2012.

“Bimbingan dan arahan Wali Kota ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi seluruh jajaran petugas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mulai dari pelayanan dasar sampai pada pelayanan rujukan rumah sakit serta koordinasi lintas sektor dan mitra terkait, termasuk menggalang peran serta masyarakat,” paparnya.

Dijelaskannya, Dinkes akan terus melakukan pemutakhiran kepesertaan. Warga yang belum terlayani, masih mendapat peluang bisa dilayani. “Dengan syarat benar-benar miskin yang dibuktikan adanya rekomendasi dari kecamatan di mana warga tersebut tinggal,” pungkasnya.

Usai menyerahkan enam unit mobil secara simbolis tersebut, Wali Kota selanjutnya melakukan pemeriksaan kelengkapan keenam mobil tersebut. Setelah itu, Wali Kota mengemudikan salah satu mobil ambulans sekaligus mencoba seluruh perlengkapan di dalamnya. “Saya berharap bantuan enam unit mobil kesehatan ini dapat memberikan manfaat  untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Medan,” harapnya.

Apel bersama sekaligus penyerahan enam mobil kesehatan ini turut dihadiri Staf Ahli, Asisten serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, dokter, Kepala Puskesmas, serta instansi kesehatan lainnya. (adl)

Sulit Bikin Kejutan

Bristol v Aston Villa

BRISTOL- Tuan rumah Bristol Rovers yang kini main di Divisi Dua Liga Inggris akan melakoni laga kontra Aston Villa di putaran ketiga Piala FA, malam ini. Laga ini dianggap sulit bagi tuan rumah, yang kini sedang berjuang menghindari zona degradasi.

Sementara bagi Aston Villa, pertemuan di putaran ketiga ini cukup melegakan. Villa ingin serius di ajang ini, maka raihan angka maksimal dipastikan akan coba digeber Darren Bent dkk.

Bagi Bristol, laga ini memang sarat gengsi. Maka itu, upaya mencuri perhatian fans dengan kemenangan pasti diapungkan skuad asuhan Paul Buckle itu. Hanya saja, catatan terakhir Bristol mengalami empat laga dengan tak sekalipun menang. Bahkan melawan sesama tim yang terancam degradasi, Barnet, Bristol pun kalah. Ironisnya, kekalahan itu melengkapi tiga laga kandang tanpa kemenangan.

Menurut Volbet.com fokus Bristol kini terpecah karena harus berjuang tak degradasi ke divisi lebih rendah lagi.

Sedangkan Aston Villa yang juga kalah di laga terakhirnya di kandang melawan Swansea, masih lebih untung. Mental pemain asuhan Alex McLeish itu sempat memuncak ketika berhasil mempermalukan Chelsea 3-1 di Stamford Bridge.

Meski sempat dikecam fans karena kalah oleh tim promosi Swansea-yang bahkan baru kali ini menang tandang musim ini, The Villans masih percaya diri bisa mengatasi Bristol.
Yang jadi catatan penting, Villa juga sedang memperbaiki skuadnya dengan rencana mendatangkan Robbie Keane dari LA Galaxy dengan status pinjaman. Menurut McLeish, Robbie punya pengaruh bagus bagi timnya, baik di lapangan maupun di ruang ganti.

“Robbie punya pengalaman bagus. Kami punya pemain muda potensial, tapi kehadiran Robbie pasti berdampak. Apalagi Robbie juga ingin mempertahankan kondisinya di tengah kompetisi MLS yang sedang jeda,” kata McLeish di Mirrorfootbal. “Dalam pekan ini kami harap ada keputusan untuk peminjaman ini,” sambungnya.

Meski semakin dekat dalam memburu Robbie Keane, McLeish menegaskan jika pihaknya akan tetap mempertahankan skuadnya. Darren Bent yang dikabarkan akan hengkang ke Liverpool, dibantah olehnya. “Saya berharap spekulasi apapun tidak mengganggu Bent. Tim masih membutuhkannya,” pungkas Leish. (ful)

Tiga Bulan Harus Ada Perubahan

Wali Kota Lantik Dewan Pengawas dan Direksi BUMD

MEDAN- Setelah melalui proses yang cukup panjang dan alot, akhirnya Wali Kota Medan Rahudman Harahap melantik Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Daerah (PD) Kota Medan di Balai Kota, Jumat (6/1) pagi pukul 09.00 WIB Rahudman mengaku terharu dan berharap para direksi yang dilantik dapat bekerja profesional dan mampu memajukan ketiga perusahaan daerah milik Pemko Medan yakni PD Rumah Potong Hewan (RPH), PD Pasar dan PD Pembangunan.

“Saya terharu, karena dengan dilantiknya seluruh direksi dapat memberikan perubahan. Selama ini, kita lihat bagaimana kondisi pasar kita? Kolam renang kita bagaimana? RPH kita bagaimana? Tapi kita yakin mereka pasti bisa. Namun, semua ini tetap dengan catatan dan akan terus dilakukan evaluasi,” kata Rahudman usai melantik para direksi tersebut.

Rahudman juga berharap, para direksi yang baru dilantik dapat bekerja secara profesional karena semua yang terpilih adalah murni hasil fit and propertest yang dilaksanakan Universitas Sumatera Utara (USU). “Jadi saya tidak mau ada intervensi dari siapapun. Perusahaan daerah harus dikelola secara otonom dan professional,” tegasnya.

Dia juga mengaku puas dengan komposisi dewan direksi yang dilantik. Karena menurutnya, semuanya dari kalangan professional, malah ada juga yang mantan anggota DPRD Sumut. Diharapkannya dewan direksi yang baru mampu melakukan perubahan dan membuat terobosan di perusahaan yang dipimpinnya, baik di PD Pasar, PD Pembangunan maupun PD Rumah Potong Hewan (RPH) sehingga beroperasi secara sehat sekaligus tumbuh dan berkembang melayani masyarakat.

Khusus kepada direksi PD Pasar, Rahudman meminta agar segera dilakukan penataan terhadap seluruh pasar tradisional di Medan. “Dari sekitar 43 pasar tradisional yang ada di Kota Medan, sebagian besar kondisinya sangat memprihatinkan. Untuk itu perlu dilakukan penataan secepatnya sehingga pasar tradisional yang ada menjadi pasar representatif. Karena pasar tradisonal harus dipertahankan, tapi harus dilakukan pembenahan sehingga menjadi pasar tradisional yang modern,” ujarnya.

Dijelaskannya juga, ada dua hal yang perlu ditekankan dalam pengembangan Pasar di Kota Medan. “Dari seluruh pasar yang akan ada di Kota Medan sangat memperihatinkan, bagaimana dapat menatanya kembali dan berdaya saing agar ramai masyarakat mendatangi pasar. Selama ini masih banyak, Pasar Muara Kakus yang terabaikan, Pasar Sukaramai yang hancur dan masih banyak Pasar traisional di kawasan Belawan masih terabaikan. Dengan begitu, seluruh Direksi yang sudah dilantik harus melakukan peribahan dengan turun ke Jalan,” pintanya.

Sedangkan untuk PD Pembangunan, tambahnya, dengan luasnya wilayah kelolanya. Rusunawa yang sudah berdiri sekarang di Kawaasan Medan Labuhan agar terus dikembangkan agar tertata dengan baik. “Kita punya kolam renang, kebun binatang. Kelola dengan baik dan lakukan pembenahan yang dapat memasukan kesehatan di perusahaan itu sendiri. Kedepannya harus mampu memanfaatkan dan mengelola seluruhnya dengan baik,” imbuhnya.

Rumah Potong Hewan (RPH), harap Rahudman tidak ada lagi RPH liar di Kota Medan. “Saya tidak mau lagi dengar ada RPH liar setelah direksi ini dilantik. Jadi harus turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Bila tidak bisa juga, laporkan ke Badan Pengawasan kalau juga tidak bisa menertibkan RPH liar. Karena saya tidak mau, Direksi BUMD dikelola oleh orang lain yang mau pensiun. Saya tidak mau, yang saya mau harus dikelola oleh orang-orang yang profesional,” harapnya.

Menyikapi permintaan Wali Kota Medan tersebut, para direktur utama perusahaan daerah yang baru dilantik mengaku siap dievaluasi selama tiga bulan masa kerjanya. Jika dinilai gagal, ketiganya siap mengundurkan diri dari jabatannya.

“Kita siap untuk diganti kalau tidak ada kemajuan selama tiga bulan, karena tadi kita juga sudah menandatangani fakta integritas selama tiga bulan harus melakukan perubahan yang signifikan,” kata Dirut PD RPH Putrama Alkhairi.

Dikatakannya, program ke depan yang akan dilakukannya di RPH adalah dengan menindaklanjuti beberapa pendekatan seperti membenahi internal RPH, melakukan program standar operasional prosedur (SOP) juga mewujudkan pelayanan yang baik, sehingga ke depan tidak ada lagi pemotongan hewan liar di Medan. “Selain itu, kita juga akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban terhadap pemotongan hewan liar,” jelas Putrama.

Sedangkan untuk pengembangan investasi di RPH, Putrama menyebutkan, saat ini Medan sudah memiliki izin untuk mengimpor hewan dari luar. Untuk itu ke depan akan dilakukan pemetaan kembali dan evaluasi sehingga dapat diketahui di mana kendalanya sehingga ke depan bisa diperbaiki. “Kita juga akan membuat blue print yang bisa digunakan bagi seluruh PD Derah nantinya,” terangnya.

Begitu juga dengan Dirut PD Pembangunan yang baru dilantik, Harmen Ginting menyatakan siap untuk dievaluasi kinerjanya selama tiga bulan. “Saya pikir evaluasi itu wajib. Bagi kami, itu sesuatu dorongan, kalau tidak ada dorongan justeru setelah dilantik kami dibiarkan tentu tidak aka nada kemajuan. Bahkan, kalau perlu sebulan sekali ada evaluasi, sehingga kita bisa menyampaikan apa kelemahan-kelemahan kita agar bisa diperbaiki,” kata Harmen.

Sementara Dirut PD Pasar, Beni Sihotang juga menyatakan siap dievaluasi dan siap untuk mundur. “Yang penting selama tiga bulan kita kerja keras dan ikhlas, kami bersama direksi dan karyawan juga badan pengawas nantinya akan bersama memajukan PD Pasar,” katanya.

Beni mengatakan, untuk program pertama yang akan dilakukan karena Direksi di PD Pasar masih baru, maka akan dilakukan konsolidasi internal. Setelah itu, program ke depan yang dilakukan pertama menertibkan pedagang kaki lima di setiap pasar. “Saya melihat pedagang semua berada di kaki lima, padahal di dalam pasarnya justeru kosong. Untuk itulah kita nanti akan bekerjasama dengan unit-unit lain untuk menertibkan sekaligus membenahi Pedagang kaki lima itu,” kata Beni.

Kedua, tambahnya, hal yang dilakukan yakni membuat modernisasi dan penataan pasar. Di mana setiap pasar akan ditata. “Kita akan menata pasar kalau dia los daging, maka yang dijual di sana itu daging, begitu juga dengan los berjualan lainnya. Dengan begitu ada penataan pasar yang baik ke depan dan tidak semrawut,” terang Beni. (adl)

Debut dan Efek Reyes

MALAGA V ATL MADRID

MALAGA- Tuan rumah Malaga sedang luka. Mereka tak menang di tiga laga terakhir. Kini Ruud van Nistelrooy dkk harus kembali melakoni laga berat kontra Atletico Madrid, Minggu (8/1) dini hari.
Menyasar kemenangan, Malaga tentu tak ingin leha-leha. Kekuatan penuh disiapkan.

Pemain inti klub kaya baru itu sepenuhnya bisa main. Termasuk Santi Cazorla-gelandang yang sudah bikin empat gol ini, diharapkan mampu menopang keseimbangan lini tengah dengan ketajamannya.

Ya, peran Santi belakangan menjadi ganda. Tak hanya dituntut menjadi penyimbang lini tengah, Santi juga merasa berkewajiban mencetak gol. Itu lantaran lini depan Malaga masih jauh dari kata tajam.

Memang ada nama tenar di lini depan semisal Nistelrooy. Sayang, Orang Belanda satu ini sudah uzur sehingga tak lagi mampu bergesit ria seperti yang dilakuannya bersama Manchester United dan Real Madrid dulu.

Pun begitu, Malaga punya kans untuk mengamankan tiga angka. Apalagi laga digelar di kandang sendiri. Di samping itu, ada celah yang sedang diincar Manuel Pelligrini-arsitek Malaga, dari hengkangnya Antonio Reyes ke Sevilla. Sedikit banyak, skuad Atletico diyakini akan timpang tanpa kehadiran Reyes.   Celah itulah yang coba dimanfaatkan untuk mencipta peluang dan tentu  saja menang.

Reyes balik ke kampungnya Sevilla dengan nilai 3,5 juta Euro, dengan durasi kontrak 3,5 tahun. Keputusan Reyes untuk kembali berkostum Sevilla karena ingin merawat ayahnya yang sedang sakit.

“Dia datang kembali setelah delapan musim lalu pindah ke Arsenal karena persoalan dana besar untuk membangun tim Sevilla seperti saat ini,” demikian pernyataan Sevilla di situs resminya yang dilansir Reuters.

Reyes sebelum pindah ke Arsenal pada musim dingin 2004 dengan banderol 17 juta poundsterling, adalah andalan Sevilla di sayap kiri. Ia tampil sebanyak 86 kali di La Liga dan menyumbangkan 21 gol selama empat musim.

Di sisi lain, Atletico juga bakal dibesut pelatih anyar Diego Simeone yang akan melakoni debut pada laga itu. Kerja berat tentunya, karena dia akan melakoninya di kandang lawan.

Kabar baiknya, gelandang Tiago bisa kembali membela Atletico setelah pulih dari cedera.  Hal itu merupakan nilai positif bagi Atletico karena Tiago merupakan sosok vital di lini tengah.
Koke dan Eduardo Salvio juga diyakini bisa bermain lagi setelah pulih dari cedera. Sama halnya dengan bek kanan Luis Perea, yang juga baru pulih dari cedera. (ful)

Casillas Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Walikota Mostoles menggelar upacara istimewa sebagai tanda penghormatan terhadap berbagai prestasi yang telah direngkuh kiper Real Madrid Iker Casillas. Kini, penduduk Mosteles bisa melihat nama Casillas diabadikan sebagai nama jalan menyusul perubahan ‘Avenida de los Deportes’ menjadi ‘Iker Casillas Avenue’.

“Saya sangat bangga bisa kembali ke kota tempat saya tumbuh. Saya ingin berterima kasih kepada walikota atas segala yang telah dia lakukan dan terutama para pelatih saya di masa lalu maupun saat ini,” ungkap Casillas setelah acara.

“Ini merupakan tanggung jawab lebih, di mana nama saya akan selalu terikat dengan Mostoles, begitu juga kegembiraan, kebanggaan serta kehormatan. Terkadang mimpi bisa menjadi kenyataan,” tutup Casillas. (net/jpnn)

BI Jaga Kestabilan Nilai Tukar Rupiah

Pada 2011, nilai mata uang rupiah dalam keadaan stabil di pasaran. Walapun sempat terguncang dengan krisis ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika, tetapi nilai mata uang rupiah masih dalam posisi yang memungkinkan untuk investasi.

Kestabilan ini yang diharapkan pengusaha, karena akan memudahkan pengusaha dalam melaksanakan tugasnya dan menentukan proyeksi ke depan Berbagai cara yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam mempertahankan kestabilan mata uang ini. Apa saja?, berikut wawancara Manager Sistem Pembayaran Bank Indonesia Medan Kahfi Zulkarnaen dengan wartawan Sumut Pos, Juli Ramadhani Rambe.

Seperti apa kondisi nilai tukar rupiah di pasaran?
Selama 2011, nila rupiah di pasar global tetap berada dalam posisi stabil. BI memang menjaga kestabilan nilai tukar ini. Pada umumnya, nilai tukar rupiah tersebutkan memiliki dua nilai yang berbeda. Pertama untuk kurs, dan sisanya sebagai penukar barang. Jadi, kedua nilai ini yang kita tukar untuk masyarakat. Selain untuk mempermudahkan pengusaha untuk proyeksi kedepan, juga memudahkan untuk investasi.

Apa saja yang bisa dilakukan untuk mempertahankan nilai tukar rupiah?
Banyak, salah satunya dengan memperkecil inflasi. Dengan inflasi sangat erat hubungannya dengan nilai tukar barang, jadi kalau nilai tukar uang akan barang naik, maka inflasi juga akan naik, dan nilai uang akan turun. Jadi, inflasi harus kita pantau terus untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Hal lain, melalui BI rate yang diumumkan setiap minggunya. Dengan BI rate akan memberikan gambaran bagi investor untuk memasukkan dananya ke mari. Kalau sudah begitu, banyak yang beli rupiah, jadi posisi rupiah juga masih aman dipasaran.

Apa alasan untuk mempertahankan rupiah tetap stabil?
Banyak, salah satunya adalah untuk menghindari harga-harga di pasaran naik. Karena bila kurs naik, maka harga juga akan naik. Nilai rupiah naik atau turun secara cepat dan tidak stabil, akan mempersulit kita untuk memprediksi keadaan dunia usaha. Selain itu, naik turunnya kurs bukan berarti baik, malah sebaliknya bisa memperburuk. Misalnya begini, kurs hari ini Rp9 ribu, dan pengusaha akan meminjam uang ke bank, tetapi besoknya nilai rupiah turun, menjadi Rp10 ribu. yang awalnya, si pengusaha harus membayar sekitar Rp10 juta, tetapi karena nilai tidak stabil, akhirnya yang dibayarnya harus berlipat ganda. Ini berarti kerugian bagi si pengusaha kan. Dan pengusaha juga akan sulit untuk berkembang, karena tidak mengetahui margin yang didapatnya.

Keuntungan dengan nilai mata uang yang stabil untuk menarik investor, bagaimana hitungannya?
Begini, dengan nilai mata uang stabil, dan BI rate yang kita tawarkan lebih tinggi dari luar negeri. dan perhitungan inflasi yang sesuai dengan prediksi. Akan memudahkan investor untuk untuk hitung-hitungan keuntungan. Suku bunga yang kita tawarkan dengan inflasi yang ada, tetap lebih menguntungkan berinvestasi di sini. Sekitar 1/2 persen lah. Mengenai inflasi, dengan rupiah yang stabil juga akan memudahkan untuk mendapatkan prediksi kenaikan harga yang akan terjadi. dan tentu saja, nilai mata uang yang masih sama.

Pencapaian ini apakah membuat kita bangga dan berhasil?
Tentu saja, kalau barang tidak naik, nilai mata uang juga masih sama, maka dipastikan pertumbuhan ekonomi juga akan naik. Seperti yang diungkapkan dari awal, mata uang stabil akan mempermudah pengusaha untuk memprediksi margin yang didapatnya. Kalau dunia usaha berkembang, pasti secara langsung akan meningkatkan pendapatan ekonomi, yang berarti juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.(*)

Sabu-sabu Disimpan di Kemaluan

Ditangkap Saat Jenguk Tahanan di Mapolda Sumut

MEDAN- Susi (19), warga Aceh, nekat mengantar sabu-sabu ke tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Jumat (6/1) sore pukul 16.00 WIB. Sabu-sabu tesebut disembunyikannya di kemaluannya. Namun, kejelian petugas piket, berhasil menangkapnya dengan barang bukti 8,4 gram sabu-sabu.

Menurut informasi yang didapat di Direktorat Narkoba Polda Sumut, seperti biasa para keluarga tahanan narkoba yang datang membesuk bawaan selalu diperiksa petugas Piket Jaga Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Tepat sekira pukul 16.00 WIB, saat pembesuk sudah mulain berpulangan, Susi yang berstatus janda anak satu itu datang ke pos piket yang saat itu dijaga Kompol Sulaiman Effendi.

Dengan membawa bungkusan berisi nasi dan rokok, Susi mengaku mau menjenguk abangnya bernama Idris Sufi (36), warga Dusun Muda Desa Mata Kumbang Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Seperti pembesuk lainnya, Kompol Sulaiman memeriksa bawaan Susi. Dalam pemeriksaan itu, nasi yang dibungkus pun tak luput dari pemeriksaan Kompol Sulaiman. Merasa tidak ada yang dicurigai, Susi pun dipersilahkan menjenguk Idris yang diakuinya sebagai abang kandungnya.

Kompol Sulaiman yang ditemui Sumut Pos di Markas Reserse Narkoba Polda mengaku saat mempersilahkan tersangka untuk menjenguk tahanan, dia mengaku belum curiga terhadap Susi. Namun, saat Susi berjalan ke arah ruang tahanan, tiba-tiba balik dan masuk ke kamar mandi. Sulaiman mengaku langsung curiga.

Saat si wanita berparas manis berkulit putih tersebut keluar dari kamar mandi dan tangannya menggenggam bungkusan plastik, Sulaiman langsung memanggil sambil mengejar Susi yang berjalan ke arah ruang tahanan.

“Saat ku panggil ia langsung lari dan menjerit memanggil abangnya. Langsung ku tangkap tangannya. Terus aku suruh menunjukan benda yang dipegangnya, ternyata sabu-sabu,” terang Sulaiman.

Atas kejadian itu, petugas langsung melakukan penggeledahan di dalam ruang tahanan, seluruh tahanan langsung digeledah satu per satu. Ruang tahanan tempat Idris ditahan pun diobok-obok petugas. Saat itu, petugas menemukan dua unit HP, satu unit diakui Idris sebagai miliknya.

Menurut Susi, shabu tersebut dibawanya dari Aceh memang untuk Idris. “Saat saya tiba di Medan, saya langsung kemari. Sabunya saya simpan di kemaluan saya. Ke kamar mandi tadi untuk ngambil sabunya. Nggak mungkin awak ngambilnya saat di depan sel,” ujar Susi sambil melempar senyum.

Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Anjard Dewanto yang dikonfirmasi atas kasus ini membenarkan adanya kasus ini, Anjard juga mengatakan pihaknya masih mengintrogasi kedua tersangka. “Kedua tersangka sedang diperiksa, barang bukti yang kita amankan sabu-sabu seberat 8 gram lebih. Yang menurut pengakuan tersangka disimpan di dalam kemaluannya saat mau menjenguk tahanan,” terang Anjard.(mag-5)

Ngaku Adik Penyelundup Sabu Dalam Anus

Saat ditangkap, Susi mengenakan baju warna oranye, dipadukan dengan pernak-pernik kalung. Saat digiring petugas ke ruang juru periksa, tak terlihat rasa takut pada dirinya. Kepada petugas, dia mengaku kalau dirinya adalah adik sepupu Idris Sufi (36), yang ditangkap petugas saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Polonia Medan karena membawa sabu-sabu dari Malaysia yang disimpan di dalam anus, Sabtu (31/12) sore.

Ternyata, pengakuan ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan Idris yang  diperiksa secara terpisah oleh petugas Idris mengaku kalau Susi adalah adik kandungnya.

Hal ini membuat polisi merasa heran-heran, apa sebenarnya hubungan antara Susi dan Idris, sehingga Susi berani mengantarkan sabu kepada Idris. “Kalau adik kandungnya, apa mungkin ia tega menyuruhnya mengantar narkoba? Kalau adik sepupunya, apa mungkin juga? Yang ia nya, ada hubungan arus bawah antara mereka, paling tidak selingkuhannya. Namanya sudah janda anak satu,” ujar seorang pembesuk.

Idris yang terus diperiksa petugas di dalam ruang tahanan mengaku, sabu-sabu tersebut memang untuknya setelah sebelumnya ia memesan kepada Susi yang diakui sebagai adik kandungnya. “Tidak melalui istriku, aku langsung pesan sama Susi, dia itu adik kandungku,” terang Idris.
Sementara itu, saat Sumut Pos mencoba memfoto Susi yang sedang diintrogasi petugas, Susi yang mengetahui akan difoto malah bergaya sambil mengatakan, “Dari pada di kampung aku beladang, sekali-sekali jadi model nggak apa-apa”.

Mendengar perkataan Susi, membuat beberapa polisi ada yang ketawa dan ada yang merasa kesal. “Bukan malah malu, malah bangga, memang pemainnya itu,” ujar beberapa petugas yang melihat gaya Susi. (mag-5)

Pemko Jangan Buang Badan

Massa Minta Masjid Al-Ikhlas Dibangun di Lokasi Semula

MEDAN- Ratusan masa dari Aliansi Ormas Islam dan mahasiswa melakukan aksi di halaman Kantor Wali kota Medan, Jumat (6/1) siang. Dengan melakukan pembakaran ban dan melaksanakan Salat Ashar berjamaah di depan pintu masuk kantor tersebut, mereka menuntut Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor harus dibangun di lokasi semula, yakni lahan yang sudah dikuasai pihak pengembangn
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Kordinator Aksi Aliansi Ormas Islam Sumut, Hendra Hidayat menjelaskan, kalau setelah lebih dari enam bulan yang lalu sejak Masjid Al-Ikhlas dirobohkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Tragedi itu dinilai buklanlah yang pertama dan sangat menyakitkan hati umat Islam.

“Setelah kita amati bersama, kasus-kasus perobohan masjid yang terjadi semuanya dilakoni pengembang yang membayar oknum-oknum yang butuh uang. Dan ini menjadi bahaya laten, menyusul untuk dirobohknnya oleh pemodal kafir dan oknum-oknum yang senang menjual agama demi uang.

Sampai detik ini, Aliansi Ormas Islam terdiri dari 35 Organisasi Keislaman terus berjuang menuntut keadilan dan hak-hak bergama sebagaimana mestinya yang dengan jelas dipaparkan pada UUD 1945 RI,” teriak Hendra dengan pengeras suara.

Dikatakannya, masa yang hanya menginginkan kedamaian di Indonesia, terkhusus Kota Medan. Hanya meminta agar masjid yang sudah dirobohkan itu dibangun kembali ke lokasi semula. “Sebab, Islam itu rahmat dan kebaikan tapi jika diusik, apalagi hak beragama diganggu, maka tidak ada kata kompromi. Terkhusus untuk Masjid Al-Ikhlas yang berada di Jalan Timor dengan ini menyatakan sikap bersama. Harga mati, masjid yang dirobohkan harus dibangun kembali ke tempat semula,” teriaknya lagi.

Dia juga meminta pemerintah dalam hal ini Wali Kota Medan Rahudman Harahap untuk tidak buang badan dan meminta agar tembok yang mengelilingi lahan masjid tersebut segera dibongkar.
Dalam aksinya, massa juga sempat membakar ban di atas jembatan Sungai Deli Jalan Raden Saleh.

Selanjutnya, mereka masuk ke Kantor Wali Kota, untuk melakukan pembakaran ban di halaman Kantor Walikota. Arus lalulintas dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Lapangan Merdeka dialihkan ke arah Jalan Imam Bonjol Lapangan Benteng yang berlangsung sekitar setengah jam.

Sebelumnya, masa juga sempat dihadang petugas ketika hendak masuk ke halaman kantor wali kota. Dengan jumlah masa yang sangat ramai membawa spanduk dan bendera ormas, mereka menggoyang-goyang pintu pagar serta menendangnya dengan kuat hingga pintu pagar bergoyang. “Buka pintu pagar, kami mau bertemu dengan Rahudman,” teriak seorang massa aksi sambil menggoyang-goyang pintu pagar.

Puluhan personil gabungan dari Satpol PP dan Polsek Medan Baru serta Sabhara Polresta Medan, akhirnya mengizinkan masa masuk kedalam halaman kantor kota dan meminta agar langsung bertemu dengan Rahudman. “Kami tidak mau bertemu dengan Rahudman kalau hanya diwakilkan, karena sebelumnya kami sudah membuat audensi tapi tidak dipedulikan. Untuk itu kami minta agar Rahudman langsung berbicara kepada kami, karena ini merupakan tanggung jawabnya,” jelas Hendra.

Karena sudah menunggu hampir 10 menit tak juga Rahudman menemui masa, masa mengancam akan membakar ban serta akan menurunkan bendera setengah tiang sebagai bentuk lemahnya Pemko Medan dalam membiarkan Masjid Al Ikhlas yang dirubuhkan.

Selanjutnya, massa sempat diterima Asisten Kesos Pemko Medan Mussadad. Namun ditolak oleh massa, karena dinilai tidak bisa mengambil keputusan. Massa memilih untuk langsung bertemu Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis juga sempat menemui massa, namun massa kurang berkenan.

Sekda Kota Medan yang akahirnya menjelaskan kepada massa usai melakukan Salat Ashar berjamaah. Setelah ada negosiasi, akhirnya massa berkenan diterima oleh Sekda untuk diterima aspirasinya. “Pembangunan pagar sudah dicek oleh Dinas TRTB sepanjang 100 meter, tinggi 2 meter. Memang tidak ada izinnya itu, kita akan menyurati pengembang untuk meminta pembongkaran dilakukan.

Kalau juga tidak ada respon, maka Pemko yang akan bongkar. Tidak serta merta saya bertindak sesuka hati, semua ada mekanisme dan peraturan, jadi kita ikuti aturan mainnya. Saya akan sampaikan ini ke pimpinan saya,” ucap Syaiful.(adl)