25.8 C
Medan
Wednesday, January 21, 2026
Home Blog Page 14033

Dimarahi Malah Minum Racun Tikus

Disuruh orangtuanya untuk cari kerja, Marini Nurhayati br Simanjuntak (22), warga Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mawar, Kelurahan Pekan Labuhan, Medan Labuhan, malah nekat minum racun tikus. Akibatnya, perbuatan Marini ini membuat panik orangtuanya dan langsung melarikannya ke RSU Ameta Sejahtera, Kamis (5/1) sore pukul 15.00 WIB.

Siang itu, Marini dimarahi ibunya karena tak kerja- kerja sejak tamat SMA. Lantas anak sulung ini merasa sakit hati Dengan rasa kecewa, dia langsung masuk kamar dan menenggak racun tikus.

Perbuatan nekat yang dilakukan Marini itu diketahui adiknya. Melihat Marini sudah kejang- kejang dan mulut berbuih, keluarganya langsung melarikan Marini ke RSU Ameta Sejahtera. Dengan kondisi tubuh yang masih lemas, Marini menjalani perawatan intensif di RSU Ameta Sejahtera. Begitu juga tampak ibu kandungnya yang manangisi perbuatan nekat anak sulungnya karena tak terima dimarahi. (ril/smg)

PAD Dishub tak Capai Target

MEDAN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menuding telah terjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. Sehingga realisasi target PAD pada 2011 di dinas ini sangat mengecewakan.

Kebocoran PAD paling besar dari sektor parkir yang diduga akibat kelalaian dan ulah oknum yang bermain dari tagihan sejumlah perolehan retribusi, khususnya parkir. Hal ini dijelaskan Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangungsong ketika melakukan rapat realisasi penggunaan anggaran Tahun 2011 Dinas Perhubungan Kota Medan Triwulan IV di kantor dewan, kemarinn
“Seperti yang dipaparkan Dinas Perhubungan yang diwakili Iswar, menyebutkan kalau dari Rp47,3 miliar target PAD Dinas Perhubungan Kota Medan pada 2011, ternyata terhitung sampai 14 Desember 2011, target tersebut baru terealisasi Rp20,7 miliar atau sekitar 43 persen,” kata Parlaungan.

Sedangkan khusus retribusi parkir, dari target PAD sekitar Rp12 miliar lebih, baru terealisasi hanya sekitar Rp10 miliar lebih. Pencapaian target ini diyakini tak terealisasi mengingat waktu tinggal hanya 15 hari lagi. Padahal tahun lalu, realisasi PAD sekitar Rp23 miliar dan khusus parkir terealisasi sekitar Rp13,5 miliar.

“Mendengar penjelasan ini, seluruh anggota Komisi D kesal serta menuding kinerja Dinas Perhubungan Kota Medan lemah dan bobrok. Kalangan dewan meminta Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadis Perhubungan Armansyah alias Bob beserta sejumlah stafnya,” cetusnya.

Parlaungan Simangunsong memutuskan hasil rapat agar dilakukan audit terhadap perolehan retribusi. Bahkan, Dinas Perhubungan diminta supaya memberikan data akurat, berapa SK SPT yang mengutip parkir dan daerah mana saja. “Kalau memang Dishub tidak mampu mengelola parkir dengan baik perlu dikaji agar masalah parkir dapat dikontrakkan ke pihak ke tiga untuk peningkatan PAD,” pintanya.

Sekretaris Komisi D, Muslim Maksum menyampaikan, minimnya perolehan PAD patut dipertanyakan. “Kita heran, kenapa retribusi dari sector parkir tidak dapat memenuhi target sementara kendaraan di Medan terus bertambah bahkan setoran yang dikenakan Dishub ke pengamat parkir juga bertambah. Kenapa retribusi malah menurun, ada apa ini,” tegas Muslim.

Anggota lainnya, Budiman panjaitan mengharapkan Dinas Perhubungan Kota Medan dapat menjelaskan lebih tranparan dan mempertanggungjawabkan soal penurunan PAD di Dinas Perhubungan.” Dalam hal peningkatan PAD, dewan siap memberikan masukan dan jika ada masalah siap memback-up demi kepentingan masyarakat umum,” bebernya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Armansyah Lubis menunjukkan sikap tak bersahabat terhadap wartawan koran ini saat hendak dikonfirmasi usai apel bersama di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, Jumat (6/1).

“Kalaian itu, jangan mencari kesalahan orang saja. Cari kebaikan orang, jangan hanya ada sedikit salah paham, kalain seperti ini. Nampaknya kalian sudah tidak mau berkawan lagi ya,” kata Armansyah dengan nada keras sambil menghisap rokoknya.

Dikatakannya, tak ada yang bisa mengintervensi dirinya selain Wali Kota Medan Rahudman Harahap. “Pimpinan saya hanya Wali Kota, jadi kalau kalian mau membanatai aku, silahkan saja, saya tidak perduli,” ujarnya lagi.

Meski sudah diajak berbicara lembut, Armansyah tetap tak mau dikonfirmasi. “Kalau untuk itu, saya no coment. Jangan kalian mencari kesalahan orang saja,” bebernya.(adl)

Mayat Membusuk Dalam Sumur

MEDAN- Penemuan mayat yang sudah membusuk di dalam sumur tua rumah kosong kawasan Menteng 7 Gang Ria, sempat membuat heboh warga di daerah tersebut. Lantas, warga melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Area.

Informasi yang diperoleh, jenazah yang belakangan diketahui bernama Putra pertama kali ditemukan Nurisman (25), warga sekitar yang saat itu tengah menanam cabe. Karena bau busuk yang begitu menyengat, Nurisman langsung melaporkannya kepada warga lainnya.

Selanjutnya, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area. Petugas langsung mengevakuasi jenazah di dalam sumur tua tersebut yang diperkirakan sedalam 5 meter. Diduga, korban tewas sekitar dua hari lalu karena kondisi jenazah yang sudah membusuk. Setelah itu, jenazah dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Dari tubuh korban terdapat tato bertuliskan nama korban ditangan sebelah kiri. Namun tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Kapolsekta Medan Area, Aries Setyo Ningsih yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Jenazah sudah dibawa ke Pirngadi untuk di otopsi. Saat ini keluarga korban belum diketahui keberadaannya,” ujarnya.(mag-11/gus)

Banyak Lurah tak Peduli Kebersihan

Wali Kota Sidak ke Sejumlah Kecamatan

MEDAN- Untuk mengetahui kinerja camat dan lurah dalam menata kebersihan di wilayahnya, Wali Kota Medan Rahudman Harahap melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kecamatan di Kota Medan. Seperti pada Kamis (5/1) malam lalu, Rahudman melakukan sidak ke Kecamatan Medan Helvetia.

Dari sidak tersebut, Rahudman menemukan ada lurah yang masih tidak peduli dengan kebersihan di wilayahnya. Seperti saat sidak di Kelurahan Cinta Damai, masih ditemukan sampah menumpuk. “Dari hasil monitor terhadap kinerja camat dan lurah tentang kebersihan di wilayahnya, ternyata masih ada yang tidak perduli dengan kebersihan karena sampah masih menumpuknya di sana-sini,” kata seorang sumber di Balai Kota yang meminta namanya tak disebutkan, Jumat (6/1).

Dikatakannya, melihat ketidakpedulian Lurah Cinta Damai terhadap kebersihan di wilayahnya, Wali Kota Medan langsung mengambil tindakan dengan mengatakan akan segera mencopotnya.
“Wali Kota waktu itu mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada lurah tersebut dan akan mencopotnya,” jelas sumber.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap usai melaksanakan apel bersama di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, dia membenarkannya dan akan melakukan pencopotan secepatnya. “Ya, memang ada. Nanti kau akan tahu,” ucap Rahudman sambil tersenyum.

Secara umum, Rahudman menilai camat dan lurah sudah bekerja, namun masih ada yang harus ditingkatkan lagi, terutama menyangkut estetika. Rahudman berharap camat dan lurah terus melakukan penataan terhadap wilayah kerjanya masing-masing sehingga terlihat indah.

Untuk mewujudkan itu, perlu dilakukan kebersamaan. Karenanya, kunjungan yang dilakukan ini sekaligus untuk memberikan motivasi untuk lebih perduli terhadap kecamatan dan kelurahannya.
“Mari terus kita bangun kebersamaan ini. Jadi istilahnya bukan sidak tapi kita bersama-sama melihat kondisi di lapangan dan kemudian membenahinya bersama-sama,” bebernya.(adl)

Gang Kolam Jaka Belum Diaspal

085361231xxx
Yth Pemko Medan kenapa gang kami selalu dilewati pengaspalan sementara di gang lain sudah diaspal semua. Nama gang kami Gang Kolam Jaka/Pelangi, Kecamatan Medan Johor Kelurahan Kwala Bekala di Jalan Pintu Air 4. Tolong ya Pak ditindaklanjuti agar tidak banjir selalu bila hujan, terimakasih.

Kita Akan Usulkan
Kita upayakan 2012 ini pengaspalan jalan dan gang se-Kelurahan Kwala Bekala dapat diwujudkan. Hal ini sesuai instruksi Wali Kota Medan Bapak Drs H Rahudman Harahap MM. Memang Kolam Jaka sudah diaspal dan untuk Gang Pelangi segera kita usulkan. Terimakasih.

Enoh PT Tarigan
Lurah Kwala Bekala

Segera Ditindaklanjuti
Pemko Medan komit mewujudkan pembangunan merata di Kota Medan. Salah satunya pengaspalan jalan dan drainase untuk mengatasi banjir. Untuk itu laporan ini akan kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Bina Marga Kota Medan untuk segera ditindaklanjuti. Terimakasih.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

—-

Segera Lakukan  Pengaspalan
Kita minta Wali Kota Medan khususnya instansi terkait untuk dapat memperhatikan jalan dan drainase tidak hanya di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor ini. Tetapi di seluruh Kota Medan. Segera dilakukan pengaspalan, serta perbaikan dranainase yang rusak. Hal itu sebagai bukti Pemko Medan di bawah pimpinan Drs H Rahudman Harahap MM komitmen terhadap pembangunan yang merata.

Budiman Panjaitan
Anggota DPRD Kota Medan

Kapan Sertifikasi Guru Kota Medan Dibayar?

081973172xxx
Kpd Kadis Pendidikan Kota Medan, kapan dibayarkan sertifikasi guru Kota Medan? Soalnya sudah lewat tahun, jangan sempat KPK turun  lagi ke Medan. Karena Kota Medan sekarang mendapat sorotan dari pusat masalah korupsi. Terimakasih, Sumut Pos.

Diteruskan
Dana tunjangan profesi guru, data sudah kita kirim ke provinsi. Dalam minggu ini atau awal minggu depan kita harapkan sudah masuk ke rekening para guru. Saat ini pihak bank penyalur masih memvalidasi jumlah uang dan data rekening guru yang berhak menerimanya. Terimakasih.

H Rajab Lubis
Kadis Pendidikan Kota Medan

Plt RSU Sultan Sulaiman Putus Kontrak Sepihak

083199175xxx
Bapak Bupati Sergai Yth mohon Bapak dapat lakukan evaluasi atas pemutusan kontrak secara sepihak yang dilakukan Plt Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman terhadap pegawai honor yang dipecat secara tidak hormat dan tanpa adanya alasan yang kuat. Padahal pegawai honor ini adalah pemegang SK Bupati namun kenapa dipecat tanpa tanpa peringatan terlebih dahulu. Kami juga sangat menyesalkan sistem administrasi pemecatan tersebut, pasalnya surat pemecatan yang diberikan kepada pegawai honor tidak disertai tembusan ke BKD dan Bupati.

Selain itu dalam surat pemecatan yang kami terima terlihat ada coretan di beberapa bagian yang menimbulkan kesan penghinaan terhadap pegawai honor tersebut. Ada sistem tebang pilih dan keberpihakan yang kerap kali dilakukan Plt RSU Sultan Sulaiman dalam memimpin rumah sakit. Kami minta pihak Pemkab Sergai sudi kiranya memediasi pertemuan antara Plt dan pihak pegawai honor yang diPHK.

Tunggu Penjelasan Konkret dari RSU Sultan Sulaiman
Mendapatkan laporan pemutusan kontrak sepihak ini, kita segera meneruskannya ke pihak RSU Sultan Sulaiman untuk mendapatkan penjelasan konkretnya. Dari berapa jumlah pegawai honor yang dipecat juga alasan pemutusan kontrak. Benar pegawai honor memiliki SK Bupati yang berakhir setiap 31 Desember. Untuk kelanjutan kontrak itu tergantung SKPD yang bersangkutan sesuai kebutuhan. Terimakasih.

Drs H Mariono SP
Kabag Humas Pemkab Sergai

Kendaraan Dinas Berlebih di Dinas Bina Marga Provsu

085277214xxx
Kepada Yth Bapak Plt.Gubsu tolong diinventarisasi pemakaian kendaraan dinas di Dinas Bina Marga Provsu. Para pejabat eselon IV sampai eselon III, kendaraan dinasnya lebih dari satu unit.

Sedang Dilakukan Inventarisasi
Terimakasih atas informasinya. Untuk memastikan kebenarannya, laporan ini akan kita teruskan ke Biro Asset Pemprovsu yang saat ini sedang melakukan inventarisasi asset termasuk di antaranya mobil dinas.

Dian Tito SH
Kasubag Humas Pemprovsu

Bertahap Tapi Terus Membangun

Dirgahayu 8 Tahun Pemkab Serdang Bedagai

Sepanjang 2011 derap pembangunan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) semakin menunjukkan kemajuan. Sejumlah sarana infrastruktur publik dibangun dan diperbaiki untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Tak cukup sampai di situ, daerah yang dipimpin Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dan Wakil Bupati Ir H Soekirman ini terus meningkatkan pelayanan publik melului SKPD-Nya. Bertahap dan terus membangun, demikianlah pepatah derap pembangunan di daerah yang memiliki motto tanah bertuah negeri beradat ini.

Bertahap maksud bupati dikarenakan anggaran yang terbatas setiap tahunnya, namun pembangunan tidak pernah berhenti di 17 kecamatan. Di tahun 2011 ini juga, sejarah telah mencatat, dari 240 daerah yang menggelar pilkada tahun 2010, ada 2 kepala daerah yang terpilih mengikuti pendidikan di Harvard University, satu diantaranya adalah Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi.

Pembangunan di bidang infrastruktur jalan, setidaknya sudah hampir 1000-an kilo meter dari 1400-an kilo meter jalan di Kabupaten Sergai telah ditingkatkan statusnya. Demikian juga sejumlah jembatan antara kecamatan maupun desa dibangun dan direhabilitasi.  Terakhir 6 Desember 2011 lalu, HT Erry Nuradi meresmikan jembatan di Kecamatan Sipispis.

Demikian juga di bidang pendidikan.  Di hari ulang tahun Pemkab Sergai ke-8 ini, Sabtu 7 Januari 2012 sudah ada 18 unit gedung SMA negeri yang dibangun di setiap kecamatan, bahkan di Kecamatan Perbaungan ada 2 unit gedung SMA negeri, ditambah juga dengan pembangunan 7 unit gedung SMK negeri. Padahal sebelumnya, daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang ini belum memiliki satu unit SMK negeri.

Tak hanya pembangunan sarana pendidikan mulai tingkat SMA/SMK hingga SD/TK, mutu lulusan dan tenaga pendidik juga ditingkatkan, sehingga tak heran banyak siswa-siswa lulusan sekolah asal Sergai yang memiliki nilai terbaik tingkat Sumut bahkan tingkat nasional.

Belum lagi di bidang pertanian, sarana irigasi dan pengetahuan petani terus ditingkatkan guna mendapatkan hasil produksi pertanian yang meningkat. Ada juga pembangunan di bidang kesehatan, pemerintahan dan bahkan  sosial masyarakat. Seluruh SKPD digerakkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Serdang Bedagai. Kepala desa sebagai aparat pemerintah di tingkat desa, juga sudah dibekali dengan kompetensi  guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Oleh karenanya, lewat ulang tahun ke-8 Pemkab Sergai  yang jatuh pada 7 Januari 2012  ini, Bupati Sergai HT Erry Nuradi didampingi Sekdakab Ir Harris Fadillah MSi dalam wawancara dengan koran ini mengajak seluruh SKPD dan masyarakat Sergai untuk menjaga kekompakan guna memajukan Sergai di tahun-tahun mendatang. Sama dengan peringatan HUT Sergai sebelumnya, tahun ini HUT Sergai juga ditandai dengan rapat paripurna di gedung DPRD Sergai dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah agama yang disampaikan ustadz Sholeh Mahmoed di Lapangan Bola Kaki Batang Terap Kecamatan Perbangunan. Sekali lagi selamat HUT Sergai yang ke-8, semoga semakin jaya selalu.(*)

Serikat Karyawan Telkom Bantu Korban Penggusuran

MEDAN- Karyawan Telkom Medan, Mahal Harahap yang menjadi korban penggusuran di lokasi Jalan Jati yang dieksekusi Pengadilan Negeri Medan bersama 70 pemilik tanah lainnya dilokasi yang sama, mendapat bantuan dari Telkom. Bantuan diberikan Adi Maulana Sitepu, Rabu (4/1) sebesar Rp135 juta. Bantuan dari SEKAR Telkom itu sebagai ungkapan rasa simpati atas musibah yang menimpa anggotanya.

Adi Maulana menjelaskan, melalui bantuan seluruh anggota Sekar dalam aksi “Sekar Peduli”secara nasional, terkumpul dana Rp 125 juta dan kemudian ditambah Rp10 juta lagi melalui dari BMMT (Baitul Mal Muttaqin Telkom) sehingga dana yang diterima Mahal Harahap mencapai Rp135 juta.
“Semoga bantuan itu dapat menolong Saudara Mahal untuk mendapatkan  rumah guna menata hidup yang lebih baik ,” harap Adi Maulana.

Saat melakukan penyerahan itu hadir Deputi Kepala Telkom Sumatra Suherman, Pengurus Sekar Wilayah dan Daerah, pengurus BMMT Telkom Sumatra dan Mahal Harahap beserta isteri. Suherman mewakili manajemen Telkom Sumatra menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang dialami Mahal sekeluarga.

“Alhamdulillah, Saudara Mahal tegar  dan itu merupakan modal utama menata kembali masa depan yang jauh lebih penting,” ujarnya Suherman.
Suherman juga menyampaikan apresiasi luar biasa dan salut  kepada jajaran Sekar Nasional, khususnya Sekar Sumatera atas respon cepat dan sensitivitas dan kuatnya rasa persaudaraan di antara karyawan.

Atas perhatian dan dukungan yang sangat besar ini, Mahal Harahap menyampaikan ucapan terimakasih atas segala bantuan yang diberikan, baik moril maupun materil.   “Terus terang saya tidak menyangka Sekar Peduli dan BMMT membantu sampai sebesar ini,” ujar Mahal haru.  (rel/ila)