Home Blog Page 14070

Pedas Manis Ayam Goreng Pohon Pisang

MEDAN- Ingin mencicipi masakan kampung dengan dengan cita rasa yang lezat?? Jangan ragu untuk berkunjung ke Restoran Pohon Pisang di Jalan Letjend S.Parman Kompleks The Crown Blok A No. 16-17 Medan. Berbagai macam hidangan yang menggugah selera sesuai dengan lidah siapa saja yang mencicipinya.

Sesuai dengan namanya, Restoran Pohon Pisang menghidangkan setiap makanan dengan memakai alas daun pisang yang merupakan khas Indonesia. “Ya, setiap makanan yang kita hidangkan memakai alas daun pisang. Kenapa? karena pemakaian daun pisang ini terkesan lebih bersih, dan fresh,” kata Agung selaku Kapten Order Restoran Pohon Pisang kepada Sumut Pos, Jumat (3/2).

Sebagai menu andalan, Restoran Pohon Pisang menyajikan masakan ayam goreng pohon pisang. Untuk penyajiannya, ayam kalasan menjadi pilihan karena dagingnya yang empuk. Daging ayam kalasan diungkep lalu digoreng dengan bumbu kecap manis asin. Tidak lupa taburan merica untuk memperkaya rasanya yang pedas-pedas manis. Setelah agak matang, daun kare, daun pandan dan cabe hijau dimasukkan selama penggorengan. Supaya rasanya lebih menyatu.

“Tapi menggorengnya tidak perlu lama. Karena nanti daunnya gosong. Cuma sebentar saja, setelah itu diangkat dan disajikan dalam piring dan diberi hiasan tomat. Tidak lupa dalam penyajiannya memakai alas daun pisang. Wanginya yang khas ditambah rasanya yang manis pedas membuat pengunjung tidak sabar untuk segera mencicipinya apalagi bila disantap panas-panas,” ujar wanita berkulit putih ini.

Menu favorit pengunjung lainnya yaitu bibir ikan kerapu yang digulai santan. “Ikan kerapu disetim lalu ditambahkan gulai santan, cabe dan kacang panjang dimasak jadi satu. Ikan kerapu bisa digantikan dengan ikan mayung. Karena struktur mulutnya yang tebal. Jadi saat dimasak terasa lebih kenyal,” terangnya lagi.

Untuk minuman, banyak pilihan seperti jus pohon pisang spesial dengan memakai bahan jahe, apel hijau dan jeruk peras dengan harga Rp 16 ribu. “Minuman enak dan menyehatkan buat pengunjung dan beraneka macam jus dan minuman lainnya seperti kelapa pandan dan sebagainya,” ungkapnya.

Soal harga tidak jadi masalah. Sesuai dengan berbagai kalangan dan pas dikantong. Untuk satu porsi hidangan ayam goreng pohon pisang Rp 55 ribu, dan satu porsi bibir ikan kerapu Rp 40 ribu. Ada beberapa menu lainnya yang tidak kalah seperti udang goreng kemangi, ikan gurami goreng, daun ubi jantung pisang dan banyak lagi.

Bahkan Restoran Pohon Pisang juga menyajikan paket breakfast dari pukul 07.00-10.30 pagi.  “Ada nasi goreng, kue, kopi, dan lainnya dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 10 ribu. Jadi tidak perlu ragu, selain masakan nya yang lezat, pelayanan yang ramah, restoran kita juga ber-AC dan menerima berbagai macam pesanan. Tunggu apalagi? Jangan ragu untuk mencicipi sajian dari Restoran Pohon Pisang,” bebernya. (mag-11)

Marinir Ditarik, Warga Bentrok Lagi

BELAWAN- Bentrok antar kelompok pemuda di Belawan kembali pecah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun sebahagian warga dihantui rasa ketakutan. Pasalnya, para pelaku yang terlibat bentrokan di areal TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Jalan TM Pahlawan, Belawan tidak hanya mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam dan benda keras, tapi juga menggunakan bom molotov.

“Warga ada yang sempat menjerit begitu melihat salah satu pihak yang bertikai melemparkan bom molotov. Kejadiannya terjadi Kamis malam, sekitar jam 10 setelah petugas marinir pergi,” kata Sri (38), warga setempat, Jumat (3/2).

Aksi pertikaian antar kelompok pemuda ini berhasil diredakan setelah beberapa personel kepolisian tiba di lokasi. “Maunya di sini tetap ada marinir yang membantu polisi untuk berjaga-jaga, biar situasi jadi aman. Karena tadinya saat marinir masih terlihat, situasi aman-aman saja,” katanya.

Plt Kepling 30 Gudang Arang, Belawan, Irfan mengatakan, bentrokan itu kembali terulang karena aparat kepolisian yang melakukan penjagaan kurang bertindak tegas. “Kita harapkan supaya polisi bersikap tegas, dan jangan hanya melihat saja pada saat terjadinya keributan,” pintanya.(mag-17)

Daniel Target Masuk Semifinal

MEDAN- Atlet renang Sumut, Daniel Siagian menargetkan akan berlaga hingga babak semifinal di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- XVIII, Riau, 2012 nanti.

Rencananya, Daniel Siagian akan turun di nomor perlombaan gaya dada 50 meter, 100 meter, dan 200 meter.
Untuk itu, dia sudah melakukan berbagai persiapan berupa latihan rutin di kolam renang Selayang Medan mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

“Selama latihan, saya selalu diarahkan Igor pelatih saya tentang bagaimana cara berenang gaya dada yang baik,” bilang Daniel.
Dijelaskan dia, materi latihan yang selalu dijalaninya seperti mengatur pernapasan yang benar dalam air dengan cara menahan nafas di air. Lalu, mengatur gerakan organ tubuh dalam air.

“Tentunya tidak gampang untuk mengatur pernapasan di dalam air dengan kedalaman 7 meter. Bila tidak pandai mengaturnya, pasti akan berakibat fatal,” jelasnya.

Untuk itu,  Daniel, hanya bisa berusaha dan terus berdoa agar kelak mampu tampil maksimal di PON.
“Terkadang saya berpikir untuk bermohon doa restu kepada orangtua,” bilangnya.
Daniel juga mengaku berprinsip pantang menyerah dan mengusahakan untuk mencapai sesuatu  target dengan mengeluarkan semua kemampuan penuh yang dimiliki.

“Usaha yang dilakukan dengan baik, akan mendapatkan hasil yang maksimal,” bilang pria yang masih duduk di bangku  kuliah Universitas Panca Budi ini.(omi)

Brigjen Cornelis Hutagaol Jabat Wakapoldasu

MEDAN- Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapoldasu) diserahterimakan dari Brigjen Sahala Allagan kepada Brigjen Cornelis Hutagaol di  Aula Kamtibmas Mapolda Sumut, Jumat (3/2) pagi. Brigjen Sahala Allagan akan menempati posisi barunya sebagai Pati Yanma Polri (dalam rangka persiapan pensiun).

Dalam amanatnya, Kapoldasu Irjen Pol Drs H Wisjnu Amat Sastro mengharapkan jajaran Polda Sumut semakin solid dan kinerjanya meningkat dengan hadirnya Wakapolda baru. Wisjnu juga mengatakan, pada 2012 diperlukan kerja keras untuk melanjutkan reformasi birokrasi guna mewujudkan tegaknya hukum dan keamanan dalam negeri yang mantap dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional.

“Pada Pertengahan 2011  telah dicanangkan reformasi birokrasi Polri kedua yang berlangsung mulai 2011-2014 sebagai upaya berkelanjutan dari tahap pertama,” kata Wisjnu.

Dia juga berharap Kepada Brigjen Cornelis Hutagaol, agar cepat beradaptasi untuk memahami situasi dan kondisi di Sumut. “Berbekal pengalaman sebagai Badan Intelijen Negara (BIN) Sumut serta berbagai prestasi yang telah diperoleh, bisa bekerja dengan maksimal dan saya sangat yakin,” kata Wisjnu.(mag-5)

Camat Surati Wali Kota, Satpol PP Siap Bertindak

Galian C Ilegal di Lahan Eks HGU PTPN 2 Sei Semayang

BINJAI- Camat Binjai Timur Syafrizal berjanji akan menghentikan usaha galian C yang beroperasi di lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang. Rencananya, Syafrizal akan turun ke lokasi bersama petugas Satpol PP untuk mengecek aktivitas usaha galian c tersebut, Senin (6/2) mendatang.“Karena harinya sudah mendesak. Paling tidak, kita akan turun Senin (6/2) mendatang,” ujar Syafrizal kepada wartawan koran ini, Jumat (3/2).

Menurut Syafrizal, dirinya sudah meminta kepada masyarakat setempat untuk membuat surat keberatan atas adanya aktivitas galian C itu. “Memang galian C itu sudah melanggar peraturan. Tapi, permintaan kita agar warga membuat surat keberatan, hanya sebagai data pendukung,” ucapnya.

Namun begitu, lanjutnya, jika nantinya tidak ada juga masyarakat yang mau membuat surat keberatan, pihak kecamatan akan tetap turun ke lokasi untuk mengecek aktivitas galian C tersebut. Selanjutnya dia akan mengajukan surat ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai atau langsung ke Wali Kota Binjai.

“Tentunya akan kita cek dulu, dan akan kita buat surat pemberitahuan kepada Pak Wali. Jika ada perintah untuk menghentikan, kita akan turun bersama Satpol PP,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Binjai Syahrial mengaku siap bertindak jika diberi perintah untuk menghentikan aktivitas galian C tersebut. “Masalah ini tergantung kepada camat. Mau gak camat membuat surat pemberitahuan ke Sekda. Kalau ada surat pemberitahuan dan kami diperintahkan untuk membubarkan, kami siap bertindak,” tegas Syahrial.

Sementara itu, menurut pantauan wartawan Sumut Pos di lokasi, galian C tersebut masih melakukan aktivitas. Truk galian C itu juga terus keluar masuk mengangkut tanah dari lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang tersebut.(dan)

16 Tim Futsal SLTA Berlaga

Pocari Sweet Futsal Championship

MEDAN- Sebanyak 16 tim futsal tingkat SLTA mengikuti ajang Futsal Championship di GOR Serba Guna Unimed Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan, Jumat (3/2).

Keenam belas tim futsal itu adalah SMAN 3 Medan, SMAN 12 Medan, SMA Harapan, SMK Ar-Rahman, SMK Mulia, SMA Nusantara, SMK Telkom, SMAN 15 Medan, MAN 1 Medan, SMA YPK, SMK Tunas Pelita, SMK Al-Fattah, SMA Harapan Bangsa, SMA Methodist 8, SMK Multi Karya dan  SMAN 1 Medan.

“Keenam belas tim futsal yang tampil nantinya akan memakai sistem pertandingan pembagian dua pool,” bilang Ashari, Panitia Penyelenggara asal Pocari Sweat.
Dalam satu pool sambung Ashari terdapat delapan tim futsal SLTA. Kemudian sistem waktu 2 x 20 menit.
“Dengan pembagian seperti ini, tim futsal yang bertanding pasti berjumpa semua,” bilangnya.

Dijelaskan Azhari, ajang Futsal Championship ini memperebutkan total hadiah Rp222 juta untuk tahun 2012 yang digelar  di 15 kota besar Indonesia seperti Medan, Pekanbaru, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado dan Jayapura.

“Dari 15 kota yang digelar ini, setiap juara di masing-masing kota akan ikut berlaga lagi pada babak grand final di Jakarta, 13 Mei 2012 nanti,” jelasnya
Dengan demikian sebut Azhari total hadiah Rp222 juta itu baru bisa diperoleh saat lolos seleksi di Jakarta nanti. Rencananya, hadiah akan diberikan Menpora Andi Malarangeng di Gedung Basket Senayan.

Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu saat membuka Futsal Championship mengatakan, sangat mendukung dan apresiasi gelaran futsal yang dilaksanakan ini.
Pasalnya, dengan turnamen futsal ini, akan tercipta pemain futsal yang handal, dan dibina untuk berlaga dalam ajang futsal tingkat nasioal dan internasional.

“Paling tidak lewat ajang futsal ini, para pelajar dapat menghabiskan waktunya untuk berolahraga  serta menjalin silaturahmi dengan SLTA lainnya,” kata Gus Irawan.
Dia berharap kepada para pelajar yang tampil agar dapat menjunjung tinggi nilai sportifitas dan kondusif selama ajang futsal bergelar.(omi)

Bibimbap, Sajian Ala Korea

Jika Anda sering menonton film atau drama korea, Anda pasti pernah melihat makanan yang mereka makan bukan? nah, biasanya sajian yang sering mereka santap adalah Bibimbap. Campuran sayur dan daging cincang atau ikan serta nasi. Penasaran ingin tahu resepnya? Yuk intip resepnya di Bawah ini.

Bahan :

  • Wortel,  Timun,  Telur,  Nori
  • Kimchi (Bisa di gannti dengan sayur sawi putih  atau kol)
  • Ikan fillet atau daging cincang
  • Hot pepper paste
  • Beras

Cara Membuat :

  • Masak nasi seperti biasa
  • Potong wortel memanjang dengan ukuran sedang , tidak terlalu panjang ataupun pendek.
  • Potong Timun memanjang dengan ukuran sedang.
  • Potong nori memanjang dengan ukuran sedang.
  • Masak telur mata sapi

Cara Penyajian :

  •  Taruh lauk pauk dan sayurannya diatas nasi yang sudah matang
  • Tambahkan satu sendok hot pepper paste ke atas nasi, lalu aduk hingga semuanya rata. (net/prc)

Bukan Saatnya Reuni, Ranieri!

as roma v inter milan

ROMA- Momen emosional bakal dirasakan pelatih Inter Milan Claudio Ranieri pada pekan ke-22 Serie A Liga Italia. Untuk kali pertama Ranieri kembali ke Olimpico, Roma, menghadapi mantan klub asuhannya AS Roma, dini hari nanti.

Sebelum menggantikan posisi Gian Piero Gasperini pada 21 September tahun lalu, Ranieri pernah menjabat sebagai pelatih Roma. Dia baru dipecat pada Februari tahun lalu. Makanya, ini akan menjadi kali pertama dia melawan mantan klubnya.

Namun, ini bukanlah laga reuni. Awal buruk Inter di Serie A musim ini memaksa Ranieri untuk terus menggenjot pedal gas guna mengumpulkan angka sebanyak-banyaknya. Sama halnya dengan Roma yang sekarang dilatih Luis Enrique.

Apalagi dengan hasil jeblok dalam dua pertandingan terakhir, di mana Inter maupun Roma sama-sama hanya meraih satu angka. Padahal, sebelumnya mereka sempat menjalani periode hebat selama akhir Desember hingga awal Januari.

“Kompetisi memang masih panjang. Belum saatnya bagi kami untuk menyerah. Tetapi, kami juga tidak boleh menyia-nyiakan setiap peluang yang ada di depan mata. Main di kandang atau tandang, target kami menang,” kata Ranieri, seperti dikutip Tuttosport.
Sejak calciopoli merebak pada 2006 lalu, rivalitas antara Roma dan Inter benar-benar mencapai puncaknya. Mereka kerap bertarung dalam perburuan gelar, baik di Serie A maupun di Coppa Italia. Tetapi, musim ini, keduanya sama-sama kesulitan.

Sekarang Roma berada pada posisi keenam dengan 31 poin dan Inter satu setrip di atasnya dengan 36 poin. Mereka sama-sama jauh dari zona Liga Champions. Musim ini, kuota Italia tinggal tiga di kompetisi antarklub paling elite itu.

Tiga besar sekarang dihuni Juventus, AC Milan, dan Udinese. Saat ini Udinese yang berada di posisi terbawah zona Liga Champions mengemas 41 poin. Artinya, Inter tertinggal lima angka dan Roma enam angka dari zona Liga Champions.

Menantang Roma, Ranieri berharap playmaker andalannya Wesley Sneijder yang sempat menderita cedera ringan ketika melawan Palermo (1/2) segera pulih. ?Untunglah, itu bukanlah cedera serius,” tulis Sneijder di akun Twitter miliknya.

Lalu, dari kubu tuan rumah, kabar baik datang dari striker Pablo Osvaldo yang cedera sejak Desember lalu. Dia sudah mulai berlatih bersama rekan-rekannya, tetapi mantan striker Espanyol itu belum bisa dimainkan dini hari nanti.

Adapun Daniele De Rossi yang kurang fit, diperkirakan sudah bisa bermain. Bila belum berada pada kondisi terbaik, dia mungkin tidak akan turun sebagai starter dan posisinya di lini tengah akan diisi ole Fabio Simplicio. (ham/jpnn)

Kontribusi Simon Diragukan

Direktur AS Roma Walter Sabatini, mengisyaratkan mereka kemungkinan tidak akan mengambil opsi pembelian permanen untuk bek Simon Kjaer akhir musim nanti.

Pemain asal Denmark itu, yang dulu dianggap sebagai salah satu bek prospektif Eropa, justru mengalami kesulitan mengembangkan performanya di ibukota sejak dipinjam dari Wolfsburg musim panas kemarin.
Kjaer bahkan tampil buruk di lini belakang dan menjadi salah satu penyebab Giallorossi dibekuk Cagliari 4-2 tengah pekan kemarin, dan itu membuat manajemen Roma pun meragukan kontribusinya.

“Ia sudah sedikit tak beruntung,” terang Sabatini pada Gazzetta dello Sport.
“Ia pemain yang membutuhkan pengorbanan ekonomis besar untuk menebus kontraknya. Oleh karenanya, kita tunggu dan lihat saja nanti,” ungkapnya.

Kjaer bukan kali pertama ini bermain di Italia karena ia sudah pernah membela Palermo di tahun 2008 hingga 2010, sebelum menghabiskan satu musim di Jerman dan akhirnya mendarat di Roma. (net/jpnn)

Rahasia di Balik Sukses Bisnis Boga

Peluang dalam usaha makanan memang menjanjikan keuntungan jika tahu rahasianya. Tidak selamanya butuh modal yang besar. Yang terpenting ada keinginan dan dijalankan.  Setidaknya itu sudah dibuktikan oleh wanita yang satu ini.  Memulai usaha di bidang jasa boga,  Dra. Megat Molina, MPd tidak menyiapkan modal besar.  Langsung action begitu ada keinginan.  ‘’Jangan hanya dipikirkan, tetapi langsung 3 D. Do it, do it dan do it,”ujarnya kepada Sumut Pos kemarin.

Nama Memo Grup memang sudah tidak asing lagi di Medan. Beberapa even atau  acara –acara  besar di Medan sering memakai jasa Memo Grup. Baik untuk pemesanan catering, pemesanan tenda pesta dan sebagainya. Beberapa kantor pemerintahan  seperti kantor gubernur,  poldasu dan Unimed merupakan pelanggan setianya.  ‘’Acara open house di rumah Ketua DPRD Sumut dan Wakapolda belum lama ini juga memakai jasa catering Memo,”lanjut wanita yang juga menjabat sebagai  Ketua DPD Ika Boga Sumut ini.

Wanita kelahran Medan 9 Juni 1968 ini menyebutkan, awal mulanya  memulai  usaha di bidang boga  ini karena sulitnya mencari kerja. ‘’Pertama saya jadi agen penyewaan tenda dan pelaminan. Setelah beberapa lama saya jalani terpikir untuk usaha sendiri. Saya pun mulai buka usaha penyewaan peralatan pesta yang diberi nama Memo Pesta dua puluh tahun lalu.  Saya mulai beli peralatan dengan cara kredit. Beli sedikit demi sedikit,”sebut ibu dua anak ini.

Setelah Memo Pesta berjalan, salanjutnya ada pelanggan yang order catering. Karena sebelumnya tidak ada keahlian, Molina menyewa jasa orang lain. ‘’Ordernya waktu itu masih Rp 2500 per porsi,”kenang wanita yang tinggal di Jalan. Raya Menteng Gg. Budi No. 3 Medan ini.

Karena untungnya lumayan, Molina pun mengembangkan usaha catering Meski sebelumnya tidak ada hobi dan kepintaran memasak tetapi berkat kegigihan untuk terus belajar, Molina berhasil melebarkan sayap bisnisnya.  Hingga saat ini, Memo Grup memiliki beberapa bidang usaha.   Yakni,  Memo Pesta, Memo Catering, Memo Sea Food, Memo Cookies dan LKP Memo.

‘’Sampai sekarang pun saya masih terus belajar dan belajar. Setiap kemana saya pergi pasti ada sesuatu yang saya pelajari. Seperti waktu ke Lombok belum lama ini saya pelajari apa makanan khas di sana, apa bahan dan bagaimana mengolahnya,”lanjut  istri dari Hasanul Arifin ini.

Menurut ibu dari Budi Arif dan Dea Melina ini, bisnis boga  saat ini masih cukup menjanjikan.  Untuk bidang masakan, arahnya ke masakan tradisional.

Untuk menularkan  keahliannya di bidang usaha boga,   Molina juga membuka LKP Memo yang merupakan adalah Lembaga Keterampilan dan Pelatihan Tata Boga.

Lewat LKP ini, Dra. Megat Molina, M.Pd yang latar belakang Pendidikan S-1  Tata Boga Unimed  ini  membuka program kursus  memasak jangka panjang dan jangka pendek . (sih)