26 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 14093

Hanya Lima Tim Berpeluang

BEK Chelsea Ashley Cole menilai lima tim masih berpeluang meraih gelar Liga Inggris musim ini.
Situasi mendekati separuh musim, dengan persaingannya yang tetap tinggi, menjadi dasar pemikiran bek kiri Chelsea itu.

Hingga pekan ke-17 ini Manchester City masih menduduki peringkat pertama dengan raihan 44 angka. Manchester United membayangi rival sekotanya itu di peringkat dua dengan 42 poin.
Tottenham Hotspur menyusul di posisi tiga dengan nilai 35, diikuti Chelsea (33). Arsenal yang sempat terpuruk di awal musim, saat ini sudah menempati peringkat lima dengan koleksi 32 angka.

“Liga ini semakin baik dan terus membaik. Saya pikir itu baik. Tottenham memiliki skuad yang hebat, tim yang hebat dan mereka percaya bisa juara. Tim-tim dari Manchester juga bekerja baik. Bisa jadi salah satu dari tim lima besar,” ungkap Cole pada Sky Sports, setelah timnya bermain 1-1 di kandang Tottenham Jumat (23/12/2011) dinihari WIB.

Sambil terus menjaga peluang meraih gelar juara dengan tampil maksimal, pemain Inggris berusia 31 tahun itu pun berharap dua tim teratas terpeleset lalu kehilangan angka, sehingga jarak dengan mereka lebih rapat.

“Ada lima tim di sekitar itu, dan mereka tetap memiliki sebuah peluang. Tapi kami harus berharap tim top seperti Manchester City dan Manchester United kehilangan angka,” tukas Cole, yang sudah membela The Blues sejak 2006 itu.(dns/jpnn)

Mau Juara? Butuh 90 Poin

SADAR jika Manchester United akan terus memberi tekanan pada Manchester City dalam perburuan gelar juara Liga Inggris, Roberto Mancini memasang target 90 poin sebagai titik aman untuk menjadi juara. The Citizens kini sedang memuncaki klasemen dengan koleksi 44 poin. Mereka hanya unggul dua poin dari United  yang di peringkat kedua.

Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh dan tekanan yang selalu akan diberikan oleh ‘Setan Merah’, Mancio menyebut timnya perlu mengumpulkan 90 poin untuk meraih titel juara Liga Inggris.

“Jika kami ingin memenangi liga kami harus mengumpulkan 90 poin karena Manchester United akan terus menang,” ungkap manajer asal Italia itu seperti dilansir oleh Mirror Football.
Capaian David Silva cs hingga saat ini memang luar biasa. Mereka hanya kehilangan tujuh poin dari 17 pertandingan yang sudah dimainkan di Liga Inggris. Selain itu, mereka juga belum belum pernah terkalahankan di Etihad Stadium.

Keberhasilan City ada di puncak klasemen saat Natal juga merupakan yang pertama kali sejak 1929. Namun mantan pelatih Inter Milan ini enggan memikirkan hal itu dan hanya ingin timnya menduduki tahta klasemen hingga akhir musim.
“Kami mendominasi liga hingga saat ini dan kami bermain baik. Tapi kami harus terus seperti ini,” bilang Mancio.

“Kami senang ada di puncak klasemen saat Natal. Tapi seperti yang selalu aku katakan, penting untuk tetap ada di sini sampai akhir musim,” demikian tuntasnya. (net/jpnn)

Perampok yang Kabur Pegang Senjata Api

MEDAN- Pasca dibekuknya empat dari enam perampok yang menggasak brankas milik San Saw alias Hasan (75), pengusaha pakaian di Pasar Petisah Medan dan jasa angkutan antar provensi di Jalan Veteran Medan, polisi terus memburu dua pelaku yang berhasil lolos. Diduga, kedua perampok sindikat antar provinsi tersebut melarikan diri ke luar Kota Medan.

Karenanya, Polresta Medan berkoordinasi dengan seluruh Polres yang berbatasan dengan Kota Medan untuk mempersempit ruang gerak kedua perampok tersebut. “Dua orang pelaku yang lolos, masih kita lakukan pengejaran. Kemungkinan mereka kabur ke luar kota,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki, Jumat (23/12) siang.

Mantan Kasat Reskrim Polres Asahan ini mengatakan, dua orang pelaku yang diburon merupakan warga Jakarta yakni SA yang menjadi otak pelaku, dan ZU berperan mengambil laptop dan handphone dalam perampokan. “Dua yang lolos melarikan diri dan sudah menjadi target operasi (TO) kita dan masih dilakukan pengejaran,” tandasnya.

Yoris juga menerangkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara insentif terhadap saksi pemilik mobil untuk mengetahui kaburnya pelaku lain. “Masih akan diperiksa saksi pemilik mobil itu, mana tahu dari keterangannya ada yang mengetahui kaburnya pelaku ke arah mana,” jelasnyan
Dikatakan Yoris, untuk mempersempit ruang gerak para pelaku, pihaknya mengerahkan personel di jalur perbatasan keluar-masuk Kota Medan.

“Kalau untuk pengejaran, sudah disebar anggota, tapi karena mengingat sudah keluar Kota Medan, mungkin akan diperluas pengamanan,” katanya.
Selain itu, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama Polres di perbatasan Kota Medan, agar dapat mengantisipasi ruang gerak pelaku perampokan. “Ya mungkin akan dikoordinasikan ke daerah masing-masing perbatasan,” ungkapnya.

Sementara itu Kanit Jahtanras Polresta Medan AKP Yudi Frianto menambahkan, pengejaran dua pelaku yang diduga menjadi otak dalam perampokan ini dilakukan dengan sistem menyebar. “Baik di dalam maupun di luar Kota Medan, itu sudah disebar,” ucapnya.

Diakuinya, salah satu dari pelaku perampokan diduga ada yang menggunakan senjata api jenis FN saat beraksi di rumah San Saw alias Hasan (75), pengusaha konveksi di Jalan Veteran, Medan Timur, Rabu (21/12) lalu. “Seorang pelaku yang memegang senpi, masih diburu,” tambahnya.
Diketahui, Tim Khusus Polresta Medan telah membekuk empat pelaku perampokan ini, Kamis (22/12) lalu di Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Abdullah Lubis Medan. Dari keempat pelaku ini, seorang diantaranya penadah asal Jakarta.

Saat penangkapan, kawanan perampok ini sempat melakukan perlawanan dengan menabrakan mobil mereka ke mobil petugas. Meski mendapat perlawanan sengit dari pelaku, tapi pengejaran ini tidak sia-sia, hingga polisi berhasil membekuk dua orang pelaku MS (30) dan JRG (43) yang keluar dari mobil untuk melarikan diri.

Karena sempat melakukan perlawanan, petugas melepaskan tembakan senjata api ke arah mobil di kawasan di Jalan Maulana Lubis, namun hanya menembus badan mobil yang menyebabkan kaca pecah.

Akhirnya sampai di Jalan Abdullah Lubis, polisi berhasil meringkus AA (39), seorang penadah yang ikut bersama seorang perampok berinisial MP (58) saat keluar dari mobil. Selanjutnya pelaku dan barang bukti yang diamankan petugas ke Malporesta Medan.(gus)

Pembantaian Di Nou Camp

(9)Barcelona vs Le Hospitalet(0)

BARCELONA – Juara Piala Dunia Antarklub 2011 Barcelona terlalu tangguh buat tim kasta ketiga Liga Spanyol Le Hospitalet. Memainkan sebagian besar pemain pelapis, mereka membantai tamunya sembilan gol tanpa balas di Nou Camp, kemarin dini hari.

Otomatis mereka lolos ke babak 16 besar Copa del Rey karena pada laga first leg lalu, Barca menang 1-0. Total, mereka menang agregat 10-0 atas Le Hospitalet.

Tanpa Lionel Messi, Victor Valdes, Dani Alves, dan Eric Abidal, yang diistirahatkan serta David Villa yang cedera, entrenador Barca Josep Guardiola memberikan kesempatan kepada para pemain muda. Mereka dikombinasi dengan pemain senior seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Carles Puyol, dan Gerard Pique.

Ternyata Barca masih terlampau tangguh buat Le Hospitalet. Baru 13 menit pertandingan berjalan Pedro Rodriguez sudah membuka pesta gol melalui eksekusi penalti. Berikutnya disusul gol Thiago Alcantara pada menit ke-23 dan eksekusi penalti di menit ke-55.

Selain Thiago, pemain lainnya yang melesakkan dua gol adalah pemain muda Issac Cuenca pada menit ke-49 dan 81 serta Cristian Tello pada menit ke-43 dan 64. Sisanya disumbangkan Andres Iniesta pada menit ke-19 dan Xavi Hernandez di menit ke-36.
“Ada bagian dalam diri saya yang berani dan takut sekaligus melihat permainan itu. Ini adalah tipe permainan yang membuat saya takut,” kata Guardiola, seperti dikutip Soccernet.

Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal dengan cedera yang menerpa Iniesta pada menit ke-31. akibat cedera otot itu, Iniesta terancam absen paling tidak selama 15 hari ke depan. Dia mengalami cedera setelah bertabrakan dengan kiper Le Hospitalet Carlos Craviotto.

“Kami masih jetlag dan saya tetap meminta para pemain serius. Saya tidak tahu bagaimana perasaan para pemain, tapi bagi saya seharusnya kami hanya menang 1-0,” kata Guardiola.
Makanya, Guardiola sangat bangga dengan pasukannya. Bukan hanya para pemain utama, melainkan juga para pemain muda seperti Cuenca, Alcantara, dan Cristian Tello.

Kemenangan itu membawa Barca melaju ke babak 16 besar dan akan berhadapan dengan Osasuna. Mereka berpotensi menjalani el clasico melawan Real Madrid pada perempat final.
Ya, kalau menang atas Osasuna dan Real menang atas Malaga, maka el clasico akan terjadi pada perempat final Copa del Rey. (ham/jpnn)

Mau Beli Pulsa, Malah Curi Laptop

Alex Pangaribuan (28), warga Jalan Blibis 15, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Lama, Percut Sei Tuan, terpaksa harus merayakan Natal di balik jeruji besi Mapolsek Percut Sei Tuan. Pria yang sehari-hari bekerja di percetakan sablon ini ditangkap karena kedapatan mencuri laptop di toko milik Khairul Bahri (40), di Jalan Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Kamis (22/12) dinihari.

Malam itu, Alex baru pulang kerja. Dengan mengenderai sepeda motor miliknya, tiba-tiba pria yang masih lajang ini teringat ada sesuatu yang ingin disampaikan kepada teman kerjanya. Namun untuk kembali ke tempat kerjanya, ia merasa segan karena hari telah larut malam.

Saat dia hendak menghubungi via ponselnya, ternyata pulsanya habis. Lantas ia mencari counter ponsel untuk isi pulsa. Tak jauh berjalan, ia melihat toko foto copy yang menjual pulsa. Namun, setibanya di toko tersebut, ia tidak melihat satu orang pun berada di toko itu.

Lantas ia mencari penjaga toko itu. Nah, saat itulah dia melihat laptop terletak di atas meja. Niat awal membeli pulsa pun langsung buyar. Dengan cekatan, ia langsung mengambil laptop itu. Namun sial, ternyata pemilik toko melihat aksinya dan langsung menjerit. “Maling… maling…,” katanya.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan mendatangi toko foto copy tersebut.

Sementara Alex berusaha kabur. Namun sial, dia sudah terkepung warga dan tanpa ampun diapun menjadi korban amukan warga. Untungnya, petugas Polsekta Percut Sei Tuan yang sedang patroli melintas dan mengamankan Alex dari amukan warga. “Aku awalnya nggak ada niat untuk mencuri Bang. Aku ke toko itu mau beli pulsa. Karena nggak ada orang, aku ambil saja laptopnya,” beber Alex sembari meringis kesakitan memegang wajahnya yang lebam.(gus)

Jones Pulih, Young Absen Lama

DUA andalan Manchester United Phil Jones dan Ashley Young cedera saat menang 0-5 di kandang Fulham lalu. Phil Jones sudah pulih sedangkan Young masih harus absen lama.

Cedera Jones didapat saat berhadapan dengan Clint Dempsey. Akan tetapi Sir Alex Ferguson telah mengonfirmasi bahwa kondisinya telah membaik.
Young sendiri juga alami cedera dari pertandingan tersebut. Lututnya terluka setelah menerima hadangan keras dari Dickson Etuhu dan Chris Baird.

“Kami memiliki kabar baik tentang Phil Jones, dia akan baik-baik saja untuk hari Senin nanti,” ujar Fergie. “Ada semacam bengkak di dagunya namun tak ada retak, ini kabar bagus,” bebernya lagi.
Awalnya Fergie khawatir karena Jones sempat tak bisa melihat. “Kami mengkhawatirkan hal terburuk karena dia sempat kehilangan penglihatan sebentar pada waktu itu ketika dia kembali ke lapangan. Untung saja ternyata muncul kabar baik,” tambah arsitek asal Skotlandia itu.

Sementara kasus Young tampaknya sedikit disesali oleh Fergie.  “Tidak seberapa bagus untuk Ashley Young. Kami masih menunggu kesembuhan pendarahannya yang sangat luas pada saat itu. Kondisi itu menyakitkan sehingga ia akan absen untuk beberapa minggu,” katanya.
Dijelaskan Fergie, cedera Young karena posisi hadangan dan jatuhnya tidak sesuai.

“Ashley terjatuh saat menghadapi hadangan berikutnya. Dia tidak berada dalam posisi yang tepat untuk menghadapi hadangan berikutnya. Dia sedang setengah terjatuh saat itu. Hadangan yang kedua sangat keras. Bukan hadangan yang buruk. Hanya saja caranya menghadang Young itu kurang bagus,” pungkasnya. (net/jpnn)

Bandara Polonia Diselimuti Kabut

MEDAN- Gangguan cuaca di perairan utara kawasan Laut Cina Selatan (LCS) masih berdampak pada kondisi cuaca di Kawasan Sumatera Utara. Demikian dikatakan Kepala Data dan Informasi (Datin) BMKG Wilayah I  Bandara Polonia Medan, Hartanto, Jumat (23/12) Menurutnya, seperti di bagian pesisir timur Sumatera Utara baik kawasan Medan, Deliserdang, Langkat dan Asahan, kondisi langit masih di selimuti awan tebal. Begitu juga pemandangan yang terlihat di sekitar Bandara Polonia Medan, kabut tebal menyelimuti kawasan Medan sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Namun kondisi tersebut tidak berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Polonia Medan.

“Kabut hitam yang menyelimuti kawasan Medan dan sekitarnya memiliki jarak pandang 1.500 meter. Artinya, operasional penerbangan belum begitu terganggu karena batas minimum jarak pandang adalah 1.000 meter,” kata Hartanto.

Dijelaskannya, kondisi tersebut berlangsung hingga siang hari ditandai udara kawasan Medan labil dan bercampurnya kabut tipis dengan partikel-partikel diudara. “Namun kita imbau juga agar operator penerbangan mewaspadai kondisi kabut tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis (22/12), maskapai Penerbangan Nasional (Penas) Air berpenumpang 70 orang tujuan Nias terpaksa balik mendarat ke Polonia Medan (return to base-red) akibat kondisi cuaca buruk di kawasan Bandara Binaka Nias. Pasalnya, jarak pandang di sekitar bandara di bawah 1.000 meter.(mag-11)

Perencanaan Sei Mangke tak Serius

Kawasan Sei Mangke di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, disinyalir belum serius dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan juga kabupaten setempat.

Rencanyanya, pada pertengahan 2012, proyek pembangunan Sei Mangke ini akan mulai dilaksanakan. Tapi, hingga akhir 2011 ini, pemerintah belum juga menggadakan pertemuan dengan para investor Hal itu diungkapkan Dosen Ekonomi Unimed dan Peneliti di Sumatera Economy and Public Policy Studies (SEPPSs) M Ishak kepada wartawan Sumut Pos, Juli Ramadhani Rambe. Berikut wawancaranya.

Bagaimana menurut Anda perkembangan pembangunan Sei Mangke?
Saya rasa belum ada apa-apanya hingga saat ini, masih sekadar cakap-cakap dan wacana saja dari pemerintahan. Kenapa? Karena hingga saat ini belum ada kegiatan apapun yang menyangkut perkembangan dan pembangunan Sei Mangke. Misalnya, untuk saat ini baik Pemprovsu dan pemkab setempat belum mengundang para investor untuk datang ke Sumatera Utara dan melihat secara langsung bagaimana Sei Mangke, sehingga dapat menarik para investor untuk datang dan menanam modal di sini.

Apakah sulit menanam modal di sini (Sumut), karena kita tidak masuk dalam peta investasi?
Iya, sepengetahuan saya, kita berada di posisi 6 besar di Indonesia. Karena kita tidak masuk dalam peta investasi, seharusnya kita bisa bergerak cepat. Sei Mangke itukan lebih ke komoditas sawit, jadi pendapat saya, investor yang masuk juga pada industri sawit. Sumut itu, bukan satu-satunya provinsi yang menghasilkan sawit, jadi sebelum lari ke daerah lain, bukankah sebaiknya kita tampung sekarang? Dengan berbagai hal-hal kecil yang harus kita selesaikan, dengan waktu 2011 yang tinggal sedikit, rasanya benar-benar belum ada keseriusan pemerintah untuk Sei Mangke.

Jadi, apa yang harus dilakukan pemerintah?
Buat sebuah tim, dimana Pemprovsu sebagai komandan tim. Dibantu dengan berbagai kabupaten yang ada di Simalungun dan Batubara karena dekat dengan pelabuhan Kuala Tanjung. Nah, bila tim ini dapat bergerak secepat mungkin, karena banyak yang dipikirkan dalam proyek ini, seperti hitung-hitungan dalam akses, keuntungan dan kelebihan dalam proyek. Hal ini dimaksudkan, agar proyek tersebut tidak merugikan masyarakat sekitarnya. seperti pada PT Toba Lestari yang terletak di Samosir. Dimana proyek indutri tersebut merugikan masyarakat setempat. Atau CSR perusahaan diberikan pada daerah setempat bukan ke daerah lain dan sebagainya.

Terkait dengan investor bagaimana? Siapa yang akan menggandeng?
Kalau investor, seharusnya pemerintah dapat bekerja sama dengan Kadin, karena mereka memiliki channel yang kuat dalam bidang investor. Tidak dipungkiri, Kadin merupakan pengusaha yang mengerti sistem dan permainan di lapangan. Jadi harus banyak yang diajak bekerja sama untuk Sei Mangke.

Kalau seandainya ada aspek negatif, apa yang harus dilakukan pemerintah?
Banyak, misalnya dengan membuat peraturan gubernur atau bupati untuk menghindari dan mencegah hal-hal negatif tersebut. Atau dengan cara pemberian tugas terhadap perusahaan yang melanggar dan lainnya. Nah, seharusnya hal-hal ini sudah mulai di koordinasikan untuk mendapatkan hasil maksimal dari Sei Mangke, jangan dianggap enteng dulu. Karena itu, menurut saya, belum serius pemerintah dalam menanggapi dan menggurus Sei Mangke ini.(*)

Dalglish Bela Pendukung Suarez

LIVERPOOL- Arsitek Liverpool, Kenny Dalglish menyatakan pembelaannya terhadap aksi klub yang mendukung Luis Suarez, dengan menekankan kalau pasukannya tidak membuat masalah.

Liverpool mengeluarkan pernyataan keras yang menyerang hukuman terhadap Suarez yang juga diikuti oleh para pemain juga mengumumkan dukungannya pada penyerang Internasional Uruguay tersebut.

Dalglish dan pemain-pemain Liverpool juga mengenakan kaos bergambar Suarez, menjelang pertandingan melawan Wigan Athletic. Dan tindakan ini banyak mendapat kritikan dari aktivis anti rasisme.

“Pernyataan ini tidak memberi masalah apapun pada siapapun, dan saya tidak berpikir kalau para pemain membuat masalah dengan FA karena pernyataan-pernyataan mereka, atau dukungan lewat kaos mereka,” kata pelatih asal Skotlandia ini.
“Jika kami berada dalam masalah apapun, kami akan meninggalkannya sebelum kami berada pada masalah lainnya,” sambungnya.

Dalglish pun menyatakan bahwa Suarez tersentuh dengan dukungan dari klub serta rekan-rekan setimnya. “Ia menjadi sedikit emosional dan sangat bersyukur,” imbuh Dalglish.
“Saya tidak berpikir adalah sebuah kekecewaan ketika orang-orang yang bekerja bersama anda, memberi dukungan yang terbagi-bagi, dan saya berpikir kalau itu adalah hal paling pantas yang dapat diterimanya,” pungkas Dalglish. (net/jpnn)

Ringgas Aritonang Diantarkan ke RS Jiwa

MEDAN- Untuk mengetahui kondisi kejiwaan Ringgas Aritonang (40), pembunuh Rosmina Boru Sitanggang (64), yang tewas mengenaskan di ujung landasan Bandara Polonia, Keluruhan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, polisi membawanya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pemprovsu di Medan Tuntungan. Hal ini dikatakan Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander SIK kepada sejumlah wartawan, Jumat (23/12).

“Saat ini pelaku kita bantarkan ke RS Jiwa Tuntungan, karena menurut keterangan warga, pelaku mempunyai kelainan, begitu juga saat pelaku ditahan di ruang tahanan, pelaku selalu bicara sendiri, makanya kita bantarkan dia,” kata Dony.(gus)