28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 14099

Bertahap Tapi Terus Membangun

Dirgahayu 8 Tahun Pemkab Serdang Bedagai

Sepanjang 2011 derap pembangunan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) semakin menunjukkan kemajuan. Sejumlah sarana infrastruktur publik dibangun dan diperbaiki untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Tak cukup sampai di situ, daerah yang dipimpin Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dan Wakil Bupati Ir H Soekirman ini terus meningkatkan pelayanan publik melului SKPD-Nya. Bertahap dan terus membangun, demikianlah pepatah derap pembangunan di daerah yang memiliki motto tanah bertuah negeri beradat ini.

Bertahap maksud bupati dikarenakan anggaran yang terbatas setiap tahunnya, namun pembangunan tidak pernah berhenti di 17 kecamatan. Di tahun 2011 ini juga, sejarah telah mencatat, dari 240 daerah yang menggelar pilkada tahun 2010, ada 2 kepala daerah yang terpilih mengikuti pendidikan di Harvard University, satu diantaranya adalah Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi.

Pembangunan di bidang infrastruktur jalan, setidaknya sudah hampir 1000-an kilo meter dari 1400-an kilo meter jalan di Kabupaten Sergai telah ditingkatkan statusnya. Demikian juga sejumlah jembatan antara kecamatan maupun desa dibangun dan direhabilitasi.  Terakhir 6 Desember 2011 lalu, HT Erry Nuradi meresmikan jembatan di Kecamatan Sipispis.

Demikian juga di bidang pendidikan.  Di hari ulang tahun Pemkab Sergai ke-8 ini, Sabtu 7 Januari 2012 sudah ada 18 unit gedung SMA negeri yang dibangun di setiap kecamatan, bahkan di Kecamatan Perbaungan ada 2 unit gedung SMA negeri, ditambah juga dengan pembangunan 7 unit gedung SMK negeri. Padahal sebelumnya, daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang ini belum memiliki satu unit SMK negeri.

Tak hanya pembangunan sarana pendidikan mulai tingkat SMA/SMK hingga SD/TK, mutu lulusan dan tenaga pendidik juga ditingkatkan, sehingga tak heran banyak siswa-siswa lulusan sekolah asal Sergai yang memiliki nilai terbaik tingkat Sumut bahkan tingkat nasional.

Belum lagi di bidang pertanian, sarana irigasi dan pengetahuan petani terus ditingkatkan guna mendapatkan hasil produksi pertanian yang meningkat. Ada juga pembangunan di bidang kesehatan, pemerintahan dan bahkan  sosial masyarakat. Seluruh SKPD digerakkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Serdang Bedagai. Kepala desa sebagai aparat pemerintah di tingkat desa, juga sudah dibekali dengan kompetensi  guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Oleh karenanya, lewat ulang tahun ke-8 Pemkab Sergai  yang jatuh pada 7 Januari 2012  ini, Bupati Sergai HT Erry Nuradi didampingi Sekdakab Ir Harris Fadillah MSi dalam wawancara dengan koran ini mengajak seluruh SKPD dan masyarakat Sergai untuk menjaga kekompakan guna memajukan Sergai di tahun-tahun mendatang. Sama dengan peringatan HUT Sergai sebelumnya, tahun ini HUT Sergai juga ditandai dengan rapat paripurna di gedung DPRD Sergai dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah agama yang disampaikan ustadz Sholeh Mahmoed di Lapangan Bola Kaki Batang Terap Kecamatan Perbangunan. Sekali lagi selamat HUT Sergai yang ke-8, semoga semakin jaya selalu.(*)

Serikat Karyawan Telkom Bantu Korban Penggusuran

MEDAN- Karyawan Telkom Medan, Mahal Harahap yang menjadi korban penggusuran di lokasi Jalan Jati yang dieksekusi Pengadilan Negeri Medan bersama 70 pemilik tanah lainnya dilokasi yang sama, mendapat bantuan dari Telkom. Bantuan diberikan Adi Maulana Sitepu, Rabu (4/1) sebesar Rp135 juta. Bantuan dari SEKAR Telkom itu sebagai ungkapan rasa simpati atas musibah yang menimpa anggotanya.

Adi Maulana menjelaskan, melalui bantuan seluruh anggota Sekar dalam aksi “Sekar Peduli”secara nasional, terkumpul dana Rp 125 juta dan kemudian ditambah Rp10 juta lagi melalui dari BMMT (Baitul Mal Muttaqin Telkom) sehingga dana yang diterima Mahal Harahap mencapai Rp135 juta.
“Semoga bantuan itu dapat menolong Saudara Mahal untuk mendapatkan  rumah guna menata hidup yang lebih baik ,” harap Adi Maulana.

Saat melakukan penyerahan itu hadir Deputi Kepala Telkom Sumatra Suherman, Pengurus Sekar Wilayah dan Daerah, pengurus BMMT Telkom Sumatra dan Mahal Harahap beserta isteri. Suherman mewakili manajemen Telkom Sumatra menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang dialami Mahal sekeluarga.

“Alhamdulillah, Saudara Mahal tegar  dan itu merupakan modal utama menata kembali masa depan yang jauh lebih penting,” ujarnya Suherman.
Suherman juga menyampaikan apresiasi luar biasa dan salut  kepada jajaran Sekar Nasional, khususnya Sekar Sumatera atas respon cepat dan sensitivitas dan kuatnya rasa persaudaraan di antara karyawan.

Atas perhatian dan dukungan yang sangat besar ini, Mahal Harahap menyampaikan ucapan terimakasih atas segala bantuan yang diberikan, baik moril maupun materil.   “Terus terang saya tidak menyangka Sekar Peduli dan BMMT membantu sampai sebesar ini,” ujar Mahal haru.  (rel/ila)

Tablet Stylist dengan Koneksi 3G

Acer Iconia A101

MEDAN-Di tengah pasar komputer tablet yang terus berkembang, Acer memperkenalkan produk komputer tablet terbarunya, Acer Iconia A101. Produk dengan luas layar 7inchi ini memiliki berbagai keunggulan. Selain bentuknya yang stylish, enak digunakan, juga dilengkapi dengan koneksi 3G.

Menurut Lisa Widyawati, Marketing Manager PT Sinar Eka Selaras (SES) distributor Acer, produk Acer Iconia A101 merupakan kesatuan antara teknologi terkini dengan pendekatan stylish. Selain bentuknya yang tergolong mungil untuk ukuran tablet produk ini dilengkapi dengan prosesor dual-core NVIDIA tegra 2. “Tampilan gambarnya akan terlihat sempurna,” ujar Lisa.

Desain yang memiliki lengkungan pada bagian sisi serta pilihan warna yang tersedia membuat teblet ini enak dipandang. Acer sendiri memberikan dua pilihan warna casing yaitu Cherry Red dan Trendy Blue. Sementara permukaan casingnya halus, yang membuat produk ini terlihat sangat elegan dan berkelas. “Dari sisi tampilan produk ini sangat menarik.”

Saat menggunakan produk Iconia A101 kita akan mendapatkan port HDMI yang memberikan pilihan pada untuk mendapatkan tampilan video berdefinisi tinggi hingga 1.080 piksel. Port ini juga berfungsi sebagai koneksi ke layar televisi atau pilihan layar lebar lainnya. “Jadi kita bisa langsung menghubungkan Acer Iconia A101 dengan layar televisi atau layar lebar lainnya dengan tampilan gambar tetap sempurna,” tambah Lisa.

Acer Iconia A101 ini menggunakan sistem operasi Android versi 2.3 atau Honeycomb yang kompatibel dengan Flash 10.3. Ini akan memudahkan untuk membaca buku menggunakan e-book, menjelajah internet atau menyaksikan video di YouTube. Kelebihan sistem operasi Honeycomb ini juga memberikan tampilan transisi antar aplikasi yang cepat dan lancar. “Sistem navigasi antarmenunya juga sangat menarik,” ujarnya.

Fitur lain yang juga menarik adalah kamera 5MP sebagai kamera utama dengan fitur auto focus, serta kamera tambahan beresolusi 2MP. Kapasitas prosesornyadual core 1GHz dengan berat keseluruhan hanya 410 gram.

Acer Iconia A101 memiliki aplikasi Acer Day Planer untuk mengatur kegiatan sehari-hari penggunanya. Aplikasi ini dirancang untuk manajemen kegiatan, seperti agenda, email, prakiraan cuaca dan mencapatkan berita terbaru dalam satu tampilan. “Aplikasi ini bisa disingkronisasi dengan kalendar Google, Facebook dan Microsoft Exchange.”

Dengan dimensi 195 mm x 117 mm x 13.1 mm dan tampilan layar LCD kapasitif beresolusi 600 x 1024 pixels, Acer Iconia A101 memiliki bobot yang tergolong cukup berat untuk ukuran sebuah tablet, yaitu 415 gram. Hal itu dikarenakan bodi pada bagian atas dan bagian bawah menggunakan bahal metal.

Tablet Acer Iconia A101 terdapat slot simcard untuk memungkinkan tablet ini dapat melakukan fungsi SMS dan browsing tanpa harus mengandalkan hotspot Wi-Fi. Selain itu,  juga tersedia slot memory micro SD sebagai media penyimpanan yang terdapat pada sisi bagian kanan bawah tablet.
Berbeda dengan tablet lainnya, pada Acer Iconia A101 ini terdapat sebuah switch pada sisi bagian kanan atas bersamaan dengan pengatur volume yang berfungsi untuk mengunci auto rotate screen, sehingga Anda tidak perlu repot untuk melakukan setting auto rotate screen secara manual dalam konfigurasi setting.

Acer Iconia A101 merupakan tablet branded dengan harga paling terjangkau saat ini. Konsumen dapat membeli seharga Rp 3.890.000 dengan bonus paket data unlimited dari XL Axiata selama enam bulan. “Menurut catatan kami, harga ini paling ekonomis dibanding produk lain yang menggunakan sistem operasi Honeycomb,” tukas Lisa. (rel/ila)

MPR RI Dorong Upaya Meneguhkan Paham Kebangsaan dan Kenegaraan RI

MEDAN-Anggota DPD-MPR RI utusan Sumatera Utara DR H Rahmat Shah mengharapkan pemerintah memperhatikan lebih serius upaya menumbuhkan rasa bangga berbangsa dan bernegara Indonesia, termasuk berupaya keras menumbuhkan semangat dan jiwa  memiliki dan peduli sesama dan kemanusiaan. “Hal ini dapat dimulai dari hadirnya sosok-sosok teladan dari pemangku kepentingan dan amanah rakyat,” ujar Rahmat Shah saat membuka Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Indonesia.

Keempat pilar tersebut Pancasila,  UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini, diselenggarakan di Rahmat International Wildlife Museum &  Gallery yang berlokasi di Jalan S Parman, Medan, Jumat, (6/12).
Rahmat menjelaskan, rasa bangga berbangsa dan bernegara akan muncul keberanian, keuletan, kesungguhan serta  kecintaan memperbaiki kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Masyarakat yang bangga dan cinta negaranya akan selalu memberi yang terbaik untuk negaranya. Dari mental dan moral seperti ini, kita akan merasakan pembangunan yang benar-benar dilakukan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat luas, bukan seperti yang banyak terjadi sekarang, dimana kekuasaan semata-mata hanya dipergunakan untuk keuntungan segelintir oknum maupun kelompok, golongan ataupun untuk kepentingan partai para oknum tersebut,” ujar Rahmat.

Diakui Rahmat, 2012 dan tahun berikutnya merupakan tahun sangat dinamis dimana aktivitas politik di daerah dan tingkat nasional akan banyak mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya, Rahmat menilai, kondisi ini butuh kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara. Dan dalam suasana dan spirit tahun baru 2012, Rahmat  mengajak masyarakat tetap optimis menghadapi dan menjalani hari-hari mendatang.

Dalam kaitan semangat persatuan dan kesatuan Indonesia, Rahmat mengakui bahwa Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR-RI) mengamanahkan segenap anggotanya, untuk selalu berupaya meneguhkan pemahaman akan dasar-dasar kehidupan berkebangsaan dan berkenegaraan kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi yang tengah dilakukan merupakan salah satu upaya ke arah peneguhan yang dimaksud.

Rahmat berharap sosialisasi tersebut menimbulkan kesadaran dan semangat baru untuk ikut aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan segala potensi yang dimiliki.
Kegiatan yang dimoderatori Drs HM Joharis Lubis, MM, dosen Unimed,  tampil sebagai narasumber DR H Rahmat Shah dan DrMarzuki Lubis MH, anggota Laboratorium Konstitusi Sekolah Pasca Sarjana USU yang juga dosen Hukum Tata Negara USU. (*/ila)

PSMS ISL Kehilangan Dua Pemain

DUA Pemain PSMS ISL, Arie Supriatna dan Zainal Anwar dipastikan tak bisa memperkuat tim melawan Persib Bandung di lanjutan Indonesian Super League (ISL) Senin (9/1) sore.

Zainal Anwar kena akumulasi dua kartu kuning dan harus absen satu laga. Arie Supriatna juga mengalami hal serupa. Turun dari bangku cadangan di menit 61 menggantikan Osas Saha yang tampil dibawah form, Arie menjadi penyelamat sekaligus penentu hasil imbang kontra Pelita Jaya. Sayangnya, bencana hadir bagi Arie, dua kartu kuning yang diterimanya di menit 72 dan 78 membuatnya harus keluar dari arena pertandingan.

Menanggapi laga itu,  pelatih Raja Isa tak menganggapnya sebagai sebuah bencana. Pelatih asal Malaysia tersebut mengaku percaya atas kemampuan semua pemainnya. “Kita punya banyak pemain. Setiap pemain harus siap diturunkan kapan saja. Bagi saya  tak ada pemain yang tak tergantikan. PSMS tetap siap menghadapi Persib,” katanya.

Untuk melapis kehilangan dua pemain tersebut, PSMS memanggil tiga pemain yang awalnya tak dibawa tur yakni, Masruddin Al Massi, Yoesph Niko Ostaniko dan Jimmy Mak. Pemanggilan ketiganya memang mutlak dilakukan PSMS mengingat hanya 18 pemain yang dibawa dalam tur perdana PSMS musim ini. (ful)

PSDS Jajal Siantar United

LUBUK PAKAM- PSDS bakal melakoni laga uji coba lanjutan melawan Siantar United. Uji coba itu akan digelar sore ini di Lapangan Goodyear Serbelawan Simalungun.

Hal itu disampaikan pelatih kepala PSDS Dosman Sagala, didampinggi asisten pelatih Tukidi, Abdul Haris Sinaga, Fitri Efendi serta pelatih kiper Zainuddin, saat ditemui pada sesi latihan di Lapangan Bola Polres Deli Serdang, Jumat (6/1).

Tampak Dosman hanya memberikan materi latihan ringan, agar kebugaran fisik anak asuhnya tetap terjaga menghadapi Siantar United. Latihan dikombinasikan dengan sedikit materi taktikal.
“Latihan menerapkan permainan bola dengan umpan-umpan pendek dapat dengan lancar diterapkan. Pemain mulai menunjukkan persenyawaan dan saling pengertian. Diharapkan saat uji coba hal itu dapat diterapkan,” ujarnya.

Dalam uji coba ini tidak ada target menang. Hanya saja para pemain harus menampilkan permainan terbaiknya, sesuai dengan yang sudah dilatihkan selama ini.

Menghadapi uji coba itu, Dosman hanya memboyong 19 pemain, sedangkan sisanya diminta untuk istirahat karena ada yang mengalami cedera. “Kita akan terus pantau perkembangan permainan pemain, nanti akan ada evaluasi pastinya,” pungkasnya. (btr)

Awas Kalah Lagi

PSMS Vs PERSIRAJA

MEDAN– PSMS yang main di Indonesian Primer League (IPL) akan melakoni laga ke-empat melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan sore ini. Di tiga laga sebelumnya, PSMS selalu kalah. Akankah melawan Persiraja mereka mampu meraih tiga angka?

Sebelum menatap laga ini, PSMS sudah menggelar latihan cukup lama. Artinya persiapan bisa dibilang cukup. Recovery pemain juga sudah oke. Pemain juga lebih lengkap.
Kans tim berjuluk Ayam Kinantan untuk menang pun terbuka. Mari kita tilik kekuatan dari lini per lini PSMS saat ini.

Di lini belakang, arsitek asal Italia yang dipercaya membesut PSMS, Fabio Lopez bisa bernafas lega karena hadirnya Vagner Luis dan Goran Gancev. Kedua bek asing ini diyakini mampu mengawal pertahanan dengan baik.
“Kami harus berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan masa paceklik dengan meraih tiga poin,” kata Fabio kemarin.

Di lini tengah, ada gelandang baru asal Korea Selatan Ahn Hyo Yeon. Ahn bisa diplot sebagai pengatur serangan. Memainkan pola 4-4-2, PSMS diharapkan mampu berbuat banyak di sektor serangan yang selama ini dianggap masih kacau.

Nah, di lini depan,  Julio Cesar Alcorse yang punya postur ideal sebagai seorang striker akan diduetkan dengan Jecky Pasarela. Pilihan ini diharapkan mampu merepotkan barisan pertahanan Persiraja asuhan Harry Kiswanto.

“ Kami datang ke lapangan untuk menang, seperti juga di pertandingan mana saja yang kami lakukan,” sambung Fabio yang pernah jadi pemantau bakat Atalanta dan Fiorentina itu.

Optisme memetik poin penuh juga mengalir dari asisten M Khaidir, yang sebelumnya ditunjuk menjadi pelatih kepala. “Menghadapi Persiraja, sebuah kesempatan bagus untuk mendapatkan poin penuh. Tak hanya kami yang rindu kemenangan, para pendukung PSMS juga merasakan hal yang sama,” katanya.

Disamping semangat tiga poin, Khaidir juga tak mau lengah. Apalagi pemain Persiraja tak lagi boleh dianggap sebelah mata. Komposisi skuad tim tersebut belum tak mengalami perubahan dari musim lalu. Kolektivitas bermain Fahrizal Dillah dkk patut diwaspadai.

Namun, sisi positifnya, Khaidir  yang pernah membesut 60 persen skuad Laskar Rencong-julukan Persiraja-cukup paham karakter bermain lawan. “Ada pemain mereka yang perlu diwaspadai, yaitu Diallo Abdoulaye Djibril dan kapten tim Abdul Musawir. Keduanya suka muncul ke depan dan pintar cari peluang untuk mencetak gol,” ungkap Khaidir.

Di tengah ambisiusnya PSMS, Persiraja Banda Aceh malah merendah. Herry Kiswanto lebih memilih tak mau memikirkan kekuatan lawan. Seperti duo legiun asing di sektor pertahanan PSMS atau juga masuknya pelatih asing. Menurutnya sepak bola tak semudah mengucapkan. Kejutan bisa selalu hadir dalam 90 menit dari tim lawan.

“Sebelum bertanding, Saya tetap menghormati kedua tim sama-sama memiliki kans menang. Sepak bola ini sulit untuk diprediksi dan yang terpenting kita harus berusaha,” bebernya. (ful)

Widodo Tangani Timnas U-21

JAKARTA – Widodo C. Putro mendapat tugas baru. Mantan asisten pelatih Rahmad Darmawan di timnas U-23 itu dipercaya menjadi pelatih timnas U-21. Widodo didampingi Liestiadi sebagai asisten pelatih dan Edy Hartos sebagai pelatih kipper.

Mulai sore hari ini Widodo akan memimpin seleksi pembentukan timnas U-21 di lapangan C Senayan. Skuad tersebut akan diturunkan pada turnamen Sultan Hassanal Bolkiah Trophy pada 25 Februari sampai 5 Maret 2012.

“Seleksi pembentukan tim akan kami lakukan tiga hari. 7 sampai 9 Januari di Lapangan C Senayan. Ada 45 pemain yang akan seleksi,” kata Widodo kepada Koran ini kemarin. “Nantinya dari jumlah itu akan kami saring tinggal menjadi 25 pemain saja. Setelah itu kami akan mulai melakukan pemusatan latihan pada  15 Januari,” sambungnya.

Widodo menyatakan pemain – pemain tersebut diambil dari klub-klub yang berkompetisi dibawah PSSI. “Saya kepinginnya semua pemain terbaik di negeri ini diberi kesempatan. Tapi kalau aturannya seperti itu saya tidak bisa berbuat apa-apa,” bebernya.

Sementara itu, kemarin 70 pemain mengikuti seleksi lanjutan pembentukan timnas U-17 yang disiapkan untuk mengikuti International Youth Football Invitation Tournament U-17 yang akan digelar pada 27-29 Januari 2012 di Hongkong. Besok (Minggu, 8/2) para pemain  akan melakukan tes fisik.  (ali/jpnn)

Tak Ada Lagi Ongkosku ke Jakarta…

Cerita Penumpang yang tak Boleh Masuk Pesawat di Polonia

Ketika tiket jurusan Medan-Jakarta habis, beberapa warga terlihat panik di Bandara Polonia Medan. Mereka pun nekat membeli tiket atas nama orang lain. Tak pelak, mereka terhadang, mereka tak boleh terbang.

Laila Azizah, Medan

Misran, warga Labuhan Batu terdiam. Di hadapannya berdiri petugas Security Angkasa Pura II (AP II) bersama POM AU tersenyum sambil memegang tiket. Namun, bagi Misran, senyum manis petugas terasa begitu pahit. Misran berbalik, matanya liar mencari seseorang.
Misran pun melangkah, menelusuri beberapa tempat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia. Melihat kejadian itu, Sumut Pos langsung tanggap. “Aku tak boleh berangkat sama POM AU dan petugas Security karena tiketku tak sesuai nama di KTP. Sial kali rasanya aku, Mbak. Tak ada lagi ongkosku pulang ke Jakarta,” aku Misran di depan pintu gate Lion Air, Kamis (5/1).

“Aku cari-cari calonya udah tak ada,” tambah pria yang berumur sekitar empat puluh tahunan itu.

Tapi, nasi telah menjadi bubur. Misran hanya bisa menyesali keputusannya percaya dengan calo. Ya, niat ingin pulang ke Jakarta terpaksa harus tertunda karena tiket yang mereka beli dari calo tersebut tidak bisa digunakan. “Aku beli tiket Lion Medan Jakarta harganya Rp1,7 juta dari calo. Awalnya aku tak yakin bisa berangkat pakai tiket nama orang lain yang dijual calo. Tapi, karena aku sudah buru-buru masuk kerja dan tiket di konter sudah habis, aku nekat. Apalagi calo meyakinkan aku kalau tiketnya tak akan bermasalah. Tapi, begitu aku mau masuk pintu gate pesawat, ada pemeriksaan tiket harus sesuai KTP,” jelas Misran.

Begitulah, sulitnya mendapatkan tiket pesawat Medan-Jakarta memang jadi lahan bisnis yang menguntungkan bagi para calo di Bandara Polonia. Aksi seperti ini dilakukan sejak 2 Januari hingga kemarin. Selain Misran, nasib yang sama juga dirasakan Sumiati. Warga Tapanuli Tengah yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jalan Jati Jakarta Selatan ini pun tidak bisa meninggalkan Kota Medan.

Parahnya, tiket yang dibeli Sumiati cukup mahal yakni Rp1,9 juta. Sumiati pun hanya bisa pasrah ketika tak diperbolehkan naik ke pesawat. “Mau bagaimana lagi, ini memang salahku, mau saja tertipu. Awalnya aku ragu, tapi karena si calo bilang tak masalah dengan tiketnya, aku mau saja,” ujar Sumiati dengan mata berkaca.
Kenyataan ini semakin membuat Sumiati sedih karena dia sudah tidak memiliki uang lagi. “Nasiblah, aku tak jadi pulang ke Jakarta karena uangku habis. Terpaksa aku tidur di rumah saudara di Tembung,” ujar Sumiati sambil menangis.

Setelah Sumut Pos telusuri, ternyata masih banyak ‘Misran dan Sumiati’ lain. Setidaknya hal ini diungkapkan Juli Aspita, Area Manager 4 Lion Air Medan. “Sejak tanggal 2 Januari lalu, tiap hari kami mencegah 5 sampai 8 orang penumpang yang memiliki tiket tak sesuai dengan nama di KTP. Mereka beli tiket dari calo dengan harga yang sama bahkan lebih mahal. Kami malah minta bantuan GM AP II Polonia untuk menghadirkan POM AU melakukan pemeriksaan tiket penumpang Lion. Makanya ada beberapa petugas POM AU yang bantu cek tiket penumpang,” ujar Juli di ruang kerjanya.

Dikatakan Juli, aksi para calo tiket di Bandara Polonia terbilang rapi sehingga pihak Lion Air sulit untuk mencegahnya saat membeli tiket. Sebab, mereka menyaru sebagai penumpang dengan membeli tiket Lion. “Kadang-kadang pembelian dilakukan melalui online tiket Lion. Jadi manalah bisa saya tahu pembeli saya itu calo apa bukan karena belinya pakai online seperti calon penumpang lainnya. Kadang-kadang juga belinya jauh-jauh hari dengan booking secara online sehingga dapat tiket dengan harga murah,” ujar Juli Aspita.

Menurut Juli, aksi mengambil kesempatan di dalam kesempitan yang dilakukan calo tersebut tak terlepas dari mahalnya harga tiket penerbangan di arus balik libur Tahun Baru. Tak hanya mahal, lanjut Juli, tiket juga susah didapat karena full seat (kursi penuh terisi). “Di Lion sendiri, untuk keberangkatan hari ini (kemarin,Red) hingga 8 Januari,  rute Medan-Jakarta sudah terisi penuh penumpang. Sedangkan harganya 1,7 juta lebih untuk harga ekonomi batas tertinggi. Kalau harga normal paling-paling harganya di bawah Rp1 juta. Makanya penumpang panik tidak dapat tiket pulang ke Jakarta. Seharusnya penumpang sudah mempersiapkan diri untuk tiket pulang-pergi dan jangan beli tiket sama calo,” kata Juli.

Mahalnya harga tiket dan sulitnya mendapatkan tiket juga terjadi di beberapa maskapai besar lainnya. Misalnya saja, di Sriwijaya Air, tiket Medan-Jakarta pada Kamis kemarin dijual dengan harga Rp1,8 jutaan. Meski mahal, namun calon penumpang tidak dapat membeli karena sudah close. “Harga kita hari ini Rp1,8 jutaan untuk Medan-Jakarta. Tapi kursi sudah penuh, tak ada lagi tiket ke Medan-Jakarta,” ujar petugas tiket di counter Sriwijaya Air.

Begitu juga di Garuda Indonesia. Tiket untuk penerbangan Medan-Jakarta untuk class economi sudah full sejak hari ini, Jumat (6/1) hingga besok (7/1). “Harga tiket ekonomi kita Rp1.935.000. Tapi kursi sudah penuh untuk Medan-Jakarta,” kata General Manager Garuda Indononesia-Medan, Moh Wendy.

Menyikapi kasus Misran dan Sumiati, Humas AP II Bandara Polonia, Firdaus mengatakan, banyaknya penumpang tertipu karena sulitnya mendapatkan tiket rute Medan-Jakarta. “Nah, di sinilah calo mengambil kesempatan. Makanya, kami mengimbau kepada calon penumpang agar tidak membeli tiket sama calo, apalagi tiketnya atas nama orang lain,” imbau Firdaus.

Firdaus mengaku, pihak AP II Polonia kesulitan untuk mengamankan  para calo di Bandara Polonia. Sebab, para calo itu memiliki ID Card travel. “Jadi sangat susah ditertibkan. Kita tidak bisa membedakan yang mana calo yang mana agen travel,” kata Firdaus.

Meski demikian, lanjut Firdaus, pihaknya tetap akan memberikan kenyaman dan keamanan kepada calon penumpang di Bandara Polonia. “Karena itu kita meminta bantuan POM AU untuk mengecek tiket calon penumpang yang harus sesuai dengan KTP,” pungkasnya. (*)

Diubah Jadi Madonna

Siti Nurhaliza

Majalah Glam edisi Januari ini mengejutkan penggemar Siti Nurhaliza. Sampulnya memuat wajah diva kesayangan mereka dengan empat gaya ala Material Girl, Madonna.

MEMANG yang dicontek dari Madonna bukan keberaniannya mengumbar aurat, melainkan riasan wajah. Namun, begitu melihat sampul Glam, pembaca pasti akan pangling dengan Siti Nurhaliza.

Sosok yang terlihat di cover tersebut glamor dengan tata rambut yang persis Madonna. Sosoknya jauh dari kesan islami dan Melayu, kesan yang begitu melekat pada diri Siti selama ini.

Menurut situs Utusan, dandanan penyanyi 33 tahun tersebut bisa memicu kemarahan fansnya. Terutama karena tampilannya yang tidak mengenakan kerudung, sebagaimana ciri khasnya. Untuk meredakan situasi, majalah Glam menjelaskan bahwa tidak ada aturan agama yang dilanggar diva yang berulang tahun setiap 11 Januari tersebut.
“Untuk cover-nya, Siti mengenakan wig dan scarf. Bila terlihat seperti itu, penyebabnya adalah efek grafis dan pencahayaan saja. Saya jamin bahwa tidak ada satu helai pun rambut Siti asli yang terlihat di foto tersebut,” jelas Suzie Adnan, editor majalah itu, seperti dikutip blog beautifulnara.com.

Majalah tersebut menjelaskan bahwa konsep pemotretan itu memang mengacu pada si ratu pop dunia, Madonna. Tidak tanggung-tanggung, Siti tampil di 12 halaman majalah Glam dalam empat tema berbeda. Yakni, gaya Madonna dalam album Material Girl, gaya mantan istri Guy Ritchie tersebut dalam album Rain, gaya Madonna yang mencoba menjadi gadis matahari terbit dalam klip video Nothing Really Matters, dan tampilan Madonna ala Minnie Mouse yang kala itu dipotret fotografer kenamaan Herb Ritts.

Meski mengenakan scarf dan wig, leher Siti tidak tertutupi. Itu bisa memancing reaksi dari kalangan luas. Siti menyatakan menyiapkan diri untuk menghadapi kecaman masyarakat. “Apabila Siti bersetuju untuk melakukannya, itu bermakna bahwa Siti siap untuk masyarakat. Khususnya peminat akan berkata apa saja,” katanya, seperti dikutip ohbulan!, situs hiburan terkenal Malaysia.

Siti mengungkapkan percaya penuh dengan awak kreatif majalah Glam. Terlebih ketika disodori konsep pemotretan ala Madonna. “Siti terus bersetuju karena tahu bahwa mereka akan menghasilkan gambar-gambar yang menarik,” papar pelantun hits Cindai tersebut. Selain foto-foto ala Madonna, penyanyi kelahiran Pahang, Malaysia, itu menjelaskan banyak hal dalam majalah tersebut. Mulai kesukaannya terhadap produk Chanel hingga keinginannya untuk meluaskan cakupan produk kosmetiknya. Dia juga bicara tentang hasratnya membuka spa kecantikan. (c12/ayi/jpnn)