24 C
Medan
Thursday, January 8, 2026
Home Blog Page 14147

Gatot Terlalu Sibuk dengan Agenda Partai

Soal Pemberhentian Tidak dengan Hormat dari PNS

MEDAN-Soal pemberhentian tidak dengan hormat terhadap Gatot Pujo Nugroho sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipaparkan massa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) dalam aksi sebelumnya langsung mendapat respon. Adalah Penasihat Fraksi PKS DPRD Sumut Muhammad Nuh yang buka suara.
M Nuh mengatakan, untuk persoalan tersebut sebaiknya merujuk pada detil munculnya masalah itu.

“Untuk masalah ini, harusnya berdasarkan kronologisnya. Dulu beliau (Gatot, Red), sudah mengajukan pengunduran diri. Namun tidak diterima di institusi (Polmed, Red) yang bersangkutan. Kemudian, beliau terpilih sebagai ketua DPW PKS. Karena kesibukan mengurusi kegiatan di jalur yang baru itu, secara otomatis menyita waktu. Nah, ini sebenarnya terjadi politiki internal di institusi dimana beliau (Gatot, Red) sebelumnya mendedikasikan diri dan kemampuannya. Ini juga tidak terlepas dari faktor like or dislike (suka atau tidak suka), antara pimpinan institusi sebelumnya dengan beliau,” ungkap M Nuh, Selasa (13/12).

Dalam aksi pada Senin (12/12) lalu, Lempar memang menyebarkan selebaran surat pemberhentian tidak dengan hormat dari PNS terhadap Gatot yang ditandatangani Mendiknas. Kemarin, Ketua LSM Lempar Picky Fadly Pardede mengatakan kepada Sumut Pos, adanya predikat diberhentikan secara tidak dengan hormat menunjukkan sikap asli Gatot. Dalam arti kata, hal itu sudah mencemarkan Sumut karena memiliki pemimpin yang tidak baik. “Berarti kalau begitu, dia (Gatot, Red) kan tidak baik. Kalau dia baik, tidak mungkin dia dipecat dengan tidak hormat,” ungkapnya.
Karena itu, Picky, menilai pemerintahan di Sumut saat ini sudah sangat bobrok. “Iya, udah bobrok lah. Dia (Gatot, Red) terlalu gampang mengambil kebijakan. Dan kebijakannya salah pula. Salah satunya pemutasian pejabat eselon III itu. Terlalu berani dia. Kami akan terus mengkritisi kebijakan-kebijakan Plt Gubsu,” tegasnya.

Dikatakanya, dalam rentang satu pekan ke depan, aksi massa untuk melakukan kritik-kritik kepada Gatot akan dilakukan. “Tidak minggu ini, mungkin minggu depan. Kita akan terus melakukan itu,” pungkasnya. (ari)

Ditolak Ahmad Dani, Didukung Anang dan Nina Tamam

Siti Zulaika Sitanggang, dari Pematangsiantar ke Indonesian Idol

Audisi Indonesian Idol yang dilaksanakan di Hotel Asean Jalan H Adam Malik Medan, menghasilkan sejumlah talent yang melenggang ke babak selanjutnya di Jakarta. Diantaranya adalah Siti Zulaika Sitanggang.

Farida Noris Ritonga, Medan

Meraih ‘Golden Ticket’ dan akan menjalani audisi di Jakarta sungguh sangat menggembirakan bagi Siti Zulaika. Wanita kelahiran Pematangsiantar 26 tahun silam itu langsung bersujud syukur dan dengan penuh haru dan memeluk keluarganya.

“Nggak nyangka lolos ke Jakarta. Saya dapat Golden Ticket untuk ikut babak penyisihan selanjutnya. Padahal saingannya sangat ketat, banyak yang memiliki suara bagus. Tapi Alhamdulillah, saya lolos,” kata Siti Zulaika di Hotel Asean, kemarin (13/12).

Di depan dewan juri, Zulaika membawakan lagu Mimpi dari Anggun. Namun, penilaian dari Ahmad Dhani sempat membuatnya deg-degan. “Mas Dhani bilang vokal saya biasa-biasa aja. Aku kan mudah grogi, tapi untung saja dua juri lainnya mengatakan aku lolos. Spontan aku nangis dan sujud syukur,” jelas nya.

Setelah dua kali gagal dalam seleksi audisi pencari bakat Indonesian Idol yaitu pada 2006 dan 2008 lalu, tidak membuat Zulaika berputus asa untuk tetap mengikuti audisi yang diadakan FrentleMedia dan RCTI tersebutn
Alumni Universitas Sumatera Utara

Fakultas Etnomusikologi pada 2008 lalu ini terus mencoba dan membuat persiapan khusus dengan lebih meningkatkan latihan vokalnya.

“Saya mengikuti seleksi Indonesian Idol melalui jalur Special Hunt atau seleksi melalui sanggar-sanggar musik di Kota Medan. Kebetulan saya aktif di kursus nyanyi Cantabile Jalan Setia Budi. Saat itu, tim Indonesian Idol berkunjung dan mengadakan audisi. Saya menyanyikan lagu dari Band Kotak dan akhirnya saya lolos dan mengikuti tahap penyisihan selanjutnya,” ucapnya.

Demi mengikuti audisi Indonesian Idol dan menyalurkan bakat menyanyinya, anak ke 11 dari 13 bersaudara ini, rela meninggalkan pekerjaannya sebagai Customer Service di sebuah telepon seluler. “Saya mengundurkan diri dari pekerjaan karena ingin mendalami musik dan mengikuti audisi ini,” urainya.

Namun, perjuangan Zulaika tidak sia-sia, tekad yang kuat dan tingginya rasa keingintahuan untuk mengukur kualitas suaranya terjawab sudah. Kini, Zulaika tinggal menjalani beberapa langkah lagi untuk menjadi bintang terkenal. “Hanya ingin mengukur kualitas diri. Kalau memang kalah, salahnya dimana, supaya aku bisa perbaiki lagi. Meski nantinya aku nggak lolos, tapi yang penting aku sudah mencoba dan berusaha,” ujarnya.

Dari kecil, kata Zulaika, dirinya memang menyenangi musik dan sering memenangkan berbagai perlombaan menyanyi. “Saya memang suka nyanyi. Selama ini sering ngisi acara di kafe-kafe, pesta bahkan hingga acara wisuda. Aku nyanyi dengan teman-teman dan ikut band. Nyanyi untuk menyalurkan hoby sekaligus nyari uang,” katanya.
Kini, Zulaika hanya berharap lolos pada audisi di Jakarta nanti. “Aku akan berjuang habis-habisan. Karena sudah dijalani, jadi harus optimis dan yakin meskipun tantangannya sangat sulit. Sejauh ini kedua orangtuaku juga mendukung dan memberikan suport buat aku,” bebernya.

Menurut Communication Officer Marcomm Dept RCTI, Trista P Efendi, Siti Zulaika beserta 59 peserta yang diseleksi di  Universitas negeri Medan, berhadapan langsung dengan 43 peserta ternaik asal hasil audisi di Kota Padang dan Palembang. Seluruh peserta ini dihadapkan langsung dengan juri-juri Indonesian Idol yang datang dari Jakarta. Ada Anang Hermansyah, Ahmad Dhani dan Nina Tamam hadir sebagai juri Indonesian Idol untuk audisi Kota Medan kali ini.

“Jadi, masing-masing peserta harus menampilkan kemampuan bernyanyi yang terbaik,” kata Trista P Efendi, Selasa (13/12)

Para peserta yang terpilih dari audisi akhir per kota ini akan siap untuk dipertandingkan di Jakarta dan akan bertanding kembali menunjukan kualitas masing-masing dengan para peserta terbaik dari kota Surabaya, Bandung Yogyakarta dan Jakarta. “Jumlah yang dibawa ke Jakarta tidak kita tentukan, yang penting kita pilih terbaik diantara yang terbaik,” jelasnya. (*)

2 Heli Militer Tabrakan, 4 Penerbang Tewas

SEATTLE – Kecelakaan tragis dan fatal terjadi di salah satu pangkalan militer AS di Negara Bagian Washington. Empat penerbang dilaporkan tewas akibat tabrakan dua helikopter dalam sebuah latihan militer tersebut.

Brendalyn Carpenter, juru bicara di Pangkalan Militer Lewis-McChord, membenarkan bahwa kecelakaan dua heli itu terjadi pada Senin malam (12/12) waktu setempat atau kemarin pagi WIB (13/12). Polisi militer dan tim SAR langsung tiba di lokasi di dekat Pangkalan Militer Tacoma tersebut tidak lama setelah kecelakaan terjadi.

“Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga, teman, dan orang-orang terkasih dari para tentara yang menjadi korban dalam kecelakaan tragis tersebut,” ungkap Mayor Jenderal 9Mayjen) Lloyd Miles, komandan senior di pangkalan tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan secara mendalam atas kecelakaan tersebut dan akan melakukan yang terbaik untuk mendukung keluarga para tentara pemberani yang tewas malam ini (Senin malam, Red),” tambahnya.
Pihak pangkalan militer mengidentifikasi bahwa dua heli yang terlibat kecelakaan maut tersebut adalah jenis OH-58 Kiowa. Kiowa Warrior adalah helikopter bermesin tunggal empat baling-baling dan biasa dijuluki sebagai helikopter pengintai.

Televisi lokal KIRO 7 melaporkan bahwa dua helikopter itu tabrakan dan jatuh di wilayah hutan di Thurston, yang biasa dijadikan lokasi latihan militer. Tidak seorang pun pilot dan kopilot (penerbang) yang selamat dalanm insiden tersebut.

Saat kecelakaan terjadi, temperatur udara di pangkalan militer itu tecatat sekitar minus 6 derajat Celsius. Sejumlah media lokal melaporkan bahwa kecelakaan itu sepertinya terjadi akibat tebalnya kabut yang menutupi area hutan dan menghalangi jarak pandang para penerbang, sehingga kedua heli itu saling bertabrakan.
Pangkalan Udara Gabungan Lewis-McChord merupakan fasilitas angkatan udara yang disatukan dengan pangkalan angkatan darat AS. Pangkalan tersebut memiliki 100 ribu personel militer dan sipil, baik yang bekerja secara kontrak atau pensiunan.

Salah seorang perwira militer di pangkalan itu, Letnan Kolonel Dangerfield mengatakan bahwa tabrakan antara dua heli terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Hingga tadi malam, penyebab kecelakaan belum diketahui. Tapi keempat korban belum bisa diidentifikasi.
“Kami belum memiliki data lengkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” tambah J.C. Mathews, seorang juru bicara pangkalan tersebut. (rtr/cak/dwi/jpnn)

Pemukim Yahudi Bentrok

YERUSALEM – Pemukim Yahudi di Tepi Barat bentrok dengan pasukan Israel di dekat sebuah pangkalan militer. Bentrokan itu menandakan kebencian antara pemukim dengan pihak pasukan makin meningkat.

Dalam bentrokan itu, sekitar 50 orang warga pemukim Yahudi berusaha masuk ke dalam pangkalan militer di Tepi Barat, yang berbatasan dengan Yordania. Mereka menyulut api, serta merusak kendaraan militer dengan cat dan paku ditambah lagi dengan lemparan batu.  Pihak militer terpaksa membubarkan paksa para pemukim itu dengan aksi represif.
Juru bicara Kepolisian Israel mengatakan, dua orang ditahan warga dalam bentrokan. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (13/12). Menurut media setempat, para pemukim itu memprotes keputusan Pemerintah Israel yang bermaksud melakukan evakuasi terhadap mereka. Ternyata, pemukim itu tak memiliki izin untuk membangun pemukiman di wilayah tersebut.

Selama beberapa tahun terakhir, memang kerap bersitegang dengan pihak militer atau membuat kerusakan terhadap lahan milik warga Palestina untuk memprotes kebijakan pemukiman dari Pemerintah Israel.
Insiden hari ini terjadi setelah sehari sebelumnya sempat terjadi aksi protes serupa di wilayah Tepi Barat, yang berdekatan dengan Sungai Yordan. Pihak keamanan Israel terpaksa menangkap 17 warga Israel yang melakukan aksi protes ini.

Warga Israel itu sepertinya memprotes upaya Pemerintah Yordania yang bermaksud menghalangi rencana Israel untuk merenovasi jalur trotoar di kota tua Yerusalem. Trotoar itu sendiri memiliki akses langsung menuju ke kota suci Yerusalem.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Selasa (12/12) menyatakan pihaknya memberikan perhatian atas pengesahan pembangunan 40 perumahan dan perkebunan Yahudi oleh Israel di Efrat dekat Tepi Barat.   Dia mengimbau Israel menghentikan pembangunan pemukiman, karena bertentangan dengan hukum internasional dan peta jalan damai Timur Tengah, serta mengganggu perundingan status Palestina. (bbs/jpnn)

Korban Tewas Syria Capai 5 Ribu Jiwa

DAMASKUS- Jumlah korban akibat kekerasan di Syria terus bertambah seriring aksi kerusuhan yang tak kunjung berhenti selama delapan bulan. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebutkan, jumlah korban tewas akibat pergolakan Syria mencapai lebih dari 5.000 orang.

Demikian dilaporkan Komisi Hak Asasi Manusia PBB, Navi Pillay dalam rapat dengan Dewan Keamanan (DK) seperti dilansir dari Washington Post, Selasa (13/12).  Dia mendesak anggota DK agar mengajukan Syria ke Mahkamah Kriminal Internasional atas tuduhan kejahatan kemanusiaan.

Duta Besar Syria untuk PBB, Bashar Jaafari menuding Pillay bersikap tidak obyektif dan memiliki agenda tersembunyi. “Pillay bertindak di luar mandat yang diberikan dan membodohi rakyat,” ucapnya. (net/jpnn)

Tunisia Lantik Presiden Baru

TUNIS- Pasca terjungkalnya era kediktatora Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben, kini Tunisia memiliki presiden baru Moncef Marzouki. Setelah  Majelis Konstituante secara resmi melantik presiden baru, Marzouki ditenggat dalam waktu seminggu harus menentukan kabinet baru.

Menurut kantor berita Reuters, Marzouki diambil sumpah sebagai presiden di Majelis Konstituante di Ibukota Tunis. Marzouki merupakan mantan pembangkang yang pernah dipenjara dan kemudian sempat mengungsi karena menentang rezim Ben Ali, yang berkuasa dari 1987 hingga terguling pada Januari 2011. Ben Ali dan keluarga telah kabur ke Arab Saudi.  Terpilihnya Marzouki sebagai presiden baru ini berkat kemenangan partai Islam yang pernah dilarang oleh rezim Ben Ali, Ennahda, pada pemilu lalu.

Dipimpin oleh Rachid Ghannouchi, Ennahda walau tampil sebagai pemenang mutlak pemilu berjanji akan mewujudkan pemerintahan yang sekuler dengan memperhatikan kepentingan semua golongan.  (net/jpnn)

Napi LP Tanjung Gusta Kabur

MEDAN-Seorang nara pidana kasus perampokan Ari Syahputra berhasil kabur dari Lapas Klas I Tanjung Gusta, Sabtu (9/12) lalu.

Kabag Humas Kanwil Depkumham Sumut, Hasran Sapawi SH menyebutkan, kaburnya napi tersebut terjadi setelah dilakukannya sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), untuk para napi yang berhak menerima asimilasi.
“Saat itu dia (Ari, Red) bekerja di doorsmeer Lapas Klas I Tanjung Gusta, dan melarikan diri,” bebernya.
Dikatakannya, setelah mengetahui adanya narapidana yang kabur, pihak Lapas dan kepolisian bekerjasama untuk melakukan pengejaran. Alhasil, setelah 2 hari melakukan pengejaran, Ari ditangkap petugas kepolisian di daerah Rantau Prapat.

Disinggung mengenai adanya unsur kesengajaan dan minimnya pengawasan dari petugas, Sapawi membantah. (mag-2)

Tak Tahu Nama Asli Dede Yusuf

Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri kaget saat membaca naskah sambutan yang sudah dipersiapkan panitia. Pasalnya, dalam naskah tersebut tertulis nama Wakil Gubernur Jabar Yusuf Macan Effendi.

Selama ini dia hanya tahu Wagub Jabar dijabat Dede Yusuf. “Waktu saya baca-baca sedikit sambutan ini, saya kaget, kok Wagub Jabar Yusuf Macan Effendi. Selama ini saya tahunya Dede Yusuf. Lalu saya berpikir, emang sudah diganti ya? Ternyata nama Dede Yusuf memang Yusuf Macan Effendi,” kata Megawati pada awal sambutannya sebelum membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Hotel Haris Jalan Peta Kota Bandung, Senin (12/12).

Menurut Mega, dirinya kerap mengamati perkembangan Jawa Barat karena menjadi barometer politik nasional. Karena itu, kalaupun ada perubahan menyangkut Wagub, akan sangat mustahil tidak mendapatkan informasi dari media massa atau pengurus DPD PDIP Jawa Barat.

“Ternyata saya memang tidak tahu nama asli Dede Yusuf,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, turut hadir Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, perwakilan Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Suhardi, Hasyim Muzadi, Ryamizard Ryacudu, Bungaran Saragih, dan Sonny Keraf. (net/bbs)

Tiru Gayus, Dibekuk KPK

JAKARTA-Kasus mafia pajak dengan aktor Gayus Tambunan terulang, Selasa (13/12) kemarin. Bedanya, bila Gayus adalah pegawai ditjen pajak, pelaku kali ini adalah seorang staf pengadilan pajak berinisial RDO. Dia ditangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menerima uang dari seorang pegawai perusahaan swasta PT DAM. Uang tersebut diduga untuk memuluskan sengketa pajak di Pengadilan Pajak Jakarta.

Kasus ini mirip Gayus lantaran keduanya sama-sama menjadi makelar untuk memberikan janji atau menjanjikan sesuatu saat persidangan berlangsung. Sebagai balasannya, ada uang yang harus disetor oleh pihak bersengketa. Saat ditangkap kemarin dini hari, uang itu nilainya baru Rp15 juta. “Dia menerima uang dari AG, staf PT DAM,” ujar Jubir KPK, Johan Budi. (dim/fal/nw/jpnn)

Oknum Pejabat Pemprovsu Diduga Terlibat

Tanah Aset Pemprovsu Dijual dan Dijadikan Ruko

MEDAN- Sebanyak 25,51 hektar lahan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang merupakan Eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 9, di Jalan Wiliam Iskandar, Desa Medan Erstate, Kecamatan Percut Sei Tuan yang dibangun rumah toko (ruko), diduga merupakan permainan antara oknum-oknum pejabat Pemprovsu dengan pihak ketiga, dalam hal ini pengembang.

Kepala Biro Perlengkapan dan Perawatan (Kapwat) Provsu, Syafruddin SH  MHum, yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan, jika diterangkannya secara detil mengenai persoalan tersebut, maka akan ada pihak yang tersinggung.
“Kalau mengenai aset seluas 200 hektar itu, bukan kapasitas dan kewenangan saya menjelaskannya. Lagian saya takut, kalau saya terangkan ada yang merasa tersinggung,” ucapnya.

Dijelaskannya, berdasarkan data yang ada, aset Pemprovsu di area yang dipertanyakan tersebut, hanya seluas 25,51 hektar saja. Sedangkan sertifikatnya, sekadar sertifikat hak pakai tahun 1997. Tapi saat disinggung mengenai sertifikat hak pakai, dimana sebelum diterbitkannya sertifikat tersebut, lahan yang saat ini telah dikelola pengembang milik siapa dan apa dasar pengeluaran sertifikat hak pakai tersebut, Syafaruddin berkilah.

“Masalah itu saya tidak tahu. Tanyakan saja sama Kabag Pertanahan Pemprovsu,” kilahnya.
Sementara itu, pengakuan serta sikap yang sama juga ditunjukkan Kepala Bagian (Kabag) Pertanahan Provsu, Darwin Hutauruk yang dikonfirmasi wartawan mengenai hal itu mengaku, tidak mengetahui seluk beluk persoalan itu.
“Saya nggak tahu itu, karena kejadiannya sekira tahun 1988 dan itu belum saya yang menjabat Kabag Pertanahan,” akunya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat yang juga mantan anggota DPRD Sumut dua periode dari tahun 1999-2004 dan 2004-2009, HM Marzuki SE mengatakan, dengan munculnya persoalan ini, menunjukkan dengan jelas adanya permainan dari oknum-oknum di Pemprovsu dengan pihak pengembang.

“Ini sudah jelas pelanggaran. Karena tidak pernah ada surat yang memberi kebebasan, penjualan atau pemberian aset pemerintah kepada pengembang. Ini kasus pidana, dan harus dilaporkan secara pidana serta diproses hukum,” tegasnya.

Dikatakannya, adanya pergantian Gubsu dari dulu hingga saat ini tidak pernah ada diterbitkan surat penyerahan atau penjualan aset tersebut.

“Saya anggota DPRD Sumut dua periode, saya tahu persis mengenai tanah itu. Dari zaman Pak Kaharuddin, Raja Inal sampai sekarang tak pernah ada surat melepaskan tanah itu ke pihak ketiga atau pengembang. Ini pelanggaran,” tandasnya.

Secara terpisah, anggota Komisi A DPRD Sumut Syamsul Hilal mengatakan, oknum-oknum Pemprovsu  tidak transparan kepada publik mengenai aset. Maka dari itu, sinyalemen adanya kongkalikong antara oknum pejabat Pemprovsu dan pengembang secara tidak langsung terlihat dengan sendirinya.

“Jika Pansus tanah ini disetujui pimpinan dewan, maka persoalan tanah yang merupakan aset Pemprovsu itu pembahasannya akan diagendakan. Bila terbukti, itu milik pemprovsu yang dipergunakan untuk kepentingan rakyat serta dunia pendidikan, maka pengembang harus keluar dan membongkar seluruh bangunannya,” tegasnya.
Pantauan wartawan di wilayah Desa Medan Estate, berdiri beberapa kampus, Unimed, Amir Hamzah, UMA, IAINSU, Akademi Perawat (Akper) Binalita Husada, Gedung Balap Sepeda, Gedung eks Kantor Gubernur, PT MD, Kompleks MMTC.

Seorang warga bermarga Siregar mengatakan, komplek PT MD yang bergerak di bidang properti atau bangunan gudang itu mengatakan, dahulunya lokasi tersebut merupakan kampus Amir Hamzah dan sekarang telah menjadi gudang. (ari)