26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1416

Jalan Persatuan 1, Sunggal Deliserdang Diduga Dijual Senilai Rp1,6 Miliar

RAMAI: Sejumlah warga saat berada di depan ruas Jalan Persatuan 1, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ruas jalan di Jalan Persatuan 1, Dusun 2, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, diduga dijual kepada PT Latexindo dengan nilai Rp1,6 miliar. Atas penjualan ruas jalan tersebut, warga sekitar melakukan protes keras.

“Jalan itu, sudah digunakan warga berpuluh-puluh tahun,” ungkap Koordinator Aliansi Masyarakat Penyelamat Aset Sumatera Utara (AMPS), Johan Merdeka, saat dikonfirmasi, Minggu (11/6).

Johan juga mengatakan, pihaknya menerima laporan penjualan jalan negara itu, dari masyarakat. Kemudian, dilakukan advokasi terhadap masyarakat yang mengeluhkan awal rencana PT Latexindo menutup jalan tersebut. “Berawal dari situ, ketika kami tanya apa dasar mereka (perusahaan) hendak melakukan penutupan jalan? Mereka menjelaskan, itu berdasarkan SK Camat yang dimiliki PT Latexindo,” tuturnya.

Dia menjelaskan, warga sekitar meminta klarifikasi dari Pemkab Deliserdang dan pihak Kecamatan Sunggal. Namun, tidak mendapatkan jawaban yang jelas terkait penjualan jalan tersebut. “Kemudian, warga melakukan pelaporan penutupan jalan itu, dan mereka sudah ajukan keberatan ke Bupati Deliserdang dan camat. Namun, tidak ada respons,” jelas Johan.

Johan mengatakan, warga terus mencari informasi dan data terkait keinginan PT Latexindo menutup jalan tersebut. Akhirnya, sejumlah warga mendapatkan data atau dokumen terkait penjualan fasilitas umum itu.

“Sudah keluar SK Camat, baru beredar surat atas penjualan jalan tersebut, sebesar Rp1,65 miliar. Transaksi sudah dilakukan. Lebih kurang setahun lalu,” bebernya.

Dia juga mengatakan, jalan yang dijual itu, panjangnya mencapai 205 meter dengan lebar sekitar 5 meter.

“Lebih kurang 1.000 meter persegi. Lumayan panjang,” kata Johan, seraya mengatakan, jalan itu dibeli untuk perluasan bangunan usaha milik PT Latexindo.

Tidak mendapatkan klarifikasi dari Pemkab Deliserdang, Johan mengatakan, pihaknya bersama masyarakat akan menggelar unjuk rasa ke Kantor Bupati Deliserdang, dan DPRD Deliserdang, dalam waktu dekat ini.

“Kami akan mempertanyakan kepada Bupati dan DPRD Deliserdang, kenapa akses jalan warga yang sudah berpuluh-puluh tahun itu, dijual kepada Latexindo?” tegasnya.

Dia pun meminta dan mendesak Polda Sumut, Kejati Sumut, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk turun melakukan pemeriksaan terhadap penjualan jalan tersebut, yang merupakan bagian dari aset negara, dan menjadi fasilitas umum bagi masyarakat.

“Apa dasarnya? Kami juga mempertanyakan kepada Kejaksaan, kepolisian, dan menyurati KPK, terkait penjualan ruas jalan yang dilakukan Pemkab Deliserdang ini. Ada dugaan syarat korupsi. Kami melihat ada kesalahan. Kalau itu, aset harus diparipurnakan lebih dulu. Harus ada persetujuan warga, karena itu fasilitas umum,” jelas Johan.

Johan mendapatkan data, PT Latexindo sudah membayar ruas jalan tersebut ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Deliserdang.

“Informasinya sudah lunas pembayarannya,” katanya.

Dia mengatakan, masyarakat sudah berupaya berkomunikasi dengan Camat Sunggal Danang Purnama Yudha, meminta penjelasan terkait penjualan jalan itu. Namun, camat terkesan menutupi informasi.

“Kami mengadvokasi masyarakat. Pertama, kami minta akses jalan jangan ditutup perusahaan dulu. Pihak penyidik, KPK, Kejaksaan dan polisi akan memeriksa aset jalan tersebut. Setidaknya itu dulu. Bila tidak dituruti, kami minta perusahaan itu ditutup saja, karena tidak memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” tegas Johan.

Meski akses jalan belum ditutup, Johan mengatakan, pihak perusahaan sudah memasang tiang. Kemungkinan akan berkelanjutan dengan penutupan. “Belum ditutup akses jalan, tapi masyarakat khawatir. Tiang sudah ada, tinggal ditembok saja ini,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mengatakan, untuk penjualan aset negara harus ada peraturan dan prosedur yang dilakukan Pemkab Deliserdang lebih dulu. Dia menjelaskan, penjualan jalan tersebut, tidak serta-merta dengan mudah menjual tanpa melalui persetujuan dari masyarakat. Apa lagi, aset negara yang dijual itu adalah fasilitas umum, berupa akses masyarakat.

“Kalau itu jalan desa, semua aparat desa dan masyarakat diundang dulu oleh pemerintah daerah, camat, dan maupun lurah (kepala desa), dan dibawa ke tingkat kepala daerah,” jelas Baskami.

Politisi senior PDI Perjuangan itu, juga mengungkapkan, setelah warga setuju jalan itu dijual, selanjutnya dibawa ke DPRD Deliserdang, untuk dilakukan pemparipurnaan, untuk penghapusan aset negara berupa jalan tersebut.

“Kalau mereka (masyarakat) setuju, itu harus diparipurnakan untuk melepaskan aset, uangnya masuk ke kas daerah, dan digunakan untuk apa? Tidak sewenang-wenang prosedurnya,” tegas Baskami lagi.

Terkait hal ini, Baskami mengatakan, DPRD Sumut segera menyurati Pemkab dan memanggil Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, untuk dimintai klarifikasi terkait penjualan ruas jalan itu. “DPRD Sumut akan menyurati dan panggil bupati terkait terlaksananya ini (penjualan jalan). Harus dilaksanakan pemanggilan bupati,” pungkasnya. (gus/saz)

Sambut Kepulangan Atlet NPC Sumut dari Kamboja, Gubernur Edy : Setiap Tahun Raihan Medali Bertambah

CIUM: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mencium atlet NPC di Bandara Kualanamu.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengaku bangga atas capaian prestasi dilakukan atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumut, usai bertarung di ASEAN Para Games 2023 Kamboja.

Hal itu, disampaikan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi disela-sela penyambutan kepulangan para atlet NPC Sumut, usai bertarung di Kamboja, di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Kabupaten Deliserdang, Minggu (11/6/2023).

Untuk diketahui, ASEAN Para Games 2023, Sumut turut menyumbangkan 20 emas, 17 perak, dan 13 perunggu. Dalam penyambutan ini, satu persatu atlet dan pelatih yagn baru saja membela Indonesia di ASEAN Para Games 2023 Kamboja, mendapat kalungan bunga Edy Rahmayadi.

“Luar biasa, dari tahun ke tahun kita terus bertambah (meraih medali). Kita punya medali emas 20, 17 perak, dan 12 perunggu. 40 persen naik ningkat medali,” ucap Gubernur Edy.

Gurbernur Edy mengatakan keterbatasan tidak menyurutkan meraih prestasi membanggakan. Dimana para atlet asal Indonesia mencatatkan sejarah dengan meraih juara umum ASEAN Para Games tiga kali secara berturut-turut.

“Saat ini, Indonesia sedang berjuang. Kemarin bola kita sudah bisa medali emas, tapi belum bisa masuk di nomor satu (SEA Games). Indonesia sekarang nomor satu di ASEAN Para Games. Kita sekarang juara umum. Kita harapkan ke depan semua penduduk kita 275 juta, pastinya kita bisa,” jelas Gubernur Edy.

Mantan Pangkostrad itu, berpesan kepada atlet NPC Sumut ini, untuk tetap konsisten dalam membina atlet, terutama menyongsong persiapan tuan rumah PON dan Peparnas 2024.

Gubernur Edy juga berharap para atlet disabilitas bisa menunjukkan kelasnya di level nasional dan tampil terbaik di Peparnas nanti.

“2024 kita sedang berusaha melakukan pembinaan-pembinaan, khususnya di Sumut ini karena PON dan Peparnas ada di Aceh dan Sumut,” ucap Gubernur Edy.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, sudah menyiapkan bonus bagi atlet meraih medali ASEAN Para Games.”Pasti, pasti (bonus), kita apresiasi,” tutur Gubernur Edy.

Sementara itu, Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting mengapresiasi perhatian yang selama ini terus diberikan pemerintah provinsi kepada NPC Sumut sehingga bisa mencapai prestasi hingga ke kancah internasional.

“Kami telah berjuang maksimal dan inilah yang kami bawa pulang dari kamboja untuk Indonesia dan seluruh masyarakat Sumut khususnya,” ujar Alan.

Alan berharap, capaian ini juga menjadi motivasi bagi para atlet Sumut lainnya untuk bisa kelak nantinya membela Indonesia di level internasional. Pada ASEAN Para Games Kamboja, Sumut merupakan penyumbang medali terbanyak ketiga untuk Indonesia setelah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Kita ingin ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet di kabupaten dan kota bahwa atlet disabilitas saat ini sudah diperhatikan betul-betul sama pemerintah. Makanya, Peparnas 2024 menjadi kesempatan kita untuk bisa tampil yang terbaik dari provinsi lainnya,” pesan Alan.

Pada ASEAN Para Games 2023, Indonesia tampil sebagai juara umum dengan torehan 159 emas, 148 perak, dan 94 perunggu. Diikuti oleh Thailand dengan 126 emas, 110 perak, dan 92 perunggu, serta Vietnam di posisi tiga dengan 66 emas, 58 perak, dan 77 perunggu.(gus)

Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Zona II Sumut Khusus Perempuan Diperpanjang

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pendaftaran calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) zona II meliputi Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Batubara, Dairi dan Pakpak Bharat Sumatera Utara, diperpanjang hingga 21 Juni 2023.

Anggota tim seleksi (Timsel) Bawaslu Zona II Sumut, Rinto Hotmauli Hutauruk, mengatakan, perpanjangan waktu pendaftaran dilakukan berhubung kuota keterwakilan perempuan sebesar 30℅ dari jumlah peserta yang mendaftar, masih belum terpenuhi.

“Perpanjangan waktu pendaftaran ini, khusus untuk perempuan,” katanya, Senin (12/6/2023).

Dijelaskannya, pendaftaran calon anggota Bawaslu zona II yang sudah berlangsung sejak, 29 Mei 2022 sampai dengan 7 Juni 2023 lalu.

Adapun jumlah pendaftar untuk masing-masing Kabupaten/Kota sebagai berikut,
Kota Tanjung Balai jumlah pendaftar sebanyak 48 orang yakni pendaftar laki-laki 40 orang dan perempuan 8 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Asahan jumlah pendaftar sebanyak 80 orang yakni laki-laki 70 orang dan perempuan 10 orang. Lalu, Kabupaten Batubara jumlah pendaftar 41 orang yakni laki-laki 37 orang serta perempuan 4 orang.

Kemudian, Kabupaten Dairi jumlah sebanyak 38 orang terdiri dari laki-laki 35 orang
serta perempuan sebanyak 3 orang. Dan untuk Kabupaten Pakpak Bharat jumlah pendaftar sebanyak 34 orang yakni laki-laki 30 orang dan pendaftar perempuan 4 orang, sebut Rinto.

Rinto menegaskan, perpanjangan waktu pendaftaran calon anggota Bawaslu zona II khusus perempuan berdasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 173/KP.01/K1/05/2023 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Bawaslu Kabupaten/Kota.

Pendaftaran dilaksanakan pada waktu kerja pukul 08.00 Wib- 16.00 Wib melalui email timsel atau dapat diantar langsung ke sekretariat timsel. (rud/ram)

Pinjaman KUR untuk Tambah Modal, Petani Jeruk di Simalungun Beromzet Rp700 Juta

PAMERAN: A Tarigan saat mengikuti pameran "Mantriku' yang diadakan oleh BRI, beberapa waktu yang lalu.

SUMUTPOS.CO – Tahukah kalian bahwa Tanah Karo Provinsi Sumatera Utara merupakan daerah yang subur karena berada di kaki Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak. Sehingga mata pencarian utama di daerah ini adalah bertani.

Hasil pertanian dari Tanah Karo sangat unggul, tak heran banyak di kirim keluar daerah. Beberapa hasil panen yang biasanya dikirim keluar daerah adalah jeruk, sayuran, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya.

A Tarigan (51) merupakan petani yang berasal dari di Desa Saribu Jandi Kecamatan Pematang Silima Huta. Lokasi kebun yang berada di ujung Kabupaten Simalungun, dekat dengan perbatasan Kabupaten Karo ini menggelola kebunnya seluas 3 Ha sejak tahun 1998. Belajar dari tahun ke tahun, kini A Taringan dapat mengantongi uang sebesar Rp700 juta setahun.

“Sudah 25 tahun bang saya merintis kebun jeruk ini, total lahan produksi milik saya seluas 3 Hektar. Sekaang saya sudah dapat omzet sebesar Rp700 juta/tahun,” ujarnya kepada awak media, Minggu (11/6/2023).

Bersama petani lainnya di daerah itu, Tarigan memasarkan jeruknya melalui sistem lelang. Para pedagang besar lah yang mengambil jeruk ke kebun, untuk kemudian dipasarkan ke daerah Sumatera, Jawa, bahkan sampai ke Bali.

“Hasil pertanian jeruk memang sangat menjanjikan. Hingga saat ini, saya telah menyekolahkan anak saya hingga perguruan tinggi dari hasil bertani jeruk. Sesuatu yang dirasa mustahil mengingat kehidupan kami dulu lebih sulit dari ini,” tutur ayah 3 orang anak tersebut.

Dari tingkat petani, saat ini jeruk dijual dengan rentang harga antara Rp11.000 per kg sampai Rp17.000 per kilogram. Jika cuaca panas, maka harga jeruk ikut terangkat. Sebaliknya, jika hujan turun terus menerus, harga jeruk pun bisa jatuh.

Secara umum fase hasil jeruk ramai dipanen belum bisa dipastikan, mengingat kebutuhan pasar bisa berubah kapan saja. Namun biasanya panen raya dilakukan di rentang bulan Agustus – September saat musim kemarau.

Sekitar bulan maret 2023 kemarin, Tarigan menjual ke pengepul langganannya dengan total 80 ton jeruk pada satu putaran pemanenan. Dari informasi pengepul, ia bercerita jeruk ini akan dibawa ke Kramat Jati, Pasar Induk Cibitung, Tanah Tinggi, wilayah Bandung, Purwakarta, Surabaya, Yogyakarta bahkan sampai Bali jika musim panen di sana sepi.

Musim panen kemaren, Tarigan bercerita bahwa per truk muatan 6,5 ton jeruk, ia membutuhkan pekerja 8 orang yang bertugas menyusun buah. Selain itu juga dibutuhkan jasa angkut di lahan sebanyak 2 orang dan pekerja memetik buah sebanyak 25 orang.

Kisah sukses Tarigan menginspirasi banyak petani lainnya. Ia membuktikan bahwa dengan semangat pantang menyerah, pengetahuan yang memadai, dan kerja keras, seseorang dapat mencapai kesuksesan dalam bidang pertanian. Kesuksesanya tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga pada masyarakat sekitar untuk memberikan lapangan pekerjaan.

Perluas Lahan Bermodal Dana Perbankan

Untuk membesarkan usaha kebun jeruknya, A Taringan mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) . Hingga kini, KUR menjadi primadona untuk kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena produk ini memiliki bunga yang lebih ringan dari produk perbankan lainnya, tak khayal KUR menjadi incaran para pelaku UMKM.

Keinginan untuk memperluas lahan mengarahkan Tarigan untuk mengajukan pinjaman ke Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kaban Jahe sebesar Rp500 juta. Hasilnya ia mendapatkan pinjaman KUR yang disetujui sebesar Rp300 Juta yang akan ia gunakan untuk mengeksekusi lahan baru seluas 7 Hektar.

“Saya bayar pinjaman dengan cara bayar bunganya dahulu bang, setelah 6 bulan baru pembayaran pokoknya dibayar sekaligus. Karenakan putaran bisnis petani jeruk kan gak tiap bulan bang,” jelas Tarigan.

Sepengalaman ia membangun kebun jeruk, lahan ditanamnya dengan masa tanam yang berbeda. Hal tersebut demi kesinambungan hasil yang diinginkan petani. Selain itu, untuk tanaman perdana maka dimanfaatkan lahan untuk tumpang sari. Bersebelahan ditanam jagung, kol, tomat, dan tanaman pertanian lainnya.

“Jarak tanam biasanya disini 5 x 5 meter, berarti dalam luasan per hektar ada 400 batang bibit pohon jeruk,” tuturnya.

Ikuti Pameran, Cari Relasi Bisnis

Baru-baru ini pada tahun 2022, petani jeruk asal simalungun ini berkesempatan mengikuti pameran UMKM di Jakarta. Untuk mengikuti pameran yang diadakan BRI tersebut, ia mempersiapkan jeruk sekitar 100 Kg untuk dibawa ke ibu kota. Sesampainya di tempat pameran, ia bercerita hanya produk jeruk miliknya yang mengikuti pameran. Klaster Jeruk Perjuma Siboras disebut untuk klaster petani jeruk di daerah.

“Disana ada 2 buah tower tinggi gedung BRI, di samping tower itulah bang tempat kami yang klaster buah-buahan ditempatkan,” ucap Tarigan.

Ia mengakui senang mengikuti acara seperti itu, menurutnya akan menambah jam terbangnya serta dapat memperbesar kesempatan menjalin mitra bisnis baru. Setelah acara pameran itu, ia juga berkesempatan ikut pameran lagi di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (22/7/2022).

“Saat itu kami disediakan stand khusus, kegiatan yang dilaksanakan Juni 2022 itu bertemakan ‘Bazaar Klaster Mantriku’. Buah disusun rapi seperti menggunung di stand pameran lalu bertuliskan penunjuk harga 15 K yang artinya saat itu harga jeruk senilai Rp15.000. Jeruk yang diikutkan pameran terbilang berukuran besar, per kilogramnya berjumlah 5-6 buah jeruk,” jelasnya

Tarigan juga sering cek aplikasi BRImo di smartphone milik istrinya. Ia coba memastikan kiriman hasil penjulan dari pengepul sudah masuk ke rekeningnya. “Maklum sudah tua, jadi yang tau teknologi saya minta cekkan,” pungkasnya. (dat/ram)

Perhatian kepada Karyawan, Bank Muamalat Berikan Tunjangan Kurban

KARYAWAN: SEVP Human Capital PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Riksa Prakoso menyapa karyawan yang sedang beraktifitas di ruang kerja Muamalat Tower, Jakarta, Senin (12/6/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS-CO– PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memberikan benefit kepada karyawan berupa tunjangan Idul Adha 1444 H. Tunjangan ini ditujukan untuk keperluan pembelian hewan kurban.

SEVP Human Capital Bank Muamalat Riksa Prakoso mengatakan, tunjangan Idul Adha pada tahun ini dibayarkan pada 15 Juni 2023 atau dua minggu sebelum pelaksanaan ibadah kurban pada 29 Juni 2023. Hal ini guna memudahkan karyawan dalam merencanakan pembelian dan penyaluran hewan kurban.

“Tunjangan Idul Adha merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen perusahaan kepada karyawan. Kami berharap kebijakan ini dapat meningkatkan engagement antara perusahaan dan karyawan, serta mendorong semangat karyawan untuk berbagi kepada sesama sebagaimana hikmah dalam pelaksanaan ibadah kurban,” ujarnya.

Riksa menambahkan, tunjangan Idul Adha selalu diberikan kepada karyawan setiap tahunnya dan mendapat respon yang sangat positif. Pihaknya meyakini kepuasan karyawan akan berdampak signifikan terhadap produktivitas dan kontribusi karyawan kepada perusahaan.

Untuk memudahkan karyawan dalam melakukan pembelian hewan dan penyaluran daging kurban, Bank Muamalat bekerja sama dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) melaksanakan program Qurban Prioritas.

Lewat kerja sama ini, karyawan akan mendapatkan harga khusus dan bisa menentukan lokasi distribusi selama sesuai dengan titik distribusi yang telah ditentukan oleh BMM. Adapun jenis hewan kurban yang tersedia adalah domba, kambing dan sapi dengan berbagai variasi berat dan harga.

Selain itu, karyawan Bank Muamalat juga dapat menyalurkan daging kurban secara mandiri dimana daging tersebut sudah dikemas dalam bentuk rendang kaleng oleh BMM. (rel/ram)

Atlet Asal Sergai Harumkan Nama Indonesia di Asean Para Games XII Kamboja

SAMBUT: Wabup Sergai Adlin Tambunan beserta Kadis Disporsbudpar Sergai Akmal dan rombongan menyambut kepulangan Abil di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Minggu (11/6). (fad)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Atlet asal Serdangbedagai, Muhammad Habibila berhasil mengharumkan nama Indonesia di Asean Para Games XII Kamboja. Pria yang akrab disapa Abil ini meraih 2 emas dan 1 perak dalam pesta olahraga difabel 2 tahunan ini.
Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Adlin Tambunan menyambut langsung kehadiran anak muda ini di Bandara Internasional Kualanamu pada Minggu (11/6/2023). Bahkan, begitu ketemu, Wabup Adlin langsung memeluk Abil.

Setiba di tanah air, putra terbaik asal Perbaungan ini langsung dikalungkan bunga oleh Wabup Adlin Tambunan, begitu juga dengan ketua NPC Kabupaten Sergai Guntur, Wakil Ketua Darmawan Kadis Parbudpora Akmal, serta para pengurus NPC Kabupaten Sergai menyambut dengan spanduk.

“Saya langsung menjemput Abil di bandara yang baru pulang dari Kamboja dan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua bagi masyarakat Sergai,” papar Wabup Adlin Tambunan.

Abil mampu meraih prestasi yang cukup baik, dan diharapkan dapat menjadi motivasi untuk atlet yang lain hingga sampai ke tingkat nasional.

“Terimakasih Abil telah mengharumkan nama Kabupaten Sergai sukses selalu untuk Abil dan tingkatkan terus prestasi hingga tingkat nasional,” papar Wabup Adlin Tambunan.

Sementara itu, Abil sangat mengapresiasi kepedulian Pemkab. Dengan bentuk kepedulian tersebut dapat menjadi semangat untuknya meraih yang terbaik.

“Prestasi ini saya persembahkan untuk Pemkab Sergai untuk masyarakat Sergai, saya sangat terharu langsung dijeput oleh Wabup Sergai di bandara,” papar Abil.

Di Asean Para Games XII Kamboja, dari cabang olehraga yang diikutinya, Thailand merupakan lawan terberatnya, namun Abil mengaku sangat puas dengan upaya dan usaha yang telah dia dapat.

“Kami dapat mempertahankan emas di cabor estapet beregu, begitu juga meraih emas di cabor lompat jauh dan perak lari 100 meter, namun terpaksa menolak di lari 200 meter karena cedera,” papar Abil.

Terkahir Abil berpesan kepada altet NPC Kabupaten Sergai untuk terus giat berlatih dan berusaha juga tidak lupa berdoa dan bertakwa kepada Allah SWT.

Ketua NPC Kabupaten Sergai Guntur mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Sergai yang cukup peduli kepada atlet NPC. Kembalinya Abil ke Sergai setelah berjuang di Kamboja dan membawa hasil memuaskan akan menjadi motivasi bagi NPC Sergai untuk lebih giat lagi menambah prestasi.

“Ini kado untuk Pemkab Sergai, dimana putra daerah mampu bersaing di tingkat Asean Para Games dan menyumbangkan dua emas dan satu perak, semuanya atas dukungan kita semua dan Pemkab Sergai melalui Dinas Poraparbud” papar Guntur. (fad/ram)

Legislator Nasdem Dukung PHE Lakukan Green Strategy Holding

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Komisi VI, Rudi Hartono Bangun SE MAP menggelar sosialisasi peran Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam menjaga ketahanan energi nasional. Sosialisasi itu dihadiri Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ibu-ibu majelis taklim di Tomuria Hall, Jalan Ir H Juanda, Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, Sabtu (10/5/2023).

”Pertamina Hulu Energi selaku subholding upstream, berperan sebagai kontributor utama produksi migas nasional. Bahkan pada tahun 2022, PHE memberikan kontribusi sebesar 68 persen produksi minyak nasional dan 34 persen produksi gas nasional,” ungkap Rudi.

Menurut politisi Nasdem itu, berdasarkan data Rencana Umur Energi Nasional (RUEN), bauran komposisi energi akan berubah perlahan hingga tahun 2050 di mana bahwa energi baru terbarukan akan mendominasi kebutuhan energi nasional. Sejalan dengan hal tersebut, tentu volume kebutuhan akan energi fosil pun akan meningkat.

“Untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, PHE menjalankan strategi melawan laju penurunan alamiah (natural declining rate) melalui pengeboran sumur pengembangan, perawatan sumur, dan melakukan ekspansi. Selain itu untuk menjaga keberlanjutan bisnis, PHE juga melakukan pengeboran sumur eksplorasi untuk mencari potensi cadangan baru,“ tambahnya.

Dalam rangka mendukung Green Strategy Holding, PHE tentunya berupaya untuk melakukan berbagai macam program dekarbonisasi. Salah satunya melalui pemanfaatan sumber energi gas sebagai energi transisi yang rendah emisi dan ramah lingkungan. Hal ini tercermin dari project gas yang telah onstream seperti Jambaran Tiung-Biru (JTB) di Jawa Timur dan temuan potensi cadangan gas melalui pengeboran sumur eksplorasi di beberapa wilayah Indonesia.

Seluruh strategi yang dijalankan itu tentu memiliki kebutuhan pendanaan yang tidak sedikit sehingga PHE perlu mendapatkan dukungan dari berbagai aspek, termasuk langkah-langkah investasi yang transparan agar kegiatan operasional bisa berjalan lancar untuk menjaga ketahanan energi nasional. (adz)

PLN Siap Menjadi Tuan Rumah Gelaran Internasional Surfing Competition 2023 di Nias

ilustrasi gelaran Internasional Surfing Competition 2023

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara siap hadirkan litrik andal dalam menyukseskan gelaran Internasional Surfing Competition 2023, yang akan diadakan di Turedawola, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara pada 22 Juni hingga 24 Juni 2023 mendatang.

Setelah sukses menggelar perlombaan Nias Pro WSL tahun 2022 lalu. Kini Kepulauan Nias terpilih kembali menjadi tuan rumah ajang bergengsi Internasional tersebut. Perhelatan ini akan diikuti oleh berbagai negara di Asia dan diperkirakan jumlah peserta yang akan mengikuti kompetisi ini sebanyak 60 – 100 peserta.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan PLN terus melakukan berbagai persiapan sejak tiga pekan sebelum gelaran Internasional Surfing Competition 2023 berlangsung. Peningkatan keandalan listrik dilakukan di berbagai lokasi pelaksanaan kompetisi hingga penginapan peserta, mulai dari pemeliharaan jaringan listrik, penambahan utilitas jaringan listrik, hingga penyiagaan sebanyak satu Unit Genset.

“PLN siap menyukseskan gelaran Internasional Surfing Competition 2023 yang merupakan perhelatan olahraga surfing internasional, oleh karena itu peningkatakan keandalan jaringan hingga menyiagakan peralatan pendukung untuk akan kami siapkan,” ujar Awaluddin.

Awaluddin menambahkan, supply listrik selama perhelatan tersebut akan dipasok dari dua penyulang agar lebih andal. PLN juga terus melakukan pengecekan di sepanjang jalur distribusi listrik guna memastikan pasokan listrik pada venue pertandingan dan penginapan para peserta tetap dalam kondisi aman.

“Kebutuhan listrik selama gelaran Internasional Surfing Competition 2023 ini menjadi prioritas dan diprediksi akan mengalami peningkatan. Untuk itu, PLN akan mengerahkan seluruh petugas untuk sigap memberikan pelayanan prima agar listrik tetap andal,” tambahnya.

Awaluddin menerangkan, PLN terus berkoordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder yang menjadi bagian dalam menyukseskan perhelatan internasional tersebut.

“PLN terus berkoordinasi kepada seluruh stakeholder dalam persiapan segala infrastruktur kelistrikan yang dibutuhkan. Kami optimis acara tersebut dapat berjalan dengan aman dengan menghadirkan listrik andal tanpa kedip,” pungkasnya. (ila)