28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 142

Medan Polonia Kembali Juara Umum Judo Porkot 2025

Ketua PJSI Medan Josef Yus mengalungkan medali kepada pemenang Porkot Medan 2025. (Dok KONI Medan)
Ketua PJSI Medan Josef Yus mengalungkan medali kepada pemenang Porkot Medan 2025. (Dok KONI Medan)

MEDAN, SUMUTPOS,CO – Kecamatan Medan Polonia tampil perkasa di cabang olahraga judo Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV yang digelar di Padepokan Judo PJSI Sumut, Minggu (12/10/2025). Polonia tampil mendominasi dengan torehan 12 emas, 4 perak dan 5 perunggu.

Polonia unggul jauh dari Medan Johor dengan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu dan di tempat ketiga Medan Area dengan 1 emas, 2 perunggu. Ini merupakan hattrick Polonia menggondol juara umum Porkot. Medan Polonia sudah juara selama tiga edisi beruntun.

Bahkan koleksi emas mereka melonjak tajam. Tahun sebelumnya Medan Polonia menjadi juara umum dengan koleksi 7 emas, dan 2 perak.

Ketua KONI Kecamatan Medan Polonia Mukhlis Wajab memuji kerja keras para pejudo Medan Polonia sehingga mereka bisa mempertahankan prestasinya. “Kalau persiapan dalam dua bulan terakhir, kita bersyukur bisa mempertahankan medali terbanyak di Porkot,” kata Mukhlis.

Sementara itu Ketua PJSI Medan Josef Yus mengatakan tahun ini gelaran Porkot menarik karena munculnya para atlet regenerasi yang bersaing.

“Yang menarik dengan adanya PON Bela Diri, di mana kekuatan-kekuatan utamanya tidak hadir di Porkot. Maka muncul dari lapis kedua dan ketiganya, yang kita tidak sangka Polonia bisa 5-6 medali, ternyata mereka menyimpan kekuatan di level kedua, sehingga mereka bisa meraih hingga 12 medali emas. Ternyata pembinaan level duanya bagus,” kata Josef.

Hal ini menjadi modal bagus Kota Medan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut mendatang. “Medan ini sudah punya banyak bahan yang bisa kita seleksi dan latih dengan optimal untuk Porprov nanti,” ucapnya.

Judo menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan rutin di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV 2025. Tahun ini sebanyak 98 pejudo dari 13 kecamatan turut bersaing yakni Medan Area, Medan Deli, Medan Denai, Medan Helvetia, Medan Johor, Medan Kota, Medan Marelan, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Perjuangan, Medan Selayang, Medan Timur, dan Medan Tuntungan. (dek)

Abaikan Instruksi Wali Kota, Camat dan Korcam Tak Hadir di Atletik Porkot Medan 2025

PORKOT 2025: Dua pelari sedang berlomba pada pertandingan cabang atletik Porkot Medan 2025 di Lintasan Atletik PPLP Sumut, Minggu (12/10/2025). (Deking Sembiring)
PORKOT 2025: Dua pelari sedang berlomba pada pertandingan cabang atletik Porkot Medan 2025 di Lintasan Atletik PPLP Sumut, Minggu (12/10/2025). (Deking Sembiring)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panitia pertandingan cabang olahraga atletik pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV tahun 2025 kecewa. Pasalnya banyak kontingen tidak didampingi perwakilan dari kecamatan maupun KONI kecamatan saat pertandingan hari pertama di Lintasan Atletik SPOBNas/PPLP Sumut, Minggu (12/10/2025).

“Kita sangat kecewa. Banyak atlet datang dan registrasi sendiri tanpa didampingi pihak kecamatan maupun koordinator olahraga kecamatan. Ini tidak sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan saat pembukaan,” ujar Ketua Panitia Atletik, Irwan Pulungan di SPOBNas/PPLP Sumut, Minggu (12/10/2025).

Irwan Pulungan mengingatkan, saat pembukaan Porkot Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (11/10/2025), Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan camat untuk mendampingi atletnya bertanding. Namun kondisi di lapangan sangat berbeda.

“Instruksi Pak Wali Kota sepertinya angin lalu saja. Dari pagi sampai sore pada hari pertama, tidak ada perwakilan kecamatan datang mendampingi atletnya. Atlet terkesan bertanding sendiri,” tegas Irwan Pulungan.

Mantan atlet nasional ini mengaku bangga karena peserta cabor atletik sangat antusias. Mereka ingin tampil dan menjadi juara.

“Padahal antusias atlet sangat tinggi. Mereka ingin tampil dan menjadi juara,” ungkapnya.

Irwan Pulungan menambahkan, pihaknya sadar bahwa pertandingan cabor Porkot 2025 ada bersamaan. Tapi dia menilai seharusnya pihak kecamatan ataupun Koordinator Olahraga Kecamatan bisa berbagi tugas dengan staf lainnya.

“Sebagai mantan atlet, saya paham betul bahwa untuk menjadi juara butuh dukungan dan motivasi. Betapa senangnya jika kita disambut setelah menjadi juara. Namun itu tidak terlihat di Porkot ini,” tegasnya.

Irwan Pulungan berharap agar menjadi perhatian semua pihak. “Untuk melahirkan atlet berprestasi itu butuh dukungan dan motivasi dari semua pihak,” pungkasnya. (dek)

Dodi Robert Simangunsong Ingatkan Sanksi Pidana jika Buang Sampah Sembarangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sampah masih menjadi masalah serius di Kota Medan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kota Medan Dodi Robert Simangunsong. Politisi Partai Demokrat ini pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Hal tersebut dikatakan Dodi Robert Simangunsong ketika menggelar Sosialisasi Perda ke-10 Tahun 2025 Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang pengelolaan Persampahan di Jalan Bromo Gang Satia, Kelurahan Binjai, Medan Denai, Minggu (12/10/2025). Menurut Dodi, untuk menciptakan kebersihan itu harus dimulai dari diri sendiri, keluarga lalu lingkungan.

“Bila sampah tak dikelola dengan baik, maka akan memiliki dampak yang banyak. Tidak hanya bisa menjadi sumber penyakit, tapi sampah yang dibuang sembarangan juga bisa menyebabkan terjadinya banjir,” kata Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini.

Dodi juga mengingatkan, ada sanksi pidana dan kurungan badan, atau denda hingga puluhan juta bagi orang yang membuang sampah sembarangan. Disebutkannya, sanksi tersebut tertuang dalam Pasal 35 Ayat (1) Perda Nomor 6 tahun 2015 yang berbunyi, “Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp10.000.000.00 (sepuluh juta rupiah)”.

Untuk itu, Dodi mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. “Larangan ini juga diatur dalam Pasal 57 ayat 1 tentang larangan buang sampah di Sungai,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan XII Kelurahan Binjai, Medan Denai, M Ikhsan Hutasuhut dalam sambutannya mengungkap yakan, persoalan sampah memang menjadi persoalan yang pelik di lingkungannya. Pasalnya, banyak masyarakat dari luar yang membuang sampah di lingkungannya.

“Sudah berulangkali kami mendapati orang luar membuang sampah di sini. Mungkin karena lahan (tempat sosialisasi Perda) ini merupakan lahan kosong, makanya orang membuang sampah ke sini,” kata Ikhsan.

Dia juga mengatakan, pernah membuka pos jaga, agar tidak ada yang membuang sampah di lahan kosong itu. “Saat pos ada yang menjaga, tidak ada yang berani membuang sampah. Tapi ketika pos sepi, sampah dibuang begitu saja,” ungkapnya.

Masyarakat terlihat begitu antusias menghadiri Sosialisasi Perda yang digelar Dodi Robert Simangunsong ini. Menurut pantauan di lokasi, semua kursi terisi, bahkan ada beberapa warga yang rela berdiri.

Meski sejumlah OPD yang diundang tak hadir, namun kegiatan Sosperda ini tetap berlangsung meriah dengan game yang dibawakan pembawa acara. Dalam game itu, warga yang mayoritas dari kaum ibu, mendapatkan hadiah jika berhasil menjawab pertanyaan. (adz)

Rico Waas Kunjungi dan Salurkan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Banjir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengunjungi para korban banjir di Kecamatan Medan Labuhan yang mengungsi di SD Negeri 060950 Jalan Kolonel Yos Sudarso dan Masjid Al-Ikhlas Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Pekan Labuhan, Minggu (12/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, antara lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Gibson Panjaitan, serta Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir Tambusai.

Posko pertama yang dikunjungi adalah SD Negeri 060950 di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Lingkungan III. Meski cuaca telah cerah, banjir belum surut di sekitar sekolah tersebut. Dengan menggulung celana, Rico Waas berjalan menerobos genangan air untuk menemui para pengungsi yang ditempatkan di lantai dua bangunan sekolah.

Di lokasi, Wali Kota menyapa warga satu per satu dan menyambangi ruang-ruang kelas yang dijadikan tempat pengungsian. Berdasarkan data BPBD Medan, terdapat 160 jiwa pengungsi di sekolah ini, terdiri dari orang tua, dewasa, dan anak-anak.

Dengan penuh empati, Rico Waas berdialog dengan para pengungsi untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mereka. Ia menegaskan kepada jajarannya agar memastikan seluruh kebutuhan dasar warga, seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan, terpenuhi dengan baik. Wali Kota juga mengingatkan warga agar tetap menjaga kesehatan selama berada di pengungsian.

Sebagai bentuk kepedulian, Rico Waas menyerahkan secara langsung bantuan logistik dari BPBD Medan kepada para pengungsi. Bantuan tersebut antara lain nasi bungkus, beras, selimut, teh, gula, handuk, air mineral, dan mi instan.

Usai dari SD Negeri 060950, Wali Kota beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Titi Pahlawan, Lingkungan VII, Kelurahan Martubung. Posko ini menampung sekitar 250 jiwa, mulai dari orang tua, dewasa, hingga anak-anak. Seperti di lokasi sebelumnya, Wali Kota juga menyerahkan bantuan logistik dan menyampaikan dukungan moril kepada warga.

Camat Medan Labuhan, Khairun Nasyir Tambusai, melaporkan bahwa banjir di wilayahnya berdampak pada dua kelurahan, dengan total 1.444 KK atau 4.510 jiwa terdampak.

Banjir yang melanda Kota Medan sejak Sabtu (11/10/2025) disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak malam hari. Curah hujan tersebut menyebabkan meningkatnya debit air sungai sehingga terjadi luapan dan genangan di kawasan permukiman. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan meluas ke berbagai kelurahan di tujuh kecamatan.

Berdasarkan data BPBD Medan, banjir melanda tujuh kecamatan dan 17 kelurahan, yakni Kecamatan Medan Maimun (Kelurahan Aur, Hamdan, Kampung Baru, Titi Rantai);
Kecamatan Medan Johor (Gedung Johor, Kwala Bekala); Kecamatan Medan Polonia (Sari Rejo, Polonia); Kecamatan Medan Labuhan (Pekan Labuhan, Martubung); Kecamatan Medan Selayang (Beringin); Kecamatan Medan Petisah (Sei Mati, Petisah Tengah, Anggrung); Kecamatan Medan Baru (Suka Raja)

Total wilayah terdampak mencakup 3.181 unit rumah, dengan 3.599 kepala keluarga dan 10.391 jiwa. Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sebanyak 69 orang dievakuasi, terdiri dari lansia, anak-anak, balita, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Data dari BPBD juga menunjukkan lokasi pengungsian lainnya selain di Kecamatan Medan Labuhan, yaitu Kecamatan Medan Johor, di Masjid MDTA Muttaqin Kelurahan Kwala Bekala, menampung 350 pengungsi dan Kecamatan Medan Selayang, di Masjid Al-Qamar Kelurahan Beringin, menampung 85 pengungsi.

BPBD Kota Medan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops–PB) segera melakukan berbagai langkah tanggap darurat, mulai dari evakuasi warga, pendataan wilayah terdampak, pemantauan cuaca dan debit air, hingga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kenaikan debit air secara tiba-tiba. (map/ila)

Lewat Upskilling Yantek, PLN UID Sumut Teguhkan Komitmen Profesionalisme dan Keselamatan Kerja Petugas Lapangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme petugas lapangan melalui pelaksanaan kegiatan Upskilling Yantek di dua wilayah kerja sekaligus, yakni PLN UP3 Medan Utara dan PLN UP3 Sibolga.

Kegiatan yang diikuti puluhan petugas pelayanan teknik (Yantek) dari berbagai Unit Layanan Pelanggan (ULP) ini bertujuan memperkuat kemampuan teknis, menanamkan disiplin keselamatan kerja, serta membangun budaya pelayanan unggul yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik lapangan mencakup penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta penerapan Budaya PS4 PLN (Penampilan, Sikap, Sapa, Senyum, dan Salam) sebagai pedoman interaksi dengan pelanggan. Pelatihan juga dilengkapi dengan simulasi tanggap darurat, praktik pemasangan jaringan, hingga pemeliharaan distribusi tegangan menengah guna memastikan setiap petugas siap menghadapi berbagai kondisi kerja di lapangan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi petugas lapangan merupakan investasi strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mutu pelayanan PLN kepada masyarakat.

“Petugas Yantek adalah ujung tombak PLN yang langsung berinteraksi dengan pelanggan. Karena itu, peningkatan kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan disiplin keselamatan dan etika pelayanan. Melalui Upskilling Yantek, kami ingin meneguhkan budaya kerja profesional dan aman yang menjadi ciri khas SDM PLN,” ujar Syauki.

Lebih lanjut, Syauki menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat continuous improvement PLN dalam mewujudkan layanan cepat, tanggap, dan andal di seluruh Sumatera Utara.

“Budaya PS4 (Penampilan, Sikap, Sapa, Senyum, dan Salam) menjadi simbol perubahan perilaku sekaligus komitmen PLN untuk menghadirkan pelayanan yang ramah, profesional, dan berkualitas. Dengan SDM yang kompeten dan berbudaya safety, kami yakin PLN mampu mewujudkan zero accident serta memperkuat kepercayaan pelanggan di setiap lini layanan,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Upskilling Yantek di berbagai UP3, PLN UID Sumatera Utara menegaskan langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan kelistrikan yang profesional, selamat, dan berkelanjutan. (ila)

PLN UID Sumut Dorong Pertumbuhan Industri Lewat One Day Service Penyambungan Tegangan Menengah di Rantauprapat

RANTAUPRAPAT- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan cepat, tangkas, dan andal bagi pelanggan, terutama sektor industri yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Wujud nyata komitmen tersebut kembali terlihat melalui keberhasilan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantauprapat yang merealisasikan penyambungan baru pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan tarif dan daya I3 sebesar 2.770.000 VA hanya dalam waktu satu hari (one day service).

Pelanggan baru tersebut adalah PT Sintong Unigolden Glove (SUG), perusahaan pengolahan sarung tangan lateks medis yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Penyalaan pasang baru dilaksanakan secara seremonial dan dihadiri oleh Manager PLN UP3 Rantauprapat Dwita AS, beserta jajaran, serta disambut langsung oleh Direktur Utama PT Sintong Unigolden Glove.

Dengan terealisasinya penyambungan ini, PLN tidak hanya memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara bagian selatan, tetapi juga turut mendorong tumbuhnya sektor industri manufaktur yang berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.

Manager PLN UP3 Rantauprapat Dwita AS, menjelaskan bahwa layanan one day service merupakan bentuk nyata penerapan nilai-nilai transformasi PLN yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan efisiensi proses bisnis.

“Penyalaan one day service ini adalah wujud semangat kami dalam memberikan layanan yang cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Dengan pasokan listrik yang andal, pelaku industri dapat segera beroperasi dan meningkatkan produktivitas tanpa hambatan,” ujar Dwita.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, mengapresiasi kinerja tim PLN UP3 Rantauprapat atas keberhasilan penyambungan pelanggan industri secara cepat dan tepat, yang turut memberi dampak positif bagi peningkatan konsumsi listrik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberhasilan penyambungan pelanggan TM secara one day service ini menunjukkan kemampuan PLN beradaptasi dan bergerak cepat dalam menjawab kebutuhan dunia usaha. Ini bukan sekadar percepatan layanan, tetapi juga bagian dari kontribusi PLN dalam mendorong investasi dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujar Syauki.

Syauki menegaskan, PLN akan terus berkomitmen menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas untuk setiap lini produktif masyarakat, mulai dari rumah tangga hingga sektor industri besar sebagai fondasi terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. (ila)

SMA Swasta Syafiyyatul Amaliyyah Raih Partisipasi Membanggakan dalam ICSTEM 2025 di Kuala Lumpur dengan Inovasi Ramah Lingkungan

Peserta penerima Best Awards
Peserta penerima Best Awards

KUALA LUMPUR, SUMUTPOS.CO- SMA Syafiyyatul Amaliyyah turut ambil bagian dalam International Conference on Science, Technology, Engineering and Mathematics (ICSTEM) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 9-11 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi pelajar dan akademisi dari berbagai negara dalam memamerkan inovasi berbasis STEM.

Di ICSTEM 2025 ini, siswa-siswi SMA Yayasan Pendidikan Syafiyyatul Amaliyyah (YPSA) berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan. Di ajang Eco-Cool Brick from Styrofoam Waste and Rice Husk Ash, Tim SMA YPSA terdiri dari Ray Konen, Raihana Faiha Azarine, M. Ali Chaidar Lubis, Fiona Callysta Amada, dan Syed Muhammad Rifai, meraih Double Gold dan Best Award kategori Teknologi Sipil dan Konstruksi.

Kemudian di ajang Carbon Dioxide Absorbing Wall Paint, Tim SMA YPSA melibatkan Omaar Al-Faridzi Siregar, Assyifa Janeeta Sinurat, Aisyah Talitha Rahma Rangkuti, M. Rizky Fadilah, dan Nayla Nurchalid mendapatkan medali emas.

Di ajang Eco-Friendly Fire Retardant Tim SMA YPSA kembali meraih medali emas bersama Azka Zahirah Hutahayan, T. Muhammad Raffa Athala, M. Uwais Al Qarni, Nadzifah Amira Dhiyaulrahmat, dan Asyifa Niracanti Nugroho.

Di ajang Emotion Tracking, tim terdiri dari Arsy Camilla Leviza, Kamila Syifa Silalahi, Fayza Bashirah Yasmine, Ahmad Rasyid Siregar, dan M. Rifat Khairy memperoleh medali perak. Dan terakhir, di ajang Eco-Superabsorbent, tim SMA YPSA yang beranggotakan Talitha Gendis Kesuma, Azra Zhafira Lubis, Radhitya Dzaky Permana, Siti Alma Khazanah Sibuea, dan Muhammad Agha Sadin, mendapat medali perak.

Kegiatan Ini diadakan di Silka Maytower Hotel dengan Tema ICSTEM 2025 kali ini adalah “Cultivating an Innovation Culture for Society 5.0,” yang menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan masyarakat modern. Seluruh presentasi berlangsung singkat selama 7 menit, diikuti sesi tanya jawab 3 menit, dengan penilaian ketat pada aspek riset, inovasi, dan kemampuan presentasi.

Partisipasi Sekolah SMA Syafiyyatul Amaliyyah yang didampingi Syahmuda Manurung dan Novianti Panjaitan menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang sains dan teknologi, serta membuka peluang kolaborasi internasional yang dapat memperluas wawasan pendidikan STEM Science, Technology, Engineering and Mathematics secara berkelanjutan.

ICSTEM 2025 ditutup pada tanggal 11 Oktober 2025, dengan penyerahan Piagam Penghargaan, Pemberan Medali dan hadiah. Partisipasi 8 Negara diantaranya Indonesia, Malaysia, dan Sekolah SMA Syafiyyatul Amaliyyah menandai keberhasilan acara yang menginspirasi generasi muda berkontribusi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global.

Sekolah Syafiyyatul Amaliyyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga partisipasi pada forum internasional bergengsi ini bisa terlaksana dengan baik. (rel/adz)

PDI Perjuangan Sumut Salurkan Beasiswa Senilai Rp247 Juta di Kepulauan Nias

NIAS, SUMUTPOS.CO – PDI Perjuangan Sumatera Utara melalui Ketua DPD, Drs. Rapidin Simbolon, MM, menyalurkan beasiswa senilai Rp247,2 juta untuk 313 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kepulauan Nias, Jumat (10/10/2025). Penyerahan simbolis dilakukan di SMK Negeri 1 Sogaeadu, Kabupaten Nias, disaksikan Bupati Nias Ya’atulo Gulo, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoly, dan Ketua DPRD Nias Sabayuti Gulo

Beasiswa ini mencakup pelajar dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Kejuruan. Sebelumnya, 248 siswa telah menerima bantuan dengan total dana Rp154,35 juta.

Tahun ini, program diperluas dengan tambahan 65 penerima baru, terdiri atas 5 siswa SD, 10 siswa SMP, dan 50 siswa SMK, sehingga total nilai bantuan meningkat menjadi Rp247,2 juta menjadikannya salah satu program pendidikan dengan jangkauan penerima terbesar di wilayah Nias tahun ini.

Rapidin menegaskan, program beasiswa ini merupakan wujud politik yang berpihak pada rakyat kecil, bukan sekadar bentuk bantuan. “Beasiswa pendidikan ini bukan hanya untuk membantu, tetapi menjadi perangsang agar anak-anak Nias terus bersekolah, berhasil, dan suatu saat kembali membangun Nias di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi siswa diharapkan terus dipertahankan agar status beasiswanya tidak dicabut. Selain menyerahkan beasiswa, Rapidin juga melanjutkan kegiatan pembagian benih jagung Pioneer kepada para petani sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi rakyat.

”Beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu. Dan bagi yang belum mendapat, akan tetap kami usahakan,” kata Rapidin.

Ungkapan haru datang dari Friska Waruwu, siswi SMK asal keluarga petani. “Saya baru pertama kali menerima beasiswa. Terima kasih, Pak Rapidin. Saya akan belajar lebih giat dan berusaha jadi anak yang hebat,” ujarnya dengan mata berbinar.

Rapidin kemudian menyerahkan berkas 313 SK beasiswa yang akan segera dicairkan melalui Bank BRI, sambil berjanji memperjuangkan agar jumlah penerima terus bertambah.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sogaeadu, Sowa’a Halawa, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Rapidin. “Beliau satu-satunya anggota DPR RI yang datang langsung membawa beasiswa bagi anak-anak Nias. Ini bukti nyata kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan SDM Nias yang berdaya saing,” katanya.

Dengan langkah itu, Rapidin Simbolon menegaskan, perjuangan politik sejati tidak berhenti di podium atau janji, tetapi hadir dalam bentuk nyata di tangan anak-anak yang kini kembali memiliki harapan untuk belajar dan membangun masa depan Nias yang lebih cerah. (adz)