26 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 14247

Polisi dan Perampok Saling Tembak di Taput

MEDAN- Polisi dan perampok truk pengangkut barang pecah belah baku tembak di Desa Banuaji, Adiankoting, Tapanuli Utara (Taput), Rabu (7/12). Aksi saling tembak terjadi ketika polisi menemukan kawanan perampok  saat melakukan aksinya di jalan.

Penuturan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso kepada wartawan, memaparkan enam pelaku perampokan yang mengendarai Toyota Avanza BK 1182 MR menghadang menghadang laju truk, yang dikemudian Faisal dan Rian asal Pematang Siantar. Setelah berhenti, pelaku langsung menodongkan senjata api rakitan, dari berbagai jenis senjata tajam.

Sembari mengancam melakukan pembunuhan, pelaku akhirnya merampas uang Rp23 juta dari dalam truk. Selanjutnya, kawan perampok langsung kabur. Namun, saat hendak melarikan diri, kawanan pelaku langsung disergap anggota Polres Taput.

“Anehnya pelaku menembaki petugas, sehingga terjadi baku tembak,” ucapnya di Mapoldasu.

Dia menyebutkan, dari aksi baku tembak itu, seorang pelaku akhirnya tertembak kakinya dan ditangkap, sedangkan lima lainnya kabur. Pelaku yang tertangkap tersebut, Balduin Manalu (47) warga Bunturaja, Dairi. “Tersangka sudah diamankan, kini dirawat di RS Swadaya Tarutung,” sebutnya.

Heru memastikan pengejaran terhadap lima pelaku masih terus dilakukan dengan melibatkan satuan wilayah yang perbatasan dengan Polres Taput. Kemudian,  identitas kelima pelaku, yang saat ini masih buron sudah diketahui dengan jelas. Hanya , belum bisa disimpulkan latar belakang kelompok perampokan itu. (ari)

Kasek di Langkat Resmi Plesiran ke Bali

LANGKAT- Studi banding segenap Kepala Sekolah (Kasek) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) ke Pulau Bali diragukan manfaatnya sesuai tugas pokok dan fungsinya. Dikhawatirkan, kegiatan yang dibuat Forum Kasek tak akan bisa diterapkan di Langkat.

“Studi banding bukanlah jalan-jalan biasa, pertanggung jawabannya harus jelas. Porsi para Kasek maupun KUPTD itu apakah sudah tepat. Bila mau bicara tentang kemajuan pendidikan, nggak mesti berkaca ke Pulau Dewata. Lagian, harus diingat Bali punya latar belakang PAD seperti Langkat atau tidak. Makanya wajar dunia pendidikan mereka lebih dibanding Langkat,” kata Misno Adi aktifis Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI), Selasa (6/12).

Misno mengungkapkan studi banding melibatkan keluarga Kasek ataupun KUPTD disebut-sebut menggunakan biaya sendiri, dinilai kurang tepat sasaran. Pasalnya, untuk menjalankan visi misi Bupati memajukan dunia pendidikan seharusnya dengan kinerja, bukan membuat perjalanan ke Bali yang terkesan menghambur-hamburkan uang.
Kabag Humas Pemkab Langkat H Syahrizal menjelaskan kegiatan itu dilakukan Forum Kasek itu tidak seluruhnya menyertakan keluarga hanya sesuai kemampuan masing-masing Kasek dan KUPTD. Sedangkan dugaan indisipliner sesuai PP53/2010 sepanjang sepengetahuan pimpinan tidak bermasalah atau menyalahi, karena sudah ada izin tidak masuk kerja selama tiga hari yakni Senin (6/12) hingga Rabu (8/12).

“Pemkab dalam kaitan hal ini tidak asal cakap-cakap. Bupati mengijinkan studi banding yang menggunakan dana pribadi dengan syarat tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa. (mag-4)

Pukuli Istri, Perwira Poldasu Diancam Bui

MEDAN- Seorang perwira menengah Poldasu AKBP IES dilaporkan istri keduanya, Suherni (32) warga Jalan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang ke Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (UPPA) Poldasu, Senin (5/12) karena menganiaya dan merusak sejumlah barang-barang istrinya.

Suherni melaporkan AKBP IES didampingi Anggota DPRD Sumut Komisi A dari Partai PAN H Syahrial Harahap  ke Mapoldasu. Sambil menunjukkan buku akta nikah, yang tercantum tanda tangan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang bernama M Yusuf, pada 9 Mei 2003.

Dia mengaku pernikahannya itu telah dikaruniai dua orang anak dari AKBP IES. Sedangkan kehadirannya di Mapoldasu untuk melaporkan suaminya  (AKBP Prastio) atas penganiayaan yang dilakukan suaminya hingga wajahnya memar.

Mendapati laporan itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso yang dikonfirmasi wartawan terkait prihal tersebut, Selasa (6/12) disela-sela acara gelar pasukan persiapan pengamanan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 terkejut dan baru mengetahuinya.

Menurut dia, setiap laporan di Mapoldasu akan ditindak lanjuti, tapi apabila laporan tersebut terbukti tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan, AKBP IES akan masuk penjara.  Ketika disinggung apakah oknum polisi boleh beristri lebih dari satu, Heru menegaskan tidak boleh. “Yang jelas tidak boleh, pasti ada tindakan akan dilakukan terhadap oknum polisi tersebut,” terangnya. (mag-5)

Polisi Gagal Tangkap Pemalsu BPKB Truk

MEDAN- Unit Reserse Umum (Resum) Satuan Reskrim Polresta Medan menggerebek lokasi persembunyian tersangka pemalsuan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dump truk dari gudang Platinum di Jalan Iskandar Muda, Medan, Selasa (6/12) malam.

Saat penggerebekan itu tersangka Rudi Popey warga Jalan HM Yamin Medan melarikan diri, tapi dari lokasi gedung Platinum dilakukan penyisiran. Akhirnya, polisi hanya menemukan barang bukti duplikat BPKB truk BK 9481 CK dan surat lainnya yang dipalsukan beserta tandatangan palsu.

Waka Sat Reskrim AKP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Kanit Resum AKP Amri, Rabu (7/12) membenarkan penggerebekan tersebut. “Namun saat digerebek yang bersangkutan melarikan diri hanya barang bukti yang ditemukan yakni duplikat BPKB,” jelasnya.

Informasi dihimpun Sumut Pos, peristiwa itu diketahui pada Desember 2009, tersangka membuat iklan layanan masyarakat di tiga media perihal kehilangan BPKB selama tiga hari berturut-turut dengan harapan mengetahui siapa yang memegang BPKB itu.  Pelaku kemudian melakukan pemalsuan dokumen surat kenderan bermotornya dan polisia akhirnya mengetahui yang dilakukan pelaku. “Berdasarkan itu, polisi melakukan upaya membawa paksa pelaku,” sebutnya. (gus)

KUA/PPAS Deli Serdang Diteken di Hotel Madani

LUBUK PAKAM- Penyusunan dan penandatangan KUA/PPAS R-APBD 2012 dinilai tak efektif. Pasalnya, nota KUA/PPAS ditandangani pada Sabtu (5/12) di Hotel Madani Medan. Hal disinyalir akan memperburuk opini BPK RI terhadap laporan keuangan Pemkab Deli Serdang 2012.

Menyikapi hal itu, Farksi PDI-P dalam rapat paripurna Ranperda R-APBD 2012 berpendapat, penandatanganan KUA/PPAS R-APBD 2012 tidak realistis, pasalnya dilakukan pada hari libur yakni, Sabtu (3/12) sekitar pukul 22.00 WIB dan dilakukan di satu hotel di Kota Medan. Dilanjutkan, Senin (5/12) digelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar R-APBD 2012.

“Penyampaian R-APBD Deli Serdang tak sesuai dengan Permendagri No22/2011,” kata Apoan Simanungkalit saat membacakan pendapat umum Fraksi PDI-P DPRD Deli Serdang pada rapat paripurna Ranperda R-APBD 2012, Rabu (7/12).

Dia memaparkan sesuai Permendagri No 22/2011 tentang pedoman penyusunan APBD 2012. Sejatinya, penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) disampaikan pada Mei di setiap tahunnya. Selanjutnya, penyampaian KUA/PPAS oleh Ketua TAPD ke kepala daerah disampaikan Minggu pertama di bulan Juni setiap tahunnya. Sedangkan untuk penyampaian KUA dan PPAS oleh kepala daerah kepada DPRD pada pertengahan Juni.

“KUA dan PPAS disepakati antara kepala daerah dan DPRD diakhirnya Juni. Setelah selesai disepakati terbit surat edaran kepala daerah perihal pedoman RKA-SKPD awal bulan Agustus,” terangnya.

Apoan menyebutkan agenda selanjutnya pada September, penyusunan dan pembahasan RKA-SKPD dan RKA-PPDK serta penyusunan rancangan APBD, dan di awal Oktober dilakukan penyampaian rancangan APBD ke DPRD untuk dilakukan pembasahan bersama ekskutif dan legislatif di awal Desember. Pengambilan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah, kemudian dievaluasi rancangan  APBD (15 hari).

Hal lainnya, Apoan juga mengkritisi dana perimbangan dalam RAPBD 2012, di mana anggaran belanja tidak langsung sebesar 51,92 persen dan belanja langsung 48,08 persen. Kemudian ditemukan belanja langsung melekat belanja pengawai yang jumlahnya cukup besar seperti di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kemudian, paparnya penyertaan modal ke PT Bank Sumut terlalu besar, sehingga mencapai Rp10.287.312.400. Hal itu tak sesuai dengan Perda No 4/2010 tentang penyertaan modal PAD ke Bank Sumut.

Dia memaparkan penyertaan modal maksimal 5 persen dari penerimaan bersih PBB. Estimasinya,  penerimaaan bersih PBB 2011 berkisar Rp65.000.000.000, yang dapat disertakan modal pada PT Bank Sumut tahun 2012 = 5 persen x Rp65.000.000.000 = Rp 3.250.000.000. Apabila penyertaan modal besarnya melebihi sebagaimana diatur dalam perda penyertaan modal maka dibuat perubahan perda yang mengatur penyertaan modal tersebut. (btr)

Panpel PSMS Ungkap Penjualan Tiket

MEDAN-Berbeda dengan musim sebelumnya, kini panitia pelaksana (Panpel) pertandingan PSMS mengumumkan hasil penjualan tiket pertandingan untuk diketahui publik. Namun mereka (Panpel, Red) mengaku kecolongan karena banyaknya penonton yang masuk tidak membeli tiket.

Seperti pada laga perdana PSMS kontra Mitra Kukar di Stadion Teladan, Minggu (4/12) lalu. Panpel mengklaim penjualan tiket pada laga tersebut mencapai 8.272 lembar. Dengan rincian di tribun terbuka sebanyak 7.317 lembar dan tertutup serta VIP terjual 955 lembar.

Jika melihat banyaknya penonton yang datang menyaksikan laga tersebut, jumlah tiket terjual itu tentu tak sebanding. Tribun tertutup disesaki penonton ditambah tribun terbuka yang juga membludak, jelas hasil tersebut mengada-ada. Dapat diperkirakan stadion yang berkapasitas 25 ribu penonton itu disesaki sekitar 15 ribu orang.

“Ya, kita akui penonton banyak, tapi itulah hasil dari penjualan tiket, tidak ada yang kita sembunyikan dan ini transparan untuk diketahui publik,” ungkap Ketua Panpel PSMS Syafril Jambak pada konferensi pers di mess Kebun Bunga, Rabu (7/12) sore.

Tapi pihaknya tak menafikan jika masih banyak penonton yang masuk stadion tanpa memegang selembar tiket. Bahkan parahnya lagi penonton itu bisa masuk karena mengekor di belakang petugas Panpel juga para pihak keamanan yang menjaga di pintu masuk, khususnya di pintu tribun terbuka.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada petugas panpel, termasuk aparat keamanan untuk tidak lagi membawa anak atau keluarganya menonton pertandingan tanpa membeli tiket. Bila hal itu terulang lagi, maka akan kami tindak,” tegas Syafrl.

Sementara itu, Manajer Keuangan PSMS Iswanda Nanda Ramli memaparkan bahwa hasil penjualan tiket pertandingan PSMS kontra Mitra Kukar ditotal sebesar Rp261.092.500. Hasil itu diperoleh dari 7.317 tiket tribun terbuka senilai Rp192.145.000, tribun tertutup 955 tiket sebanyak Rp68.947.500, ditambah tiket yang dibeli Wali Kota Medan yang juga Ketum PSMS Rahudman Harahap sebanyak 700 tiket (400 lembar tribun tertutup dan 300 lembar VIP) senilai Rp54 Juta. “Memang kita masih banyak kecolongan, hal-hal tersebut secara perlahan akan terus kami benahi demi kelangsungan PSMS ke depannya,” katanya.

Sementara itu, terdapat pula sedikit masukan dari sejumlah wartawan mengenai view tiket. Wartawan mengusulkan agar pada lembaran tiket tak dicantumkan tulisan  ‘PSSI.’ Karena tak dimungkiri kompetisi ISL merupakan kompetisi yang dianggap tak resmi oleh PSSI. “Pencetakan tiket ke depannya tak akan kita cantumkan lagi (Tulisan PSSI, Red) sesuai dengan masukan para wartawan,” ujar Nanda. (saz)

Pereli Sumut Siap Buat Sejarah

MEDAN-Pereli Sumatera Utara yang tergabung dalam tim Suzuki Spectra Indocafe Rally Team Eddy WS dan Syariful Adil memastikan kesiapannya menatap Grand Final Speed Driver Sprint Test (SDST) 2011 di Sirkuit Rorotan Kirana Legacy-Jakarta, 10-11 Desember ini.

“Besok (hari ini, Red) kita berangkat ke Jakarta. Untuk persiapan sudah 90 persen. Kita tinggal melakukan penyesuaian saja. Yang pasti sebagai wakil Sumatera Utara kita ingin memberikan yang terbaik,” ucap Eddy WS kepada Sumut Pos, Rabu (7/12).

Dengan selisih poin yang dimiliki dari pimpinan sementara Wiwie Rianto (DKI Jakarta), keduanya pun tetap optimis mampu membawa pulang gelar Juara Umum.

Bila itu terjadi, maka duet Eddy WS dan Syariful Adil sukses mengulang prestasi yang mereka ukir pada North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2011 lalu, saat tampil sebagai Juara Umum di Grup GR dan masuk 10 besar umum (overall).

Peluang untuk itu tetap terbuka karena antara pasangan Eddy WS/Syariful Adil dengan Wiwie Rianto hanya terpaut lima poin. “Kita siap buat sejarah lah di event ini,” tegasnya.

Turun di Group Front Wheel Drive (FWD), Eddy WS selain bersaing dengan Wiewie Rianto, dirinya juga bakal menghadapi tantangan Haudinata (Jawa Timur), Ronald Nirwan (Kalimantan Timur) dan Setiawan Santoso (Jawa Timur). Semua nama-nama yang disebut tadi masih berpeluang tampil sebagai juara umum.

Mengandalkan mobil Suzuki SX-4, Eddy WS/Syariful Adil harus tampil all out karena lawan-lawan yang dihadapi berpacu dengan mobil yang memiliki tenaga lebih besar.

Diungkapkan Eddy WS, bahwa selain dirinya, Sumut juga akan menurunkan pereli lainnya seperti Robby Harahap, Dicky Yusuf, Ogi Sirait dan Frans Tumanggor. “Kita siap membawa nama besar Sumut di pentas nasional. Mohon doa dari masyarakat dan penggemar otomotif Sumut,” tukasnya.

Adapun kategori yang perlombakan pada SDST 2011 ini adalah Group Free For All (FFA), Front Wheel Drive (FWD), Group Jeep, dan Group Rear Wheel Drive atau yang dikenal dengan kelas Retro. Sekitar 79 peserta akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di kelasnya. (jul)

Inkyun Oh: Ini Medan Bung

Jelang laga lanjutan kompetisi ISL antara PSMS kontra Persisam di Stadion Teladan, hari ini (8/12), gelandang serang PSMS asal Korea Inkyun Oh mengaku tak gentar walau di skuad Persisam terdapat pemain-pemain Timnas Indonesia.
“Ini Medan! Kita punya banyak supporter dan dukungan moril dari seluruh masyarakat Kota Medan. Kita pasti menang besok (Hari ini, Red),” ungkap Inkyun Oh, Rabu (7/12).

Ia juga mengaku tak gentar siapa pun pemain Persisam yang datang ke Medan. “Kita bermain di kandang. Saya tidak takut siapa pun yang datang ke sini. Pemain Timnas Indonesia sekalipun,” tegasnya.

Mantan pemain PS Bengkulu ini juga mengaku saat PSMS laga kontra Mitra Kukar Minggu (4/12) lalu merupakan debut perdananya bermain untuk PSMS. Karenanya, ke depan dia berjanji akan bermain lebih baik lagi bagi PSMS.
Pemain kelahiran 1985 ini menuturkan, setiap instruksi pelatih wajib dilaksanakan. “Jadi saat pemain didoktrin untuk ‘Tak mau kalah’ maka kita akan sekuat tenaga untuk merebut poin penuh dalam setiap laga. Dan ini sungguh memotivasi kita untuk bermain lebih baik,” kata Inkyun Oh.

Ia juga mengatakan, saat pelatih memerintahkan kita untuk bermain di lini mana pun, setiap pemain harus siap. “Saya tetap akan mengikuti perintah pelatih. Dan saya harus bias bermain saat didaulat bermain di lini pertahanan, tengah mau pun menjadi penyerang,” tuturnya.

Dari segi kebugaran fisik, Inkyun Oh mengaku dalam performa terbaiknya. “Kondisi saya bagus, dan saya siap bermain baik besok (Hari ini, Red),” ujarnya.

Saat dipuji, hanya dia pemain yang memberikan kontribusi besar terhadap apiknya permainan PSMS pada laga kontra Mitra Kukar lalu, ia mengatakan, semua pemain memiliki kontribusi sama. “PSMS bermain tim, jika saya bermain bagus, tentu itu juga berkat dukungan pemain lain yang memberikan bola dan posisi serta pergerakan yang baik kepada saya,” tandasnya. (saz)

Deli Serdang Unggul, Hanas Tetap Optimis

MEDAN-Hari ketiga Pekan Olahraga Korpri Sumut 2011 ayng berlangsung kemarin (7/12) menahbiskan Deli serdang sebagai pengumpul medali terbanyak di cabor tenis meja.

Untuk nomor beregu putra diikuti oleh perwakilan Pemprovsu, Labura, Tebing Tinggi, Langkat, Gunung Sitoli, Pemko Medan, Deli Serdang, Sergai, Samosir.

Sementara itu di kategori beregu putri diikuti oleh Pemkab Deli Serdang, Pemko Medan, Pemprovsu, Gunung Sitoli, dan Samosir.

Untuk ketegori beregu putra Pemprovsu tampil sebagai yang terbaik. Peringkat kedua ditempati Pemkab Binjai, sedang peringkat ketiga diisi oleh Pemkab Gunung Sitoli.

Unuk beregu putri peringkat pertama ditempati oleh Pemkab Deli Serdang, disusul Pemkab Gunung Sitoli, dan peringkat ketiga ditempai oleh Pemko Medan.

Untuk nomor tennis meja nomor tunggal putri juara pertama diraih Kemly Sinaga setelah dipartai final mengalahkan rekannya yang juga berasal dari Deli Serdang Chairunnisa.

Utuk nomor tunggal putra yang masih menggelar babak 8 besar  akan dilanjutkan hari ini. Kadsipora Medan Drs Hanas Hasibuan yang menjadi salah satu kontestan babak 8 besar mengatakan dirinya optimis mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Pemko Medan.

Hingga kemarin Kabupaten Deli Serdang memastikan tampil sebagai pengumpul medali terbanyak disusul Pemko Medan yang menempati peringkat kedua. (mag-10)

SCW Diikuti Pebulu Tangkis Nasional

MEDAN- Klub bulu tangkis Shamrock Candra Wijaya (SCW) yang bernaung di bawah naungan Pengcab PBSI Kota Medan akan menggelar kejuaraan bulu tangkis memperebutkan Pila Bergilir Pangdam I/BB di Gedung Bulu Tangkis PBSI Medan Jalan Pegadaian Medan pada 10-14 Januari 2012 mendatang.

Kejuaraan bulu tangkis bertajuk Shamrock Candra Wijaya Open Yonex II, akan diikuti  klub-klub bulu tangkis yang berasal dari luar negeri seperti Kuala Lumpur, Penang, Singapora, dan Thaliand. Selain itu juga diikuti klub bulu tangkis asal Indonesia  seperti Klub Jaya Raya Jayakarta, SGS Bandung, Surya Naga Surabaya, Klub Tangkas Jakarta.

“Klub-klub tersebut telah menyatakan kesiapannya untuk tampil di even ini,” bilang Ketua klub PB Shamrock, Suyantono didampingi Wakil Ketua I Pengcab PBSI Medan Ahmad Aswin Nasution, dan Kabidbinpres PBSI Sumut H Sugeng Nasikin saat konfrensi pers yang berlangsung di Sekretariat Shamrock Jalan Pegadaian Medan, Rabu sore (7/12).

Dilanjutkan Suyantono, selain klub-klub yang disebutkan tadi, evben ini juga diikuti para mantan pebulu  tangkis nasional seperti Hermawan Susanto, Haryantono, Bambang Supriyanto, Candara Wijaya, Booby Ertanto, Ronald Susilo, Edy Kurniawan, Sarwendah, Liang Chui Shia, Ratih Kumala Sari, Endarti Isolina, Caroline Indriani, dan Susi Ogeh.
“Tak ketinggalan juga beberapa mentan penghuni Pelatnas seperti Rendra Wijaya, Rian Sukmawan dan Erwin Wihardi,” bilang Suyantono.

Terkait even ini Wakil Ketua Pengcab PBSI Medan Ahmad Aswin Nasution menyebutkan bahwa event yang digelar kali ini sangat baik sebagai ajang pembinaan, karena lawan-lawan yang dihadapi di even ini memiliki kualitas yang mumpuni.
Adapun nomor pertandingan yang digelar di even ini adalah tunggal anak-anak pa/pi, tunggal pemula pa/pi, tunggal dan ganda taruna pa/pi, ganda veteran putri dan beregu putra. (omi)