28 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14254

Dikerjai Karyawan Sendiri

MEDAN-Pemilik toko pakaian bernama Uci mendatangi Mapolresta Medan, Senin (5/11) siang. Wanita yang memiliki toko di Jalan Setia Budi Medan itu melaporkan karyawan tokonya berinisial ER (20), karena diduga mencuri 9 potong pakaian di toko busana miliknya. Akibatnya, Uci mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.

Kepada polisi di Mapolresta Medan, Uci menyebutkan, kejadian itu terjadi sekitar satu minggu yang lalu. ER, yang mengaku tinggal di Simpang Jalan Melati Medan nekat mengambil 9 potong busana tanpa sepengatahuan Uci.

“Aku baru tahunya pas ngecek pakaian di toko ku, kok berkurang 9 potong, kutanya ke ER dia ngaku nggak tahu,” ujar wanita keturunan  India itu.

Keesokan harinya korban melihat pekerja tokonya itu membeli handphone Blacberry. “Ku lihat dia beli Blackberry, pas ku periksa di dompetnya ada uang Rp350 ribu. Kutanyai bagus-bagus dia malah nangis. Herannya dia bilang mau ganti kerugian kehilangan itu,” tutur Uci kepada petugas yang memeriksanya.

Setelah mendengar ucapan ER, Uci pun menuruti permintaan ER untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. “Udahlah ku kira selesai masalah itu, dia pun mau ganti ruginya dengan memotong gajinya sebesar Rp400 ribu,” ucap Uci.

Namun, belum lagi diganti ER tidak masuk kerja lagi. Salah seorang pria yang mengaku familinya menghubunginya melalui ponsel. “Anda jangan sembarangan nuduh, nanti anda sendiri yang menduplikatkan kuncinya,” kata Uci menirukan omongan familinya itu melalui sambungan telepon.
“Orang toko aku kok, ngapain ku gandakan kuncinya, setelah itulah ER tak bisa kuhubungi lagi,” ujar Uci.

Uci mengaku tidak tahu alamt pasti ER. “Aku nggak tahu dimana dia tinggal, cuma kutanya sama toko sebelah yang masukkan dia, ER tinggal di kawasan Pajak Melati,” ucapnya.

Kanit Jahtanras Polresta Medan, AKP Yudi Frianto saat dikonfirmasi mengatakan masih melakukan penyelidikan. (gus)

Okto Dirikan Sasana

JAKARTA- Promotor Raja Sapta Oktohari akhirnya total menyelami dunia tinju. Jika sebelumnya hanya sebagai promotor dan manajer petinju tertentu, kini dia berencana untuk membangun sasana tinju baru di Indonesia.

Tekad bulat itu diungkapkannya, kemarin (5/12). Niat besar lelaki yang berprofesi sebagai pengusaha tersebut adalah untuk menyiapkan regenerasi bagi petinju-petinju bagus Indonesia saat ini seperti Chris John dan Daud Jordan.

“Sasana ini akan dipersiapkan untuk melahirkan juara dunia baru Indonesia di masa depan,” kata lelaki yang berperofesi sebagai pengusaha tersebut.

Meski memliki tekad yang bulat, pembangunannya masih dalam tahap perencanaan. Pihaknya masih mencari lahan untuk mendirikan sasana tinju yang direncanakan bernama seperti juara dunia tinju pertama Indonesia, Ellyas Pical.

Okto (panggilan Raja Sapta Oktohari) memaparkan bahwa keinginan itu muncul lantaran saat ini manajelennya, Mahkota Promotion, telah memiliki beberapa petinju yang akan dilatih dan ditempatkan di sasananya.

“Untuk yang profesional, kami memiliki Chris John dan Daud. Aggky Angkotta juga bekerja sama dengan kami, selanjutnya mungkin Issack Junior,” terangnya.

Selain petinju bagus, saat ini pihaknya juga memiliki dua pelatih kelas dunia yang terbukti mam pu melahirkan petinju-petinju bagus. Mereka adalah Craig Christian dan Damianus Jordan yang ingin dimaksimalkan pula perannya, nanti.

Sasana yang akan segera didirikan oleh Okto dipastikan memiliki fasilitas lengkap. Dia tidak ingin membangun fasilitas sekedarnya karena selain akan menjadi sasana para petinju senior yang dimilikinya, tempat tersebut menjadi tempat pembinaan petinju muda.

“Fasilitasnya nanti akan lengkap dan senyaman mungkin. Jadi, tidak sekadar berdiri sehingga kurang representatif untuk petinju,” terangnya. Selain membangun sasana dengan fasilitas lengkap, Okto juga berencana untuk menjadikan petinju lebih profesional. Caranya, dengan memberikan petinju-petinju yang bagus gaji bulanan sehingga bisa semakin terjamin.

“Kami ingin Indonesia bisa melahirkan semakin banyak juara tinju dunia. Saya melihat, dengan memiliki sasana sendiri, itu bisa dilaksanakan dengan program pembibitan dan pembinaan yang serius dan konsisten,” tandasnya. (aam/jpnn)

FOTA Bahas Red Bull-Ferrari

RIO DE JENEIRO- Asosiasi Tim Peserta F1 (FOTA) hari ini, Selasa (6/12), akan mengadakan pertemuan membahas masalah hengkangnya Red Bull dan Ferrari dari keanggotaan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua tim kuat Formula 1, Red Bull dan Ferrari, pada Jumat (2/12) waktu setempat memutuskan untuk keluar dari keanggotaan FOTA.

Alasannya, mereka menilai bahwa FOTA telah melanggar perjanjian yang telah mereka tetapkan sebelumnya.

Mereka menganggap bahwa FOTA gagal menemukan penyelesaian terkait RRA (Resource Restriction Agreement) yang bertujuan untuk memangkas biaya tiap tim F1 yang kian membengkak di tiap tahunnya. Untuk itu, FOTA rencananya hari ini akan mengadakan pertemuan guna membahas masalah hengkangnya dua tim raksasa FI tersebut.

“Akan sangat mudah untuk membuat beberapa keputusan positif, dibandingkan terkunci dalam situasi dimana tim-tim terus memberikan tekanan. Jadi, lihat saja dimana posisi kami setelah meeting tersebut,” ujar salah seorang sumber sebagaimana dilansir Autosport. Sementara, kubu Mercedes menyatakan dukungannya terhadap FOTA.

Mereka menyatakan akan tetap berada sebagai angota FOTA.Saat ini yang terpenting bagi FOTA adalah keberadaan. Tujuan dari apa yang telah tim-tim dapatkan dan target yang harus dicapai.

Sangat penting bagi setiap tim untuk memiliki kesemibangan diantara keduanya,” ungkap bos Mercedes-Benz Norbert Haug. (net/jpnn)

Pirro Gabung ke Bautista

FAENZA- Setelah menggaet Alvaro Bautista pada November lalu, San Carlo Honda Gresini menambah satu pembalap lagi. Dia adalah Michele Pirro.

Siapakah Pirro? Ia adalah rider berusia 25 tahun asal Italia yang pada musim 2011 berlaga di Moto2 bersama tim Moriwaki. Pada musim keduanya di Moto2 itu, ia satu kali memenangi balapan dan finis di posisi kesembilan klasemen akhir.
“Saya senang telah membuat keputusan ini dan bangga bisa bergabung dengan Gresini dalam petualangan baru yang menarik ini,” ujar Pirro seperti dilansir Autosport.

“Ini bukan keputusan yang mudah karena sebelumnya saya ingin memperbaiki penampilan saya di Moto2 dari hasil yang saya dapat pada 2011,” lanjutnya. Seperti Bautista, Pirro akan membalap dengan menggunakan motor RC213V pada musim baru yang menandai dimulainya balapan era 1000cc. (net/jpnn)

Carles Puyol Dijuluki Tarzan

Karena gaya rambutnya yang keriwil serta penampilannya yang rada urakan, membuat Carles Puyol dijuluki Tarzan. Itu hanya salah satu dari beberapa julukannya di lapangan hijau, selain The Wall, Capitan, dan Lionheart.

Tampaknya, julukan Tarzan cukup tepat bagi Puyol. Sosok Tarzan dikenal sebagai raja hutan, sahabat dan pelindung bagi satwa di hutan. Puyol pun melakukan aksi serupa, dia ikut ambil bagian dalam pelestarian satwa, utamanya orang utan.

Puyol memberikan dukungan penuh kepada kampanye penyelamatan orang utan. Kepeduliannya ditunjukkan dengan menyetujui namanya dipakai untuk kampanye penyelematan orang utang. Dia juga tampil dalam poster yang dibuat International Animal Rescue (IAR) dan Great Apes Survival Partnership (GRASP).

Ya, dalam poster kampanye penyelamatan orang utan bertuliskan : I care, Do You.  Selain itu, ada juga iklan di mana Puyol mengatakan: “Mereka penting bagi saya. Bagaimana dengan Anda”.

Kampanye terus digenjot untuk mengindari kepunahan orang utan yang sekarang diperkirakan tinggal berjumlah 66 ribu.
Diprediksi, bila tidak dilakukan penyelamatan, maka dalam 20 tahun ke depan, orang utan bisa punah.(ham/jpnn)

Lokasi Eksekusi Mulai Ditembok

Warga Jalan Jati Ajukan Gugatan

MEDAN-Setelah dilakukan eksekusi, tanah di Jalan Jati, Keluruhan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, mulai ditembok, Selasa (6/12). “Sudah ditembok orang itu (pihak penggugat, Red) bang. Ini lagi dikerjakan,”ujar Tono, warga Jalan Jati, Selasa (6/12).

Kuasa hukum warga, Efendi Tambunan mengatakan, penggugat sudah melakukan penembokan di lokasi tersebut. “Iya bang sudah ditembok,” katanya.
Efendi mengungkapkan sudah merancangan untuk melakukan perlawanan hukum. Pasalnya, warga memilik sertifikat hak milik tanah dari BPN Kota Medan.

“Ini sedang kita rancang perlawanan hukum, karena klein saya memiliki sertifikat asli kok dari BPN Kota Medan,” ungkapnya.

Warga lainnya, Djonggi M Simorangkir mengatakan, warga Jalan Jati melalui kuasa hukumnya akan melaporkan Ketua PN Medan Erwin Mengatas Malau Ketua PN Medan ke Polda Sumut, seandianya tidak mendapat tanggapan akan dilaporkan ke Mabes Polr. Pasalnya, warga memiliki serifikat hak milik tanah yang sah dikeluarkan BPN dan keputusan PN Medan cacat hukum, karena batas-batas lahan yang akan dieksekusi juga tidak jelas.

Saat ditanya terhadap laporan Ketua PN Medan mengatakan sebelum dilakukan pelaporan dirinya terlebih dahulu mengumpulkan barang-barang bukti.
“Saya masih melakukan pengumpulan bukti-bukti dulu agar laporan kita lebih mantap dilaporkan ke polisi,”ujarnya.

Saat disinggung terhadap penembokan yang dilakukan oleh penggugat dirinya tidak mau ambil pusing atas penembokan lokasi tersebut. “Silakan saja dilakukan penembokan, toh tanah itu benda mati, bukan benda bergerak, kalau warga menang dalam perlawanan dan gugatan akan kita robohkan tembok tersebut,” ungkapnya.

Dia ingin mengungkap mafia di dalam kasus ini seperti mafia tanah dan mafia hukum, kemudian selain dilaporkan ke polisi juga akan dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. “Saya dalam kasus ini bukan memperjuang hak warga, namun ingin mengungkap mafia yang ada di dalamnya,”ungkapnya.

Sementara itu kuasa hukum dari pihak Pemohon Eksekusi Abdul Kiram melalui kuasa Hukum Rakerhut Situmorang mengaku, penembokan sudah wajar dilakukan.(gus)

Bertengkar Gara-gara Pohon Pisang

MEDAN-Warga Jalan Persatuan Dalam, Lingkungan VII Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia mendadak heboh, Selasa (6/12) siang. Pasalnya, dua warga yang masih bertetangga yakni Feiza Hariska bertengkar dengan Mangindang Ritonga. Pemicunya batas tanah yang dijadikan jalan umum.

Kejadian itu berawal saat Mangindang menanam pohon pisang dekat pintu gerbang masuk bagian samping rumahnya. Melihat hal tersebut Feiza melaporkan ke Kelurahan Helvetia Timur.

Menurut Feiza, tanah yang ditanami pohon pisang oleh Mangindang itu miliknya.  “Itu tanah saya yang dihibahkan untuk jalan umum, kemudian saya sudah melakukan pengaspal jalan tersebut dan membuat selokan, namun Pak Mangindang malah membuat portal jalan sehingga akses jalan tidak bisa digunakan sehingga pengaspalan dan pembuat selokan hanya bisa dikerjakan sebagian belum keseluruhannya,” ungkapnya.

Akibat pengaduan itu, Mangindang tak senang dan terjadi pertikaian dan sudah berlangsung selama 6 bulan. Beberapa kali dilakukan mediasi tidak ada kata sepakat. Sehingga pihak Keluruhan Hel vetia Timur melalui Lurah Hasanah Haris Harahap turun tangan menyelesaikan permasalah itu dengan cara mengeksekusi pohon pisang tersebut, namun Mangindang mencoba melawan. Mangindang memaki-maki lurah tersebut dengan kata-kata yang kurang sopan di hadapan warga.(gus)

Armed Siapkan Batalyon Armed Roket

MEDAN-Dalam rangka memperingati HUT ke-66 Artileri Medan (Armed) TNI Angkatan Darat, Selasa (5/12), Danyon Armed 2/105 Letkol Arm Leobis Muhammad Hasbi, SIP memimpin acara syukuran di Aula Djarot Supadmo Mako Yon Armed.

Danyon Armed 2/105 Leobis Muhammad Hasbi membacakan amanat Danpusen Armed Brigjen TNI Ariyadi Padmanegara menyampaikaan, kegiatan tersebut hendaknya dapat dijadikan sebagai sumber motivasi dalam melanjutkan pengabdian warga Armed kepada bangsa dan negara, serta dapat dijadikan wahana untuk mewujudkan komitmen bersama dalam rangka membangun kebanggaan dan kejayaan korps.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa dengan dilandasi oleh semangat patriotisme dan militansi yang tinggi prajurit Armed siap meningkatkan profesionalisme dan soliditas korps guna mewujudkan kesiapan operasional satuan.

“Agar tema ini tidak menjadi sesuatu yang hanya bersifat retorika belaka, maka saya mengimbau kepada seluruh prajurit Armed untuk semakin meningkatkan kuailitas pribadi, utamanya dalam bidang disiplin, integritas, moralitas dan profesionalisme guna memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta,” tegas Muhammad Hasbi.

Menurutnya, selaku mewakili seluruh prajurit Armed dia mengharap doa dan restu dari para sesepuh dan perwira senior karena selaras dengan rencana strategis TNI AD dalam kurun waktu sampai dengan 2014.

Utamanya dalam hal perkembangan dan pembangunan satuan Armed akan segera merealisasikan modernisasi alutsista yang berupa rematerialisasi meriam 72 MM/Gun menjadi meriam 105 MM/Gun dan penyiapan Batalyon Armed Roket (MLRS) Multiple Launcher Rocket System.(rud)

Tuntutan Penarik Betor Sia-sia

MEDAN-Janji Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan evaluasi terhadap zona atau kawasan larangan melintas bagi becak bermotor (betor) gagal. Pasalnya, aturan larangan itu sudah baku sesuai yang dirumuskan dalam Forum Lalulintas antara Polisi, Dishub juga pemilik betor.

“Zona itu sudah dirumuskan dalam Forum Lalulintas dan itu melibatkan polisi juga pemilik betor. Tujuannya tentu untuk meminimalisir kemacetan, melakukan penataan kota, bahkan polisi juga sudah lebih dulu menerapkan Kawasan Tertib Lalulintas. Dan zona ini telah dibakukan di dalam Kartu Pengawasan (KPS),” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Medan, Armansyah, Selasa (6/12).

Dikatakan Armansyah, dalam KPS yang harus dimiliki masing-masing pengemudi betor sudah ada empat kawasan zona dilarang masuk bagi betor yakni Jalan Sudirman, Jalan Kapten Patimura hingga Jalan Suprapto. Jalan Diponegoro Medan, Jalan Raden Saleh hingga Jalan Sudirman. Jalan Imam Bonjol, Bundaran Polonia Medan hingga Jalan Raden Saleh dan terakhir Jalan Raden Saleh, mulai dari Simpang Majestik hingga Jalan Putri Hijau.

“Kalau melihat zona ini tentu betor tidak boleh melintas di depan kantor Wali Kota Medan. Selain itu juga tak boleh melintas di depan Hotel Danau Toba. Aturan ini sudah baku,” jelas Armansyah.

Ditegaskan Armansyah, kalau aturan zona pelarangan betor melintas ini sudah tegas dinyatakan dalam Peraturan Daerah (Perda) No 24 tahun 2002, Keputusan Wali Kota Medan No 551.21/910/K/2009, tentang izin operasional becak bermotor, Keputusan Wali Kota Medan No 551.21/482/K/2004 tanggal 23 April tentang penetapan jenis motor penggerak betor dan daerah larangan operasional betor. (adl)

Masato Dituduh Memperkosa

TOKYO- Peraih emas olimpiade judo asal Jepang, Masato Uchishiba, akhirnya ditangkap, Selasa (6/12), dengan tuduhan melakukan perkosaan terhadap seorang gadis remaja.

Uchishiba (33) merupakan peraih medali emas judo kelas 66 kilogram di Olimpiade Athena 2004 dan Beijing 2008. Ia ditangkap atas tuduhan melakukan tindak perkosaan terhadap seorang muridnya di sebuah hotel di Tokyo.

Namun, Uchishiba membantah melakukan tindak kejahatan dan mengatakan bahwa hubungan seksual yang terjadi dilakukan atas dasar suka sama suka. Demikian dikatakan oleh kepolisian metropolitan Tokyo.

“Saya tidak dapat menerima (tuduhan ini),” kata Uchishiba, yang memutuskan mundur sebagai atlet tahun lalu. Setelah mundur, Uchishiba menjadi pengajar lepas di sekolah perawat dan kesejahteraan sosial di Universitas Kyushu.
Namun, pekan lalu, ia dipecat dari tempatnya mengajar atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang muridnya di sebuah hotel saat menjalani pusat pelatihan pada September lalu.

Menurut polisi, Uchishiba dituduh melakukan tindak perkosaan terhadap korban yang saat itu dalam keadaan tidak sadar akibat di bawah pengaruh alkohol. Polisi mengatakan, Uchishiba mengajak “si korban” untuk pesta minuman di sebuah pub di dekat hotel, sesaat sebelum peristiwa.

Uchishiba pernah menjadi pahlawan Jepang saat meraih emas pertama buat negaranya di Olimpiade Beijing 2008. Di ajang ini pula judo Jepang hanya mampu meraih dua medali emas yang merupakan perolehan terendah dalam sejarah.(net/jpnn)