29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 14304

Berani di Ketinggian 17 Centi

Sepatu High Heels

Anda seorang wanita yang menyukai jenis sepatu hak tinggi? Kebanyakan wanita memang sangat suka mengenakan model sepatu berhak tinggi atau sepatu high heels.  ENGAN memakai sepatu model high heels ini buat wanita bisa menambah percaya diri. Terlebih-lebih buat wanita yang memiliki ukuran tubuh yang pendek, tentu akan menunjang penampilan lebih menarik dan rasa percaya diri bertambah. Sepatu yang memiliki hak ini akan memberikan kesan seksi, feminime dan elegan. Sehingga, banyak wanita menggunakan sepatu ini dalam sehari-harinya walau “menderita” karena sakit dan sering membuat kaki terasa kram. Tapi, belakangan ini sepatu high heels yang menjadi trend adalah berukuran tumit tinggi. Jika sebelumnya para wanita pecinta sepatu High Heels hanya berani memakai high heels setinggi 13 centi, tapi sekarang trend dengan ukuran tinggi 17 centi.

“Kebanyakan sepatu high heels menggunakan hak mulai dari 5, 7, 9, 13, 15 dan 17 centi. Terutama untuk model, yang digunakan minimal 13 centi. Tapi sekarang, trendnya sudah berani bermain di ketinggian tumit sepatu 17 centi. Remaja banyak yang menyukainya,” ujar Richo, Instruktur Andika productions. Ada beberapa jenis sepatu high heels, seperti Pump Shoes, Steiletto, Angkle Boots, Gladiator Boots dan Wedges. Pump Shoes lebih baik bila digunakan wanita yang memiliki betis ramping, Stieletto lebih cendrung digunakan untuk ke kantor.

Nah, tinggal pilih saja model high Heelsnya dengan ukuran tinggi 15 centi atau 17 centi. Richo menjelaskan, semakin trendnya sepatu high heels ukuran 15 centi-17 centi, dapat dilihat dari banyaknya pemakainya, bahkan untuk kelas anak wanita, alas kaki dengan memakai tumit kaki juga sudah disediakan. “Dahulu, alas kaki dengan menggunakan tumit disediakan untuk wanita dewasa atau wanita karier saja dengan hak paling tinggi sekitar 7 cm. Tetapi sekarang, semakin banyak wanita yang menggejar sepatu dengan tumit yang lebih tinggi lagi,” ungkap Richo. Semakin tinggi hak yang digunakan, menurut Richo akan semakin memberikan kesan seksi dan elegan. Karena itu, wanita selalu mencoba untuk menggunakannya. “Semakin tinggi hak nya, akan semakin seksi, karena pinggul wanita saat berjalan akan terlihat lebih bergoyang,” ungkap Richo. Sedangkan kesan elegan yang ditampilkan, karena jalan wanita akan terlihat lebih rapi dan teratur.

Dengan jalan seperti itu, akan membuat wanita terlihat lebih anggun dan lembut. “Jalan wanita akan terlihat lebih rapi, tidak sembrono bila menggunakan alas kaki berhak,” ungkapnya. Dikatakannya, awalnya sepatu yang menggunakan hak tinggi hanya sepatu untuk acara formal, seperti pesta dan kantor. “Tetapi untuk saat ini, sepatu dengan high heels, bahkan sandal dengan high heels juga ada, dipergunakan tak hanya untuk acara formal atau ke kantor, tapi banyak digunakan saat hang out,” papar Richo. Richo bilang, sepatu dengan hak tinggi memang akan membuat pemakainya lelah, dan kaki terasa kram. Hal ini karena ketidakseimbangan kaki dalam berdiri dan melangkah. Alasannya, karena kaki bertumpu pada jari kaki dan tumit sepatu, padahal idealnya itu berdiri dengan tapak kaki.

“Karena itu, keseimbangan tubuh dalam pemakaian sepatu ini sangat penting. Jangan sampai sepatu tersebut membuat pemakainya terjatuh dan kram kaki,” bilangnya. Untuk mendapatkan keseimbangan tubuh yang baik, lanjutnya, seorang wanita pemakai alas kaki berhak tinggi harus berdiri tegak, kaki tidak boleh dilekukkan dan berjalan secara perlahan atau hati-hati agar tidak terjatuh. Bila pengguna sepatu high heels merasa kram pada kaki, salah satu yang dapat dilakukan saat menggunakan high heels adalah dengan melepas sepatu, kemudian menggoyangkan jari kaki, tarik secara perlahan dan kemudian renggangkan. “Usahakan melakukan ini setiap 10 menit sekali. Untuk menghindari otot yang tertarik, usahakan refleksi kaki dengan merendam kaki di air hangat,” ungkap Ridho. Sedangkan untuk wanita yang pemula untuk menggunakan high heels, usahakan dimulai dengan tumit 5 centi atau jenis wedges. “Jenis wedges sangat bagus buat belajar, karena tapak sepatunya rata, jadi berdirinya seperti biasanya,” pungkasnya. (juli rambe)

Pria Ikut Pakai Sepatu High Heels

SEPATU high heels kini tidak hanya disukai para wanita. Pria pun mulai memburu sepatu high heels karena saat memakainya mereka merasa lebih percaya diri. Pria pemakai sepatu high heels adalah mereka yang suka tampil fashionable dan bergaya eksentrik. Contohnya, Luke Nero, seorang promotor di klub Mr Black, Los Angeles, salah satu pria yang suka memakai high heels. “Aku datang ke suatu pesta kemarin dan ada seorang pria memakai celana pendek, atasan tanpa lengan dan sepatu pumps merah yang keren. Semua orang sepertinya bilang, ‘Aku suka sepatu itu’,” kisah Luke. Sementara dua pria lainnya, Coy Barton (24 tahun) dan Mark Cramer (25 tahun), yang juga gemar memakai sepatu high heels memilih memadukan sepatunya itu dengan celana panjang dan kemeja.

Mereka mencoba memadupadankan penampilan sepatu tersebut dengan pakaian yang lebih konsevatif. “Aku memakai Steve Madden, dia memakai Chinese Laundry. Sepatuku US$ 115, sementara sepatunya US$ 170,” ungkap Barton. Pria lainnya bernama Sean Wagner (23 tahun) mengaku dia tidak pernah keluar rumah tanpa memakai high heels. “Aku tidak pernah keluar rumah tanpa mengenakan sepatu dengan hak kurang dari delapan inchi,” tuturnya. Wagner lebih suka memakai sepatu high heels yang memang ia pesan khusus. Para desainer pun kini mulai banyak menerima pesanan sepatu high heels dari pria seperti Wagner.

Tara Nash-King dari sebuah situs yang menjual sepatu dan tas dari para desainer mengungkapkan, dia sudah punya banyak klien pria untuk sepatu Louboutin. Mereka rata-rata mencari ukuran 10. Gregory Alexander (26 tahun), termasuk salah satu dari pria pemburu sepatu high heels karya desainer ternama itu. Dia rela menghabiskan uang ribuan dollar Amerika untuk membeli sepatu tersebut dan memakainya saat pergi ke klub. “Aku suka tingginya. Itu sangat membantu ketika kita berada di klub. Aku sudah punya Louis Vuitton, Gucci,” tuturnya.

“Sayangnya tidak semua desainer punya sepatu yang cukup tinggi untukku,” tambahnya. Para pria seperti Gregory itu punya alasan kuat kenapa mereka sangat menyukai high heels. “Sepatu itu sangat powerfull. Kita jadi lebih tinggi dari orang lain. Kita berjalan dengan cara berbeda. Sepatu itu juga membuat kaki terlihat lebih baik,” ucap Gregory. Pria memakai sepatu dengan high heels atau hak memang bukan sekarang saja terjadi. Zaman dulu pun Raja Louis XIV sudah melakukannya. Dia mengenakan sepatu dengan hak setinggi empat inchi karya Nicholas Lestage. (net/ila)

Inner Beauty Penting

Dewi Natur 2011, Katria Soldiana Elizabeth

Memiliki tubuh tinggi semampai, kulit putih, rambut hitam lurus, dan hidung mancung menjadi kelebihan dari penampilan fisik Katria Soldiana Elizabeth, Peraih Dewi Natur 2011. Meski memiliki fisik yang nyaris sempurna, tapi tak membuatnya lupa diri. Bahkan, dengan kelebihan fisiknya itu akan dia gunakan untuk mencapai impian dan cita-citanya. “Kelebihan yang diberikan Tuhan kepada saya melalui penampilan fisik, bukan sesuatu yang aku banggakan dan sombongkan. Aku akan berusaha memanfaatnya sebagai modal untuk menggapai cita-citaku,” ujar Katria Soldiana Elizabeth.

EMANG, menjadi terkenal sudah menjadi impiannya sejak kecil. Karena itu, dengan modal fisik yang ia punya ditambah lagi bekal wawasan dan ilmu, ia yakin akan memotiviasinya untuk meraih impian menjadi artis terkenal. Karenanya, saat ini ia lebih memilih menyelesaikan pendidikannya. Bahkan syuting iklan Natur yang sedianya dilakukan pada September lalu, sengaja ia ditunda karena dirinya memilih untuk menyelesaikan kuliahnya di Politekhnik Negeri Medan.

“Sayang kuliahnya kalau ditinggal, padahal aku sudah masa TA (Tugas Akhir), jadi aku minta management Natur untuk menunda pembuatan iklan, aku mau konsen dulu sama kuliah. Ini karena aku perlu asupan ilmu meraih impianku mendatang,” tambah gadis yang biasa disapa Ria ini. Walaupun memiliki kecantikan yang alami, tetapi bagi 10 besar Jaka Dara Medan 2010 ini tidak menganggap kecantikan yang utama, baginya inner beauty yang paling penting bagi seorang wanita. Baginya, kecantikan yang tidak memiliki pondasi dengan otak dan attitude merupakan hal yang sia-sia.

Menurutnya, pendidikan bagi seorang wanita itu sangat penting, baik untuk modal masa depan atau untuk tampil di depan masyarakat. “Wanita selalu menjadi objek perhatian pria, kalau dia tidak bisa menjaga sikap, maka dengan mudah wanita bisa dipandang sebelah mata. Tetapi bila bersikap tegas, pria juga hormat sama wanita,” tambah wanita yang lahir di Medan pada 18 Januari 1991 ini. Bagi Ria, pria dan wanita sangat berbeda dalam berpenampilan. Tetapi dalam pekerjaan dan isi otak, baginya tidak ada perbedaan antar kedua jenis makhluk Tuhan. Terbukti, dirinya kuliah di fakultas Tekhnik, program studi Konversi Energi.

“Saya kuliah di fakultas dominan pria, saya tamat. Yang penting wanita harus memiliki sikap, tidak pandang bulu dalam berteman, jadi tetap nyaman di lingkungan mana saja,” tambahnya. Awalnya sangat berat menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa di fakultas yang dipilihnya tersebut. Sebab, sebagai wanita yang menjaga penampilan dan berprofesi sebagai model, dirinya terpaksa harus memegang las, turun ke bengkel mesin, ngikir dan lainnya. “Saya tidak malu kok, malah menikmati dengan jurusan fakultas yang saya pilih. Ini merupakan tugas saya sebagai mahasiswi, jadi harus dilakukan walau konsekuensinya saya harus berhenti sejenak dari dunia model,” ujarnya. Namun hal itu tidak membuat dirinya menyesal, malah sebaliknya, membuat dirinya mengerti dan memahami betapa beratnya tugas seorang pria. “Kuliah membuat saya memahami, bahwa tidak mudah menjadi pria, karena itu sebagai wanita kita juga harus menghormati pria, bukan takut,” lanjutnya.

Walau sering “digoda” oleh teman pria satu kuliahan, baginya itu bukan sebuah ejekan, melainkan sebuah penghargaan karena dianggap menarik di mata pria. “Cukup dibalas dengan senyum, tidak perlu cemberut atau marah, nanti malah disoraki. Itu yang maksud saya sangat penting wanita memiliki sikap, biar tidak salah dalam menanggapi sikap orang lain,” lanjutnya. Sikap cuek juga ditanamkannya saat menghadapi kaum Adam yang suka mengoda. Walau terkadang kesal, tetapi dia juga tidak berani menujukkan kekesalannya secara terbuka karena tak ingin menyinggung dan menyakiti hati orang lain. “Inilah kekurangan dari wanita yang selalu menggunakan hati dalam bertindak.

Tetapi sikap ini juga membuat wanita tahan banting dengan segala cobaan hidup, hebat kan wanita?” ujarnya. Awal tahun 2012, Ria akan melanjutkan perjalanan kariernya sebagai m o d e l . Kemenangannya sebagai Dewi Natur 2011, menjadikannya sebagai Brand Ambassador produk kecantikan rambut ini. Walau awalnya sang bunda tidak memberikan dukungan secara total, tetapi baginya itu bukan kendala, harus dijadikan spirit. “Mama dukung aku dengan kegiatan model aku.

Tetapi karena menang di Natur, aku harus jadi Brand Ambassador dan menetap di Jakarta, jadi mama ragu dengan aku. Tapi aku yakinkan mama, bahwa aku akan bertanggung jawab dengan segala apapun yang aku lakukan,” pungkasnya sambil tersenyum manis. (juli ramadhani rambe)

Tingkat Kekerasan Pelecehan Seksual Tinggi

Peringatan Anti Kekerasan Perempuan

MESKI peringatan anti kekerasan sudah dicetuskan diseluruh dunia, namun tingkat kriminalitas terhadap perempuan masih cukup tinggi. Bahkan di dunia remaja, kekerasan terhadap perempuan khususnya pelecehan seksual semakin meningkat. Kordinator Women Crisis Centre (WCC) GKPS Sopou Damei, Pdt Darwita Purba di Jalan Simbolon, Jumat (25/11) mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh baik melalui media ataupun informasi masyarakat tingkat kekerasan terhadap perempuan masih cukup tinggi.

“Kekerasan terhadap perempuan masih cukup tinggi baik dunia remaja hingga berumah tangga. Bahkan dibandingkan tahun lalu, sekarang jauh semakin meningkat berdasarkan masyarakat yang datang kesini,” sebutnya. Lebih lanjut ia menerangkan, untuk pelecahan seksual sekarang semakin marak baik itu melalui berpacaran ataupun pencabulan. Salah satu penyebabnya dengan semakin marak dan berkembangnya zaman saat ini. Serta tingkat moralitas yang semakin rendah antar sesama.

“Salah satu penyebab pelecehan seksual yakni perkembangan zaman yang sudah semakin canggih. Perkembangan tersebut disalah artikan lebih menjerumus ke hal yang negatif. Kemudian tingkat moralitas ataupun rasa sopan yang semakin luntur, salah satunya dengan cara berpakaian yang semakin aneh,” terangnya. Dilanjutkan Pdt Darwita, akan tetapi terlepas dari hal tersebut, kunci semuanya berada dalam keluarga. Keluarga itu sendiri yang akan membentuk bagaimana sikap dan karakter pribadi seseorang. Serta nilai agama yang mereka miliki, jika nilai agamanya rendah pasti mereka memiliki krisis moralitas. “Contohnya orangtua dirumah tidak lagi menjadi contoh teladan bagi anaknya.

Yang pasti anak tersebut akan meniru sikap dan perlakuan keseharian orangtuanya dirumah. Sehingga dalam hal ini perlu ditekankan kepedulian dari masing keluarga,” paparnya. Menurutnya, pemerintah juga diharapkan untuk berperan aktif dalam menanggulangi hal ini. Pemko harus bisa memberikan pengajaran moral bagi masyarakat baik itu dalam bidang pendidikan ataupun sosialiasi. Salah satunya dengan mengkampanyekan tentang keluarga sejahtera. Jika itu memang dilakukan pasti tingkat kriminalitas akan semakin menurun hingga ke akarnya.

“Selain itu penegak hukum juga diminta agar proaktif dan jangan tebang pilih. Jika memang kasus tersebut benar terjadi, periksalah dan adili dengan benar. jangan sampai korban menjadi korban untuk kedua kalinya. Terutama untuk perempuan yang masih dibawah umur yang mengalami pelecehan seksual, mereka bisa menjadi korban untuk kedua kalinya jika penegak hukum tidak adil,” ungkapnya. (mua/smg)

Pohon Natal Emas Seharga 2 Juta USD

SETIAP menjelang natal, toko-toko mulai memajang pohon natal serta ornamen lainnya untuk menarik datangnya pengunjung. Hal yang sama juga dilakukan Tanaka Kikinzoku. Untuk menarik pengunjung datang ke toko emasnya yang terletak di Tokyo, Jepang, dia membuat sebuah pohon natal yang harganya ditaksir sekitar 150 juta yen atau sekitar dua juta dolar AS.

Ini merupakan pohon natal emas terbesar yang pernah dibuat di dunia. Pohon setinggi 2,4 meter dengan berat 12 kilogram itu dihiasi ornamen- ornamen yang terbuat dari emas. Harga tiap ornament itu beragam, misalnya hiasan bintang yang memenuhi hampir seluruh pohon itu seharga USD 65,000. Strategi ini terbukti sukses. Pohon natal yang dibuat oleh 15 orang perajin selama empat bulan tersebut telah mendatangkan banyak pengunjung.

Tidak hanya untuk melihat pohon emas tersebut, mereka juga menghabiskan uang untuk berbelanja. Rencananya pohon natal ini akan dipajang hingga 25 Desember mendatang. Penggunaan pohon natal sebagai lambang natal banyak menimbulkan pro dan kontra di kalangan umat Kristen. Pasalnya, pada zaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan kelahiran dewa matahari yang diperingati tiap 25 Desember.

Dilansir dari wikipedia, ada aliranaliran gereja tertentu yang mengharamkan tradisi pohon Natal, sebab mereka menganggap ini sebagai pemujaan dewa matahari. Pemasangan pohon itu dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Kita harus bisa bersikap bijak menyikapi konfrontasi tentang budaya natal ini. Esensi natal adalah mengenang inkarnasi Yesus yang meninggalkan kemuliaan sorga dan menjadi manusia biasa. Pohon natal adalah simbol agar kehidupan rohani kita selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain. Seharusnya kita merayakan natal dengan pengucapan syukur karena Kristus telah datang ke dunia.(bbs/vn/jc)

Misi Sulit

AC MILAN  vs CHIEVO 

MILAN- Usai dikandaskan Barcelona di Liga Champion, Milan kembali menelan pil pahit dengan cederanya palang pintu senior Alessandro Nesta, yang diprediksi bakal absen hingga tahun depan. Kondisi itu menjadi fakta tersendiri yang mewarnai lanjutan duel di kompetisi Serie A kontra Chievo Verona di kandang sendiri Senin (28/11) dini hari. Nesta cedera ketika Milan dikalahkan Barca 3-2 di kandang sendiri.

Otot kaki Nesta dilaporkan tegang dan harus absen minimal satu bulan. Pelatih Milan Massimiliano Allegri, berharap agar absennya Nesta tak membawa pengaruh buruk skuadnya. Misi melanjutkan kemenangan di Serie yang sudah dikemas enam laga tanpa kalah harus terus digeber. “Kami tidak boleh gagal di liga,” kata Allegri seperti dikutip Espnstar. “Kami harus siap untuk pertandingan melawan Chievo, yang pasti sulit. Kami perlu mendapatkan poin sebanyak mungkin, sehingga saat jeda kompetisi Milan bisa duduk di posisi terbaik,” sambungnya. Rossoneri ditahan imbang tanpa gol oleh Fiorentina akhir pekan lalu.

Kini Robinho dkk sementara duduk di posisi empat klasemen. Mereka hanya terpisah tiga poin di bawah pemimpin klasemen sementara Udinese yang baru saja mengandaskan AS Roma. Milan musim ini pun cukup baik di kandang sendiri, terutama ketika melawan tim-tim di kompetisi domestik. Melawan Chievo juga Milan punya catatan bagus. Meski begitu, Chievo juga datang ke San Siro dengan kepedean tingkat tinggi. Mereka baru saja menang atas Fiorentina dan Catania di laga terakhir. Itu cukup menjadi modal untuk setidaknya menjegal tuan rumah. Kemenangan itu mengangkat Chievo ke posisi sembilan klasemen sementara.

“Kami melakoni musim dengan baik dan aku senang dengan cara pemain saya melakukannya”, kata pelatih Chievo Domenico Di Carlo, yang timnya juga mengalahkan Modena 3-0 pada pertengahan pekan untuk mencapai 16 besar Coppa Italia. “Sekarang kami harus kembali karena kami menghadapi pertandingan yang sangat sulit melawan Milan. Kami harus menjadi yang terbaik kalau ingin ambil hasil bagus di San Siro, pungkasnya. (ful)

Pengembang Untung, Harga Jadi Murah

REI Dukung Pembebasan Biaya IMB

PERATURAN Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 tahun 1996, tentang pembebasan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mendapat sambutan positif dari Real Estate Indonesia (REI). Dengan dibebaskannya biaya IMB akan memudahkan pengembang untuk membangun rumah, selain itu juga akan membuat harga rumah menjadi murah, dikarenakan tidak dikenakan biaya IMB. Ketua Umum Real Estate (REI) Sumut Tomi Winstan mengatakan, dengan pembebasan IMB akan membuat pengembang berlomba membangun rumah, dengan pembangunan tersebut akan berdampak pada pendapatan daerah dan masyarakat.

“Kalau dikira IMB menjadi PAD salah, karena bila IMB dibebaskan maka pendapatan daerah akan lebih besar, karena tanpa IMB akan memudahkan pengembang membangun rumah,” ujar Tomi, kemarin. Harga tanah setiap tahunnya akan naik, sehingga PBB juga akan naik, dan menambah pemasukan daerah. Sedangkan IMB hanya berlaku untuk saat masa pembangunan saja, sehingga pemasukan berhenti saat pembangunan rumah sudah selesai. Karena itu, menurutnya, bila IMB yang diharapkan menjadi PAD, dapat dihapus dengan pengratisan IMB sehingga dapat meningkatkan PBB.

Terutama pada 2012 mendatang, dimana dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang akan mulai berlaku pada 2012 mendatang, dimana peraturan ini akan membuat PBB akan masuk ke kas daerah, bukan ke pusat. Tanah kosong dan dibangun rumah akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, dibandingkan tanah kosong. Dengan begitu, pajak bumi dan bangunan yang didapat juga lebih tinggi, bahkan dari PAD. “Logikanya, tanah kosong lebih murah dibandingkan dengan tanah dan rumah. Nah, bila tanah dibangun dengan rumah biaya PBB-nya lebih tinggi, jadi pajak yang didapat oleh daerah juga berkesinambungan,” tambah Tomi. Selain itu, untuk PAD juga dapat dinikmati dari berbagai pajak lainnya yang berlaku. Sebagai sektor ril, pembangunan perumahan memiliki peran penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Selain akan menggerakkan berbagai sektor industri, pembangunan perumahan juga akan membuka lapangan kerja dan usaha baru. “Sektor riil dalam pembangunan sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi, karena bisa menggerakkan berbagai sektor industri, mulai dari besi, kaca, semen dan lainnya,” tambah Tomi. Diperkirakan untuk pembangunan 1 perumahan, dapat menggerakkan 140 industri. Bukan hanya membuka lapangan kerja, harga rumah murah juga dapat dinikmati. Setidaknya, dengan harga murah, setiap orang bisa memiliki rumah, terutama bagi PNS. “Rumah murah akan memudahkan seseorang untuk memiliki rumah, terutama PNS, Polri dan TNI yang gajinya sangat standar. Jadi pembebasan IMB ini bisa membantu PNS,” tambahnya.

Direktur PT Bhumi Multi Prima, Indra Batubara mengatakan sangat mendukung pembebasan IMB bila dilakukan oleh pemrintah Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, dengan penghapusan IMB akan memudahkan pengembang untuk bergerak. “IMB membuat repot pengembang, karena untuk mengurusnya memakan waktu berhari-hari. Belum lagi pajak, tanah yang dipecah-pecah. Pokonya ribet, terlalu banyak yang harus dipenuhi,” ucap Indra. Peraturan Menteri Dalam negeri No 12 tahun 1996 memutuskan untuk membebaskan IMB bagi rumah sederhana. Hal ini, untuk memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah. Sedangkan untuk rumah kelas menengah ke atas, menurut Tomi tidak masalah bila harus memiliki IMB. (ram)

Vettel Ungguli Button di Sesi Terakhir

Free Practice III GP Brasil

INTERLAGOS- Sesi latihan bebas terakhir di GP Brasil menjadi milik Sebastian Vettel. Pembalap Red Bull itu mengungguli pembalap McLaren, Jenson Button, yang harus puas ada di urutan dua. Dalam sesi yang dihelat di sirkuit Interlagos, Sabtu (26/ 11) malam WIB, Vettel menorehkan catatan waktu tercepat setelah melahap 21 lap. Driver asal Jerman itu jadi yang terdepan dengan catatan waktu 1:21,460 detik. Ia berhasil mengungguli Button, yang melahap 19 lap. dengan perbedaan 0,087 detik. Button ada di urutan kedua dengan catatan waktu 1:12,547 detik.

Lewis Hamilton sempat memimpin catatan waktu tercepat ketika sesi baru berlangsung 17 menit. Namun, catatan waktunya kemudian dilewati Button, lalu dilewati oleh Vettel. Sementara itu, Mark Webber ada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1:12,597 detik.

Di mana Hamilton? Pembalap yang menorehkan catatan waktu tercepat di sesi free practice II itu harus puas berada di urutan keempat dengan catatan waktu 1:12,622 detik. Sebelumnya, saat sesi kedua latihan bebas GP Brasil Lewis Hamilton yang jadi driver tercepat. Dalam sesi yang dihelat di sirkuit Interlagos, Sabtu (26/11) dinihari WIB, Hamilton mencatatkan waktu 1 menit 13,392 detik setelah melahap 35 lap. Driver McLaren Mercedes itu unggul 0,167 detik atas juara dunia Sebastian Vettel dan 0,195 detik atas Webber. Pembalap Scuderia Ferrari, Fernando Alonso, duduk di posisi ke-4 dengan waktu 0,206 lebih lambat dari Hamiton. Michael Schumacher melengkapi posisi lima besar.

Duduk di urutan ke-6 sampai ke-10 adalah Felipe Massa, Jenson Button, Nico Rosberg, Adrian Sutil dan Paul Di Resta. Di tempat terpisah pembalap Ferrari Fernando Alonso berharap hujan turun membasahi Interlagos dalam laga GP Brasil akan digelar di Sirkuit Interlagos Minggu, (27/11). Menurut pembalap Spanyol itu, Ferrari punya kemungkinan untuk menang lebih besar di saat kondisi basah.

“Di balapan kering mungkin kami kurang kompetitif jika dibandingkan dengan McLaren dan Red Bull. Kita tunggu saja cuaca nanti akan seperti apa,” kata Alonso seperti diberitakan SpeedTV. Alonso kini ada di peringkat ketiga klasemen pembalap. Demikian pula halnya dengan Ferrari di klasemen konstruktor. “Kami menginginkan posisi podium usai balapan nanti. Jika hujan turun di hari Sabtu atau Minggu, peluang jadi lebih terbuka,” katanya.( net/ jpnn)

Ingin Pahlawan Tetap tanpa Tanda Jasa

Ramadhan Batubara

Putu Wijaya mengajak teaternya yang bernama Mandiri untuk ‘bertolak dari yang ada’. Tentu ini soal proses hingga berlabuh pada pementasan. Karena itu, Putu dikenal mampu berkarya tanpa mengenal lelah. Ya, dia adalah pabrik karya. Namun, apakah dia dianggap pahlawan tanpa tanda jasa? Oh, tidak, Putu sudah cukup berjasa dan jasanya pun telah diberi ‘tanda’. Bukankah penghargaan yang telah dia terima cukup banyak; baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Dan, bukankah dia telah menerima hasil dari semua karyanya itu; baik material maupun nonmaterial. Lalu, jika begitu, apa yang menarik dari Putu? Nah, saya tertarik dengan kalimat Putu soal ‘bertolak dari yang ada’ itu tadi. Begini, Jumat 25 November lalu, guru se-Indonesiadiperingatiulangtahunnyayang ke-66. Secara umum di berbagai pelosok negeri, peringatan itu tetap saja menyinggung soal guru yang dikatakan sebagai ‘pahlawan tanpa tandajasa’. Pertanyaannya, adakah nasib guru memang tetap semacam itu? Maka, sang Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistyo, kembali mengungkapkan kehidupan tak menyenangkan kaum guru dalam acara ulang tahun itu. Dia katakan, gurubukanlahburuh, jadiupahnya harus lebih tinggi. Ini soal profesi, yang tentunya mmbutuhkan kemampuan tersendiri dan jenjang pengetahuan khusus. Dari bimbingan gurulah seseorang menjadi presiden dan sebagainya. Ufs, kenapa mereka tidak dihargai?

Tidak itu saja, sebelumnya dalam sebuah kesempatan menjelang acara ulang tahun, Sulistyo pun berang. Dia mendapat kabar kalau di sebuah daerah di Sumatera Utara dana insentif untuk guru non PNS dialihkan menjadi mobil anggota DPRD. Bayangkan, apa yang ada dalam benak para guru, pendapatan yang belum cukup, eh, malah tambahannya dialihkan untuk kepentingan orang lain. Fiuh. Ayolah, mereka bukan PNS yang sejatinya memiliki sekian kelebihan dibanding honorer, kenapa dana untuk mereka yang dipotong. Hm, atau, para pemimpin daerah itu segan untuk memotong dana PNS, takut bermasalah? Wah, kalau berpikir semacam itu tentu salah, toh, honorer itu juga guru kan? Tapi sudahlah, setidaknya tidak semua guru bernasib naas semacam itu. Pemerintah telah banyak memikirkan nasib para guru bukan? Misalnya, soal sertifikasi yang ujung-ujungnya mampu mendongkrak pendapat para pengajar itu. Tapi, sekali lagi, sayangnya hal itu juga tidak maksimal. Masih ditemukan penyelewengan.

Akh… sesuatu yang ada kenapa tidak digunakan dengan baik ya. ‘Bertolak dari yang ada’ ala Putu Wijaya tampaknya bisa menjadi cermin yang baik. Ayolah, Putu cukup berhasil memberikan karya yang tidak berlebihan dalam persiapan. Misalnya dalam sebuah pementasan, dia dikenal tak membuat naskah yang berpakem. Dia biarkan aktor-aktornya berekspresi. Dia lihat kemampuan itu, dia eksplorasi lagi agar lebih mantap. Maka, naskah pun selesai ketika pentas usai. Sang aktor bangga, mereka tidak dibatasi dengan keras. Sebagai sutradara, Putu, cukup bijak. Pos yang dia tetapkan dia jaga, namun tidak kaku dan mendewakan pos yang dia ciptakan tadi. Karena itulah, ‘yang ada’ bagi Putu harus dimanfaatkan dengar benar. Tidak ada istilah mubazir atau apapun namanya, jika serius ‘apa yang ada’ bisa menjadi sesuatu yang berarti. Jadi, tidak perlu bermimpi terlalu muluk; injak bumi dan melangkahlah. Hal ini, konsep Putu, juga bisa diterapkan di mana saja, misalnya di sebuah perusahaan. Seorang pemimpinharuslahjelimelihat potensi yang ada. Dia wajib melihat dan menilai bawahannya; baik kemampuan hingga kegemarannya. Setelah mengetahui itu,mulailah sang pemimpin merancang pekerjaan yang sesuai. Tentu, bawahannya itu memiliki berbagai kemampuan dan kegemaran yang beragam. Nah, hal itulah yang diolah.

Jadi, dalam penerapan, sang bawahan akan merasa memiliki program yang diluncurkan sang atasan. Dengan begitu, ada jiwa yang bermain; tidak sekadar menjalankan tugas semata. Yang terjadi di kebanyakan tempat, sang pemimpin malah sibuk dengan kepalanya sendiri. Ukh…. Hm, persis dengan kasus pengalihan dana tadi kan? Seandainya saja pimpinan daerah berpikir tentang nasibguruhonoreritu, tentunya tak akan ada masalah kan? Ya sang guru honorer pun akan semakinrajindansemakinmencintai sang pemimpin. Pasalnya, dana untuk mereka ada dan langsung disalurkan untuk mereka. Lalu, sang pemimpin, jika memang harus membeli mobil untuk anggota dewan yang terhormat, kan bisa dicarikan dana dari tempat lain. Jadi, tidak menggunakan dana yang ada untuk orang lain. Atau, mungkinkah sang pemimpin berpikir seperti Putu Wijaya; bertolak dari yang ada? Ya, yang ada kan dana insentif tadi. Hehehehe. Tapi sudahlah, diperingatan ulang tahun ke-66, guru tetaplah guru. Dia tetap diinginkan jadi pahlawan yang tanpa tanda jasa bukan? Tentu, beberapa kalangan juga tak siap jika para guru diberikan tanda jasa. Toh, jasa berupa dana insentif dan sertifikasi saja tidak digunakan dengan baik. Maka, Iwan Fals terus saja mengalunkan Oemar Bakri: Empat puluh tahun mengabdi// jadi guru jujur berbakti memang makan hati// Oemar Bakri … Oemar Bakri // banyak ciptakan menteri….(*)

JR Saragih Zalimi Guru

Masyarakat Simalungun Diminta Desak Aparat Hukum

JAKARTA-Bertepatan dengan Hari Guru Nasional Nasional ke-66, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (Ketum PB PGRI) Sulistyo, menyuarakan lagi nasib para pengajar. Dia berharap pemerintah lebih peduli karena kehidupan guru masih memprihatinkan.
Tidak hanya soal gaji, maksud Sulistyo tampaknya mengarah ke Kabupaten Simalungun.

Setidaknya beberapa waktu lalu dia sempat berang begitu mendengar kabar kalau di Simalungun dana insentif non PNS (guru) dialihkan menjadi mobil anggota DPRD. Kasus ini diduga didalangi oleh Bupati Jr Saragih dan Ketua DPRD Binton Tindaon. “Selama tidak ada bencana, mestinya dana insentif guru tetap berlanjut. Tapi ini malah digunakan untuk beli mobil,” ujar Sulistyo, Rabu (16/11) lalu.

Senada dengan Sulistiyo, tokoh masyarakat di Simalungun pun langsung bukan suara. Bahkan, mereka menganggap bupati telah menzalimi para pahlawan tanda jasa. Setidaknya hal ini diungkapkan Dardjat Purba, ketua bidang pendidikan MUI Simalungun. “Apa yang dilakukan JR Saragih benar-benar tidak manusiawi. JR telah menzalimi para pahlawan tanpa tanda jasa ini, terlebih yang menjadi korbannya adalah guru non PNS yang honornya tak seberapa dibanding guru yang berasal dari PNS,” ungkapnya kepada Sumut Pos di kediamannya di kawasan Jalan Medan Pematangsiantar, Jumat (25/11).

Di momen hari guru ini, Dardjat memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membawa kasus JR Saragih ke KPK. “Jika guru tak sejahtera bagaimana pendidikan akan maju,” tambahnya.
Karena itu, dia berharap KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut sesegera mungkin. “Mengapa harus dana guru yang diambilnya? Kenapa tidak yang lain, seperti anggaran yang ada di dinas PU dan dinas-dinas lainnya,” geram Dardjat.

Masalahnya, meski punya harapan besar KPK bisa menjerat JR Saragih, Dardjat pesimis kasus ini bisa tuntas. “Sudah patut dia (JR Saragih, Red) dicopot dari jabatannya karena yang dizalimi dia guru, tetapi lain daripada itu saya berharap agar kasus ini jangan sampai mandeklah…,” harapnya.

Di tempat terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Al Washliyah Kabupaten Simalungun Drs Nurdin Sinaga yang dimintai keterangan, mengaku sangat menyayangkan tindakan JR Saragih selaku bupati pilihan rakyat. “Seluruh komponen masyarakat yang ada di Simalungun agar mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini agar Simalungun kondusif dan tidak terjadi polemik berkepanjangan,” ungkap Nurdin, kemarin.

Soal dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan JR Saragih memang banyak menimbulkan komentar. Kini, berbagai pihak menunggu kapan KPK melakukan aksi. Oleh karena itu, pada puncak perayaan Hari Guru Nasional Nasional ke-66  di Jakarta, Jumat (25/11), yang berpusat di komplek Monumen Nasional, Sulistyo kembali berharap pemerintah lebih peduli.

Sulistyo menuturkan pihaknya terus mendesak pemerintah supaya bisa menetapkan ketentuan upah minimal pendidikan (UMP). Ketentuan upah ini berbeda atau lebih tinggi dibandingkan dengan upah minimum kabupaten atau kota (UMK). Sebab, menurut Sulistyo, profesi guru tidak bisa disamakan dengan buruh pabrik yang gajinya didasari UMK.

“Jangan sampai ada guru digaji Rp100 ribu sampai Rp200 ribu per bulan. Kenyataan ini sudah bukan aib yang harus disembunyikan lagi,” terang pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jawa Tengah itu.

Terkait dengan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) secara tegas akan memberhentikan bantuan finansial kepada pemerintah daerah yang terbukti tidak melakukan penataan dan pemerataan guru sesuai dengan rekomentasi dari Kemdikbud.

Selain itu, Kemdikbud juga akan memberikan rekomendasi kepada kementerian terkait agar menjatuhkan sanksi kepada Bupati/Walikota atau Gubernur yang tidak melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan penataan guru PNS.

“Tak hanya itu, Kemenkeu juga akan melakukan penundaan penyaluran dana perimbangan kepada pemerintah propinsi dan kabupaten/kota,” tegas Muhammad Nuh usai upacara peringatan Hari Guru Nasional di Gedung , Kemdikbud, Jakarta, Jumat (24/11).

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), lanjut Nuh, juga akan memberikan penilaian kinerja kurang baik kepada Pemda terkait dalam penyelenggaraan urusan penataan dan pemerataan guru ini. “Jadi, sekarang ini semua menteri sudah sepakat ada sanksi tegas. Kami harap, Pemda jangan meremehkan aturan ini,” tegasnya.

Meski begitu, Mendagri Gamawan Fauzi menilai wajar jika masih ada kepala daerah yang berurusan dengan KPK dan akan dijadikan tersangka. “Ya, selama ada yang ketahuan, ya berurusan dengan proses hukum,” kata Gamawan kepada Sumut Pos di Jakarta, kemarin.

Gamawan mengatakan, jika KPK terus-terusan menemukan ada kepala daerah yang diduga korupsi, maka akan terus ada kepala daerah yang menjadi tersangka. “Yang ketahuan delik korupsinya, ya akan terus ada,” kata mantan gubernur Sumbar itu.

Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai, kebijakan Bupati Simalungun JR Saragih dan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, sudah memenuhi delik perbuatan tindak pidana korupsi.

Sekjen FITRA Yuna Farhan mengatakan, pengalihan dana intensif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun, jelas menabrak setidaknya dua ketentuan.

Pertama, alokasi anggaran dana insentif guru sudah ada di APBD, yang ditetapkan dengan Perda APBD. “Bupati dan Ketua DPRD sudah melanggar perda,” ujar Yuna Farhan. Ketentuan kedua yang dilanggar, dana insentif guru merupakan dana yang dikucurkan pusat ke daerah. Dana ini, mirip dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), peruntukannya sudah jelas, tak bisa dialihkan untuk hal lain.

Seperti diberitakan, Bernhard Damanik sudah melaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi yang dilakukan JR Saragih pada APBD Tahun Anggaran (TA) 2010 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, senilai Rp48 miliar, pada 30 September 2011.

Selain dugaan korupsi dana APBD, JR Saragih juga dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Anak Bangsa (SAB), dengan Nomor Surat 001/SAB/IX/2011 Tanggal 28 September 2011. JR Saragih diduga berkolusi dengan Ketua  DPRD Simalungun Binton Tindaon, untuk mengalihkan dana intensif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun.(wan/cha/jpnn/sam/ari/mag-15)

Diskon BB Rusuh, 90 Pingsan

JAKARTA-Budaya antre yang tidak diresapi betul oleh warga Indonesia berkali-kali memakan korban. Mulai dari antre pemberian sembako yang umumnya terjadi saat Hari Raya Kurban hingga antre menonton pertandingan sepakbola. Terbaru, antre diskon 50 persen blackberry bold tipe 9790 di lobby utara Pasifik Place, kawasan niaga SCBD, Jakarta Selatan, juga memakan korban, kemarin (25/11).

Ribuan calon pembeli handphone type Bellagio yang dijual Rp 2.400.000 ribu plus PPN atau setengah dari harga resmi saling berebut. Karena situasi tak terkendali dan 90 lebih orang pingsan, akhirnya polisi membubarkan acara diskon besar-besaran tersebut.

Saking antusiasnya penjualan blackberry murah dibuka dua hari mulai kemarin (25-26/11), para calon pembeli rela mengantre sejak dini hari. Merekapun rela mengantre seharian untuk mendapatkan gelang berlogo blackberry yang harus dikenakan saat melakukan transaksi pembelian. ?Kamis (24/11) sehari sebelum loket dibuka, sekitar pukul 18.00 kita sudah berkumpul di sini Mas, karena panitia hanya menyediakan 1000 gelang,” ujar Fajri, 21, seorang pengantre kepada INDOPOS (Grup Sumut Pos) usai mendapatkan blackberry.

Meski datang lebih awal, Fajri mengaku, antrean mendapatkan gelang tersebut sudah mulai ramai. Penumpukan antrean mulai mengekor sejak pukul 01.00 Jum’at (25/11) dini hari dan semakin ramai sekitar pukul 03.00 pagi. “Tapi petugas beberapa kali membubarkan, karena baru dibuka besok,” katanya.

Namun, karena harga yang dijual sangat murah, calon pembeli dan petugas pun kucing-kucingan. Saat petugas lengah, merekapun kembali mengantre. Apalagi menurut dia, pembagian gelang yang dijadikan salah satu syarat untuk mendapatkan blackberry murah tersebut sangat minim, yakni 1000 gelang. “Ya karena murah, jadi kita rela antre, kalau nggak murah kita nggak mau lah bela-belaain seharian di sini, ini setengah harga loh,” cetusnya.

Animo masyarakatpun semakin banyak dan mencapai ribuan lebih. Gelang yang didistribusikan sekitar pukul 06.00 tersebut pun tidak menampung jumlah calon pembeli yang sudah antre berjam-jam. “Padahal loket pembelian baru dibuka sekitar pukul 09.00 pagi tapi gelang sudah habis dan masyarakat yang datang semakin banyak, malahan yang nggak dapat gelang rela antre,” paparnya.

Sayangnya, ketika transaksi sudah mulai dibuka, masyarakat yang seharian mengantre semakin beringas. Petugas keamanan Pasifik Place dan petugas Polsek Kebayoran Baru pun kewalahan meredakan emosi masyarakat yang ingin segera memasuki counter pembelian. Tidak sabar, dan tak kuat menahan panas, pengantre pun mulai ricuh. Desak-desakan antara petugas keamanan dan calon pembeli pun tidak terelakan di depan kounter.

Sebagian calon pembeli yang didominasi wanita dan pria paruh baya satu demi satu tumbang. Mereka pingsan lantaran lemas dan kepanasan. “Air-air, kita kepanasan,” teriak ribuan calon pembeli.

Mereka juga banyak yang mengeluh karena kaki kram, kepansan dan sesak nafas. “Aduh sakit, kaki saya kram, tolong dong,” rintih seorang perempuan pengantre. Mayoritas pengantre yang pingsan perempuan berusia di atas 30 tahun. Ada 5 dokter menangani pengantre yang pingsan. Mereka diberi nafas oksigen tabung, ada juga yang dipijat kakinya hingga diberi obat pereda nyeri.

Sementara yang sakitnya dianggap parah dan tidak bisa diobati secara darurat dilarikan ke RS Jakarta. Dikabarkan, dari belasan yang dibawa lari ke rumah sakit, empat di antaranya mengalami patah tulang.

Meski korban pingsan terus berjatuhan, calon pembeli lain semakin ganas mereka terus mendorong dan mendesak petugas yang berjaga-jaga di depan counter.

Menyaksikan hal tersebut, Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Hando turun tangan ke tengah kerumunan menenangkan ribuan calon pembeli. Namun imbauannya melalui pengeras suara tidak digubris. “Sabar, jangan berdesakan-desakan, tolong petugas untuk masuk ke kerumunan,” tegasnya.

Upaya tersebut tetap gagal. Massa sudah terlanjur banyak dan tak terkendali lagi. Karena situasi sudah tidak memungkinkan, Kapolsek menginstruksikan panitia menghentikan transaksi pembelian yang sudah setengah jalan tersebut. “Korban sudah 90 lebih, keputusan sementara pembelian blackberry kita hentikan dulu hingga menunggu pengumuman dari pihak panitia,” ucapnya.
Ini semua, kata dia demi keselamatan calon pembeli. “Saya menghargai kecapaian ada, kita sudah koordinasi dengan panitia barang masih ada, tetapi untuk pemberitahuan lebih lanjut kapan dibuka lagi panitia akan mengumumkan lewat media,” sambungnya.

Keputusan yang dianggap bisa menyelesaikan masalah tersebut justru semakin memantik emosi massa. Khususnya para calon pembeli yang sudah mendapatkan gelang namun belum sempat masuk counter. Mereka semakin beringas dan terus berusaha memasuki areal counter penjualan. “Saya tidak terima, blackberry tidak profesioanal, saya sudah mendapat gelang kenapa tidak bisa masuk?” protes Ratna sambil menangis tersedu meminta kepada petugas agar diperbolehkan masuk.

Ironisnya lagi, banyak juga calon pembeli yang sudah mamasuki counter penjualan dan kartu kreditnya dipegang oleh panitia tidak bisa mendapatkan handphone. Calon pembeli yang jenis ini juga menolak untuk bubar dan tetap mendesak untuk bertransaksi sampai selesai. Kerusuhan kembali terjadi hingga menjelang sore massa berangsur-angsur membubarkan diri dengan penuh kecewa.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugiyanto menyayangkan peristiwa tersebut. Pihaknya tidak tahu menahu adanya kerumunan massa sebesar itu. Sejatinya, kata dia,  jika ada keramaian, panitia atau kapolsek setempat memberikan tembusan kepada polres. “Sampai saat ini tidak ada izin pemberitahuan ke polres, tetapi kita akan selidikan lebih lanjut ke panitian, kita cek kembali dan kita dalami apakah memang sudah memberitahukan kepada petugas atau belum,” katanya.

Penutupan ini, kata dia, untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan. “Penutupan ini karena alasan keamanan dan kesalamatan konsumen, saya harap calon pembeli menyadari ini,” bebernya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar mengatakan, penjualan?blackberry murah sudah mendapatkan izin, akan tetapi izin tersebut dikeluarkan oleh Polsek Kebayoran Baru tanpa ada tembusan kepada Polres Jakarta Selatan. “Polsek tidak peka, seharusnya dia sampaikan ke Polres juga,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, jika terjadi hal yang tidak diinginkan petugas polres bisa membackup dan mengamankan kericuan tersebut. “Itu sebenarnya tempat keramaian, orang tempat berniaga, siapa saja boleh datang, karena memang wilayahnya berniaga. Cuma jumlah pengunjung tidak bisa diatur, makanya kita akan periksa Kapolsek Kebayoran Baru,” tegasnya. (ash/jpnn)