26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14400

Israel Serang Iran Sebelum Natal

LONDON – Sejumlah pejabat Inggris memperkirakan Israel akan melakukan penyerangan ke Iran sekira Desember mendatang. Setidaknya penyerangan itu diperkirakan akan berlangsung sebelum Natal mendatang.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague memperingatkan Parlemen Inggris, bahwa program senjata nuklir Iran dapat memicu perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah.

Laporan adanya pengembangan senjata nuklir dari Iran ini tidak terlepas dari temuan Badan Atom Internasional (IAEA), yang menyebutkan Iran memang mengembangkan fasilitas uji coba nuklir, hulu ledak nuklr, dan model komputer untuk hulu ledak nuklir yang dapat dipasang pada rudal milik Iran yang ada saat ini.

Adanya laporan tersebut, Israel langsung bergerak. Pejabat Kementerian Pertahanan Inggris memperkirakan Israel melakukan serangan sebelum Natal tahun ini. “Kami perkirakan serangan terjadi sebelum Natal atau paling tidak pada awal tahun depan,” jelas pejabat yang enggan menyebutkan nama dikutip Daily Mail, Kamis (10/11).

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Inggris, pihak sudah dikabarkan mengenai tindakan militer yang akan dilancarkan oleh Israel. Serangan itu sendiri diyakini akan mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat (AS). Presiden Barack Obama pun dipastikan akan memberikan dukungan penuh Israel.

Berdasarkan pengamatan para pejabat Inggris, Obama memberikan dukungan tersebut karena dirinya tidak ingin kehilangan sokongan dari komunitas Yahudi Amerika dalam pemilihan presiden mendatang.

Sedangkan Kementerian Pertahanan Inggris mengaku telah mempersiapkan rencana awal, bila pada saatnya nanti Inggris memutuskan membantu penyerangan terhadap Iran. Tetapi pejabat Inggris menepis adanya dukungan langsung dalam penyerangan ini.

Bukan kepemilikan senjata nuklir Iran yang dikhawatirkan Inggris. Mereka justru mengkhawatirkan bila pada saatnya nanti Arab Saudi dan Turki turut mengembangkan senjata nuklirnya. Kalau kedua negara mengembangkan senjata nuklir, dipastikan akan terjadi perlombaan senjata nuklir Timur tengah.

William Hague menyatakan akan mendorong diterapkannya sanksi baru yang lebih tegas kepada Iran. Hal ini dapat menghalau Iran dalam mengembangkan program nuklirnya.

Sedangkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersikeras negaranya tidak akan mundur dari program nuklirnya. Dia menilai, hasil laporan IAEA telah mendeskreditkan pihaknya karena dikeluarkan atas dasar tuduhan absurd AS. (net/bbs/jpnn)

Suami Paksa 21 Istrinya Jadi Pelacur

KUALA LUMPUR- Seorang pria di Malaysia berusia 32 tahun, yang tidak disebutkan namanya diketahui telah menikahi 21 wanita melalui perkawinan palsu. Ke semua wanita yang telah menjadi istrinya itu dipaksa untuk dijadikan pelacur.
Peristiwa itu terjadi sembilan bulan lalu, dan baru terungkap ketika utusan Malaysia melaporkan bisnis pria itu berakhir setelah seorang wanita diselamatkan polisi, Kamis (10/11).

Polisi mengatakan pria itu telah menikahi 18 penduduk lokal dan tiga wanita dari negara tetangga. Untuk memikat para wanita, pria itu mengaku menggunakan dua jimat.

Modus kejahatan yang dia lakukan dengan mendapatkan sertifikat perkawinan palsu dari sebuah sindikat. Kemudian memaksa para wanita itu menjadi pelacur di beberapa negara. “Jika menolak, mereka akan dipukuli,” ucap polisi
Lebih lanjut, polisi mengatakan korban, berusia 18 tahun telah diselamatkan setelah adiknya menelepon koran untuk membantu menemukan kakaknya.

Petugas dari Bukit Aman menemukannya di sebuah rumah kontrakan di Bahau, Rabu (9/10) lalu. (net/jpnn)

Yingluck Bersumpah Tetap Jabat PM

BANGKOK – Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra bersumpah tetap menjabat sebagai perdana menteri dan berjanji akan berjuang untuk mengatasi banjir. Hal itu disampaikannya untuk menepis banyaknya kritikan terhadapnya dalam menanggulangi banjir.

“Rakyat mendukung dan memilih saya, jadi sudah pasti saya terus melanjutkan pekerjaan dengan mengerahkan seluruh kemampuan,” ujar Yingluck seperti dikutip AFP, Kamis (10/11).

Hingga kini, banjir yang terjadi di Thailand sudah berlangsung selama hampir tiga bulan. Banjir telah menewaskan 533 jiwa warga, serta merusak jutaan rumah dan lahan milik warga. Meskipun air sudah mulai mengering di Bangkok, genangan air justru masih tampak jelas di beberapa wilayah  luar Bangkok.

Hal mengherankan justru datang dari mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Kakak dari Yingluck ini biasanya kerap bersuara lantang ketika Thailand masih dipimpin mantan PM Abhisit Vejjajiva.

Sedangkan Pemimpin partai oposisi Thailand, Abhisit Vejjajiva mengkritik rencana anggaran belanja pemerintah untuk periode 2012. Mantan Perdana Menteri Thailand tersebut menilai anggaran itu gagal melihat kondisi luar biasa akibat air bah yang telah menewaskan 533 warga sejak Juli lalu.

Terpisah, di Vietnam korban tewas akibat banjir dikabar terus bertambah. Hingga kini sebanyak 105 orang tewas dan dua lainnya dinyatakan hilang.  Sebagian besar korban tewas akibat banjir ini berasalah dari wilayah Selatan Vietnam.  (net/bbs/jpnn)

Uang Kuliah Naik, Mahasiswa-Polisi Bentrok

LONDON – Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Inggris menggelar aksi unjuk rasa untuk memprostes kenaikan biaya kuliah mulai Rabu (9/11) waktu setempat.  Mereka melakukan long march menuju pusat kota London, tapi aksi itu membuah polisi gerah sehingga terjadinya bentrokan antara polisi dan mahasiswa.

Dalam pernyataan sikapnya saat long march, ribuan mahasiswa menyebutkan mulai tahun ajaran 2012, biaya kuliah di Inggris naik hingga 9 ribu poundsterling setara Rp12,9 juta setiap tahun.

Ketika demonstran melakukan long march menuju pusat kota, sejumlah insiden terjadi dengan aparat kepolisian. Para demonstran, yang sempat mendirikan kemah di Trafalgar Square, tapi mereka bisa dipindahkan dengan cepat oleh aparat kepolisian.

Dalam aksi ini, Kamis (10/11)  kepolisian menahan 20 orang dari sekira10 ribu peserta demonstransi. Scotland Yard menurunkan 4 ribu personel menjaga aksi tersebut.

Para pengunjuk rasa membawa kertas bertuliskan “Batalkan Uang Kuliah” dan “Pendidikan Gratis”. Mereka meneriakkan, “Tidak ada jika, atau tetapi, tidak ada pemotongan anggaran pendidikan”. Selain itu, mereka meneriakkan “David Cameron (PM Inggris) – kembalilah ke Eton”.

Helikopter polisi berputar-putar untuk memantau long march, yang dipimpin polisi berkuda. Mahasiswa dari universitas di Liverpool mengatakan kecewa karena jumlah yang sedikit karena taktik intimidasi dari kepolisian.
Juru Bicara Scotland Yard mengatakan, sebanyak tiga orang ditangkap karena melanggar ketertiban umum. Kemudian satu orang ditangkap karena memiliki senjata ofensif dan 12 orang pelanggaran perdamaian. Sementara satu orang yang ditangkap karena wajahnya ditutupi. (net/jpnn)

4 Petugas P2TL Jadi Tersangka

Buntut Penindakan Pencurian Arus Listrik di Rumah Wakil Rakyat

MEDAN-Pemutusan pencurian arus listrik di rumah Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Rudi Hartono Bangun, di Komplek Mutiara Indah Jalan Kapten Muslim Dalam No 3 Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, berbuntut tragis. Empat petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Medan  yang melakukan tugas memutus arus listrik, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Medan. Keempat petugas P2TL itu Hesdin Sinaga, Irwan Sumansyah Harahap, Muhammad Sanny, dan Eva Sartika.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki Sik SH kepada Sejumlah wartawan Kamis (10/11). Menurut Yoris, keempat tersangka dijerat pasal 167 ayat 1 KUHP Junto Pasal 551 KUHP.
“Keempat tersangka dijerat karena melanggar tindak pidana barang siapa dengan melawan hak berada di rumah, ruangan tertutup, pekarangan rumah serta tidak dengan segera pergi dari tempat itu atas permintaaan orang yang berhak atau atas nama orang yang berhak dan atau memasuki pekarangan rumah milik orang lain tanpa izin pemiliknya,” jelas Yoris.

Penetapan tersangka atas keempatnya berawal dari pengaduan Rudi dengan Nomor LP/2204/VIII/2011/SU per tanggal 17 Agustus silam. Setelah itu, petugas yang menerima laporan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi hingga menetapkan keempatnya yang terbukti melakukan pemutusan listrik dirumah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Langkat ini sebagai tersangka. Namun, lanjut Yoris, pihaknya masih akan memeriksa dua saksi kunci lainnya untuk proses selanjutnya dan mempertajam pemeriksaan terhadap keempatnya.
Sementara itu, Manager PLN (Persero) Medan Wahyu Bintoro yang dikonfirmasi koran ini mengatakan, penangkapan yang dilakukan Polresta Medan sangat tidak adil.

“Ini tidak adil karena laporan PLN sampai saat ini tidak ditangani, bahkan untuk dimintai keteranganpun tidak ada. Ini malah laporan Hartono Bangun cepat ditanggapi. Ini ada  apa?” kesal Wahyu. Meski demikian, wahyu mengaku tidak tinggal diam. “Jangan sampai petugas P2TL kita masuk penjara, saya tidak tinggal diam. PLN Medan akan mempersiapankan langkah-langkah selanjutnya,” tegas Wahyu.(mag-7/ila)

Professor pun Geleng-geleng Kepala

Presentasi Memukau Anak Indonesia di Harvard University

Prestasi peserta Outstanding Student For The World Kemlu 2011 memang tak bisa dipandang enteng. Kemarin (10/11 WIB) mereka sukses presentasi di Harvard Universiy.

Siswa-siswa SMA Indonesia bisa membuat para professor dan mahasiswa di universitas paling bergengsi di dunia itu geleng-geleng kepala. Presentasi dilakukan dengan bahasa Inggris di gedung Harvard Kennedy School of Government, salah satu bagian dari Harvard University yang terletak di sudut kampus. Tim pertama yang beraksi adalah peraih spesial award olimpiade robot di Australia. Mereka adalah Aldino Jasmi, Ag nes Pingkan dan Aisyah Ativa.

“Robot kami ada dua yang pertama Banyu-Bot dan Talo,” ujar Aldino, siswa SMAN 28 Jakarta. Banyu Bot berasal dari kata Banyu yang bermakna air. Robot seberat 40 kilogram itu mampu melakukan filtrasi (penyaringan ) air limbah menjadi air minum di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau manusia.

Lalu, Aisyah memeragakan cara mengoperasikan Talo. Robot Talo singkatan dari Tanah Longsor. “Jika ada tanah longsor, robot ini dalam hitungan setengah menit bisa bersuara dan menjadi deteksi dini agar warga menyingkir,” kata Aisyah, siswi kelas tiga SMAN 28 yang berjilbab ini.

Presentasi kedua dari para pelajar pemenang International Exhibition For Young Inventor Vietnam 2010. Ada Safira dari SMA Sampoerna Bogor yang menemukan cara mencharger ponsel dari sepatu.  Lalu, Reijefki Simbolon dari SMAN 17 Palembang yang menemukan penyemprot hama hemat energi untuk kebun kelapa sawit. Juga, Agatha Ninan dari SMA Stella Duce Jogjakarta yang menemukan alat penghemat cat tembok.

Usai presentasi yang dibantu tampilan audiovisual, tepuk tangan riuh membahana di auditorium. “Benar-benar mengagumkan. Presiden SBY sudah pernah memberikan ceramah disini (Harvard, red) dan sekarang adik-adik ini juga. Membanggakan,” kata Professor Elizabeth Osborn dari Harvard Kennedy School yang juga ikut mendengarkan paparan siswa-siswa itu.

Beberapa mahasiswa Harvard yang berasal dari Indonesia juga datang. Mereka adalah Panji Hadi Soemarto PhD Candidate in Global Health and Population, Harvard School of Public Health, Kuriakin Zeng (Undergraduates  in Computer Science, Harvard), Denny Eryastha (Master Candidate in Public Administration/International Development, HKS),  Rezy Pradipta (PhD Candidate in Nuclear Science and Engineering, MIT), dan Nelden Djakababa (Indonesia Research Fellow).

Elizabeth yang akrab dipanggil Prof Betsy ini meminta anggota Outstanding Student For The World untuk bersiap masuk Harvard. “Jangan khawatir dengan biayanya. Yang paling penting melamar dulu, soal beasiswa nanti ada banyak sekali,” katanya.

Betsy optimistis pelajar Indonesia akan semakin banyak yang bisa berkulaih di Harvard. “Kuncinya adalah belajar tekun, pahami minat, dan lamar. Jangan takut untuk melamar ke Harvard,” katanya.

Usai dari Harvard, tim OSTW juga berkesempatan mengunjungi Massachusets Institute of Technology (MIT) yang terkenal sebagai kampus paling wahid di bidang sains dan teknologi.

“Ya Allah, perkenankan aku sekolah disini ya, – ujar Rakhmat Irham Triaji , salah satu peserta sambil sujud syukur saat menapaki kampus MIT. (rdl/jpnn)

Peraih Pengakuan dari Harvard

1. Aldino Jasmi, Agnes Pingkan dan Aisyah Ativa (SMAN 28 Jakarta)
Prestasi: Peraih spesial award olimpiade robot di Australia

Penemuan:

  1. Robot Banyu-Bot: Mampu melakukan filtrasi (penyaringan ) air limbah menjadi air minum di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau manusia.
  2. Robot Talo: Saat terjadi longsor, dalam hitungan setengah menit robot bisa bersuara dan menjadi deteksi dini agar warga menyingkir

2. Safira (SMA Sampoerna Bogor)
Prestasi: Pemenang International Exhibition For Young Inventor Vietnam 2010
Penemuan: Mencharger ponsel dari sepatu.

3. Reijefki Simbolon (SMAN 17 Palembang)
Penemuan: Penyemprot hama hemat energi untuk kebun kelapa sawit.

4. Agatha Ninan (SMA Stella Duce Jogjakarta)
Penemuan: Alat penghemat cat tembok.

4 Petugas P2TL Jadi Tersangka

Puntut Penindakan Pencurian Arus Listrik di Rumah Wakil Rakyat

MEDAN-Pemutusan pencurian arus listrik di rumah Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Rudi Hartono Bangun, di Komplek Mutiara Indah Jalan Kapten Muslim Dalam No 3 Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, berbuntut tragis. Empat petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Medan  yang melakukan tugas memutus arus listrik, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Medan. Keempat petugas P2TL itu Hesdin Sinaga, Irwan Sumansyah Harahap, Muhammad Sanny, dan Eva Sartika.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki Sik SH kepada Sejumlah wartawan Kamis (10/11). Menurut Yoris, keempat tersangka dijerat pasal 167 ayat 1 KUHP Junto Pasal 551 KUHP.

“Keempat tersangka dijerat karena melanggar tindak pidana barang siapa dengan melawan hak berada di rumah, ruangan tertutup, pekarangan rumah serta tidak dengan segera pergi dari tempat itu atas permintaaan orang yang berhak atau atas nama orang yang berhak dan atau memasuki pekarangan rumah milik orang lain tanpa izin pemiliknya,” jelas Yoris.

Penetapan tersangka atas keempatnya berawal dari pengaduan Rudi dengan Nomor LP/2204/VIII/2011/SU per tanggal 17 Agustus silam. Setelah itu, petugas yang menerima laporan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi hingga menetapkan keempatnya yang terbukti melakukan pemutusan listrik dirumah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Langkat ini sebagai tersangka. Namun, lanjut Yoris, pihaknya masih akan memeriksa dua saksi kunci lainnya untuk proses selanjutnya dan mempertajam pemeriksaan terhadap keempatnya.

Sementara itu, Manager PLN (Persero) Medan Wahyu Bintoro yang dikonfirmasi koran ini mengatakan, penangkapan yang dilakukan Polresta Medan sangat tidak adil.

“Ini tidak adil karena laporan PLN sampai saat ini tidak ditangani, bahkan untuk dimintai keteranganpun tidak ada. Ini malah laporan Hartono Bangun cepat ditanggapi. Ini ada  apa?” kesal Wahyu. Meski demikian, wahyu mengaku tidak tinggal diam. “Jangan sampai petugas P2TL kita masuk penjara, saya tidak tinggal diam. PLN Medan akan mempersiapankan langkah-langkah selanjutnya,” tegas Wahyu.(mag-7/ila)

Nasib Honorer I Belum Jelas BKN Garap Honorer II

JAKARTA-Meski Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi dasar hukum pengangkatan honorer ‘tercecer’ belum juga disahkan menjadi PP, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai menggarap data honorer kategori II. Saat ini BKN telah melakukan konsolidasi dengan seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk kepentingan verifikasi data yang sudah masuk.

“Sampai hari ini konsolidasi telah dilakukan BKN bersama seluruh BKD. Inti konsolidasi adalah memverifikasi data yang masuk. Jadi ketika RPP disahkan, data kategori II sudah siap,” kata Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat yang dihubungi, Kamis (10/11).

Karena masuk verifikasi, BKD diminta menelisik lagi data-data yang sudah dimasukkan ke BKN. Sebab bisa jadi dari data yang ada, banyak palsunya. “Walaupun kategori II harus dites lagi, namun verifikasi data awal tetap dilakukan. Yang lolos saja yang bisa ikut seleksi sesama honorer,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, honorer tercecer kategori II yang sudah masuk ke BKN 600 ribu lebih. Kategori II ini merupakan honorer di bawah tahun 2005 yang honornya tidak bersumber dari dana APBN/APBD.

Berbeda dengan kategori I, yang kategori II harus melewati seleksi sesama honorer saat pengadaan CPNS. Mereka tidak dites bersama-sama pelamar umum. Melainkan dites tersendiri dan hanya berlaku sekali tes. Yang lulus diangkat CPNS. Sedangkan yang gagal, diarahkan ke Pegawai Tidak Tetap (PTT) bila instansinya masih membutuhkan. Bila honorernya tidak dibutuhkan lagi, akan diberhentikan dengan atau tanpa kompensasi.

Persoalan di balik berlarutnya pengesahan RPP tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS terus muncul. Mulai dari ketersediaan anggaran negara untuk gaji, tenaga honorer masuk gerbong moratorium CPNS baru, hingga adanya honorer siluman. BKN menilai segala kabar ini menutupi kepastian pemerintah mengesahkan RPP tadi.

Seperti diberitakan, Kemen PAN dan RB) mencurigai data jumlah tenaga honorer kategori satu (K1) yang dilansir BKN. Sejak pertengahan tahun ini, BKN sudah menegaskan jika tenaga honorer K1 men capai 67.385 orang. Kemen PAN dan RB menilai ada nama-nama honorer siluman dalam daftar ini. (sam/wan/jpnn)

Maling Motor Diselamatkan Korban

MEDAN- Pelaku pencurian sepeda motor, Basrum (45) warga Helvetia babak belur dihajar massa di Jalan Mustafa, Medan Timur.  Anehnya, pelaku diketahui warga mencuri sepeda motor dengan mengendarai mobil Toyota Kijang Kapsul BK 1915 DJ.

Berdasarkan informasi, aksi pencurian sepeda motor Supra X 125 BK 5945 ABK itu diketahui oleh korbannya,  N Sitepu (42) warga Jalan Mustafa. Saat itu, korban sedang berada di depot air minum isi ulang di Jalan Mustafa.
Sitepu mengaku, ketika keluar dari depot air minum, betapa terkejutnya melihat sepeda motornya dikendarai oleh orang yang sama sekali tak dikenalnya. Akibatnya, korban dan pelaku saling tarik menarik.

“Saya lihat kereta (sepeda motor, Red) saya kok mau dibawa sama kawan ini (pelaku, red.),  ya langsung saya tarik lah,” ujarnya.

Akibat adanya aksi tarik menarik tersebut, akhirnya korban kalah kuat dengan tenaga Basrum. Alhasil, korban yang melepaskan tarikannya, sedangkan pelaku terus  memulas gas sepeda motornya. Akibatnya, pelaku terjerembab  masuk ke dalam  parit. Korban pun berteriak maling.

Mendengar teriakan itu, warga sekitar spontan mengejar pelaku dan menangkapnya. Warga meluapkan emosinya dan langsung memberikan pukulan kepada pelaku.

Nemun, karena banyaknya yang memukuli, korban tak tega melihatnya. “Kasian aku melihatnya, makanya aku bawa pelaku ke dalam rumah,” ucapnya.

Kapolsekta Medan Timur Kompol Patar Silalahi mengatakan kasusnya sedang ditangani, dan saat ini personel sedang melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang dipakainya itu. (mag-7)

Anggota Dewan Warning PT CJPF

LUBUK PAKAM-PT Charoen Jaya Pokphand Farm (CJPF) yang berlokasi di Desa Sampecita Kecamatan Kutalimbaru ditengarai tidak memiliki ijin mendiri bangunan (IMB). Hal itu memancing reaksi anggota dewan dari komisi D DPRD Deli Serdang (DS). Mereka meminta kepada PT CJPF untuk segera mengurus IMB dalam waktu 30 hari.  Demikian hasil rapat dengar pendapat yang digelar, di ruang komisi D DPRD Deli Serdang, Kamis (11/11), sekitar pukul 11.30 WIB.

Rapat dengar pendapat tersebut, merupakan lanjutan hasil temuan reses anggota DPRD DS serta Badan Kehormatan (BK) DPRD. Saat berkunjung ke Desa Sampecita Kecamatan Kutalinbaru. Di sana anggota dewan, menemukan adanya bangunan kandang peternakan kandang ayam seluas 36 hektare tidak memiliki IMB serta izin perumahan peruntukan.
“Masak hampir 11 bulan bangunan telah berdiri tidak ada niat baik perusahaan untuk mengurus IMB,” bilang Mbergap Sembiring anggota DPRD DS.

Selain itu, BK menemukan adanya indikasi keterlibatan oknum anggota DPRD dalam pengurusan IMB, tetapi izinnya tidak pernah selesai.

Bahkan, diindikasikan oknum anggota dewan telah menarik sejumlah dana untuk biaya pengurusan IMB.  “Inikan telah menjatuhkan marwah DPRD. Karena oknum men jadi calo mengurus izin,” bilang ketua BK DPRD Deli Serdang Master Sembiring.

Selanjutnya, terkait peringatan yang diberikan selama 30 hari kepada PT CJPF. Kepala Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Haris Panen melalui stafnya Rachmadsyah menegaskan, bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan PT CJPF agar mengurus IMB serta perizinan lainnya.  Tetapi, peringatan ter sebut tidak digubris. Bahkan terkesan adanya pembiaran dari managemen PT CJPF. Pihaknya kembali melayangkan surat peringatan ke managemen PT CJPF. Dengan batasan, 15 hari pertama dan 15 hari kedua.

“30 hari kedepan PT CJPF harus ada realisasi pengurusannya,” harap Rachmadsyah.
Hal itu, dibenarkan Kepala Bagian Hukum Pemkab Deli Serdang Redwin, bila batas 30 hari tidak ada proses pengurusan izin terlaksanan,  Pemkab Deli Serdang akan membongkar bangunan peternakan itu. “Kita akan bongkar paksa serta menghentikan kegiatan penambangan galian C yang ada di sana,” tegasnya.

Dalam pengurusan IMB serta izin peruntukan tidak ada kata “deal” dengan jumlah angka yang harus dikeluarkan perusahaan. Namun proses pengurusan izin akan segera terlaksana bila berkas serta persyaratan dipenuhi.
Menanggapi adanya warning yang dilayangkan DPRD bersama Pemkab Deli Serdang itu, Sub Legal PT CJPF, Eko Setyono, menyatakan pihaknya akan se gera mengurus IMB serta perizinan lainnya. “Desakan ini akan kami sampaikan ke manajemen, tetapi tolong berikan waktu agar kami dapat mengurus izin yang seharusnya dipenuhi,” katanya. (btr)