26 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1449

Bupati Dairi Kembali Lakukan Mutasi, 72 Pejabat Dilantik Sekda

Sekda Dairi, Budianta Pinem disaksikan pemuka agama mengambil sumpah janji jabatan sekaligus melantik puluhan pejabat dilingkungan Pemkab Dairi di gedung Balai Budaya Sidikalang, Rabu (31/5/2023). (Rudy Sitanggang/Sumut Pos).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, kembali melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi. Eddy KA Berutu mendelegasikan Sekretaris Daerah (Sekda), Budianta Pinem, untuk mengambil sumpah dan janji jabatan sekaligus melantik sebanyak 72 pejabat eselon III, Kepala Puskesmas, Lurah serta pejabat eselon IV di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Rabu (31/5/2023).

Adapun dari sekian pejabat yang dimutasi antara lain, Ripmo Padang diangkat menjadi Kepala Bagian (Kabag) Kesra. Sebelumnya, Ripmo Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga.

Selanjutnya, Judit Napitu sebelumnya Kabid Sumber Daya Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo Dairi, diangkat menjadi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dairi menggantikan, Nasib Berutu. Dan Nasib dimutasi ke posisi yang dijabat, Judit sebelumnya.

Adi Saputra Purba diangkat menjadi Kabid SMP pada Dinas Pendidikan. Adi sebelumnya, analisis keuangan pusat dan daerah pada bagian perencanaan keuangan Setda Dairi. Lalu ada nama, Merlin Theresia Sitanggang diangkat menjadi Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal pada Disdik Dairi. Merlin sebelumnya sebagai analisis kebijakan pada Bagian Kesra Setda Dairi.

Bupati juga banyak melakukan pergantian Kepala UPT Puskesmas. Eddy juga mengangkat, Simion Nahampun menjadi Lurah Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Budianta Pinem mengatakan, mutasi merupakan hal biasa dalam organisasi pemerintahan. Mutasi diharapkan, bisa meningkatkan kinerja dan prestasi pejabat yang diangkat/mendapat promosi.

“Untuk itu, bagi pejabat yang dilantik, agar terus meningkatkan kinerja untuk mewujudkan visi misi pemerintah daerah. Harus mampu membaca dan melaksanakan tugas diberikan pimpinan. Menguasai hal bersifat teknis. Pemkab Dairi membutuhkan ASN yang handal dan berkualitas untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan, struktur organisasi perangkat daerah (OPD) harus profesional dan punya kompetensi. Dan hendaknya, pejabat yang dilantik harus bertanggung jawab dan punya keseriusan dalam melaksanakan pekerjaan. “Segeralah berkordinasi dengan tempat baru dan menyesuaikan diri dengan beban kerja yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, isu keretakan hubungan Bupati dengan Wakil Bupati Jimmy Andrea Lukita Sihombing kembali beredar saat acara pelantikan pejabat berlangsung. Pasalnya, wakil bupati berada di Dairi, tapi bupati malah mendelegasikan Sekda untuk melantik sebanyak 72 pejabat dimaksud.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi, Junihardi Siregar yang dikonfirmasi, menepis kabar miring tersebut. Menurut Junihardi, dari hasil konfirmasi dirinya ke ajudan wakil bupati, saat pelantikan berlangsung Wabup Jimmy sedang tugas luar. “Jadi karena Wabup juga di luar kota juga, jadi bupati mendelegasikan Sekda melantik pejabat yang dimutasi dimaksud,” pungkasnya. (rud).

Hadiri Wisuda Ulumul Quran, Syah Afandin Berikan Hadiah Umrah ke Santri Hafiz 30 Juz

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sebagai apresiasi kepada Dwi Nur Rizky, Hafizah 3O Juz dan berhasil meraih juara 3 dalam Perlombaan STQ di Perguruan Tinggi Al-Azhar Medan, Plt Bupati Langkat Syah Afandin memberikan hadiah umroh. Afandin berharap, kedepannya banyak prestasi-prestasi yang bisa dicapai oleh santri- santri Ulumul Qur’an.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada ananda Dwi Nur Rizky, hafizah 30 Juz yang telah berhasil meraih juara 3 dalam Perlombaan STQ di perguruan Tinggi Al-Azhar Medan. Sebagai bentuk apresiasi saya, saya akan memberikan hadiah umrah untuk ananda Dwi,” kata Syah Afandin ketika menghadiri Khatamil Qur’an dan wisuda perpisahan santri/santriwati di Pesantren Ulumul Qur’an Stabat, Rabu (31/5/2023). Kegiatan ini mengangkat tema “Jadilah santri yang berprestasi Teruslah membaca menghafal dan mengkaji Al-quran”.

Plt Bupati Langkat menyampaikan selamat kepada para santri atas capaian prestasi yang diraih dengan tetap memacu semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya sesuai dengan yang di cita-citakan. “Salam hormat juga saya sampaikan pada seluruh orang tua wali santri, karena telah memilih pendidikan berbasis agama sebagai penguatan dalam menciptakan generasi yang tidak saja beriman dan berilmu, namun juga berakhlakul karimah. Semoga segala pengorbanan akan berubah keberkahan di kemudian hari kelak,” harapnya.

Selanjutnya, Afandin juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Langkat sangat menaruh perhatian akan pendidikan baik yang bersifat formal maupun informal, lebih-lebih keberadaan Pondok Pesantren Ulumul Qur’an yang banyak melahirkan para hafiz-hafizah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Langkat.

Sebelumnya, perwakilan Unit Tahfiz Ulumul Qur’an, Ustad Fauzul Khoir Ritonga SPdi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait yang telah mensukseskan acara ini, sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar. “Wisuda tahfiz terakhir kita adakan pada tahun 2019 di Pondok Pesantren Ulumul Qur’an dengan berbagai macam wisudawan/wisudawati, ada yang 12 juz 5 tahun, ada yang 4 jus 2 tahun, serta ada juga yang 20 juz 5 tahun yang mengkhatamkan Alqur’an,” jelasnya.

“Alhamdulillah pada tahun ini kembali kita bisa laksanakan acara wisuda dan pada tahun ini sebanyak 32 orang santri lulus Perguruan Tinggi Negeri tanpa melalui tes. Harapan kami semoga ke depannya Pesantren Ulumul Qur’an terus bisa menciptakan generasi yang mencintai Al-Quran,” ucapnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ulumul Qur’an, H Muhammad Iqbal S Sos menyampaikan 4 tahun sebelumnya acara Khatamil Qur’an rutin dilaksanakan, namun terhenti karena adanya pandemi Covid-19. “Dan hari ini kita mulai lagi acara Khatamil Qur’an serta perpisahan santri. Kami juga ingin menyampaikan, Ulumul Qur’an dari awal berdiri sampai hari ini berkomitmen menghasilkan hafizh/hafidzah, qori/ qoriah yang memiliki standar bacaan yang baik, hafalan yang bisa dipertanggungjawabkan. Saya Ucapkan selamat kepada wisudawan/wisudawati yang lulus,” bebernya.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Stabat H Muhammad Iqbal SSos, Pembina Yayasan Pesantren Ulumul Qur’an Stabat M Idris SH MHum, Kepala Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah Pesantren Ulumul Qur’an Drs Darmansyah Jono MM, Kadis Kominfo H Syahmadi SSos MSP, Kabag Humas, Protokol dan Rumah Tangga Winanda Akbar SSTP, Ketua MUI Langkat H Zulkifli Ahmad Dian Lc MA, Perwakilan Kapolres Langkat, Camat Stabat Nuriyadi S Sos, dan seluruh tamu yang hadir. (mag-6)

Hadiri GNIP di Medan, Bupati Dairi Sebut Bukti Sinergitas Antar-Daerah Telah Terwujud

Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menunjukkan kendaraan pengangkut komoditas pertanian hasil kerjasama antar daerah dengan Pemkot Medan, Rabu (31/5/2023). (Istimewa/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu bersama bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, menghadiri pertemuan High Level Event (HLE) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu, Rabu (31/5/2023). Acara dirangkai dengan pelepasan secara simbolis hasil komoditi pertanian dari beberapa daerah, termasuk Dairi, oleh Gubsu, Edy Rahmayadi.

Pertemuan yang ditujukan untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus menindaklanjuti arahan presiden dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2022 secara khusus pengendalian inflasi kelompok pangan. Dalam pertemuan bertemakan Sinergi dan Inovasi untuk ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas, nilai tambah dan Kerjasama Antar Daerah (KAD) terintegrasi, membawa Sumut menjadi semakin bermartabat.

Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyampaikan, pertemuan kali ini membuktikan, apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Dairi dalam mengatasi inflasi dengan menjadi produsen hasil komoditi bukanlah isapan jempol semata. Kehadiran Dairi dalam even ini, kata Bupati, membuktikan bahwa apa yang disampaikan Gubsu yang surplus di 4 komoditi seperti beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah tidak terbantahkan lagi.

“Sebagaimana kita sudah MoU dengan Pemkot Medan, hari ini secara simbolis kita sudah lepas lebih kurang 2,5 ton hasil panen perdana komoditi cabai dari Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Desa Parbuluan V,” ujarnya.

Lebih jauh Bupati menjelaskan harapannya, selain cabai, Kabupaten Dairi juga dapat menjadi produsen komoditi kentang dan bawang merah dan menjadi penyuplai untuk kota-kota di sekitarnya. “Di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) dengan lahan 200 ha kita sudah panen perdana cabai, dan sudah dilepas hari ini oleh Pak Gubernur. Harapan saya dari panen perdana ini kita bisa belajar apa yang menjadi kelemahan agar hasil di musim tanam berikutnya bisa optimal, sekaligus mempersiapkan panen untuk komoditi lain agar kita juga bisa jadi produsen, baik untuk daerah lain ataupun perusahaan sebagai off taker,” ujarnya mengakhiri.

Kegiatan itu juga dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI, H Hidayatullah dan Deputi Bank Indonesia, Yuda Agung, menghasilkan 3 program unggulan pengendalian inflasi di Sumut. Ketiganya yakni optimalisasi produktivitas, penguatan nilai tambah sektor pangan, dan perluasan kerjasama antar daerah termasuk memperkuat fungsi BUMD.

Inspektur Jenderal Kemendagri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir menyampaikan, keberhasilan Indonesia dengan inflasi terkendali yang menjadi urutan ke 40 dari 180 negara di dunia tentu tidak terlepas dari andil Sumut, termasuk juga peran daerah lain. “Harapan kami para kepala daerah bisa memfokuskan anggarannya pada sektor pangan baik dari hulu hingga ke hilir baik dalam segi infrastruktur atau yang lainnya. Saya titip pesan kita tidak boleh kalah dengan inflasi.

Masa depan Indonesia dibentuk dari apa yang kita lakukan hari ini. Jadi saya pesankan agar daerah mampu tunjukkan kekuatannya membantu bangsa ini mengatasi inflasi,” kata Tomsi. (rud)

Nonton The Flash bareng bank bjb, Nabung Bisa Dapat Tiket

SAMARINDA, SUMUTPOS.CO – Ingin nonton film The Flash tanpa antre tiket di bioskop? Hanya dengan menabung di bank bjb, nasabah bisa dapat tiket nonton The Flash lho!

Melalui program bjb WideScreen, bank bjb membagikan 400 tiket nonton film The Flash untuk nasabah yang melakukan setoran tabungan sesuai dengan ketentuan. Promo ini berlaku bagi nasabah bank bjb eksisting maupun baru yang akan menonton film The Flash di XXI Big Mall Samarinda pada Sabtu, 17 Juni 2023.

Pada tanggal tersebut, booth bank bjb akan hadir di XXI Big Mall Samarinda untuk penukaran tiket nonton. Cara mendapatkan tiketnya pun mudah, nasabah bisa mengikuti sejumlah skema menabung di tabungan Tandamata Berjangka/SiMuda ataupun tabungan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb.

Skema pertama adalah hadiah 2 tiket nonton dengan melakukan setoran awal Rp100.000 dan setoran perbulan Rp100.000 selama 1 tahun di bjb Tandamata/SiMuda.Sementara itu, untuk setoran awal Rp250.000 dan setoran Rp100.000 perbulan selama 1 tahun, nasabah bisa mendapatkan 4 tiket.

Terdapat pula skema hold dana bjb Tandamata/SiMuda tanpa setoran bulanan. Dengan setoran awal Rp500.000 untuk dihold selama 3 bulan, nasabah berhak atas 2 tiket nonton. Untuk setoran Rp1.000.000 selama 3 bulan, nasabah berhak atas 4 tiket.

Skema serupa juga berlaku untuk tabungan DPLK. Dengan setoran awal Rp100.000 dan setoran bulanan Rp50.000 selama 1 tahun, nasabah berhak atas 2 tiket. Sementara untuk setoran awal Rp200.000 dan setoran bulanan Rp100.000 selama 1 tahun, nasabah bisa memperoleh 4 tiket nonton.

Nasabah juga bisa memilih skema tabungan DPLK tanpa setoran bulanan. Dengan menyetor Rp1.000.000 untuk dihold selama 1 tahun, nasabah berhak mendapat 2 tiket. Sementara dengan setoran awal Rp2.000.000 untuk di-hold selama 1 tahun, nasabah akan mendapat 4 tiket nonton.

Program bjb WideScreen ini dapat diikuti nasabah pada 26 Mei 2023 hingga 16 Juni 2023. Nasabah yang telah terdata dapat mengambil tiket pada hari pelaksanaan di booth bank bjb di area XXI Big Mall Samarinda dengan membawa KTP asli.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, promo bjb Wide Screen adalah salah satu wujud apresiasi perusahaan terhadap loyalitas nasabah.

“bank bjb mengapresiasi para nasabah yang telah memercayakan pengelolaan keuangannya terhadap perusahaan dengan memberikan berbagai benefit dan kemudahan. Tak hanya di Samarinda, program bjb WideScreen juga telah dan akan hadir di berbagai kota lainnya,” ungkap Widi.

Informasi lebih lanjut mengenai program bjb WideScreen dapat diperoleh dengan mengunjungi bank bjb terdekat atau hubungi bjb Call 14049. (rel/sih)

Warga Jatim Kini Bisa Bayar Tagihan PDAM di bank bjb

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Saat ini, pelanggan PDAM di sejumlah wilayah di Jawa Timur bisa melakukan waterbill payment atau pembayaran tagihan air di bank bjb. Tak perlu lagi antre, pelanggan bisa langsung melakukan pembayaran via aplikasi DIGI by bank bjb.

Selain itu, pelanggan juga bisa melakukan pembayaran di ATM bank bjb terdekat. Sehingga, membayar rekening air menjadi lebih praktis dan cepat, tak perlu lagi mengantre di loket ataupun PPOB.

Hal ini terlaksana berkat kerja sama antara bank bjb dengan aggregrator PDAM yaitu PT Magna Karsa Mulya (MKM) perihal waterbill payment. Sejak 24 Mei 2023, bank bjb telah menyediakan layanan waterbill payment untuk para pelanggan di wilayah kota dan kabupaten di Jawa Timur meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

Kerja sama antara kedua belah pihak diresmikan dalam acara Launching Ceremony Waterbill payment yang diselenggarakan pada Kamis 25 Mei 2023 di Hotel Aston Inn, Surabaya. Acara meliputi peresmian kerja sama antara kedua belah pihak terkait layanan pembayaran tagihan air minum.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, kerja sama antara kedua belah pihak merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk senantiasa meningkatkan kualitas layanan pada nasabah dan masyarakat.

“Perluasan layanan perbankan bank bjb ini ditujukkan untuk mempermudah kebutuhan masyarakat. Saat ini pelanggan Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Perumda Giri Tirta Gresik, dan Perumdam Mojopahit Mojokerto sudah bisa melakukan pembayaran rekening air di DIGI by bank bjb ataupun ATM bank bjb,” ungkap Widi.

Adapun acara launching ceremony dihadiri oleh Pemimpin bank bjb Cabang Surabaya Heru Baharudin, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi dan Manager Sekretaris Perumda Delta Tirta M. Ali Abdurrosyid. (rel/sih)

Dairi Surplus Empat Pangan Strategis dan Siap Stabilkan Inflasi di Sumut

Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri) berbincang dengan peserta dalam kegiatan High Level Event Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumatera Utara tahun 2023 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Rabu (31/5/2023). (Istimewa/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dari lima komoditas pangan strategis kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, empat di antaranya dinyatakan sebagai komoditas surplus Kabupaten Dairi.

Keempat komoditas tersebut yaitu beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah. Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Eddy Rahmayadi dalam High Level Event Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumatera Utara Tahun 2023 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Rabu (31/5/2023).

Menanggapi pernyataan tersebut, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu membenarkan data yang dipaparkan Gubsu. “Untuk saat ini kita memang sudah surplus keempat komoditas pangan strategis dimaksud. Sementara komoditas pangan strategis bawang putih, kita masih harus ekspor 100% dari luar daerah,” kata Eddy.

Mengatasi kekurangan itu, kata Eddy, Pemkab Dairi, telah berupaya mempelajari dan meninjau daerah/lokasi di sejumlah kecamatan yang potensial untuk bertani bawang putih, sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakatnya. “Dengan adanya surplus, tentunya Pemkab Dairi ingin berpartisipasi dalam menstabilkan inflasi di Indonesia, khususnya Sumut. Salah satunya, kita sudah tanda tangan perjanjian kerja sama dengan Pemkot Medan,” ujar Eddy.

Disampaikan Eddy, dengan menjalin kerja sama dengan Pemko Medan, maka inflasi di Sumut bisa terkendali, mengingat Kota Medan merupakan penyumbang inflasi di Sumut. “Kita juga sudah ada Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan. Hasil panen dari KPT sudah kita jual ke Kota Medan dengan harga Rp23.000/kg, harga ini lebih tinggi dari harga pasar saat ini. Dapat kita katakan, petani kita untung,” ujar Eddy.

Selain empat komoditas itu, kata Eddy, Dairi juga surplus komoditas jagung. Sentra jagung Dairi terdapat di Tanah Pinem, Gunung Sitember, dan Tigalingga. Potensi ini juga akan dijajaki kembali untuk dijalin kerjasama dengan daerah lainnya. “Jagung kan bahan utama pembuatan pakan ternak, kalau harga jagung stabil, maka harga pakan ternak juga stabil. Sehingga, untuk ayam potong dan telur, harganya juga bisa stabil,” sebut Eddy.

Selain itu, untuk komoditas peternakan strategis, seperti domba dan kambing, Dairi telah mampu memenuhi kebutuhannya 100%. “Meski demikian, seperti yang disampaikan Inspektur Kementrian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Harus tetap bekerja keras ditengah gejolak inflasi dunia. Maka dari itu, saya berharap agar kita semua dapat bekerja sama dalam menjaga kestabilan pangan ini,” tutup Eddy KA Berutu. (rud/adz).

Sukseskan Sensus Pertanian 2023 di Dairi, 321 Tim ST2023 Diterjunkan

Kepala BPS Kabupaten Dairi, Minda Flora Ginting bersama Kepala Dinas Pertanian Robot Simanulang, Kepala Bappeda Aryanto Tinambunan serta mewakili Dandim dan Kapolres diabadikan saat gelar Apel Siaga dan Sosialisasi ST2023 di Hotel Mutiara Dairi, Rabu (31/5/2023). (Rudy Sitanggang/Sumut Pos).

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi, menggelar Apel Siaga dan Sosialisasi Sensus Pertanian Tahun 2023 di hotel Mutiara Dairi, Rabu (31/5/2023). Dalam apel ini, Kepala BPS Dairi, Minda Flora Ginting bertindak sebagai pembina apel, diikuti jajaran pejabat, staf serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Dairi.

Minda menegaskan, Apel Siaga Sensus Pertanian 2023 (ST2023) yang dilaksanakan sangat penting. “Karena, mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang, kita akan memasuki tahap paling penting dalam ST2023 yaitu pencacahan lengkap,” katanya.

Menurut Minda, apel ini untuk menyatukan komitmen bersama menyukseskan ST2023. Disampaikannya, selama Sensus Pertanian 2023 berlangsung, sebanyak 321 tim ST2023, diterjunkan melakukan pendataan kepada masyarakat. Minda berharap, dukungan camat, kepala desa serta tokoh masyarakat serta tokoh agama, membantu BPS untuk mensosialisasikan kegiatan ST2023 itu kepada masyarakat.

Usai Apel Siaga, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari berbagai narasumber, diantaranya Kepala Bappeda Dairi, Aryanto Tinambunan, Kepala Dinas Pertanian, Robot Simanulang serta dari BPS, Marudut Silaban.

Dalam diskus yangi dipandu David Pasaribu itu, Kadis Pertanian, Robot Simanullang menegaskan, ST2023 ini sangat penting untuk selaraskan visi memajukan pertanian Dairi. Diakuinya, terkait visi dalam pengembangan pertanian masih antara organisasi perangkat daerah masih kerap berbeda. Menurutnya, perlu penyamaan persepsi terkait visi pertanian dimaksud.

Masih menurut Robot, petani tidak hanya butuh bantuan, tetapi butuh ide dan gagasan. Apa dilakukan petani kita masih terkesan pertanian manual, bahkan belum serius. Petani dari belum siap menggunakan teknologi. Kita harus dorong petani untuk menggunakan teknologi supaya produksi lebih baik dan lahan dikelola bisa maksimal.

Robot mengatakan, 72 persen masyarakat Kabupaten Dairi adalah berkerja sebagai petani. Dan sektor pertanian, 42 persen penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Saat ini Pemkab Dairi sedang mengembangkan lokasi Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kecamatan Parbuluan. “KPT kita harapkan merubah mindset petani untuk budidaya lebih baik untuk mendongkrak produksi pertanian guna mendorong kesejahteraan petani.

Di akhir paparannya, Robot menegaskan, petani didorong mandiri, melek teknologi dan belajar terus. Hadir dalam kegiatan para camat, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha pertanian, perwakilan petani serta media. (rud/adz)

Terdakwa Narkoba yang Tuding Penyidik Polda Sumut Gelapkan Barbuk 12 Kg Sabu Diadili

JPU membacakan dakwaan terdakwa kasus sabu secara virtual, Rabu (31/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – M Yakob alias Acob (55), terdakwa Narkoba yang menuding 9 oknum penyidik Polda Sumut menggelapkan barang bukti (barbuk) 12 kilogram (kg) sabu, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (31/5). Warga Komplek BTN Blang Raya Nomor 25, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh itu didakwa terkait kasus narkoba jenis sabu dengan barang bukti seberat 20 kilogram.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Tarigan dalam dakwaannya mengatakan, terdakwa Yakob ditangkap tim petugas Ditresnarkoba Polda Sumut pada 30 Maret 2023. “Awalnya pada sekitar sebulan yang lalu, terdakwa bertemu dengan Adun di Pajak Gedung Aceh Utara, dalam pertemuan tersebut terdakwa ditawari pekerjaan untuk menjemput, membawa dan mengantarkan paket sabu dan dijanjikan upah sebesar Rp5 juta,” kata JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Pinta Uli Tarigan.

Dikatakan JPU, setelah terdakwa menyetujui pekerjaan tersebut, pada Selasa, 21 Maret 2023, sekitar pukul 14.30 WIB, terdakwa dihubungi oleh Adun menyuruh terdakwa untuk menemuinya di Pajak Gedung. “Setelah itu, terdakwa langsung menuju ke Pajak Gedung, sekitar pukul 15.00 WIB, terdakwa bertemu dengan Adun dan meminta agar terdakwa pada hari Selasa (28/3) nanti, menjemput barang sabu dan memberikan uang jalan kepada terdakwa sebesar Rp1 juta, sementara upahnya akan diberikan setelah barang sampai,” sebut JPU Maria Tarigan.

Kemudian, kata JPU, Adun juga mengatakan kalau barang sudah diterima supaya diserahkan kepada Syafrizal alias Ijal (menantu terdakwa). Lalu, pada Selasa 28 Maret 2023, sekitar pukul 17.00 WIB, terdakwa menghubungi nomor yang akan menyerahkan barang sabu kepada terdakwa, dan sepakat bertemu di Jalan Line Pipa. “Selanjutnya, terdakwa dengan menggunakan mobil rental menuju ke Jalan Line Pipa dan bertemu dengan 2 orang pria, lalu memasukkan karung goni plastik kedalam bagasi belakang mobil,” sebutnya.

Setelah itu, lanjut JPU, terdakwa langsung pergi ke rumah menantu terdakwa yang bernama Syafrizal di Jalan Besar Medan-Aceh Komplek BTN Blang Raya Nomor 25, Kelurahan Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Setibanya di rumah, sambung JPU, terdakwa bertemu dengan Syafrizal, lalu terdakwa memberitahukan kepada menantunya bahwa barangnya sudah ada di dalam mobil dengan jumlah empat goni. “Keesokan harinya, tepatnya pada hari Rabu, 29 Maret 2023, sekitar pukul 21.00 WIB, Syafrizal menghubungi terdakwa dan menyuruh untuk mengantarkan sabu kepada seseorang di daerah Jalan Lintas daerah Bireuen,” sebutnya.

Selanjutnya, terdakwa pergi mengantarkan 1 karung goni plastik putih yang berisi 10 bungkus paket sabu ke lokasi yang telah dijanjikan dan menyerahkan 1 karung goni plastik warna putih tersebut kepada orang tersebut. Lalu terdakwa pulang dan beristirahat, tak lama kemudian, petugas kepolisian datang kerumah terdakwa dan mengamankan terdakwa sembari menanyakan dimana barang sabu tersebut.

Ketika diinterogasi, terdakwa pun menerangkan bahwa sabu tersebut ada di rumah yang ditempati oleh anak dan menantu terdakwa yang bernama Syafrizal. Selanjutnya terdakwa bersama petugas Kepolisian pergi ke rumah tersebut dan mengamankan 2 karung goni plastik warna putih yang didalamnya terdapat 20 bungkus plastik dalam kemasan teh cina warna hijau bertuliskan Guanyinwang berisi narkotika jenis sabu seberat 20 kg.

Setelah itu, terdakwa beserta barang bukti dibawa ke kantor Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas guna proses hukum selanjutnya. “Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup atau pidana mati,” pungkas JPU Maria Tarigan.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, majelis hakim yang diketuai Pinta Uli Tarigan menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda nota keberatan atau eksepsi dari penasehat hukum terdakwa.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan pengakuan terdakwa Yakob barang bukti yang diamankan petugas Polda Sumut ada 32 kg dari rumah Syafrizal itu.

Namun saat menuju ke Polda Sumut, Yakob diturunkan untuk difoto bersama dengan barang bukti di Alue Ie Puteh, Aceh Utara. Saat itu, Yakob mengaku diancam bila menyebutkan barang bukti itu berjumlah 32 kg saat membuat BAP.

Hal itu dikatakan terdakwa M Yakob melalui penasehat hukumnya, Safaruddin kepada wartawan beberapa waktu lalu. “Yakob diancam akan disiksa dan dihilangkan jika berbicara barang bukti itu 32 kg, dan harus menjawab 20 kg dalam BAP-nya,” sebutnya.

Berangkat dari hal itu, Safaruddin pun membuat pengaduan masyarakat dengan melaporkan sembilan personil Polda Sumut ke Divisi Propam Polri terkait dugaan penggelapan barang bukti atau barbuk 12 kg sabu menyertakan surat pernyataan Yakob atas barang bukti yang digelapkan penyidik beserta berkas lainnya. (man)

Bank Muamalat Mudahkan Transaksi Jemaah Haji di Tanah Suci

SHAR-E: Head of Distribution & Network Management PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Agung Prambudi (tengah) berbincang bersama karyawan yang selesai bertransaksi menggunakan kartu Shar-E Debit Muamalat di mesin ATM Muamalat Tower, Jakarta, Rabu (31/5/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memberikan kemudahan bagi jemaah haji yang ingin bertransaksi di tanah suci melalui fasilitas kartu Shar-E Debit Muamalat.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, kartu Shar-E Debit Muamalat berlogo VISA dapat digunakan di mesin ATM dan Electronic Data Capture (EDC) berlogo VISA/Plus di Arab Saudi. Kartu ini juga dapat digunakan di mesin ATM milik Bank Al Rajhi yang tersebar di Makkah, Madinah dan Jeddah.

“Kelebihan dari kartu Shar-E Debit ini adalah tersedia pilihan transaksi bahasa Indonesia saat bertransaksi di ATM. Tentunya hal ini sangat bermanfaat dan memberikan nilai tambah kepada para nasabah Bank Muamalat yang menunaikan ibadah haji di tanah suci, sejalan dengan komitmen Bank Muamalat untuk senantiasa berkontribusi terhadap kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.

Setiap bertransaksi tarik tunai di ATM berlogo VISA/Plus di Arab Saudi, nasabah mendapatkan subsidi biaya tarik tunai (maksimal tiga kali dalam sebulan untuk kartu Shar-E Debit Ihram) dengan kurs yang kompetitif. Ada pula subsidi belanja yang berlaku di toko/merchant berlogo VISA/Plus dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Menurut Indra, kartu Shar-E Debit Muamalat sudah bisa digunakan untuk bertransaksi secara online di berbagai e-commerce/online shop dengan fitur keamanan yang sudah tersertifikasi oleh VISA (Verified by VISA Secure Code). Pengamanan transaksi pada fitur ini menggunakan teknologi 3D Secure dengan validasi One Time Password (OTP) berupa PIN 6 digit yang dikirimkan melalui SMS. Tujuan OTP adalah untuk memastikan keamanan transaksi antara merchant dan pelanggan seolah keduanya bertransaksi secara tatap muka.

Sebagai informasi, Bank Muamalat memiliki produk perbankan bagi masyarakat yang ingin merencanakan ibadah haji yang bernama Tabungan iB Hijrah Haji. Nasabah yang membuka tabungan ini akan dibekali dengan kartu Shar-E Debit yang dapat digunakan untuk bertransaksi di tanah suci.

Masyarakat juga dapat mempersiapkan langkah #HajiAnakHebat dengan Tabungan iB Hijrah Haji, sehingga putra-putrinya dapat menabung sejak dini, dan dapat beribadah dengan kondisi prima di usia muda. (rel/ram)

Mengendap Masuk ke Asrama, Oknum Guru SMP Cabuli 12 Siswa

Kepolisian Resor Labuhanbatu mengamankan seorang pria guru SMP IT Labura tersangka pencabulan dan penganiaya anak. (Fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu mengamankan seorang pria berinisial MS (27), guru/pengasuh SMP IT AZ di Desa Damuli, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. MS diduga kuat pelaku pencabulan dan penganiayaan terhadap 12 anak di sekolah tempatnya mengajar.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu dalam keterangan pers mengatakan, kejadian berawal pada Juni 2022 sampai Maret 2023. “Terungkap TKP di lingkungan sekolah SMP IT AZ. Kejadian di asrama putra sebanyak 18 kali. Di asrama pengasuh 2 kali,” kata Kapolres didampingi Bupati Labura Hendriyanto Sitorus dan sejumlah pejabat utama Polres Labuhanbatu dan pimpinan organisasi daerah di Pemkab Labura di Mapolres setempat di kawasan jalan MH Thamrin Rantauprapat, Rabu (31/5/2023).

Menurut Kapolres, tersangka juga melakukan kekerasan di lingkungan sekolah. Yakni, pertama di masjid sebanyak 13 kali. Di lapangan 4 kali.

Menurutnya, modus operandi kejahatannya, pelaku melakukan pencabulan diam-diam mengendap masuk ke asrama dan mendatangi korban secara acak. “Terungkap dari korban yang dicabuli tersangka. Tersangka diam-diam masuk asrama dan mendatangi korban secara acak dan membuka sarung serta menggerayangi korban dan korban bangun dikiranya teman yang melakukan. Karena korban terbangun tersangka secara cepat keluar dari kamar,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, kata Kapolres James, seorang korban selanjutnya pulang ke rumah. Trauma dan tidak mau lagi sekolah dengan alasan ada guru yang jahat terhadap para siswa. “Atas kejadian tersebut orangtua korban melaporkan kejadian ke pihak sekolah dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian,” terangnya.

Tersangka juga sering membuat video para korban saat mandi. Dan karena tersangka sudah sering melakukan hal tersebut. Tersangka, kata Kapolres termasuk guru PPKn, seni budaya, dan Bahasa Inggris di lingkungan SMP IT AZ.

Tersangka juga sering memberi tugas kebersihan kepada para siswa selaku korban penganiayaan. Seperti mencuci piring dan
setiap siswa yang tidak melakukan pekerjaan, pelaku memberi hukuman berdiri mulai jam 9 malam sampai jam 12 malam. “Apabila jongkok, dipukul punggung korban,” papar AKBP James.

Mengungkap kasus ini, pihak Kepolisian telah memintai keterangan 17 orang para saksi. “Polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, KTP/KK tersangka, surat keputusan pengangkatan guru, pakaian korban, 1 unit hp tersangka, 1 flash disk milik tersangka, dan 1 alat bantu sex toy,” paparnya.

Kepolisian menjerat tersangka dengan pasal berlapis Pasal 82 Ayat 1,2 dan 4 UU RI 17 tahun 2016 tentang cabul dan menjerat dengan UU kekerasan seksual paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. “Tersangka juga dikenai pasal pemberatan karena mengancam dan juga tersangka adalah seorang pendidik. Ancaman 1/3 dari ancaman sebelumnya,” tandas Kapolres.

Sedangkan Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus mengakui sekolah tempat kejadian perkara tidak memiliki izin. “Tidak ada izin mondok/asrama di sekolah tersebut dan akan diberikan sanksi hingga mencabut izin sekolah untuk memberikan efek jera terhadap sekolah lain,” ujarnya.

Tersangka mengakui kejahatannya dan menyesali perbuatannya. Dan, tersangka memiliki kelainan seksualitas setelah menikah. (fdh/adz)