32 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1452

Bro-Tox Treatment, Untuk Pria yang Pengen Cegah Kerutan dan Kecilkan Pori Wajah

MEN/O/LOGY by ZAP sebagai klinik perawatan khusus pria, pertama di Indonesia memperkenalkan treatment terbaru yaitu Bro-tox Micro Injection.

JAKARTA, SUMUTPOS – Tak hanya wanita, pria juga sejatinya membutuhkan perawatan wajah. Bahkan, pria sebenarnya butuh perawatan wajah yang lebih intens daripada wanita, karena pria lebih sering melakukan berbagai aktivitas di luar ruangan dibandingkan wanita. Apalagi, gaya hidup masa kini membuat penampilan keren dianggap cukup penting. Baik untuk tampil di dunia kerja, media sosial, maupun pergaulan sehari-hari.

“Kan nggak pede kalau kulit wajah kita berpori-pori besar, berminyak, atau berjerawat besar-besar, membuat kita tampak kucel dan tua,” kata Akbarry Noor, salahsatu pria yang mengaku mengalami masalah kulit wajah sejak SMA.

Setelah menahun pakai sabun muka tanpa hasil maksimal, Akbarry akhirnya memilih melakukan perawatan di MEN/O/LOGY by ZAP, klinik perawatan khusus pria pertama di Indonesia yang memperkenalkan treatment terbaru yaitu Bro-tox Micro Injection.

Hasilnya, ia puas dengan hasil perawatan yang membuat kulit wajahnya bersih dan tampak lebih muda. “Tak perlu malu dan gengsi melakukan treatment. Penampilan itu penting dan menambah rasa percaya diri,” katanya pede.

Vice President Medical & Training ZAP dr. Dara Ayuningtyas dipl AAAM menyebutkan, pertambahan usia kerap memunculkan banyak masalah atau keluhan wajah. Keluhan tersebut, antara lain munculnya garis halus, hingga pori-pori kulit yang nampak besar

“Tak hanya karena usia, kerutan dan pori besar juga bisa muncul karena tingginya stres, tingkat polusi, merokok, pancaran sinar matahari, radikal bebas, dan sinar UV. Permasalahan tersebut dapat dialami oleh seluruh gender, baik pria maupun wanita,” katanya.

Karena itu, tak hanya wanita saja yang concern terhadap permasalahan serta perawatan wajah, kini pria pun sudah mulai aware terhadap hal tersebut.

“Buktinya pada Survei ZAP Beauty Index 2023, terungkap bahwa 95,1% wanita Indonesia menganggap penting bagi pria untuk menggunakan produk skincare, serta 82,9% wanita Indonesia menyatakan wajar bagi pria untuk melakukan perawatan kulit ke klinik,” kata dr Dara.

Melihat fakta tersebut, MEN/O/LOGY by ZAP sebagai klinik perawatan khusus pria, pertama di Indonesia memperkenalkan treatment terbaru yaitu Bro-tox Micro Injection. Treatment  tersebut merupakan inovasi terbaru MEN/O/LOGY dengan menggunakan Botulinum Toxin yang telah dikenal bermanfaat untuk mengurangi kerutan di wajah. Protein neurotoxin tersebut dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum yang kemudian diinjeksikan secara intradermal di lapisan epidermis dengan menggunakan alat vital injector.

Treatment Bro-tox Micro Injection merupakan hasil dari riset panjang tim medis ZAP yang telah diujicobakan ke semua dokter kami. ZAP mengembangkannya dengan menggunakan produk yang telah terdaftar BPOM dan pastinya halal. Oleh sebab itu, pelanggan MEN/O/LOGY dapat mencoba treatment terbaru ini dengan nyaman, tanpa khawatir dampak negatifnya,” kata dr. Dara.

Vice President Medical & Training ZAP dr. Dara Ayuningtyas dipl AAAM (kanan bawah), bersama Akbarry Noor, Feriani, dan Kassandra.

Bro-tox Micro Injection menjadi solusi terbaik bagi pria yang ingin memperbaiki tanda-tanda penuaan dengan hasil yang natural tanpa perlu khawatir datang ke klinik perawatan. Selain itu, treatment ini juga bermanfaat untuk mengurangi produksi minyak berlebih, mengecilkan pori-pori, membantu memperbaiki kulit yang kendur, hingga mengurangi jerawat.

“Hasil Bro-tox Micro Injection membutuhkan waktu satu hingga tiga hari untuk bekerja, bisa sampai tujuh hari pada beberapa orang. Untuk hasil yang maksimal, Bro-tox dapat diulang setiap tiga bulan sekali,” tambah dr. Dara Ayuningtyas dipl AAAM.

Kata dokter Dara, efek samping Bro-tox Micro Injection umumnya tidak banyak. Mungkin hanya titik kecil kemerahan pada titik suntik. Atau sedikit rasa nyeri pada area suntik. Aatau reaksi alergi berupa nyeri kepala, jika dosisnya terlalu banyak. “Tetapi tenang. Kami sudah melakukan uji soal dosis, hasil, dan efek samping. Jadi treatment sudah terkontrol untuk kenyamanan pasien,” katanya.

Usai treatment, pasien dianjurkan untuk menggunakan sunscreen, pelembab, dan kembali melakukan treatment sekali 3 bulan.

“Harga? Sudah paling murahlah ya. Ada series treatment hanya Rp1.249.000,” katanya.

Tak hanya bagi pria, Bro-tox Micro Injection juga dapat dilakukan oleh wanita, dengan treatment Z-tox Micro Injection yang tersedia di ZAP Clinic, ZAP Clinic with Dermatologist dan ZAP Premiere seluruh Indonesia. Jika kamu tertarik mencoba, kamu hanya perlu menyisihkan waktu satu jam, anastesi 30 menit dan tindakan 30 menit.

Semua perawatan yang dihadirkan oleh Menology by ZAP ini ditangani oleh staf yang profesional dan juga tim ahli yang sudah berpengalaman, sehingga semua prosesnya dilakukan sesuai dengan prosedur yang tepat untuk memberikan hasil yang terbaik bagi pelanggannya.

Selain itu, dukungan peralatan yang digunakan juga merupakan teknologi terbaik, seperti menggunakan teknologi laser kelas dunia, serta dokter dan ahli yang tersertifikasi dan terpercaya, sehingga Menology by ZAP ini menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para pria untuk mendapatkan berbagai perawatan terbaik sesuai dengan kebutuhannya.

Bahkan treatment Bro-Tox Micro Injection ini bisa juga digabungkan dengan treatment lain untuk mendapatkan hasil yang maksimal, seperti treatment Men Photo Facial dan juga treatment DNA Salmon Micro Injection untuk membuat wajah kita semakin sehat. (mea/rel)

Peringati Hari Antitambang, Warga Sekitar PT Dairi Prima Mineral Gelar Diskusi

Puluhan warga sekitar tambang PT Dairi Prima Mineral, memperingati Hari Antitambang di Desa Bonian, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Dairi. (Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga tergabung dalam Aliansi Petani untuk Keadilan (APUK), memperingati Hari Antitambang di Desa Bonian, Kecamatan Silima Pungga-punga, Kabupaten Dairi, Selasa (30/5/2023). Kegiatan ini diisi dengan menggelar diskusi yang mengangkat tema, “Oligarki Tambang di Balik Kejahatan Negara-Korporasi, Memperparah Kerusakan Ruang Produksi Masyarakat-Perkuat Solidaritas Rakyat”.

Warga juga, mengenang 17 tahun peristiwa semburan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada, 29 Mei 2006 silam. Yang menarik, diskusi ini menjadi ajang berbagi pengalaman para warga terdampak pertambangan.

Tidak hanya dari warga Dairi yang merasakan dampak tambang PT Dairi Prima Mineral, tapi juga menghadirkan narasumber para korban dari tambang-tambang yang ada di Sumatera Utara. Seperti komunitas Yayasan Srikandi Lestari dari Langkat, tepatnya daerah Pangkalan Susu yang menghadapi pembangunan PLTU Batubara.

Ada juga perwakilan warga yang sedang berhadapan langsung dengan Geotermal di Madina (Mandailing Natal). Mereka semua menjadi korban dari tambang yang diizinkan oleh negara.

Menurut mereka, negara kini menjadi semakin buta dan tuli menyikapi dampak tambang. “Parahnya lagi tidak mau melihat bagaimana penderitaan rakyat akibat dampak tambang yang terjadi di lapangan,” ujar Mimi Surbakti, perwakilan Srikandi Lestari.

Suheiry dari Madina, bercerita tentang perjuangan mereka dalam melawan pertambangan emas di kampungnya. Temannya seorang wanita, menjadi korban tembak peluruh karet dan terpaksa dilarikan ke Medan untuk perawatan.

Mereka juga pernah dikepung polisi selama 3 hari 3 malam. Mirisnya, korban yang terkena peluru karet malah akhirnya dikriminalisasi oleh pihak kepolisan dengan menjadikanya sebagai tersangka. “Itu sebagai kesulitan dan kejamnya perjuangan melawan kehadiran pertambangan,” ujarnya.

Petani, dikatakannya hanya membutuhkan kenyamanan dalam mengusahai tanah. “Kalau sudah tak nyaman, maka usaha tani kita akan gagal dan tertinggal. Untuk mendapatkan kenyamanan, kita harus berjuang dengan semangat,” serunya.

Saptar, perwakilan dari Madina, mengajak para petani bersatu tanpa membedakan antara yang bersentuhan langsung  dengan yang tidak bersentuhan langsung. Saptar merupakan perwakilan komunitas di mana desa mereka berada di tengah-tengah tambang Geotermal Sorik Marapi Power.

Dormaida Boru Sihotang mempertanyakan kenapa Hari Antitambang harus diperingati tiap tahunnya. Katanya, peristiwa 17 tahun lalu di Sidoarjo merupakan peringatan dan monument sejarah yang nyata dan harus di ingat khususnya petani. “Kita harus menjaga tanah dan kampung kita jangan sampai terjadi lagi peristiwa di Sidoarjo atau jangan jadikan Dairi menjadi lumpur Lapindo kedua,” kata Dormaida.

Karena itu, informasi dampak negatif tambang disebutnya harus di sebar, apalagi saat ini Kabupaten Dairi berada di wilayah pertambangan. Kerusakan terhadap lingkungan di daratan Sumatera Utara akan terus berlangsung dengan dibongkarnya secara terus-menerus tanpa mempertimbangkan ancaman terhadap keselamatan ruang hidup warga.

Di Sumatera Utara, disebut ada 3 perusahaan raksasa salah satunya adalah PT Dairi Prima Mineral di Kabupaten Dairi yang siap membongkar isi perut bumi Dairi. Peringatan hari Antitambang ini merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 29 Mei 2023 dengan menyiar di Radio GET FM. Selain seminar, peringatan Hari Antitambang tahun ini, juga akan dilanjutkan dengan pameran foto di Sidikalang. (rud/adz)

Setelah Didatangi Tim Terpadu, 1.028 Berkas PBG Masuk

Pabrik di Jalan Soekarno-Hatta KM 17, Binjai Timur saat disidak tim terpadu untuk mengecek PBG

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim terpadu terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), hingga Satuan Polisi Pamong Praja Kota Binjai, mendatangi sejumlah bangunan untuk mengecek dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah dari sektor PBG, dulu namanya izin mendirikan bangunan (IMB).

Meski tim terpadu belum menyisir semua kecamatan di kota rambutan tersebut, namun upaya ini telah membuahkan hasil. Sejauh ini, tercatat sudah ada 1.028 berkas PBG yang sudah masuk ke DPMPPTSP Kota Binjai.

Kepala DPMPPTSP Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu mengatakan, dari 1.028 berkas PBG yang sudah masuk, 329 berkas PBG yang belum terverifikasi. “Artinya, belum terverifikasi ada beberapa yang belum dilengkapi berkasnya, tinggal menunggu. Misalnya surat tanah, makanya belum terverifikasi,” kata Heny Sri Dewi Sitepu kepada wartawan, Selasa (30/5/2023).

Menurut dia, pihaknya hanya memberikan rekomendasi izin tersebut. Apakah dapat diterbitkan atau tidak. “Tim Profesi Ahli dari Dinas Perkim yang merupakan dinas teknisnya. Makanya kita bentuk tim ini untuk melakukan pengecekan, mana saja yang belum ada PBG,” kata dia.

Kemungkinan pekan depan, sambungnya, tim terpadu akan melakukan pengecekan PBG ke Binjai Utara. “Artinya belum terverifikasi ini, belum kita pungut izin retribusi, Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD) belum ada terbayar ke Pemko Binjai,” ujar mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Binjai ini.

Dia berharap, adanya pengecekan PBG ini yang menyasar ke sejumlah bangunan swasta, dapat membuat masyarakat sadar membayarkan retribusi yang telah ditetapkan. Hal tersebut dilakukan demi menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Binjai. K”Saya berpesan kepada masyarakat Kota Binjai. Ayolah sama-sama membangun kota kita ini dengan membayar retribusi yang ada. Kita juga akan menertibkan reklame-reklame dan billboard di Kota Binjai ini,” tukasnya.

Sejumlah bangunan sekolah dan panglong hingga gudang disidak oleh tim terpadu di Binjai Timur. (ted/adz)

Disperindag Sergai Benarkan Produsen Wajib Sediakan Stok Pupuk Bersubsidi di Gudang

Gudang pupuk bersubsidi-Ilustrasi.

SERGAI, SUMUTPOS – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, memastikan bahwa produsen pupuk harus memiliki persediaan pupuk bersubsidi di gudang, dalam hal ini sebagai stok sesuai kebutuhan selama beberapa pekan ke depan.

Kepala Dinas Perindag Sergai, Roy CPS Pane mengatakan bahwa ketentuan tersebut diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian. Menurut Roy, setiap kegiatan penyaluran pupuk dari gudang ke kios resmi harus dilaporkan kepada Disperindag.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian Sergai, Dedy Iskandar mengatakan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Melalui Permentan 10 Tahun 2022, dia mengungkapkan bahwa terdapat 9 jenis tanaman atau komoditas yang berhak mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi. Adapun 9 jenis tanaman yaitu tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih, serta perkebunan seperti tebu rakyat, kakao, dan kopi.

“Di luar komoditas tersebut, tidak ada hak untuk menerima pupuk bersubsidi,” tambah Dedy Iskandar.

Kadis Pertanian menambahkan bahwa petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi adalah mereka yang terdaftar dalam sistem e-Alokasi sebagai pengganti Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Kami yakin petani yang terdaftar dalam e-alokasi akan menerima pupuk bersubsidi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Sebaliknya, petani yang mengeluh tentang kelangkaan pupuk mungkin saja tidak terdaftar dalam e-alokasi. Oleh karena itu, kami mendorong petani atau kelompok tani untuk aktif mendaftar dalam sistem e-alokasi sebagai syarat mutlak untuk menerima pupuk bersubsidi,” pungkas Dedy Iskandar.

Seiring dengan mendekatnya Musim Tanam 1 tahun 2023 di Kabupaten Sergai, stok pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK Phonska telah mencukupi dan siap didistribusikan kepada petani melalui kios pupuk resmi yang dikelola oleh pihak Distributor.

Muhammad Ihsan, seorang Eksekutif Akun PT. Pupuk Indonesia Wilayah Kabupaten Sergai, dalam wawancaranya pada hari Selasa (30/5) di Sei Rampah, menyampaikan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 4 tahun 2023 mengenai pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi

Lanjut Ihsan, untuk sektor pertanian, gudang produsen wajib memiliki persediaan pupuk jenis Urea dan NPK Phonska sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Sergai Nomor 633/18.28/Tahun 2022. “Alokasi pupuk untuk tahun 2023 terdiri dari 14.286,068 ton Urea dan 9.310,018 ton NPK Phonska,”kata Ihsan.

Ihsan mengakui bahwa perusahaan telah mempersiapkan stok pupuk bersubsidi sesuai ketentuan, dengan persediaan pupuk NPK sebesar 500 ton per tanggal 29 Mei 2023 yang tersimpan di gudang Lini II Sergai, yang memiliki kapasitas total 2.000 ton.

“Istilah minggu ini, pupuk ini akan didistribusikan oleh Distributor kepada petani melalui kios pengecer resmi,”pungkas Ihsan. (rel)

Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Kesempatan Bekerja

BERTANYA: Peserta yang hadir saat bertanya kepada narasumber di acara.

MEDAN, SMUTPOS.CO – Penyandang disabilitas mempunyai hak mendapatkan pekerjaan, baik di pemerintahan, BUMN/BUMD maupun perusahaan swasta. Demikian salah satu poin penting dalam Sosialisasi Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan Program Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Medan di Hotel Antares Indonesia, pekan lalu.

Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Ketenagakerjaan Medan, Illyan Chandra Simbolon diwakili Sekretaris Ridwan Sitanggang ini menghadirkan narasumber antara lain dari pihak Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Suherman dan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Medan, Joli Afriany.

Ridwan Sitanggang didampingi Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Duma Gultom, mengatakan, sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa penyandang disabilitas juga berhak mendapat kesempatan bekerja.

Apalagi, lanjutnya, Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 juga telah menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin akses yang setara bagi penyandang disabilitas.

“Undang-undang itu juga ditegaskan pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit dua persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Sedang perusahaan swasta wajib mempekerjakan penyandang disabilitas satu persen dari jumlah pegawai atau pekerjanya,” ungkapnya.

Pada sosialisasi itu, narasumber dari pihak Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Suherman, mengatakan, komitmen dan layanan terhadap disabilitas merupakan ukuran peradaban sebuah bangsa. Bangsa Indonesia, sebutnya, harus terus meningkatkan keberadabannya.

Sewaktu ditemui usai menyampaikan materi, Suherman menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi ini. Dia mengatakan, sosialisasi ini mencerminkan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Medan telah berbuat.

“Saya melihat ini kegiatan yang sangat positif. Artinya, keberadaan ULD tidak sekadar SK, tapi sudah ada kegiatan nyata. Apalagi kegiatan sosialisasi ini menghadirkan dunia usaha, organisasi penyandang disabilitas. Kalau ini semua bisa duduk bareng sangat bagus,” ungkapnya.

Suherman berharap, sosialisasi ini tidak insidentil, namun terus berlanjut. “Saya berharap ULD Medan ini terasa manfaatnya, sehingga tidak sia-sia Wali Kota meng-SK-kannya, karena memang ULD punya karya nyata membantu mengoptimalkan penempatan tenaga kerja disabilitas,” harapnya.

Selain mengoptimalkan penempatan tenaga kerja disabilitas, lanjut Suherman, ULD juga bisa mengoptimalkan upaya penyandang disabilitas menjadi wirausahawan.

“Bisa jadi penyandang disabilitas punya dua kecenderungan, menjadi karyawan atau membangun usaha. Kita tinggal memfasilitasi. Kalau yang ingin bekerja kita imbau supaya dunia usaha tidak takut dan ragu menerima mereka. Kalau dia ingin berusaha bisa dibantu fasilitasi supaya bisa berkembang,” sebutnya.

Suherman berharap, utusan pihak perusahaan yang menjadi peserta dapat meneruskan apa yang diperolehnya dari sosisalisasi ini, agar pimpinannya bisa mempekerjakan penyandang disabilitas. (map/ila)