Home Blog Page 14523

PM Malaysia Ingatkan Majikan tak Aniaya PRT

KUALA LUMPUR- Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Tun Razak meminta para majikan agar tidak mengkhianati kepercayaan yang diberikan Indonesia, yang kembali akan mengirimkan pembantu rumah tangga (PRT) mulai Desember mendatang. Para majikan mengharapkan para PRT secara layak.

“Paling penting, jangan berbuat kesewenang-wenangan apapun, baik secara fisik atau psikologis, karena akan menyakiti perasaan mereka.

Jangan biarkan satu atau dua insiden mencemari semuanya,” kata Najib usai pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dikutip kantor berita Bernama, Jumat (21/10) Pertemuan berlangsung di kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 20 Oktober 2011.  “Saya minta semua calon majikan paham masalah ini,” ujarnya.

Dia menyatakan isu PRT telah menjadi bahan diskusi, yang hangat di antara warga Malaysia. Bahkan memantau isu ini lewat jejaring sosial Facebook dan Twitter.   Menurut Najib, banyak warga Malaysia berharap solusi, yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah PRT dengan pemerintah Indonesia. Bagi Malaysia, Indonesia merupakan pemasok utama pekerja di sektor informal.

Malaysia pun menyambut baik kesepakatan dengan Indonesia, yang akan mencabut moratorium pengiriman PRT pada 1 Desember 2011. Menurut Najib, kedua pemerintah sudah bersepakat untuk mengatasi sejumlah isu yang selama ini dipersoalkan, yaitu jaminan perlindungan dan hak-hak PRT Indonesia di Malaysia.

Banyaknya kasus penyiksaan dan perlakuan tidak layak PRT Indonesia di Malaysa membuat Jakarta menerapkan moratorium pada 26 Juni 209 sekaligus memaksa kedua pemerintah membuat kesepakatan baru.(bbs/jpnn)

Dispora dan KNPI Gelar Lomba Karya Tulis

Dinas Pemuda Dan Olah Raga (Dispora) Kota Medan bekerjasama dengan KNPI Kota Medan mengelar berbagai kegiatan sosial dan ilmiah dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-83, pada 28 Oktober. Demikian dikatakan Ketua DPD KNPI Kota Medan, Zulham Effendi Siregar ST  usai  pembentukan panitia di kantor KNPI Jalan Merbabu Medan, Selasa (18/10).

Zulham mengatakan, acara lomba karya tulis ilmiah dan temu wicara pemuda sebagai wadah penjaringan aspirasi pemuda terhadap kepentingan masyarakat  dan pembangunan daerah.

‘’Sebentar lagi Indonesia akan merayakan Sumpah Pemuda, dimana 83 tahun silam seluruh pemuda Indonesia di berbagai wilayah secara serentak mendeklarasikan diri menjadi satu tanah air, satu bangsa,dan satu bahasa,’’ katanya. Ia prihatin generasi muda sepertinya sudah melupakan makna Sumpah Pemuda dimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan para pemuda 83 tahun yang lalu sudah tidak tergambarkan. Namun, kata Zulham, kondisi ini mulai membaik dengan munculnya organisasi-organisasi yang berdedikasi dan mempunyai visi untuk generasi muda.

Ketua panitia, Yos Rizal menjelaskan kegiatan temu wicara pemuda akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang di Hotel Garuda Plaza Medan .”Pesertanya diikuti 100 orang dari utusan seluruh OKP se-Kota Medan. Narasumber temu wicara yakni Wali Kota MedanDrs H Rahudman Harahap dan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Dandim 0201 BS, Deputi Kemenpora dan tokoh pemuda Sumut,” jelasYose didampingi sekretaris panitia, Ahmady Purba dan kordinator lomba karya tulis ilmiah Amrizal SSi MPd.

Amrizal menambahkan, lomba karya tulis ilmiah tingkat mahasiswa dan umum mengambil tema Meningkatkan Peranan Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Melalui aspek Pendidikan, Seni/Budaya dan Lingkungan Hidup. Pendaftaran mulai 21-29 Oktober 2011 di sekretariat KNPI Kota Medan Jalan Merbabu. ”Lomba ini memperebutkan tropy Walikota Medan dan total hadiah diperebutkan dalam lomba karya tulis ilmiah sebesar Rp 10 juta,” jelas Amrizal. (*/sih/rel)

Medan Helvetia Juara Menembak

MEDAN-Kontingen Kecematan Medan Helvetia kembali mempertahankan sebagai juara umum yang kedua kalinya di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011 yang berakhir, Jumat (21/10) di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemara Asri, Medan .

Medan Helvetia yang menurunkan petembak-petembak andalannya meraih 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ketiga medali emas itu diraih Dwi dengan total nilai 560 yang turun dinomor Air Pistol Putri, sedangkan Tommy Fadila meraih poin 467 dinomor Air Riffle Hunting Putra dan Ongko Suratih dengan total nilai 264 yang turun dinomor Air Riffle Hunting Putri.

Sedangkan ditempat kedua ada dua kontingen yang meraih medali sama yakni Medan Baru dan Medan Perjuangan dengasn meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Kejuaraan di cabang menembak ini yang dilaksanakan selama dua hari 20-21 Oktober berlangsung dengan ketat. Karena, seluruh petembak yang turun Porkot kali ini diikuti peserta dari kalangan TNI/Polri dan mahasiswa serta sipil.

Seperti yang disampaikan Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah yang akrab disapa Doddy ketika penutupan kejuaraan, pihaknya sangat berterimakasi atas kepada KONI Kota Medan yang dipimpin Drs H Zulhifzi Lubis yang melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot).

Dengan digelarnya Porkot ini sebut Doddy, sangat bermanfaat bagi Pengprov maupun Pengcab Perbakin sendiri, karena seluruh atletnya secara otomatis untuk menambah jam tandingnya dan menerapkan kemampuan selama melakukan latihan. “Apalagi KONI Medan telah memperhatikan atlet menambak dengan pembinaannya yang rutin setiap bulannya. Saya berharap, KONI Medan terus eksis melakukan pembinaan kepada atlet berprestasi,” harap Dodi. (jun)

Bocah Ciptakan Krayon 3 Ribu Meter

CONCORD – Seorang bocah berusia 10 tahun, Chase Carey asal North Carolina, Amerika Serikat (AS) akan mengincar Guinness World Records dengan membuat krayon terbesar di dunia. Siswa SD kelas lima itu untuk mendukung proyek pelayanan masyarakat.

Bocah 10 tahun itu membuat krayon untuk proyek pelayanan masyarakat bagi sekolahnya dan mendukung lembaga swadaya masyarakat (LSM) milik ibunya, Petey’s Promise. LSM tersebut bergerak di bidang hewan peliharaan. Demikian seperti diberitakan UPI, Jumat (21/10).

Dia mengatakan, krayon sepanjang 3 ribu meter diciptakan olehnya. Dirinya mengumpulkan krayon berwarna-warni dan meleburnya sehingga menjadi sebuah krayon raksasa.

Krayon raksasa itu akan ditunjukkan ke publik pada 29 Oktober mendatang dalam acara “Coloring for Critters”  yang diselenggarakan di Desa Church di Concord. Seluruh keuntungan dari acara tersebut akan didonasikan ke Petey’s Promise. (net/jpnn)

JR Saragih Langgar Etika

Saatnya KPK Tangani Kasus Pengalihan Dana Insentif Guru Non PNS

MEDAN- Dugaan pengalihan dana insentif guru Non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun, yang diduga dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih, menurut sejumlah pihak merupakan sebuah bentuk penyimpangan. Bahkan, penyimpangan tersebut erat kaitannya dengan tindak pidana.

Atas dasar itu lah, sebaiknya sesegera mungkin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menerima laporan dugaan korupsi pengalihan yang dilakukan JR Saragih tersebut, untuk menindaklanjuti dan memproses hokum masalah tersebut.

“Di Simalungun yang paling besar itu, belanja pegawainya. Tapi, dengan mencuatnya kasus ini dengan tegas menunjukkan, dana belanja-belanja pegawai tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Dan ini menyimpang, dan kaitannya dengan masalah pidana. Jadi, tidak ada kata lain bagi KPK untuk mempercepat proses hukum terhadap masalah ini,” tegas Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Elfenda Ananda yang dimintai pendapatnya oleh Sumut Pos, Jumat (21/10).

Jika hal itu dibiarkan berlarut-larut, atau malah didiamkan begitu saja oleh KPK, bukan mustahil hal-hal yang sama juga akan dilakukan oleh kepala-kepala daerah lainnya. Bahkan, bias juga kembali dilakukan di pemerintah daerah yang sama.

“Ini berdampak buruk pada laporan keuangan, kalau tidak segera diselesaikan. Kalau didiamkan, ini akan membuat kepala daerah lainnya dan mungkin juga kepala daerah yang sama untuk melakukan hal yang sama,” urainya.

Lebih lanjut Elfenda mengatakan, dalam hal ini juga berkorelasi dengan janji SBY-Boediono yang akan menumpas tindak korupsi yang terjadi di Indonesia, tanpa terkecuali di Sumut. “SBY harus mendorong proses hukum ini. Karena kewenangannya bukan atas dasar intervensi. Koruptor itu merampok, dan yang merampok itu harus dijerat hukum,” tukasnya.

Sedangkan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Truly Antho Sinaga kepada Sumut Pos menuturkan, dalam persoalan ini sebenarnya para guru Non PNS telah beberapa kali menemui pihak eksekutif, dalam hal ini Bupati Simalungun. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasinya.

Bahkan dikatakan anggota DPRD Simalungun dari Fraksi PDI P tersebut, rencana pengalihan itu juga diakui oleh eksekutif dalam nota jawaban bupati beberapa waktu lalu.

Truly kembali menuturkan, tidak sampai di situ, persoalan ini juga sempat membuat polemik di kalangan anggota DPRD Simalungun, dimana ada isu atau kabar yang menyatakan, pimpinan DPRD Simalungun mengeluarkan izin prinsip terhadap pengalihan itu. Namun, setelah merebaknya persoalan ini dan sudah dilaporkan ke KPK, para pimpinan dewan berupaya untuk membantahnya.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa sudah ada izin prinsip dari pimpinan dewan. Tapi, pimpinan dewan saat ditanya ternyata membantahnya, dan mengaku tidak pernah mengeluarkan izin prinsip itu,” bebernya.

Jika benar pengalihan itu dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih, maka dengan tegas sikap tersebut menunjukkan JR Saragih telah melanggar etika.
“Itu namanya Bupati telah melanggar etika. Sekarang, bola panas di KPK.

Masyarakat bias melakukan pressure atau tekanan ke KPK, agar masalah ini bias segera diproses. Terpenting lagi, kita minta eksekutif untuk segera mencairkan dana itu. Di P APBD yang telah diketok sekita 3 minggu lalu, katanya mau dicairkan. Dan di PAPBD itu juga tidak ada. Mau dari mana lagi dicarinya (JR Saragih, Red)?” ungkapnya.

Sedangkan itu, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon menyatakan, dirinya tidak pernah menyatakan, Bupati JR Saragih sebagai penjahat dalam persoalan ini.

Namun, Binton Tindaon membenarkan, bila persoalan pengalihan ini tidak ada persetujuan dari anggota dan pimpinan dewan.
“Anggaran untuk mobil wakil ketua itu ada di APBD 2010, bersumber dari PAD. Jadi, tidak ada persetujuan pengalihan itu. Kalau itu ada, berarti itu urusan bupatinya,” jawabnya.

Diketahui JR Saragih dilaporkan ke KPK atas dua kasus dugaan korupsi yang berbeda. Pertama, JR Saragih dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Anak Bangsa (SAB), dengan No Surat 001/SAB/IX/2011 Tanggal 28 September 2011. Diterima oleh pihak KPK melalui Ibu Ita, dengan No Register 56, pukul 13.19 WIB, diduga berkolusi dengan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, untuk mengalihkan dana insentif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun.

Kedua JR Saragih, kembali dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan korupsi yang dilakukannya pada Tahun Anggaran (TA) 2010 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, senilai Rp48 miliar, Jum’at (30/9), oleh salah seorang anggota DPRD Simalungun Benhard Damanik.

Laporan tersebut diterima oleh Sugeng Basuki dari pihak KPK sekira pukul 10.00 WIB. Nomor laporan Bernhard Damanik  ke KPK tersebut adalah No.08/ist/B.D/IX/2011, Lampiran satu bundel. KPK juga memberi nomor terhadap laporan tersebut yakni dengan Nomor : 201109-000423 Tanggal 30 September 2011, dengan perihal dugaan TPK pengelolaan APBD di Pemkab Simalungun Tahun 2010 senilai Rp48 miliar.(ari)

Medan Petisah Tantang Medan Kota

MEDAN-Kesebelasan Medan Petisah akan menghadapi Medan Kota di partai final Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III, setelah pada babak semifinal yang berlangsung kemarin (21/10) mengalahkan Medan Petisah. Sedangkan Kota menang adu penalti atas Medan Johor.

Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Mini USU kedua tim harus mengakhiri pertandingan lewat drama adu penalti.

Pertandingan antara Medan Petisah versus Tuntungan sebenarnya partai ulangan babak penyisihan, dimana keduanya bermain imbang 1-1. Namun di laga semifinal kemarin, kedua tim tampil lebih ngotot untuk menunjukkan permainan terbaiknya.

Sayangnya, Tuntungan terlambat panas, sehingga Petisah mencuri start dengan keunggulan dua gol lewat Genta Surya di menit ke-11 dan Presley menit ke-15.
Tapi Tuntungan tak mau menyerah begitu saja. Yendi Sulistianto memperkecil keunggulan di menit ke-20. Pada menit ke-36, mereka bahkan nyaris menyamakan kedudukan saat dihadiahi penalti. Namun penalti ini gagal membuahkan gol.

Begitupun, Tuntungan sempat menyamakan kedudukan di menit ke-40. Tapi Ipan membuat Petisah memastikan langkah ke final lewat golnya di menit 50. Skor akhir skor 3-2 untuk kemenangan Petisah.

Pada semifinal kedua, Medan Johor harus mengakui kemenangan Medan Kota melalui drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang hingga babak tambahan. Dharmawan Tarigan yang ditempatkan sebagai penendang terakhir  gagal melesakkan bola ke gawang Medan kota yang dikawal Amos Franco Sinaga. Skor akhir 5-4 untuk kemenangan Medan Kota.

Rencananya, partai final akan berlangsung di stadion Teladan Medan, Sabtu (22/10) mulai pukul 13.00 WIB, atau beberapa saat sebelum penutupan Porkot III. (jun)

Gempa Kembali Guncang Jepang 6,2 SR

TOKYO – Gempa berkekuatan 6,2 skala richter (SR) melanda bagian utara Jepang. Guncangan gempa, yang cukup besar tersebut melanda Pulau Hokkaido. Tidak ada ancaman bahanya tsunami dilaporkan dalam gempa itu.  Pemerintah setempat belum mengeluarkan laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan.

Gempa ini terjadi sekira pukul 05.30 waktu Jepang. Pusat gempa dikabarkan berada di tengah pulau dengan ke dalaman mencapai 190 kilometer. Demikian diberitakan The Nation, Jumat (21/10).

Sebelumnya, gempa yang cukup kuat dilaporkan mengguncang wilayah timur laut Jepang har, Senin (10/10). Gempa tersebut dikabarkan berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR). Guncangan gempa yang terjadi pada pukul 11.46 pagi waktu Jepang ini, juga terasa di Tokyo.

Guncangan gempa tak henti-hentinya melanda Jepang. Pada 11 Maret lalu, wilayah timur laut Jepang dilanda gempa dahsyat berkekuatan 9,0 SR. Gempa tersebut menyebabkan korban tewas hingga mencapai 15.800 orang dan 3.800 lainnya dikabarkan hilang.

Gempa yang disertai tsunami tersebut melanda Prefektur Fukushima, Iwate dan Miyagi. Besarnya guncangan gempa yang disertai tsunami menyebabkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima mengalami kebocoran. (bbs/jpnn)

Perbakin Sumut Tolak Pertandingkan Air Soft Gun

MEDAN-Maraknya tindak kriminal dengan mempergunakan senjata jenis air soft gun, membuat Pengprov Perbakin Sumut secara tegas menolak jenis senjata ini masuk ke dalam nomor lomba pada setiap even yang digelar Perbakin Sumut.

Ketua Perbakin Sumut Musa Idhisah mengungkapkan hal tersebut di Lapangan Tembak Anugerah Cemara Asri, kemarin (21/10). Menurut pria yang akrab disapa Doddi tersebut, bahwa kebijakan yang ditempuh pihaknya ini karena belum ada legalitas dari PB Perbakin maupun pemerintah terkait penggunaan air soft gun. Selain itu, saat ini banyak air soft gun yang tidak dilengkapi dengan identitas senjata, seperti nomor seri pembuatan dan izin resmi lainnya.

“Jadi kita tidak mau mengambil resiko, karena tindak kejahatan banyak yang menggunakan jenis senjata air soft gun. Satu lagi, pemakaian jenis senjata air  soft gun ini sangat sulit didata,” bilang Doddi.

Doddi menambahkan, bila pemerintah atau Mabes Polri sudah melegalkan pemakaian jenis senjata air soft guna, maka Perbakin Sumut siap mewadahi jenis senjata air soft gun ini. “Kita hanya tinggal menunggu sinyal dari pemerintah saja,” tegas Doddi.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Pengcab Perbakin Medan Wilson Haryanto menambahkan bahwa pada musyawarah nasional (Munas) Perbakin tahun lalu di Jakarta pembahasan tentang air soft gun tidak rampung dibicarakan.

“Pengprov Perbakin DKI Jakarta sudah mewadahi dan memperlombakan nomor ini. Tapi, kita (Sumut, Red) sebaiknya menunggu keputusan PB Perbakin atau pemerintah saja,” bilang Wilson.

Menyinggung soal kesiapan atlet menghadapi Pra PON di Palembang tahun depan, Perbakin Sumut saat ini sudah memiliki satu atlet yang siap dan saat ini sedang mengikuti program intensif PRIMA. Perbakin Sumut sendiri memiliki 15 atlet tembak, namun atlet yang berpeluang untuk bertarung di Pra PON Palembang Februari 2012 mendatang ada enam atlet.

“Namun seluruh atlet binaan Perbakin Sumut sendiri sudah disiapkan untuuk meraih prestasi terbaik dalam cabang olahraga menembak,” papar Wilson Haryanto.

Di kesempatan tersebut, juga dipaparkan dua program kerja Pengprov Perbkain Sumut yang segera dilaksanakan, yakni Pelatihan Tembak Reaksi dan Safari Wisata Buru di Madina yang direncanakan akan digelar pada November mendatang. (jun)

PSSI Deli Serdang Dukung PSDS Ikut Liga Utama

LUBUK PAKAM-PSSI Kabupaten Deli Serdang mendukung agar PSDS berlaga di Divisi Utama musim ini. Saat ini kepastian Traktor Kuning ikut liga masih jauh dari kata sepakat. Alasannya klasik, dana.

Ketua PSDS Kabupaten Deli Serdang Mikail TP Purba, Jumat (21/10), ketika dihubungi di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam menjelaskan hal itu.
Menurutnya PSDS layak berlaga di liga utama karena memenuhi persyaratan.” Bila ada klub lain yang layak berlaga di liga utama, akan kami dukung,”bilang Mikail.

Olehnya, tambah Mikail hendaknya pihak managemen PSDS mendengarkan apirasi warga Deli Serdang yang memberikan dukungan. Soal krisis keuangan yang menjadi alasan PSDS hendaknya disampaikan ke publik. Pihak manajemen PSDS jangan membiarkan permasalahan krisis keuangan ini. Soalnya bila dibiarkan maka PSDS bakal nyaris 2 tahun berturut-turut tidak merumput lagi.

Padahal bila dilihat lebih jeli, krisis keuangan di klub PSDS dapat diatasi bila semua pihak duduk bersama antara pihak manajemen serta pemangku kepentingan di kabupaten yang memiliki APBD terbesar kedua di Sumut ini.”APBD Deli Serdang Rp 1,7 Triliun masak enggak mampu membiayai PSDS,” ketusnya.

“Di sini kan banyak perusahaan masak gak bisa mencari dana, kalau memang serius jangankan se kabupaten di Lubuk Pakam ini aja pun bisa dapat,” tambah Mikail. “Bila tidak mampu  letakan posisi ketua PSDS kepada yang mampu,” pungkasnya. (b tr)

Akhir Tragis Diktator Flamboyan

Menyerah di Terowongan, Kadhafi Tewas Tanpa Ampun

SIRTE-Dengan suara gemetar, pria sepuh berbaju militer dengan warna khaki yang terpojok di sebuah selokan air bersama beberapa  orang dekatnya itu berteriak, “Jangan tembak, jangan tembak.” Tangannya yang masih menggenggam pistol berwarna keemasan terangkat tanda menyerah. Kelima orang yang bersamanya terkurung di saluran air di bawah jalan di Distrik 2 yang mengarah keluar Sirte, kota di pesisir Mediterania, sebelah barat Tripoli, Libya, tersebut, juga melakukan hal yang sama.

Tapi, belasan tentara yang mengepungnya kemarin (20/10) seakan tak mendengar teriakan itu. Pistol emasnya direbut dan kedua kaki si pria tadi ditembak. Ada pula yang menembak perut dan kepalanya. Pria itu pun mengembuskan napas terakhir.

Pria tersebut adalah Muammar Kadhafi. Sebuah akhir yang amat tragis untuk seorang diktator flamboyan berpangkat kolonel yang selama sekitar 42 tahun menguasai negeri bekas jajahan Italia itu.

Turut tewas bersama pria 69 tahun tersebut di selokan itu salah seorang anaknya, Mutassim, dan Kepala Intelijen Abd Allah al-Sanusi.

Mutassim dan al-Sanusi juga tewas ditembak tentara pemberontak yang telah berjuang mendongkel kekuasaan Kadhafi sejak Februari silam. Sedangkan tiga orang lainnya yang ada di selokan itu ditangkap, yakni juru bicara pemerintahan Kadhafi, Moussa Ibrahim; sepupu sekaligus penasihat Kadhafi Ahmed Ibrahim; dan Mansour Daw, asisten pribadi sang diktator

Mereka berombongan menggunakan lima mobil bermaksud melarikan diri dari Sirte. Tapi, di tengah perjalanan, mereka dihentikan hajaran dari udara dua pesawat NATO. Serangan tersebut mengakibatkan mantan Menteri Pertahanan Libya Abu Bakr Yunis tewas seketika, begitu pula dengan tiga pengawal yang mengawal konvoi mantan penguasa negeri kaya minyak tersebut.

Kabar tewasnya Kadhafi yang telah hidup dalam pelarian sejak jatuhnya Tripoli pada 23 Agustus lalu itu langsung disambut gembira pasukan pemberontak dan mayoritas warga Libya, mulai ibu kota Tripoli hingga ke Benghazi, kota tempat revolusi Libya bermula. Mereka turun ke jalan, menembakkan senapan ke udara, dan membunyikan klakson mobil. Teriakan “Allahu Akbar” terdengar dimana-mana.

“Kami sudah lama menunggu momen ini. Muammar Kadhafi telah tewas,” kata Perdana Menteri Libya (versi pemberontak yang dinaungi Dewan Transisi Nasional atau NTC) Mahmoud Jibril dalam jumpa pers di Tripoli tadi malam WIB, seperti dikutip Associated Press.  Terpisah, pejabat NTC lainnya, Abdel Madjid Mlegta, juga mengonfirmasi kematian pria yang oleh mantan Presiden Amerika Serikat dijuluki sebagai “si Anjing Gila” itu. “(Selain di kaki) dia (Kadhafi) juga ditembak di kepala. Banyak tembakan diarahkan kepada rombongannya dan dia tewas,” katanya, seperti dikutip Al-Arabiya.net.

Sebelum jumpa pers itu, sempat terjadi kesimpangsiuran. Ada yang menyebut Kadhafi tertangkap hidup-hidup. Ada pula yang mengatakan pria yang berkuasa setelah memimpin kudeta terhadap Raja Idris pada 1969 itu tertangkap tapi terluka dan dirawat di rumah sakit di Misrata, kota di sebelah barat Sirte. Tapi, banyak juga yang mengabarkan Kadhafi telah tewas.

NTC awalnya hanya menyatakan ada “tangkapan besar” yang dibawa ke Misrata. Tapi, kemudian beredar foto seorang pria yang wajah dan tubuhnya berlumuran darah yang diduga kuat sebagai Kadhafi. Televisi Al-Jazeera juga menayangkan potongan gambar yang memperlihatkan pria yang sama, dikelilingi tentara pemberontak yang terlihat merayakan momen tersebut dengan menembakkan senjata mereka ke udara.

Bahkan setelah jumpa pers yang dihelat Jibril pun, banyak pihak yang belum yakin, termasuk Amerika Serikat. Belum ada kepastian juga bagaimana sebenarnya Kadhafi tewas. CNN, misalnya, menyebut diktator eksentrik dan orang-orang dekatnya digerebek di rumah tempat persembunyiannya di Sirte. Dia ditembak karena berusaha melarikan diri.
Namun, versi yang banyak diyakini kebenarannya adalah Kadhafi tewas di selokan ketika berusaha meninggalkan Sirte tadi. NATO, seperti dikutip The Guardian, sudah mengonfirmasi dua pesawat mereka berhasil menghajar konvoi mobil yang kemudian diketahui ditumpangi Kadhafi.

Sejak kompleks kediamannya yang megah dan kokoh di Tripoli, Bab Al Aziziya, direbut pemberontak, Kadhafi bersama sejumlah orang dekatnya memang bersembunyi di Sirte, kota kelahiran yang sangat dicintai pria yang ditetapkan Pengadilan Kriminal Internasional sebagai penjahat perang itu. Sejumlah keluarganya juga mengungsi ke Aljazair.
Sedangkan anaknya yang paling terkenal, Saif al-Islam, hingga berita ini ditulis, dikabarkan masih berkeliaran di wilayah gurun pasir sebelah selatan negeri itu. Pasukan pemberontak terus memburu pria yang Agustus lalu sempat dikabarkan tertangkap di Tripoli itu.

Dengan tewas di kota kelahiran, Kadhafi bernasib sama seperti eks diktator Iraq Saddam Hussein yang juga tertangkap di sebuah gudang pertanian tak jauh dari kota kelahirannya, Tikrit, pada 13 Desember 2003. Hanya bedanya, Saddam ditangkap hidup-hidup dan baru dihukum gantung pada 5 November 2006.

Tewasnya Kadhafi tersebut sekaligus bisa diartikan bahwa perang di Libya telah berakhir. Sebelumnya, meski Tripoli telah jatuh, pasukan pro-Kadhafi terus melakukan perlawanan, terutama dari Sirte. Akibatnya, konflik bersenjata yang berlangsung selama delapan bulan itu mengakibatkan setidaknya 25 ribu nyawa melayang.

Perang berakhir, tapi bukan berarti persoalan telah selesai. Libya yang kini di bawah kendali NTC masih harus menghadapi segunung masalah. Mulai membangun kembali infrastruktur yang porak poranda, memulihkan perekonomian, hingga membentuk pemerintahan baru yang bisa mewakili berbagai faksi yang tergabung dalam NTC. Di Sirte, misalnya, mayoritas fasilitas kota hancur dan hampir seluruh penduduknya yang berjumlah 100 ribu orang mengungsi.

Kepala NTC Mustafa Abdel Jalil sudah berjanji akan memberi kompensasi kepada keluarga 25 ribu warga Libya yang tewas akibat perang yang disulut revolusi Arab yang lebih dulu berkobar di dua negara tetangga, Tunisia dan Mesir itu.  “Keluarga para martir, juga yang terluka serta para pejuang sendiri akan kami beri kompensasi,” kata Jalil kepada AFP.
Meski kemenangan kaum pemberontak anti-Kadhafi tak lepas dari bantuan pasukan NATO, sejumlah pihak di luar Libya sudah mewanti-wanti agar nasib negeri itu sepenuhnya diserahkan kepafa rakyat Libya sendiri. “Jangan ada intervensi,” ujar Presiden Rusia Dmitry Medvedev, seperti dikutip AFP.

Mantan kandidat presiden AS, senator John McCain juga mendukung warga Libya agar fokus menyelesaikan masalah mereka sendiri. “Warga Libya bisa fokus pada penguatan persatuan nasional dan membangun perekonomian,” katanya. (ttg/jpnn)

KRONOLOGIS TEWASNYA KADHAFI

16.05 WIB:
Sirte, kota tempat Muammar Kadhafi bersembunyi, jatuh ke tangan pemberontak.

18.01:
Dua pesawat NATO membombardir rombongan mobil Kadhafi; anaknya, Mutassim; mantan menteri pertahanan Abu Bakr Younis; juru bicara Kadhafi, Moussa Ibrahim; kepala intelijen Abd Allah Al Sanusi; sepupu sekaligus penasihat Kadhafi Ahmed Ibrahim; asisten pribadi Kadhafi, Mansour Daw, dan tiga pengawal.

18.07:
Younis dan tiga pengawal tewas akibat hajaran pesawat Nato. Kadhafi dan anggota rombongan bersembunyi di selokan di bawah jalan. Pasukan pemberontak mengepungnya.

18.25:
Terkepung, Kadhafi yang menggenggam pistol berwarna keemasan berteriak, “jangan tembak, jangan tembak.” Tapi, seorang tentara pemberontak menembaknya di kedua kaki dengan senjata kaliber 9 milimeter. Ada pula yang menyebut dia ditembak di bagian perut.

18.53:
Reuters melaporkan, Kadhafi tewas karena luka tembak. Mutassim juga tewas. Sedangkan anggota rombongan lainnya ditangkap.

18.56:
Televisi Al-Libiya yang pro-Kadhafi membantah sang kolonel tewas.

17.03:
Seorang tentara pemberontak yang turut menangkap Kadhafi memastikan diktator itu telah tewas. Dia mengaku merampas pistol emasnya.

Sumber: Reuters, The Guardian, Daily Telegraph, AFP