25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 14588

Keluarga Nelayan Kembali Datangi Pemkab Langkat

LANGKAT- Hanya berselang sepekan, keluarga sejumlah nelayan tradisional wilayah Teluk Aru yang ditangkap tentara maritim Malaysia kembali mendatangi Pemkab Langkat guna mendapatkan kejelasan, Selasa (25/10).
Kedatangan istri nelayan ini, menyusul rekomendasi Pemkab menempuh upaya-upaya pembebasan atau kejelasan hukum.

“Tadi pak Sekda saat bertemu warga nelayan (istri maupun keluarga) menekankan, Pemkab serius melakukan upaya-upaya terkait pembebasan ataupun kejelasan hukum nelayan tradisionil kita yang ditangkap tentara maritim Malaysia belum lama ini,” kata Kabag Humas Pemkab Langkat, H Syahrizal.

Rizal menyebutkan, upaya disampaikan kepada keluarga nelayan tradisional yang hadir ke kantor bupati, Selasa (25/10), memberitahukan secara resmi ke Dinas Kelautan Propsu serta mendelegasikan Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Kelautan Pemkab Langkat ke Jakarta menemui pihak-pihak berkompetensi menangani permasalahan dimaksud.
Pada kesempatan itu, keluarga nelayan diwakili Santi, Mariani, Nurbaya dan Nur Asiyah. Santi menuturkan, hingga kini belum menerima kabar dari suaminya sejak ditangkap beberapa waktu lalu. Karenanya, mereka sangat berharap pemerintah dapat membantu pemulangan keluarga mereka. (mag-4)

20 Hari Menghilang, Ditemukan Tewas Tergantung

BINJAI- Tak disangka, setelah 20 hari menghilang dari rumahnya, Hamdan (17), warga Dusun I, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, ditemukan tewas tergantung dan membusuk di sebuah gudang bekas pengolahan kayu tak jauh dari rumahnya, Selasa (25/10), sekitar pukul 09.00 WIB.

Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum korban ditemukan tewas tergantung, dia pernah meminta sebuah HP kepada orangtuanya. Namun, permintaannya tidak dikabulkan karena keadaan ekonomi yang pas-pasan.

Dari sinilah awal mula kepergian Hamdan, karena sejak permintaannya tidak dikabulkan, dia pergi dari rumah, Kamis (6/10), hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Menurut Tarmadi alias Marbun (54) ayah korban mengatakan, sejak kepergian anaknya itu, dia sibuk mencari ke berbagai tempat, namun tak kunjung membuahkan hasil.

Hari terus berlalu, tetapi Tarmadi juga tak kunjung menemukan anaknya tersebut. Sementara, sejumlah warga di tempat korban tinggal kerap mencium bau busuk. Hanya saja, bau busuk tersebut dikira warga hanyalah bangkai binatang.

Hingga akhirnya, Tarmadi berfirasat kalau anaknya tak jauh dari rumah. Sehingga, Tarmadi mencoba mencari anaknya di sebuah gudang bekas pengolahan kayu, yang tak jauh dari rumahnya.

Setelah meminta izin ke pemilik gudang, Tarmadi masuk dan mencari anaknya. Ketika melakukan pencarian, Tarmadi nyaris putus asa. Pasalnya, ketika dia membuka pintu gudang tersebut, tidak ada tanda-tanda keberadaan anaknya.
Namun, di dalam gudang, tarmadi melihat sebuah ruangan dengan pintu terbuka. Penasaran, Tarmadi mencoba masuk untuk melihat di dalam ruangan itu. Dan alangkah terkejutnya Tarmadi setelah melihat anaknya tewas tergantung dengan seutas tali nilon dan sudah membusuk. Temuan ini langsung diberitahukan kepada petugas kepolisian setempat.

Kapolsek Tandam AKP Widya, saat dikonfirmasi, memastikan kalau mayat tersebut tewas gantung diri. “Dari hasil diagnosa dokter yang turun ke lokasi, menyatakan di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sehingga untuk saat ini korban dipastikan tewas gantung diri,” ujar Widya.(dan)

Ketua DPD RI Kunjungi Medan

MEDAN-Ketua DPD RI Irman Gusman, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara, dengan menyambangi Kota Medan, Rabu (26/10).

Menurut anggota DPD RI Rahmat Shah, yang akan mendampingi Ketua DPD RI Irman Gusman mengatakan, kedatangan Irman dalam rangka kunjungan kerja. Adapun kegiatan yang akan dihadiri Ketua DPD RI, lanjut Rahmat, di antaranya, menjadi narasumber dialog nasional di RAZ Plaza, menuliskan tanda solidaritas tentang Gempa Turki di Konsulat Turki Medan serta menyampaikan pidato pada acara pelantikan BM3 Sumatera Utara di Hotel Grand Angkasa.

Sedangkan tanda solidaritas tentang gempa Turki yang akan diberikan di Konsulat Turki Medan di Jalan Dr Mansyur No 122 – 124 Medan, sebagai bentuk persaudaraan dan kemanusiaan mengingat Turki-Indonesia selama ini menjalin kerjasama yang baik. “Nantinya bentuk ungkapan belasungkawa akan kami jilid dalam buku sebagai rasa solidaritas masyarakat Sumut kepada korban gempa di Turki,” pungkasnya. (ila)

Dana BKMM Diduga Diselewengkan

LUBUK PAKAM- Yayasan Pendidikan Swasta Tamora di Jalan Irian Gang Pendidikan, Tanjung Morawa, diduga tidak menyalurkan dana Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM) tahun ajaran 2009/2010. Akibatnya, sekitar 21 murid miskin SMA dan 26 murid SMK yang seharusnya mendapat bantuan tidak menerimanya.

Hal itu diungkap mantan Wakil Kepala Sekolah SMK Yayasan Pendidikan Swasta Tamora Irwansyah, ketika dihubungi Sumut Pos, selasa (25/10), sekitar pukul 14.31 WIB.

Menurut Irwansyah, pihak Yayasan Pendidikan Swasta Tamora tidak menyalurkan dana BKMM yang seharusnya dibayarkan sekitar Rp60 ribu persiswa perbulan dengan sistem pembayaran triwulan yang bersumber dari APBN.
Untuk murid SMA sebanyak 21 orang terdiri 6 orang siswa kelas 2 dan 14 siswa kelas 3. Untuk murid SMK, enam orang kelas 2 dan 20 orang kelas 3.

Kepala Sekolah SMA Swasta Tamora Tuti Sriwahyuni, yang tahun 2009 lalu, merangkap jabatan sebagai Kepala Sekolah SMK Swasta Tamora, membantah tidak menyalurkan bantuan BKMM. Menurutnya, pada tahun 2009, siswa SMK Swasta Tamora hanya mendapatkan bantuan BKMM untuk 6 siswa saja. (btr)
“Wajarlah kalau ada siswa yang cemburu, lantas bicara yang tidak-tidak,” bantahnya. (btr)

Pedagang Ikan Ditangkap Bawa Sabu

SERGAI- Satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai, berhasil meringkus Khoirul Aswat (29) pedagang ikan keliling penduduk Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (24/10) malam, sekira pukul 20.00 WIB di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, karena memiliki sabu-sabu sebanyak 0,5 gram.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya Ncek (DPO) warga Tanjung Balai. “Dibeli dari teman seharga Rp700 ribu dan langsung diantar ke rumah,” kata Aswat ketika dimintai keterangannya, Selasa (25/10) sore.

Kapolres melalui Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai, AKP Nopiardi mengatakan, tersangka merupakan target pihak kepolisian yang diduga sebagai pengedar sabu. “Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamakan 0,5 gram sabu bersama satu unit sepeda motor Yamaha Mio BK 6425 XAP,” kata Nopiardi. (mag-3)

Berjuang Sampai Tetes Darah Terakhir Randiman Janjikan Bonus Rp20 Juta

MEDAN-Tim sepakbola Sumut siap menghadapi Bengkulu pada playoff Pra PON yang berlangsung di Jakarta, Kamis (27/10). Tim ini dilepas Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun di gedung dewan kemarin (25/10).

Menurut H Saleh Bangun, para pemain yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumut, berpeluang menorehkan sejarah bila lolos pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII yang berlangsung di Riau, 2012 mendatang.
“Pada PON XVII lalu Sumut gagal berlaga karena tersingkir di babak penyisihan, yang ironisnya berlangsung di Stadion Teladan Medan. Nah, inilah kesempatan terbaik untuk menebus kegagalan itu. Jadi bertandinglaha dengan mengeluarkan segenap kemampuan, bila perlu sampai tetes darah terakhir,” bilang Saleh Bangun.

Selanjutnya Saleh Bangun berharap agar Pengprov PSSI Sumut dibawah kepemimpinan Ir H Kamaluddin Harahap menjadi titik tolak kebangkitan sepak bola Sumut, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan prestasi.
Menanggapi hal itu Kamaluddin Harahap yang dipilih menjadi Ketua PSSI Sumut oleh 23 Pengcab/Klub, mengatakan siap mengemban amanah yang disematkan kepadanya. “Upaya pertama tentu saja meloloskan tim Sumut pada PON XVIII. Apalagi tim ini sudah terbentuk lebih dari setahun. Jadi, semua upaya telah kita kerahkan. Sekarang kita tinggal memohon doa restu masyarakat Sumut,” bilang Kamaluddin.

Terkait peluang timnya, Kamaluddin mengaku optimis, terlebih pada ujicoba terakhir menghadapi Pro Duta yang diperkuat sejumlah pemain asing, Hardiyantono dkk mampu berimbang 1-1.

Masih menurut Kamaluddin, semua hasil yang diperoleh tim Pra PON Sumut selama menjalani laga ujicoba tak terlepas dari bantuan banyak pihak. “Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, Ketua KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu dan Dirut PTPN 4 Dahlan Harahap serta seluruh masyarakat Sumut yang telah memberi dukungan moral dan materi kepada tim Pra PON Sumut,” bilang Kamaluddin.

Sementara itu Sekwan DPRD Sumut yang juga mantan manejer tim PSMS Drs H Randiman Tarigan mengatakan bahwa pihaknya siap menggelontorkan bonus senilai Rp20 juta bila anak asuh Rudi Saari lolos  PON XVII. “Melihat dari postur dan sejumlah hasil ujicoba selama ini, saya yakin mereka mampu melakukannya (lolos ke PON XVIII),” bilang Randiman.

Turut hadir pada pelepasan kemarin Wakil Ketua DPRD Sumut HM Affan, Ketua Fraksi Partai Golkar Ardi Mulyono, serta manajer tim Dr M Nur Rasyid Lubis dan Drs Azam Nasution. (jun)

Pemenang TELKOMSELpoin Periode 2 Diumumkan

MEDAN – Telkomsel mengumumkan pemenang TELKOMSELpoin periode 2 (Juli – September 2011) berhadiah utama 4 paket asuransi pendidikan dengan total nilai premi Rp 400 juta, 30 paket saldo T-Cash masing-masing Rp 5 juta, 300 tabungan masing-masing senilai Rp 2,5 juta, 300 unit Samsung Galaxy Tab, dan 600 unit Blackberry 3G 9300. Telkomsel menanggung seluruh pajak hadiah pemenang program apresiasi ini dan pelanggan juga dapat memeriksa status nomornya apakah menjadi pemenang atau tidak melalui SMS, ketik WIN kirim ke 777.

VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono mengatakan, Telkomsel mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus berterimakasih atas tingginya antusiasme pelanggan Telkomsel yang telah berpartisipasi dalam TELKOMSELpoin.

‘’Program loyalitas ini adalah salah satu upaya Telkomsel untuk terus meningkatkan nilai tambah seluruh produk Telkomsel, sehingga pelanggan dapat selalu merasakan kelebihan kompetitif dibanding produk selular lain di pasar,” ujarnya.

Pelanggan kartuHALO, simPATI dan kartu As yang berpatisipasi dalam TELKOMSELpoin periode 2/2011 mencapai 40% dari seluruh pelanggan. Adapun nama pemenang yang berhak menerima apresiasi dari TELKOMSELpoin periode kali ini merupakan hasil penarikan poin hadiah yang dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2011 secara transparan di hadapan notaris, departemen sosial, dan pejabat pemerintah kota Jakarta.

Telkomsel juga masih membuka kesempatan bagi pelanggan setia lainnya untuk terus berpartisipasi di TELKOMSELpoin periode berikutnya bulan Oktober – Desember 2011 dengan grand prize berupa 1 unit Toyota Alphard yang akan dumumkan pada Januari 2012.

Menurut Linda, Telkomsel menanggung seluruh pajak pemenang TELKOMSELPoin. Para pemenang akan dihubungi Telkomsel secara langsung melalui telepon dan bukan melalui SMS.

Selain itu guna menghindari terulangnya kembali aksi penipuan undian berhadiah, Telkomsel memberikan mekanisme yang mudah bagi pelanggan untuk mengetahui apakah nomornya menjadi pemenang TELKOMSELpoin yakni melalui SMS ketik WIN kirim ke 777 dengan tarif SMS regular.

Pelanggan juga dapat melihat seluruh nama pemenang TELKOMSELpoin melalui media massa, website www.telkomsel.com, serta dapat pula ditanyakan di GraPARI/GeraiHALO  setempat atau melalui Call Center bebas pulsa yakni 111 untuk pelanggan kartuHALO serta  116 untuk pelanggan simPATI dan kartu As. Apabila pelanggan masih menerima SMS undian berhadiah, Telkomsel telah membuka layanan SMS 1166 sebagai sarana pengaduan SMS penipuan.

Format yang harus diisi dalam SMS pengaduan tersebut adalah: Penipuan# nomor pelaku penipuan#isi SMS penipuan kirim ke 1166. (sih/rel)

MTs Miftahussalam Prestasi Lewat Tari

MEDAN-Sebagai lembaga pendidikan, pembentukan karakter tidak hanya melalui mata pelajaran. Melalui kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) sekolah bisa juga dilakukan. Begitulah yang kini gencar dilakukan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahussalam Medan lewat kegiatan ekskul bidang tari. “Sejak terbentuk pada 2009 lalu, kegiatan tari kita ternyata memberikan banyak prestasi. Terhitung hingga kini kita telah meraih sedikitnya 20 prestasi untuk skala lokal khususnya tingkat sekolah lanjutan pertama di kota Medan,” ungkap Kepala MTs Miftahussalam, Cut Ruhama SPdI didampingi PKS Kesiswaan Dedi Wahyudi Pinem SPd, Selasa (25/10).

Ruhama mengakui kegiatan ekskul tari itu banyak memberikan nilai positif. Seperti membangun proses kebersamaan dan disiplin. “Kegiatan positif ini juga mampu mengharumkan nama sekolah,” aku wanita ini.
Bahkan menurut Cut Ruhama, prestasi terakhir yang mereka raih yakni ketika para siswa yang tergabung dari perwakilan masing-masing kelas itu mampu meraih juara I festival tari multi etnis Sumut tingkat SMP se Kota Medan, Mei lalu.

Selain itu MTs Miftahussalam juga mampu meraih juara I lomba tari daerah untuk tingkat pelajar di Kabupaten Deli Serdang dalam memeriahkan HUT Golkar ke 47 Oktober lalu.

Bahkan lewat eksistensi tari tersebut para siswi MTS Miftahussalam kini banyak menerima tawaran untuk tampil di beberapa acara. Di antaranya mengisi acara wedding, launching produk maupun ulang tahun sebuah lembaga maupun partai. Alhasil dengan beragam raihan yang telah mereka persembahkan, para siswi MTs Miftahussalam kini merasa lebih terpacu meraih prestasi yang lebih baik lagi. “Melihat kemampuan para siswa kita tersebut semakin memberikan keyakinan kepada kami untuk terus mendukung anak didik agar bisa berprestasi di tingkat nasional,” aku Ruhama.

Tidak tanggung-tanggung bentuk dukungan langsung datang dari yayasan dengan memberikan fasilitas berupa tempat berlatih, dan menghadirikan pelatih tari yang berpengalaman plus uang saku bagi anggota tari. “Ketua Yayasan Prof Dr Ir H Bustami Syam MSME juga mendukung baik kegiatan ini, bahkan rencananya kita akan menambah fasilitas kegiatan tari seperti busana daerah sesuai yang di butuhkan lewat dukungan yanh diberikan dari berbagai pihak,” bilangnya.
Kini lewat keseriusan para siswinya, kegiatan latihan tari sudah terjadwal yakni setiap Jumat sore. Saat ini anggota tari MTs Miftahussalam sudah menguasai tujuh jenis tarian dari beragam etnis daerah itu. (uma)

Bhayangkara Golf Club Diikuti 130 Peserta

Medan-Sebanyak 130 peserta mengikuti turnamen golf bertajuk Bhayangkara Golf Club (BGC) memperebutkan Piala Kapolda Sumut Irjen Pol Wisnu Amat Sastro yang berakhir Sabtu (22/10).

Terkait gelaran tersebut Kapolda berharap agar pelaksanaan turneman itu mampu meningkatkan jalinan silaturrahmi di antara para peserta. “Karenanya saya berharap agar para peserta menjunjung tinggi sportifitas,” ujar Kapolda.
Selanjutnya Kapolda mengatakan bahwa even kali ini bertema “Dengan Semangat Olahraga, Kita Junjung Disiplin dan Sportivitas Guna Meningkatkan Profesionalisme dalam Melaksanakan Tugas Pokok Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat Sehingga Polri Tetap Bekerja Profesional”.

Pembukaan event ditandai pengguntingan pita balon terbang berisi kertas berhadiah televisi. “Masyarakat yang mendapat kertas berhadiah ini, bisa menukarkannya ke Lantai III Biro Mapolda Sumut,” terrangnya lagi.
Sementara Ketua Panitia Kombes Pol Armen F.Sembiring yang juga Kabid Keu menambahkan bahwa gelaran kali ini mempertandingkan nomor  Nears to the ball, Neart to the Pin, Best net overall dan lainnya. Khusus kategori Best Gross diraih Kompol Jhony Sitepu dari Bhayangkara Golf Club.

Hadiah menarik lain juga disediakan saat luckydraw berupa televisi, mesin cuci, lemari es, laptop, Blackberry, dispenser. Khusus grand luckydraw sepeda motor diraih AKBP Endang Hermawan, Kasat Patroli Jalan Raya.
“Teristimewa dari gelaran ini adalah para peserta mengumpulkan dana untuk diserahkan kepada Yayasan Lions Club untuk operasi penderita katarak,” terang  Sembiring. (Mag-5)

Hasilkan 31 Lulusan Terbaik

Universitas HKBP Nommensen Wisuda 1.365 Mahasiswa

MEDAN-Sebanyak 1.365 mahasiswa Medan dan Siantar dari Universitas HKBP Nommensen diwisuda di Griya Dome Center, Medan. Pelantikan berlangsung dalam dua hari, Jumat-Sabtu, (21-22/10).”Dari 1.365 mahasiswa itu, 31 orang diantaranya wisudawan terbaik, yakni 24 dari Medan dan 7 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Siantar,” urai Rektor Universitas HKBP Nommensen, Dr Ir Jongkers Tampubolon MSc didampingi Humas, Bonifasius Tambunan SE Msi.Ak, di ruang kerjanya, Selasa (25/10).

Kata Jongkers, penyaringan masuk kepada mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2011/2012, Universitas HKBP Nommensen sudah melakukan ujian seleksi kepada 3.550 calon mahasiswa. “Ke 3.550 calon mahasiswa itu berasal dari 22 provinsi mulai Aceh hingga Papua. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Universitas HKBP Nommensen, ke depan kami akan meningkatkan kualitas pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia yang lebih bermutu, beriman dan berakhlak serta mampu menghadapi tantangan global,” paparnya.

Saat ini Universitas HKBP Nomensen melakukan kerjasama dengan semua pihak dalam hal dunia pendidikan. Tujuannya agar kualitas mahasiswa lebih baik dan meluluskan mahasiswa yang bisa menghadapi tantangan yang lebih besar. Tantangan besar yang dimaksud di sini adalah dalam hal lapangan kerja yang dibutuhkan masyarakat.”Jadi sekarang kami sedang melakukan evaluasi kepada semua fakultas dan program studi yang ada di lingkungan Universitas HKBP Nommensen agar tujuan kami tercapai,” akunya.

Di tengah-tengah situasi masyarakat yang berkembang saat ini, Jongkers berharap Universitas HKBP Nommensen tetap relevan dan tanggap, terutama menghadapi perubahan. “Mengantisipasi perubahan harus dapat memimpin perubahan yang ada, agar mahasiswa Universitas HKBP Nommensen bisa tetap terdepan,” harapnya. Sementara, Humas Universitas HKBP Nommensen, Bonifasius Tambunan SE Msi.Ak mengaku bangga karena meluluskan mahasiswa terbaik tahun ini. “Kita harapkan kedepannya lebih banyak lagi wisudawan terbaik setiap tahunnya” tutup pria yang disapa Boni. (jon)