28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1460

Harus Jelas dan Bermanfaat, Pemko Segera Tata Aset Daerah di Medan Labuhan

Kepala BKAD Kota Medan, Zulkarnain - Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan melakukan penataan dan pengelolaan aset daerah yang terletak di 2 kelurahan, Kecamatan Medan Labuhan. Inventarisasi aset yang bersertifikat Hak Pengelolaan (HPL) nomor 1, 2, 3, 4, dan 5 dengan luas mencapai 180 hektare ini, berada di Kelurahan Sei Mati dan Nelayan Indah.

“Penataan dan pengelolaan aset ini merupakan program Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, agar aset milik Pemko Medan menjadi jelas, sehingga dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Kepala BKAD Kota Medan, Zulkarnain, Minggu (28/5).

Dikatakan Zulkarnain, berdasarkan catatan dari Kartu Inventaris Barang (KIB) di kawasan Kecamatan Medan Labuhan, ada aset tanah milik Pemko Medan yang bersertifikat HPL bernomor 1, 2, 3, 4, dan 5 dengan luasan total tanahnya 180 hektare. Termasuk di dalamnya Kelurahan Nelayan Indah (Kampung Nelayan) yang dulunya dibangun.

Menurut Zulkarnain, Kampung Nelayan sendiri, sitem kerja sama penggunaan dan pemanfaatan aset Pemko Medan yang diberikan kepada masyarakat pada waktu itu adalah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB)

“Kampung Nelayan merupakan bagian dari HPL Pemko Medan. Waktu dibangunnya perumahan nelayan di Kampung Nelayan, Pemko Medan mengajukan rekomendasi teknis untuk diterbitkan HGB di atasnya. Artinya para nelayan yang dibangun rumahnya saat itu, diberikan HGB, yang diterbitkan oleh BPN,” tuturnya.

Dijelaskan Zulkarnain, sebelum melakukan penataan dan pengelolaan aset, pihaknya telah menggelar pertemuan di Kantor Kecamatan Medan Labuhan, guna mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya yang teridentifikasi selama ini menggunakan lahan yang merupakan aset Pemko Medan tersebut.

“Kemarin kami menggelar sosialisasi khusus melalui tim terpadu, yang dihadiri perwakilan Kejari Belawan, Kapolsek, dan Danramil, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan perwakilan perbankan, BTN, bersama masyarakat yang teridentifikasi oleh kecamatan dan kelurahan selama ini menggunakan ataupun memanfaatkan lahan HPL Pemko Medan yang berada di Medan Labuhan,” jelas Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain, sosialisasi dilakukan agar lebih menjelaskan dan memberikan keyakinan kepada masyarakat, HPL yang ada di Kecamatan Medan Labuhan itu adalah milik Pemko Medan, sebab teridentifikasi yang menggunakan dan memanfaatkan HPL tersebut berganti-ganti.

“Jadi kita tidak mengetahui informasi apa yang diperoleh masyarakat, khususnya masyarakat yang memanfaatkan aset Pemko Medan tersebut,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, saat ini pihak BKAD Kota Medan, terus mensosialisasikan HPL nomor 1 sampai dengan nomor 5 yang merupakan aset Pemko Medan. Berharap nantinya, masyarakat dapat bekerja sama dan berkolaborasi dalam melakukan penatausahaan aset yang tertib.

“Sebab langkah-langkah penatausahaan adalah inventarisasi sehingga dalam inventarisasi aset nanti tim terpadu akan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari masyarakat,” jelas Zulkarnain.

Zulkarnain juga mengatakan, jika masyarakat sudah disosialisasikan dan memahaminya, maka ketika nantinya dilakukan inventarisasi seperti pemasangan plank, pengukuran ulang, dan pemasangan patok, tidak ada masyarakat yang menghalang-halangi.

“Kami juga akan lakukan inventarisasi dan validasi terhadap HGB yang diterbitkan pada HPL di Nelayan Indah. Kami berharap, semuanya mendapatkan dukungan dari masyarakat,” katanya lagi.

Dia jg menyebutkan, dalam sosialisasi yang digelar kemarin, pada dasarnya masyarakat yang memanfaatkan HPL Pemko Medan, mengakui, tanah tersebut bukan milik mereka, tapi milik Pemko Medan.

“Mereka juga berharap dilibatkan jika seandainya ada kebijakan ataupun program untuk mendayagunakan maupun memanfaatkan aset tersebut lebih produktif di masa mendatang,” sebut Zulkarnain.

Selanjutnya, Zulkarnain menegaskan, perencanaan penggunaan dan pemanfaatan ataupun kerja sama terhadap aset daerah adalah hal yang paling pokok dan seyogianya melalui mekanisme yang sah. Hal ini juga termasuk dalam bentuk penatausahaan aset yang tertib.

Untuk itu, BKAD Kota Medan juga akan melakukan langkah pengamanan dan penertiban agar Aset Pemko Medan terjaga, terpelihara, tidak hilang, dan terhapuskan ataupun digunakan tanpa kerja sama yang sah.

HPL di Kecamatan Medan Labuhan tersebut, diketahui telah tercatat menjadi Aset Pemko Medan berdasarkan Sertifikat HPL nomor 1 sampai dengan nomor 5, yang diterbitkan 1994 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Artinya bagaimana pun aset akan digunakan sepenuhnya sebagai sumber daya pembangunan kota untuk meningkatkan program kerja yang berorientasi kesejahteraan masyarakat. Sebab, tanah (lahan) yang berada di Medan Labuhan tersebut, merupakan aset milik Pemko Medan yang harus dikelola secara tertib efektif dan produktif,” pungkas Zulkarnain.(map/saz)

Kapolri & Ketum PP Muhammadiyah Hadiri Pengukuhan Guru Besar UMSU Irjen Pol Prof Dadang Hartanto

UMSU: Kapolri dan Ketua Umum PP Muhammadiyah (3 dan 4 kiri) menghadiri pengukuhan Guru Besar UMSU Irjen Pol Prof Dadang Hartanto.

KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi kompak menghadiri acara prosesi pengukuhan guru besar Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto SH SIk MSi di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Sabtu (27/5).

Selain itu hadir anggota Kompolnas Irjen Pol Purn Dr Benny Josua Mamoto SH MSi dan tokoh nasional lainnya. Irjen Pol Prof Dadang Hartanto dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Administrasi Publik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMSU.

Dalam orasi imiahnya, Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto menyampaikan saat ini organisasi dihadapkan dengan lingkungan dengan karakteristik VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang dinamikanya sangat tinggi akibat terpaan media sosial. Dinamika sosial yang bergejolak menjadi tantangan oleh setiap organisasi, baik swasta maupun pemerintah.

Aspek VUCA dalam dinamika, katanya, perlu disadari menjadi aspek yang harus diperhitungkan agar organisasi dalam administrasi publik tetap berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Irjen Pol Prof Dr Dadang menegaskan lingkungan VUCA memerlukan organisasi pintar yang menghasilkan tata kelola pemerintah yang pintar pula, agar tata kelola pemerintah yang baik dan diterima oleh publik. Oleh karena itu, pada kesimpulan orasinya disebutkan bahwa dinamika itu memerlukan organisai pembelajaran dimana model organisasi pembelajaran Peter Senge menjadi pilihan.

Sementara Rektor UMSU Prof Dr Agussani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo atas izin yang telah diberikan kepada Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto mengabdi sebagai dosen selain aktif sebagai Pati di Mabes Polri.

Prof Agussani mengatakan paparan dalam orasi ilmiah Irjen Pol Dadang Hartanto cukup bernas. ”Kami mengucapkan terima kasih. Pengukuhan guru besar ini menjadi istimewa dan bersejarah dan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena dihadiri tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang,” katanya.

Dijelaskan rektor, untuk mendapatkan jenjang kepangkatan guru besar membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Selain harus menjalankan kewajiban Tridarma Perguruan Tinggi berupa pengajaran, penelitian dan pengabdian, juga menulis karya ilmiah yang dipublikasi di jurnal internasional bereputasi.

Irjen Pol Prof Dadang Hartanto merupakan dosen tetap NIDK pertama di UMSU yang mencapai gelar kepangkatan akademik tertinggi terhitung pada 8 Februari 2023. Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto meniti pendidikan kepolisian di Akpol (1994), PTIK (2002) dan Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (2008) dan Sekolah Pimpinan Tinggi (2017). Irjen Pol Prof Dadang Hartanto tercatat sebagai Wakapoldasu tahun 2020 dan saat ini bertugas sebagai Widya Iswara Utama sejak tahun 2022.

Pada prosesi pengukuhan dalam sidang senat terbuka, Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menyematkan tanda profesor kepada Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai profesor ke-8 di UMSU dan profesor ke-241 di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Usai penyematan tanda profesor, Kapolri Jenderal Pol Sigit Prabowo bersama Ketum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir didampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak yang turut hadir menyalami dan memberikan ucapan selamat kepada Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto.

Turut hadir pada acara pengukuhan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, Pimpinan Ponpes Alkautsar Medan Syech Ali Marbun, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, pimpinan Ormas Islam, organisasi mahasiswa Cipayung, pimpinan perguruan tinggi dan para jurnalis. (dmp)

Semua Warga Medan Berhak Dapatkan Pelayanan Kesehatan Secara Gratis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kota Medan, khususnya di kawasan Medan Deli dan Medan Perjuangan, masih banyak mengeluhkan program Universal Health Coverage (UHC). Masyarakat merasa sulit saat ingin berobat dengan menggunakan KTP. Apalagi jika status kartu BPJS mereka dalam kondisi menunggak.

Seperti yang disampaikan masyarakat dalam Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, yang digelar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan SIP MIP di dua lokasi yakni di Jalan Pancing 1 Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli, dan di Jalan Sei Kera, Medan Perjuangan pada 27 dan 28 Mei 2023.

“Kami masih merasa sulit berobat dengan menggunakan KTP. Apalagi kalau BPJS kita menunggak. Padahal, bukannya kami tak mau bayar tunggakan, tapi karena memang kami tidak mampu lagi membayarnya,” keluh warga.

Menyikapi hal ini, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan mengatakan, sesuai amanat Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan ini, Pemko berkewajiban memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Medan tanpa terkecuali. Menurut Abrar, selama ini penerapan Perda Nomor 4 Tahun 2012 ini dirasakan belum maksimal.

“Di mana pelayanan kesehatan oleh pemerintah belum seluruhnya dirasakan warga. Karenanya, kami Fraksi Demokrat di DPRD Medan akan terus mendorong pemerintah supaya penerapan Perda Kesehatan ini dapat lebih dimaksimalkan, sehingga seluruh masyarakat Kota Medan dapat benar-benar merasakan pelayanan Kesehatan secara gratis,” ungkapnya.

Karenanya, Abrar mengaku akan menindaklanjuti aspirasi warga ini dengan meminta Wali Kota Medan mengevaluasi Puskesmas dan rumah sakit yang tidak mendukung program UHC tersebut. “Ini menjadi atensi kami di Fraksi Demokrat,” tegas Abrar.

Sebelumnya, politisi muda Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, Perda Kota Medan Nomor 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan ini sudah disahkan sejak 2012 lalu, namun masalah kesehatan ini masih menjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat. Dia pun memohon doa dari masyarakat, agar Fraksi Demokrat mampu memperjuangkan agar anggaran program UHC ini dapat dimaksimalkan dalam APBD Kota Medan.

“Jadi, nanti setiap warga Kota Medan yang memiliki KTP dan KK bisa berobat gratis. Dan yang perlu digarisbawahi adalah, UHC ini untuk seluruh masyarakat Kota Medan tanpa terkecuali, baik yang kaya atau miskin, semua masuk dalam tanggungan,” pungkasnya. (adz)

Pemkab Labuhanbatu & PT KAI MoU Berangkatkan Jamaah Haji

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga melakukan penandatanganan MoU dengan PT Kereta Api Indonesia. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga melakukan penandatanganan MoU dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang dilakukan di Kereta Api Inspeksi dengan tujuan Rantauprapat – Mambang Muda pada Sabtu (27/5/2023).

Penandatangan MoU antara Pemkab Labuhanbatu dengan PT KAI di kereta inspeksi merupakan pertama kali di Indonesia. Penandatanganan Mou tersebut merupakan kerjasama Pemkab dengan PT KAI untuk keberangkatan jamaah haji dari Rantauprapat-Medan (PP).

Bupati dalam sambutannya mengatakan jamaah haji merupakan orang – orang yang akan menjalankan rukun islam kelima.

“Jadi Pemkab akan berusaha memberikan yang terbaik sehingga jamaah merasa nyaman dan aman dalam keberangkatannya,” papar Erick.

Bupati berpesan, kepada PT KAI agar menaruh petugas di setiap gerbong dan toilet untuk menuntun jamaah haji. Dikarenakan banyak jamaah haji yang lansia.

President divre PT KAI Regional Sumut Muhammad Arie Fathurrochman mengatakan MoU di Kereta Inspeksi tersebut merupakan pertama kalinya dilakukan dengan kepala daerah untuk keberangkatan jamaah haji.

“Sebagai informasi penandatanganan Mou antara Pemkab dan PT KAI merupakan yang pertama kali di Indonesia dengan kereta Inspeksi dan juga pertama kalinya di Indonesia PT KAI akan bekerjasama dengan pemkab dalam pemberangkatan jamaah haji, untuk itu kami akan memberikan yang terbaik untuk jamaah haji dan kami akan berusaha memberikan kenyamanan dan keamanan untuk jamaah haji,” urainya.

Untuk diketahui, keberangkatan jamaah Haji menggunakan kereta api dari Rantau – Medan (PP) merupakan yang pertama kali di Indonesia. MoU dengan PT KAI tersebut merupakan keseriusan Pemkab Labuhanbatu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Jamaah Haji.

Turut dalam rombongan Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra l Sarimpunan Ritonga, Kadis Kominfo Labuhanabatu Ahmad Fadly Rangkuti, Kakan Kemenag Labuhanbatu Asbin Pasaribu. Ketua MUI Labuhanbatu Abdul Hamid Zahid., Kabag Kesra Sekdakab Labuhanbatu , Kabag Kerjasama Sekdakab Labuhanbatu, Kabag Protokol Sekdakab Labuhanbatu dan Tamu Undangan Lainnya. (fdh/tri)

Dua Atlit Tinju Kota Tebintinggi Masuk Pelatda PON 2024

JJ Vargas Harianja didampingi Zalza Nabila berhasil meraih mendali emas dalam Kejurwil Tinju Piala Pangdam I BB di Kota Medan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS – Dua atlit Tinju asal Kota Tebintinggi Zalza Nabila dan JJ Vargas Harianja lulus dan akan mengikuti Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024 dalam ajang Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Amatir se Sumatera Piala Pangdam I Bukit Barisan (BB) Degdrasi Atlit Pelatda PON 2024.

Zalza Nabila kelas 50 kilogram dan JJ Vargas Harianja kelas 86 K
kilogram berhasil meraih mendali emas. Sedangkan Erwin kelas 48 kilogram dan Daud Delahoya kelas 80 kilogram hanya mempu memberikan mendali perunggu.

Empat atlit dari cabang olahraga tinju asal Kota Tebingtinggi ini berlaga di Gedung Serbaguna Medan dalam Kejurwil Tinju Amatir se Sumatera Piala Pangdam I Bukit Barisan (BB) tanggal 19-28 Mei 2023 yang diikuti oleh 10 Provinsi.

Ketua Pengkot Tinju Kota Tebingtinggi, Bahrum Harianja mengaku terharu dan bangga karena dua atlit Pengkot Tinju asal Kota Tebingtinggi berhasil meriah dua mendali emas dan dua mendali perunggu.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari wujud kepedulian KONI Kota Tebingtinggi yang terus melakukan pendampingan, monitoring dan pembinaan kepada Pengkot Tinju dan atletnya,” jelas Bahrum Harianja.

Tidak terlepas dengan keberhasilan Zalza Nabila dan JJ Vargas Harianja mampu meraih mendali emas dalam Kejurwil Tinju Piala Pangdam I BB, keduanya telah memberikan kontribusi bagi Kota Tebingtinggi dibidang olahraga cabor Tinju.

“Mereka masuk dalam Pelatda PON tahun 2024. Terus berlatih, karena keberhasilan prestasi itu tidak terlepas dengan semangat latihan yang serius serta mematuhi apa yang dikatakan pelatih. Tetap jaga semangat dan jaga kesehatan,” bilangnya.

Sedangkan Ketua Umum KONI Kota Tebingtinggi, Anton mengaku sangat bangga dengan berhasilnya dua atlet cabor Tinju asal Kota Tebingtinggi, Zalza Nabila dan JJ Vargas Harianja yang berhasil meraih mendali emas.

Kepada dua atlet tinju lainnya, Daud Delahoya dan Erwin jangan berkecil hati karena tidak mendapatkan mendali emas, tetapi Daud Delahoya dan Erwin sudah memberikan yang terbaik kepada KONI Tebingtinggi karena berhasil meraih mendali perunggu.

“Tetap semangat dan terus berlatih, atlit Kota Tebingtinggi pantang pulang sebelum membawa mendali dalam pertandingan,” ungkap Anton. (ian/tri)

Kajari Nias Selatan Santuni Sowanolo Laia Korban Penganiayaan

Kasi Intelijen Kejari Nisel, Hironimus Tafanao pada saat serahkan bantuan secara simbolis kepada korban penganiayaan Sowanolo Laia. Jum'at, (26/5).

NISEL, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Rabani M. Halawa, SH , MH dan jajaran melakukan aksi sosial berupa pemberian bantuan dan tali kasih kepada Sowanolo Laia yang merupakan korban tindak pidana penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Erlina Zebua Alias Ina Ayu di Kantor Kejaksaan Negeri Nias Selatan (Nisel), jalan Diponegoro No. 97 Pasar Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan. Jum’at, (26/5) sekira pukul 14:00 Wib siang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa melalui Kasi Intelijen Kejari, Hironimus Tafanao, SH , MH kepada sejumlah awak media diruanganya, bahwa kita mengundang sikorban serta keluarganya sekaligus dilakukan pemberian bantuan dan tali kasih (santuni).

Tali kasih ini diinisiasi oleh kepedulian dan rasa kemanusian dari Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa dan seluruh jajajaran untuk memperhatikan dan memberi suppor kepada Sowanolo Laia yang merupakan korban tindak pidana penganiayaan dan keluarganya yang kehidupan ekonominya lemah sehingga membutuhkan bantuan.

“Kegiatan ini mengandung makna agar jangan ada kesan bahwa pihak Kejaksaan Negeri Nias Selatan hanya memperhatikan dan memenuhi kebutuhan terdakwa dan keluarganya dan mengesampingkan kebutuhan dan kehidupan korban,” ucap Bung Hiro TF.

Bung Hiro TF menambahkan bahwasanya bantuan dan tali kasih itu diserahkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa, yang diwakili oleh Kasi Intelijen Hironimus Tafonao (Bung Hiro TF) dan Kasi Pidum Juni Kristian Telaumbanua. Bantuan yang diberikan berupa sembako berupa beras, minyak goreng, telur, susu, mie instan, dll yang diterima oleh Sowanolo Laia dan keluarganya.

Ditempat yang sama, korban penganiayaan, Sowanolo Laia dan keluarga pada kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, S.H., M.H., dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, MSi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa yang telah mendamaikannya dengan terdakwa Erlina Zebua Alias Ina Ayu.

“Terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan dan jajaran atas bantuan tali kasih yang telah diberikan kepadanya dan keluarganya dan tidak ada balasan darinya selain hanya berdoa agar Tuhan selalu memberkati kita semua,” ucap Sowanolo Laia.

Pada Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nias Selatan Hironimus Tafonao, S.H., M.H, Kasi Pidum Juni Kristian Telaumbanua, S.H., M.H, Jaksa dan Staf pada Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Sowanolo Laia dan keluarga.(Eud/tri)

Bupati Labuhanbatu Berharap Warga Muhammadiyah tak Terpecah Ditahun Politik 2024

Bupati Labuhanbatu hadiri Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Musyda ke-XII Aisyiyah Kabupaten Labuhanbatu. (fajar)

LABUHANBATU,SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga berharap ditahun politik 2024, masyarakat khususnya warga Muhammadiyah tidak terpecah.

“Kita masyarakat Labuhanbatu jangan mau dipecah-pecah, jangan mau dibuat irisan-irisan sehingga kita sesama masyarakat Labuhanbatu saling menjelekkan,” katanya pada Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Musyda ke-XII Aisyiyah Labuhanbatu, Sabtu (27/5/2023) di gedung Nasional jalan Ahmad Yani Rantauprapat Kecamatan Rantauprapat.

Menurutnya, pilihan pemilih penentu arah bangsa kedepan. Sehingga, memilih mesti menggunakan hati.

“Kita harus tahu siapakah nanti yang akan menentukan bangsa ini. Hati kitalah yang memilihnya. Jangan mau diajak sana diajak sini, maka itu kepada orang-orang tua kami yang hadir disini bapak- ibu para alim ulama, legakan dan sejukanlah Kabupaten Labuhanbatu ini, agar Labuhanbatu bisa lebih maju lagi sesuai dengan slogan yang kita musyawarahkan pada hari ini,” pesannya.

Selanjutnya, Bupati Erick berharap Musyda juga menghasilkan mufakat yang baik dan juga pemilihan yang tepat sesuai dengan keinginan daripada masyarakat Muhammadiyah dan juga masyarakat Aisyiyah.

“Semoga Musyda ke-XI PD Muhammadiyah sesuai mufakat dan keinginan masyarakat Muhammadiyah Labuhanbatu. Selamat bermusyawarah kepada warga Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Tentukanlah pilihan saudara para warga Muhammadiyah, kepada siapakah tongkat itu nanti akan diserahkan. Begitu juga dengan kaum perempuannya kepada siapakah tongkat itu akan diserahkan,” harap Bupati didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar.

Sementara, Ketua PP Muhammadyah Labuhanbatu Yursalim Nasution dikesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu yang telah berkenan hadir pada Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Musyda ke-XII Aisyiyah Kabupaten Labuhanbatu.

Musyda Muhammadiyah ke-II mengambil tema memajukan Labuhanbatu mencerahkan Sumatera Utara, secara historis pemilihan tema ini untuk memperteguh komitmen apa yang telah dimulai Muhammadiyah sejak 1 abad yang lalu dan terus konsisten untuk berkiprah dalam lintasan berbagai program dan amal usaha serta dakwah kemasyarakatan di seluruh wilayah nusantara.

Muhammadiyah optimis bahwa bangsa Indonesia dapat menjadi negara maju adil dan makmur khusus di Labuhanbatu, Muhammadiyah terus berkhidmat bergerak maju dan menabur amal saleh tiada henti-hentinya.

Menurut Ketua Muhammadiyah ini, tujuan diadakannya musyawarah ini adalah untuk merumuskan yang bermanfaat, mencari solusi permasalahan, dan juga secara antisipatif untuk mewujudkan keinginan yang lebih besar dan maslahah.

“Untuk itu nilai-nilai yang melekat pada pelaksanaan musyawarah mari kita junjung tinggi dan amalkan sehingga Musyda ke-II ini benar-benar membawa rahmat bagi kita dan bangsa ini,” ujarnya.

Disisi yang sama Yursalim menyampaikan, Gendang pemilu 2024 telah ditabuh sebagai jembatan emas untuk mewujudkan kedaulatan yang berkeadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Maka saya mengajak kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah mari kita gunakan hak pilih kita sebagai warga negara dengan baik, jangan ada warga Muhammadiyah yang golput,” katanya.

Di akhir pidatonya, Ketua Muhammadiyah berpesan menjelang pemilu 2024 ini, warga Muhammadiyah tidak perlu ditarik-tarik ke sana kemari, warga Muhammadiyah telah mampu mengiqro’ situasi dan kondisi, pungkasnya.

Terlihat hadir dalam Musyda tersebut, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Labuhanbatu Sarimpunan, Ritonga, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, perwakilan Polres Labuhanbatu, perwakilan Kodim 0209/LB, Ketua MUI, ketua NU AL Washliyah, pimpinan cabang Muhammadiyah Labuhanbatu, pimpinan cabang Aisyiyah Labuhanbatu, pimpinan ranting Muhammadiyah se-Labuhanbatu, pimpinan ranting Aisyiyah se-Labuhanbatu, dan para warga Muhammadiyah Labuhanbatu. (fdh/tri)

Soal Pelayanan Kesehatan yang Maksimal, Pemko Medan Harus Lakukan Perbaikan di Semua Lini

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rudiyanto Simangunsong saat melaksanakan sosialisasi produk hukum daerah ke V Tahun 2023, Peraturan Daerah tentang Sistem Kesehatan (SKK) Kota Medan No 4 Tahun 2012.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rudiyanto Simangunsong mendorong pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kota Medan secara menyeluruh bisa maksimal dilaksanakan. Harapannya kedepan tidak lagi terdengar warga Kota Medan kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan saat berobat ke rumah sakit atau puskesmas.

Politisi PKS asal Tanjungbalai menegaskan hal tersebut saat melaksanakan sosialisasi produk hukum daerah ke V Tahun 2023, Peraturan Daerah tentang Sistem Kesehatan (SKK) Kota Medan No 4 Tahun 2012 yang dilaksanakan di sejumlah lokasi diantaranya Jalan Bromo Lorong Mulia No. 7 Kelurahan Tegas Sari II, Kecamatan Medan Area, Jalan SM Raja, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota dan Jalan AR Hakim Gg.Pertama, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Sabtu-Ahad (27-28/5/2023)

“Perda ini sudah ada sejak 2012, di Kota Medan jangan lagi ada orang yang ber KTP Medan tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam perda ini diatur semua terkait pelayanan kesehatan,” katanya.

Pria yang kini duduk di Komisi ID PRD Medan, menjelaskan perda ini mengatur sistem kesehatan masyarakat yang harus mampu melayani kesehatan bagi masyarakat secara maksimal. “Dengan Perda ini diharapkan pelayanan kesehatan mudah, cepat dilayani, dan pelayanannya maksimal,” harapnya..

Untuk mewujudkannya, Pemko Medan harus melakukan perbaikan disemua lini dalam upaya memaksimalkan pelayanan kesehatan seperti pembangunan rumah sakit di Medan Utara, perbaikan Puskesmas di Kota Medan.

“Kita mendukung perbaikan dan penambahan fasilitas kesehatan seperti Pembangunan Rumah Sakit dan perbaikan fasilitas Puskesmas,” katanya lagi.

Rudiyanto juga mengharapkan lahirnya Perda tentang kesehatan Kota Medan ini dapat menjamin pemeliharaan kesehatan bagi semua usia di Kota Medan sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan dari semua elemen penyelenggaran kesehatan baik milik pemerintah dan perorangan dan swasta. “Ini harapan kita semua,” pungkasnya. (rel)

Sejumlah Pasar Sepi, PUD Pasar dan DPRD Medan Kolaborasi Ramaikan Pasar Kembali

DISKUSI: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, Kepala Cabang III PUD Pasar Medan Mahyudsin Ginting, Kepala Pasar Pendidikan M Harahap, dan anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak saat diskusi bersama para pedagang di Pasar Pendidikan, Medan, Sabtu (27/5/2023).

MEDAN, SMUTPOS.CO – Sepinya sejumlah pasar di Kota Medan menjadi perhatian Pemko Medan dan DPRD Kota Medan. Guna menggeliatkan kunjungan masyarakat ke pasar, PUD Pasar Medan dan DPRD Medan mengadakan diskusi bersama para pedagang dan masyarakat. Diskusi diadakan di Pasar Pendidikan, Medan, Sabtu (27/5/2023).

Pada diskusi ini hadir Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, Kepala Cabang III PUD Pasar Medan Mahyudsin Ginting, Kepala Pasar Pendidikan M Harahap, dan anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak. Diskusi tersebut turut dihadiri perwakilan pedagang.

Usai diskusi, Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno mengatakan, para pedagang menyampaikan harapannya agar Pasar Pendidikan dapat merubah tata letak atau penataan pedagang yang ada disana. Salah satunya keberadaan pedagang sayur mayur, ikan, dan daging yang biasanya berjualan di lantai 2.

“Kondisi itu dinilai membuat kunjungan masyarakat menjadi sedikit, sebab pengunjung yang ingin datang membeli sayur mayur, ikan dan daging enggan naik ke lantai 2. Untuk itu mereka minta agar diizinkan berjualan di lantai 1, sebab lantai 1 merupakan kios-kios yang dipakai berjualan pakaian,” ucap Suwarno.

Oleh sebab itu, Suwarno mengatakan akan mempelajari masukan dari para pedagang tersebut. “Nantinya akan kami rapatkan untuk kemudian dipelajari apakah memungkinkan keinginan tersebut. Selanjutnya kami akan meminta arahan dari Badan Pengawas PUD Pasar Medan mengenai kemauan pedagang untuk pindah berjualan di lantai 1,” ujarnya.

Menanggapi saran pedagang tersebut, anggota DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak berharap agar keinginan tersebut dapat ditindaklanjuti. Tujuannya, supaya masyarakat ramai berdatangan ke pasar dan berdampak dengan meningkatnya pemasukan pedagang. “Kita minta agar kepindahan pedagang menjadi bagian dari penataan di Pasar Pendidikan,” tutupnya. (map)

Sinyal Makin Kuat, Pertumbuhan Jaringan Indosat Capai 118% di Kepulauan Riau

Gedung pusat Indosat di Jakarta.

BATAM, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) serius dalam memperkuat jaringan di area terluar provinsi kepulauan Indonesia, salah satunya Kepulauan Riau (Kepri). Terbukti dengan bertumbuhnya jaringan di Kepri hingga 118% sejak merger.

Yesias Petrus Boeboe, District Operation Head Sumatera mengatakan Indosat sangat mendukung gerakan pemerintah untuk menghadirkan akses digital yang menjangkau area 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) di Sumatera.

“Awalnya jaringan kami hanya terpusat melayani layanan kedua brand di beberapa kota kabupaten seperti Batam, Bintan dan Tanjung Pinang namun sekarang sudah mencapai pelosok desa,” ujarnya.

Dengan adanya penggabungan jaringan dengan teknologi Multi Core Operator Network (MOCN), jaringan Indosat saat ini sudah hadir hingga ke Lingga, Natuna dan Anambas.

“Natuna dan Anambas, merupakan dua pulau yang cukup sulit dijangkau, Indosat memaksimalkan sinyalnya agar bisa ditangkap di lokasi terpencil seperti Jemaja, Tarempa dan Palmatak,” ucap Yesias.

Tidak hanya itu, para pelanggan Indosat di daerah terpencil area Karimun dan Tanjung Uban Bintan juga sudah bisa menikmati jaringan yang lebih baik dengan penambahan sejumlah sites. “Untuk membuktikan pengalaman digital terbaik, Indosat melalui brand Tri menggelar turnamen Mobile Legend di daerah Teluk Sebong Pereh bagi para gamers dan kaum milenial,” ucap Yesias.

Selain Mobile Legend, Fahd Yudhanegoro, Head of Region Sumatera menegaskan untuk menambah awareness bahwa jaringan Indosat sudah lebih baik di Kepulauan Riau, Indosat menggelar berbagai aktivitas dan promosi khususnya di kalangan kawula muda.

“Saat bulan puasa lalu, Indosat melalui brand IM3 menggelar pasar Ramadan yang diramaikan dengan Food Bazaar, Art & Music Performance, dan dimeriahkan dengan kegiatan komunitas. Untuk menambah pelanggan baru, Indosat juga aktif terlibat dengan sekolah contohnya program Ranking 1 yang menyasar komunitas pelajar di Batam,” ucap Fahd.

Dengan semakin berkembangnya jaringan di Kepulauan Riau, komitmen Indosat memberikan marvelous experience dengan menghadirkan Mini Gerai dan 3 Kiosk sebagai bentuk pelayanan yang dapat memudahkan pelanggan untuk mendapat pelayanan terbaik Indosat di area rural.

“Sesuai dengan tujuan Indosat yaitu Empowering Indonesia, kami ingin masyarakat Indonesia bisa terhubung secara merata melaui jaringan Indosat dan meningkatkan geliat digital ekonomi masyarakat,” tutup Fahd. (rel/ram)