Home Blog Page 14606

Stadion Palaran Jadi Alternatif

SAMARINDA-Stadion Palaran di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat tawaran PSSI menjadi tuan rumah laga Pra Piala Dunia (PPD) 2014, saat tim nasional Indonesia menjamu Iran, yang akan digelar 15 November mendatang.

“Kalau memang dipercaya nantinya, tawaran ini suatu kehormatan buat publik sepakbola di Kaltim,” kata anggota Executive Committe (Exco) PSSI Erwin D Budiawan di Kompleks GOR Segiri Samarinda, Jl Kesuma Bangsa, Jumat (7/10) sore WITA.

“Kamis (6/10/2011) malam kemarin saya ditelpon Tri Goestoro (Sekjen PSSI). Beliau tanya, bagaimana Stadion Kaltim di Palaran,” ujar Erwin.

Kaltim memiliki Stadion Utama Kalimantan Timur yang terletak di Palaran, Samarinda. Stadion kebanggaan masyarakat Kaltim yang pernah menjadi ajang pembukaan PON XVII 2008 dan final Divisi Utama Liga Indonesia musim 2009/2010 lalu, memiliki kapasitas hingga 45 ribu tempat duduk.

Menindaklanjuti tawaran PSSI , Erwin mengatakan dirinya sebagai perwakilan Exco di Kaltim segera menyampaikannya kepada Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak. (net/jpnn)

Kapan BPN ke Sari Rejo?

087768155xxx
PAK Rahudman mana janji waktu kampanye akan memanggil BPN ke Sari Rejo? Jangan ahanya janji manis, rakyat sudah bosan dibuat. Janji adalah hutang yang harus ditepati dan kami akan unjuk rasa. Dari Panggabean, warga Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia.

Masih Menunggu
Sudah kita kirimkan konsep penyelesaian sengketa tanah Sari Rejo ke TNI AU. Kami masih menunggu pembicaraan dengan menyangkut masalah itu.

Syaiful Bahri
Sekda Kota Medan

Tiket Indonesia v Qatar Segera Dijual

PSSI telah mengeluarkan informasi seputar tiket pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Indonesia versus Qatar yang berlangsung Selasa (11/10). Tiket bisa dipesan mulai hari Minggu lusa.

Untuk pertandingan tersebut, panitia mengalokasikan 65 ribu lembar tiket untuk umum. Pemesanan hanya dilayani dua hari, yakni Minggu (9/10) dan Senin (10/10), di loket Stadion Gelora Bung Karno dan situs Raja Karcis, dari jam 10 pagi sampai 5 sore.

Meski calon penontot sudah mulai bisa mendapatkan tiket, namun panitia akan memberlakukan pengamanan ekstra ketat saat kedua tim berlaga. Ini dilakukan demi mencegah terulangnya kejadian di laga kandang ‘Skuad Garuda’ sebelumnya.
Partai kandang Indonesia di putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Bahrain bulan lalu diwarnai insiden, seperti pelemparan botol dan juga dinyalakannya petasan.

Dalam rangka mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi, PSSI sudah melakukan rapat koordinasi dengan Polda Metro Jaya. “Hari ini kita duduk bersama dan diskusi. Yang penting ada pengamanan rutin, kendala soal mercon itu yang jadi masalah. Teguran sudah dapat, AFC minta jaminan, Polda memberikan jaminan,” aku anggota Komite Eksekutif PSSI Roberto Rouw, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/10). (net/jpnn)

Surat Pindah Antar Provinsi

088261957xxx
Kepada Bapak Dinas Kependudukan saya mau tanya apakah mengurus surat pindah antar Provinsi apakah harus bayar? Kalau bayar berapa biayanya?

Lengkapi Berkas dan Persyaratan
Sesuai pasal 15 UU Nomor 23 Tahun 2006, bahwa penduduk WNI yang pindah dalam wilayah NKRI wajib melapor kepada instansi pelaksana (perangkat pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab dan  berwenang melaksanakan pelayanan dalam urusan administrasi kependudukan). Di daerah asal yang dalam hal ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah (SKP). Selanjutnya penduduk WNI wajib melapor kepada instansi pelaksana ditempat tinggal tujuan dengan membawa SKP, untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah-Datang (SKPD). SKP/SKPD digunakan sebagai dasar perubahan atau penerbitan KK dan KTP bagi penduduk yang bersangkutan. Sesuai Pasal 59, penandatanganan SKP/SKPD bagi penduduk WNI untuk pindah-datang antar Kabupaten / Kota dan antar Provinsi ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana (Kepala Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil).

Darusalam Pohan
Kadis Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Medan

Forlan Kejar Rekor

MONTEVIDEO-Uruguay akan menjalani laga pertamanya menuju Piala Dunia 2014 dengan menghadapi Bolivia. Di pertandingan tersebut Diego Forlan punya kesempatan mengukuhkan dirinya menjadi pemain tersubur La celeste.
Forlan saat ini sudah mencetak 31 gol untuk Uruguay. Jumlah tersebut dia buat dalam 82 penampilan yang dimulai sejak menghadapi Arab Saudi dalam sebuah pertandingan persahabatan di tahun 2002 silam.

Dengan 31 gol tersebut Forlan sementara berdiri sejajar dengan legenda sepakbola Uruguay, Hector Scarone. Dengan kata lain, striker Inter Milan itu bisa mencetak rekor baru sebagai yang tersubur di timnasnya andai bisa menjebol gawang Bolivia malam nanti.

Jika Forlan butuh sembilan tahun dan 82 pertandingan untuk membuat 31 gol, maka Scarone menyumbang jumlah gol yang sama dalam selang 13 tahun (1917-1930). Meski rekornya berpeluang dipatahkan Forlan, Scarone punya torehan lain yang hampir pasti tak akan bisa disamai mantan pemain Manchester United dan Atletico Madrid itu.

Scarone menjadi legenda setelah dia berhasil mengantar Uruguay meraih medali emas Olimpiade 1924 dan 1928. Prestasinya yang paling gemilang tentu saja menjuarai Piala Dunia 1930.
Berdiri tak jauh dari Forlan dan Scarone adalah Luis Suarez. Pemain depan Liverpool itu dalam usianya yang baru 24 tahun sudah menceyak 21 gol dari 49 caps.

Jika dua striker top itu sedang berupaya menjadi pencetak gol terbanyak bagi timnas Uruguay, kabar terbaru justru menyebutkan jika striker timnas lainnya Edinson Cavani yang sedang cedera tetap doboyong saat negaranya berhadapan dengan Bolivia.

Sebelumnya Cavani sempat diragukan bakal tampil untuk laga tersebut menyusul cedera engkel yang membekapnya. Melansir kabar Ovacian, striker milik Napoli ini ternyata telah berlatih secara normal pada Kamis waktu setempat.
Kondisi itu menjadi tanda jika Cavani akan bisa bermain. Ia diharapkan bisa menjadi tandem buat Diego Forlan dan Luis Suarez di lini depan uruguay.

Pelatih Oscar Tabarez tampaknya akan menggunakan skema permainan 3-4-3. Trio Suarez, Forlan dan Cavani, diharapkan akan bisa membuat daya gedor lini depan uruguay bisa lebih maksimal.

Sementara Maxi Pereira dan Alvaro Pereira sepertinya akan ditempatkan di sisi kanan dan kiri. Sedangkan di belakang kemungkinannya akan diisi oleh Diego Lugano, Diego Godin, dan Martin Caceres. (bbs/jpnn)

Del Bosque Enggan Komentari Silva

PRAHA-Gelandang David Silva merasa tak diinginkan di tim nasional Spanyol dan menyindir pemilihan pemain yang dilakukan pelatih Vincente del Bosque. Saat hal ini ditanyakan ke Del Bosque, dia enggan berkomentar banyak.
Bulan lalu, dalam sebuah sesi wawancara, Silva sempat mengeluhkan minimnya kesempatan bermain yang dia dapat di timnas. Padahal, dia sudah tampil sangat baik bersama klubnya, Manchester City.

Silva merasa tak mendapatkan dukungan dari Del Bosque. Dia juga mengkritik Del Bosque yang menganakemaskan para pemain Real Madrid dan Barcelona. Del Bosque mengaku belum mendengar masalah ini secara langsung dari Silva. Oleh karena itu, dia pun tak mau bicara banyak. “Saya harus bicara dengan David Silva,” ujar Del Bosque yang dikutip Sky Sports.

“Dia mengatakan sesuatu bahwa dia merasa diperlakukan tidak adil. Tapi, dia tak bilang apa-apa ke saya. Oleh karena itu, saya tak bisa mengatakan apa pun,” tambahnya.

Spanyol sudah lolos ke putaran final Piala Eropa 2012. Kemarin (8/10) La Furia Roja telah berhadapan dengan Republik Ceko dalam lanjutan kualifikasi Euro 2012.
Di tenpat terpisah gelandang Spanyol lainnya yang kini membela Arsenal Mikel Arteta berharap memiliki kesempatan untuk memperkuat tim negaranya.

Sejauh ini pemain berusia 29 tahun itu belum pernah mewakili Spanyol di level senior. Padahal Arteta sempat tampil gemilang saat masih membela skuad timnas Spanyol junior.

Arteta merasa secara kemampuan dirinya masih bisa masuk untuk bergabung bersama dengan pemain seperti Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Juan Mata, Cesc Fabregas maupun Sergio Busquets. “Saya tentunya akan senang jika bisa bermain lagi untuk tim  nasional. Memang persaingan untuk masuk begitu ketat, tetapi saya tak mau mengenyampingkan apapun untuk bisa meraih tempat di sana,” kata Arteta. “Bisa bermain di Liga Champions bersama Arsenal, tentunya akan menjadi peluang buat saya masuk ke dalam timnas atau justru sebaliknya,” harap Arteta. (bbs/jpnn)

Yakin Pensiun dari Timnas Swiss

Pemain veteran Hakan Yakin, Kamis (6/10) kemarin mengumumkan gantung sepatu dari tim nasional Swiss. Di usianya yang telah menginjak 34 tahun, pesepakbola yang berkiprah bersama Schweizer Nati di tiga Piala Eropa serta dua Piala Dunia itu mengambil keputusan tersebut lantaran tak
ingin menghambat kemajuan Swiss.

“Para pemain dalam skuad melakukan pekerjaan luar biasa saat ini dan saya tak ingin menghalangi jalan siapa pun,” kata gelandang serang yang juga piawai jadi penyerang lubang itu dilansir situs resmi FIFA.
“Hakan adalah pemain mengagumkan dengan performa super bagi negaranya,” komentar arsitek Swiss, Ottmar Hitzfeld. (net/jpnn)

BKKBN Fokuskan Tionghoa dan Warga Pinggiran

MEDAN- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut fokus untuk menyelidiki peningkatan jumlah penduduk di wilayah pesisir, pedesan dan perbatasan serta suku Tionghoa. Hal itu dilakukan untuk melihat pertumbuhan angka penduduknya.

Demikian disampaikan Kepala BKKBN Propinsi Sumut, Nofrijal  kepada wartawan, Jumat (7/10) di ruang kerjanya. Selain ditinjau dari kewilayahan, sukuisme menjadi satu hal yang mesti diperlukan untuk diselidiki.
“Bila penduduk asli pesisir sudah paham ber-KB, tapi suku Tionghoa masih dilakukan pendataan keluarganya,” katanya.
Dia membeberkan, prioritas itu dilakukan berdasarkan dialog dengan tokoh Tionghoa Sumut. Dari dialog tersebut, kami melihat sangat tinggi tingkat partisipasi program KB bagi suku tersebut, bahkan di Jakarta suku Tionghoa mendapatkan pelayanan mandiri.

Untuk mendukung program tersebut, Nofrijal menyatakan, membentuk tim untuk pendataan warga Tionghoa dan tim pendataan terhadap warga yang berada di pedesaan, pesisir dan perbatasan kabupaten/kota. “Akhir Oktober bisa diketahui mengenai peta wilayah yang dihuni suku Tionghoa,” sebutnya.
Demi menekan pertumbuhan, dia menyebutkan akan membuat program prioritas pada tahun 2012 untuk penanganan warga tersebut.

Di lapangan, papar Nofrizal  masih ditemukan kasus-kasus berpatokan pada keturunan masyarakat, di mana masih ada yang mengakui banyak anak menjadi peningkatan perekonomian keluarga. Pemikiran masyarakat yang mengariskan leluhur, justru perlu diberikan penjelasan yang baru. (jon)

Laporan Amiruddin Belum Diproses BKD

MEDAN- Penyelesain konflik internal dua kader Partai Demokrat di DPRD Medan berlarut-larut. Pasalnya, Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Medan belum memproses laporan Ketua DPRD Medan Amiruddin dikarenakan masih menunggu anggota lainnya yang berada di luar Kota Medan.

Dua kader Partai Demokrat yang sedang berkonflik itu, Ketua DPRD Medan, Amiruddin dengan anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu. Keduanya konflik ketika Burhanuddin menyampaikan perkataan tak senonoh kepada Amiruddin saat rapat.

Ungkapan yang tak senonoh itulah yang membuat Amiruddin gerah dan melaporkan Burhanuddin kepada BKD DPRD Medan. Pelaporannya terkait etika sebagai anggota DPRD Medan saat mengikuti rapat.
Ketua BKD DPRD Medan, Jan Lie mengaku belum memperosesnya karena jumlah anggota BKD DPRD Medan belum quorum. Alasan itulah yang membuat BKD belum bisa memproses laporan Ketua DPRD Medan tersebut.  “Kami belum memprosesnya, karena saya tidak bisa bekerja sendiri. Karena anggota BKD yang berjumlah lima orang perlu ditunggu agar cukup quorum,” katanya singkat kepada wartawan Koran ini, Jumat (7/10).

Menanggapi itu, Ketua DPRD Medan Amiruddin enggan berbicara banyak. Tapi, sepenuhnya akan diberikan kepada BKD DPRD Medan. “Saya tak mau membahasnya. Saya serahkan semuanya ke BKD DPRD Medan,” cetusnya.
Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Herri Zulkarnain yang hendak dikonfirmasi berulang kali melalui sambungan telepon selulernya dan pesan singkat tidak memberikan komentar apapun. Hingga kini, menurut staf di fraksinya Herri sedang ada tugas di Jakarta dalam agenda kunjungan kerja Dalam kasus penghinaan itu, Burhanuddin tak hanya menyebut Ketua DPRD Medan dengan ungkapan tak senonoh.

Tapi, kader Demokrat itu juga menyebut pimpinan dewan dengan ungkapan yang tak senonoh. Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Medan Ikrimah Hamidy ketika dikonfirmasi wartawan.  “Ya kami meminta klarifikasi dari DPC Partai Demokrat Medan, agar bertanggungjawab terhadap sikap dan tindakan yang dilakukan Burhanuddin Sitepu. Kita sudah mengirimkan surat klarifikasi tersebut ke DPC Partai Demokrat untuk ditindaklanjuti secepatnya,” ungkap politisi PKS yang sibuk mempersiapkan segala hal untuk berangkat ke tanah suci kloter 8. (adl)

UISU Perlu Tingkatkan Konsolidasi

MEDAN-  Persoalan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) bisa diselesaikan dengan konsolidasi antar kedua belah pihak. Demikian disampaikan tokoh nasional, Surya Paloh kepada wartawan, Jumat (7/10) usai menyampaikan kuliah umum di Kampus UISU Al Munawwarah, Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Alumni UISU ini enggan bicara banyak mengenai kondisi UISU terkini, hanya saja dia memberikan saran UISU bisa diselesaikan dengan cara konsolidasi.

Rektor UISU Al Munawwarah, Zulkarnaen Lubis mengatakan hadirnya Surya Paloh dianalogikan seperti seorang ibu yang merindukan anaknya, pasalnya Surya Paloh tak lain adalah alumni UISU. “Kehadiran Surya Paloh sangat bermakna dalam upaya membangun citra UISU yakni Just Fine, atau akrab di telinga  kita  yakni UISU baik-baik saja sesuai ikon kita selama  ini,” sebutnya.

Hadirnya Surya Paloh ke kampus UISU menyampaikan kuliah umum bertema membangun jiwa nasionalisme melalui pendidikan karakter bangsa. Pada kesempatan itu, dia menyebutkan Indonesia merindukan seorang pemimpin yang mengakui kesalahannya dan siap menerima konsekuensi. Mengingat selama ini banyak pemimpin yang tidak tahu bahkan enggan mengakui kesalahannya hingga akhirnya memberikan sebuah polemik panjang. “Tak jarang orang ingin menjadi pemimpin di Indonesia  dengan menunjukkan sosok sempurna. Tapi, mengabaikan tekad dan keteladanan kepemimpinannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan rasa itu mulai timbul lewat hadirnya tokoh pemuda yang memiliki gagasan pemikiran tentang perlunya satu tanah air, bangsa, dan satu bahasa yang dikenalkan sumpah pemuda. “Pemuda ini penentu negara akan datang, kalau saya sudah tua,” katanya. (uma)