Home Blog Page 14698

Giliran Kepala BKD Diserang Guru

Carut Marut Dunia Pendidikan Binjai Pasca Mutasi Kepsek

BINJAI- Mutasi besar-besaran dilakukan Wali Kota Binjai HM Idham, terhadap ratusan kepala sekolah (Kepsek) beberapa waktu lalu, terus menuai masalah.

Setelah sebelumnya Wali Kota Binjai HM Idham nyaris di hajar guru, kini giliran Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Binjai Amir Hamzah diserang oknum guru, usai melaksanakan rapat paripurna pembahasan P-APBD 2011 di gedung DPRD Binjai, Jumat (16/9).

Pantauan wartawan Sumut Pos di gedung dewan, dalam lanjutan sidang paripurna ini, tidak terlihat wajah Wali Kota Binjai HM Idaham. Yang terlihat hanya Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan.

Peristiwa amat memalukan dan mencoreng wajah Kota Binjai ini, terjadi saat sidang lanjutan paripurna P-APBD diskor Ketua DPRD Binjai Ir Haris Harto, yang sekaligus menjadi pimpinan sidang.
Begitu Haris Harto memukul palu dan menetapkan sidang paripurna dilanjutkan Kamis (22/9) mendatang, seluruh peserta sidang terlihat berdiri untuk meninggalkan gedung DPRD Binjai.
Ketika peserta sidang masih saling bersalaman, oknum guru Aminton Pakpahan, yang sejak awal mengikuti sidang, menghampiri Kepala BKD Amir Hamzah yang duduk bersama unsur muspida.
Tanpa disangka-sangka, Aminton yang sebelumnya sempat ikut bersalaman dengan sejumlah anggota dewan, langsung menyerang Amir Hamzah dan memarahinya.

“Sudah tidak benar ini semua, bagaimana dunia pendidikan ini bisa maju. Sementara semua aturan sudah dilanggar,” teriak Aminton di hadapan Amir.

Tak sampai disitu, karena Aminton terus meluapkan emosinya kepada Amir Hamzah, menyulut emosi Kepala BKD yang diangkat Wali Kota Binjai dari Langkat itu. “Bapak seharusnya tidak berada di sini (gedung DPRD, Red). Tugas bapak saat ini mengajar,” balas Amir.

Mendengar jawaban Amir, membuat Aminton semakin emosi dan menghalau Amir Hamzah di tengah kerumunan peserta sidang.

“Jangan cerita peraturan kau Amir,” teriak Aminton berupaya melepaskan diri dari pegangan sejumlah anggota dewan.  Beruntung, Amir diselamatkan sejumlah anggota dewan yang ada di ruang sidang, hingga adu jotos pun terhindarkan.

Aminton Pakpahan, kepada wartawan Sumut Pos mengaku, ia sudah siap jika dikenakan PP 53 tentang disiplin PNS. “Kami sudah siap dengan sanski diberikan. Kalau kami tidak siap, untuk apa kami lakukan ini semua. Lagian, Pemko Binjai saat ini sibuk cerita tentang peraturan, tetapi peraturan itu secara nyata sudah dilanggarnya sendiri. Bagaimana tidak, mutasi ratusan Kepsek ini dilakukan tanpa sepengetahuan kami, tanpa ada serah terima, dan masih banyak pelanggaran peraturan lainnya. Apa ini yang dinamakan peraturan,” tegas Aminton.

Menanggapi adanya peristiwa ini, Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan, kepada Sumut Pos mengatakan, hal itu wajar terjadi atau dilakukan oleh setiap orang yang merasa kurang puas dengan kebijakan Wali Kota Binjai.

“Sepanjang tidak anarkis, kita tetap terima hal itu. Sekarang ini masalahnya, hanya ketidak puasan terhadap kebijakan yang diambil Wali Kota. Jadi, sekarang ini mereka sudah menempuh jalur hukum. Untuk itu, kita tunggu saja putusan hukumnya. Apalagi, negara kita ini negara hukum. Dengan mutasi yang dilakukan ini, kami tetap menjalankannya sembari menunggu hasil dari putusan hukum yang sekarang ini masih berlangsung,” ujar Timbas.

Sementara itu, Ketua DPRD Binjai Ir Haris Harto, yang sebelumnya sudah berjanji akan mengambil jawaban tertulis dari Pemko Binjai terkait mutasi ratusan Kepsek mengatakan, pihaknya akan memberikan jawaban itu hari Senin depan
“Seperti yang saya sampaikan saat menutup sidang paripurna tadi, kami minta kepada Pemko untuk menyerahkan jawaban secara tertulis hari Senin mendatang. Hal itu kami lakukan, agar kami juga dapat menjelaskan kepada ratusan Kepsek yang terus menuntut jawaban kepada kami,” ujar Haris Harto.

Menanggapi kebijakan Wali Kota Binjai, yang dinilai membuat Kota Binjai tidak kondusif, Haris Harto mangatakan, apa yang dilakukan Wali Kota dengan kebijakannya sah-sah saja. “Namun menurut saya, ada baiknya jika kebijakan mutasi Kepsek dilakukan secara bertahap, mulai dari SD, SMP dan SMA. Hal itu dilakukan agar suasana tetap kondusif, tidak seperti yang kita lihat saat ini,” usul Haris.(dan)

Tiga Pemuda Dituntut 7 Tahun

MEDAN-Tiga pemuda asal Medan Sunggal yang menjadi terdakwa kasus narkoba, terlihat gemetar saat jaksa penuntut umum (JPU), Herbert Hutapea SH, menuntut mereka tujuh tahun penjara dan denda Rp1 miliar. Dalam persidangan kemarin, Jumat (16/9), ketiganya terlihat panik saat duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Dalam sidang yang dipimpin Achmad Guntur SH ini, JPU menilai tuntutannya wajar dengan apa yang telah dilakukan oleh Affan Lubis, Faisal dan Fachrurozi. Tiga pemuda ini didakwa memiliki 1,7 gram sabu-sabu, karenanya melanggar Pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika jenis golongan I bukan tanaman.

“Ketiga terdakwa terbukti bersalah karena telah memiliki narkotika jenis sabu-sabu, untuk itu ketiga terdakwa dituntut tujuh tahun penjara dengan denda Rp1 miliar subsider tiga bulan penjara,” ujar Herbert dalam persidangan.

Dalam tuntutannya, JPU mengatakan, para terdakwa ditangkap polisi di Jalan Gagak Hitam, Kelurahan Sei Sikambing B, Medan Sunggal. “Para terdakwa ditangkap polisi tepatnya di depan SPBU  Petronas pada Selasa, 15 Maret 2011 lalu,” beber Herbert. Herbert mengatakan, saat itu ketiganya tertangkap tangan sedang bertransaksi. Selain menangkap para terdakwa, polisi juga berhasil menyita barang bukti tiga paket sabu senilai 1,7 gram. (rud)

Meski Jual Saham, United Bantah Pailit

MANCHESTER – Manchester United berpeluang memiliki investor baru. Itu setelah Bursa Efek Singapura menyetujui aplikasi United untuk menjual saham mereka di negara tetangga Indonesia tersebut kemarin. Lantas, berapa besar saham yang akan dilepas United “

United belum memberikan keterangan resmi. Namun, jumlah saham yang dilepas klub berjuluk Setan Merah itu diprediksi 25 persen atau tidak akan menggusur status keluarga Glazer sebagai pemegang saham terbesar atau sang pemilik.

Meski begitu, Glazer menargetkan dana besar bisa terkumpul dari saham mereka di Bursa Singapura atau setidaknya menembus nominal 600 juta pounds (sekitar Rp 8,3 triliun). Hanya, Glazer telah membantah apabila keputusan mereka menjual saham karena krisis atau terbelenggu utang besar.

“Kami ingin menepis sentimen pasar sebelum meluncurkan penawaran umum saham perdana (IPO) bahwa Manchester United saat ini tidak dalam posisi membutuhkan dana. Jadi, United tidak terburu-buru segera memasukkan daftar saham dan akan menunggu saat yang diinginkan?. Demikian pernyataan dari United sebagaimana dilansir Daily Telegraph.

United mungkin benar karena mereka tidak menanggapi upaya getol Keluarga Kerajaan Qatar untuk mengakuisisi jawara Premier League 19 kali sejak akhir tahun lalu. Selain itu, United mencatat profit 110,9 juta pounds (Rp 1,5 triliun) dalam laporan keuangan terakhir.

Tapi, sebagian ekonom menilai Glazer mungkin tengah melakukan move untuk menaikkan nilai jual klub. Sebab, seiring diterima di Bursa Singapura, United memiliki bargaining bagus terhadap calon investor selain Keluarga Kerajaan Qatar.(dns/jpnn)

Tak Mau Dibangunkan, Istri Tewas Ditikam

LUBUK PAKAM- RG (22) warga Dusun I Desa Negara Beringin, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Deli Serdang, tega menikam istrinya hingga tewas menggunakan pisau dapur saat tertidur, direkonstruksi petugas Polsek Talun Kenas di Lapangan Bola Kaki Mapolres Deli Serdang, Jumat (16/9).

Kegiatan itu dipimpin Kapolsek Talun Kenas AKP Julianus Tarigan dibantu Kanit Reskrim Iptu M Yunus Tarigan, dengan Penyidik Pembantu Bripka Uni F Alpius P, disaksikan Jaksa Penuntut Umum Aben Situmorang SH, Penasehat hukum prodeo Iwan Yusri SH.

Rekontruksi dilakukan dalam 10 adegan. Sebelumnya, pasangan suami-istri itu menginap di rumah pamannya Roh Tarigan. Malam itu, RG sedang membaca Al Kitab, sedangkan korban tengah menidurkan anaknya di kamar.

Saat anaknya tertidur, RG membangunkan istrinya untuk menemaninya karena dibayangi ketakutan. Tetapi istrinya Eva Lianna tidak terbangun. Meski sudah berulang kali membangunkan istrinya, namun sang istri malah menyuruhnya tidur, karena malam  sudah larut. Sekira pukul 00.30 WIB, tersangka mengambil pisau dapur dan langsung menikam punggung istrinya hingga Eva pun tewas.(btr)

Fabregas Kritik The Gunners

CESC Fabregas sudah meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Barcelona di awal musim ini.
Tapi, Fabregas masih menyoroti kinerja mantan klubnya. Dalam wawancara dengan majalah Sport kemarin WIB (16/9), Fabregas mengatakan bahwa sulit melihat The Gunners (sebutan Arsenal) memenangi titel beberapa tahun ke depan.

Faktor itulah yang memang menjadi alasan utama Fabregas meninggalkan klub yang telah dibelanya selama delapan tahun tersebut.

“Saya ingin berada di sebuah klub yang memiliki kemampuan memenangi gelar bergengsi setiap tahunnya dan saya tidak melihat masa depan untuk Arsenal,” kata Fabregas sebagaimana dilansir Sky Sports.

“Saya masih menyimpan perasaan kepada Arsenal, tapi saya takut mereka tidak akan mampu mendorong dirinya bersaing dengan klub besar lainnya di luar Inggris,” sambung gelandang 24 tahun itu.

Fabregas juga tidak menganggap rekrutan beberapa amunisi baru Arsenal di hari terakhir bursa transfer (31/8) memiliki pengaruh signifikan. “Saya tidak berpikir mereka di depan Manchester United maupun Manchester City, juga Chelsea. Perbedaannya terlalu timpang. Tapi, saya tetap memberi respek karena Arsenal tidak memiliki kebijakan finansial yang sama dengan yang lain,” urainya.

Anehnya, tidak selang lama setelah wawancara itu, Fabregas buru-buru menulis di-Twitter apabila dia tidak bermaksud menyerang Arsenal. “Saya harap pengganti saya maupun pemain lainnya yang hengkang memang para pemain berkualitas dan mungkin akan mampu membawa Arsenal kembali ke jalur juara,” tulis Fabregas.

“Orang bisa melupakan segala yang telah saya perbuat kepada klub (Arsenal), tapi saya tidak pernah mengatakan sesuatu yang buruk kepada AFC (Arsenal, Red),” imbuhnya. (dns/bas/jpnn)

Kakan Satpol-PP Disoroti Legislator

LANGKAT- Keberangan legislator terus menyeruak, tidak cukup Bupati dan Polisi diminta bersikap tegas atas pelecehan dirasakan Komisi I atas perlakuan pengusaha saat bertugas ke Paluh Babi Desa Selotong, Kecamatan Secanggang, Langkat, beberapa waktu.

Kini giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang disoroti. Bahkan secara terbuka, menegaskan Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP Irham Syukri, harus dicopot bupati karena dinilai tidak maksimal memerankan tugas sekaligus ditengarai membiarkan dugaan pengalih fungsian lahan di paluh dimaksud.

“Legislatif meminta Bupati Langkat menertibkan perkebunan sawit di Paluh Babi, karena diduga tidak memiliki izin di lahan mangrove yang harus dilindungi. Secara bersamaan, surat kita layangkan berkaitan dengan permintaan dinon aktifkannya pejabat Kakan Satpol-PP,” kata anggota Komisi I (Bid Pemerintahan dan Hukum) Jumarik, kemarin (16/9).

Dijelaskan dia, setelah berlangsungnya rapat dengan unsur terkait lainnya guna menyahuti aduan warga agar dilakukan pembongkaran tanggul di Paluh Babi awal pekan kemarin, idealnya turut didampingi Satpol-PP sebagai eksekutor Perda, namun kenyataan di lapangan nihil. Nah, pada saat itupula mobil dikendarai anggota Komisi I terjebak karena akses menuju lokasi terkesan sengaja di rusak.

Politisi asal PDI-P sekaligus Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) ini mengaku, mobil Nopol BK 452 LE mereka pergunakan ketika itu milik Tarsan Naibaho (anggota Komisi I) yang juga turut meninjau lokasi, akhirnya dapat dikeluarkan dari lokasi keesokan harinya. Saat di lokasi, ratusan nelayan Secanggang membongkar tanggul penutup Paluh Babi yang merupakan jalur utama menuju laut.

Kabag Humas Pemkab Langkat H Syahrizal, sebelumnya enggan berkomentar saat dimintai tanggapan akan permintaan DPRD agar bupati bersedia pro aktif memberikan penekanan mengantisipasi alih fungsi lahan pesisir pantai lebih maksimal. (mag-4)

Pedagang Liar Pasar Sukaramai Ditertibkan

MEDAN- Pihak Kecamatan Medan Area dibantu petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menertibkan pedagang liar di Pasar Sukaramai, Jumat (16/9) pagi. Penertiban ini hanya dilakukan kepada pedagang yang berjualan di sekitar badan jalan dan di atas trotoar yang menggangu pengguna jalan, sehingga menimbulkan kemacetan.

“Penertiban dilaukan karena yang berjualan kebanyakan pedagang liar dari luar Kota Medan. Mereka itu bukan pedagang eks kebakaran,” ujar Plt Direktur Operasional PD Pasar Kota Medan, Irwan Ritonga. Dikatakannya, penertiban juga dikarenakan para pedagang yang sudah mempunyai lapak di dalam ribut, karena jualan mereka tidak laku dengan adanya para pedagang liar yang berjualan di luar dari lapak yang dikelola P3TM.

“Dengan begitu, penertiban di luar lapak di Pasar Sukarame merupakan wewenang pihak Kecamatan Medan Area. Sedangkan untuk peran PD Pasar tetap melakukan kordinasi dengan kecamatan, Satpol PP dan Dishub untuk penertiban yang menggangu failitas umum, seperti jalan tidak macet,” ucapnya.

Sedangkan untuk hasil pertemuan antara P3TM dengan PD Pasar untuk menjembatani perseteruan pedagang dengan P3TM sudah dikontribusikan ke PD Pasar yang hasilnya Rp3.500 per hari.
“Rinciannya, untuk jaga malam Rp1.500 dan Rp2.000 untuk biaya pengganti lapak. Sedangkan kebersihan untuk enam bulan ke depan tidak bayar, kecuali parkir tetap dikutip sesuai aturan. Kontribusi dari P3TM ke PD Pasar sebanyak Rp1.400.000 per hari, kemungkinan akan bertambah lagi kontribusi jaga malam yang sedang dalam proses,” ungkap Irwan. (adl)

Sevilla Berharap Motivasi Negredo

SEVILLA-Duet striker Kanoute dan Luis Fabiano merupakan duet tertajam yang pernah dimiliki Sevilla dalam seratus tahun terakhir. Keduanya telah memecahkan rekor dan tampaknya sulit dilakukan pemain Sevilla lainnya.

Nah, di saat Sevilla kehilangan Luis Fabiano yang kini merumput di Sao Paolo, kubu Sevilla mendatangkan Alvaro Negredo dari Real Madrid dengan nilai transfer senilai 14.000.000 euro.

Oleh kubu Sevilla, Negredo dianggap sebagai salah satu pemain depan paling menjanjikan untuk menyamai pencapaian Fabiano yang tampil mampu mencetak 45 gol dalam 99 penampilannya bersama Sevilla.

Sayangnya, hingga kini penampilan Negredo tak kunjung ciamik, bahkan pada beberapa pertandingan awal. “Kompetisi ini masih panjang. Masih banyak yang bisa dilakukan. Saya takkan menyerah untuk menemukan bentuk permainan yang pernah saya miliki,” bilang Negredo.

Artinya, saat menjamu Real Sociedad dini hari nanti Negredo memiliki kesempatan untuk menambah pundi-pundi golnya. Pasalnya, pada delapan musim terakhir Liga Primera, Sevilla selalu membobol gawang Real Sociedad.
Aapalagi pada laga nanti tugas Negredo untuk membobol gawang Sociedad semakin ringan karena Kanoute telah pulih dari cederanya dan siap merumput.

Di tempat terpisah gelandang Real Sociedad Asier Illarramendi mengatakan bahwa laga yang berlangsung di Ramon Sanchez Pizjuan selalu sulit untuk dilakoni.

“Mereka memiliki banyak pemain hebat serta fans yang fanatik. Itu modal mereka untuk mengalahkan setiap lawan. Saya hanya bisa berharap semoga kami bisa mengintip peluang untuk melahirkan kejutan,” bilang Illarramendi. (jun)

Rindu Kemenangan

Barcelona vs Osasuna

BARCELONA – Barcelona jelas-jelas penasaran dengan kemenangan dalam sepekan terakhir. Bagaimana tidak, setelah dipaksa bermain seri 2-2 di kandang Real Sociedad di Liga Primera (10/9), skor sama kembali tercipta saat menghadapi AC Milan di Liga Champions (13/9).

Karena itu, menghadapi Osasuna di Nou Camp dini hari nanti dibidik Barca (sebutan Barca) sebagai momen mengakhiri tren seri mereka. ?Hasil dua laga terakhir tidak memengaruhi moral kami. Sesuatu yang normal sebuah tim mengalami periode negatif,” ujar kapten Barca Carles Puyol seperti dilansir Marca.

Kemenangan menjadi harga mati agar Barca tidak tertinggal dalam persaingan papan atas. Khususnya dengan seteru abadinya, Real Madrid, yang kini berstatus sebagai pemuncak klasemen. Kemenangan, apalagi dengan skor telak, juga akan membangun kembali reputasi Barca.

“Kami tidak menjanjikannya (kemenangan telak, Red), tapi, tidak diragukan lagi, kami merindukannya,” ujar entrenador Barca Josep Guardiola di situs resmi klub.

Yang menarik ditunggu dari Guardiola dini hari nanti adalah strategi yang diusungnya. Dalam dua laga awal Liga Primera, dia bereksperimen dengan skema 3-4-3. Guardiola menerapkannya dengan alasan terbatasnya stok bek tengah. Di sisi lain, barisan gelandang Barca melimpah.

Tapi, seiring kembalinya Puyol dari cedera lutut selama empat bulan terakhir, Guardiola mungkin bakal kembali ke skema lama 4-3-3. Apalagi setelah gelandang energik Andres Iniesta dibekap cedera dan salah satu dari duo gelandang, Javier Mascherano atau Sergio Busquets, kemungkinan besar ditarik ke belakang.

Sementara dari kubu tamu, entrenador Osasuna Jose Luis Mendilibar akan melakukan segala cara untuk menjaga start bagus timnya. Dari dua laga awal, Osasuna belum terkalahkan alias sekali menang dan sekali seri. “Orang pasti akan menertawakan target kami (untuk tidak kalah di Nou Camp, Red),” tutur Mendilibar.

“Tapi, kami tidak selalu pulang dengan tangan hampa dari Nou Camp beberapa tahun terakhir,” sambung pelatih yang menggantikan Jose Antonio Camacho di pertengahan musim lalu itu.

Dua tahun lalu, tepatnya pada 23 Mei 2009, Osasuna pernah mengalahkan Barca 1-0 di Nou Camp. Hanya, kemenangan itu terjadi pada jornada terakhir atau pekan ke-37 musim 2008-2009 alias ketika Barca sudah mengunci juara sehingga tidak bermain terlalu ngotot. (dns/jpnn)

Granat dan 27 Peluru Aktif Ditemukan di Tempat Sampah

TEBING TINGGI- Sebuah granat nenas dan 27 butir peluru FN aktif, ditemukan warga di dalam bak tempat sampah, Jumat (16/9) sekira pukul 09.30 WIB, di Jalan Asrama, Lingkungan I, Kelurahan Bagelen, Kota Tebing Tinggi.

Saksi mata, Muhammad Yunus (57) warga sekitar mengaku, penemuan itu pertama kali dilihat seorang petugas kebersihan Dinas Kebersihan Kota Tebing Tinggi Usnul Abdi (25). Saat itu, Usnul memberitahukan Yunus, bahwa di tempat pembuangan sampah ada granat dan sejumlah peluruh FN terbungkus kain warna krem. “Saya terkejut saat Usnul memberitahu saya ada granat dan peluru aktif di dalam bak sampah. Saya pun langsung mengeluarkan bahan peledak itu,” kata Yunus, pensiunan TNI AD kepada wartawan.

Atas laporan warga, petugas Polres Tebing Tinggi turun ke lapangan dan mengamanakan areal penemuan granat dan peluru aktif, untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat yang ingin melihat dari dekat penemuan tersebut. Petugas memberi garis polisi line di sekitar penemuan. Untuk menghindari ledekan, Tim Jihandak Brimob Detasmen B Kota Tebing Tinggi, langsung mengamankan satu granat nenas dan 27 butir peluru aktif untuk dilakukan pemeriksaan.

Wadan KL I Sat Brimob Kompi B Tebing Tinggi Ipda Arifin Tampubolon mengatakan, ditemukan granat nenas masih aktif dan 27 butir peluru yang juga aktif. “Terdiri dari kaliber 9 mm 13 butir, kaliber 6 mm 7 butir, kaliber 45 mm 7 butir dan satu selongsong peluru kosong FN kaliber 6 mm dan satu buah granat nenas aktif,” jelasnya.(mag-3/mag-5)